• Tidak ada hasil yang ditemukan

USULAN PERBAIKAN KUALITAS JASA DI INSTALASI RAWAT INAP DAN INSTALASI GAWAT DARURAT RSU BINA SEHAT PROYEK AKHIR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "USULAN PERBAIKAN KUALITAS JASA DI INSTALASI RAWAT INAP DAN INSTALASI GAWAT DARURAT RSU BINA SEHAT PROYEK AKHIR"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

 

USULAN PERBAIKAN KUALITAS JASA 

DI INSTALASI RAWAT INAP DAN  

INSTALASI GAWAT DARURAT  

RSU BINA SEHAT  

     

PROYEK AKHIR 

    Oleh:  ARIE MUHAMAD IQBAL  NIM : 29105363                       

(2)

USULAN PERBAIKAN KUALITAS JASA DI INSTALASI RAWAT INAP DAN INSTALASI GAWAT DARURAT RSU BINA SEHAT

ARIE MUHAMAD IQBAL NIM 29105363

Tanggal Lulus Ujian Akhir (13/6/2008) Tanggal Wisuda (19/7/2008) Program Studi Magister Administrasi Bisnis Program Pasca Sarjana, Institut Teknologi Bandung, 2008

Pembimbing: Ir. Gatot Yudoko, MASc, PhD ABSTRAK

Kebijakan pemerintah dalam liberalisasi industri rumah sakit menyebabkan perkembangan industri rumah sakit menjadi lebih pesat dan pada saat yang bersamaan menciptakan persaingan yang ketat. Rumah Sakit Umum Bina Sehat (RSUBS), salah satu rumah sakit swasta di Bandung yang memiliki strategi cost leadership menghadapi tantangan yaitu mempertahankan citranya sebagai rumah sakit yang murah dengan tetap memberikan kualitas pelayanan sebaik mungkin dan pada saat yang bersamaan dapat memberikan kesempatan untuk terus berkembang.

Penelitian ini dilakukan untuk memberikan saran perbaikan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh RSUBS kepada pelanggan. Perbaikan ini dilihat dari sudut pandang pihak luar (pelanggan) dan pihak dalam (pegawai).

Pendekatan dalam penelitian ini melalui survey dengan menggunakan kusioner. Survey yang dilakukan adalah survey kepuasan pelanggan kepada pasien rawat inap berdasarkan metoda SERVQUAL (29 variabel) dan Survey Standar Pelayanan Rumah Sakit yaitu Survey Standar Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) kepada perawat IGD (54 Variabel); dan Survey Standar Pelayanan Keperawatan (56 variabel) kepada perawat Instalasi Rawat Inap (IRI) berdasarakan Kepmenkes No. 1333/Menkes/SK/XII/1999 tentang Standar Pelayanan Rumah Sakit.

Hasil penelitian terhadap survey kepuasan pasien rawat inap menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh RSUBS sudah memuaskan terkecuali pada dimensi Tangibles. Pada variabel lain, yang perlu diperbaiki adalah mengenai keteramipilan perawat dan ketersediaan dokter. Hasil penelitian terhadap Standar Pelayanan IGD menunjukkan bahwa kinerja RSUBS pada dimensi Staf dan Pimpinan; Kebijakan dan Prosedur; dan Pengembangan Staf dan Pendidikan masih perlu diperbaiki. Pada variabel lain yang perlu diperbaiki adalah ketersediaan dan pemanfaatan dokumentasi untuk evaluasi kinerja. Hasil penelitian terhadap Standar Pelayanan Keperawatan menunjukkan bahwa kinerja RSUBS pada dimensi Staf dan Pimpinan; Pengembangan Staf dan Program Pendidikan; dan Evaluasi dan Pengendalian Mutu masih perlu diperbaiki. Variabel lain yang perlu diperbaiki adalah keterlibatan staf perawat dalam perumusan kebijakan rumah sakit yang berkaitan dengan keperawatan.

Rekomendasi yang diberikan kepada RSUBS adalah pada fokus SDM yaitu peningkatan keterampilan teknis; penambahan kebutuhan jumlah tenaga; dan peningkatan pemahaman terhadap sevice excellence. Pada fokus Sistem, yaitu efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tugas sehari-hari; peningkatan kinerja perawat; dan peningkatan kebersihan dan kenyamanan rumah sakit. Pada fokus kepuasan pelanggan adalah peningkatan kepuasan pelanggan. Pada fokus Fasilitas Fisik adalah peingkatkan kenyamanan ruangan, kemudahan akses terhadap dokumen; dan peningkatkan pengetahuan perawat. Pada fokus Bisnis dan Kerja sama yaitu peningkatan kunjungan pasien rujukan dan Promosi.

(3)

SERVICE QUALITY IMPROVEMENT AT WARD UNIT AND EMERGENCY UNIT BINA SEHAT GENERAL HOSPITAL

ARIE MUHAMAD IQBAL NIM 29105363

Date of Final Examination (13/6/2008) Date of Graduation (19/7/2008) Master of Business Administration

Graduate Program, Institut Teknologi Bandung, 2008 Thesis Advisor: Gatot Yudoko

ABSTRACT

Government policy in liberalization of hospital industry encouraged rapid growth and also creating tight competition. Bina Sehat Hospital (RSUBS), one of private hospitals in Bandung which has cost leadership as its strategy meet challenge, which is keeping its image as a low-fare hospital by giving the finest service at the same time giving chance to keep growing. This research is meant to give improvement suggestion on the service quality that has been given by RSUBS to its customers. This improvement covers form external (customer) and internal (employee) point of view.

Approach in this research is by means of survey using questionnaires. Customer satisfaction survey had been carried out for the Ward patient based on SERVQUAL method (29 variables); and Survey for Quality Standard for nurse from Emergency Unit (54 variables) and Ward Unit(56 variables) based on the government standard in Kepmenkes No. 1333/Menkes/SK/XII/1999 regarding Hospital Quality Standard.

Result of the customer satisfaction survey shows that services provided by RSUBS are at the level of satisfactory except in Tangibles dimension. On other variables, such nurse skills and availability of doctors need to be improved. Survey on Emergency Unit shows that Staff and Leader; Policy and Procedure; and Staff Development and Educational Program need to be improved. Other variables need to be improved are availability and utilization in documentation for evaluation. Survey on Ward Unit shows that RSUBS performance in Staff and Leader; and Staff Development and Educational Program; and Evaluation and Quality Control need to be improved. Other variables need to be improved are staff involvement in formulating and taking decision on issues related to the nursery.

Recommendations suggested for RSUBS are, focus on SDM covers technical skill improvement; workforce addition; and enrichment of service excellence awareness. Focus on System covers effectiveness and efficiency of day-to-day activities; nurse performance improvement; and hygiene and comfort improvement. Focus on Customer covers increasing customer satisfaction. Focus on Physical Facility covers ward room enhancement; increasing accessibility to document; and knowledge enhancement. Focus on Business and Cooperation covers patient visit increment and promotion.

(4)

 

 

 

USULAN PERBAIKAN KUALITAS JASA DI  

INSTALASI RAWAT INAP DAN  

INSTALASI GAWAT DARURAT RSU BINA SEHAT  

      Oleh:  ARIE MUHAMAD IQBAL  NIM : 29105363    Program Studi Manajemen Administrasi Bisnis  Sekolah Bisnis dan Manajemen  Institut Teknologi Bandung            Menyetujui      Pembimbing Akademik:        (Ir. Gatot Yudoko, MASc, PhD) 

(5)
(6)

KATA PENGANTAR   

 

Puji  syukur  penulis  panjatkan  kepada  Allah  SWT  yang  senantiasa  memberikan petunjuk dan kemudahan sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas  akhir  ini  sebagai  salah  satu  syarat  penyelesaian  studi  di  Program  Magister  Administrasi Bisnis Institut Teknologi Bandung. 

Dalam  proses  penyelesain  tugas  akhir  ini,  penulis  dibantu  oleh  berbagai  pihak. Oleh karena itu penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh  pihak yang telah membantu, yaitu: 

ƒ Bpk.  Dr.  Guntur  Alamsyah,  MARS,  direktur  RSU  Bina  Sehat,  yang  telah  memberikan  kesempatan  kepada  penulis  untuk  melakukan  penelitian  terhadap proyek akhir ini dan bersedia menjadi pembimbing di lapangan.  ƒ Bpk.  Ir.  Gatot  Yudoko,  MASc,  PhD,  pembimbing  tugas  akhir  penulis,  yang 

senantiasa  selalu  memberikan  dukungan,  arahan,  nasehat  dan  semangat  kepada  penulis  baik  dalam  pengerjaan  tugas  akhir  maupun  dalam  hal  lainnya. 

ƒ Ibu Tenne, SH., kepala seksi SDM dan Ibu Karmila, SH., kepala seksi SMCS  yang  telah  banyak  memberikan  masukan    dalam  proses  penyelesaian  tugas  akhir. 

ƒ Teh Kurhayati, teh Evvy Novianti, teh Nina Nurbriani, teh Lulu Lestari, Ibu  Kurniasih  dan  dr.  Wiji  Hartono  yang  telah  membantu  dalam  hal  teknis  di  lapangan. 

ƒ Seluruh  staf  RSU  Bina  Sehat  dan  pasien  rawat  inap  yang  telah  membantu  penulis dalam pengisian kuesioner. 

ƒ Rekan‐rekan MBA‐ITB Angkatan 34R dan 34X. 

ƒ Seluruh Staff dan Pengajar MBA‐ITB yang telah banyak memberikan bantuan  kepada penulis selama masa studi di MBA‐ITB. 

ƒ Keluaragaku tercinta. Mama, atas segala do’a dan dukungannya yang selalu  menenangkan  hati.  Papa,    atas  segala  dukungan  finansial  dan  dorongan 

(7)

semangatnya. Bang Ayang, Indrie, Dede, Mbak Nadya, Nadine dan Freja atas  segala dukungan moril. 

ƒ Semua  pihak  yang  tidak  penulis  sebutkan  satu  per  satu  yang  telah  banyak  membantu penulis di dalam pengerjaan Laporan Proyek Akhir ini. 

 

Hasil penelitian ini semoga dapat bermanfaat bagi kepentingan orang banyak  dan  khususnya  bagi  RSU  Bina  Sehat  yang  telah  memberikan  kesempatan  kepada  penulis dalam meneyediakan tempat penyelesaian tugas akhir penulis.                      Bandung, Juni 2008                                  Penyusun 

(8)

DAFTAR ISI    ABSTRAK ...  i  ABSTRACT ... ...    ii  HALAMAN PENGESAHAN .... ...  iii  KATA PENGANTAR ...   v  DAFTAR ISI ...  vii  DAFTAR GAMBAR ...  x  DAFTAR TABEL ...   xii  DAFTAR LAMPIRAN ... ...  xiv    BAB I PENDAHULUAN  1.1 Sejarah Perusahaan...   1  1.2 Lingkup Bidang Usaha...   1  1.3 Visi, Misi, dan Tujuan Perusahaan...   1  1.4 Struktur Organisasi...   3  1.5 Sumber Daya Perusahaan... ..  9  1.5.1 Sumber Daya Manusia...   9   1.5.2 Sumber Daya Fisik...   11    BAB II EKSPLORASI ISU BISNIS  2.1 Conceptual Framework...   15  2.2 Analisis Situasi Bisnis...   16  2.2.1 Analisis Lingkungan Eksternal Perusahaan...   17  2.2.1.1 Analisis Lingkungan Mikro (Analisis Industri)...   17  Ancaman Pemain Baru...   17  Ancaman Produk dan Jasa Pengganti...   18  Kekuatan Tawar Menawar Pemasok dan Pembeli...   18  Pesaing Industri...   19  2.2.1.2 Analisis Lingkungan Makro...   20  Kondisi Sosial...   20 

(9)

Kondisi Ekonomi...   23  Kebijakan Pemerintah...   24  2.2.2 Analisis Lingkungan Internal Perusahaan...   26  2.2.3 Analisis SWOT...   29  2.3 Akar Permasalahan...   30    BAB IIISOLUSI BISNIS  3.1 Alternatif Solusi Bisnis...   31  3.1.1 Pembatasan Masalah Solusi Bisnis...   31  3.1.2 Metodologi Solusi Bisnis...   32  3.2 Kajian Pustaka...   33  3.2.1 Kualitas Pelayanan...   33  3.2.2 Mengukur Kualitas Jasa...   34  3.2.3 Rancangan Kuesioner dan Pengukuran Variabel...   35  3.3 Analisis Solusi Bisnis...   40  3.3.1 Pengolahan Data Survey...   40  3.3.1.1 Kriteria Responden...   40  3.3.1.2 Profil Responden...   41  3.3.1.3 Uji Statistika...   43  3.3.1.4 Kriteria Penilaian...   48  3.3.2 Analisis Hasil Survey Kepuasan Pelanggan...   49  3.3.3 Analisis Hasil Survey Pelaksanaan Standar Pelayanan Instalasi Gawat  Darurat...    55      3.3.3.1 Analisis Survey Standar Pelayanan IGD Dimensi Falsafah dan  Tujuan...   56  3.3.3.2 Analisis Survey Standar Pelayanan IGD Dimensi Administrasi  dan Pengelolaan...   57 

(10)

3.3.3.5 Analisis Survey Standar Pelayanan IGD Dimensi Kebijakan dan  Prosedur...   60  3.3.3.6 Analisis Survey Standar Pelayanan IGD Dimensi  Pengembangan Staf dan Program Pendidikan...   61  3.3.3.7 Analisis Survey Standar Pelayanan IGD Dimensi Evaluasi dan  Pengendalian Mutu...   62  3.3.4. Analisis Survey Standar Pelayanan Keperawatan...   63  3.3.4.1 Analisis Survey Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Falsafah dan Tujuan...   64  3.3.4.2 Analisis Survey Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Administrasi dan Pengelolaan...   65  3.3.4.3 Analisis Survey Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi Staf  dan Pimpinan...   66  3.3.4.4 Analisis Survey Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Fasilitas dan Peralatan...   67  3.3.4.5 Analisis Survey Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Kebijakan dan Prosedur...   68  3.3.4.6 Analisis Survey Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Pengembangan Staf dan Program Pendidikan...   70  3.3.4.7 Analisis Survey Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Evaluasi dan Pengendalian Mutu...   71    BAB IVRENCANA IMPLEMENTASI  4.1 Kesimpulan...   73  4.2 Rencana Implementasi...   73    DAFTAR PUSTAKA...   77 

(11)

DAFTAR GAMBAR  halaman  Gambar 1.1   Struktur Organisasi RSU Bina Sehat...   3  Gambar 1.2   Komposisi Karyawan RSU Bina Sehat berdasarkan Pendidikan  Formal...…...   10  Gambar 1.3   Komposisi Karyawan RSU Bina Sehat berdasarkan  Status...   11  Gambar 2.1   Skema Peta Pemikiran  Konseptual...   16  Gambar 2.2   Porter’s 5 Forces...   17  Gambar 2.3   Faktor Lingkungan Makro...   20  Gambar 2.4   Three Generic Strategies...   26  Gambar 2.5   Matriks SWOT RSU Bina Sehat...   29  Gambar 2.6   Penelusuran Akar Permasalahan...   30  Gambar 3.1   Diagram Alir Metodologi Penelitian ...   32  Gambar 3.2   Model Perceived Service Quality ...    35  Gambar 3.3   Peta Kinerja ...   49  Gambar 3.4   Radar Chart Kepuasan Pasien Rawat Inap ...   50  Gambar 3.5   Peta Kinerja Kepuasan Pasien Rawat Inap Dimensi Reliability ...    51  Gambar 3.6   Peta Kinerja Kepuasan Pasien Rawat Inap Dimensi  Responsiveness...   52  Gambar 3.7   Peta Kinerja Kepuasan Pasien Rawat Inap Dimensi Assurance ...   53  Gambar 3.8  Peta Kinerja Kepuasan Pasien Rawat Inap Dimensi Empathy ...   54  Gambar 3.9   Peta Kinerja Kepuasan Pasien Rawat Inap Dimensi Tangibles ...   55  Gambar 3.10   Radar Chart Pelaksanaan Standar Pelayanan IGD ...   56  Gambar 3.11   Peta Kinerja Standar Pelayanan IGD Dimensi Falsafah dan  Tujuan...   57  Gambar 3.12   Peta Kinerja Standar Pelayanan IGD Dimensi Administrasi dan  Pengelolaan...   58  Gambar 3.13   Peta Kinerja Standar Pelayanan IGD Dimensi Staf dan Pimpinan ..  59  Gambar 3.14   Peta Kinerja Standar Pelayanan IGD Dimensi Fasilitas dan  Peralatan...   60  Gambar 3.15   Peta Kinerja Standar Pelayanan IGD Dimensi Kebijakan dan  Prosedur ...   61  Gambar 3.16   Peta Kinerja Standar Pelayanan IGD Pengembangan Staf dan  Pendidikan ...   62  Gambar 3.17  Peta Kinerja Standar Pelayanan IGD Dimensi Evaluasi dan  Pengendalian Mutu ...   63  Gambar 3.18   Radar Chart Standar Pelayanan Keperawatan ...   64 

(12)

Gambar 3.22   Peta Kinerja Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi Fasilitas  dan Peralatan ...   68  Gambar 3.23   Peta Kinerja Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi Kebijakan  dan Prosedur ...   69  Gambar 3.24   Peta Kinerja Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Pengembangan Staf dan Program Pendidikan ...   71  Gambar 3.25   Peta Kinerja Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi Evaluasi  dan Pengendalian Mutu ...   72     

(13)

DAFTAR TABEL  halaman  Tabel 1.1   Fasilitas Ruang Rawat Inap ...   12  Tabel 2.1   Angka Partisipasi Sekolah Kabupaten Bandung ...   21  Tabel 2.2   Penduduk Berusia 10 Tahun Ke Atas Kabupaten Bandung Menurut  Ijazah Terakhir ...   21  Tabel 2.3   Frekuensi Rumah Tangga yang Memeriksakan Bumil ke Tenaga  Kesehatan ...   22  Tabel 2.4   Golongan Pengeluaran Kesehatan PerKapita Perbulan ...   23  Tabel 2.5   Presentase Penolong Kelahiran di Jawa Barat ...   23  Tabel 2.6   Jumlah Penduduk Kabupaten Bandung berdasarkan Lapangan  Pekerjaan ...   24  Tabel 2.7  Jumlah Rumah Sakit di Indonesia Berdasarkan Kepemilikan...   25  Tabel 3.1   Kriteria Survey Kepuasan Pasien Rawat Inap ...   36  Tabel 3.2   Kriteria Survey Standar Pelayanan IGD ...   37  Tabel 3.3   Kriteria Survey Standar Pelayanan Keperawatan...    38  Tabel 3.4   Profil Responden Survey Kepuasan Pelanggan...   41  Tabel 3.5   Profil Responden Survey Standar Pelayanan IGD ...   42  Tabel 3.6  Profil Responden Survey Standar Pelayanan Keperawatan IRI ...   43  Tabel 3.7   Hasil Uji Validitas Survey Kepuasan Pelanggan ...   44  Tabel 3.8   Hasil Uji Validitas Survey Standar Pelayanan IGD ...   45  Tabel 3.9   Hasil Uji Validitas Survey Standar Pelayanan Keperawatan...   46  Tabel 3.10   Hasil Uji Reliabilitas Survey Kepuasan Pasien Rawat Inap ...   47  Tabel 3.11   Hasil Uji Reliabilitas Survey Standar Pelayanan IGD ...   48  Tabel 3.12   Hasil Uji Reliabilitas Survey Standar Pelayanan Keperawatan ...   48  Tabel 3.13   Tabel Penilaian Kepuasan Pasien Rawat Inap ...   50  Tabel 3.14   Penilaian Kepuasan Pasien Rawat Inap Dimensi Reliability...   50  Tabel 3.15   Penilaian Kepuasan Pasien Rawat Inap Dimensi Responsiveness ...   52  Tabel 3.16   Penilaian Kepuasan Pasien Rawat Inap Dimensi Assurance ...   53  Tabel 3.17   Penilaian Kepuasan Pasien Rawat Inap Dimensi Empathy ...   53  Tabel 3.18   Penilaian Kepuasan Pasien Rawat Inap Dimensi Tangibles ...   55  Tabel 3.19   Penilaian Pelaksanaan Standar Pelayanan IGD ...   56  Tabel 3.20   Penilaian Pelaksanaan Standar Pelayanan IGD Dimensi Falsafah  dan Tujuan ...   57  Tabel 3.21   Penilaian Pelaksanaan Standar Pelayanan IGD Dimensi  Administrasi dan Pengelolaan ...   58  Tabel 3.22   Penilaian Pelaksanaan Standar Pelayanan IGD Dimensi Staf dan  Pimpinan ...   59  Tabel 3.23   Penilaian Pelaksanaan Standar Pelayanan IGD Dimensi Fasilitas 

(14)

Tabel 3.27   Penilaian Pelaksanaan Standar Pelayanan Keperawatan ...   64  Tabel 3.28   Penilaian Pelaksanaan Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Falsafah dan Tujuan ...   65  Tabel 3.29   Penilaian Pelaksanaan Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Administrasi dan Pengelolaan ...   66  Tabel 3.30   Penilaian Pelaksanaan Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Staf dan Pimpinan ...   67  Tabel 3.31   Penilaian Pelaksanaan Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Fasilitas dan Peralatan ...   68  Tabel 3.32   Penilaian Pelaksanaan Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Kebijakan dan Prosedur ...   69  Tabel 3.33   Penilaian Pelaksanaan Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Pengembangan Staf dan Pendidikan ...   70  Tabel 3.34   Penilaian Pelaksanaan Standar Pelayanan Keperawatan Dimensi  Evaluasi dan Pengendalian Mutu ...   72  Tabel 4.1  Rencana Implementasi Peningkatan Kualitas Jasa RSU Bina Sehat...   75   

(15)

DAFTAR LAMPIRAN  halaman  Lampiran A.1  Kuesioner Survey Kepuasan Pasien Rawat Inap ...   A‐1  Lampiran A.2  Kuesioner Survey Standar Pelayanan IGD ...   A‐6  Lampiran A.3  Kuesioner Survey Standar Pelayanan Keperawatan...  A‐13  Lampiran B.1   Jawaban Responden Kuesioner Survey Kepuasan Pasien Rawat  Inap ...    B‐1  Lampiran B.2   Jawaban Responden Kuesioner Survey Standar Pelayanan IGD..   B‐5  Lampiran B.3   Jawaban Responden Kuesioner Survey Standar Pelayanan  Keperawatan...    B‐6  Lampiran C.1   Statistika Deskriptif Survey Kepuasan Pasien Rawat Inap ...   C‐1   Lampiran C.2  Statistika Deskriptif Survey Standar Pelayanan IGD...   C‐7  Lampiran C.3   Statistika Deskriptif Survey Standar Pelayanan Keperawatan...   C‐16  Lampiran D.1  Uji Validitas Survey Kepuasan Pasien Rawat Inap...   C‐1  Lampiran D.2  Uji Validitas Survey Standar Pelayanan IGD...    C‐4  Lampiran D.3  Uji Validitas Survey Standar Pelayanan Keperawatan ...   C‐9  Lampiran E.1   Uji Reliabilitas Survey Kepuasan Pasien Rawat Inap ...   E‐1  Lampiran E.2  Uji Reliabilitas Survey Standar Pelayanan IGD...   E‐4  Lampiran E.3   Uji Reliabilitas Survey Standar Pelayanan Keperawatan ...   E‐7  Lampiran F  Dokumentasi Foto ...   F‐1   

     

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan penelitian adalah penambahan asap cair sampai taraf 1,00% dalam air minum memberikan hasil yang optimal terhadap sistem imun dan angka mortalitas ayam

Maka dari itu, pada Tugas Akhir ini dirancang sebuah sistem komunikasi yang memungkinkan node slave mengirimkan data informasi hasil monitoring secara tidak langsung menujuI.

manual dengan menggunakan Pengendali Jarak Jauh yang disediakan bersama dengan perangkat. Silakan hubungi distributor HeartSine resmi Anda untuk mengetahui daftar aksesori

spesifik identitas transnasional 26. Selanjutnya Cronin menyebutkan tiga elemen penting di dalam pembangunan Security Community, yakni: 1) identitas transnasional; 2) persepsi

Metode: Penelitian retrospektif dari catatan medik pasien baru melasma yang meliputi jumlah pasien, distribusi umur, jenis kelamin, pekerjaan, faktor risiko, riwayat

Kuesioner MMAS-8 adalah alat penilaian dari WHO yang sudah divalidasi dan sering digunakan untuk menilai kepatuhan pengobatan pasien dengan penyakit kronik,

Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui kemampuan berbagai institusi pemerintah maupun swasta di Indonesia dalam mengembangkan vaksin clan bahan biologik veteriner lain

Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan komunikasi media massa tidak selalu, atau masih kurang dilakukan sebagai salah satu bentuk