Laporan Sistem Basis Data Sistem Informa

27 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Laporan Sistem Basis Data

“Sistem Informasi Travel”

Disusun Oleh:

Putria Hidayaningsih

4611413005

Itsnaini Nurul Hasanah

4611413008

Muhamad Alfarizi .N.

4611413018

Elham Yudhistira

4611413026

Kukuh Triyuliarno .H.

4611413034

Pipit Riski Setyorini

4611413041

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA JURUSAN ILMU KOMPUTER

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

(2)

I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi memberikan dampak pada persaingan di dalam dunia bisnis.Hal tersebut dipengaruhioleh era globalisasi yang saat ini memancing pertumbuhan dan perkembangan perekenomian, karena ekonomi adalah bidang yang sangat cepat menerima perubahan. Kegiatan bisnis yang awalnya konvensional kini telah berubah pola dan cara kerjanya menjadi bisnis elektronik. Sehingga perusahaan dituntut memiliki sistem informasi sendiri dalam mengelola kegiatan bisnisnya sekaligus memanfaatkan teknologi yang ada terutama berbasis pada internet.

Saat ini layanan reservasi tiket jasa transportasi telah berkembang pesat seiring berkembangnya teknologi yang ada dalam dunia bisnis.Awalnya, calon penumpang harus pergi ke terminal, bandara, stasiun, atau pelabuhan secara langsung untuk memesan tiket. Hal ini sangat merepotkan bagi calon penumpang yang akan menggunakan jasa transportasi karena mereka harus meluangkan banyak waktu untuk pergi ke tempat tersebut,, dan itupun belum terhitung waktunya bila terjadi antrian panjang yang dikarenakan banyaknya calon penumpang yang juga mengantre untuk memesan tiket.

Dengan berkembangnya internet saat ini, memberikan kesempatan pada perusahan-perusahaan yang bergerak di bidang transportasi untuk membangun system informasi sendiri terutama sistem informasi yang berbasis pada web. Sistem informasi yang berbasis pada web ini akan memberikan kemudahan kepada calon penumpang untuk mengetahui informasi jadwal keberangkatan sarana transportasi, besarnya tarif yang dikenakan dalam mendapatkan jasa transportasi, dan kemudahan dalam reservasi

tiket secara online melalui web yang dimiliki oleh perusahaan.

(3)

tempat simpanan atau dengan kata lain basis data tersebut menghemat penyimpanan. Basis data yang ada haruslah bias memenuhi kebutuhan informasi organisasi.

Oleh karena itu, penulis membuat laporan tugas ini untuk pembelajaran dan contoh dari basis data.

1.2. Rumusan Masalah

1. Bagaimana merancang dan membangun suatu sistem informasi travel berbasis web yang dapat membantu meningkatkan pelayanan dan kinerja admin dalam melayani pemesanan tiket?

2. Bagaimana membangun suatu sistem informasi travel berbasis web yang terintegrasi dengan database?

I.3 Tujuan

1. Mampu merancang dan membangun suatu sistem informasi travel berbasis web yang dapat membantu meningkatkan pelayanan dan kinerja admin dalam melayani pemesanan tiket.

2. Mampu membangun suatu sistem informasi travel berbasis web yang terintegrasi dengan database.

II. LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Sistem Basis Data

Sistem Basis Data adalah suatu sistem menyusun dan mengelola record-record menggunakan computer untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk proses mengambil keputusan. Salah satu cara menyajikan data untuk mempermudah modifikasi adalah dengan cara pemodelan data. Model yang akan dipergunakan pada pelatihan ini adalah Entity Relationship Model.

(4)

disimpan pada lokasi yang berbeda dalam suatu organisasi, perbedaan akan muncul antara kumpulan data yang secara identik telah diakui.Pada maksud tersebut, adalah tidak mungkin untuk menentukan yang mana dari dua perbedaan kumpulan data tersebut adalah betul. Pada database yang terdesain dengan baik, data redundant dapat tereleminasi dan kemungkinan oleh lebih dari beberapa ratus user. Data base dapat terdiri dari lebih ratusan field. Yang dibutuhkan untuk informasi.Data pada sistem mikro komputer dengan skala yang lebih rendah, menggunakan database tunggal yang biasanya digunakan untuk mengakses hanya penyimpanan data yang tidak konsistem dapat diperkecil.

Pada komputer mainframe, data pada database dapat diakses secara bersama-sarna dengan seorang user pad satu waktu, tiap data base hanya memenuhi sebagian data suatu organisasi.Suatu databasemungkin dapatdikembangkan untukmelayani infonnasi keuangan, dan database kedua dikembangkan untuk memenuhi data personal. Apakah database yang telah dikembangkan di simpan pada mainframe atau mikro, fungsi database management system(DBMS) adalah sarna. DBMS merupakan hardware dan software untukmembuat data dapat diakses oleh pemakai (user).

(5)

Pada kesamaan diantara DBMS besar dan kecil keduanya harus mempunyai desain yng baik dan keseluruhan bentuk yang tepat.Maksud tulisan ini adalah menyajikan beberapa dasar dari prosedur untuk tipe dari sturktur database, sebutlah database relasional. Contoh tulisan ini dengam asumsi pada user yang akan mengimplemantasikan database pada sistem komputer mikro yang bagaimana didesain dengan langkah-Iangkah yang sarna pada database untuk komputer besar.

2.2 Entitas

Entity atau entitas adalah obyek di dunia nyata yang dapat dibedakan dari obyek lain. Entity Set atau Kumpulan Entity adalah kumpulan dari entitas sejenis dalam tipe sama. Entity set dapat berupa:

- Obyek fisik : rumah, kendaraan, pegawai

- Obyek abstrak : konsep politik, pekerjaan, rencana, dll. Simbol yang digunakan untuk entity adalah persegi panjang. Tipe entitas :

-Entitas Kuat yaitu entitas mandiri yang keberadaannya tidak bergantung pada keberadaan entitas lain

-Entitas Lemah/Weak Entity yaitu entitas yang keberadaannya bergantung pada keberadaan entitas lain.

(6)

Relasi yang merekatkan dua entitas bersifat banyak ke banyak

Biasanya berasal dari suatu relasi dimana relasi itu memiliki makna mandiri bagi pengguna.

II.3 Relationship

Relationship adalah hubungan antara suatu himpunan entitas dengan himpunan entitas lainnya.Simbol yang digunakan adalah bentuk belah ketupat, diamond.

Derajat Relationship menjelaskan jumlah entity yang terlibat dalam suatu relationship - Unary Degree (Derajat satu) hanya satu entity yang terlibat

- Binary Degree (Derajat dua) menghubungkan dua entity - Ternary Degree (Derajat tiga) menghubungkan tiga entity

Cardinality Ratio Constraint menjelaskan batasan jumlah relasi suatu entity dengan entity lainnya. Jenis rasio kardinalitas :

- One to one (1:1)

- Kardinalitas maksimum adalah jumlah maksimum instansiasi relasi B yangberasosiasi dengan setiap instansiasi entitas A

Participation Constraint: Menjelaskan apakah keberadaan suatu entity tergantung pada hubungannya dengan

entity lain.

- Total participation, yaitu keberadaan suatu entity tergantung pada hubungannyadengan entity lain. Di dalam diagram ER digambarkan dengan dua garispenghubung antara entity dengan relationship.

- Partial participations, yaitu keberadaan suatu entity tidak tergantung padahubungan dengan entity lain. Di dalam diagram ER digambarkan dengan satugaris penghubung antara entity dengan relationship.

(7)

Atribut yaitu karakteristik dari setiap entity maupun relationship.artinya sesuatu yang menjelaskan dari apa yang sebelumnya dimaksud dengan entity maupun relationship. Sehingga sering disebut elemen data dari tiap entity atau relationship disimbolkan dengan elips.

Atribut adalah property deskriptif yang dimiliki oleh setiap himpunan entitas. Jenis-jenis atribut :

- Atribut key, digunakan untuk mengidentifikasi suatu entity secara unik - Atribut tunggal memiliki nilai tunggal

- Atribut multivalue memiliki sekelompok nilai untuk setiap instant entity - Atribut composite dapat didekomposisi menjadi beberapa atribut lain - Atribut derivative dihasilkan dari atribut yang lain

II.5 Key

Key adalah sejumlah atribut yang mengidentifikasi record/baris dalam sebuah relation secara unique. Beberapa jenis key :

- Super Key satu atribut atau kumpulan atribut yang secara unik mengidentifikasi sebuah record di dalam relasi atau himpunan dari satu atau lebih entitas yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi secara unik sebuah entitas dalam entitas set.

- Candidate Key atribut-atribut yang menjadi determinan yang dapat dijadikan identitas record pada sebuah relation bisa terdapat satu atau lebih candidate key

- Primary key candidate key yang menjadi identitas record karena dapat mengidentifikasi record secara unik

- Altenate key candidate key yang tidak dijadikan primary key

- Composite key key yang terdiri dari 2 atribut atau lebih. Atribut-atribut tersebut bila berdiri sendiri tidak menjadi identitas record, tetapi bila dirangkaikan menjadi satu kesatuan akan dapat mengidentifikasi secara unik.

- Foreign key non key atribut pada sebuah relation yang juga menjadi key (primary) atribut di relation lainnya. Foreign key biasanya digunakan sebagai penghubung antara record-record dan kedua relation tersebut.

(8)

Seperti yang telah bahwa database merupakan kumpulan dari beberapa tabel yangterintegrasi menjadi satu kesatuan yang saling berhubungan. Tabel merupakan kumpulandari beberapa record dan fields.

II.7 Relasi Data Base

Database merupakan sekumpulan data sebagai penyedia informasi bagipengguna.Progam database adalah program komputer yang dirancang untukmengatur data.Relationship database adalah sekumpulan data yang dapat dibuat diantara dua kolom di dalam kedua tabel.Jenis dari relationship yang ada di

Tipe data field adalah jenis atau sifat yang melekat pada suatu field. Dalam aplikasinya tipe data field berupa bilangan dan teks. Contoh tipe data field dalam Microsoft Acces :

- Text : digunakan untuk menyimpan data teks, angka yang tidak dioperasihitungkan. Dapat memuat maksimal 255 karakter.

- Number : digunakan untuk menyimpan data numerik (angka yang dioperasihitungkan) - Date / Time : digunakan untuk menyimpan data tanggal dan waktu

- Yes / No : digunakan untuk menyimpan data logika ( ya dan tidak, benar dan salah, atau on dan off).

- OLE Object : digunakan untuk eksternal objek. Misalnya gambar,suara, dan sebagainya. - AutoNumber : digunakan untuk menyimpan data numerik yang akan berubah secara

otomatis jika satu record ditambahkan pada tabel.

- Currency : digunakan untuk meyimpan nilai mata uang. Dapat menampung sampai 15 digit ke kiri dan 4 digit ke kanan titik desimal.

- Memo : fungsinya hampir sama dengan text, tetapi memo dapat menampung sampai dengan 64000 karakter.

(9)

- Lookup Wizard : untuk memilih sebuah nilai dari tabel lain atau List Box atau Combo Box.

II.9 Query

Query merupakan bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database, yang telah istandarkan dan lebih dikenal dengan nama Structured Query Language ( SQL ). Query ibedakan menjadi 2, yaitu :

a. Untuk membuat / mendefinisikan obyek-obyek database seperti membuat tabel, relasi dan sebagainya. Biasanya disebut dengan Data Definition Language ( DDL ). DDL skema basis data dispesifikasikan oleh sekumpulan definisi dengan sebuah bahasa khusus yang disebut Data Definition Language (DDL). Hasil kompilasi DDL berupa tabel-tabel yang disimpan dalamsebuah file, disebut Data Dictionary ( Kamus Data ) atau Data Directory.

b.Untuk memanipulasi data, yang biasanya dikenal dengan Data Manipulation Language (DML). DML adalah bahasa untuk memanipulasi data yaitu :

- Pengambilan Informasi yang disimpan dalam Basis Data - Penyisipan Informasi baru ke Bata Data

- Penghapusan Informasi dari Basis Data

- Modifikasi Informasi ynag disimpan dalam Basis Data Manipulasi data bisa berupa :

a. Menambah, mengubah atau menghapus data

b. Pengambilan Informasi yang diperlukan dari database, yang mana datanya diambil dari tabel maupun Query sebelumnya.

(10)

dimodifikasi, maka data dan structure query ikut berubah. Query dapat digunakan untuk menampilkan data yang didapat dari menggabungkan beberapa table menjadi satu tampilan datasheet. Salah satu keunggulan query adalah ia dapat menggunakan rumus atau formula yang terdapat didalam Access, serta dapat pula menggunakan fungsi buatan sendiri yang telah dibuat didalam macro dan module VBA.

Jenis-Jenis Query

Didalam Microsoft Access, terdapat lima jenis query yang dapat dibuat, diantaranya: 1. Select Queries, yaitu query yang dibuat dengan cara menggabungkan beberapa tabel

sehingga didapatkan sekelompok data yang ditampilkan dalam format datasheet. Dengan select query, Anda dapat melihat data berdasarkan criteria tertentu, mengkalkulasi penjumlahan, nilai rata-rata, dan lain-lain. Select queryadalah jenis query yang paling umum dan sering digunakan.

2. Parameter Queries, yaitu query yang bekerja berdasarkan data-data criteria dan parameter lainnya yang dimasukkan terlebih dahulu kedalamnya. Ciri utama query jenis ini adalah pada saat query ini dijalankan pertama kali, akan muncul dialog box yang meminta Anda untuk megisi data-data yang diperlukan,misalnya criteria ataupun nilai tertentu.

3. Crosstab Queries, yaitu query yang digunakan untuk mengkalkulasi penjumlahan, nilai rata-rata, menghitung jumlah record, dan operasi lainnya dimana total data tersebut di group dengan dua type informasi, satu informasi berada pada sisi sebelah kiri (sebagai baris), dan informasi lainnya berada padasisi sebelah atas (sebagai judul kolom).

4. Action Queries, yaitu query yang digunakan untuk membuat, merubah dan memodifikasi suatu data dan structure table. Terdapat empat jenis action queries,yaitu:

a. Delete Queries, digunakan untuk menghapus record berdasarkan criteria tertentu. b.Update Queries, digunakan untuk mengupdate record berdasarkan criteria

tertentu.

(11)

d. Make-Table Queries, digunakan untuk membuat table, berikut dengan structure dan datanya yang berasal dari satu table atau lebih.

5. SQL Queries, atau bisa juga disebut SQL specific queries adalah query yang dibuat secara langsung menggunakan bahasa SQL. Pada prinsipnya, semua query sebenarnya dibuat menggunakan bahasa SQL kendatipun dalam tampilannya sudah berbentuk visual (design view). Namun tidak semua query dapat dibuat secara langsung menggunakan mode visual ini. Khusus untuk SQL queries ini Anda hanya dapat membuatnya menggunakan bahasa SQL yangdiketik langsung di mode SQL View. SQL queries ini dibagi lagi menjadi empat jenis, yaitu:

a. Union Query, digunakan untuk menggabungkan beberapa field didalam beberapa table menjadi satu field.

b. Pass-through Query, digunakan untuk menjalankan query dengan sumber data dari ODBC database, seperti SQL-Server, FoxPro, dan lain-lain. Dengan pass-through query, kita dapat langsung terkoneksi dengan sumber data tanpa harus membuat dahulu link-table nya. Pass-through query dapat juga digunakan untuk menjalankan stored procedures didalam SQL Server.

c. Data-definition Query, digunakan untuk membuat structure table tanpa datanya, dimana structure table ini kita sendiri yang mendefinisikannya. Query ini dapat pula digunakan untuk menghapus, mengubah, dan menambahkan index kedalam tabel. Dilihat dari cara kerjanya, query jenis ini sebenarnya dapat dikelompokkan kedalam jenis action queries. Namun karena action queries umumnya dapat dibuat secara visual dan berhubungan dengan data secara langsung, dan data-definition query ini sebaliknya, maka ia dikelompokkan kedalam SQL Queries.

d. Subquery, yaitu query yang terdiri dari query lainnya, seperti dari select queries, action queries atau bahkan dari subquery lagi.

Pembuatan Query

Membuat query didalam Access bisa dilakukan dengan tiga cara, yaitu:

Menggunakan fasilitas wizard

Secara design view

(12)

II.10 Diagram E-R

Diagram E-R memperlihatkan hubungan yang ada diantara data store dari sebuah sistem tertentu. Jadi diagram E-R adalah merupakan notasi grafik dari sebuah model data yang diperoleh dari analisis. Entity dan relationship atau sebuah model jaringan yang menjelaskan tentang data yang tersimpan dari sebuah sistem. Perbedaan antara diagram E-R dan DAD merupakan model dari proses yang terjadi didalam sistem, sedangkan diagram E-R tidak menggambarkan aliran data maupun proses terhadap data, membuat data, mengubah data dan menghapus data. Simbol dari elemen-elemen diagram E-R dapat dilihat pada daftar simbol. Elemen-elemen-elemen diagram E-R adalah sebagai berikut :

1. Entitas (Entity)

Merupakan objek yang ada di dalam sistem dan merupakan kata benda yang dikelompokkan dalam empat jenis nama yaitu orang, benda, lokasi dan kejadian dan disimbolkan dengan empat persegi panjang.

2. Relasi (Relationship)

Yaitu hubungan yang terjadi antara satu entitas atau lebih. Simbol pada E-R diagram digambarkan dengan simbol diamond atau decision. Jika suatu entity set dihubungkan dengan relationship maka pemrogramannya dilakukan dengan menggunakan sistem garis lurus. Kumpulan dari relationship yang sejenis disebut relationship set.

3. Atribut (Atribute)

Yaitu karakteristik dari setiap entity maupun relationship.artinya sesuatu yang menjelaskan dari apa yang sebelumnya dimaksud dengan entity maupun relationship. Sehingga sering disebut elemen data dari tiap entity atau relationship disimbolkan dengan elips.

4. Kardinal (Cardinality)

(13)

a. One to one (1:1)

Suatu tingkat hubungan dimana satu kejadian pada entitas yang pertama hanya mempunyai satu hubungan dengan satu kejadian pada entitas kedua dan sebaliknya. b. One to many / many to one (1:M / M:1)

Maksudnya tingkat hubungan dimana satu kejadian pada entitas yang pertama dapat mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas kedua dan sebaliknya. c. Many to many(M:M)

Tingkat hubungan dimana tiap kejadian pada sebuah antitas akan mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas lainnya, baik dilihat dari sisi entitas yang pertama maupun dari entitas yang kedua.

ERD merupakan model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan dalam sistem secara abstrak. Diagram E-R berupa model data konseptual, yang merepresentasikan data dalam suatu organisasi. ERD menekankan pada struktur dan relationship data, berbeda dengan DFD(Data Flow Diagram) yang merupakan model jaringan fungsi yang akan dilaksanakan sistem. Penggambaran Model ER secara sistematis dilakukan melalui diagram ER. Notasi-notasi simbolik di dalam Diagram ER yang dapat digunakan adalah:

1. Persegi panjang, menyatakan Himpunan Entitas.

2. Lingkaran/Elips, menyatakan atribut (Atribut yang berfungsi sebagai key digaris bawahi).

3. Belah ketupat, menyatakan Himpunan Relasi.

4. Garis, sebagai penghubung antara Himpunan Relasi dengan Himpunan Entitas dan Himpunan Entitas dengan atributnya. Kardinalitas Relasi dapat dinyatakan dengan banyaknya garis cabang atau dengan pemakaian angka (1 dan 1 untuk relasi one to one, 1 dan N untuk relasi one to many atau N dan N untuk relasi many to many). Transformasi ER Diagram ke Database Relational:

1. Atribut tunggal/ Atribut biasa 2. Atribut Composit

3. Atribut Multivalue

(14)

III. PEMBAHASAN

Website Smart Travel adalah sebuah website yang membantu user untuk memesan tiket travel secara online seperti memesan tiket kereta api dan pesawat. Dengan adanya web Smart Travel memudahkan user untuk memesan tiket tanpa harus mengantri dan ke kantor pemesanan tiket. Dalam website Smart Travel, terdapat 3 tampilan untuk User, Admin dan Driver.

Pada bab ini akan dibahas penggunaan sistem informasi yang telah dibuat. Berikut merupakan penjelasan penggunaan sistem informasi SMART TRAVEL.

1. Tampilan untuk User

a. Tampilan awal sistem, yang membantu user dalam mencari tiket yang diinginkan.

b. Proses Pencarian

Proses pencarian ini dengan cara mengisi tanggal, asal dan tujuan yang diinginkan. Form Pencarian

(15)

c. Proses Pengecekan Tiket

Setelah Proses Pencarian Tiket, selanjutnya adalah proses pengecekan tiket apakah masih tersedia atau sudah penuh.

Apabila sudah Penuh maka tidak akan bias memesan dan terdapat tulisan “Penuh”. Apabila masih tersedia kuotanya, maka kita dapat memesan dengan cara klik “PESAN”

Berikut ini adalah Tabel Daftar Mobil yang tersedia

Berikut ini tampilan lengkapnya:

Apabila ingin melakukan proses pencarian tiket kembali, user hanya memasukkan tanggal, asal dan tujuan.

d. Proses Pemesanan Tiket

(16)

e. Informasi Pemesanan Tiket

Setelah user mengisi Formulir Pendaftaran dan klik button “Pesan” maka akan muncul bahwa pemesanan yang dilakukan telah berhasil dan anjuran untuk mengecek apakah pemesanan user sudah terdata atau belum.

(17)

f. Proses Pengecekan Pemesanan

Setelah muncul tampilan Informasi Pemesanan Tiket, secara otomatis user akan kembali ke tampilan awal. Untuk mengecek apakah sudah terdaftar atau belum, user harus memasukkan nomor identitas yang dimasukkan di Formulir Pendaftaran. Kemudian klik “CEK”

g. Informasi Penumpang

Setelah user klik “CEK” maka akan muncul data penumpang. Informasi Penumpang ini berisi Nomor Identitas, Nama Penumpang, Nama Mobil, Rute Jalan, Tanggal, Jam dan Plat mobil. Untuk mencetak tanda bukti pemesanan, dengan cara klik “Download”.

h. Informasi Pemesan

(18)

Tanda bukti ini dapat di download atau di simpan dengan option-option berikut:

2. Tampilan untuk Admin

a. Login

(19)

b. Tampilan sebagai admin

Berikut ini tampilan sebagai Admin. Didalamnya terdapat Data Driver, Data Mobil, Data Pemesanan, Jadwal Keberangkatan, Beli Tiket, Cetak Tiket, Tambah Data dan Keluar.

c. Menu Data Driver

(20)

d. Menu Data Mobil

Di dalam menu ini memunculkan Data Mobil yang terdiri dari Nomor Plat, Nama Mobil, Asal, Tujuan, Jam Berangkat, Jam Tiba dan Harga.

e. Menu Data Pemesanan

(21)

f. Menu Jadwal Keberangkatan

(22)

g. Menu Beli Tiket

Di menu ini, admin dapat memasukkan Penumpang yang mendaftar di tempat (kantor) dan tidak mendaftar secara online. Tampilannya hamper sama seperti Proses Pencarian Tiket untuk user, sebagai berikut:

Setelah klik “Cari’ maka akan muncul Data Mobil.Selain itu user dapat kembali melakukan pencarian tiket.

(23)

Selanjutnya klik “Pesan” maka akan muncul Informasi Keberhasilan Pemesanan seperti berikut:

h. Menu Cetak Tiket

Menu ini digunakan untuk meyetak atau menyimpan Tanda Bukti Pemesanan, dengan cara memasukkan nomor identitas penumpang. Kemudian klik “CEK”

(24)

Dan muncul pdf yang dapat dicetak atau disimpan seperti berikut ini:

i. Menu Tambah Data

Menu ini digunakan menambahkan Admin dan Driver. Dengan memasukkan data Nama Panggilan, Nama Depan, Nama Belakang, Kata Sandi, Tempat Lahir, Tanggal Lahir, Jenis Kelamin, Email, Nomor Telpon/HP dan Tambahkan sebagai. Tampilannya adalah sebagai berikut:

SNIPPING TAMBAH DATA

(25)

j. Menu Keluar

Menu keluar ini digunakan untuk keluar dan akan menuju ke tampilan Login.

3. Tampilan untuk Driver

a. Login

Untuk login, driver harus memasukkan Nama Pengguna dan Kata Sandi.Kemudian klik “Masuk”.Tampialn Login Driver jadi satu dengan Login Admin.

b. Tampilan sebagai Driver

(26)

c. Menu Data Mobil

Di dalam menu ini memunculkan Data Mobil yang terdiri dari Nomor Plat, Nama Mobil, Asal, Tujuan, Jam Berangkat, Jam Tiba dan Harga.

d. Menu Jadwal Keberangkatan

(27)

IV. PENUTUP Kesimpulan

Sistem Basis Data adalah suatu sistem menyusun dan mengelola record-record menggunakan computer untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk proses mengambil keputusan.

Basis data memiliki keunggulan yang banyak sehingga banyak diterapkan di berbagai bidang, yang terkait dengan data yang banyak dan kompleks.

Untuk membuat basis data yang baik dan benar harus mengikuti aturan-aturan dalam pembuatan basis data.

Dalam sistem basis data terdapat atribut, key, relasi, dan ERD untuk memudahkan user dalam mendapatkan sebuah informasi.

V. LAMPIRAN-LAMPIRAN

5.1. Script terlampir

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...