BâB III
T INJAUAN UHU: PERUSAHAAN
3 .1. Se.iarah Perusahaan .
PT . NUSANTARA PLY#OOD merupakan salah satu anak
perusahaan dari Djabanti Group yang berlokasi di Gresik,
Jaua T imur . PT . HUSAHTARA PLYYOOD saat ini bergerak di berbagai b idang industri pengolahan kayu (@ood Yorking lndustry ). Perusahaan ini menempati areal tanah seluas 2 diresm ikan pada tanggal 1 Agustus 1976 oleh 329.990 m ,
Henteri Perindustrian dengan SK Nomor 427/HK/SK/X/77 dan Henterî Keuangan dengan SK Homor 290/KHK/01/1977 .
Pada mulanya PT . Husantara Plyuood bergerak d î bidang usaha ekspor kayu gergajian , dan kayu gelondongan (1og ). Produk tersebut merupakan produk primer yaitu produk yang akan dîpergunakan untuk keperluan produksi lebih lanjut . Indonesia yang masih tergolong negara yang sedang berkembang dengan sebagian besar komoditas ekspornya adalah berupa produk primer . Beberapa komoditas e ksp o r Ind on es ia y ang be rup a prod uk p r ime r anta ra la în ad a lah g eta h karet , kop i , teh , temb akau d an sebag a iny a .
Pemerintah menyadari bahwa sebagian besar sumber
' p ene r ima an neg ara m asih te rgan tung a tau meng and a lkan ekspor nd nyak dan gas (nigas ). Ketergantungan yang besar terhadap sektor migas in i dapat menîmbulkan masalah yaîtu Jika terjad i penurunan harga minyak . Di samping itu .juga adanya pertimbangan-pertimbangan naiknya konsumsi mîgas dî
)
34
dalam negeri dan usaha untuk mengendalîkart aadangan m inyak bum i bag i generasi yang akan datang
Bertitik tolak dari pertimbangan-pertimbangan tersebut maka pemerintah berkeinginan untuk mengurangi ketergantungan sumber penerimaan negara dari sektor m igas secara bertahap . Ha1 ini ditempuh dengan cara berusaha meningkatkan sumber penerimaan negara dari sektor non- migas .
Heskipun dem ikian usaha untuk meningkatkan penerimaan ekspor non-migas terganjal oleh jenis komod iti ekspor yang d imiliki Indonesia . Hampir sebag ian besar komoditi non-migas Indonesia berasal dari produk primer yang resources base . Padahal dalam pasar perdagangan internasional, produk-produk primer peka terhadap fluktuasi harga dan nilainya cenderung semak in menurun . Produk primer d i pasar perdagangan internasional mempunyai elastisitas permintaan rendah , sehingga apab ila terjadi fluktuasi harga , permintaan terhadap komod iti primer
tersebut kurang responsif. Artinya, terjadinya penurunan
harga komod iti sering tidak d iimbangi dengan kenaikan perm intaan dengan jumlah yang proporsional . (Halalah Eksekutify No . 122 , Agustus 1989 : 38) Sebaliknya kenaikan harga komod iti malahan sering dîsertai penurunan perm intaan lebih dari proporsional. Akibatnya, setiap terjad i fluktuasi harga maka produsen komoditi primer menghadap i resiko penurunan nilai penerimaan total. Dalam
. perdagangan produk primer , negara-negara berkembang pada
. j-
35 umumnya mempunyaî posisi yaug lemah, karene itu situasi pasar selalu mendiktenya. Helemahnya posisî ln i juga karena terjad irtya perubahan-perubahan teknolog i yang mendasar sehingga menyebabkan perubahan struktur b
aik di sektor permintaan maupun penawarannya
. Hanya saja perubahan tersebut tidak membaua dampak positip b
agi perkembangan produk-produk primer. Kemajuan teknologi membawa dampak yang berbeda, yaitu di satu pihak dapat menciptakan pengurangan penggunaan bahan baku di industr i- industri pemakainya, tetap i d i lain pihak tekno log i dapat men ingkatkan produksi bahan baku bag i para produsennya
.
Helihat posis i produk primer tersebut
, d a lam rang ka peningkatan ekspor, yaitu untuk menghas ilkan perolehan devisa yang meningkat
, maka perlu d ilakukan usaha-usaha untuk pen ingkatan harga per unitnya, sehingga perolehan dev isa men ingkit tetap i kuantitas barangnya tidak har
u s
Menîngkat . Dengan kate lain meningkatkan ekspor
produk primer mela lu î peningkatan nilai tambahnya
, G una meningkatkan nilai tambah dan mendapatkan unit harga
gang lebih baik , maka d iupayakan agar produk-
produk primer yang d ie kspo r b erup a p rod uk y an g suda h d ip roses
.
Sebagai usaha untuk mewujudkan upaya tersebut maka
pada tahun 1980 , pemerintah mengeluarkan laranganekspor kayp gelondongan seeara bertahap untuk men ingkatkan
nîlai tam ba h se ktor te rs ebut. Sejak saat itu persed îaan akan suplai bahan baku dî dalam negeri bag i industri peng
olahan kayu sangat terjamin .
3 6
D engan ad an y a 1 a r an g e r e kp t)1* kayu ge lo r)d o nga n banyak peru sahaan yang berpa i lrtg pad a usaha pel'k kng katan nilai tambah komoditi primer tersebut . Alasannya ! pertama
akan terjadi peningkatan elastisitas permintaan terhadap
komod iti yang telah mengalam i proses lebih lanjut. Kedua , harganya akan semakin tinggi dan biasanya relatîf stab il d iband ingkan komod iti primer . Situasi ini akan mengurangi resiko penurunan penerimaan total bila terjadi fluktuasiharga . .
Selalan dengan larangan pemerintah tersebut,
PT . Nusantara Plywood akhirnya mulai melakukan usaha untuk men ingkatkan n ilai tambah produk primer. Usaha yang d ip ilih adalah bidang kayu olahan yang menghasîlkan bermacam-maeam produk seperti plywood (kayu lap is ), daun pintu , joint finger , fancy wood , teaxwood dan sebagainya . Hasil produksi tersebut d itujukan untuk ekpor ke negara negara Eropa, Timur Tengah , Amerika Serikat , Hongkong .' Ta iwan , Jepang dan lain-lain .
3 .2 . Lokasi Perusahaan .
Penen tuan loka s î bag i sua tu p erusa ha an m erupa kan suatu keputusan ye ng penting karena lokasi juga ikut mempengaruhî kelangsungan hîdup perusahaan . Penentusn lokas i perusahaan juga bertujuan supaya perusahaan dapat beroperasi secara efisien , efektîf dan lanear .
PT . Nusan tara Plygood berlokasî d i Jalan Kapten Darmo Sugondo s Desa lndro , Kecamatan Kebomas , Kabupaten Daerah T ingkat 11 Gresik , Jawa T imur. PT . Nusantara
37
Plywood merupakan salah satu hnak perusahsan dari DJAJANTI GIIOUP . Kan tor pusat DJAJANTI GROUP ter letak di jalan
H .'Fachrud in no. 19, Jakarta 10250 , Indonesia .
A lasan perusahaan memilih lokasi d i atas berdasarkan pertimbangan faktor ekonom is antara lain :
- Lokas i tersebut terletak d i tepi laut sehingga dapat menekan b iaya pengangkutan bahan baku dan peng iriman
(ekspor) hasil produksi.
-
Tersedia cukup banyak tenaga kerja di sekitar lokasi
perusahaan dan merupakan daerah industri.- Transportasi darat eukup banyak dan lancar.
3 .3 . Struktur Orlan isasi Pnit Plvwood
Struktur organ isasi merupakan pedoman yang d iperlukan untuk mel:kukan pembagian kerja , pembag ian tugas dan tanggung jawab , sehingga kegiatan usaha perusahaan dapat berjalan sesuai dengan yang telah direneanakan .
Un it produksi plywood PT . Husantara Plypood mempunyai kelompok kerja sebanyak tiga shift (A , B , dan C ). Setîap shift mempunyai struktur organ isasi yang sama
seperti yang terdapat pada gambar III.I .
Tugas dan tanggung jawab dari masing-masîng bag ian adalah sebagai berikut :
1. Produetion Hanager (Hanajer Produks i)
- Hengatur jadwal produksi untuk memenuhi pesanan yang d iterima .
,!!-
CG M BA R II1 1
STRUKTUR O RG AN ISA SI UN T PLYW O O D
L VNKJ ER PRODUKMI
g - . - . s s T s A s F s F /x l V u a ' I
( IEPAL A SHI G
-
L -
V '-1
L SUPERVI SOR 1 j L SUPERVI / SOR 2 1
I
- - - -
t. - y - - - j
*
. -i. . . I - . 1 - - - -- - - - . . . - - . -1 --- .
LoG V PEELIN G DRY- CO M PO S- A SSEM - FIN ISH -
POND (ROTARYI l NG SER BLY I NG
39
- Hembuat keputusan-keputusar; vang berhubungan dengan pelaksanaan jadwal produksp
- Bertanggung jawab atas tersedianya pesanan pada waktu yang dîtentukan .
- Henerima laporan-laporan dari bawahan yang berkaitan dengan pelaksanaan jadwal produksi.
2 . Assistant Production Hanager (Asisten Hanajer Produksi).
- Hembantu manajer produksi dalam menetapkan jadual produksi.
- Henetapkan target produksi harian bagi setiap shift .
- Hembuat laporan tentang kegiatan produksi.
3 . Staf Admin istrasi / Personalia
- Henerima dokumen pendukung dari berbagai sumber dan menyimpan sebagaâ arsip .
- Hembuat laporan bulanan bag i General Hanager .
- Hembuat laporan bulanan mengenaî mutasi tenaga kerja .
4 . Kepala Shift
- Helaksanakan jadwal produksi yang telah d itetapkan oleh manajer unit .
- Hemimp in jalannya kegiatan proses produksi.
- Bertanggung jawab atas kelanearan proses produksi .
- Hengusahakan terciptanya kerja sama yang harmon is antar bagian dalam proses produksi.
4'
40
5 . Superv isor 1
- Hemberiksn bimbingan tentang pelaksanaan proses produksi pada tahap agal / persiapan .
-
Hengoordinit pelaksanaan pekerjaan dari bagian log
pond , veneer peeling , dan veneer drzing .-
Bertangggung jawab atas pemerliharaan mesin-mesin
dan peralatan produksi.6 . Superv isor 2
- Hemberikan b imbingan dalam pelaksanaan proses
produksi tingkat lanjut. .
- Hengoordinir pelaksanaan pekerjaan dari bag ian veneer composser, ply . assembly , dan ply . fin ishing .
- Bertanggung jawab atas pemeliharaan mesin-mesin dan peralatan produksi .
7 . Kepala Bag ian Log Pond
- Nengatur peny impanan persediaan log .
-
Hembuat eatatan tentang jumlah, mutu, jenis kayu
dari log .8. Kepala Bagian Veneer Peeling (Pengupasan)
-
Bertanggung Jawab atas tercapainya target harian,
- Ikut mengagasi efisiens i pemakaian log .
- Hembuat catatan tentang pemakaian pisau pengupas . 9 . Kepala Bag ian Veneer Drying (Penger ingan )
- Hengapasi pelaksanaan pemeriksaan kadar air dari veneer yang keluar dari mesin pengering .
<-
4 1
- H e mb l1 ra t e a t a t a n : c!1) t a n g h a s i l k e i :2 a r a !ï d a t' 1 m eas î n peng s r i n g .
1 0 . K e p 8. l 8 B ag i a n V e n e e r fw'' o mp o s s e r
- Nengewas i penye leks ian veneer yang akan d imasukkan ke mesin eomposser .
- Hemberikan petunjuk teknis untuk pelaksanaan pekerjaan .
11. Kepala Bag ian P lywood Assembly
-
Ikut bertanggung jawab atas efisiensi kerja karyawan
terhadap pemakaian veneer (kegiatan eore bu ilder ).12 . Kepala Bag ian Plywood F inishing
- Hencatat penggunasn pisau pemotong pada mesin double s izer dan pemakaian bahan untuk penyelesa ian akhir .
- lkut mengawasi hasîl keluaran darî mes in doub le sizer dan Mesîn sanding .
3 .4 . Tuluan Perusahaan :
Setiap perusahaan yang did irikan pasti mempunya î tuluan yang ing in d ieapainya melaluî kegîatan operasînya . Penetapan tujuan tersebut pentîng karena akan nembantu perusahaan tersebut untuk lebih memahanli dirinya dalam
kaîtan dengan lingkungannya .
Dengan menyataksn tujuannya, maka akan membantu perusahaan dalam pengamb ilan keputusan . Hal in i berartî bahwa tujuan perusahaan pada dasarnya berperan sebagaî titik temu dan sekaligus sebagai kendala atas keputusan- keputusan yang d îambil. Selain itu tujusn perusahaan
.,!
4 2
m e m b e r i k an t o l tn k u k u r b ag l p e n t l a i an 11 rt.1 u F: k e r j a
perusahaan dan akan memperjelas sasaran perusahaark.
Biasanya tujuan perusahaan tersebut dibagi dalam
dua bag ian, yaitu :-
tujuan Jangka pendek
-
tujuan Jangka panjang
Demikian pula halnya dengan PT. Husantara P lywood yang mempunyai tujuan jangka pendek sebagai ber ikut : '
y . . .
:f . . - x '
- men ingkat kan vo l ume penj u a l an '', '' '
jsxx-.s.x
$ 'J 'Y
- menjaga kelestarian perusahaan
- meningkatkan rentab ilîtas perusahaan -
. C ..'
t . .
- meningkatkan likuid itas perusahaan ,' ..t ' Sedangkan tujuan jangka panjang yang ing in d icapai ad a la h :
- meningkatkan mutu dari produk yang dihasilkan
- ikut membantu pemerintah dalam mencapai tujuan n as ion a l
3 .5 . Personalia . a . Ju m la h Karv aw an .
Jum lah karyauan yang terdapat pada un it produksi plypood adalah sebesar 1.501 orang . Lihat tabel III.I.
b Dpah dan sistem Den//miian
Sistem upah dan penggaj ian yang berlaku d i dalam p erus ahaan ad a la h :
H ar ian : se t iap 2 m ing gu se ka ki ya itu tan gg a l 5 d an 20.
Bulanan : setiap tanggal 1 (awal bulan ).
r n o G u D - A -
o n r n K G R V G M R M U - l r R c v n o o o
: : : P 8 G 1) : 5H1 F 1- - 8 : SHI F 1- - B : SHl Fr ''- t : :
:No . : 9@6jRN @j----v---#4---4'---v---ê.--.---m-.e--.--.-.-..-:, Y0Y8L #. : : : L : P : K flB 8 6 : L : P '. JU lfL . .' K R B R G : L .' P 1 . '. 9 IIG .. L l P 1 L . l ;
. . . . ç ê . - $ - . :. . - - . - .e. . . > .:- . - - .#. . - . . > .#. . . - . . .#... . . f. . . . -.. - - . . . .@. . ...- . .- -#
. . : * # . # # @ @ @ # ê # # : : @
' l . Sta# Kantor . 8 . 8 . * e . ' . ' # ' ' ' . . 1 ,6 *
: 2 : L o g P o n d : 2 : '. 1 : 1 1 : : l 2 : : 1 2 ., : 1 2 : 1 : 1 3 $. : 1 d : d0 ' .g 3 : V on **r P - l i n (.) : : : 2 .. ? ; .. : 7 6 : 2 : 76 : : 78 ', 2 '# 1 3 *@ '. :5 '. Z2'9 .. ' d ' Venepr Drving '. : : 2 ' ' % 68 ' 2 % . ' 66 ' 2 ' â ' 67 ' 201 .
4 # . # $ # : # : : # # @ : :
e 5 ' Co-poss/r . ' ' 1 . e ' 28 ' 1 ' ' . 28 ' 1 . ' ' 29 ' 8: '
; 6 ; $/- Pr @ p <N.r a 1 z' o n ) 5 : d ,' 2 '. .. ' 139 ' 2 .' ' . 1 33 ' 2 e : * 1 3 7 . ë 1 8 '. ' ? @ P1 9>s*-b1N : : : 2 : ' ' 67 ' 2 . ' ' 65 ' 2 ' ' ' 67 ' l88 ' . 8 ' P1 Finishing : : ' 1 ' ' ' 50 # 2 ' ' ' 59 ' 2 ' . . :8 ' 188 ' ' 9 ' P l G r a d i n r.J : 1 1 .. 2 : 2 . . ' 2 8 . 2 ' . . 2 9 ' . 1 . . 7 1 ' ' 1 0 ' K n 1'. f e t; r'i nd @ r .. 1 1 ' . 1 . ' . 1 . ' . . . ' . . . .
' 11 ' Qualitg Control ' 26 ' 5 ' 2 ' . ' 2 . . ' @ ' . . . . - '
: 12 ' Driver Forklift ' 31 . . 1 # e . 1 : ' . e . . . . . '
' 13 ' Kerla 0>u- ' 13 . ' 1 . . : l . . . . . . ' ' . '
' 1X ' Kea-anan P1v- '. l : ' ' 1 ' ' 1 . ' 1 ' ' 1 ' ' 1 v . l . d '
J U N L 8 1-1 : 1 0 8 : 1 9 ., 1 8 .. : : d ? 5 : l 3 : : .. 1. : 1 2 : %. : 8 38 : 1 .S 0 1 '.
G
-0N8E& .- 88618N PERSONRLIH PT. NUS8NT&R9 PL9N0O0
*
4 4
P e r tl s a h a a n m e lnb e r b k a n t o l e L p.1i s i (7 ag A k a r y a W a l2 jz a n g m i. rl t,a i j i n u n f u k m e n i.n g g a t k a n p e k e r .j F3 !a 14 t,e t a p î m e n d !.' p a t k a r) u p a h p e n u h .
Liin Heninflalkan Pekemiann Denlan UDah Penuh
A lasan Yaktu
1. Kawin untuk d iri karyawan send iri 3 hari 2 . Hengawinkan / mengkhitankan anak karyawan 2 hari 3 . Kematian orang tua/suam i/istri/anak karyawan 3 hari 4 . Istri karyawan melahirkan 2 hari 5 . Kematian mertua karyawan 2 hari 6 . Kematian saudara kandung karyawan send irî 1 hari 7 . Pembaptisan karyauan / anak karyawan 1 hari
c Jam Kemia .
Perusahaan bekerja selama 6 hari dalam seminggu . Untuk hari libur nas ional maka semua kegiatan d iliburkan . Khusus bagian un ît produksî bekerja selama 24 jam sehari, yang terdiri 3 shift kerja . Setiap m inggu sekalî karyawan mengalami pergantian shift (Jam kerja ). Jam kerla d i bagian unit produksi, yaitu :
Shift A : puku l 07 .00 - 11.00 Jam kerja 11 .00 - 12 .00 is t ira hat 12 .00 - 15 .00 vjam kerja
K hu sus ha ri J um 'a t ist ira ha t puku l : 1 1 .00 - 13 .0 0
Shift B : pukul 15 .00 - 19 .00 jam kerjs 19 .00 - 20 .00 ist irahat 20 .00 - 23 .00 jam kerja
. J1 .
45
S 1-1i t' t C : p u k u l 2 3 . 0 O .. l-l--'3 . t'-lt'k -i '.?tm k fa t' ,-T ,:5 0 3 . 0 O . t.'l4 . 0 O 1. s t. )- 1- ba /-1n.'t O 4 . O O - O ? . (?!-z j a m k t.r t-vi a d R o t as 1 Ke r a'a
Perusahaan me lakukan rotasi kerja setiap 3 bulan sekali. Dengan adanys rotasi kerja maka setiap karyapan
dapat belajar dan nenjadâ terampil dalam pekerjaan yang
lain . B iasanya rotasi kemia ini hanya dibatasi pad a pekerjaan yang tidak terlalu sulit dan terbatas hanya pada karyawan harian . Selain itu rotasî kemja ini b iasanya dilakukan bersamaan dengan adanya penerimaan (merekrut) karyawan baru . Karyawan baru tersebut menempati suatu bag ian tertentu atau menggantikan karyawan lama pada bagian tersebut . Sedangkan karyawan lama ditempatkan pada bagian yang lain . Bag i ksryauan yang berprestasi baik dan tingkat pendid ikannya cukup tinggi, ada kemungkinan dapat d iangkat sebagai staf administrasi kantor .3 .6 . Proses Produksi'
3 .6 .1 . Bahan baku dan bahan pembantu
a . Jenis bahan baku yang d igunakan dalam proses produksi :
% Jenis kayu :
- Heranti (merah , putih, kuning )
- Hyatoh - Keru ing - Palupi
- Benuang - Harsawa - Agatis
- Kamper / kapur - Bintangor
' 46
* Jenks lem (Glue) :
- Phenol
- Urea
- Helamine
b . Bahan pembantu :
- Bilon stringe
- Hot melt blue
- Huden pati
- Rilling tape
-
Kertas gosok (ampelas)
3 .6 .2 . Jalur Proses Produksk
Proses produksi adalah proses pengolahan bahan baku
dan bahan pembantu sampai menjadi barang Jadi. Proses
produksi di PT . Husantara P lywood merupakan proses yang terus menerus (continous process), di mana setiap produk
menjalani urutan proses produksi yang sama.
.
'
. g-.
4 7
GEHBAR I 11 . 2 .
JALUR PROSES PRODUKSI PLY@OOD PT . HUSANTARA PLY@OOD
A B
Log 4 ' Log 8 '
Rotary Rotary
L at he L a t he HASIL :
Veneer Veneer
Core/cross Face/Back
Band
Ro l l e r C on t in ou s
Dryer Dryer
Ven e e r V en e e r C o r e F ac e / B ac k
( D ry ) ( D ry )
C Glue Spreader
P ac k i ng Penyusunan
Cold Grad ing
P r e s s ( S o r t i r )
Hot Doub le Sand ing
P r e s s S i z e r
Keteranfan : A = PROSES LOG 4 ' (CORE / CROSS BAND ) B = PROSES L0G 8 - ( FACE / BACK )
C = PROSES PENGGABUNGAN SUHBER : PT . HUSAHTARA PLYYOOD , GRESI:
,ï '
48 3 .6.3 . Hesin.V an -'er alatan -yan, d ifunnknn
Kesin mest'n yan, d lelunaknn tl . .T
1 . Hes in P em o ton , tc ut ttn' < )
Digunakan untuk memotong log kayu menuru t ukuran
panjang tertentu, sebagai bahan baku plywood
.2 . He a in P en /uo as tRo tarv Lathe b
Digunakan untuk mengupas 1og kayu sehinggs dihasilkan veneer yang berupa lembaran kayu berssmbung maupun terputus-putus (cukup besar)
.
GAHBAR 111 .3 . ROTARY LATH:
.* *
.. .
;< . xç .4
>x @* w, ; je r
#
$ . - 4 , .
X l * *
- é. w * * '
. . '*
:* w j g
-t .y )
. y.' -
- . . ê i - . A- . , # t # .
. ;
. ;
P
f 9 .
, . . 1 <g.
I,. ê d. z .
. '
.
' # - . ' i ; ! ' ' . .
49
3 . Mes i'n Pengerin: tDrver)
D igunakan untuk mengeringkan veneer ( lembsran kayu ) yang d ihasilkan dari mesin rotary . Hes in pengering ada dua macen yaitu :
a . Roller Dryer : untuk mengeringkan veneer core tcore dan cross band ).
b . Continous Dryer : untuk mengeringkan veneer face dan back .
Temperatur pengeringan mesin in i berasal dari Boiler .
GAHBAR 111.4 . BOILER
t
I
!
T. '
y'
- #
;
* .
* 7
. ' ' .
.; L 4 .*'*- :.
. #
Y'kt e t k R'> -
' ,J
(ï ' .
' ' t.!-
* '''- a. .
. @ *j ..
j; j .
.#q ) '*
. ' . ' C
!
* !
' : '
' . I
55
4 p < '
e œ
1 * 1*.@ .
- .. -
.#-< # # a* -+ . ' .,'
. ... . <, g .
- h M + t
. . a %' j
1 . * ... - 6 -
G . . w
l e . . . . . l >>*' '
% . . # 'p ..; .<
# * * ' - *
v $ ' 1
.œ * .. p. ' + .
>
* *
.L
- .* .
* -
- $. - . .
* W ..
% >
* . 4
: > .
... . #' .
'
#; * œ
. e. V * '
, #e* >
) ' . t .. uj N1 .. . ,
j,''*
.# .
.
* eRr
* . $ w X . p ' '*1 e
-
*' * - '
% .- .. r- z.. . <- .. -
: e * @' '
- * - . . -.
-
e- . . :*. .'v- . ...- 4
@
? , .#jj -
. p . $ .l'> j . 9.' .. t , u .,. t. .
e . z . .
e $ x1 .. .' ,,- * . . < i .. .. .' .
œ * - e .
e * i '*
. . . .$ .. u .>#
W l ..z. . .,.. - . ,. ;
.
e..% . - .
I + . v - - - .
4 < ** *w e * * 1 % .. - l# *
.1 , .
* .1k R *zê J.
' # l
.#h
1 #
A -
.
. * * j. ê *#
I .
r
' -'* .=- . . $
1 -
%#N * tx
*ë . . .w
*
I.* # .
N . . .
v * -4 N - w *w
:. e y
. # d
. e
4%
. .
6
. . î
, ) $ '
z, r
G . * .
51
4 - Mesâ'n Comooa-er
D igunakan untuk menyambung veneer yang terputus-
putus èehingga membentuk core atau cross band ynng
utuh .5. N--sn s lne Eore-dar
Digunakan untu k melakukhn pengeleman terhadap veneer sebelum d ilakukan penyusunan .
6 . Mealn co ld Preas
Digunakan untuk pengepressan terhadap lap isan- lap isan p lyuood yang telah dibubuhi lem .
7 . Mesx'n Hot Preas
Digunakan untuk pengepressan te.rhadap lapisan - lapisan p lyuood setelah melevati mesin Cold Press .
GAHBAR III .6 . H0T PRESS
1
'
: *
j .
*
$
@h
e r.zœv '- n ku a. . v. .> x, N
eo-
. .%
%v
52
8 . Hesin Double Sizer fDouble-sap )
Berupa dua buah pisau pemotong pada bag ian kiri dan
kanan yang digunakan untuk memotong sisi panlang dan
sisi lebar dari p lywood .9 . hesin Penlhalus fsand ing h
Digunakan untuk menghaluskan permukaan atas (facel' dan bawah (back) plywood . Lihat gambar III .7 .
b . Peralatan vanl d iœunakan 1. Derek tcrane !
D igunakan untuk mengangkat dan memindahkan 1og dari tempat peny impanan ke tempat pemotongan dan ke mesin ro tary .
2 . Forklift
Digunakln untuk mengangkut veneer dan plywood jadi dari satu tempat ke tempat lain .
3 . Lorrv
Semacam kereta dorong yang menggunakan rel dan roda besi, yang digunakan untuk mengangkut core atau cross band dari bagian perakitan (assembly ) ke nesin g lue spreader . Selain itu juga untuk mengangkut p lykood yang akan d iproses d i mes in sand ing .
4 . Gerobak
Untuk mengangkut potongan-potongan kecil veneer (sampah), dari tenpat perakitan (assembly ) menuju ke boiler untuk dipakai sebagai bahan bakar .
54
5 . Alat oenœukur kadar air 6 . Grinder
Alat yang menggunakan ampelas (kertas gosok) untuk mengha luskan bag ian-bag ian plywood yang masih kasar
(bila ada).
3.7. Spesifikant' Bahan Baku . Baran, Dalam Proses. d an Barsnl J ad i
1. Bahan Baku fLol Kavul
2 3 14 x Pandang Log z
. . . . . . m3 Volume a r x ,
Pan.iank Lo< :
3 Feet z 40 Inch = 1,02 M 4 Feet z 52 Inch 'z 1,32 H 6 Feet z 78 Inch z 1,98 H 7 Feet r 90 Inch = 2 ,29 H 8 Feet c 102 Inch z 2,59 H
II . Baranx Dalar Proses (Veneer!
Pam ianx dan Lebar
37 ,5 Inch x 75 Inch = 0 ,965 H x 1,905 H 37 ,5 Inoh x 88 Tnoh = 0 ,965 H x 2 ,235 H 37 ,5 Inch x 1OO lnch = 0 ,965 H x 2 ,540 H 50 ,0 Inch x 100 lnch = 1,270 H x 2 ,540 H
111 . Baranl Jad i tplvgood h Pamianl dan Lebar
3 Feet x 6 Feet c 0,90 H x 1,80 H 3 Feet x 7 Feet c 0 ,90 H x 2 ,13 H 4 Feet x 6 Feet = 1,22 H x 1,80 H
1
55
4 Feet x 7 Feet = 1,22 H x 2,13 H 4 Feet x 8 Feet = :,22 H x 2,44 H
3.8 . Nama Laoinan oada Plvvood 3 .8 .1 . Veneer
Herupakan istilah bagi semua lembaran Aayu hasil proses dari mesin pengupas (Rotary Lathe Green Veneer).
Bentuknya ada yang panjang dan bersàmbung, dan ada Juga
yang terputus-putus tetapi cukup pandang / besar .3 .8 .2 . Faee
Herupakan veneer yang d igunakan sebagai lapisan permukaan atas plygood (paling luar). Lapisan in i
meMpunyai ben tuk serat #ayu memanjang searah dengan sisi PaAJaP, dari plywood . Ketebalan lapisan ini tergantung
pada ukuran tebal dari plyuood . Lapisan in i mempunyai permukaan yang halus karena mengalami proses penghalusan ketika masuk ke dalam mesin Sand ing .
3 .8 .3 . Rsnk
Herupakan veneer yang d igunakan untuk permukaan bapah plypood (paling luar). Back mempunyai ben tuk sera t Aayu memanjang searah der#ap sisi PaPJ aA, dari plywood . Marna back kadang sed ikit berbeda dengan lap isan face .
3 .8 .4 . Core
Herupakan veneer yang digunakan untuk lapisan bag ian
dalam / tengah plywood . Lapisan ini menpunyai bentuk serat
#ayu melin tang searah denran sisi lebar dari plywood .
:
56
3 .8 .5 . C ro ss B and
Herupakan veneer yang juga d igunakan untuk lapisan bag ian dalam / tengah p lywood . Lapisan ini mempunyai ben tuk serat kayu yang memanjang searah dengan sisi
panjang dari plygood .
Plygood d isusun dengan pola berselang-seling antara core dan cross band , pada permukaan atas dan bawah d ilap is dengan face dan back yang bentuk serat kayunya membujur atau searah dengan sisi panjang dari plyuood . Dengan susunan seperti ini maka kekuatan p lypood dapat diandalkan untuk dipakai sesuai dengan fungsinya . Kalau dilihat pada struktur lapisan plywood maka akan tampak dengan jelas lapisan-lapisannya karena bentuk serat kayu yang melintang dan membujur .