• Tidak ada hasil yang ditemukan

WHAT IS THE VIRUS? Virus dan peranannya dalam kehidupan sehari-hari

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "WHAT IS THE VIRUS? Virus dan peranannya dalam kehidupan sehari-hari"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

WHAT IS THE VIRUS?

A. INFORMASI UMUM 1. Identitas

Nama Guru : Dian Novita, S. Pd.

Fase/Kelas : E/X

Jenjang : SMA

Sekolah : SMA LTI IGM Palembang

Perkiraan Jumlah Peserta Didik : 80-100 orang

Alokasi Waktu : 12 x 45 menit (4 kali pertemuan)

Semester : Gazal

Tahun Pelajaran : 2022/2023

2. Materi Pembelajaran

Virus dan perananya dalam kehidupan 3. Kompetensi Awal

Kompetensi awal yang harus dimiliki oleh peserta didik adalah :

a. Pemahaman pentingnya menerapkan kaidah ilmiah dalam memecahkan masalah-masalah ilmiah dalam kehidupan sehari-hari

b. Macam-macam penerapan konsep ilmu kimia dalam peranannya di kehidupan sehari-hari.

4. Profil Pelajar Pancasila

Dimensi Profil Pelajar Pancasila Elemen Yang Akan Dicapai Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan

Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia

Mengidentifikasi masalah lingkungan hidup di tempat dia tinggal dan melakukan langkah-langkah kongkret yang bisa dilakukan untuk menghindari kerusakan dan menjaga keharmonisan ekosistem yang ada di lingkungannya.

Bernalar Kritis Secara kritis mengklarifikasi serta menganalisis gagasan dan informasi yang kompleks dan abstrak dari berbagai sumber. Memprioritaskan suatu gagasan yang paling relevan dari hasil klarifikasi dan analisis.

Kreatif Bereksperimen dengan berbagai pilihan secara kreatif untuk memodifikasi gagasan sesuai dengan perubahan situasi.

Gotong Royong Tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk menghasilkan keadaan yang lebih baik

Virus dan peranannya dalam kehidupan sehari-hari

(2)

5. Sarana dan Prasarana

6. Target Peserta Didik

Modul ini dapat digunakan oleh peserta didik reguler dan peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Sekolah dengan teknologi dan akses internet yang baik akan lebih diuntungkan dalam pembelajaran di modul ini, namun tetap bisa digunakan pada sekolah yang tidak memiliki akses internet. Umumnya modul ini menjabarkan kegiatan pembelajaran tatap muka namun dapat di modifikasi untuk pembelajaran online dalam jariangan sesuai kreatifitas guru.

7. Model Pembelajaran yang Digunakan

Pembelajaran dilaksanakan dengan tatap muka dengan rincian : Pertemuan ke- Model Pembelajaran Metode

1 Problem Based Learning Tanya Jawab, diskusi

2 Problem Based Learning Tanya jawab, diskusi, Presentasi 3 Project Based learning Penugasan

4 Penilaian Penilaian

B. KOMPONEN INTI

1. Tujuan Pembelajaran

2. Asesmen

Pertemuan ke- Jenis Asesesmen Teknik Asesmen

1 Asesmen awal (Diagnostik) Test kemampuan awal dan refleksi Asesmen formatif diksusi dan pertanyaan tertulis (tes akhir) 2 Asesmen awal (Diagnostik) Test kemampuan awal dan refleksi

Asesmen formatif Diskusi dan pertanyaan tertulis (tes akhir).

3 Asesmen Sumatif Projek

4 Asessmen Sumatif (Penilaian performa projek)

Tes dan observasi performa projek yang dikerjakan pertemuan ke-3

Sarana :

Alat : Laptop, Proyektor, alat labor Bahan :Internet, Bahan ajar, modul ajar,

artikel di web, vidio di Youtube

Prasarana :

Ruang kelas, ruang laboratorium, alam lingkungan sekitar

10.2. Menganalisis konsep virus dan peranannya dalam kehidupan

(3)

3. Pemahaman Bermakna

Materi Pemahaman Bermakna

Konsep virus dan peranannya dalam kehidupan

Karakter virus yang harus difahami oleh manusia untuk dapat bertindak dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

4. Pertanyaan Pemantik

Materi Pertanyaan Pemantik

Konsep virus dan peranannya dalam kehidupan

 Beberapa waktu yang lalu seluruh dunia mengalami kondisi yang disebut pandemi, adakah yang tahu apa penyebabnya ?

 Mengapa penyebab pandemi yang lalu disebut virus ?

 Adakah yang tahu mengapa virus dapat dikatakan mahluk hidup?

5. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-1 : Konsep virus Pembukaan (15 menit)

a. Guru membuka pelajaran dengan salam, membaca doa, menyiapkan kondisi fisik dan psikis siswa dan mengabsen siswa

b. Guru memberitahukan tujuan pembelajaran

c. Memberikan apersepsi, pertenyaan pemantik, dan memberikan motivasi pembelajaran

d. Menyampaikan strtategi pembelajaran, cakupan materi yang akan diajarkan, rencana penilaian dan skenario pembelajaran

e. Melakukan asesmen diagnostik Kegiatan Inti (60 menit)

a. Orientasi peserta didik pada masalah

Peserta didik diberikan satu konsep permasalahan tentang kasus pandemi yang pernah seluruh negara didunia alami beberapa waktu yang lalu.

b. Mengorganisasikan pendidik untuk belajar

Peserta didik melakukan literasi tentang karateristik virus covid melaui sumber bacaan yang disediakan melaui situs web

1. https://www.youtube.com/watch?v=8hgc2iZflTI 2. https://www.youtube.com/watch?v=O1TetEto1Isl 3. https://www.youtube.com/watch?v=bGHN6CPv3Ms c. Membimbing penyelidikan

Peserta didik melakukan identifikasi terhadap karateristik virus d. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya

Peserta didik melakukan diskusi kelompok dan menyajikan hasil idendifikasi karateristik virus yang dilakukan ke depan kelas

e. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan maslah

Guru bersama peserta didik mengavaluasi hasil diksusi yang telah dilaksanakan.

Penutup (15 menit)

a. Merefleksi pembelajaran dan memberikan umpan balik.

b. Siswa melaksanakan penilaian formatif.

c. Siswa memberikan kesimpulan.

d. Memberikan informasi mengenai rancangan kegiatan pada pertemuan selanjutnya.

(4)

e. Mengahiri pembelajaran dengan doa dan salam.

Pertemuan ke-2 Peranan virus dalam kehidupan Pembukaan (15 menit)

a. Guru membuka pelajaran dengan salam, membaca doa, menyiapkan kondisi fisik dan psikis siswa dan mengabsen siswa

b. Guru memberitahukan tujuan pembelajaran

c. Memberikan apersepsi, pertenyaan pemantik, dan memberikan motivasi pembelajaran

d. Menyampaikan strtategi pembelajaran, cakupan materi yang akan diajarkan, rencana penilaian dan skenario pembelajaran

Kegiatan Inti (60 menit)

a. Orientasi peserta didik pada masalah

Peserta didik diberikan contoh kasus yang ditimbulkan akibat serangan virus b. Mengorganisasikan pendidik untuk belajar

Peserta didik melakukan literasi tentang virus dan perananya dalam kehidupan sehari-hari, melalui sumber bacaan :

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Vaksin

2. https://www.youtube.com/watch?v=H121rFRk0go

3. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/06/15/update-omicron--total- di-indonesia-ada-11648-kasus-rabu-15-juni-2022

c. Membimbing penyelidikan

Peserta didik melakukan analisis peranan virus dalam kehidupan d. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya

Peserta didik melakukan diskusi kelompok dan menyajikan hasil analisis masalah beserta pemecahan masalah yang dilakukan ke depan kelas

e. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan maslah

Guru bersama peserta didik mengavaluasi hasil diksusi yang telah dilaksanakan.

Penutup (15 menit)

a. Merefleksi pembelajaran dan memberikan umpan balik.

b. Siswa melaksanakan penilaian formatif.

c. Siswa memberikan kesimpulan.

d. Memberikan informasi mengenai rancangan kegiatan pada pertemuan selanjutnya.

e. Mengahiri pembelajaran dengan doa dan salam.

Pertemuan ke-3 : Merancang Kegiatan Penyuluhan Pembukaan (15 menit)

a. Guru membuka pelajaran dengan salam, membaca doa, menyiapkan kondisi fisik dan psikis siswa dan mengabsen siswa

b. Guru memberitahukan tujuan pembelajaran

c. Memberikan apersepsi, pertenyaan pemantik, dan memberikan motivasi pembelajaran

d. Menyampaikan strtategi pembelajaran, cakupan materi yang akan diajarkan, rencana penilaian dan skenario pembelajaran

Kegiatan Inti (60 menit)

a. Menyiapkan pertanyaan atau penugasan proyek

Guru memberikan suatu permasalahan tentang kasus atau serangan virus kepada peserta

(5)

didik per kelompok.

b. Mendesain perencanaan proyek

Peserta didik merancang sebuah proyek yang dapat memecahkan masalah yang diberikan.

c. Menyusun jadwal sebagai langkah nyata dari sebuah proyek

Peserta didik menyusun jadwal dan langkah-langkah pembuatan projek d. Memonitor kegiatan dan perkembangan projek

Guru mengklarifikasi dan memonitor kegiatan dengan memberikan masukan baik didalam maupun di luar kelas

e. Menguji hasil

Guru menguji hasil projek berupa poster atau banner (dilakukan di pertemuan selanjutnya) f. Mengevaluasi Pengalaman

Guru mengevaluasi pemahaman siswa tentang konsep kimia dan kaidah kerja ilmiah melaluai projek yang dilakukan (dilakukan di pertemuan selanjutnya)

Penutup (15 menit)

a. Merefleksi pembelajaran dan memberikan umpan balik.

b. Siswa memberikan kesimpulan.

c. Memberikan informasi mengenai rancangan kegiatan pada pertemuan selanjutnya.

d. Mengahiri pembelajaran dengan doa dan salam.

Alternatif Pembelajaran untuk pembelajaran berdiferensiasi Pertemuan ke-1

Berdasarkan hasil test awal, bagi peserta didik yang belum memahami tentang konsep virus maka dilakukan pendampingan secara khusus bagi peserta didik diluar jam belajar. Disediakan materi materi ajar yang lebih relevan dan mudah difahami.

Pertemuan ke-2

Berdasarkan hasil test awal, bagi peserta didik yang belum memahami tentang konsep virus dan peranannya maka peserta didik mendapatkan materi-materi tambahan yang lebih visual dan telah disederhanakan oleh guru serta mendapatkan bimbingan khusus di luar jam pelajaran

Pertemuan ke-3

Bagi peserta didik yang mengalami kesulitan dalam melaksankan kegiatan projek maka akan mendapatkan pendampingan oleh guru atau teman sebaya.

6. Refleksi Peserta Didik dan Pendidik

Peserta Didik Pendidik

 Pemahaman apa yang anda dapatkan pada pembelajaran kali ini?

 Pengalaman apa yang anda dapatkan pada pembelajaran ini?

 Materi apa yang masih anda rasa masih perlu dipelajari lebih dalam?

 Untuk angka 1 sampai dengan 10, berapa angka yang anda dapatkan untuk usaha anda dalam memahami pelajaran

 Apa cara mengajar saya dapat difahami oleh peserta didik?

 Seberapa besar (persentase) keberhasilan peserta didik untuk materi ini?

 Siapa saja peserta didik yang membutuhkan perhatian khusus?

 Apakah saya sudah memiliki sikap terbuka terhadap siswa?

 Apa yang harus saya perbaiki dalam proses mengajar sehingga anak2 dapat memahami pelajaran?

(6)

Mengetahui Palembang, Juni 2022

Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

H. Hadi Wijaya, S.Pd. Dian Novita, S.Pd.

(7)

C. LAMPIRAN

1. Lembar Kerja Peserta Didik

Pertemuan ke-1 1. Asesmen Awal

Pertanyaan Kunci Jawaban

Virus dikatakan mahluk tak hidup karena memiliki ciri :

A. Dapat hidup dimanapun B. Dapat berkembang biak . C. Dapat berbentuk kristal D. Bersifat saprofit

E. Tidak dapat bereproduksi

C

Virus dapat dikatakan mahluk hidup karena memiliki ciri-ciri :

A. Dapat hidup dimanapun B. Dapat berkembang biak . C. Dapat berbentuk kristal D. Bersifat saprofit

E. Tidak dapat bereproduksi

B

Pada struktur virus asam nukleat yang diselubung protein disebut :

A. Sel inang B. Kapsid C. DNA D. Virion E. RNA

B

Perhatikan struktur tubuh virus berikut, bagian yang berlabel A adalah :

A. Kapsid B. Asam nukleat C. Ekor D. Serabut ekor E. Jarum penusuk

A

Pada gambar virus diatas label B adalah :

A. Kapsid B. Asam nukleat C. Ekor D. Serabut ekor E. Jarum penusuk

B

Nilai akhir = (Jumlah benar/5)x 100 Sangat baik : skor 81-100 Baik : skor 71-80 Cukup : skor 60-70 Kurang : > 60

(8)

2. Asesmen formatif

Petunjuk Umum

A. Identifikasilah karateristik virus dan menjadi B. Isilah tabel berikut secara berkelompok

Karateristik virus Struktur virus

1.

2.

3.

4.

5.

1.

2.

3.

4.

5.

Rubrik Penilaian Indikator Penilaian

Kriteria Penilaian

1 (Kurang) 2 (Cukup) 3 (Baik) 4 (Amat Baik) Identifikasi

permasalahan

Kelompok menjawab 2

dari 5

pertanyaan

Kelompok menjawab 3

dari 5

pertanyaan

Kelompok menjawab 4

dari 5

pertanyaan

Kelompok menjawab semua pertanyaan Akibat yang

dapat terjadi akibat

permasalahan yang ada

Kelompok menjawab 2

dari 5

pertanyaan

Kelompok menjawab 3

dari 5

pertanyaan

Kelompok menjawab 4

dari 5

pertanyaan

Kelompok menjawab semua pertanyaan Keterkaitan

antara identifikasi masalah dan akibat yang dapat terjadi

Kelompok menjawab 2

dari 5

pertanyaan

Kelompok menjawab 3

dari 5

pertanyaan

Kelompok menjawab 4

dari 5

pertanyaan

Kelompok menjawab semua pertanyaan

Nilai akhir = (Jumlah skor/12)x 100 Sangat baik : skor 81-100 Baik : skor 71-80 Cukup : skor 60-70 Kurang : > 60

Aktivitas 1

(9)

Rubrik Penilaian Presentasi

No. Indikator Penilaian

Kriteria Penilaian Kurang

(1 poin)

Cukup (2 poin)

Baik (3 poin)

Sangat Baik (4 poin) 1 Sistematika

Presentasi

Materi presentasi diajukan secara tidak runtut dan tidak sistematis

Materi presentasi diajukan secara kurang runtut dan tidak sistematis

Materi presentasi diajukan secara runtut tetapi kurang sistematis

Materi presentasi diajukan secara runtut dan sistematis

2 Penggunaan bahasa

Menggunakan bahasa yang baik, kurang baku, dan tidak terstruktur

Menggunakan bahasa yang baik, kurang baku, dan terstruktur

Menggunakan bahasa yang baik, baku, tetapi kurang terstruktur

Menggunakan bahasa yang baik,

baku dan

terstruktur 3 Kejelasa

n penyam paian

Artikulasi kurang jelas, suara tidak terdengar, bertele-

tele

Artikulasi jelas, suara terdengar, tetapi bertele-tele

Artikulasi kurang jelas, suara terdengar, tidak bertele-tele

Artikulasi jelas, suara terdengar, tidak bertele-tele 4 Komunikatif

Membaca catatan sepanjang

menjelaskan

lebih banyak menatap catatan saat menjelaskan dari pada audiens

lebih banyak menatap audiens saat menjelaskan dari pada catatan, tanpa ada gestur tubuh

lebih banyak menatap audiens saat menjelaskan dari pada catatan, dan menggunakan gestur yang membuat audiens memperhatikan 5 Kebenaran

Konsep Menjelaskan 1 dari 4 konsep esensial dengan benar

Menjelaskan 2 dari 4 konsep esensial dengan benar

Menjelaskan 3 dari 4 konsep esensial dengan benar

Menjelaskan seluruh konsep esensial dengan benar

(10)

Tontonlah video berikut

1. https://www.youtube.com/watch?v=8hgc2iZflTI 2. https://www.youtube.com/watch?v=O1TetEto1Isl 3. https://www.youtube.com/watch?v=bGHN6CPv3Ms

Berdasarkan artikel tersebut:

1. Buatlah infografis reflikasi virus yang menunjukkan tiap tahapan/fase reflikasi virus 2. Sampaikan pendapatmu secara jujur, kritis dan kreatif terkait reproduksi virus.

Kiteria Penilaian

Nomor Soal Skor

1 2 3 4

1 Jika dapat

membuat 1 tahap reflikasi virus

Jika dapat membuat 2 tahap reflikasi virs

Jika dapat

membuat 3 tahap reflikasi virus

Jika dapat

membuat 4 tahap reflikasi virus

2 Jika pendapat kurang jelas, runut dan sistematis

Jika pendapat jelas, namun kurang runut dan sistematis

Jika pendapat jelas, runut namun kurang sistematis

Jika pendapat jelas, runut dan sistematis

Nilai akhir = (Jumlah skor/8)x 100 Sangat baik : skor 81-100 Baik : skor 71-80 Cukup : skor 60-70 Kurang : > 60

Aktivitas 2

(11)

Pertemuan ke-2 1. Asesmen Awal

Pertanyaan Kunci Jawaban

Apakah yang menyebabkan pandemi melanda dunia beberapa waktu yang lalu

Virus covid 19, Sar-CoV 19, virus corona

Dimana pertama kali virus corona menyerang pada bulan desember tahun 2019

Wuhan Menurut anda apakah virus selalu memberikan peran negatif dalam kehidupan?

Tidak

Virus dapat dijadikan vaksin Vaksin apa saja yang kalian tahu pernah ada,

tuliskan minimal 5 jenis

1. Polio 2. Meningitis 3. Covid 19 4. BCG 5. DPT

Menurut anda apakah vaksin itu ? Vaksin adalah Vaksin merupakan antigen (mikroorganisma) yang diinaktivasi atau dilemahkan yang bila diberikan kepada orang yang sehat untuk menimbulkan antibodi spesifik terhadap mikroorganisma tersebut, sehingga bila kemudian terpapar, akan kebal dan tidak terserang penyakit

Nilai akhir = (Jumlah benar/5)x 100 Sangat baik : skor 81-100 Baik : skor 71-80 Cukup : skor 60-70 Kurang : > 60 2. Asesmen formatif

1. Perhatikan vidio berikut ini dan analisis

a. https://www.youtube.com/watch?v=FVMEnmlZ9z0 b. https://www.youtube.com/watch?v=BE5Xm6G-XBU c. https://www.youtube.com/watch?v=wk1eOxjq-MI d. https://www.youtube.com/watch?v=gy3XgJWDTOU

2. Lalu isilah tabel berikut ini setelah melakukan diskusi kelompok Analisis dalam kehidupan

( vaksin / virus )

Akibat yang ditimbulkan ( Vaksin / penyakit )

1. 1.

Aktivitas 1

(12)

2.

3.

4.

5.

2.

3.

4.

5.

Catatan : Rubrik penilaian sama dengan pertemuan 1

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat

1. Adakah peran virus dalam kehidupan menurut anda pada akhirnya menimbulkan dampak tidak baik pada kehidupan kita? Mengapa demikian? Jelaskan.

2. Apa yang anda lakukan, jika anda berkesempatan menjadi ahli biologi? Mengapa anda melakukan hal tersebut?

Kiteria Penilaian

Nomor Soal Skor

1 2 3 4

1 Jika menjawab dengan kurang jelas, akurat dan kontekstual

Jika dapat menjawab dengan akurat, namun kurang jelas dan kontekstual

Jika dapat

menjawab dengan akurat, jelas dan namun kurang kontekstual

Jika dapat

menjawab dengan akurat, jelas dan kontekstual

2 Jika pendapat kurang tepat, runut dan sistematis

Jika pendapat tepat namun kurang runut dan sistematis

Jika pendapat tepat, runut namun kurang sistematis

Jika pendapat tepat, runut dan sistematis

Nilai akhir = (Jumlah skor/8)x 100 Sangat baik : skor 81-100 Baik : skor 71-80 Cukup : skor 60-70 Kurang : > 60

Aktivitas 2

(13)

Pertemuan ke-3

Rubrik Penilaian Projek

Aspek Indikato

r

Skor

1 2 3 4

I. Persiapan 1. Pemilihan tema atau judul yang menarik 2. Perencanaan strategi proyek jelas 3. Pelibatan seluruh anggota tim

dengan deskripsi tugas yang jelas

Jumlah Sub 1

II. Pelaksanaan 1. Pelaksanaan proyek sesuai rencana 2. Partisipasi semua anggota kelompok

sesuai dengan tugas masing masing 3. Penggunaan strategi yang sesuai

untuk mengatasi masalah 4. Hasil produk

Jumlah Sub 2

III. Evaluasi 1. Sesuai tema, tujuan proyek, dan kelengkapan informasi 2. Produk berfungsi dengan baik

(memenuhi prinsip kerja dan prosedur)

3. Terdapat kreativitas dan inovasi Jumlah Sub 3

Jumlah skor total

Jumlah skor maksimal 40

Nilai

2. Pengayaan dan Remedial Tugas Projek

Bersama teman-teman dalam kelompokmu tentukan suatu permasalahan virus yang terjadi disekitarmu baik lokal maupun global dan temukan rancangan solusi yang dapat

menyelesaikan permasalahan tersebut. Produk yang dihasilkan dapat berupa brosur atau banner yang menampilkan penyuluhan

Pengayaan :

 Peserta didik mencari informasi tentang mekanisme atau strategi terkini terkait nekanisme pembuatan vaksin

 Peserta didik menemukan peran virus yang lebih bermanfaat untuk kemajuan kehidupan dimasa mendatang

(14)

3. Bahan Bacaan Pendidik dan Peserta Didik

What is Virus ?

Mungkin kalian pernah mendengar pertanyaan-pertanyaan guru yang kreatif untuk membimbing siswa dalam merancang penelitian atau percobaan. Pertanyaan berikut merupakan arahan jika kalian akan melakukan percobaan.

Coba renungkan sambil sobat berpikir, kira-kira bagaimana jawabannya, di hubungkan dengan objek analisis yang akan kalian lakukan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut misalnya sebagai berikut ini :

Apa yang ingin sobat tahu tentang virus.?

Menurut sobat apa virus itu mahluk hidup ataukah benda mati.?

Bagaimana sobat mengetahui tentang virus.?

Bagaimana cara kalian mengkomunikasikan hasil analisis.?

Apa arti hasil analisis menurut kalian.?

Sudah benarkah yang di lakukan.?

Bagaimana cara agar mendapatkan data yang lebih baik.?

Apa pengertian virus ? Dalam beberapa eksperimen yang dilakukan para ilmuwan, Pada tahun 1883, Adolf Mayer, seorang ilmuwan Jerman, yang sedang mencari penyebab penyakit mosaik pada tembakau. Penyakit ini menghambat pertumbuhan tanaman tembakau dan menyebabkan daunnya mempunyai bercak-bercak, sehingga disebut mosaik. Mayer menemukan bahwa penyakit itu menular ketika ia menemukan bahwa ia dapat memindahkan penyakit tersebut dari satu tanaman ke tanaman lain dengan cara menyemprotkan getah yang diekstraksi dari daun tanaman sakit ke tanaman yang sehat. Mayer berusaha mencari mikroba di dalam getah yang menularkan penyakit tersebut tetapi tidak mendapatkan apapun. Mayer mengambil kesimpulan bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri yang lebih kecil daripada biasanya, yang tidak dapat dilihat dengan mikroskop. Pada tahun 1892, Dimitri Ivanowsky dari Rusia menguji hipotesis Mayer dengan mengalirkan getah dari daun tembakau yang terinfeksi melalui saringan yang didesain untuk mengambil bakteri. Setelah disaring, getah tersebut masih menimbulkan penyakit mosaik. Ivanowsky masih berpegang teguh pada hipotesis yang menyatakan bahwa bakteri merupakan penyebab penyakit mosaik tembakau, dengan alasan bahwa mungkin bakteri patogen tersebut memiliki bentuk yang sangat kecil sehingga masih dapat melewati saringan. Atau mungkin bakteri tersebut toksin yang dapat melewati saringan dan menimbulkan penyakit. Pada tahun 1897 Martinus Beijerinck ahli botani dari Belanda menemukan bahwa agen infeksi yang ada di dalam getah yang telah disaring tersebut dapat bereproduksi.

Pada tahun 1883, Adolf Mayer, seorang ilmuwan Jerman, yang sedang mencari penyebab penyakit mosaik pada tembakau. Penyakit ini menghambat pertumbuhan tanaman tembakau dan menyebabkan daunnya mempunyai bercak-bercak, sehingga disebut mosaik. Mayer menemukan bahwa penyakit itu menular ketika ia menemukan bahwa ia dapat memindahkan penyakit tersebut dari satu tanaman ke tanaman lain dengan cara menyemprotkan getah yang diekstraksi

Remedial :

Jika dari hasil evaluasi masih terdapat siswa yang belum memenuhi standar minimal, maka guru melaksanakan kegiatan remedial. Kegiatan ini diawali dengan remedial teaching , yaitu guru memberikan pengulangan untuk materi-materi yang CP nya belum tercapai.

Pertemuan 1

(15)

dari daun tanaman sakit ke tanaman yang sehat. Mayer berusaha mencari mikroba di dalam getah yang menularkan penyakit tersebut tetapi tidak mendapatkan apapun. Mayer mengambil kesimpulan bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri yang lebih kecil daripada biasanya, yang tidak dapat dilihat dengan mikroskop. Pada tahun 1892, Dimitri Ivanowsky dari Rusia menguji hipotesis Mayer dengan mengalirkan getah dari daun tembakau yang terinfeksi melalui saringan yang didesain untuk mengambil bakteri. Setelah disaring, getah tersebut masih menimbulkan penyakit mosaik. Ivanowsky masih berpegang teguh pada hipotesis yang menyatakan bahwa bakteri merupakan penyebab penyakit mosaik tembakau, dengan alasan bahwa mungkin bakteri patogen tersebut memiliki bentuk yang sangat kecil sehingga masih dapat melewati saringan. Atau mungkin bakteri tersebut toksin yang dapat melewati saringan dan menimbulkan penyakit. Pada tahun 1897 Martinus Beijerinck ahli botani dari Belanda menemukan bahwa agen infeksi yang ada di dalam getah yang telah disaring tersebut dapat bereproduksi

Melalui media kita sering mendengar penyakit yang disebabkan oleh virus, misal AIDS, flu burung, demam berdarah. Penyakit tersebut menyebar luas secara cepat di beberapa wilayah.

Penyakit tersebut disebabkan virus. Apakah yang anda ketahui tentang virus ? untuk mengetahui lebih jelas anda dapat mempelajari materi virus pada modul ini . Anda dapat mengamati beberapa macam virus pada gambar berikut.

Peran Virus Dalam Kehidupan Sehari-hari

Jika mendengar istilah virus, masih banyak orang yang merasa takut, karena yang terfikir saat mendengar virus hanyalah penyebab penyakit. Pada kenyataannya virus tidak hanya menyebabkan penyakit tapi juga dapat memberikan manfaat positif diantaranya dapat dijadikan vaksin.

Vaksin merupakan antigen (mikroorganisma) yang diinaktivasi atau dilemahkan yang bila diberikan kepada orang yang sehat untuk menimbulkan antibodi spesifik terhadap mikroorganisma tersebut, sehingga bila kemudian terpapar, akan kebal dan tidak

Pertemuan 2

(16)

terserang penyakit. Bahan dasar membuat vaksin tentu memerlukan mikroorganisma, baik virus maupun bakteri. Menumbuhkan mikroorganisma memerlukan media tumbuh yang disimpan pada suhu tertentuMikroorganisma yang tumbuh kemudian akan dipanen, diinaktivasi, dimurnikan, diformulasi dan kemudian dikemas.

Rangkaian proses pembuatan vaksin berada dibawah regulasi cara pembuatan obat yang baik (CPOB) yang juga dikenal sebagai Good Manufacturing Practice (GMP) sehingga produk akan terjaga dalam kualitas yang baik.

Setiap lot yang diproduksi harus lulus pengujian mutu (Quality Control), dan jaminan mutu (Quality Assurance). Setiap lot produk yang dihasilkan akan dilaporkan pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk kemudian diperiksa dan bila sudah lulus, BPOM akan mengeluarkan sertifikat lulus uji untuk setiap lot vaksin. Dengan demikian dapat dilihat bagaimana setiap lot yang dihasilkan sangat terjaga kualitasnya.

Pada tahun ini, Bio Farma menargetkan produksi vaksin hingga 3,1 miliar dosis guna memenuhi kebutuhan nasional. Prioritas utama dari pemberian vaksin di tanah air meliputi lima juta bayi, 12 juta anak usia sekolah, dan 23 juta wanita usia subur. Saat ini Bio Farma memproduksi 14 jenis vaksin dan empat jenis serum yang berstandar WHO.

Mengingat kami memiliki kapasitas yang besar, selain memenuhi pasar dalam negeri, kami juga memenuhi kebutuhan vaksin global, produk vaksinnya telah digunakan di lebih dari 130 negara.

Selain itu Bio Farma melakukan inovasi vaksin Hepatitis B menjadi terapeutik atau vaksin terapi bagi pasien yang menderita Hepatitis B

4. Glosarium

Virus : partikel penginfeksi.

Vaksin : Vaksin merupakan antigen (mikroorganisma) yang diinaktivasi atau dilemahkan yang bila diberikan kepada orang yang sehat untuk menimbulkan antibodi spesifik terhadap mikroorganisma tersebut, sehingga bila kemudian terpapar, akan kebal dan tidak terserang penyakit.

5. Daftar Pustaka

Buku Biologi kelas X, Irnaningtyas dan sagita sylvia, Erlangga, Jakarta 2021

https://id.wikipedia.org/wiki/Virus

(17)

Referensi

Dokumen terkait