• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT. BAJUBANG KREASI INTERBUANA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT. BAJUBANG KREASI INTERBUANA"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PERJANJIAN PENGADAAN REGULATOR GAS DAN ASSESORIES BESERTA INSTALASINYA PADA PLTG SAROLANGUN

Nomor : 007/SPPRG/I/2020

Perjanjian Pengadaan Regulator Gas dan Assesories Beserta Instalasinya Pada PLTG Sarolangun ini (selanjutnya disebut “Perjanjian”) dibuat dan ditandatangani di Jakarta , pada hari ini, Jumat tanggal 27 Januari 2020, oleh dan antara:

1.

2.

PEMBELI dan PENJUAL selanjutnya bersama-sama disebut “Para Pihak” atau masing- masing disebut “Pihak”.

Para Pihak selanjutnya masing-masing menerangkan terlebih dahulu hal-hal sebagai berikut:

- Bahwa PEMBELI memiliki mesin gas yang rusak di Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Sarolangun, Jambi, dimana mesin gas tersebut perlu diperbaiki.

- Bahwa PENJUAL telah mengajukan surat penawaran harga untuk penjualan suku cadang mesin gas pada PLTG milik PEMBELI tersebut dengan Surat No.123/PHP/PNE/I/2020 tanggal 20 Januari 2020.

“PEMBELI”).

serta mewakili PT. BAJUBANG KREASI INTERBUANA (selanjutnya disebut anggaran dasarnya berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi dalam kedudukannya selaku Direktur Utama dari dan karenanya sesuai dengan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dalam hal ini diwakili oleh Fikri Fadel Muhammad beralamat diGraha Iskandarsyah, Lantai 11, Jl. Iskandarsyah Raya No.66, Melawai, berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan, PT. BAJUBANG KREASI INTERBUANA, suatu perseroan terbatas yang didirikan

berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan, PT. WANA DIRGA NUSANTARA, suatu perseroan terbatas yang didirikan

mewakili PT. WANA DIRGA NUSANTARA ( selanjutnya disebut“PENJUAL”).

dasarnya berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta kedudukannya selaku Direktur Utama daridan karenanya sesuai dengan anggaran Kebayoran Baru, Jakarta Selatan , dalam hal ini diwakili olehYulianus Adi dalam beralamat di Graha Iskandarsyah, Lantai 3 , Jl. Iskandarsyah Raya No. 66 , Melawai,

(2)

- Bahwa sehubungan dengan pengajuan proposal penawaran tersebut, PEMBELI telah mengadakan perundingan-perundingan dengan PENJUAL, dan selanjutnya PEMBELI bermaksud untuk menunjuk PENJUAL sebagai penyedia suku cadang mesin gas pada PLTG milik PEMBELI, dan PENJUAL telah setuju atas penunjukan tersebut.

MAKA OLEH KARENANYA, berdasarkan hal-hal sebagaimana dijelaskan di atas, Para Pihak sepakat untuk membuat dan menandatangani Perjanjian ini dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut:

Pasal 1

DEFINISI DAN PENGERTIAN

Dalam Perjanjian ini, istilah-istilah yang huruf pertamanya ditulis dengan huruf besar dan didefinisikan di bawah ini, kecuali ditentukan lain dalam konteksnya, memiliki makna yang sama sebagaimana diatur sebagai berikut:

a. “Hari Kalender” adalah setiap hari dalam satu tahun tanpa kecuali.

b. “Hari Kerja” adalah hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

c. “Pekerjaan” adalah penjualan dan pembelian suku cadang mesin gas yang merupakan bagian dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Sarolangun, Jambi, sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian ini.

d. “Barang” adalah sejumlah suku cadang mesin gas yang merupakan bagian dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Sarolangun, Jambi, sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian ini.

Pasal 2

JUAL BELI SUKU CADANG

PEMBELI dengan ini setuju untuk membeli Barang dari PENJUAL dan PENJUAL setuju untuk menyediakan dan menjual Barang.

Pasal 3

JANGKA WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN

Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani oleh Para Pihak untuk jangka waktu 3 (tiga) bulan.

(3)

Pasal 4

HARGA PEKERJAAN

1. Jumlah harga untuk penyelesaian Pekerjaan adalah sebesar Rp. 290.000.000,00 (Dua ratus Sembilan Puluh Juta Rupiah) termasuk PPN (selanjutnya disebut “Harga Pekerjaan”). Dengan rincian Barang, sebagai berikut:

a. 2 (dua) unit Automatic Oil Filler Engine Perkins.

b. 1 (satu) unit Fisher Regulator 4 Inch Type DN-100x100 - In Volume Pressure 60 - 80 Psi

- Out Volume Pressure 60 Psi

- Volume 1500 Normal meter cubic per hours.

c. Instalasi Gas Regulator

2. Harga Pekerjaan tersebut adalah merupakan harga tetap, tidak berubah oleh sebab apapun juga sampai dengan berakhirnya masa garansi dan pembayarannya.

3. Harga Barang yang tercantum tersebut adalah franco gudang PEMBELI.

4. Harga sebagaimana tersebut di atas termasuk Non PPN.

Pasal 5

CARA PEMBAYARAN

1. Pembayaran atas Harga Pekerjaan akan dilaksanakan oleh PEMBELI kepada PENJUAL dalam 2 (dua) termin pembayaran dengan ketentuan sebagai berikut:

a. termin ke-1 (satu) senilai 50% (lima puluh persen) sebagai Down Payment (DP) dari Harga Pekerjaan setelah PENJUAL mengeluarkan Purchase Order (PO) sebagaimana diatur dalam Perjanjian ini.

b. termin ke-2 (dua) senilai 50% (lima puluh persen) dari Harga Pekerjaan sebelum barang dikirim.

(4)

Pasal 6

JAMINAN HUKUM HASIL PEKERJAAN

1. PENJUAL menjamin bahwa hasil Pekerjaan yang dimaksud dalam Perjanjian ini yang diserahkan kepada PEMBELI, tidak diperoleh dengan cara yang bertentangan dengan hukum serta tidak dibebani dengan hak-hak pihak lain yang dapat menghambat/mengganggu penyerahan dan pemanfaatan hasil Pekerjaan dimaksud.

2. PENJUAL menjamin bahwa semua hasil Pekerjaan yang diserahkan kepada PEMBELI berdasarkan Perjanjian ini tidak melanggar Hak atas Kekayaan Intelektual yang dimiliki pihak Pembeli.

3. Jika terjadi klaim atau tuntutan berkaitan dengan ayat (1) dan (2) pasal ini, PENJUAL tidak akan melibatkan PEMBELI, dan dengan ini PENJUAL menyatakan akan mengambil setiap tindakan hukum yang perlu untuk menyelesaikan klaim atau tuntutan dimaksud baik di luar maupun di dalam badan peradilan atau arbitrase dan semua biaya yang timbul karenanya menjadi tanggung jawab dan wajib dibayar oleh PENJUAL.

4. Selama klaim atau tuntutan berkaitan dengan ayat (1) dan (2) pasal ini berlangsung, PENJUAL menjamin bahwa:

a. Hasil Pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal ini tetap dapat diserahkan kepada PEMBELI sesuai dengan Perjanjian ini; atau

b. Dalam hal huruf (a) tidak dapat dilakukan maka PEMBELI dapat mengenakan denda sepenuhnya kepada PENJUAL sebesar kerugian yang diderita oleh PEMBELI, jumlah denda mana akan dipotong secara langsung dari pembayaran yang akan dilakukan oleh PEMBELI kepada PENJUAL.

5. Apabila klaim atau tuntutan pada ayat (3) pasal ini dikabulkan oleh badan peradilan atau arbitrase, maka PENJUAL menjamin bahwa:

a. Hasil Pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal ini tetap dapat diserahkan kepada PEMBELI; atau

b. Dalam hal huruf (a) tidak dapat dilakukan maka PENJUAL wajib mengembalikan seluruh pembayaran yang telah diterimanya dari PEMBELI atas hasil Pekerjaan yang diklaim atau dituntut tersebut ditambah dengan denda sebesar 12,5% (dua belas koma lima persen) per bulan terhitung sejak tanggal putusan badan peradilan atau arbitrase sampai dikembalikannya pembayaran dimaksud.

(5)

6. Selain jaminan yang diberikan pada ayat (1) dan (2) pasal ini, PENJUAL menjamin pula bahwa seluruh hasil Pekerjaan yang dimaksud dalam Perjanjian ini dilaksanakan berdasarkan Perjanjian ini.

Pasal 7

MASA GARANSI DAN JAMINAN GARANSI

1. PENJUAL menjamin bahwa hasil Pekerjaan yang diserahkan kepada PEMBELI dari bahan-bahan/barang-barang (sparepart) yang 100% (seratus persen) baru dan sesuai dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat yang ditetapkan dalam Perjanjian ini, oleh karenanya PENJUAL bertanggung jawab atas segala kerugian dan/atau kerusakan yang disebabkan adanya cacat tersembunyi ataupun kekurang sempurnaannya.

2. PENJUAL memberikan Jaminan Pemeliharaan berlaku untuk jangka waktu selama 3 (tiga) tahun kalender terhitung sejak tanggal Berita Acara Serah Terima Pekerjaan (selanjutnya disebut “Masa Garansi”).

3. Dalam Masa Garansi, PENJUAL bertanggung jawab dan berkewajiban untuk melaksanakan hal-hal sebagai berikut:

a. memelihara hasil Pekerjaan sehingga kondisi hasil Pekerjaan tetap berfungsi seperti pada saat tanggal Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan bulan pertama sampai dengan Berita Acara Serah Terima Pekerjaan, dan untuk maksud tersebut PENJUAL wajib menyediakan peralatan dan personil yang cukup memadai.

b. apabila terdapat kerusakan dan cacat selama Masa Garansi karena penggunaan material dan/atau cara kerja PENJUAL maka PENJUAL wajib untuk memperbaikinya atas biaya PENJUAL.

c. apabila PENJUAL tengah melaksanakan perbaikan dan terjadi kerugian atau kerusakan atau kecelakaan pada hasil Pekerjaan, hak milik atau orang, maka tanggung jawab PENJUAL dalam hal ini akan sama dengan apabila terjadi kehilangan, kerusakan atau kecelakaan tersebut telah terjadi sebelum bagian manapun dari hasil Pekerjaan tersebut diserahterimakan.

d. membayar biaya yang telah dikeluarkan oleh PEMBELI karena adanya penunjukkan pihak lain oleh PEMBELI untuk memperbaiki kerusakan dan cacat selama Masa Garansi, yang tidak dapat diperbaiki oleh PENJUAL.

(6)

4. PENJUAL tidak bertanggung jawab untuk perbaikan kerusakan yang dilakukan oleh PEMBELI tanpa sepengetahuan PENJUAL, yang disebabkan keausan dalam pemakaian atau kesalahan operasi atau kerusakan karena kecelakaan atau Keadaan Kahar.

5. Jika terjadi perbaikan kerusakan atas hasil Pekerjaan oleh PEMBELI yang masih merupakan tanggung jawab PENJUAL, PEMBELI dalam waktu 1 (satu) Hari Kalender dapat memberitahukan secara tertulis kepada PENJUAL mengenai perbaikan kerusakan tersebut, dan PENJUAL wajib untuk mengganti biaya yang telah dikeluarkan oleh PEMBELI pada tanggal yang disebutkan dalam pemberitahuan tertulis dimaksud.

6. Para Pihak sepakat bahwa untuk menandai berakhirnya Masa Garansi sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian ini, maka Para Pihak akan menandatangani suatu berita acara yang menyatakan bahwa seluruh kewajiban dan tanggung jawab PENJUAL berdasarkan Perjanjian ini telah dilaksanakan seluruhnya dengan baik termasuk dalam Masa Garansi.

Pasal 8 DENDA

1. Apabila PENJUAL tidak melaksanakan salah satu atau lebih kewajibannya yang diatur dalam Perjanjian ini yang mengakibatkan tidak terpenuhinya kewajiban untuk menyelesaikan Pekerjaan dan menyerahkan Pekerjaan dengan baik dan tepat pada waktunya kepada PEMBELI maka PENJUAL akan dikenakan denda sebesar 1% /hari (satu persen) per hari Kalender yang dihitung sejak berakhirnya jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian ini. Jumlah denda akan dipotong secara langsung dari pembayaran yang akan dilakukan oleh PEMBELI kepada PENJUAL.

2. Dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran Harga Pekerjaan yang menjadi kewajiban PEMBELI sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian ini, maka Para Pihak sepakat bahwa atas keterlambatan dimaksud PEMBELI akan dikenakan denda sebesar 1% /Hari (satu persen) per hari dari Harga Pekerjaan yang dihitung sejak tanggal keterlambatan sampai dengan tanggal dilaksanakannya pembayaran Harga Pekerjaan tersebut. Jumlah denda wajib dibayar oleh PEMBELI pada saat yang bersamaan dengan pembayaran Harga Pekerjaan yang terlambat tersebut.

Pasal 9

(7)

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Setiap sengketa atau perselisihan dalam bentuk apapun yang timbul antara Para Pihak dalam hubungannya dengan atau yang timbul dari pelaksanaan Perjanjian akan diselesaikan secara musyawarah mufakat oleh Para Pihak. Jika sengketa atau perselisihan dimaksud tidak dapat diselesaikan secara musyawarah mufakat oleh Para Pihak dalam waktu 30 (tiga puluh) Hari Kalender, maka sengketa atau perselisihan tersebut akan diselesaikan melalui Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pasal 10

PEMUTUSAN PERJANJIAN

1. PEMBELI berhak secara sepihak tanpa tuntutan apapun dari pihak manapun termasuk PENJUAL untuk memutuskan Perjanjian ini dengan suatu pemberitahuan tertulis pemutusan Perjanjian (termination notice) setelah 7 (tujuh) Hari Kalender terjadinya Keadaan Kelalaian PENJUAL sebagaimana didefinisikan pada ayat (3) Pasal ini, dan karenanya PEMBELI berhak atas hasil Pekerjaan yang telah dilaksanakan PENJUAL sampai dengan pemutusan Perjanjian ini serta berhak pula memperoleh pengembalian pembayaran.

2. Tanpa menghilangkan hak PEMBELI untuk menyampaikan pemberitahuan tertulis pemutusan Perjanjian (termination notice) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) di atas, PEMBELI akan menyampaikan terlebih dahulu pemberitahuan awal pemutusan Perjanjian kepada PENJUAL segera setelah terjadinya Keadaan Lalai sebagaimana didefinisikan pada ayat (3) Pasal ini. Apabila setelah PEMBELI menyampaikan pemberitahuan awal pemutusan Perjanjian dimaksud, PENJUAL tidak juga memperbaiki Keadaan Kelalaian dimaksud, maka PEMBELI dapat melakukan pemutusan Perjanjian dengan cara sebagaimana diatur dalam ayat (1) di atas.

3. Dengan mengacu pada ayat (1) dan ayat (2) di atas, yang dimaksud dengan Keadaan Kelalaian adalah:

a. apabila Barang tidak dikirim oleh PENJUAL.

b. apabila batas waktu penyelesaian dan penyerahan Pekerjaan yang dimaksud dalam Perjanjian ini dilampaui lebih dari 30 (tiga puluh) Hari Kalender yang dihitung sejak berakhirnya Jangka Waktu Pelaksanaan Pekerjaan.

c. apabila PENJUAL menyerahkan sebagian atau seluruh Pekerjaan kepada pihak ketiga tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PEMBELI.

(8)

d. apabila adanya suatu keputusan pailit atau likuidasi atas PENJUAL, atau PENJUAL mengajukan permohonan kepailitan atau mengajukan permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang.

4. Para Pihak sepakat untuk mengenyampingkan kalimat kedua dan ketiga Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata sepanjang mengenai syarat adanya keputusan badan peradilan untuk pengakhiran suatu perjanjian. Oleh karenanya mengenai pengakhiran Perjanjian sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) di atas tidak diperlukan keputusan atau penetapan Pengadilan, sehingga pemutusan Perjanjian ini dapat dilakukan cukup dengan surat pemberitahuan dari PEMBELI kepada PENJUAL.

5. PENJUAL dengan ini menyatakan membebaskan PEMBELI dari segala tuntutan hukum termasuk tuntutan hukum dari pihak ketiga karena putusnya Perjanjian ini, oleh karena itu tuntutan hukum dari pihak ketiga sepenuhnya menjadi beban dan tanggung jawab PENJUAL.

Pasal 11 KEADAAN KAHAR

1. Yang dimaksud dengan Keadaan Kahar dalam Perjanjian ini adalah setiap peristiwa di luar kekuasaan Para Pihak yang mengakibatkan Para Pihak menjadi tidak dapat memenuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian. Keadaan yang termasuk Keadaan Kahar tersebut adalah termasuk namun tidak terbatas pada:

- perang, permusuhan (baik diumumkan maupun tidak), invasi, serbuan negara asing, pemberontakan, revolusi, konflik senjata atau tindakan dari militer, perang saudara, terorisme, gangguan terhadap masyarakat sipil atau sabotase.

- ionisasi, radiasi atau pencemaran radio aktif dari limbah nuklir dari pembuangan bahan bakar nuklir, ledakan toksik radioaktif atau jenis ledakan yang membahayakan barang milik lainnya, kumpulan nuklir atau komponen nuklir.

- bencana alam, termasuk tetapi tidak terbatas pada gempa bumi, banjir, guntur, tanah longsor, tsunami, badai dan perubahan cuaca yang sangat buruk;

dan/atau

(9)

- kerusuhan, pemogokan, penghentian kerja, kerusuhan para pekerja atau gangguan industri lainnya yang terjadi secara terus menerus sehingga mempengaruhi pelaksanaan Perjanjian dan bukan merupakan cedera janji PEMBELI.

2. Dalam hal terjadi Keadaan Kahar maka:

- Pihak yang terkena Keadaan Kahar harus segera namun tidak lebih dari 7 (tujuh) Hari Kalender harus memberitahukan kepada Pihak lainnya secara tertulis mengenai Keadaan Kahar.

- Para Pihak akan mengadakan pertemuan dan hasil pertemuan akan dituangkan dalam suatu berita acara yang akan ditandatangani oleh Para Pihak.

- salah satu Pihak tidak dapat mengajukan tuntutan hukum terhadap Pihak lainnya.

- kerugian yang timbul atau diderita salah satu Pihak karena terjadinya Keadaan Kahar bukan merupakan tanggung jawab Pihak lainnya.

3. Setelah berakhirnya Keadaan Kahar, Pihak yang terkena Keadaan Kahar wajib berusaha semaksimal mungkin untuk memulai kembali Pekerjaan dan/atau melaksanakan kewajiban lain berdasarkan Perjanjian ini.

Pasal 12 PEMBERITAHUAN

Setiap pemberitahuan kepada Para Pihak sehubungan dengan Perjanjian ini harus dilakukan dengan surat yang disampaikan secara pribadi atau dikirim melalui pos tercatat atau melalui faksimili ke alamat Para Pihak sebagai berikut:

U.p.:Yulianus AdiDirektur Utama

Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Lantai 3, Jl. Iskandarsyah Raya No.66 Graha Iskandarsyah

PT.WANA DIRGA NUSANTARA U.p.:Fikri Fadel Muhammad Direktur Melawai, Kebayoran Baru,Jakarta Selatan Lantai11, Jl. Iskandarsyah Raya No.66 Graha Iskandarsyah

PT.BAJUBANG KREASI INTERBUANA

(10)

Masing-masing Pihak dapat mengubah alamatnya masing-masing dengan memberitahukan hal itu secara tertulis kepada Pihak lainnya.

Pemberitahuan dianggap diterima: (i) jika dengan surat yang dikirim secara pribadi, pada tanggal penerimaannya; (ii) jika dengan surat yang dikirim melalui pos tercatat, 7 (tujuh) Hari Kalender sejak tanggal pengirimannya; (iii) jika dikirimkan melalui faksimili, pada hari pengirimannya (dengan konfirmasi penerimaan).

Pasal 13 KETERPISAHAN

Batal demi hukum atau pembatalan salah satu atau lebih ketentuan dalam Perjanjian ini tidak akan mengakibatkan batalnya ketentuan-ketentuan lain dalam Perjanjian ini. Sehubungan dengan hal ini Para Pihak sepakat untuk mengganti ketentuan yang batal atau dibatalkan tersebut dengan suatu ketentuan lain yang sah menurut hukum dan sedapat mungkin mencerminkan atau mendekati maksud dan tujuan komersial dari ketentuan yang batal atau dibatalkan tersebut.

Pasal 14

HUKUM YANG BERLAKU

Perjanjian ini dan dokumen pelaksanaannya, termasuk penafsiran arti suatu ketentuan dalam Perjanjian ini tunduk pada hukum dan ketentuan yang berlaku di Republik Indonesia.

Pasal 15 KERAHASIAAN

1. Dalam melaksanakan Pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian ini, PENJUAL serta personilnya wajib untuk menjaga kerahasiaan data termasuk tetapi tidak terbatas pada informasi, keterangan dan dokumen lainnya yang diperoleh dalam rangka Perjanjian ini dalam waktu tidak terbatas.

2. PENJUAL dan/atau personilnya tidak akan menggandakan dan/atau menyebarluaskan informasi, keterangan dan dokumen lainnya kepada pihak manapun juga dan dengan cara apapun juga, kecuali karena perintah perundang-undangan atau setelah ada persetujuan

tertulis terlebih dahulu dari PEMBELI.

(11)

Referensi

Dokumen terkait

Pola pengasuhan tersebut berhubungan dengan keadaan ibu dalam hal kesehatan (fisik dan mental), status gizi, pendidikan umum,pengetahuan tentang pengasuhan anak yang baik,

transmitted Helminth pada anak sekolah dasar di wilayah kerja puskesmas kokap I kabupaten Kulonprogo.. Synergistic associations between hookworm and other helminth

Mencari solusi rantai yang dicari diawali dengan pemisahan rantai oleh enzim-enzim tertentu menjadi fragmen-fragmen, selanjutnya dengan membentuk sebuah graf berarah dari

Dari kurva ini kita tidak perlu mendaftar titik dugaan sebagaimana pada Contoh 1, tetapi program akan dapat menyusun 500 titik secara mudah dan disubstitusikan pada program

Pembentukan chert ini kurang banyak diketahui kerena minimnya data dan penyelidikan.Penyelidikan tentang presipitasi inorganik dari silika amorf menghasilkan data yang menunjukkan

Adanya Era Globalisasi dapat berpengaruh terhadap nilai-nilai budaya bangsa Indonesia. Era Globalisasi tersebut mau tidak mau, suka atau tidak suka telah datang

Karakter
 Soekarwo
 yang
 patuh
 terhadap
 aturan
 dan
 norma,
 selalu
 memperhitungkan
 data‐data
 faktual
 serta
 pengalaman
 yang


Bentuk dan pemotongan logam dengan menggunakan mesin perkakas tergantung pada bentuk pahat, dan arah gerak antara pahat dengan benda uji, kualitas dari permukaan