• Tidak ada hasil yang ditemukan

DATA PILKADA SERENTAK TAHUN 2015 DI PROVINSI BANTEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DATA PILKADA SERENTAK TAHUN 2015 DI PROVINSI BANTEN"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

DATA PILKADA

SERENTAK TAHUN 2015

DI PROVINSI BANTEN

(2)

DASAR HUKUM

1.

UU 23/200O tentang Pembentukan Propinsi Banten;

2.

UU 15/2011 tentang Penyelenggara Pemilu;

3.

UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah;

4.

UNDANG UNDANG NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG PEMILIHAN

GUBERNUR, BUPATI DAN WALIKOTA;

5.

PP NOMOR 6 TAHUN 2005 TENTANG PEMILIHAN, PENGESAHAN DAN

PEMBERHENTIAN KEPALA DAERAH & WAKIL KEPALA DAERAH;

6.

PERMENDAGRI NO 9 TH 2005 TTNG PEDOMAN PEMERINTAH

DAERAH DALAM PENYELENGGARAAN PEMILUKADA;

7.

PERMENDAGRI NO 61 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN

PEMANTAUAN, PELAPORAN, DAN EVALUASI PERKEMBANGAN

POLITIK DI DAERAH.

(3)

Tahapan penyelenggaraan Pemilukada meliputi:

a) perencanaan program dan anggaran, serta

penyusunan

peraturan

pelaksanaan

penyelenggaraan Pemilukada;

b) pemutakhiran data Pemilih dan penyusunan

daftar Pemilih;

c) pendaftaran dan verifikasi Peserta Pemilukada;

d) penetapan Peserta Pemilukada;

e) masa Kampanye Pemilukada;

f) Masa Tenang;

g) pemungutan dan penghitungan suara;

h) penetapan hasil Pemilu; dan

(4)

Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib memberikan bantuan dan Fasilitasi untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Pemilihan Umum sebagai berikut :

1. Melakukan koordinasi dengan KPU pada saat penetapan pedoman teknis untuk setiap tahapan Pemilu (Ps. 8 Ayat (1) huruf c, UU No. 15/2011);

2. Penugasan personil pada sekretariat Panwaslu Kab/Kota, PPK, Panwaslu Kecamatan, dan PPS (Ps. 126 Ayat (2) huruf a, UU No. 15/2011);

3. Penyediaan sarana ruangan sekretariat Panwaslu Kab/Kota, PPK, Panwaslu Kecamatan, dan PPS (Ps. 126 Ayat (2) huruf b, UU No. 15/2011);

4. Pelaksanaan sosialisasi (Ps. 126 Ayat (2) huruf c, UU No. 15/2011);

5. Dukungan kelancaran transportasi pengiriman logistik (Ps. 126 Ayat (2) huruf d, UU No. 15/2011);

6. Monitoring kelancaran penyelenggaraan Pemilu (Ps. 126 Ayat (2) huruf e, UU No. 15/2011);

7. Kegiatan lain sesuai dengan kebutuhan penyelengaraan Pemilu apabila ada permintaan dari penyelenggara Pemilu (Ps. 126 Ayat (2) huruf f, UU No. 15/2011);

8. Pemerintah dan Pemerintah Daerah menyiapkan data penduduk (Ps. 32 ayat (1) UU No 8/2012);

9. Kepala Perwakilan Republik Indonesia menyiapkan data penduduk Indonesia dalam wilayahnya (Ps. 41 Ayat (1) UU No. 8/2012);

BENTUK BANTUAN DAN FASILITASI PEMERINTAH DAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENYELENGGARAAN PEMILUKADA

(5)

DATA PEMILUKADA

• Di Provinsi Banten pada tahun 2010, 4 (empat) daerah

telah menyelenggarakan pemilihan umum kepala

daerah dan wakil kepala daerah, yaitu Kabupaten

Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Kota

Tangerang Selatan.

secara umum pelaksanaan pemilukada tersebut dapat

berjalan cukup baik, walaupun tingkat partisipasi

masyarakat diberbagai daerah relatif berpariasi, seperti

 Kabupaten Serang 59%,

 Kota Cilegon 76%,

 Kabupaten Pandeglang 71%, pada PSU 67%, dan

 Kota Tangerang Selatan 57 %, pada PSU 62%.

(6)

1. DATA PENYELENGGARA PILKADA SERENTAK TAHUN

2015 DI PROV. BANTEN

• 1. Kota Cilegon yang

berakhir masa jabatan

Walikotanya pada tgl 20

Juli 2015.

• 2. Kabupaten Serang

yang berakhir masa

jabatan Bupatinya pada

tgl 28 Juli 2015.

• 3. Kabupaten

Pandeglang yang

berakhir masa jabatan

Bupatinya pada tgl 10

Maret 2016.

• 4. Kota Tangerang

Selatan yang berakhir

masa jabatan

Walikotanya pada tgl 20

(7)

2. BAGIAN DARI KEBIJAKAN YANG DIKELUARKAN OLEH

GUBERNUR TERKAIT PILKADA SERENTAK TAHUN 2015

ADALAH PENGISIAN PENJABAT KEPALA DAERAH

• BERDASARKAN

SK

MENDAGRI

NOMOR:

131.36-4592

TANGGAL

15 JULI 2015 TELAH

DILANTIK IR. H SUYITNO,

MM SEBAGAI PENJABAT

WALIKOTA

CILEGON

PADA TANGGAL 2O JULI

2015 OLEH PLT. GUB.

BANTEN A.N PRESIDEN

RI DI IBUKOTA PROVINSI.

• BERDASARKAN

SK

MENDAGRI

NOMOR:

131.36-4601 TANGGAL 15

JULI 2015 TELAH DILANTIK

Drs. HUDAYA, MM SEBAGAI

PENJABAT BUPATI SERANG

PADA TANGGAL 28 JULI

2015

OLEH

PLT. GUB. BANTEN A.N

PRESIDEN RI DI IBUKOTA

PROVINSI.

(8)

DATA PASANGAN BAKAL CALON BUPATI/WALIKOTA PADA PEMILUKADA SERENTAK TH. 2015 DI PROVINSI BANTEN

No Kabupaten/Kota Pasangan Calon Partai Pengusung /Perseorangan

Jumlah Kursi di DPRD/dukungan

Jumlah Pemilih/ DPT 1 Kota Cilegon 1. DR.H. Tb Iman Aryadi, M.Si &

Drs. H. Edi Ariadi, M.Si 2. Sudarmana & Marfi Fahzan

1. Partai Golkar; PDI-P; PKS; PPP; PKB, Nasdem

plus partai non parlem Hanura & PBB 2.Perseorangan 1.35 kursi DPRD 2.26.847 Catatan u/ perseorangan masih ada kekurangan 6.116 Perpanjangan waktu 20 hari u/ melengkapi berskas dukungan 434.333

2 Kabupaten Serang 1. Hj. Ratu Tatu Chasanah & Pandji Tirtayasa

2.

1.Koalisi Partai Golkar; PDI-P, Nasdem, PKB, PAN dan PPP

2.

Cat: perpanjangan pendaftaran sd 31 Juli 2015

1.36 Kursi 1.472.116

3 Kabupaten Pandeglang 1. Hj. Irna Narulita & Tanto W Arban

2. H. Aap Aptadi & H. Dodo Juanda 3. Ratu siti Romlah & Yan Riyadi

1. Partai Nasdem; Gerindra; PKS, PBB; Hanura;PAN;

PKB,Golkar;dan PPP 2. Perseorangan 3. Partai Demokrat; PDI-P;

PPP dan PKPI

1. 26 Kursi 2. 3. 11 Kursi Catatan Golkar dan PPP dianulir karena dualism dukungan

1.139.840

4 Kota Tangerang Selatan 1. Hj. Airin Rachmi Diany & Benyamien Davnie 2. Ikhsan Modjo & Li Claudia

Chandra 3. Arsyid & Eliriana

1. Partai Golkar; PKS; PKB; Nasdem, PAN dan PPP 2. Partai Gerindra dan

Partai Demokrat 3. Partai PDIP & Hanura

1. 25 Kursi 2. 10 Kursi 3. 15 Kursi

(9)

REGULASI DESK PILKADA

PERMENDAGRI NOMOR 9 TAHUN 2005 SE MENDAGRI NOMOR 270/1982/OTDA

KEBERADAAN DESK

PILKADA UNTUK

MENDUKUNG

PELAKSANAAN

PILKADA TAHUN 2015

MENJADI PRIORITAS

UTAMA UNTUK

DITINDAK LANJUTI

(10)

DESK PILKADA PEMPROV BANTEN

PENANGGUNG JAWAB : GUBERNUR BANTEN

PETUGAS : KEPALA KESBANGPOL PEMPROV BANTEN: Drs. H.

RUSDJIMAN SOEMAATMADJA, M.Si

ALAMAT EMAIL : [email protected]

Nomor fax : 0254 267143; Nomor Tlp : 0254 267142

ALAMAT : KP3B JALAN SYECH NAWAWI AL BANTANI,

SERANG-BANTEN

(11)

TUGAS DESK PILKADA

MELAKUKAN SOSIALISASI DAN PEMANTAUAN PELAKSANAAN PILKADA DI DAERAH.

MENGINVENTARISASI DAN MENGANTISIPASI

PERMASALAHAN-PERMASALAHAN YANG BERKAITAN DENGAN PELAKSANAAN PILKADA.

MEMBERIKAN SARAN KEPADA PENYELESAIAN PERMASALAHAN-PERMASALAHAN PILKADA.

11

MELAPORKAN INFORMASI KEPADA PEMERINTAH MENGENAI PELAKSANAAN PILKADA SECARA BERJENJANG.

(12)

12

STRATEGI PENANGANAN KONFLIK SOSIAL

DALAM PILKADA

IDENTI- FIKASI POTENSI KONFLIK PENCE- GAHAN KONFLIK PENGHE-NTIAN KONFLIK PEMULIHAN PASCA KONFLIK 1. Inventarisasi Potensi Konflik. 2. Penelitian/Pendalam-an Potensi Konflik 3. Menentukan Prioritas Penanganan Potensi Konflik. 1. Memelihara kondisi damai dalam msy. 2. Mengembangkan sis-

tem penyelesaian per-selisihan secara damai, 3. Meredam potensi konflik. 4. Membangun Sistem Peringatan Dini. 1. Penghentian keke-rasan fisik . 2. Penetapan status keadaan konflik. 3. penyelamatan dan perlindungan korban. 4. Bantuan penggunaan dan

pengerahan kekuatan TNI.

1. Kegiatan rekonsiliasi. 2. Kegiatan rehabilitasi; 3. Kegiatan rekonstruksi.

(13)

Menetapkan Peraturan Pelaksanaan ttg Satlinmas.

Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, Dan Pemberhentian Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah Sesuai dengan amanat S.E. Mendagri Nomor 331.1/2696/SJ Tanggal 25 Mei

2015 tentang Peningkatan Kesiapsiagaan dan Keterlibatan Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat Dalam Penyelenggaraaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Serentak Tahun 2015.

Melakukan sosialisasi thdp aparat Sat Linmas ttg Peraturan yg berkaitan dgn Pilkada.

Menyiapkan kebutuhan Sarana dan prasarana Sat Linmas.

Agar Pemerintah Daerah menyiapkan kebutuhan sarpras aparat Sat Linmas yg diperlukan di dlm tugas membantu pengamanan Pilkada.

Upaya 2

Upaya 1

(14)

Mengoptimalkan Pemberdayaan Sat Linmas.

Sebelum melaksanakan tugasnya Polri bersama Pemda wajib melaksanakan pelatihan kpd anggota Sat Linmas yg ditugaskan dlm membantu pengamanan Pilkada.

Memperjelas Pemberian Rewards & Punishment bg

Aparat Sat Linmas.

Memberikan honorarium kpd anggota Linmas yang ditugaskan membantu pengamanan pilkada dgn besaran yg disesuaikan kemampuan APBD masing2 daerah

Upaya 3

Upaya 4

(15)

 Melakukan komunikasi, koordinasi dan kerjasama dgn TNI dan Polri, serta jajaran

Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA) sbg langkah antisipasi dini, deteksi dini, dr setiap potensi yg dpt menggangu tramtibmas sblm, selama dan sesudah penyeleng Pilkada Serentak thn 2015.

 Gub, Bup/Walikota dpt beri bantuan perkuatan Satlinmas kpd Polri yg setingkat

sesuai keb dgn status di Bawah Kendali Operasi (BKO) Polri dlm rangka membantu PAM Pilkada.

 Pengerahan Satlinmas PAM Pilkada mjd tg jwb Gub, Bup/Walkot dlm pelaks

dikendalikan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi, Kab/Kota.

 Bup/Walkot melaporkan pelaks penugasan Satlinmas dlm penanganan tramtib dan

keamanan penyeleng Pilkada kpd Gub dan tembusan Mendagri.

 Gub melaporkan pelaksanaan penugasan Satlinmas dlm penanganan tramtib dan

keamanan penyeleng pemilu kpd Mendagri.

Upaya 5

Koordinasi dan Pelaporan dalam Pengamanan Pilkada

(16)

HASIL RAKOR TIM MONITORING,

EVALUASI DAN PELAPORAN PILKADA

SERENTAK TAHUN 2015 DI PROVINSI

BANTEN

YANG DI HADIRI OLEH BAGIAN PEMERINTAHAN, BADAN

KESBANGPOL, SATPOL PP DAN SEKRETARIAT KPU DI

KAB/KOTA : 1. KABUPATEN PANDEGLANG; 2 KABUPATEN

SERANG; 3. KOTA CILEGON DAN 4 KOTA TANGERANG

SELATAN

(17)

A.KOTA TANGERANG SELATAN

1. Pasangan Calon Nomor Urut 1

Dr. Ichsan Mojo dan Lee Claudia Chandra

2. Pasangan Nomor Urut 2

Drs. Arsyid dan dr.Elviere Sudarto Putri

3. Pasangan Nomor Urut 3

Hj. Airin Rachmi Diani dan Drs. Benyamin Davnie

Pelaporan KPU Dana Kampanye Maksimal Anggaran Sekitar

17 M (tanggal 26 Agustus hari pertama)

Panwas 8,8M

Pengamanan 7,4M (Kegiatan disimpan di Satpol PP 2,7M)

Penertiban Atribut/Bahan Sosilisasi Pengamanan yang legal

dipasang oleh KPU.pembersihan alat peraga oleh Pol PP

(18)

B. KABUPATEN SERANG

1. Pasangan Calon Nomor Urut 1

Hj. Ratu Tatu Hasanah, SE dan H. Panji Tirtayasa

2. Pasangan Nomor Urut 2

Achmad Syarif dan Aef Saifulloh

KPU anggaran yang di siapkan 21M di perubahan 17M

Panwas 8,8M di perubahan 1 M

Pengamanan 4,5M

Linmas 1M 44Jt

Desk Pilkada di Bagian Pemerintahan dan Kesbangpol Kab. Serang

Tanggal 27 Agustus Kampannye damai di cikande ambon

(19)

C. KABUPATEN PANDEGLANG

1. Pasangan Calon Nomor Urut 1

Drs. H. Aap Aptadi dan Drs. H. Dodo Djuanda

2. Pasangan Nomor Urut 2

Dra. Hj. Irna Narulita dan Tanto

3. Pasangan Nomor Urut 3

Hj. Siti Romlah dan Ian Priyadi

Pelaporan KPU Dana Kampanye Maksimal Anggaran Sekitar 17 M

Desk Pilkada SK sudah di tandatangan Bupati, pelaksanaan

pengamanan dilaksanakan oleh Satpol PP 1,4M

(www.

kesbangpolpdg

.go.id, fax 0253 204479)

Rencana pemasangan atribut kampanye ditiap desa 2 buah/desa

dari 339 desa dan kelurahan

(20)

D. KOTA CILEGON

Ada 2 pasangan calon

- DR. H. Tb. Iman Ariyadi, M.Si dan Drs. H. Edi Ariadi, M.Si

-

H. Sudarmana dan H. Marfi Fahzan Sinungun (calon perseorangan)

Akan dilaksanakan pengundian di hotel sarikuring jam 14.00

Pelaporan KPU Dana Kampanye Maksimal Anggaran Sekitar 7M, cilegon mendapat

dana 22,185M (dari dana hibah)

Polres 2M

Panwas 4M (Kegiatan disimpan di Satpol PP 2,7M)

Kodim 500Jt

Tanggal 28 Agustus dilaksanakan kampanye damai

24 Agustus telah dilaksanakan simulasi antisipasi pengamanan apabila terjadi huru

hara (polres, Pol PP dan Linmas)

Alamat Desk Jl. Jend Sudirman No, 2 (leading sektor Bag. Pemerintahan)

Telp 0254 3805770 Ekt.110, Fax 0254 398907

Email :

[email protected]

Ada tim pemantauan pengamanan keamanan. SK Walikota sudah berjalan 3 bulan

dipimpin oleh Dandim, Badan Kesbang, Bagian Pemerintahan, Bagian Hukum

(21)

3. Anggaran dan Data NPHD KPU Kab/

Kota di Provinsi Banten

NO. KAB./KOTA

NILAI HIBAH

(Rp.)

NOMOR DAN TGL NPHD

KET.

1.

Kab. Serang 21.103.272.358

978/NPHD.09.huk/2015 dan

900/113/KPU.KABSRG/015.4363

95/IV/2015 tanggal 27 April 2015

2.

Kota Cilegon 18.085.000.000

270/04-KPU/2015 dan

01/KPU-CLG.015-36430/HIBAH/IV/2015

tanggal 2 April 2015

3.

Kab.

Pandeglang

38.466.363.000

978/05-PPKD/IV/2015 dan

41/KPU-kab./PDG-015.436409/

IV/2015 tanggal 30 April 2015

4.

Kota

Tangerang

Selatan

60.949.207.318

403/955/Kesbangpolinmas/2015

dan 37/KPU-Kota Tangsel tanggal

5 mei 2015

(22)

1 Kota Cilegon 4,700,000,000 4,700,000,000 27 April 2015 270/06-Huk/2015

001/Div-Umum/013/Panwaskada.clg/V/2015 2 Kota Tangerang Selatan 9,409,140,000 8,260,736,000 18 Mei 2015

134.34/1251-Huk/VI/2015 193.2/23/panwaskada-kotatangsel/VI/2015

3 Kab. Pandeglang 12,314,671,000 8,619,518,000 29 Juni 2015 978.5/38-PPKD/VI/2015 001/PANWASKADA.PDG/VI/2015

4 Kab. Serang 14,000,000,000 8,800,000,000 09 Juni 2015 978/NPHD.10-Huk/2015

016.B/NPHD-Panwslukada Kab.Serang/IV/2015

Laporan Data NPHD Panwaslu Kabupaten/Kota di Propinsi Banten

No. Nama Daerah Anggaran Diajukan (Rp) Disetujui (Rp) Tanggal

(23)

Peran Pemerintah Daerah dalam Pilkada

 Sesuai amanat Pasal 200 ayat 1 UU No. 8 tahun 2015 Pendanaan kegiatan Pemilihan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Fungsi budgeting)

 Pasangan Calon berhak untuk mendapatkan informasi atau data dari Pemerintah Daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan (pasal 64 ayat 2)  Pemerintah Daerah dapat memberikan kesempatan penggunaan fasilitas umum

untuk kegiatan Kampanye pada KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota (Pasal 66 ayat 2)

 KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk menetapkan lokasi pemasangan alat peraga untuk keperluan Kampanye (Pasal 66 ayat 4)

(24)

4.

DOKUMEN LAPORAN KEGIATAN SETIAP

TAHAPAN PILKADA SERENTAK TAHUN 2015 DI

PROVINSI BANTEN

• SESUAI AMANAT PASAL 6 AYAT 2 & 3 UNDANG-UNDANG NOMOR 08 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS UU NOMOR 1 TH 2015 TENTANG PENETAPAN PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UU NO 1 TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI DAN WALIKOTA MENJADI UNDANG-UNDANG YANG MENYATAKAN BAHWA :

• (2) KPU KAB/KOTA MENYAMPAIKAN LAPORAN KEGIATAN SETIAP TAHAPAN PENYELENGGARAAN

PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI SERTA PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA KEPADA DPRD KAB/KOTA DENGAN TEMBUSAN KEPADA KPU PROVINSI DAN GUBERNUR

• (3) LAPORAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA AYAT (2) OLEH KPU PROVINSI DITERUSKAN KEPADA KPU RI DAN OLEH GUBERNUR DITERUSKAN KEPADA MENTERI, MAKA :

SAMPAI SAAT INI KAMI BIRO PEMERINTAHAN BELUM DAPAT MELAPORKAN SECARA UTUH DAN RESMI

KEPADA MENDAGRI KARENA MASIH MENUNGGU TEMBUSAN LAPORAN RESMI DARI KPU KAB/KOTA KEPADA GUBERNUR.

BIRO PEMERINTAHAN MELALUI TIM MONITORINGNYA TELAH DAN SEDANG MELAKUKAN KOORDINASI

KEPADA KAB/KOTA PENYELENGGARA PILKADA SERENTAK DI PROVINSI BANTEN UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI RESMI SEPERTI KEPUTUSAN-KEPUTUSAN KPU KAB/KOTA PER TAHAPANNYA, CONTOH : SK KPU TENTANG PENETAPAN PASANGAN CALON; DLL; AGAR KAMI DAPAT MEMBUAT LAPORAN RESMI KEPADA MENDAGRI SECARA UTUH DAN BERDASAR, DEMIKIAN YANG DAPAT KAMI SAMPAIKAN, WASSALLAM

(25)

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi terbaik proses hidrolisis pati dan serat ubi kayu, serta menentukan jenis substrat asam yang terbaik

Kegiatan pengembangan Hotel dan Resort di tahun 2009 difokuskan pada pembangunan Pullman Bali Legian Nirwana yang ditargetkan untuk dapat beroperasi pada pertengahan

konsentrat pakan fermentasi dengan penambahan tepung daun sisik naga (Drymoglosum pilloselloides Presl.) (82,82%) lebih tinggi dari batas minimal kecernaan bahan

Dalam hal pelarangan memberi recehan terhadap gelandangan dan pengemis (gepeng), pemerintah Yogyakarta telah memberi sanksi, baik terhadap peminta-minta maupun pihak yang

variabel motivasi belajar dan iklim komunikasi kelas terhadap hasil belajar kimia. Dari hasil pengolahan dengan program SPSS 10.0 dapat disusun rumus sebagai. berikut:..

yaitu melayang dengan posisi jongkok dapat dilakukan dengan cara ketika kita menumpu pada ayunan kaki dengan mengangkat lutut setinggi mungkin dan disusul oleh gerakan kaki yang

Ruang pengawas dilengkapi dengan sistem kontrol CCTV digunakan untuk mengawasi semua kegiatan kendaraan dalam terminal untuk mengatur kendaraan parkir maupun