• Tidak ada hasil yang ditemukan

DREAMWAVE PICTURE Diajukan untuk memenuh

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "DREAMWAVE PICTURE Diajukan untuk memenuh"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

DREAMWAVE PICTURE

Proposal Usaha

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah

Kewirausahaan

Disusun Oleh :

EZRA ADINUGROHO (201510040311174)

NANDHIAZ NADIF (201510040311200)

BAGUS SUPRIYANTO (201510040311212)

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK JURUSAN ILMU KOMUNIKASI

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telat memberikan

rahmat dan hidayahnya sehingga kami bisa menyelesaikan proposal usaha ini dengan baik.

Proposal usaha ini kami sajikan dalam bentuk yang sederhana. Adapun jenis usaha yang kami

ambil adalah Production House.

Tujuan pembuatan proposal ini adalah sebagai salah satu tugas mata

kuliah Kewirausaahan. Bahan penulisan proposal saya buat dari bisnis yang belum saya buat.

Dalam penulisan ini saya bermaksud membuat

business plan

dan mengembangkan bisnis

yang akan saya jalankan.

Kami menyadari bahwa proposal ini masih jauh dari kata sempurna, maka dari itu

kami berharap kritik dan saran yang bisa memperbaiki proposal kami di masa yang akan

datang.

Akhir kata semoga proposal ini dapat bermanfaat khususnya bagi kami.

Batu, 17 November 2016

(3)

DAFTAR ISI

Lembar Judul Proposal Usaha

... I

Kata Pengantar

... II

Daftar Isi

... III

BAB I PENDAHULUAN

... 1

1.1 Latar Belakang

... 1

1.2 Deskripsi Usaha ... 2

1.3 Profil Perusahaan dan Pemilik sekaligus Pengelola

... 3

1.4 Perencanaan Organisasi ... 5

BAB II PROSES PRODUKSI DAN PEMASARAN

... 7

2.1 Rencana Produksi

... 7

2.2 Rencana Pemasaran

... 12

2.3 Resiko Bisnis

... 13

BAB III PEMODALAN DAN NERACA AWAL

... 15

3.1 Pemodalan

... 15

3.2 Laporan Penjualan

... 15

3.3 Neraca Permulaan

... 15

BAB IV KESIMPULAN

... 17

4.1 Kesimpulan

... 17

LAMPIRAN-LAMPIRAN

... 19

(4)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Production House merupakan proses memproduksi sebuah gambar bergerak

(videography) menggunakan media teknologi. Hasil yang diperoleh dapat berupa gambar-gambar bergerak atau sering disebut videography (videography) .

Di era seperti sekarang ini dimana dunia video sudah tidak asing lagi di mata masyarakat,

banyak orang yang memerlukan videography sebagai dokumentasi momen-momen pentingya.

Selain itu production house di daerah saya sendiri masih belum banyak yang membuka

usaha ini. Sehingga itu merupakan peluang yang sangat besar untuk para pengusaha terutama

dibidang videography. Maka dari itu saya ingin menggunakan momen itu untuk memulai bisnis dalam

bidang videography. Dan hal itu merupakan latar belakang utama kami dalam memulai bisnis.

Melihat aspek itu, kami bermaksud mendirikan sebuah Production House. Videography

merupakan proses pengambilan video yang semua prosesnya menggunakan teknologi, dari

mulai perancangan konsep sampai pada tahap editing.

1.2 Deskripsi Usaha

Setelah saya menentukan jenis usaha yang akan saya jalankan, maka setelah itu saya akan

mendeskripsikan usaha yang akan saya jalankan dengan rincian sebagai berikut :

1. Produk yang dihasilkan

Produk yang akan saya hasilkan dalam usaha yang akan kami jalankan antara lain

videgraphy momen seperti Prewedding-Wedding, pembuatan sebuah iklan dan lain-lain.

2. Ruang Lingkup Bisnis

Ruang lingkup bisnis yang akan kami jalankan untuk saat ini adalah berfokus pada

vidography. Namun kedepannya kami akan berupaya mengembangkan usaha yang kami jalankan.

1.3 Profil Perusahaan dan Pemilik sekaligus Pengelola

1. Profil Perusahaan

(5)

Logo Perusahaan

Nama Perusahaan : DREAMWAVE PICTURE

Jenis usaha : Production House

Visi usaha : Menjadi production house unggulan yang memberikan pelayanan

terbaik dan memberikan kualitas yang terbaik.

Misi usaha : 1. Membuat planning pemasaran

2. Membangun jaringan dengan pengusaha dan para investor

3. Memberikan pelayanan baik dan cepat.

Motto perusahaan : Siap tepat waktu

Alamat perusahaan : Perumahan Sengkaling Indah I No.83, Malang

No handphone : 081230472703

2. Profil Pemilik Sekaligus Pengelola Perusahaan

Nama Lengkap : Ezra Adinugroho

Tempat dan tanggal lahir : Batu, 06 Desember 1996

Jabatan : Pimpinan Perusahaan & Manajemen Produksi

(6)

BAB II

PROSES PRODUKSI DAN PEMASARAN

2.1. Rencana Produksi

A. Gedung dan perlengkapan

Dalam proses produksi sudah pasti memerlukan gedung dan perlengkapan pendukung untuk

tercapainya hasil produksi yang maksimal. Untuk gedung produksi sementara kami menggunakan

kontrakan tempat tinggal anggota kami sebagai pengelola perusahaan Perumahan Sengakiling Indah

I No.83, Malang dimana disitu menjadi tempat penyimpanan alat dan proses produksi pelanggan.

Selain itu juga tempat itu merupakan tempat usaha sementara.

B. Alat-alat dan perlengkapan

Alat yang digunakan dalam proses produksi videography yang akan kami jalankan cukup

mahal. Untuk meminimalkan modal awal dalam pendirian perusahaan kami memilih untuk menyewa

alat-alat yang kami butuhkan dan belum bisa kami beli. Namun dalam hal ini kami akan menjelaskan

dan memberikan rincian alat yang kami perlukan dalam proses produksi. Mesin dan perlengkapan

yang kami perlukan diantaranya :

 PC Build Up

 Printer

 Kamera

 Drone

Stabilizer

Tripod

Alat dan perlengkapan lainnya

CONTOH ALAT DAN PERLENGKAPAN

Untuk pc/laptop kami menggunakan komputer pribadi dalam menjalankan pekerjaan yang

kami lakukan. Dalam dalam proses produksi saya mengunakan alat pribadi untuk sementara dan

(7)

yang bekerjasama dengan kami. Dengan demikian kami masih bisa menjalankan bisnis saya tanpa

harus mengeluarkan biaya untuk pembelian alat.

C. Proses Produksi

Proses produksi videography secara umum sama, namun ada beberapa barang yang

memiliki tahap lain dalam proses produksi. Yang memiliki tahap berbeda diantaranya Video

pernikahan, iklan masyarakat dan short movie. Pada kedua tersebut ada tahap-tahap yang tidak

dilakukan di tempat usaha. Untuk memahami proses maka akan kami jelaskan sebagai berikut :

1. Video pernikahan ;

 Menentukan konsep

 Pemilihan tempar

 Pra prosuksi

 Produksi

 Pasca produksi

2. Iklan masyarakat dan Short Movie

 Menentukan konsep

 Pemilihan tempar

 Pra prosuksi

 Produksi

 Pasca produksi

E. Contoh Produksi

Untuk memeberikan gambaran mengenai usaha saya, maka saya memberikan contoh hasil

agar semua pihak bisa mengenal dan menilai usaha saya. Beberapa contoh foto adalah sebagai

berikut :

(8)

F. Biaya Produksi

Dalam memproduksi PIN dan MUG biaya yang kami perlukan adalah sebagai berikut :

1. Biaya Perlengkap dan Beban Produksi

Audio set : Rp. 2.500.000

Tripod : Rp. 800.000

Monopod : Rp. 600.000

Lighting set : Rp. 4.000.000

Stabilizer : Rp. 1.500.000

Transportsi : Rp. 20.000

2.2. Rencana Pemasaran

A. Penetepan Harga

Dalam penetapan harga kami menghitungnya dari harga perlengkapan, sewa alat, biaya

transportasi. Dengan demikian kami menetapkaan harga sebagai berikut :

Video prewed Rp.1.500.000

Iklan layanan masyarakat Rp. 2.500.000-5.000.000

Short movie Rp.5.000.000-10.000.000

B. Promosi

Untuk promosi perusahaan kami menggunakan berbagai cara ada secara langsung ataupun

melalui media dengan tujuan orang bisa lebih mengetahui perusahaan kami dengan berbagai cara

yang mereka sukai. Untuk promosi kami sementara diantaranya :

1. Brosur

2. Internet (Blog dan media sosial)

3. Mouth to mouth

2.3. Resiko Bisnis

Dalam menganalisis resiko bisnis yang akan kami jalani, kami menggunakan

analisis SWOT. Karena analisis swot kita bisa mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats). Dengan begitu kami bisa melihat resiko bisnis yang mungkin akan terjadi. Dan bisa meminimalkannya dengan kekuatan dan

kesempatan yang kami miliki. Selain itu dengan analisi swot kita tidak hanya mengetaui resiko tetapi

mengetahui kelebihan perusahaan kita sendiri.

(9)

1. Kekuatan (strengths)

 Team yang loyalitas dan kredible

 Kami mampu memproduksi dengan cepat dan profesional

 Kwalitas bagus dan harga yang bersahabat

2. Kelemahan (weaknesses)

 Tempat usaha yang tidak mumpuni

 Sarana promosi kurang

 Sumber Modal terbatas

 Peraalatan kebanyakan masih sewa

3. Peluang (opportunities)

 Memiliki pelanggan setia

 Konsumen dari berbagai kalangan mulai dari menengah sampai menengah keatas

 Pemasaran mulut ke mulut berpeluang mudah diketaui banyak orang

4. Ancaman (threats).

 Banyaknya saingan

 Bersaingnya harga

 Hilangnya sumber modal

 Berpindahnya pelanggan

Dari penjabaran tersebut kita dapa simpulkan bahwa resiko usaha yang akan kami hadapi

adalah terlalu banyaknya pesaing, sehingga harga jualpun menjadi resiko selanjutnya. Selain itu

modal yang sedikit membuat kami kesulitan dalam menjalankan perusahaan kami. Dan resiko

utamanya dari kesimpulan diatas adalah berpindahnya pelanggan ke perusahaan lain.

(10)

---BAB III

PEMODALAN DAN NERACA PERMULAAN

3.1 Pemodalan

Dalam menjalankan usaha yang akan kami jalankan, kami menggunakan pemodalan

pribadi dengan metode pengumpulan dari semua pemilik perusahaan. Selain itu kami juga memiliki

modal dari para calon pelanggan kami, karena setiap pelanggan yang akan memesan produk kami

diwajibkan menyimpan uang sebagai tanda jadi (down payment). Dari uang itu kami juga gunakan sebagai modal awal untuk produksi selanjutnya.

3.2 Laporan Penjualan

Perrusaan kami sudah berjalan beberapa bualan terakhir sehingga ada beberapa barang yang telah

kami jual. Berikut kami laporan penjualan 2 bulan terakhir sebagai berikut :

Tanggal

Nama Barang

Banyaknya

Harga

Jumlah

1-04-2014

Penjualan MUG

66 bh

Rp. 21000 Rp. 1.386.000

8-04-2014

Penjualan MUG

30 bh

Rp. 21000 Rp. 630.000

16-04-2014

Pembuatan PIN 5.8

40

Rp. 2.000 Rp. 80.000

25-04-2014

Pembuatan PIN 5.8

100 bh

Rp. 2.000 Rp. 200.000

01-05-2014

Jasa Design

1

Rp. 20.000 Rp. 20.000

TOTAL

Rp. 2.316.000

3.3 Neraca Awal

Neraca awal kami buat dari permodalaan awal dan pendapatan selama dua bulan terakhir.

Neraca awal yang kami buat adalah sebagai berikut :

TANGGAL

RINCIAN

DEBIT

KREDIT

SALDO

01-04-2014 Penjualan Mug

Rp. 1.386.000

Rp. 1.386.000

Biaya Produksi Mug

Rp. 792.000

Rp. 594.000

Perlengkapan mug

Rp. 33.000

Rp. 561.000

Transportasi

Rp. 15.000

Rp. 546.000

08-04-2014 Penjualan Mug

Rp. 630.000

Rp. 1.176.000

Biaya Produksi Mug

Rp. 360.000

Rp. 816.000

Perlengkapan mug

Rp. 15.000

Rp. 801.000

Transportasi

Rp. 15.000

Rp. 786.000

16-05-2014

Penjualan Pin

Rp. 80.000

Rp. 866.000

Biaya Produksi Pin

Rp. 44.480 Rp. 821.520

Transportasi

Rp. 15.000 Rp. 806.520

25-04-2014

Pembuatan Pin

Rp. 200.000

Rp. 1.006.520

Biaya Produksi Pin

Rp. 111.200 Rp. 895.320

Transportasi

Rp. 15.000 Rp. 880.320

(11)

17-05-2014

Modal pemilik

(4 x Rp. 50000 )

Rp. 200.000

Rp. 1.100.320

---BAB IV

KESIMPULAN

4.1 Kesimpulan

Dari seluruh pembahasan proposal bisnis yang kami susun, maka kami dapat simpulkan

sebagai berikut :

1. Pelaksanaan pemilu merupakan momen yang tepat untuk memulai bisnis percetakan.

2. Pada dasarnya kami menghasilkan beberapa produk, diantaranya PIN, gantungan kunci, ID card, mug, nota, undangan, book note, kop surat, kartu nama, amplop, spanduk dan lain-lain. Tetapi terkait tugas ini, kami hanya berfokus pada pembuatan PIN dan Mug.

3. Produk kami dibuat dari bahan berkualitas dengan pengerjaan tangan-tangan terampil, dan hasil yang

memuaskan. Harga yang kami tawarkan cukup bersaing dengan beberapa perusahaan serupa yang

jauh lebih terkenal.

Kami mendirikan tulus bukan semata-mata ingin mendapatkan keuntungan. Tetapi kami

ingin menjadi bagian dari dari penguisaha Indonesia yang mampu membuka lapangan pekerjaan

keesokan harinya. Kami juga ingin membuktikan bahwa produk-produk indonesia dapat bersaing

dengan produk luar negeri. Maka cintailah produk Indonesia untuk pertumbuhan perekonomian yang

lebih baik dan untuk meningkatkan martabat bangsa di mata dunia. Karena negara yang mampu

menghormati karya-karya anak bangsanya, ia mampu untuk bersaing dengan dunia Internasional.

Demikian proposal yang kami buat, mudah-mudahan dapat bermanfaat khususnya bagi

kami dan umumnya bagi kita semua. Mohon maaf apabila masih banyak terdapat kesalahan.

Referensi

Dokumen terkait

Dari tabel diatas menunjukan untuk sektor yang maju dan tumbuh pesat adalah sektor pertanian, sektor listrik, sektor perdagangan dan sektor jasa-jasa.

baik daripada pemberian NAC atau minosiklin secara tunggal dalam meningkatkan ekspresi HSP 70 pada sel pyramid, astrosit, oligodendroglia dan mikroglia hewan coba yang

Dari hasil penyelaman menunjukkan bahwa di lokasi dermaga yang karangnya mengalami kerusakan lebih banyak didominasi oleh jenis bulu babi (Echinoidea).. Terumbu karang yang

Metode analisis data dilakukan dengan mengolah data yang ada dengan cara membuat Work Breakdown Structure (WBS) sebagai langkah yang akan dilaksanakan dalam proyek Online

Besaran arus listrik yang melalui bahan selama proses fermentasi mempercepat terjadi peningkatan suhu biji kakao dari suhu normal menuju suhu proses yang

Oleh karena itulah perlu adanya perancangan branding dan media promosi pendukung yang tepat sehingga brand tersebut dapat melekat di benak konsumen dan menarik minat konsumen

yang signifikan antara skor postes hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil pengolahan data tersebut, dapat dilihat pada Tabel 7 berikut ini. Maka

Setelah dilakukan penelitian tentang faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan kanker serviks pada wanita usia subur, diketahui bahwa mayoritas