• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi dalam Audit Lingkungan. [tx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Evaluasi dalam Audit Lingkungan. [tx"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Penilaian dan Evaluasi dalam

Audit Lingkungan

Penilaian merupakan proses pengkajian terhadap parameter lingkungan yang rusak/tercemar yang dipersoalkan dan kemudian diaudit. Penilaian dilakukan setelah ada data dari pengamatan

lapangan atau data laboratorium.

Evaluasi dimaksud untuk mengetahui

aspek dan faktor apa yang menyebabkan parameter tersebut rusak atau tercemar

(2)

Berdasar data pengamatan dari lapangan dan hasil analisis

laboratorium, kemudian dibuat tabel penilaian.

Parame ter L. yg

diaudit

Baku

mutu L. Jelek (skala 1)

Sedang (skala2 )

(3)

Proses Dalam Audit

Lingkungan

Tujuan Audit Lingkungan (1)Proaktif, atau

(2) Kewajiban

Pengumpulan Data Lap. dan Sampling

Penilaian untuk menetapkan kualitas lingkungan

(4)

Analisis Evaluasi Dalam Audit

Lingkungan

Evaluasi dilaksanakan terhadap beberapa

aspek antara lain :

1. Manajemen Pengelolaan Lingkungan

2. Ketaatan Hukum Lingkungan

3. Aspek Teknis/Peralatan Pengelolaan

Lingkungan

4. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
(5)

Tabel Matrik Evaluasi dalam

Audit Lingkungan: Aspek

Manajemen

Aspek

Manajemn /Faktor evaluasi

Score (3) Bagus

Score (2)

Sedang

Score (1) Jelek

Evaluasi

1.Kelemba gaan

(6)

Evaluasi Aspek Manajemen LH

Pabrik Kelapa Sawit Terhadap

Komponen Lingkungan (Air

Limbah ) yang jelek

1.Berdasar Pengamatan/Pengukuran/

Analisis Lab : BOD = 750 ppm

2. Penilaian : Parameter BOD jelek ,

karena melewati Baku Mutu Limbah

3. Kemudian dievaluasi metoda

Rerata ter

hadap faktor manajemen yaitu :(1)

Kelembagan ,(2) SDM, (3) Biaya,(4)

(7)

Pelaksanaan Evaluasi Terhadap Faktor

Manajemen ,Pengelolaan Parameter BOD( 750 ppm) yang Masih Tinggi Konsentrasinya, Di Outfall IPAL

.

Faktor Manaj. Bagus (3) Sedang (2) Jelek (1) Evaluasi 1.Lembg 2.SDM 3.Biaya 4.Metoda 5.Perlatn Total Rerata 3 2

2 1

(8)

Sebuah contoh untuk evaluasi

dalam Audit Lingkungan Pabrik

Kelapa Sawit : Komponen Kualitas

Air Limbah

Analisis Penilaian diketemukan :

Parameter BOD keluar dari IPAL

konsentrasinya masih mencapai

750 ppm

Kemudian dilakukan evaluasi faktor apa penyebabnya ?

Langkah dalam evaluasi : Diketemukan ternyata faktor Biaya yang rendah dan

peralatan yang tidak sesuai atau peralatan tidak dioperasikan.

(9)

Evaluasi dalam Audit

Lingkungan : Aspek Ketaatan

Hukum

Aspek Ketaatan Hukum/Fa ktor

dievaluasi

Score (3) Bagus

Score (2 ) Sedang

Score ( 1 ) Jelek

Evaluasi

1.Perizinn 2.Ketenga kerjaan tan

(10)

Evaluasi dalam Audit

Lingkungan :Aspek Fasilitas

Teknis/Peralatan

Aspek

Fas.Teknis/Fa ktor Diaudit

Bagus score ( 3)

Sedang Score (2)

Jelek Score (1)

Evaluasi

(11)

Evaluasi dalam Audit

Lingkungan:Aspek AMDAL

Aspek

AMDAL/Fakto r di Audit

Score (3) Bagus

Score (2)

Sedang

Score (1) Jelek

Evaluasi

1.Pelakasana an RKL

(12)

Evaluasi Audit Lingkungan

:Aspek Produk/Pemasaran

Produk

Aspek

Produk/Pema saran/Faktor di Audit

Score (3) Bagus

Score (2) Sedang

Score (1) Jelek

Evaluasi

1.Sumber Bhn Bk 2. Proses 3.Pengep 4.Distrib

(13)

Evaluasi Kinerja Pengelolaan

Lingkungan Suatu Perusahaan

Yang Di Audit

Aspek/ Komp. LH.

Manajeme n

Ketaa-tan Hukum

AMDAL Perala-tan Produk

1.BOD 2.TSS 3.

4.

Rerata

Gambar

Tabel Matrik Evaluasi dalam

Referensi

Dokumen terkait

Rancangan awal RPJMD Kabupaten Banyuasin tahun 2014-2018 memuat program-program Dinas PU CK seperti Program Lingkungan Sehat Perumahan ; Program Pengembangan Komunitas Perumahan ;

Menurut ketiga subjek mainan yang dapat digolongkan sebagai APE adalah mainan-mainan yang tidak hanya memberikan hiburan saja tapi juga sarat akan nilai

Mengingat luasnya pembahasan mengenai kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh pemasaran dan untuk menjaga agar penelitian ini tidak menyimpang dari permasalahan,

49 Produk halal adalah produk pangan, obat, kosmetika dan produk lain yang tidak mengandung unsur atau barang haram dalam proses pembuatanya serta dilarang

Dalam konteks internal, kenyataan minimnya kader perempuan KOPRI yang mampu bertahan dijenjang organisasi yang lebih tinggi (rendahnya angka keterlibatan kader

Selain itu, dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Sumargi (2010) di Surabaya dengan judul “Efektivitas pembimbingan orangtua dan pengasuh terhadap intensitas perilaku

2] pada pemilu berikutnya yaitu pemilihan umum anggota legislative tahun 2009 di lima kabupaten/kota (Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kota Bogor

Negatives effects of increased sperm DNA damage in relation to seminal oxidative stress in men with idiopathic and male factor infertility.. Vine MF TC, Hu P,