• Tidak ada hasil yang ditemukan

LKS jumlah n suku pertama deret aritmati (2)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LKS jumlah n suku pertama deret aritmati (2)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

LEMBAR KERJA SISWA

Mata Pelajaran : Matematika

Sub Materi : Jumlah n suku pertaama deret aritmatika Materi : Pola Bilangan, Barisan, dan Deret Kelas/Semester : IX/ II

Kompetensi Dasar : 4.4 Mengenal pola bilangan, barisan, deret, dan semacam, dan memperumumnya; menggunakan untuk menyelesaikan masalah nyata serta menemukan masalah baru.

Indikator :

4.4.1 Menemukan rumus jumlah n suku pertama deret aritmatika

4.4.2 Menerapkan rumus jumlah n suku pertama untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan deret aritmatika

Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa dapat menentukan rumus jumlah n suku pertama deret aritmatika

2. Siswa terampil menggunakan rumus jumlah n suku pertama untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan deret aritmatika

Nama Kelompok : Anggota Kelompok :

1. 2. 3. 4. Petunjuk :

1. Tuliskan nama kelompok dan nama anggota kelompok pada lembar yang telah disediakan.

2. Diskusilah soal-soal berikut dengan teman kelompok masing-masing.

3. Jawablah soal-soal berikut dengan benar.

Soal:

(2)

Jika pada baris paling depan tersedia 3 kursi, baris kedua terdapat 6 kursi, dan baris ketiga terdapat 9 kursi, maka :

a. Banyak kursi di baris ke 4 dan ke 5 adalah ….

b. Banyaknya kursi yang terdapat di baris ke n adalah …

c. Menurutmu berapa banyak jumlah seluruh kursi pada:

1. Barisan ke 1 = …..

2. Barisan ke 1 sampai ke 2 = ….

3. Barisan ke 1 sampai ke 3 = …..

d. Nyatakan barisak ke 5 dengan melibatkan barisan ke 3 dan barisan ke 4!

Jawab:

……… ………

e. Berapa banyak seluruh kursi di dalam gedung tersebut sampai baris ke n ? bagaimana cara menentukanya? Sebutkan!

Jawab:

……… ……….

2. Jika U1 = a1 = 3 , U2 = a1 + 3 = 6, U3 = a1 + 6 = 9 (8 menit)

Maka tentukan S3 , S4, dan Sn

(3)

U4 = a1 + …. = ….

S4 = 3 + 6 + 9 + 12

S4 = … + … + … + … +

2S4 = 15 + … + …. + …

= 3+12 + …. + …. + ….

= (a1 + U4) + (…….) + (…....) + (……..)

2S4 = ……

S4 = …….

Sn = a1 + (a1 + b) + (a1 +2b) + … + (Un – 2b) + (Un – b) + Un

Sn = ……….. +

2Sn = ……….

= ……….

Sn = ……….

Jadi, rumus Sn adalah

*** SELAMAT BEKERJA***

Referensi

Dokumen terkait

pengertian, perbedaan dan penerapannya dalam penyelesaian masalah sederhana yang terkait dengan pola-pola barisan dan deret. tugas-tugas yang

Setelah mempelajari modul ini diharapkan Anda dapat: 1. memahami pola bilangan, barisan, dan deret. memahami notasi sigma dan penggunaannya dalam menyederhanakan penulisan

 Jika nilai perolehan < 75 , artinya anda belum paham tentang Pola Bilangan, Barisan, Deret dan Notasi Sigma maka anda harus mengulang kembali.. membaca dan memahami konsep

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 4 Mampu menerapkan konsep pola bilangan dalam menyelesaikan perhitungan barisan dan deret serta terampil menggunakannya untuk menyelesaikan

Barisan yaitu susunan bilangan yang didapatkan dari pemetaan bilangan asli yang dihubungkan dengan tanda “,”.. Jika pada barisan tanda “,” diganti dengan

Setelah mempelajari modul ini diharapkan Anda dapat: 1. memahami pola bilangan, barisan, dan deret. memahami notasi sigma dan penggunaannya dalam menyederhanakan penulisan

Jumlah lima suku pertama suatu deret geometri adalah 93 dan rasio deret itu 29. UN

Guru mengarahkan peserta didik menemukan pemecahan masalah tentang desain miniatur gedung pencaar langit dengan menggunakan konsep pola bilangan, barisan dan