• Tidak ada hasil yang ditemukan

KERANGKA SKRIPSI YBSI AGUS IMAM M 120600

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "KERANGKA SKRIPSI YBSI AGUS IMAM M 120600"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB STUDI KASUS DI SMAN 1 CIAWI TASIKMALAYA

SKRIPSI

Oleh:

Agus Imam Muharom 12060017

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG PERMASALAHAN

Pada saat ini kebutuhan akan informasi yang cepat sangatlah penting, terutama dengan perkembangan teknologi informasi di segala bidang maka penggunaan teknologi dalam mengolah suatu informasi sangatlah mutlak. Salah satu bidang yang sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi adalah bidang pendidikan. Saat ini lembaga yang berperan penting dalam pengembangan pendidikan di bumi nusantara ini adalah sekolah baik sekolah negeri maupun sekolah swasta.

SMAN 1 Ciawi sebagai salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri unggulan di wilayahnya, mempunyai misi untuk meningkatkan kinerjanya. Sebagai ujung tombak untuk meningkatkan tingkat pendidikan anak bangsa tentunya selalu melaksanakan kegiatan belajar mengajar, Salah satunya adalah kegiatan ujian siswa. Hasil ujian ini tentunya selalu ada pengolahan hasil ujian hanya saja pengolahannya masih terbilang “manual”, sebagai contoh dalam penyimpanan dan pengolahan data nilai belum menggunakan sarana aplikasi Database Management System (DBMS). Penggunaan aplikasi DBMS ini sangat penting agar data tidak berulang dan proses pengolahan data nilai bisa lebih cepat. Oleh karena itu, SMAN 1 Ciawi ingin memanfaatkan kemajuan perkembangan teknologi informasi tersebut dengan membangun sebuah aplikasi pengolahan nilai raport siswa berbasis web.

Dengan adanya aplikasi ini diharapkan selain melaporkan hasil kegiatan belajar para siswanya dalam bentuk buku konvensional, juga para siswa atau orang tua/ wali siswa bisa mengaksesnya secara online melalui website yang dimiliki oleh sekolah dimanapun dan kapanpun. Sehingga informasi yang didapatkan lebih cepat dan dapat dipertanggungjawabkan.

(3)

1.2. PERUMUSAN MASALAH

Berdaasarkan permasalahan diatas penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut:

1. Bagaimana sistem informasi akademik yang sedang berjalan di SMAN 1 Ciawi?

2. Mengapa sistem informasi akademik SMAN 1 Ciawi perlu dikembangkan? 3. Bagaimana proses perancangan sistem informasi akademik SMAN 1 Ciawi?

1.3. BATASAN MASALAH

Agar penelitian tidak berkembang lebih luas, maka penulis membatasi masalah sebagai berikut:

1. Sistem yang dirancang difokuskan kepada pengolahan data identitas siswa dan pengolahan data hasil belajar siswa berupa nilai UTS dan nilai UAS (nilai rapor).

2. Sistem yang akan dirancang dikelola oleh Tata Usaha (administrator), sedangkan input data nilai siswa dilakukan oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan. Kemudian data tersebut dapat diakses oleh siswa dan orangtua/ wali siswa.

3. Input yang dibahas mencakup data siswa, data guru mata pelajaran, data pegawai tata usaha, mata pelajaran dan nilai siswa.

4. Output yang dihasilkan sistem mencakup nilai rapor siswa, laporan data siswa, data guru mata pelajaran dan data pegawai tata usaha.

1.4. TUJUAN PENELITIAN

Tujuan dari penelitian adalah sebagai berikut:

(4)

2. Membuat perancangan sistem informasi akademik berbasis web untuk mengembangkan sistem informasi akademik yang sudah ada di SMAN 1 Ciawi.

3. Menerapkan rancangan sistem informasi akademik berbasis web SMAN 1 Ciawi, sehingga dapat diakses secara online oleh orangtua atau siswa itu sendiri melalui website sekolah.

1.5. MANFAAT PENELITIAN

Manfaat dari penelitian ini, yaitu:

1. Informasi yang tersedia mampu diterima secara cepat, karena dapat diakses secara online.

2. Informasi yang dihasilkan dapat sepenuhnya dipertanggungjawabkan karena aplikasi yang akan dibangun mempunyai sistem keamanan yang tinggi.

3. Meningkatkan kinerja sekolah, karena selain nilai raport siswa disajikan dalam bentuk buku konvensional sebagai bukti fisik, juga disajikan dalam bentuk database atau komputerisasi.

1.6. METODE PENELITIAN

Dalam pengerjaan skripsi ini, penulis menggunakan beberapa metodologi pengumpulan data, diantaranya :

1. Membaca buku-buku yang berhubungan dengan permasalahan yang sedang dibahas dalam tugas akhir ini.

2. Membuka situs / Website yang bersangkutan dengan laporan akhir yang sedang dibuat guna menambah beberapa informasi.

(5)

sehingga menjadi nilai akhir yang siap ditulis dalam buku laporan pendidikan (rapor).

4. Melakukan observasi yaitu mengadakan pengumpulan data dengan mengamati secara langsung dilapangan.

5. Melakukan berbagai percobaan dengan berdasar kepada informasi yang telah diterima oleh penulis.

Sedangkan dalam melakukan penelitian, penulis menggunakan metode waterfall dan desain model yang digunakan adalah metode UML (Unifed Modeling Language) yang berbasis pemrograman secara objek.

1.7. SISTEMATIKA PENULISAN

Untuk memudahkan penelitian dan pemecahan masalah, penelitian ini disusun berdasarkan sistematika penulisan yang baik. Berikut sistematika penulisan penelitian ini:

1.7.1. BAB 1: PENDAHULUAN

Bab ini berisi tentang latar belakang permasalahan, rumusan masalah, batasan permasalahan, tujuan penelitian, manfaat penelitian, metode penelitian dan sistematika penulisan.

1.7.2. BAB 2: LANDASAN TEORI

Bab ini berisi landasan-landasan teori dan penjelasan istilah-istilah yang digunakan dalam penelitian.

1.7.3. BAB 3: METODOLOGI PENELITIAN

(6)

1.7.4. BAB 4: ANALISIS DAN RANCANGAN

Bab ini berisi tentang analisis terhadap permasalahan yang dihadapi serta penggunaan alat-alat untuk membuat rancangan aplikasi yang disarankan.

1.7.5. BAB 5: KESIMPULAN DAN SARAN

(7)

Tabel Perkembangan Penelitian

Judul Penelitian Aspek yang Diteliti Penyusun SISTEM APLIKASI Delphi 7 dengan database Navicat.for.MySQL.v8.0.22 Basic 6.0 dengan database SQL Server 2000.

Gumbiro Aji Saputro Muhammad Agung Prabowo (2011)

(8)

PENGOLAHAN NILAI RAPORT SMAN 1 CIAWI BERBASIS WEB

berjalan kurang efektif dan efisien karena masih mengandalkan buku jurnal konvensional dalam pengolahan data. 2. Membangun sebuah

(9)

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1.

SISTEM

2.1.1. Pengertian Sistem

Menurut Davis (1985) sistem adalah bagian yang saling berhubungan satu sama lain dan menyertai untuk mencapai beberapa target dan tujuan. Sedangkan Lucas (1989) mendefinisikan sistem sebagai suatu komponen atau variabel yang terorganisir, saling berinteraksi, saling bergantung satu sama lain dan terpadu.

2.1.2. Klasifikasi Sistem

Sistem dapat diklasifikasikan kedalam beberapa sudut pandang. Seperti contoh sistem yang bersifat abstrak, sistem alamiah, sistem terbuka dan sistem tertutup. Adapun penjelasan lebih detail dan rinci akan dipaparkan di bawah ini :

a. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak, yaitu sistem dalam bentuk pemikiran atau ide-ide yang tidak muncul secara fisik.

b. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah, yaitu sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia, misalnya rotasi bumi dan sistem buatan manusia, yaitu sistem yang dirancang oleh manusia.

c. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu, yaitu Sistem yang beroperasi dengan perilaku yang dapat diprediksi dan sistem tak tentu, yaitu sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.

(10)

2.1.3. Karakteristik Sistem

Untuk membedakan dan mengembangkan sistem, di bawah ini adalah karakteristik dari sistem yang dapat membedakan satu sistem dengan sistem lainnya:

a. Boundary (batasan), menjelaskan elemen atau unsur-unsur yang termasuk dalam sistem dan luar sistem.

b. Environment (lingkungan), yaitu segala sesuatu yang berada di luar sistem. Lingkungan yang menyediakan asumsi, kendala, dan masukan ke dalam sistem.

c. Masukan, yaitu sumber daya (data, bahan, peralatan, dan energi) dari lingkungan yang dikonsumsi dan dimanipulasi oleh sistem.

d. Keluaran, yaitu sumber daya atau produk (informasi, laporan, dokumentasi, layar komputer, dan barang jadi) yang disediakan untuk lingkungan dengan kegiatan sistem ke sistem.

e. Komponen, yaitu kegiatan atau proses dalam suatu sistem yang mengubah masukan (input) menjadi bentuk peralihan (output).

f. Antarmuka, yaitu tempat dimana komponen atau sistem dan lingkungannya bertemu atau berinteraksi.

g. Penyimpanan, yaitu tempat atau alat yang digunakan untuk penyimpanan informasi, energi, bahan baku, dan sebagainya yang bersifat sementara atau permanen.

2.2. INFORMASI

2.2.1. Definisi Informasi

(11)

Data adalah nilai, kondisi, atau properti yang berdiri sendiri terlepas dari konteks apapun, sedangkan informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang berarti bagi penerimanya dan berguna dalam membuat keputusan masa depan pada saat ini (Davis 1995). Sedangkan definisi Mc Leod (1995) bahwa informasi adalah data yang telah diproses atau data yang memiliki arti.

2.2.2. Kualitas Informasi

Informasi dikatakan berguna jika memiliki kualitas yang baik dalam membantu manajer untuk membuat keputusan dan dapat menentukan kebijakan untuk mencapai tujuan organisasi. Adapun karakteristik yang harus dipenuhi agar suatu informasi mempunyai kualitas adalah sebagai berikut :

a. Akurat

Informasi harus bebas dari kesalahan dan dapat diandalkan oleh penerima. Akurat juga berarti bahwa informasi harus jelas dan menjelaskan makna atau tujuan dari data yang ada.

b. Tepat waktu

Informasi yang tepat waktu harus tersedia bila diperlukan. Informasi usang tidak diperlukan lagi, untuk itu diperlukan informasi yang akurat dan tepat waktu, karena informasi merupakan faktor pendukung dalam pengambilan keputusan. Ketika membuat keputusan terlambat, bisa berakibat fatal bagi organisasi.

c. Relevan

Dalam sebuah organisasi, informasi yang dibutuhkan harus benar-benar relevan dengan masalah yang dihadapi, misi, dan tujuan / sasaran organisasi. Informasi yang disajikan memiliki relevansi atau hubungan dengan masalah yang akan digunakan bersama-sama dengan informasi tersebut. Karena informasi kebutuhan setiap orang berbeda, maka relevansi informasi untuk masing-masing orang akan berbeda pula.

(12)

Telah diketahui bahwa informasi itu sangat penting untuk membuat keputusan. Menurut Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis sistem informasi dapat didefinisikan sebagai berikut:

" Sistem Informasi adalah suatu sistem dalam sebuah organisasi yang membawa kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, kegiatan manajerial dan strategis dari suatu organisasi dan melayani pihak luar tertentu dengan laporan yang diperlukan. "

Sistem Informasi terdiri dari beberapa komponen, yaitu:

a. Blok masukan (Input Block). b. Blok model (Model Block). c. Blok keluaran (Output Block). d. Blok teknologi (Technology Block). e. Blok basis data (Database Block). f. Blok kendali (Control Block).

2.4. ALAT DESAIN SISTEM 2.4.1. Diagram Aliran Data

Diagram aliran data (Data Flow Diagram) adalah model sistem untuk menggambarkan pembagian sistem ke modul yang lebih kecil. Simbol - simbol diagram aliran data adalah sebagai berikut (versi Yourdan):

Nama Simbol Simbol

Alur data

Proses

(13)

data

Entitas Luar

2.4.2. Flowchart

Flowchart adalah bagan yang menunjukkan alur kerja atau apa yang sedang dilakukan dalam sistem secara keseluruhan dan menjelaskan urutan prosedur yang ada prosedur dalam sistem. Dengan kata lain, flowchart ini adalah deskripsi grafis dari urutan prosedur yang bergabung untuk membentuk suatu sistem. Sistem flowchart terdiri dari data yang mengalir melalui sistem dan proses yang mengubah data.

Simbol-simbol flowchart adalah sebagai berikut:

Nama Simbol Simbol Nama Simbol Simbol

Flow Input-output

Communicatio n Link

Punched Card

Connector Magnetic

Tape

Off-page

Connector

Online Storage

Manual Operation

Document

Decision Display

Preparation Magnetic Disk

Terminal Process

(14)

2.4.3. Database Management System (DBMS)

Database Management System (DBMS) adalah perangkat lunak yang menangani semua akses ke basis data. Sementara basis data adalah kumpulan data yang terkait dan disimpan bersama-sama dalam suatu media tanpa duplikasi, sehingga mudah digunakan lagi, oleh satu atau lebih dari program yang akan menggunakannya. Data disimpan sedemikian rupa jika ada tambahan, pengambilan dan modifikasi sehingga dapat dilakukan dan dikendalikan dengan mudah. (James Martin, 1992).

2.4.4. Normalisasi

Normalisasi adalah proses yang mengklasifikasikan data ke dalam bentuk tabel atau relasi atau file entitas atau hubungan mereka untuk mewujudkan suatu bentuk basis data yang mudah untuk dimodifikasi. Dalam proses normalisasi selalu diuji dengan beberapa kondisi. Ada kesulitan sepanjang proses insert, delete, dan update database yang disebut penyimpangan atau anomali.

Macam-macam anomali:

a. Anomali penyisipan, yaitu kesalahan yang terjadi sebagai akibat dari operasi untuk menyisipkan data dalam relasi.

b. Anomali penghapusan, yaitu kesalahan yang terjadi sebagai akibat dari operasi penghapusan data pada relasi.

c. Anomali Pembaruan, yaitu kesalahan yang terjadi sebagai akibat dari operasi perubahan data dalam suatu relasi.

Langkah-langkah normalisai:

a. Unnormal form. Formulir ini adalah kumpulan data yang akan direkam, tidak ada kewajiban untuk mengikuti aturan-aturan tertentu, dan mungkin data yang tidak lengkap atau digandakan. Data dikumpulkan karena sesuai dengan keadaan aslinya.

(15)

ganda atau atribut hanya memiliki satu makna, dan mempunyai kunci utama untuk tabel / relasi.

c. Bentuk Normal Kedua (2NF). Bentuk data dalam formulir ini telah memenuhi kriteria 1NF. Kemudian tidak atribut kunci (non-key) harus memiliki ketergantungan fungsional sepenuhnya pada primary key.

d. Bentuk Normal Ketiga (3NF). Bentuk data dalam formulir ini telah memenuhi kriteria 2NF dan selain atribut kunci tidak boleh memiliki ketergantungan transitif.

2.5. SEKOLAH MENENGAH ATAS

Sekolah Menengah Atas dalam pendidikan formal di Indonesia, merupakan jenjang pendidikan menengah setelah menamatkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau yang sederajat. Sekolah Menengah Atas diselesaikan dalam kurun waktu 3 tahun, yaitu mulai kelas 10 sampai kelas 12. Pada tahun kedua (di kelas 11), siswa Sekolah Menengah Atas, wajib memilih jurusan yang ada, yaitu Sains, Sosial, atau Bahasa. Pada akhir tahun ketiga (di kelas 12), siswa diwajibkan mengikuti Ujian Nasional yang mempengaruhi kelulusan atau tidaknya siswa.

Setelah lulus (tamat) Sekolah Menengah Atas dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Umumnya pelajar Sekolah Menengah Atas berusia 16-18 tahun. Sekolah Menengah Atas tidak termasuk program wajib belajar pemerintah seperti SD 6 tahun serta SMP 3 tahun. Mulai tahun 2005, di beberapa daerah di Indonesia, Sekolah Menengah Atas telah diikutkan sebagai program wajib belajar 12 tahun yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.

Pengelolaan Sekolah Menengah Atas negeri di Indonesia yang sebelumnya berada di bawah Departemen Pendidikan Nasional, setelah diberlakukannya otonomi daerah pada tahun 2001, kini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah kabupaten/kota. Sedangkan Departemen Pendidikan Nasional hanya berperan sebagai regulator dalam bidang standar nasional pendidikan. Secara struktural, Sekolah Menengah Atas negeri merupakan unit pelaksana teknis dinas pendidikan kabupaten/kota.

(16)

2.6.1. Pengertian dan Sejarah PHP

PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.

Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.

Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.

Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.

Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.

Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.

(17)

2.6.2. Pengertian dan Sejarah HTML

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan dalam format ASCII normal sehingga menjadi halaman web dengan perintah-perintah HTML.

Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language), HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee Robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa).

2.7. MYSQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak Pembuat database yang bersifat terbuka atau open source dan berjalan disemua platform baik Linux maupun Si Windows, MySQL merupakan program pengakses database yang bersifat network sehingga dapat digunakan untuk aplikasi Multi User (Pengguna Banyak).

(18)
(19)

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1. WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN

Penulis melakukan penelitian di SMA Negeri 1 Ciawi Tasikmlaya yang beralamatkan di Jl. Pendidikan No.10 Pasirhuni Ciawi. Pelaksanaan penelitian ini selama satu bulan dari tanggal 20 Februari 2013 sampai 21 Maret 2013.

3.2. ALAT DAN BAHAN YANG DIPERGUNAKAN

Dalam merancang program aplikasi sistem informasi akademik berbasis web SMA Negeri 1 Ciawi, penulis menggunakan bahasa pemrograman PHP. Dalam prakteknya penulis membutuhkan beberapa perangkat lunak dan perangkat keras. Adapun perangkat lunak dan perangkat keras tersebut adalah sebagai berikut:

3.2.1. Perangkat Lunak (Software)

a. Sistem operasi Windows 7 Ultimate SP 1. b. Apache 2 Triad.

c. phpDesigner 7.

d. Adobe Photoshop CS1. e. Mozilla Firefox 13.

3.2.2. Perangkat Keras (Hardware) a. Prosesor Intel Core 2 Duo 2 Ghz. b. Harddisk Seagate 500 GB. c. RAM 1 GB.

d. LCD monitor 14” (resolusi 1280 x 800 px). e. Keyboard dan mouse optik.

f. Printer Canon PIXMA IP 1980i 3.3. METODE PENYELESAIAN MASALAH

3.3.1. Jenis Permasalahan

(20)

Identifikasi Masalah

Rumusan Masalah

Implementasi Pembuatan Koding Program

Pengumpulan Data

Pengujian Program

Analisis

Perancangan

Pembuatan Algoritma

Pemeliharaan

dimana penulis melakukan pengumpulan data, menggolongkan data, menganalisa untuk memberi gambaran akan kesimpulan dari permasalahan dari sekolah tersebut. Hal ini sangatlah berguna sebab hasil yang dicapai akan lebih sistematis dan terarah pada tujuan semula yang memperbaiki cara penyajian informasi yang selama ini di pakai di sekolah tersebut.

(21)

3.3.3. Cara Memperoleh Data

Dalam pengerjaan skripsi ini, penulis mendapatkan data dengan cara:

a. Penelitian Kepustakaan

1. Membaca buku-buku yang berhubungan dengan permasalahan yang sedang dibahas dalam tugas akhir ini.

2. Membuka situs / Website yang bersangkutan dengan laporan akhir yang sedang dibuat guna menambah beberapa informasi.

b. Penelitian Lapangan

1. Melakukan wawancara yaitu bertanya secara langsung kepada pihak yang bersangkutan untuk mengetahui bagaimana proses pengelolaan nilai sehingga menjadi nilai akhir yang siap ditulis dalam buku laporan pendidikan (rapor).

2. Melakukan observasi yaitu mengadakan pengumpulan data dengan mengamati secara langsung dilapangan.

3. Melakukan berbagai percobaan dengan berdasar kepada informasi yang telah diterima oleh penulis.

3.3.4. Cara Analisis Data

Gambar

Tabel Perkembangan Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Itu dia tidak berani untuk menyapa dulu mbak, seperti yang saya awal bilang tadi dia itu lebih mementingkan orang lain dari pada dirinya sendiri,, dia tidak menyapa duluan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui isi pesan visual, teknik visual, dan strategi kreatif yang dibuat oleh pemenang kategori print ad gold, silver, dan bronze Citra

Alabaina, bada beste tesi bat, euskal literatura ez kanonizatuaz mintzo dena eta gure artean gutxiago ezagutzen dena: Linda Whitek 1996an Renoko Uniber tsitatean irakurri zuen

Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang

Sistem Siaran Berjaringan Butuh Tahapan Dalam Peneraapannya./ Kemen Kominfo Jakarta : Badan Penelitian Dan Pengembangan SDM Puslitbang APTEL SKDI , 2009 x ; 74 hlm ; 21 cm.. Buku

Perbaikan lebih besar terjadi pada kelompok kombinasi steroid intranasal dan cetirizine oral dibandingkan dengan steroid intranasal, namun tidak ada perbedaan

8 Mengungkapkan bantuan atau bimbingan untuk tenaga kerja yang dalam proses mengundurkan diri atau yang telah membuat kesalahan. 9 Mengungkapkan perencanaan kepemilikan

Berdasarkan penelit ian tersebut diperoleh hasil bahwa kegunaan sidik jari ( dachtyloscopy) dalam proses penyidikan adalah sebagai bantuan teknis dalam penyelenggarakan