PERAN KEPEMIMPINAN LURAH DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA ADMINISTRASI PEMERINTAHAN YANG BAIK ( GOOD GOVERNANCE ) DI KELURAHAN LALANG KECAMATAN RAMBUTAN KOTA TEBING TINGGI.

24  34  Download (2)

Teks penuh

(1)

PERAN KEPEMIMPINAN LURAH DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA

ADMINISTRASI PEMERINTAHAN YANG BAIK (GOOD GOVERNANCE)

DI KELURAHAN LALANG KECAMATAN RAMBUTAN

KOTA TEBING TINGGI

Skripsi

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh:

Nurul Juli Chairiah NIM. 309311031

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)

i ABSTRAK

Nurul Juli Chairiah. NIM 309311031.Peran Kepemimpinan Lurah Dalam Mewujudkan Tata Kelola Administrasi Pemerintahan Yang Baik ( Good Governance ) di Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kepemimpinan Lurah dalam mewujudkan tata kelola administrasi pemerintahan yang baik (Good Governance) di Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi. Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Pemerintahan Kelurahan dan seluruh masyarakat Kelurahan Lalang yang berjumlah 1164 KK. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan metode random sampling di ambil 10% dari populasi dengan jumlah sampel 116. Metode penelitian bersifat Deskriftif Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket, studi dokumentasi. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan tabel frekuensi

(5)

ii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat

rahmat dan hidayah-Nya, kepada penulis sehingga skripsi ini dapat selesai dengan

baik.

Pada penulisan skripsi ini penulis banyak mengahadapi kesulitan untuk itu

penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak

Drs.Liber Siagian,M.Si selaku dosen pembimbing skripsi yang telah penuh

dengan kesabaran selalu memberi petunjuk-petunjuk,bimbingan-bimbingan serta

saran-saran kepada penulis demi kesempurnaan skripsi ini.

Penyelesaian skripsi ini merupakan salah satu syarat tugas akhir dalam

menyelesaikan perkuliahan pada Program S-1 di Jurusan Pendidikan Pancasila

dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan untuk

memperoleh gelar sarjana pendidikan. Adapun judul skripsi ini ialah “ Peran

Kepemimpinan Lurah Dalam Mewujudkan Tata Kelola Administrasi

Pemerintahan Yang Baik (Good Governance) di Kelurahan Lalang,

Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi”.

Pada saat penulisan skripsi ini penulis banyak menerima bimbingan dan

bantuan moril. Oleh karena itu dengan ketulusan dan kerendahan hati penulis

ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat :

1. Bapak Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M.Si selaku Rektor Universitas Negeri

Medan ( UNIMED)

(6)

iii

3. Ibu Dra.Nurmala Brutu,M.Pd ,selaku Pembantu Dekan I Fakultas Ilmu Sosial

(FIS) UNIMED.

4. Bapak Drs.Sugiharto,M.Si selaku Pembantu Dekan II Fakultas Ilmu Sosial

(FIS) UNIMED

5. Ibu Dra.Yusna Melianti,MH,selaku Ketua Jurusan Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan (PPKn) dan selaku dosen pembimbing akademi yang telah

banyak memberi petunjuk-petunjuk,bimbingan-bimbingan serta saran-saran

kepada penulis dalam perkuliahan.

6. Bapak Parlaungan G Siahaan SH.M Hum selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan

Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

8. Ibu Sri Hadiningrum,SH.M.Hum dan Bapak Drs. Suady Husin,SH,MS selaku

dosen penguji penulis.

9. Bapak /Ibu dosen jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

yang telah membekali ilmu dan pengetahuan kepada penulis selama dalam

perkuliahan hingga penyelesaian skripsi ini.

10.Kepada Lurah Lalang dan Staf Pegawai yang telah banyak membantu penulis

dalam pengumpulan data demi kesempurnaan skripsi ini.

11.Kepada masyarakat Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebing

tinggi yang telah memberikan sedikit waktunya dalam perolehan data di

lapangan untuk kesempurnaan skripsi ini.

12.Yang teristimewa kepada orangtua, Ayahanda Yulasri dan Ibunda tersayang

Suriamah yang selama ini selalu memberikan dukungan semangat dan doa

(7)

iv

13.Yang teristimewa kepada Saudara-saudara saya, Surya Ramadhan dan

Muhammad Khairi dan segenap keluarga yang telah mendoakan saya dan

memberikan dukungan dalam penyelesaian skripsi dan studi.

14.Dani Azhari,H Seorang yang saya sayangi yang telah banyak mendukung

saya, membantu hingga penyelesaian skripsi.

15.Kepada sahabat-sahabat yang telah banyak membantu penulis khususnya

kepada Putri Hasridha Nasution, Eka Mardinawan, Tri Janu Pradana dan

kepada teman-teman di 09 Eks PPKn ada Vita, Mido, Sukeni, Ragyl dan

lain-lain serta tidak lupa teman-teman di kos’an Cetoma jln Tombak No. 32 B ada

Arin, Dinda, Tika, Irfa, Kiki, Aidha dan kepada teman-teman yang tidak dapat

disebutkan namanya satu persatu.

Mengingat keterbatasan kemampuan dan waktu yang ada, penulis

menyadari bahwa dalam penyusunan skripsi ini masih belum sempurna, untuk

itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca

untuk melengkapi skripsi ini.

Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih, semoga skripsi ini dapat

membantu dan memberi manfaat.

Medan, Mei 2013 Penulis

(8)

v

(9)

vi

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN ... 33

A.Deskripsi Hasil Penelitian ... 33

B.Pembahasan Hasil Penelitian ... 53

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 61

A.Kesimpulan ... 61

B.Saran... 62

(10)

vii

DAFTAR TABEL

Hal

Tabel 1. Luas Wilayah Kelurahan Lalang ... 33

Tabel 2. Populasi Penduduk Kelurahan Lalang Menurut

Lingkungan... 33

Tabel 3. Komposisi Penduduk Kelurahan Lalang Menurut Agama... 34

Tabel 4. Komposisi Penduduk Kelurahan Lalang Menurut

Etnis/Suku... 34

Tabel 5. Tanggapan Responden Tentang Motivasi Kerja dan

Kedisiplinan Lurah ... 36

Tabel 6. Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Sikap Semangat

dan Optimisme Lurah ... 37

Tabel 7. Tanggapan Responden Tentang Kepemimpinan Lurah... 38

Tabel 8. Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Pelayanan yang

diberikan Lurah dalam Mengurus Keperluan... 39

Tabel 9. Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Lurah Memiliki

Ketepatan dan Ketegasan dalam Mengambil keputusan... 40

Tabel 10. Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Tahu/Tidaknya

Kebijakan-Kebijakan Baru yang dicanangkan oleh Lurah.... 41

Tabel 11. Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Hasil Kinerja

Kepemimpinan Lurah ... 42

Tabel 12 Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Kebebasan

Berpartisipasi Dalam Memberikan Masukan Menilai Kinerja

(11)

viii

Tabel 13. Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Partisipasi Dalam

Kegiatan yang diadakan oleh Pemerintahan Kelurahan... 44

Tabel 14 Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Ada/Tidaknya

Jaminan Kebebasan terhadap Pungutan Liar ... 45

Tabel 15 Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Hubungan Lurah

dengan Para Pegawai Kelurahan yang Membantu Tugasnya.... 46

Tabel 16 Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Kemudahan

Mengakses Informasi Mengenai Bentuk Pelayanan... 47

Tabel 17 Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Lurah Cepat

tanggap dalam Menerima/Menampung aspirasi Masyarakat... 48

Tabel 18 Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Ketepatan Waktu

yang Dijanjikan dalam Penyelenggaraan Pelayanan... 49

Tabel 19 Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Adil/Tidaknya

Perlakuan Lurah dalam memberikan Pelayanan... 50

(12)

ix

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran I : Struktur Organisasi Kelurahan Lalang

Lampiran II : Angket Penelitian

Lampiran III : Wawancara

Lampiran IV : Nota Tugas

Lampiran V : Surat Penelitian Dari Jurusan

Lampiran VI : Surat Izin Mengadakan Penelitian Dari Fakultas

Lampiran VII : Surat Penelitian Dari Tempat Penelitian

Lampiran VIII : Surat Keterangan Perpustakaan Jurusan PPKn

Lampiran IX : Surat Keterangan Perpustakaan Unimed

Lampiran X : Kartu Bimbingan Skripsi Jurusan PPKn

Lampiran XI : Daftar Peserta Seminar Proposal Penelitian Mahasiswa Jurusan PPKn

Lampiran XII : Pernyataan Keaslian Tulisan

(13)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Akhir-akhir ini banyak orang membicarakan masalah krisis

kepemimpinan. Konon sangat sulit mencari kader-kader pemimpin pada berbagai

tingkatan. Reformasi dilakukan untuk mewujudkan aparatur negara yang mampu

mendukung kelancaran dan keterpaduan pelaksanaan tugas dan fungsi

penyelenggaraan pemerintahan negara dan pembangunan, dengan mempraktekkan

prinsip-prinsip good governance. Selain itu, masyarakat menuntut agar

pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh dalam memberantas

praktek-praktek korupsi, kolusi dan nepotisme, sehingga tercipta pemerintahan

yang bersih dan mampu menyediakan pelayanan yang prima sebagaimana

diharapkan masyarakat. Agar harapan tersebut dapat menjadi kenyataan maka

dituntut adanya suatu sikap aparatur yang baik, integritas, profesionalisme serta

etos kerja dan moral yang tinggi. Pelaksanaan Otonomi Daerah yang telah

digulirkan oleh pemerintah sejak tahun 2001 membawa perubahan dalam

pelaksanaan pemerintahan di daerah. Salah satu perubahan itu adalah pemberian

wewenang yang lebih luas dalam penyelenggaraan beberapa bidang pemerintahan.

Seiring dengan bertambah luasnya kewenangan ini, maka aparat pemerintahan di

daerah diharapkan dapat mengelola dan menyelenggaraan pelayanan dengan lebih

baik dari sebelumnya sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Namun dibalik itu semua telah muncul suatu pemikiran yang positif

(14)

2

total dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tujuan utama dari reformasi

adalah untuk menciptakan masyarakat sipil (civil society) dalam kehidupan

pemerintahan, bermasyarakat dan bernegara yang memiliki nilai-nilai good

governance serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, sikap keterbukaan,

kejujuran dan keadilan yang berorientasi kepada rakyat dan bertanggungjawab

kepada rakyat.

Kelurahan merupakan dasar dari satuan pemerintahan yang terkecil dari

suatu komunitas pemerintahan negara. Sehingga boleh dikatakan bahwa

keberhasilan dalam melakukan pembangunan juga tergantung dari sejauh mana

partisipasi masyarakat setempat beserta aparatur pemerintahan kelurahan dalam

perencanaan pembangunan tersebut. Dalam arti masyarakat harus ikut

berpartisipasi dan diberi kepercayaan dan kewenangan yang cukup dalam

mengurusi rumah tangga kelurahannya, sehingga bisa mandiri Selain sebagai

pelaksana dan perencana program pembangunan, maka para aparatur pemerintah

kelurahan juga berperan sebagai pelayan masyarakat dalam dan sesuai dengan

potensi dan sumber daya yang dimiliki daerah tersebut.

Selain sebagai pelaksana dan perencana program pembangunan, maka para

aparatur pemerintah kelurahan juga berperan sebagai pelayan masyarakat dalam

urusan-urusan administrasi dan kependudukan yang menjadi wewenang dari pihak

kelurahan. Namun hingga saat ini pelayanan yang telah diberikan kepada

masyarakat, terkadang masih sulit untuk dapat diakses langsung oleh masyarakat

dan prosedur yang terkadang berbelit-belit dan sering menyulitkan masyarakat

(15)

3

serta terjadinya pungutan liar (pungli), saat ini menjadi cerminan rendahnya

kualitas pelayanan di Indonesia.

Dimana ini juga merupakan bagian akibat dari berbagai program

pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, namun saat ini masih jauh sesuai

dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat. Selain itu juga ada kecenderungan

ketidak adilan didalam pelayanan yang diberikan, dimana masyarakat yang

tergolong miskin akan sulit untuk mendapat pelayanan yang baik dan berkualitas

dari pihak kelurahan. Sebaliknya masyarakat yang memiliki uang akan lebih

mudah dalam menyelesaikan urusannya. Untuk itu, apabila ketidakmerataan dan

ketidakadilan ini terus terjadi, maka pelayanan yang berpihak ini akan

memunculkan potensi yang berbahaya dalam kehidupan berbangsa. Potensi ini

antara lain terjadinya disintegrasi bangsa, perbedaan yang lebar antar yang kaya

dan miskin dalam konteks untuk memperoleh pelayanan, peningkatan ekonomi

yang lamban, dan pada tahapan tertentu dapat merugikan bangsa Indonesia secara

keseluruhan.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 73 Tahun 2005 tentang

Pemerintah Kelurahan yang merupakan dasar dalam menuju masyarakat yang

berkembang yaitu kelurahan tidak lagi menjadi level administrasi, tidak lagi

menjadi bawahan daerah tetapi menjadi masyarakat yang mandiri. Sehingga setiap

masyarakat yang berada pada lingkungan kelurahan berhak untuk berbicara dan

mengeluarkan pendapat sesuai dengan kepentingannya sendiri. Disini harus

(16)

4

dan kekuasaan dalam mengatur dan melayani semua kebutuhan dan kepentingan

masyarakatnya menuju kesejahteraan.

Pemberian pelayanan yang baik kepada masyarakat diharapkan menjadi

lebih responsif terhadap kepentingan masyarakat itu sendiri, di mana paradigma

pelayanan masyarakat yang telah berjalan selama ini beralih dari pelayanan yang

sifatnya sentralistik ke pelayanan yang lebih memberikan fokus pada pengelolaan

yang berorientasi kepuasan masyarakat.Menurut Peraturan Pemerintah Republik

Indonesia No. 73 Tahun 2005 pemberian pelayanan diharapkan sebagai berikut :

1. Lebih memfokuskan diri pada fungsi pengaturan melalui kebijakan yang memfasilitas berkembangnya kondisi kondusif bagi pelayanan masyarakat. 2. Lebih memfokuskan diri pada pemberdayaan aparatur kelurahan dan masyarakat sehingga masyarakat juga mempunyai rasa memiliki yang tinggi terhadap fasilitas-fasilitas pelayanan yang telah dibangun bersama. 3. Menerapkan sistem kompetisi dalam hal penyediaan pelayanan tertentu sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang berkualitas.

4.Terfokus pada pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran yang berorientasi pada hasil, sesuai dengan masukan atau aspirasi yang diharapkan masyarakat.

5. Lebih mengutamakan pelayanan apa yang diinginkan oleh masyarakat. 6. Memberi akses kepada masyarakat dan responsif terhadap pendapat dari masyarakat tentang pelayanan yang diterimanya.

Undang-Undang No 32 Tahun 2004, yang telah dijadikan landasan yuridis

untuk menggeser fokus politik ketatanegaraan, diawali desentralisasi kekuasaan

dari pemerintah pusat kepada daerah. Dan sekarang menjadi Peraturan Pemerintah

Republik Indonesia No 73 Tahun 2005 tentang Pemerintahan Kelurahan dan

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 72 Tahun 2005 tentang

Pemerintahan Desa. Inti dari Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah tersebut

adalah penyelenggaraan pemerintahan lokal yang menekankan pada prinsip

(17)

5

memperhatikan potensi dan keanekaragaman budaya yang dimiliki oleh daerah

masing-masing.

Perencanaan pembangunan didaerah kelurahan tidak dapat dipisahkan

dari penyelenggaraan pemerintah kelurahan yang merupakan unit terdepan dalam

memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjadi tonggak strategis dalam

keberhasilan seluruh program pembangunan. Karena itu upaya untuk memperkuat

dan memberdayakan pemerintah ditingkat kelurahan merupakan langkah dalam

mempercepat terwujudnya kesejahteraan bagi masyarakat sebagai tujuan dalam

program pembangunan kelurahan.

Untuk mengakomodir aspirasi masyarakat yang terus berkembang serta

dalam menghadapi perubahan yang terjadi baik dalam lingkungan nasional

maupun lingkungan internasional yang secara langsung akan berpengaruh pada

roda pemerintahan dan pelaksanaan program pembangunan di negara kita, maka

diperlukan adanya suatu pemerintahan kelurahan yang tangguh dan didukung oleh

sistem dan mekanisme kerja yang profesional dalam memberikan pelayanan yang

baik kepada masyarakat. Pemerintahan kelurahan harus benar–benar siap dan

mampu untuk mengelola setiap potensi yang ada dalam lingkungan masyarakat

untuk dapat mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Pemerintah kelurahan juga harus cepat dan tanggap dalam

memperhatikan segala sesuatu yang menjadi kebutuhan warga masyarakatnya.

Diharapkan dengan terciptanya pemerintahan kelurahan yang tangguh dan

mandiri yang dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat dalam rangka

(18)

program-6

program pembangunan yang terencana secara efektif dan efisien yang pada

akhirnya diharapkan dapat mewujudkan cita–cita masyarakat yang adil dan

sejahtera.

Konsep pemberdayaan pemerintah kelurahan ini dapat dilaksanakan melalui

program peningkatan kualitas atau kemampuan aparat pemerintahan setempat. Hal

ini sangat penting mengingat kelurahan atau desa merupakan unit pemerintahan

yang terkecil dalam tata pemerintahan yang ada dalam Negara Kesatuan Republik

Indonesia dan langsung berhubungan dengan masyarakatnya. Dengan demikian

diharapkan bahwa aparat pemerintahan khususnya pada tingkat kelurahan dapat

meningkatkan pelayanan yang baik dan berkualitas kepada masyarakat.

Sekarang ini kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat telah

mengalami penurunan kualitas dan perlu diadakan perbaikan, bila dilihat dari sisi

efisiensi dan efektivitas, responsivitas, kesamaan perlakuan (tidak diskriminatif)

maka pelayanan yang diberikan masih jauh dari yang diharapkan oleh masyarakat

dan masih memiliki berbagai kelemahan.

Pemerintah Kelurahan lalang disini berperan dalam perencanaan program

pembangunan didaerah harus mampu berkoordinasi dan bekerjasama dengan

masyarakat dan mampu menampung segala aspirasi masyakat, agar dapat

mengetahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan latar belakang

di atas, maka penulis tertarik untuk meneliti lebih jauh mengenai “ Peran

Kepemimpinan Lurah Dalam Mewujudkan Tata Kelola Administrasi

Pemerintahan yang baik (Good Governance) di Kelurahan Lalang

(19)

7

B . Identifikasi masalah

Sebagaimana yang telah diterangkan dalam latar belakang masalah di atas,

agar tidak terjadi kesalah pahaman pengertian tentang masalah yang

diteliti,maka perlu di identifikasi masalah yang terkait dengan judul di

atas, yaitu :

1.Peran kepemimpinan lurah

2.Tata kelola Administrasi pemerintahan yang baik (Good Governance)

3.Prinsip-Prinsip pokok good governance

4.Upaya Pemerintahan kelurahan dalam mewujudkan tata pemerintahan

yang baik (Good Governance)

C. Pembatasan Masalah

Mengingat luasnya cakupan permasalahan seperti yang tercantum dalam

identifikasi masalah, dalam hal ini untuk menghindari terjadinya

kesimpangsiuran penelitian sehingga mengakibatkan tujuan dan sasaran

tidak tepat ,maka penelitian ini dibatasi pada masalah yaitu : Upaya

Pemerintahan Kelurahan dalam mewujudkan tata kelola administrasi

pemerintahan yang baik (Good Governance)

D. Rumusan Masalah

Rumusan masalah merupakan bagian penting yang akan diteliti dan harus

ada dalam penulisan suatu karya ilmiah, oleh sebab itu peneliti harus

mengetahui terlebih dahulu permasalahan yang jelas dan terpusat maka

proses pemecahannya akan lebih muda.Adapun rumusan masalah dari

(20)

8

1. Apa Peran Lurah dalam Mewujudkan Tata Kelola Administrasi

Pemerintahan yang baik menurut PP RI No.73 Tahun 2005 ?

2. Bagaimana Upaya Pemerintahan Kelurahan dalam mewujudkan tata kelola

administrasi pemerintahan yang baik (Good Governance) ?

E. Tujuan Penelitian

Sesuai dengan permasalahan yang dihadapi, maka penelitian ini bertujuan

yaitu : Untuk Mengetahui Upaya Pemerintahan Kelurahan dalam

mewujudkan tata kelola administrasi pemerintahan yang baik (Good

Governance)

F. Manfaat Penelitian

Adapun hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk :

1.Menambah pengetahuan dan wawasan berfikir penulis, khususnya

bidang penelitian

2.Bahan masukan bagi mahsiswa dalam meneliti masalah yang sama pada

lokasi yang berbeda

3.Sebagai bahan informasi dan masukan bagi aparatur kelurahan dalam

melaksanakan tugasnya.

(21)

61

61 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A.Kesimpulan

Berdasarkan uraian-uraian yang telah penulis kemukakan pada bab-bab

terdahulu, maka pada bagian ini penulis mencoba mengambil beberapa

kesimpulan dan memberikan sedikit saran sebagai langkah terakhir dalam

penulisan hasil penelitian.

1. Kepemimpinan merupakan suatu kegiatan dimana seseorang mempunyai kuasa

atas apa yang dipimpinnya agar lingkungan yang dipimpinnya mengikuti hal-

hal yang diharapkannya.Dan kepemimpinan tidak lepas dari seorang pemimpin

yang bertindak sebagai kepala atau ketua yang menjalankan tugasnya secara

bijaksana, adil dan mengutamakan kepentingan orang banyak dibandingkan

kepentingan pribadi atau golongan.

2. Peran kepemimpinan lurah dalam mewujudkan tata kelola administrasi

pemerintahan yang baik (good governance) di Kelurahan Lalang Kecamatan

Rambutan Kota Tebing tinggi sudah dapat dikatakan tercapai. Hal ini terbukti

dari tanggapan responden yang mengatakan lurah dalam melaksanakan

tugas kepemimpinannya dapat diterima kinerjanya selama ia memimpin,

staf-staf lurah dan masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan penyelenggaraan

pemerintahan yang baik yang diharapkan oleh semua pihak.Salah satu prinsip

pokok dari tata kelola administrasi pemerintahan yang baik (good governance)

(22)

62

62

3. Tata kelola administrasi pemerintahan yang baik (good governance) di

Kelurahan Lalang berjalan dengan semestinya karena peranan kepemimpinan

lurah yang menjadi kepala penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan

kelurahan mampu secara baik dan tegas memberikan

kebijakan-kebijakannya untuk memberikan yang terbaik kepada para staf maupun

masyarakat serta dengan diakuinya pemerintahan yang baik itu maka

kelurahan yang dipimpin mampu maju dan mensejahterakan masyarakat

yang berada di lingkup Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota

Tebing tinggi.Dengan demikian semua akan merasa puas dan aman

berpartisipasi dalam setiap kegiatan penyelenggaraan pemerintahan

kelurahan.

B.Saran

1. Lurah Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi, hendaknya dapat

meningkatkan kemampuan dan keahlian yang dimiliki dengan cara

tanggap/menampung aspirasi-aspirasi positif dari staf-staf lurah dan

masyarakat agar dapat lebih mudah menjadi lurah yang profesional, mampu

merespon, dan menjawab setiap keluhan dan permasalahan dari staf atau

masyarakat luas.

2. Hendaknya kedisiplinan serta optimisme lurah dalam menjalankan tugas dan

tanggung jawab dapat selalu ditegakkan, agar staf kelurahan dan masyarakat

selalu merasa puas akan kepemimpinan lurah apabila memberikan pelayanan

(23)

63

63

3. Dalam mewujudkan tata kelola administrasi pemerintahan yang baik (good

governance) ,kiranya peran kepemimpinan lurah dapat selalu baik dihadapan

masyarakat karena dengan adanya penerimaan yang baik dari masyarakat

kelurahan,maka semua hal yang dicita-citakan dalam penyelenggaraan

pemerintahan kelurahan dapat terwujud. Dan dalam memberikan perlakuan

pelayanan Lurah tidak pernah memandang golongan atau status sosial

masyarakat, karena keadilan adalah hal yang paling penting terwujudnya tata

(24)

64

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto,Suharsimi .2010.Prosedur Penelitian suatu pendekatan praktik, Jakarta : PT Rineka Cipta

Husin,Suady.2011.Hukum Tata Pemerintahan,Medan : Universitas Negeri Medan

Kartono,Kartini2011.Pemimpin dan Kepemimpinan , Jakarta:PT Raja Grafindo Persada

Ndraha,Taliziduhu.2001.Kybernology ( ilmu pemerintahan baru )1,Jakarta : PT Rineka Cipta

Kybernology ( ilmu pemerintahan baru )2,Jakarta : PT Rineka Cipta

Nazir,Moh.2009.Metode Penelitian,Jakarta :Ghalia Indonesia

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 73 tahun 2005.Tentang Pemerintahan Kelutrahan

Salam,Setyawan Dharma.2004.Manajemen Pemerintahan Indonesia,Jakarta: Djambatan

Sedarmayanti.2004.Good Governance,Bandung :Mandar Maju

Srijanti,dkk.2007.Etika Berwarga Negara,Jakarta : Salemba Empat

Figur

Tabel 13. Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Partisipasi Dalam

Tabel 13.

Distribusi Jawaban Responden Berdasarkan Partisipasi Dalam p.11

Referensi

Memperbarui...