Laporan Kinerja (LKj) Tahun 2016
LOKA PENELITIAN SUMBER DAYA DAN KERENTANAN PESISIR
PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA LAUT DAN PESISIR
BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kata Pengantar
Alhamdulillah puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SW, karena atas rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyusun “Laporan Kinerja (LKj) Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir, Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2016”
Laporan ini dimaksudkan sebagai perwujudan pertanggungjawaban Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir sebagai salah satu instansi pemerintah atas keberhasilan maupun kendala dalam pelaksanaan pencapaian visi, misi, tujuan organisasi dan sasaran strategis yang telah ditetapkan. Kami harapkan Laporan Akuntabilitas Kinerja ini dapat dijadikan tolak ukur dan umpan balik untuk meningkatkan kinerja Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir pada tahun mendatang.
Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyusunan laporan ini. Dan kami mohon masukan dan saran perbaikan demi kebaikan Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir di tahun 2016 ini.
Padang, Januari 2017 Kepala Loka
1.1 Latar Belakang
Laporan Kinerja ini disusun sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi, Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah maka Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir melaksanakan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.
Sebagai acuan adalah Rencana Strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun 2015 – 2019 yang dikukuhkan dengan Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 25/Permen-KP/2015 Tentang Rencana Strategis Kementerian Kelautan Dan Perikanan Tahun 2015-2019 serta berpedoman pada Rencana Strategis Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan Tahun 2015 – 2019 yang ditetapkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan.
Maksud disusunnya Laporan Kinerja Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir Tahun 2016 adalah:
1. Mengukur capaian kinerja IKU yang ingin dicapai melalui program kerja dan kegiatan terkait pada Tahun 2016;
2. Mengevaluasi dan menganalisis capaian kinerja IKU Tahun 2016;
3. Menyusun akuntabilitas kinerja dan akuntabilitas keuangan Tahun 2016.
Adapun tujuan disusunnya Laporan Kinerja Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir Tahun 2016 adalah:
1. Gambaran tingkat keberhasilan dan ketidak berhasilan pencapaian kinerja IKU pada Tahun 2016;
2. Gambaran tentang kekuatan dan kelemahan serta kendala dari upaya-upaya yang dilakukan guna menunjang pencapaian kinerja IKU pada Tahun 2016;
3. Umpan balik dalam menata upaya dan anggaran yang berhasil guna dan berdayaguna untuk lebih meningkatkan keberhasilan pencapaian kinerja IKU pada tahun-tahun berikutnya.
1.2. Tugas, Fungsi dan struktur Organisasi Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir LPSDKP
Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.37/MEN/2011 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Loka Penelitian Sumber Daya Dan Kerentanan Pesisir, Loka Penelitian Sumber Daya Dan Kerentanan Pesisir merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Eselon IV yang berada di bawah dan bertanggung jawab Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber daya Laut dan Pesisir (P3SDLP) selaku lembaga Eselon II.
Loka Penelitian Sumber Daya Dan Kerentanan Pesisir Kementerian Kelautan dan Perikanan mempunyai tugas Melaksanakan penelitian di bidang
penelitian sumber daya fisik dan kerentanan pesisir, dan menyediakan data serta informasi kepada pemangku kepentingan dan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka pengembangan UPT melalui kerjasama penelitian dan melaksanakan publikasi hasil penelitian.
Sedangkan fungsi Loka Penelitian Sumber Daya Dan Kerentanan Pesisir sesuai dengan Pasal 2 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No:Per.37/Men/2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir adalah sebagai berikut :
a. penyusunan rencana program dan anggaran, pemantauan dan evaluasi, serta laporan;
b. pelaksanaan penelitian sumber daya dan kerentanan pesisir di bidang karakteristik, potensi sumber daya dan kerentanan pesisir berdasarkan lingkungan fisik;
c. pelayanan teknis, jasa, informasi, komunikasi, dan kerja sama penelitian sumber daya dan kerentanan pesisir;
d. pengelolaan prasarana dan sarana penelitian; dan e. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga
Susunan Organisasi Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir secara rinci meliputi :
A. Urusan Tata Usaha
mempunyai tugas melakukan urusan keuangan, persuratan, kearsipan, kepegawaian, rumah tangga dan perlengkapan, serta tata laksana.
B. Subseksi Tata Operasional
mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana program dan anggaran, pemantauan dan evaluasi, serta laporan.
C. Subseksi Pelayanan Teknis
mempunyai tugas melakukan pelayanan teknis, jasa, informasi, komunikasi, publikasi, kerja sama, pengelolaan prasarana dan sarana penelitian sumber daya dan kerentanan pesisir, serta perpustakaan.
D. Kelompok jabatan fungsional
mempunyai tugas melaksanakan penelitian sumber daya dan kerentanan pesisir di bidang karakteristik, potensi sumber daya dan kerentanan pesisir berdasarkan lingkungan fisik; dan kegiatan lainnya yang sesuai dengan keahlian dan kebutuhan serta tugas masing-masing jabatan fungsional berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Gambar 1. Struktur Organisasi Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor
PER.37/MEN/2011
Jumlah sumber daya manusia sebanyak 31 (tiga puluh satu) orang terdiri atas 1 (satu) orang Kepala Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir, 1 (satu) orang Kepala Urusan Tata Usaha dan 0 (nol) orang Kepala Subseksi Tata Operasional dan Kepala Subseksi Pelayanan Teknis sebagaimana terlihat dalam struktur organisasi dibawah ini:
Gambar 2. Struktur Organisasi Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir Tahun 2016 Tahun 2016
1.3. Keragaman SDM Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir
Kualitas Sumberdaya Manusia (SDM) pada Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir (LPSDKP) diharapkan mampu menjalankan Tugas Satker/Lembaga dengan baik.
Jumlah Pegawai pada Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir (LPSDKP) tahun 2016 sebanyak 31 orang yang terdiri dari 18 PNS dan 14 Tenaga Kontrak (driver pimpinan 1 orang, Pramubanti 3 orang, scurity 4 orang, administrasi 5 orang, labor 1 orang).
Grafik 1 jumlah pegawai LPSDKP berdasarkan status Pegawai
58%
42%
prosentase status pegawai
PNS kontrak
32%
19%
36%
13%
prosentase pendidikan pegawai
SMA D3 S1 S2
Status Pegawai Jumlah
PNS 18
Tenaga Kontrak 14
Tingkat Pendidikan Jumlah
SMA 10
D3 6
S1 12
Grafik 3. Jumlah pegawai PNS LPSDKP berdasarkan Golongan
Grafik 4. Jumlah pegawai PNS LPSDKP berdasarkan Golongan
[PERC
ENTAG
E]
[PERC
ENTAG
E]
prosentase berdasarkan
Golongan
Gol II
Gol III[PERC
ENTA
GE]
[PERC
ENTA
GE]
[PERC
ENTA
GE]
[PERC
ENTA
GE]
[PERC
ENTA
GE]
prosentase berdasarkan
Golongan
Fungsional Peneliti
Fungsional litkayasa
Fungsional Perencana
Funsional umum
Tingkat Golongan Pegawai Jumlah Gol II 6 Gol III 12Menurut Jabatan jumlah
Fungsional Peneliti 3
Fungsional litkayasa 1
Fungsional Perencana 1
Funsional umum 7
1.4 Sistematika Penyajian Laporan Kinerja
Laporan Kinerja (LKj) Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir ini bertujuan untuk menyampaikan informasi Pencapaian Kinerja Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir Tahun 2016, dengan melakukan analisis atas capaian Kinerja (performance result) tahun 2016 terhadap Rencana Kinerja (performan plans) tahun 2016. Analisis tersebut memungkinkan ditemukannya beberapa celah kinerja yang belum tepat (performan gap) sebagai umoan balik perbaikan kinerja Triwulan selanjutnya, sejalan dengan hal tersebut, sistematikan penyajian Laporan Kinerja (LKj) adalah sebagai berikut : Dengan alur pemikiran seperti diatas maka sistematika penyajian Laporan Kinerja Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir Tahun 2016, disusun sebagai berikut:
a. Bab I - Pendahuluan
Berisi tentang latar belakang, tugas dan fungsi serta Organisasi LPSDKP, Keragaman SDM LPSDKP dan Sistematika Penyajian Laporan.
b. Bab II - Perencanaan Kinerja
Berisi Rencana Strategis tahun 2015-2019 dan Penetapan Kinerja program kegiatan Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir Tahun 2016 c. Bab III - Akuntabilitas Kinerja,
Berisi analisis terhadap capaian Kinerja dan Keuangan pada tahun 2016 - Capaian Kinerja Organisasi
- Realisasi Anggaran d. Bab IV - Penutup
Berisi kesimpulan tentang pencapaian Kinerja LPSDKP Tahun 2016 dan menguraikan rencana tinda
k
lanjut yang diperlukan bagi perbaikan kinerja di masa datang.Sebagaimana disebutkan diatas bahwa Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan PER.37/MEN/2011 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Loka Penelitian Sumber Daya Dan Kerentanan Pesisir, Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang penelitian sumber daya fisik dan kerentanan pesisir.
Dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsinya agar efektif, efisien dan akuntabel, Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir berpedoman pada dokumen perencanaan yang terdapat pada :
1. Rencana Strategis Balitbang KP tahun 2015-2019 2. Sasaran Strategis dan Rencana kinerja tahun 2016 3. Penetapan kinerja tahun 2016
2.1 Rencana Strategis
Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) menetapkan bahwa Rencana Strategis (Renstra) Kementerian/ Lembaga memuat: visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Rencana Kerja Kementerian/Lembaga (Renja-KL) disusun dengan berpedoman pada Rencana Strategis Kementerian/ Lembaga (Renstra-KL) dan mengacu pada prioritas pembangunan nasional, pagu indikatif serta memuat kebijakan, program dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah maupun yang ditempuh dengan dorongan partisipasi masyarakat. Rencana strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan disusun dengan berpedoman pada Rencana Strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2015-2019.
Sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.37/MEN/2011 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Loka Penelitian Sumber Daya Dan Kerentanan Pesisir yang menyatakan bahwa Loka Penelitian Sumber Daya Dan Kerentanan Pesisir merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan yang yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber daya Laut dan Pesisir maka kegiatan yang dilaksanakan oleh Loka Penelitian Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir mengacu pada Rencana
Strategis Lingkup Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir tahun 2015 hingga 2019.
Rencana Strategis (Renstra) Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir disusun berdasarkan Rencana Strategis Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) Tahun 2015 – 2019 yang mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional, Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional 2015– 2019 dan perkembangan pelaksanaan Rencana Strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun 2015 – 2019 yang dikukuhkan dengan Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 25/Permen-Kp/2015 Tentang Rencana Strategis Kementerian Kelautan Dan Perikanan Tahun 2015-2019.
Rencana strategis (Renstra) Lingkup Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir tahun 2015 hingga 2019 menunjukkan sasaran strategis yang hendak dicapai dapat diukur berdasarkan indikator kinerja yang menunjukkan jumlah rekomendasi pengelolaan dan/atau model pemanfaatan sumberdaya laut dan pesisir, jumlah data dan informasi sumberdaya fenomena dan kerentanan laut dan pesisir, jumlah model penerapan iptek, jumlah karya tulis ilmiah dan jumlah usulan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Adapun Rencana Strategis (Renstra) Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir ini telah ditetapkan minimal untuk memenuhi capaian indikator RPJMN Kegiatan Eselon II atasan (Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir) tahun 2015 hingga 2019 yang berisi langkah-langkah strategis yang akan memberi arah bagi penyelenggaraan kegiatan Satker dalam lkrangka menunjang Visi dan Misi satker LPSDKP.
a. Visi
“Institusi Penelitian yang Handal dalam Menghasilkan IPTEK Menuju Negara Penghasil Produk Kelautan dan Perikanan Terbesar”.
b. Misi
Dalam rangka untuk mewujudkan visi tersebut, misi dari LPSDKP disusun sebagai berikut:
- Menyelenggarakan Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Kerentanan Pesisir yang Handal
- Meningkatkan Kapasitas Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Kerentanan Pesisir
- Mediseminasikan Hasil Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan kerentanan Pesisir.
c. Tujuan
Sesuai dengan Visi dan Misi yang telah ditetapkan, maka LPSDKP mempunyai tujuan dan tugas yang akan dicapai sampai dengan akhir tahun 2016 adalah “Melaksanakan penelitian dalam bidang karakteristik dan potensi sumberdaya dan kerentanan pesisir berdasarkan lingkungan fisik dan menyediakan data serta informasi kepada pemangku kepentingan dan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka pengembangan UPT melalui kerjasama penelitian dan melaksanakan publikasi hasil penelitian. d. Sasaran Strategis dan Rencana Kerja Tahunan LPSDKP
Berdasarkan Renstra KKP Tahun 2015 - 2019 menjelaskan bahwa sasaran strategis pembangunan kelautan dan perikanan merupakan kondisi yang diinginkan dapat dicapai oleh KKP sebagai suatu outcome/impact dari beberapa program yang dilaksanakan. Dalam penyusunannya, KKP menjabarkan 3 misi yakni “Kedaulatan”, “Keberlanjutan”, dan Kesejahteraan” dan menggunakan pendekatan metoda Balanced
Scorecard (BSC) yang dibagi dalam empat perspektif, yakni stakeholders prespective, customer perspective, internal process perspective, dan learning and growth perspective.
untuk LPSDKP LPSDKP sesuai dengan tupoksinya selaku UPT Eselon IV dibawah P3SDLP hanya mengambil 2 perspective yakni internal process
Dari sisi Internal Process Perspective, sebagai upaya untuk mendapatkan keluaran bagi pemenuhan kebutuhan stakeholders, dengan sasaran strategis berupa :
a. Tersedianya Rekomendasi dan Masukan kebijakan pembangunan KP yang efektif berdasarkan data dan informasi ilmiah
b. Terwujudnya peningkatan kapasitas dan kapabilitas sumberdaya Litbang, dan Layanan Iptek KP
c. Terselenggaranya Pengendalian litbang KP
Aspek Learn and Growth Perspective memberikan masukan tentang
upaya penguatan organisasi dalam pencapaian target sesuai tujuan yang ditetapkan melalui sasaran strategis berupa :
a. Tersedianya ASN lingkup P3SDLP yang kompeten dan professional b. Tersedianya manajemen pengetahuan Lingkup P3SDLP yang handal dan
mudah diakses
c. Terwujudnya birokrasi Lingkup P3SDLP yang efektif, efisien dan berorintasi pada layanan prima
d. Terkelolanya anggaran pembangunan lingkup P3SDLP secara efisien dan akuntabel
Tabel 1. Rencana Kinerja Lingkup P3SDLP 2015-2019 Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir
Rencana Kinerja Tahunan 2016 Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir disusun berdasarkan sasaran strategis, indikator dan target yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir 2015 – 2019 .
Adapun penjabaran dari sasaran strategis diatas dituangkan dalam indikator kinerja dan targetnya sesuai dengan tabel dibawah ini :
Tabel 2: Target dan Indikator Kinerja dalam RENSTRA P3SDLP TA. 2016
SS SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET TA. 2016
INTERNAL PROCESS PERSPECTIVE
SS1 Tersedianya Rekomendasi dan Masukan kebijakan pembangunan KP yang efektif
1 Jumlah data dan informasi ilmiah KP
8 2 Jumlah Karya Tulis Ilmiah yang
diterbitkan (KTI)
15 SS2 Terwujudnya peningkatan
kapasitas dan kapabilitas sumberdaya Litbang, dan Layanan Iptek KP
3 Proporsi Fungsional LPSDKP dibandingkan dengan total pegawai LPSDKP (%)
17
4 Jumlah Sarana dan Prasarana serta Kelembagaan Litbang KP yang ditingkatkan kapasitasnya (buah)
1
5 Jumlah jejaring dan/atau kerjasama litbang yang terbentuk (buah)
1 SS3 Terselenggaranya
Pengendalian litbang KP
6 Proporsi Kegiatan Riset aplikatif dibandingkan total kegiatan riset litbang KP (minimal %)
100
LEARN AND GROWTH PERSPECTIVE
SS4 Tersedianya ASN lingkup P3SDLP yang kompeten dan professional
7 Jumlah ASN yang ditingkatkan Kompoetensinya (orang)
7
SS5 Tersedianya manajemen pengetahuan Lingkup P3SDLP yang handal dan mudah diakses
8 Prosentase unit kerja LPSDKP yang menerapkan sintem Manajemen Pengetahuan yang terstandar
50
SS6 Terwujudnya birokrasi Lingkup P3SDLP yang efektif, efisien dan berorintasi pada layanan prima
9 Nilai Kinerja Reformasi Birokrasi LPSDKP (Nilai)
84
10 Nilai SAKIP LPSDKP 83
SS7 Terkelolanya anggaran pembangunan lingkup P3SDLP secara efisien dan akuntabel
11 Nilai Kinerja Anggaran LPSDKP % 85 12 Presentase Kepatuhan terhadap
SAP LPSDKP (%)
Selanjutnya, target kinerja tersebut dituangkan dalam rencana kerja tahunan yang merupakan dokumen perencanaan awal yang merepresentasikan rencana dan janji untuk mentargetkan kinerja yang jelas dan terukur dalam rentang waktu 1 (satu) tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumberdaya yang dimilikinya. Rencana kerja LPSDKP tahun 2016, sebagaimana tabel berikut :
Tabel 4 : Rencana Kerja Tahunan LPSDKP TA 2016
SS SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET TA. 2016
INTERNAL PROCESS PERSPECTIVE
SS1 Tersedianya Rekomendasi dan Masukan kebijakan pembangunan KP yang efektif
1 Jumlah data dan informasi ilmiah KP
8 2 Jumlah Karya Tulis Ilmiah yang
diterbitkan (KTI)
15 SS2 Terwujudnya peningkatan
kapasitas dan kapabilitas sumberdaya Litbang, dan Layanan Iptek KP
3 Proporsi Fungsional LPSDKP dibandingkan dengan total pegawai LPSDKP (%)
17
4 Jumlah Sarana dan Prasarana serta Kelembagaan Litbang KP yang ditingkatkan kapasitasnya (buah)
1
5 Jumlah jejaring dan/atau kerjasama litbang yang terbentuk (buah)
1 SS3 Terselenggaranya
Pengendalian litbang KP
6 Proporsi Kegiatan Riset aplikatif dibandingkan total kegiatan riset litbang KP (minimal %)
100
LEARN AND GROWTH PERSPECTIVE
SS4 Tersedianya ASN lingkup P3SDLP yang kompeten dan professional
7 Jumlah ASN yang ditingkatkan Kompoetensinya (orang)
7
SS5 Tersedianya manajemen pengetahuan Lingkup P3SDLP yang handal dan mudah diakses
8 Prosentase unit kerja LPSDKP yang menerapkan sintem Manajemen Pengetahuan yang terstandar
50
SS6 Terwujudnya birokrasi Lingkup P3SDLP yang efektif, efisien dan berorintasi pada layanan prima
9 Nilai Kinerja Reformasi Birokrasi LPSDKP (Nilai)
84
10 Nilai SAKIP LPSDKP 83
SS7 Terkelolanya anggaran pembangunan lingkup P3SDLP secara efisien dan akuntabel
11 Nilai Kinerja Anggaran LPSDKP % 85 12 Presentase Kepatuhan terhadap
SAP LPSDKP (%)
Usulan Rencana Kinerja Tahunan 2016 Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir kemudian disahkan menjadi Penetapan Kinerja Tahunan
.
d. Penetapan Kinerja/Perjanjian Kinerja LPSDKP tahun 2016 LPSDKP
Penetapan Kinerja Tahunan ini yang akan menjadi dasar pelaksanaan dan tanggung jawab Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir untuk merealisasikan sasaran strategis berdasarkan indikator kinerja yang ada dan menjadi acuan bagi pengukuran kinerja untuk melihat pencapaian target pada tahun 2016.
Penetapan Kinerja Tahunan Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir disahkan dengan ditandatangani oleh Kepala Loka Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir dan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir pada bulan Januari 2016.
Adapun Penetapan Kinerja Tahunan 2016 tersebut tersaji dalam Gambar 3 dan Tabel 2 berikut ini:
A.
Capaian Kinerja Organisasi Tahun 2016
Pada sub bab ini disajikan capaian kinerja organisasi untuk setiap pernyataan kinerja sasaran strategis Organisasi sesuai dengan hasil pengukuran kinerja organisasi. Untuk setiap pernyataan kinerja sasaran strategis tersebut dilakukan analisis capaian kinerja sebagai berikut:
1. Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun 2016;
Tabel 3. Perbandingan Target dan Kinerja Tahun 2016
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target 2016
Realisasi tahun 2016
OUTPUT/VOLUME PROGRESS/FISIK
T R % T R %
INTERNAL PROCESS PERSPECTIVE SS1 Tersedianya rekomendasi dan
masukan kebijakan
pembangunan KP yang efektif
IKU1 Jumlah data dan informasi ilmiah KP (paket)
8 8 8 100 100 100 100
IKU2 Jumlah Karya Tulis Ilmiah Bidang IPTEK Kewilayahan, Dinamika dan Sumberdaya Laut dan Pesisir
15 15 18 120 100 100 100
SS2 Terwujudnya Peningkatan Kapasitas dan Kapabilitas Sumberdaya litbang dan layanan IPTEK di bidang Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir
IKU3 Proporsi pegawai fungsional lingkup LPSDKP dibandingkan total pegawai lingkup LPSDKP (%)
17% 17 27,78 163 100 100 100
IKU4 Jumlah sarana dan prasarana, serta kelembagaan litbang KP yang ditingkatkan kapasitasnya (Buah)
1 Lab data
IKU5 Jumlah jejaring dan/atau kerjasama
litbang yang terbentuk (Buah) 1
1 1 100 100 100 100
SS3 Terselenggaranya
Pengendalian kegiatan litbang di bidang sumberdaya dan kerentanan pesisir
IKU6 Proporsi kegiatan riset aplikatif
dibandingkan total kegiatan riset litbang KP (minimal) (%)
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
LEARN AND GROWTH PERSPECTIVE SS4 Terwujudnya ASN Lingkup
P3SDLP yang kompeten, profesional dan
berkepribadian
IKU7 Jumlah ASN yang ditingkatkan kompetensinya di LPSDKP (orang)
7 7 100 100 100 100 100
SS5 Tersedianya manajemen pengetahuan Lingkup P3SDLP yang handal dan mudah diakses
IKU8 Presentase unit kerja LPSDKP yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar (%)
50% 34 17 50 100 100 100
SS6 Terwujudnya birokrasi Lingkup P3SDLP yang efektif, efisien, dan berorientasi pada layanan prima
IKU9 Nilai Kinerja Reformasi Birokrasi LPSDKP (Nilai)
84 80 95,24 100 100 100 100
IKU10 Nilai/Skor SAKIP LPSDKP 83 79,78 96,12 100 100 100 100
SS7 Terkelolanya anggaran pembangunan lingkup P3SDLP secara efisien dan akuntabel
IKU11 Nilai Kinerja Anggaran LPSDKP (%)_ 85 97,15 114,3 100 100 100 100
IKU12 Prosentase kepatuhan terhadap SAP LPSDKP (%)
2. Membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja triwulan ini dengan triwulan sebelumnya;
3. Membandingkan realisasi kinerja triwulan ini dengan standar nasional (jika ada);
4. Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternative solusi yang telah dilakukan;
a. Perbandingan target dan realisasi kinerja Tahun 2016
IKU Indikator Kinerja Target Realisasi Hasil Analisis
IKU1 Jumlah data dan
informasi ilmiah KP
Output = 8
Output = 8
Pada Tahun 2016 semua riset telah selesai dilaksanakan dan data informasi berupa laporan telah disusun,
Progress = 100%
Progress = 100%
Terealisasi 100% IKU2 Jumlah Karya Tulis
Ilmiah Bidang IPTEK Kewilayahan, Dinamika dan Sumberdaya Laut dan Pesisir
Output = 15 KTI
Output = 18 KTI
Terealisasi melebihi dengan angka yang ditargetkan
Progress = 100%
Progress = 26,67%
Terealisasi sesuai target
IKU3 Proporsi pegawai fungsional lingkup LPSDKP dibandingkan total pegawai lingkup LPSDKP
Output = 17 %
Output = 27,78%
Target 17 % merupakan perbandingan 3 orang PNS Fungsional terhadap total 18 PNS. Pada triwulan 2 ini jumlah PNS Fungsional bertambah menjadi 5 orang sehingga realisasi menjadi 27,78 % Progress =
100%
Progress = 100%
Terealisasi sesuai target IKU4 Jumlah sarana dan
prasarana, serta kelembagaan litbang KP yang ditingkatkan kapasitasnya Output = 1 lab data Output = 1 lab data
Pada Tahun 2016 ini pengadaan barang dan jasa telah selesai sesuai dengan jadwal yang ditentukan
Progress = 100 %
Progress = 100 %
Terealisasi 100% IKU5 Jumlah jejaring
dan/atau kerjasama litbang yang terbentuk
Output = 1 kerjasama
Output = 1 kerjasama
Belum dibuat perjanjian kerjasama Progress =
100%
Progress = 100%
Terealisasi melebihi target karena sudah ada pemasangan alat dari LIPI di 2 lokasi di lokasi PPS Bungus
IKU6 Proporsi kegiatan riset aplikatif dibandingkan total kegiatan riset litbang KP
Output = 100
Output = 100
seluruh kegiatan litbang yang ada di LPSDKP tahun ini merupakan penelitian terapan Progress = 100% Progress = 100% Terealisasi 100% IKU7 Jumlah ASN yang
ditingkatkan kompetensinya di LPSDKP Output = 7 ASN Output = 7 ASN
5 orang mengikuti diklat prajabatan, 1 orang mengikuti diklat fungsional peneliti dan 1 orang mengikuti training di luar negeri
Progress = 100%
Progress = 100%
Terealisasi melebihi target IKU8 Presentase unit kerja
LPSDKP yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar (%) Output = 50% Output = 50%
Terealisasi sesuai dengan target output
Progress = 100%
Progress = 100%
b. P e r b a n d i
b. perbandingan realisasi kinerja serta capaian kinerja triwulan ini dengan triwulan sebelumnya
IKU9 Nilai Kinerja Reformasi Birokrasi LPSDKP (Nilai)
Output = Output = Belum dilakukan penilaian Progress =
%
Progress = %
Terealisasi 100% IKU10 Nilai/Skor SAKIP LPSDKP Output =
83
Output = 79,78
Realisasi masih dibawah target yang ditentukan Progress = 100% Progress = 100% Terealisasi 100% IKU11 Nilai Kinerja Anggaran
LPSDKP (%)_
Output = 85%
Output = 97,15%
Realisasi melebihi dari apa yang telah ditargetkan
Progress = 100%
Progress = 100%
Terealisasi lebih dari 100%
IKU12 Prosentase kepatuhan terhadap SAP LPSDKP (%) Output = 100% Output = 100%
Terealisasi sesuai dengan target output Progress =
100%
Progress = 100%
Terealisasi 100%
IKU Indikator Kinerja TW 1 TW2 TW3 TW4 Hasil Analisis
IKU1 Jumlah data dan informasi ilmiah KP 2,62 % 52,59 % 71,46 %
8 Terealisasi sesuai target yakni 8 data dan informasi dari 8 judul riset yang ada
IKU2 Jumlah Karya Tulis Ilmiah Bidang IPTEK Kewilayahan, Dinamika dan Sumberdaya Laut dan Pesisir
1 3 4 18 Terealisasi 18 KTI dari target 15
KTI
IKU3 Proporsi pegawai fungsional lingkup LPSDKP dibandingkan total pegawai lingkup LPSDKP
17 27,78 27,78 27,78 Target 17 % merupakan
perbandingan
3 orang PNS Fungsional terhadap total
18 PNS. Pada triwulan 2 ini jumlah PNS
Fungsional bertambah menjadi 5 org sehingga realisasi menjadi 27,78%
IKU4 Jumlah sarana dan prasarana, serta kelembagaan litbang KP yang ditingkatkan kapasitasnya
33,24 33,24 33,24 1 Terealisasi sesuai dengan target yang telah ditentukan yakni peralatan untuk 1 buah lab data
IKU5 Jumlah jejaring dan/atau kerjasama litbang yang terbentuk
0 0 0 1 Telah melakukan kerjasama
dengan LIPI berupa pemasangan alat pemantau cuaca di muara anai kota padang dan di kawasan PPS bungus padang
C . P
c. Perbandingan realisasi kinerja 2016 dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis organisasi
5. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian pernyataan kinerja
Pengukuran kinerja serta evaluasinya merupakan rangkaian sistem akuntabilitas kinerja yang penting. Pengukuran kinerja adalah proses sistematis dan berkesinambungan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, kebijakan, sasaran, dan tujuan yang telah ditetapkan pada Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir.
Proses penghitungan kinerja menggunakan Manual IKU yang telah disusun sebelumnya, serta menilai capaian kinerja dari kegiatan - kegiatan yang mendukung pencapaian kinerja program. Koordinasi proses penghitungan dilakukan oleh para pengelola kinerja setiap sasaran strategis sesuai dengan tanggung jawabnya.
IKU6 Proporsi kegiatan riset aplikatif dibandingkan total kegiatan riset litbang KP
100 100 100 100 Terealisasi sesuai target, karena riset tahun 2016 yang ada di LPSDKP semua adalah riset terapan
IKU7 Jumlah ASN yang ditingkatkan kompetensinya di LPSDKP
7 7 7 7 Terealisasi sesuai target
IKU Indikator Kinerja RPJMN 2016 Hasil Analisis
IKU1 Jumlah data dan
informasi ilmiah KP
8 paket 8 paket Sesuai RPJMN 2015 - 2019 IKU2 Jumlah Karya Tulis
Ilmiah Bidang IPTEK Kewilayahan,
Dinamika dan
Sumberdaya Laut dan Pesisir
15 15 Sesuai RPJMN 2015 - 2019
IKU4 Jumlah sarana dan
prasarana, serta
kelembagaan litbang KP yang ditingkatkan kapasitasnya
Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian pernyataan kinerja dilakukan pada setiap Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja Utama untuk setiap perspektif sebagai berikut:
SASARAN STRATEGIS 1 (SS1) :
Tersedianya Rekomendasi dan Masukan Kebijakan KP yang efektif
Dalam rangka menyediakan Rekomendasi dan Masukan Kebijakan KP yang efektif maka telah ditetapkan indikator kinerja untuk mengukur keberhasilan pencapaian sasaran strategis ini yang terdiri dari 2 (dua) IKU yaitu :
1. IKU1: Jumlah Data dan Informasi Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir Untuk mencapai IKU1 ini telah diambil inisiatif strategis dengan menyediakan Data dan Informasi Sumberdaya Pesisir yang dihasilkan dari kegiatan penelitian yang dilaksanakan pada tahun 2016 yang didanai dari DIPA Tahun Anggaran 2016.
Target yang dicanangkan pada tahun 2016 ini untuk pencapaian IKU1 ini adalah 8 (Delapan) Data dan Informasi Sumberdaya Pesisir.
Pencapaian sampai dengan Tahun 2016 ini adalah telah pelaksanaan kegiatan penelitian yang dilakukan di 8 (delapan) lokasi yaitu:
1. Kajian Fenomena Bono dan Pemanfaatan Pasir Bono Terhadap Potensi Abrasi di Kampar, Riau, realisasi anggaran sebesar Rp. 382.860.408,- atau 92,66% dari pagu anggaran Rp. 413.207.000,- Realisasi fisik pekerjaan sampai Tahun 2016 ini mencapai 100%. 2. Analisa Kerentanan Pesisir di Pantai Timur Pangandaran, realisasi
anggaran sebesar Rp. 352.424.128,- atau 77,02% dari pagu anggaran Rp. 457.586.000. Realisasi fisik pekerjaan sampai Tahun 2016 ini mencapai 100%.
3. Analisa Karakteristik Hidro Oceanografi dan Dinamika pesisir di Kecamatan Sayung, Demak, realisasi anggaran sebesar Rp. 508.589.904,- yang merupakan 92,98% dari pagu anggaran Rp.
546.977.000,-. Realisasi fisik pekerjaan sampai Tahun 2016 ini mencapai 100%.
4. Kajian Dinamika Pesisir di Pantai Utara Jawa untuk Mitigasi Bencana Abrasi Di Kecamatan Brebes, realisasi anggaran sebesar Rp. 485.818.147,- atau 92,30% dari pagu anggaran Rp. 526.357.000,-. Realisasi fisik pekerjaan sampai Tahun 2016 ini mencapai 100%. 5. Identifikasi Potensi Sumber Daya Pesisir dan Kerentanannya di Pulau
Pagai Utara Sumatra Barat, realisasi anggaran sebesar Rp. 291.092.000,- atau 84,24% dari pagu anggaran Rp. 443.947.000,-. Realisasi fisik pekerjaan sampai Tahun 2016 ini mencapai 100%. 6. Kajian Keluaran Air Tanah Lepas Pantai dan Pengaruhnya Terhadap
Kondisi Ekosistem Pesisir di Lombok Tengah, realisasi anggaran sebesar Rp. 423.530.423,- atau 69,45% dari pagu anggaran Rp. 609.795.000,-. Realisasi fisik pekerjaan sampai Tahun 2016 ini mencapai 100%.
7. Kajian Sumber Daya Arkeologi Maritim sebagai Potensi Kawasan Konservasi Maritim di perairan Ambon, realisasi anggaran sebesar Rp. 540.774.023,- atau 88,28% dari pagu anggaran Rp. 612.562.000,-. Realisasi fisik pekerjaan sampai Tahun 2016 ini mencapai 100%. 8. Kajian Dampak reklamasi Teluk Benoa terhadap Ekosistem Laut dan
Pesisir, realisasi anggaran sebesar Rp. 516.031.979,- atau 90,63% dari pagu anggaran Rp. 569.385.000,-. Realisasi fisik pekerjaan sampai Tahun 2016 ini mencapai 100%.
2. IKU2 : Jumlah Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang diterbitkan
Untuk mencapai IKU2 ini telah diambil inisiatif strategis dengan menyediakan Karya Tulis Ilmiah Bidang IPTEK Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir yang dihasilkan dari kegiatan penelitian yang dilaksanakan pada tahun 2016 ini yang didanai dari DIPA Tahun Anggaran 2016.
Target yang dicanangkan pada tahun 2016 untuk pencapaian IKU ini adalah 15 (lima belas) Karya Tulis Ilmiah Bidang IPTEK Sumberdaya dan
Pencapaian Karya Tulis Ilmiah (KTI) Tahun 2016 adalah telah diterbitkannya 18 (Delapan Belas) KTI yang berjudul
1. Analisis Julat Pasang Surut (Tidal Range) Dan Pengaruhnya Terhadap Sebaran Total Sedimen Tersuspensi (Tss) Diperairan Teluk Pare. 2. Granules Size Analysis and Sedimentation Rate to Coral Reefs and Seagrass
In The Bungus Bay Waters Padang City
3. Hydrodynamics of Bontang Seawaters: Its Effects on the Distribution of Water Quality Parameters
4. Kajian Kesesuaian Lingkungan Untuk Pengembangan Wisata Di Pantai Ganting, Pulau Simeulue, NAD.
5. Aplikasi Citra Satelit Untuk Identifikasi Perubahan Luasan Magrove Di Teluk Bungus Kota Padang.
6. Distribusi Spasial Suhu Permukaan Laut di Perairan Sumatera Barat Dikaitkan Dengan Kejadian Indian Ocean Dipole (Iod) Pada Musim Peralihan (Agustus-Oktober) (Studi Kasus: Pulau Pasumpahan Dan Sibonta
7. Gejala Intrusi Air Laut Di Daerah Pesisir Padelegan, Pademawu dan Sekitarnya
8. Tsunami Mentawai 25 Oktober 2010 Dan Dampaknya Kini Terhadap Pantai Barat Mentawai
9. Karakteristik Oseanografi Fisik (Batimetri, Pasang SurutGelombang Signifikan Dan Arus Laut) Perairan Teluk Bungus
10. Kelimpahan Fitoplankton Dan Konsentrasi Tss Sebagai Indikator Penentu Kondisi Perairan Muara Sungai Porong
11. Kualitas Perairan Teluk Bungus Berdasarkan Baku Mutu Air Laut Pada Musim Berbeda
12. Shoreline Changes Analysis Of West Pasaman Regency, West Sumatera
13. Simulasi Numerik Gelombang (Spectral Waves) Dan Bencana Rob Menggunakan Flexible Mesh Dan Data Elevation Model Di Perairan Kecamatan Sayung, Demak
14. Penilaian kerentanan sumberdaya air tanah di pademawu dan sekitarnya menggunakan metode GALDIT dan DRASTIC
15. Kerentanan Pesisir Terhadap Perubahan Iklim Di Timur Laut Provinsi Bali
16. The Mapping of Temporary Evacuation Site (TES) and Tsunami Evacuation Route in North Pagai Island, Mentawai Islands Regency – Indonesia
17. SPATIAL DISTRIBUTION OF SEA SURFACE TEMPERATURE IN WEST SUMATERA SEAWATERS ASSOCIATED WITH INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) EVENT IN TRANSITIONAL SEASONS (AUGUST-OCTOBER)
18. Bathymetry and Hydrodynamics in Pare Bay Waters During Transitional Seasons (September- October
SASARAN STRATEGIS 2 (SS2):
Terwujudnya peningkatan kapasitas dan kapabilitas sumberdaya Litbang dan Layanan Iptek KP
Dalam rangka mewujudkan peningkatan kapasitas dan kapabilitas sumberdaya Litbang dan Layanan Iptek di bidang Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir maka telah ditetapkan indikator kinerja untuk mengukur keberhasilan pencapaian sasaran strategis ini yang terdiri dari 3 (tiga) IKU yaitu :
3. IKU3: Proporsi pegawai fungsional lingkup LPSDKP dibandingkan total pegawai lingkup LPSDKP (%)
Untuk mencapai IKU3 ini telah diambil inisiatif strategis dengan menargetkan 3 fungsional peneliti untuk meningkatkan proporsi pegawai fungsional lingkup LPSDKP terhadap keseluruhan jumlah pegawai LPSDKP yang berjumlah 18 orang (PNS) ( 3/18 x 100 % = 16,67% ) Target yang dicanangkan pada tahun 2016 untuk pencapaian IKU ini adalah 16,67% untuk Proporsi pegawai fungsional lingkup LPSDKP dibandingkan total pegawai PNS lingkup LPSDKP.
Pencapaian sampai dengan Tahun 2016 ini telah ada 2 (dua) peneliti muda dan 1 (satu) peneliti pertama, 1 (satu) perencana pertama serta 1 (satu) Teknisi Pelaksana sehingga target tahun 2016 telah terlampaui.
4. IKU4: Jumlah sarana dan prasarana, serta kelembagaan litbang di bidang Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir
Untuk mencapai IKU4 ini telah diambil inisiatif strategis dengan mempersiapkan sarana dan prasarana serta kelembagaan litbang yang ditingkatkan kapasitasnya berupa 1 (satu) paket peralatan survei lapangan yang akan menghasilkan data dan informasi.
Target yang dicanangkan pada tahun 2016 dalam pencapaian IKU ini adalah 1 (satu) paket sarana dan prasarana serta kelembagaan litbang.
Pencapaian sampai dengan Tahun 2016 ini telah terealisasi sesuai dengan terget yang diharapkan yakni berupa pengadaan 2 (dua) paket peralatan alat survey, Alat survai geologi laut dan alat survei kualitas air sehingga untuk IKU ini telah tercapai.
5. IKU5: Jumlah jejaring dan kerjasama litbang di bidang Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir (buah)
Untuk mencapai IKU5 ini telah diambil inisiatif strategis dengan mengadakan rencana kerjasama litbang bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam rangka pengoperasian stasiun pengamatan cuaca dan pasang surut.
Target yang dicanangkan pada tahun 2016 ini untuk pencapaian IKU ini adalah 1 (satu) buah jejaring dan kerjasama litbang di bidang Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir.
Pencapaian sampai dengan Tahun 2016 ini telah dipasang alat pengamatan cuaca dan pasang surut milik LIPI di lingkungan kantor Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir namun belum ada penandatanganan perjanjian kerjasama sehingga belum bisa dilakukan diberikan pengakuan untuk pencapaian IKU ini (belum tercapai).
SASARAN STRATEGIS 3 :
Terselenggaranya Pengendalian kegiatan litbang di bidang Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir
Dalam rangka menyelenggarakan pengendalian kegiatan litbang di bidang Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir maka telah ditetapkan indikator kinerja untuk mengukur keberhasilan pencapaian sasaran strategis ini yang terdiri dari 1 (satu) IKU yaitu :
6. IKU6 : Proporsi kegiatan penelitian aplikatif dibandingkan total kegiatan Litbang Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir
Untuk mencapai IKU6 ini telah diambil inisiatif strategis dengan menetapkan proporsi kegiatan penelitian terapan dibandingkan total kegiatan Litbang Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir.
Target yang dicanangkan pada tahun 2016 ini untuk pencapaian IKU6 ini adalah 100% (seratus persen) untuk proporsi kegiatan penelitian terapan dibandingkan total kegiatan Litbang Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir. Pencapaian sampai dengan Tahun 2016 ini adalah dari 8 (Delapan) kegiatan penelitian Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir semuanya merupakan penelitian terapan sehingga proporsi nya adalah 100 % yang berarti target tahun 2016 telah tercapai.
SASARAN STRATEGIS 4 :
Terwujudnya ASN Litbang di bidang Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir yang kompeten professional dan berkepribadian.
Dalam rangka menyediakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir yang kompeten dan profesional maka
telah ditetapkan indikator kinerja untuk mengukur keberhasilan pencapaian sasaran strategis ini yang terdiri dari 1 (satu) IKU yaitu :
7. IKU7: Jumlah ASN yang ditingkatkan Kompetensinya di LPSDKP
Untuk mencapai IKU7 ini telah diambil inisiatif strategis dengan mempersiapkan ASN Litbang yang kompeten dan profesional untuk dikembangkan kompetensinya melalui diklat/bimbingan teknis/training. Target yang dicanangkan pada tahun 2016 ini untuk pencapaian IKU ini adalah 8 (Delapan) orang pegawai untuk mengikuti kegiatan diklat teknis.
Pencapaian sampai dengan Tahun 2016 ini adalah 8 (Delapan) orang yang telah mengikuti kegiatan Diklat/pelatihan meliputi 5 (lima) orang mengikuti diklat Pra Jabatan, 1 (satu) orang mengikuti diklat peneliti, 1 (satu) orang mengikuti pelatihan ASEAN Workshop on Alternative Solution and Extended Frontier 2016 di Thailand dan 1 (satu) orang Tugas Belajar, sehingga dengan demikian maka target tahun 2016 telah tercapai
SASARAN STRATEGIS 5 (SS5):
Tersedianya Menajemen pengetahuan Lingkup P3SDLP yang handal dan mudah diakses
Dalam rangka meningkatkan pengelolaan Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir yang berkelanjutan maka telah ditetapkan indikator kinerja untuk mengukur keberhasilan pencapaian sasaran strategis ini yang terdiri dari 1 (satu) IKU yaitu :
8. IKU8: Presentase unit kerja LPSDKP yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar.
Sistem Manajemen Pengetahuan adalah suatu rangkaian yang memanfaatkan teknologi informasi yang digunakan oleh instansi pemerintah ataupun swasta untuk mengidentifikasi, menciptakan, menjelaskan, dan mendistribusikan pengetahuan untuk digunakan kembali, diketahui dan dipelajari. Inisiatif Strategis yang diambil yaitu meningkatkan pemanfaatan informasi KP berbasis IT pada web Loka
Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir dengan meng-upload informasi/content berupa artikel, jurnal, bahan presentasi, laporan kegiatan, laporan ringkas, peta, data batimetri dan lain lain. Dengan demikian diharapkan bahwa aktivitas pelayanan informasi melalui kunjungan di web akan meningkat.
Target yang dicanangkan pada tahun 2016 ini untuk pencapaian IKU ini adalah 50%.
Pencapaian sampai dengan Tahun 2016 ini adalah 17 dan dari target 34 sehingga prosentasenya 50% dengan demikian maka target tahun 2016 telah tercapai
SASARAN STRATEGIS 6 (SS6):
Terwujudnya birokrasi Lingkup P3SDLP yang efektif, efisien, dan berorientasi pada layanan prima
Dalam rangka mewujudkan birokrasi Lingkup P3SDLP yang efektif, efisien, dan berorientasi pada layanan prima maka telah ditetapkan indikator kinerja untuk mengukur keberhasilan pencapaian sasaran strategis ini yang terdiri dari 2 (dua) IKU yaitu :
9. IKU9: Nilai Kinerja Reformasi Birokrasi LPSDKP
Reformasi Birokrasi suatu proses untuk merubah bentuk birokrasi yang lama dengan bentuk birokrasi yang baru sehingga aparatur mampu bekerja secara lebih profesional, efektif, dan akuntabel dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Penilaian atas implementasi RB di KKP dilaksanakan melalui Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) secara online oleh masing-masing Unit Eselon I yang telah diverfikasi oleh Inspektorat Jenderal. Upaya yang dilakukan fokus pada:
a. Panel I PMPRB online b. Panel II PMPRB online c. Panel III PMPRB online
untuk IKU9 ini belum dilakukan penilaian terhadap implementasi RB di loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir
10. IKU10: Nilai SAKIP LPSDKP
Untuk mencapai Indikator Kinerja Utama Kesebelas ini telah diambil inisiatif strategis dengan menyiapkan akuntabilias kinerja LPSDKP yang meliputi perencanaan, pengukuran, pelaporan, evaluas dan pencapaian Kinerja sebagai perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggung jawabkan keberhasilan/kegagalan pelaksanaan program dan kegiatan yang telah di amanatkan para pemangku kepentingan dalam rangka mencapai misi organisasi secara terukur dengan sasaran/target kinerja yang telah ditetapkan melalui laporan kinerja instansi pemerintah yang disusun secara periodik yang nantinya akan dilakukan penilaian atas AKIP KKP dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada akhir tahun.
Target yang dicanangkan pada tahun 2016 ini untuk pencapaian IKU ini adalah nilai A untuk Nilai/Skor SAKIP Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir
Pencapaian sampai dengan Tahun 2016 ini adalah berdasarkan penilaian SAKIP yang dilakukan oleh tim itjen pada periode Tahun 2016 adalah BB (79,78). Dengan demikian target penilaian sakip LPSDKP belum tercapai 100%, masih tercapai 96,12%,
SASARAN STRATEGIS 7 (SS7) : Terkelolanya anggaran pembangunan secara efisien
Dalam rangka pengelolaan anggaran pembangunan secara efisien maka telah ditetapkan indikator kinerja untuk mengukur keberhasilan pencapaian sasaran strategis ini yang terdiri dari 2 (dua) IKU yaitu :
11. IKU11: Nilai Kinerja anggaran LPSDKP
Untuk mencapai IKU11 ini telah diambil inisiatif strategis untuk meningkatkan persentase pelaksanaan anggaran dibanding dengan alokasi anggaran dengan menghasilkan output anggaran tertentu dengan input anggaran serendah-rendahnya, atau dengan input anggaran tertentu mampu menghasilkan output sebesar-besarnya. Target yang dicanangkan pada tahun 2016 ini untuk pencapaian IKU ini adalah Nilai Efisiensi Anggaran sebesar 85%
Pencapaian sampai dengan Tahun 2016 ini adalah 97,15% melebihi dari target yang telah dicanangkan
12. IKU12: Persentase Kepatuhan terhadap SAP lingkup LPSDKP (%)
Untuk mencapai IKU12 ini telah diambil inisiatif strategis untuk meningkatkan persentase penyampaian laporan keuangan dalam rangka meningkatkan kepatuhan terhadap SAP ini dapat dilihat dari terselenggaranya Laporan Keuangan yang Relevan, dapat dipahami, dapat diperbandingkan dan tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku (PP No. 71 Tahun 2012).
B. Realisasi Anggaran Tahun 2016 Tahun 2016
Alokasi pagu awal tahun 2016 yang disediakan dalam rangka pembiayaan pelaksanaan kegiatan pada Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir adalah sebesar Rp. 11.071.814.000. dan dari pagu anggaran tersebut dilakukan pemotongan sehingga menjadi Rp. 10.069.524.000 dan sampai dengan Tahun 2016 ini terealisasi sebesar Rp. 8.559.640.243,- atau sebesar 85,01% dari total pagu anggaran Tahun 2016.
4
.
1 KesimpulanDari hasil analisis terhadap capaian kinerja Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir Tahun 2016 Tahun 2016 dapat disimpulkan bahwa dari 12 (dua belas) indikator kinerja utama Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir tahun 2016 ada beberapa yang melebihi target namun ada juga yang belum mencapai target seperti yang telah ditetapkan.
4.2. Rencana Tindak Lanjut
Memperhatikan kendala yang dihadapi dan rekomendasi sebagaimana diuraikan pada Bab III, serta dalam rangka meningkatkan capaian kinerja Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir mendatang, maka perlu segera dilakukan rencana aksi dalam rangka tindak lanjut terhadap indikator yang belum mencapai target yang nantinya akan mengurangi penilaian dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Loka Penelitian Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir Tahun 2016.