• Tidak ada hasil yang ditemukan

dokumen.tips laporan penelitian pengaruh pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "dokumen.tips laporan penelitian pengaruh pdf"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

2012

Adli Hadiyan

Munif

XII.IA.1

MAN 1

Payakumbuh

Kel.II

Laporan Penelitian Pengaruh

Cahaya Matahari Terhadap

(2)

Daftar Isi

1) BAB 1 - PENDAHULUAN ... 2

a) LATAR BELAKANG ... 2

b) TUJUAN KEGIATAN ... 3

c) RUMUSAN MASALAH ... 3

d) HIPOTESA ... 3

e) MANFAAT PENELITIAN ... 3

2) BAB 2 – TINJAUAN PUSTAKA ... 4

a) Uraian Tentang Pertumbuhan ... 4

b) Uraian Tentang Cahaya ... 5

c) Uraian Tentang Tanaman Kacang Hijau ... 6

3) BAB 3 – METODOLOGI PENELITIAN ... 8

a) TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN ... 8

i) Tempat Penelitian ... 8

ii) Waktu Penelitian ... 8

b) POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN ... 8

i) Populasi Penelitian ... 8

ii) Sampel Penelitian ... 8

c) INSTRUMEN PENELITIAN ... 8

i) Alat ... 8

ii) Bahan ... 8

iii) Variabel Penelitian ... 9

d) LANGKAH KERJA ... 9

4) BAB 4 – HASIL PENELITIAN ... 10

a) HASIL PENELITIAN ... 10

b) PEMBAHASAN ... 10

5) BAB 5 – KESIMPULAN DAN SARAN ... 11

a) KESIMPULAN ... 11

b) KRITIK dan SARAN ... 12

6) LAMPIRAN ... 13

(3)

1)

BAB 1 - PENDAHULUAN

a)

LATAR BELAKANG

Salah satu ciri organisme adalah tumbuh dan berkembang. Tumbuhan tumbuh dari kecil menjadi besar dan berkembang dari satu sel zigot menjadi embrio kemudian berkembang menjadi satu individu yang mempunyai akar, batang dan daun. Pertumbuhan diartikan sebagai suatu proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible yaitu tidak dapat kembali ke bentuk semula. Pertambahan ukuran pada makhluk hidup bersel banyak ditandai dengan pertambahan ukuran sel atau pertambahan jumlah sel. Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan biji diawali dari perkecambahan. Perkecambahan adalah proses pertumbuhan dan perkembangan embrio. Sedangkan yang dimaksud perkembangan adalah peristiwa yang berawal dari diferensiasi yang semakin tampak perbedaan struktur dan fungsi masing-masing organ hingga perubahan yang terjadi semakin kompleks. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan hasil interaksi antara faktor dalam dan luar.

Pertumbuhan pada tumbuhan dibedakan menjadi 2 yaitu : Pertumbuhan sekunder dan pertumbuhan primer. Pertumbuhan sekunder yaitu pertumbuhanyang terjadi sebagai hasil aktivitas jaringan meristem sekunder dan pertumbuhansekunder terletak pada cambium, sedangkan pertumbuhan primer yaitu pertumbuhan yang terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel sekunder, dan pertumbuhan ini terjadi pada ujung akar, dan ujung batang. Pertambahan tinggi tanaman dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu faktor dalam dan faktor luar. Faktor dalam terdiri atas faktor gen dan faktor hormon, dimana faktor hormon ini terdiri atas hormon auksin yang berfungsi menggiatkan pembelahan sel, hormon giberelin yang merangsang pembelahan sel kambium, asam absisat yang dapat menghambat perkecambahan biji, Asam traumalin berfungsi regenerasi sel, gas etilen yang mempengaruhi proses pematangan buah, dan hormon kalin yang dapat merangsang pertumbuhan organ tanaman sedangkan faktor luar terdiri dari cahaya yang merupakan sumber energi untukmelakukan fotosintesis, tanah merupakan tempat untuk menancapkan akar tanaman, air merupakan faktor yang sangat diperlukan oleh tumbuhan, suhu pada tumbuhan yang baik adalah suhu optimum, kelembaban sangat mempengaruhi tumbuhan, dan mineral yang sangat diperlukan oleh tumbuhan agar tidak terjadi gangguan.

(4)

b)

TUJUAN KEGIATAN

 Untuk mengetahui apa pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau.

 Untuk mengetahui bagaimana pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau.

c)

RUMUSAN MASALAH

Adakah pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kecambah kacang hijau?

d)

HIPOTESA

Cahaya matahari memperlambat pertumbuhan kecambah kacang hijau.

e)

MANFAAT PENELITIAN

 Sebagai bahan informasi untuk mengetahui pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau.

 Sebagai bahan pertimbangan bagi siswa-siswi yang ingin kacang hijau yang ditanamnya tumbuh dengan cepat.

 Sebagai bahan masukan untuk melakukan penlitian tentang perkecambahan kacang hijau.

(5)

2)

BAB 2 – TINJAUAN PUSTAKA

a)

Uraian Tentang Pertumbuhan

Pertumbuhan adalah perubahan secara kuantitatif selama siklus hidup tanaman yang bersifat tidak dapat balik (Irreversible). Bertambah besar ataupun bertambah berat tanaman atau bagian tanaman akibat adanya penambahan unsur-unsur struktural yang baru.

Peningkatan ukuran tanaman yang tidak akan kembali sebagai akibat pembelahan dan pembesaran sel. Misalnya, dalam ukuran sel, jaringan, organ perkembangan.

Diferensiasi adalah suatu situasi dimana sel-sel meristematik berkembang menjadi dua atau lebih macam sel/jaringan/organ tanaman yang secara kualitatif berbeda satu dengan yang lainnya. Merupakan proses hidup yang menyangkut transformasi sel tertentu ke sel-sel yang lain menurut spesialisasinya (baik spesialisasi dalam hal proses biokimia, fisiologi, maupun struktural). Misalnya, pembentukan jaringan xylem dan phloem.

Morfogenesis merupakan Proses hidup yang menyangkut interaksi pertumbuhan dan diferensiasi oleh beberapa sel yang memacu terbentuknya organ. Misalnya, pembentukan daun, buah,batang bunga akar,batang, bunga. Sel meristematik adalah sel muda yang masih aktif membelah. Jaringan meristematik adalah suatu jaringan yang sel-selnya masih aktif membelah.

Terdapat 2 macam pertumbuhan, yaitu : 1. Pertumbuhan Primer

Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer. Berlangsung pada embrio, bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang. Embrio memiliki 3 bagian penting :

a. Tunas embrionik (calon batang dan daun) b. Akar embrionik (calon akar)

c. Kotiledon (cadangan makanan)

2. Pertumbuhan Sekunder

(6)

cepat dari pertumbuhan kulit. Ke dalam membentuk feloderm (sel-sel hidup). Ke luar membentuk felem (sel-sel mati).

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman : • Suhu / Temperatur Lingkungan

Tinggi rendah suhu menjadi salah satu faktor yang menentukan tumbuh kembang, reproduksi dan kelangsungan hidup dari tanaman. Suhu yang baik bagi tumbuhan adalah antara 22°C-37°C. Temperatur yang lebih atau kurang dari batas normal tersebut dapat mengakibatkan pertumbuhan yang lambat atau berhenti.

• Kelembaban Udara

Kadar air dalam udara dapat mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan tumbuhan. Tempat yang lembab menguntungkan bagi tumbuhan di mana tumbuhan dapat mendapatkan air lebih mudah serta berkurangnya penguapan yang akan berdampak pada pembentukan sel yang lebih cepat.

• Cahaya Matahari

Sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk dapat melakukan

fotosintesis (khususnya tumbuhan hijau). Jika suatu tanaman kekurangan cahaya matahari, maka tanaman itu bisa tampak pucat dan warna tanaman itu

kekuning-kuningan (etiolasi). Pada kecambah, justru sinar matahari dapat menghambat proses pertumbuhan.

• Hormon

Hormon pada tumbuhan juga memegang peranan penting dalam proses perkembangan dan pertumbuhan seperti hormon auksin untuk membantu perpanjangan sel, hormon giberelin untuk pemanjangan dan pembelahan sel, hormon sitokinin untuk menggiatkan pembelahan sel dan hormon etilen untuk mempercepat buah menjadi matang.

b)

Uraian Tentang Cahaya

Cahaya matahari mempunyai pengaruh terhadap perkecambahan tumbuhan. Tetapi banyak sedikitnya cahaya yang dibutuhkan oleh tiap-tiap tumbuhan itu berbeda-beda. Beberapa peneliti telah memperlihatkan bahwa biji yang peka terhadap cahaya tidak akan

(7)

Adanya penyinaran sinar matahari akan menimbulkan cahaya yang dibutuhkan untuk :

 Pembentukan zat warna hijau (klorofil)

 Pertumbuhan tanaman dan kualitas produksi. Tanaman yang kurang cahaya matahari pertumbuhannya lemah, pucat dan memanjang.

Ketersediaan cahaya bagi pertumbuhan tanaman sangat bermanfaat dalam proses :

 Perkecambahan

Apabila ditanam di tempat gelap, maka tanaman kecambah akan tumbuh lebih panjang daripada normalnya. Peristiwa itu terjadi karena pengaruh fitohormon, terutama hormon auksin. Fungsi utama hormon auksin adalah sebagai pengatur pembesaran sel dan memacu pemanjangan sel di daerah belakang meristem ujung. Hormon auksin ini sangat peka terhadap cahaya matahari. Bila terkena cahaya matahari, hormon ini akan terurai dan rusak. Pada keadaan yang gelap, hormon auksin ini tidak terurai sehingga akan terus memacu pemanjangan batang. Akibatnya, batang tanaman akan lebih panjang jika ditanam di tempat yang gelap, tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang kurang sehat, akar yang banyak dan lebat, batang terlihat kurus tidak sehat, warna batang dan daun pucat serta kekurangan klorofil sehingga daun berwarna kuning. Peristiwa ini disebut etiolasi.

Jika ditanam di tempat terang, maka kecambah akan tumbuh lebih pendek daripada yang ditanam di tempat gelap. Peristiwa itu juga terjadi karena pengaruh fitohormon, terutama hormon auksin. Seperti yang telah dijelaskan di atas, hormon auksin ini akan terurai dan rusak sehingga laju pertambahan tinggi tanaman tidak terlalu cepat. Akibatnya, batang tanaman akan lebih pendek, tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang sehat, subur, batang terlihat gemuk, daun terlihat segar dan berwarna hijau serta memiliki cukup klorofil.

c)

Uraian Tentang Tanaman Kacang Hijau

(8)

Di dalam kacang hijau terdapat berbagai kandungan, antara lain :

 Protein (memperkuat daya tahan tubuh)

 Kalsium dan fosfor (memperkuat tulang)

 Vitamin b1 (membantu proses pertumbuhan dan menghasilkan energi)

 Vitamin b2 (membantu penyerapan protein dalam tubuh)

 Vitamin e (membantu meningkatkan kesuburan)

 Zat besi (membantu pembentukan sel darah merah

 Magnesium (menjaga fungsi otot dan syaraf) dan rendah lemak.

(9)

3)

BAB 3

METODOLOGI PENELITIAN

a)

TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN

i) Tempat Penelitian

Di MAN 1 Payakumbuh, di ruangan kelas XII.IA.1, di samping jendela (terang sinar matahari) serta di dalam lemari (tempat gelap).

ii) Waktu Penelitian

Pe elitia dilakuka sela a hari, ulai Ju ’at, Agustus hi gga “e i , September 2012.

b)

POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN

i) Populasi Penelitian

- Sejumlah biji kacang hijau yang dibeli seharga Rp. 1000,- di warung beberapa hari sebelum penelitian.

- Air tanah yang digunakan untuk menyiram.

- Tanah yang gembur bekas pembakaran penjaga sekolah sebagai sarana menanam kacang hijau.

ii) Sampel Penelitian

- 60 butir kacang hijau yang terdiri atas 2 perlakuan, setiap perlakuan terdiri atas 30 biji.

- Air secukupnya setiap hari.

- Tanah yang diambil dari tempat bekas pembakaran sebagai sarana penanaman kacang hijau.

5. Gelas penyiram air 6. Gunting

ii) Bahan

(10)

iii)Variabel Penelitian

Variabel Kecambah 1 Kecambah 2

Variabel Kontrol Aqua, Tanah, Air, Biji Kacang Hijau

Aqua, Tanah, Air, Biji Kacang Hijau

Variabel Bebas Diletakkan di dalam lemari (tempat gelap)

Diletakkan di tempat yang terang sinar matahari

Variabel Terikat Lebih panjang, ramping, rapuh serta daun tak lebar dan pucat

Lebih pendek, batang kokoh, daun hijau, lebar serta tebal

d)

LANGKAH KERJA

1. Siapkan bahan dan alat yang telah tertulis diatas

2. Belahlah botol AQUA kosong tadi menjadi dua bagian yang sama panjang, kemudian isi dengan tanah

3. Siram dengan air secukupnya

4. Tanamlah biji kacang hijau diatas tanah tersebut

5. Letakkan di tempat yang terang dan gelap dari sinar matahari 6. Ukurlah tinggi dari kecambah kacang hijau tersebut

(11)

Ju ’at

Pertumbuhan Kacang Hijau Selama 11 hari

4)

BAB 4

HASIL PENELITIAN

a)

HASIL PENELITIAN

Gambar di Lampiran di belakang.

b)

PEMBAHASAN

Cahaya merupakan salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi proses perkecambahan pada tumbuhan. Setiap tumbuhan membutuhkan intensitas cahaya yang berbeda-beda. Pada penelitian ini, menggunakan kacang hijau untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya terhadap proses perkecambahan kacang hijau. Ternyata pada penilitian yang dilakukan praktikan ini cocok dengan apa yang teori telah jelaskan bahwa tanaman (kacang hijau) yang diletakkan di tempat yang gelap akan tumbuh lebih panjang/tinggi daripada tanaman (kacang hijau) yang diletakkan di tempat yang terang.

(12)

akan tumbuh lebih tinggi karena terjadi peristiwa pertumbuhan yang cepat di tempat gelap yang disebut etiolasi. Pada keadaan yang gelap, hormon auksin ini tidak terurai sehingga akan terus memacu pemanjangan batang.

Tetapi, pertumbuhan meninggi yang baik tidak menjamin kualitas tumbuhan itu juga baik. Buktinya, yang seperti praktikan amati, bahwa tanaman kacang hijau yang diletakkan di tempat yang gelap, meski tumbuhnya lebih tinggi, tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang kurang sehat, batang terlihat kurus tidak sehat, warna batang dan daun pucat serta

kekurangan klorofil sehingga daun berwarna kuning. Sebaliknya, tanaman kacang hijau yang diletakkan di tempat yang terang, meskipun tumbuhnya lebih pendek, tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang sehat, subur, batang terlihat gemuk, daun terlihat segar dan berwarna hijau serta memiliki cukup klorofil.

Dalam keadaan tidak ada cahaya, auksin merangsang perpanjangan sel-sel sehingga kecambah di tempat gelap tumbuh lebih panjang namun dengan kondisi pucat kekuningan karena kekurangan klorofil , kurus, dan daunnya tidak berkembang, sedangkan pada

kecambah yang tumbuh di tempat terang mengalami hal sebaliknya. Dalam keadaan banyak cahaya, auksin mengalami kerusakan sehingga pertumbuhan kecambah terhambat. Laju tumbuh memanjang pada kecambah tersebut dengan segera berkurang sehingga batang lebih pendek, namun tumbuh lebih kokoh, daun berkembang sempurna, dan berwarna hijau.

5)

BAB 5

KESIMPULAN DAN SARAN

a)

KESIMPULAN

Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perkecambahan banyak dipengaruhi oleh faktor cahaya dan hormon, walaupun faktor yang lain ikut mempengaruhi. Pada dasarnya tumbuhan membutuhkan cahaya. Banyak sedikitnya cahaya yang dibutuhkan tiap tumbuhan berbeda-beda. Dari percobaan yang telah kita lakukan terhadap perkecambahan kacang hijau dengan biji, air dan tanah yang sama namun dengan cahaya yang berbeda (ditempatkan pada tempat yang bercahaya dan tanpa cahaya), kita dapat mengambil kesimpulan bahwa hipotesis yang kita perkirakan telah benar.

Berdasarkan data dan pembahasan di atas, dapat disimpulkan, bahwa:

1) Intensitas cahaya berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau. 2) Kacang hijau yang tumbuh di daerah gelap akan lebih optimal dan cepat karena

(13)

tanaman yang sehat, subur, batang terlihat gemuk, daun terlihat segar dan berwarna hijau serta memiliki cukup klorofil.

3) Cahaya menghambat pertumbuhan meninggi pada tanaman kacang hijau.Karena cahaya dapat menguraikan auksin (hormon pertumbuhan)

4) Pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh cahaya dan faktor hormon terutama hormon auksin.

(14)
(15)
(16)

7)

BAB 6

DAFTAR PUSTAKA

 Arthy Dhanz. 2012. Laporan Praktikum Pertumbuhan Kacang Hijau dalam

http://eztrellaz.wordpress.com/2012/02/09/laporan-praktikum-pertumbuhan-kacang-hijau/ diakses pada Ju ’at, “epte ber ja . – Sabtu, 15 September 2012 jam 01.06.

 Balgis. 2010. Laporan Perkecambahan dalam

http://balgismadani.blogspot.com/2010/04/laporan-perkecambahan.html diakses pada

Ju ’at, “epte ber ja . – Sabtu, 15 September 2012 jam 01.07.

 Chaldot. 2011. Karya Ilmiah Fitri H. Islami dalam

http://www.scribd.com/doc/54596562/Karya-Ilmiah-Fitri-H-Islamidiakses pada Ju ’at,

September 2012 jam 20.43 – Sabtu, 15 September 2012 jam 01.10.

 __________. 2011. Karya Ilmiah Pertmbhn. K. Ijo dalam

http://www.scribd.com/doc/54596574/Karya-Ilmiah-Pertmbhn-K-Ijo diakses pada Ju ’at,

14 September 2012 jam 20.43 – Sabtu, 15 September 2012 jam 01.13.

 Nabila Arifannisa. 2011. Laporan Ilmiah (pertumbuhan kecambah) dalam

http://www.slideshare.net/NabilaArifannisa/laporan-ilmiah-pertumbuhan-kecambah

diu duh pada Ju ’at, “epte ber ja 20.08.

 Silvia. 2009. Laporan Praktikum Biologi dalam

http://silvia261.blogspot.com/2009/08/laporan-praktikum-biologi.html diakses pada Ju ’at,

14 September 2012 jam 20.43 – Sabtu, 15 September 2012 jam 01.03.

 Triyatno, dkk. 2012. Tuntas. Surakarta: CV Graha Pustaka

 Viky Thefallen. 2011. Pengaruh Cahaya Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau dalam

http://www.scribd.com/doc/62267521/Pengaruh-Cahaya-Terhadap-Pertumbuhan-Kacang-Hijaudiakses pada Ju ’at, “epte ber ja . – Sabtu, 15 September 2012 jam

Gambar

Gambar di Lampiran di belakang.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lama pemaparan medan magnet 0,1 mT dan perendaman biji terhadap kecepatan pertumbuhan kecambah dan anatomi sel kacang

Bentuk awal embrio pada hari pertama belum terlihat dengan jelas, sel benih berkembang menjadi bentuk seperti cincin dengan bagian tepinya gelap, sedangkan bagian tengahnya agak

Hal ini menunjukkan bahwa dosis pemberian ekstrak kecambah kacang hijau sebesar 2 g/kg berat badan (P3) adalah dosis yang dapat memulihkan sel-sel spermatozoa yang telah

Tanaman kacang hijau yang dietiolasi (tumbuhan yang tumbuh dalah gelap) pertumbuhannya lebih cepat daripada tanaman yang terkena banyak sinar natahari maupun di tempat yang

Tanaman kacang hijau yang diletakkan di tempat terang tumbuh lebih pendek karena hormon auksin ini akan terurai dan terhambat karena terkena cahaya dan rusak sehingga laju

Tetapi dalam keadaan gelap ini walaupun tumbuh dengan lebih cepat daripada yang terkena cahaya, tumbuhan menjadi pucat karena kekurangan klorofil, kurus, tidak berkembang

Semua ini terjadi dikarenakan tidak adanya cahaya sehingga dapat memaksimalkan fungsi auksin untuk penunjang sel - sel tumbuhan sebaliknya, tumbuhan yang tumbuh

Hasil penelitain juga akan menjadi bahan penunjang dari buku (hibah penulisan buku teks) tentang bioteknologi sel gamet dan produksi embrio kloning, yang masih dalam