JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & PENDIDIKAN ISSN : VOL. 6 NO. 1 Maret 2013

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK DIAGNOSA PENYAKIT MATA KHUSUS GANGGUAN KONJUNGTIVA DENGAN METODE FORWARD

CHAINING BERBASIS WEB

Minarni1

Dessya Nanda Ariani2

ABSTRACT

Conjunctivas eye disease is an inflammation of the conjunctiva of the most common eye diseases in the world. This application is built to help users to detect early whether eye disease specific user conjunctiva disorders that can detect the disease early.

This study aims to design an application that can help users detect specific inflammatory eye disease based on symptoms and the possible user perceived user suffering from eye diseases. Application is built in software engineering web-based, using the programming language PHP and the database used is MySQL. With software engineering can help in diagnosing eye disease specific eye diseases based conjunctiva symptoms.

Keywords: special eye diseases conjunctiva disorders, web INTISARI

Penyakit mata Conjunctivas adalah suatu peradangan pada konjungtiva dari penyakit mata yang paling umum di dunia. Aplikasi ini dibangun untuk membantu pengguna untuk mendeteksi dini apakah penyakit gangguan konjungtiva pengguna tertentu mata yang dapat mendeteksi penyakit sejak dini.

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah aplikasi yang dapat membantu pengguna mendeteksi penyakit mata inflamasi tertentu berdasarkan gejala dan kemungkinan pengguna dirasakan pengguna menderita penyakit mata. Aplikasi ini dibangun dalam rekayasa perangkat lunak berbasis web, dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database yang digunakan adalah MySQL.

Dengan rekayasa perangkat lunak dapat membantu dalam mendiagnosis penyakit penyakit mata tertentu mata berdasarkan gejala konjungtiva.

Kata kunci: penyakit mata gangguan konjungtiva khusus, web

1

Dosen Jurusan Teknik Informatika PTI, ITP 2 Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika PTI, ITP

(2)

PENDAHULUAN

Teknologi komputer terkait dengan bidang kedokteran mengalami kemajuan pesat sehingga membantu peningkatan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat luas. sistem pakar mulai dimanfaatkan untuk membantu seorang pakar/ahli dalam mendiagnosa berbagai macam penyakit. Seperti yang diketahui mata adalah suatu panca indra yang

sangat penting dalam

kehidupanmanusia untuk melihat. Dengan mata melihat, manusia dapat menikmati keindahan alam dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar dengan baik. jika mata mengalami gangguan atau penyakit mata, maka akan berakibat sangat fatal bagi kehidupan manusia. Jadi sudah mestinya mata merupakan anggota tubuh yang perlu dijaga untuk kesehatan

Konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva dan penyakit ini penyakit mata yang paling umum di dunia. Karena lokasinya, konjungtiva terpajan oleh banyak mikroorganisme dan faktor-faktor lingkungan lain yang mempengaruhinya. Penyakit ini bervariasi mulai dari hiperemia ringan dengan mata berair sampai konjungtivitis berat dengan banyak sekret purulen kental penyebabkan infeksi pada mata semakin banyak karena meningkatnya penggunaan oat-obatan topical dan agen imunosupresif sistemik.

Selama ini pasien harus menunggu hasil diagnosis dokter untuk mengetahui apakah ia menderita suatu penyakit tertentu. Dan seorang dokter atau paramedis juga harus menunggu hasil tes laboratorium untuk mendukung keputusannya dalam mendiagnosa penyakit tertentu. Aplikasi ini dibangun untuk membantu user dalam mendeteksi dini apakah ia menderita penyakit mata khusus gangguan konjungtiva sehingga ia

dapat mengetahui lebih awal kondisi matanya.

Dalam rancangan aplikasi diagnosa penyakit mata ini akan mendiagnosa awal seseorang menderita penyakit mata berdasarkan data gejala yang ada. Setelah itu aplikasi ini akan menghitung nilai kemungkinan seseorang menderita penyakit mata dengan mengklasifikasikan data gejala dari kemungkinan gejala penyakit penyakit mata. Dari hasil pengklasifikasian tersebut diharapkan dapat memberikan hipotesa (keputusan) awal tentang ada tidaknya penyakit mata khusus gangguan konjungtiva pada seseorang.

PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH

Rika Rosnelly (2011), dalam tugas akhir yang berjudul “ Pengembangan Perangkat Lunak Diagnosis Penyakit Tropis dengan Metode Algoritma Naïve Bayesian Menggunakan Bahasa Pemograman VB” apliksasi perangkat lunak ini menghasilkan kekeluaran berupa kemungkinan penyakit tropis yang diderita berdasarkan perhitungan metode naïve Bayesian.

Risky Dwi Listyo Firmansyah

(2012), dengan judul

“Pengembangan Perangkat Lunak Prediktor Kanker Payudara Menggunakan Metode Elastic SCAD SVM dan Data DNA Microarray” dalam tesis ini simulasi diagnosa menggunakan metode elastic scad svm dan data dna microarray.

Dari kedua karya tulis di atas,

“PERANCANGAN PERANGKAT

LUNAK DIAGNOSA UNTUK

PENYAKIT MATA KHUSUS

GANGGUAN KONJUNGTIVA

DENGAN METODE FORWARD

CHAINING BERBASIS WEB" yang penulis buat terdapat persamaan yaitu metode yang digunakan menitikberatkan gejala penyakit pada rekayasa perangkat lunak.

(3)

Sedangkan perbedaan terletak pada basis pengetahuan yang diperoleh. Pengertian Aplikasi

Perangkat lunak aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media.Beberapa aplikasi yang digabung bersama menjadi suatu paket kadang disebut sebagai suatu paket atau suite aplikasi (application suite). Contohnya adalah Microsoft Office dan OpenOffice.org, yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata, lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi-aplikasi dalam suatu paket biasanya memiliki antarmuka pengguna yang memiliki kesamaan sehingga memudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan tiap aplikasi. Sering kali, mereka memiliki kemampuan untuk saling berinteraksi satu sama lain sehingga menguntungkan pengguna.

Penyakit Mata

Konjungtivitis merupakan peradangan pada konjungtiva (lapisan luar mata dan lapisan dalam kelopak mata) yang disebabkan oleh mikro-organisme (virus, bakteri, jamur, chlamidia), alergi, iritasi bahan-bahan kimia.

Insidensi konjungtivitis di Indonesia berkisar antara 2-75%. Data perkiraan jumlah penderita penyakit mata di Indonesia adalah 10% dari seluruh golongan umur penduduk per tahun dan pernah

menderita konjungtivitis. Data lain menunjukkan bahwa dari 10 penyakit mata utama, konjungtivitis menduduki tempat kedua (9,7%) setelah kelainan refraksi (25,35%).

Konjungtivitis dibedakan bentuk akut dan kronis. Konjungtivitis dapat disebabkan oleh bakteri, virus, klamidia, alergi atau imunologik, jamur, parasit, kimia atau iritatif, etiologi yang tidak diketahui, bersama penyakit sistemik.

Konjungtiva adalah membran mukosa tipis yang membatasi permukaan dalam dari kelopak mata dan melipat ke belakang membungkus permukaan depan dari bola mata, kecuali bagian jernih di tengah-tengah mata (kornea). Membran ini berisi banyak pembuluh darah dan berubah merah saat terjadi inflamasi. Konjungtiva terdiri dari tiga bagian:

• Konjungtiva palpebralis (menutupi permukaan posterior dari palpebra).

• Konjungtiva bulbaris (menutupi sebagian permukaan anterior bola mata).

• forniks (bagian transisi yang membentuk hubungan antara bagian posterior palpebra dan bola mata).

Jenis-Jenis Gangguan Konjungtiva Konjungtivitis Gonokokal

Bayi baru lahir bisa mendapatkan infeksi gonokokus pada konjungtiva dari ibunya ketika melewati jalan lahir.

Gambar 1 Konjungtivitis Gonokokal

(4)

Konjungtiva bisa mengalami peradangan akibat:

 Infeksi olah virus atau bakteri

 Reaksi alergi terhadap debu, serbuk sari, bulu binatang

 Iritasi oleh angin, debu, asap dan polusi udara lainnya; sinar ultraviolet dari las listrik atau sinar matahari yang dipantulkan oleh salju.

Trakoma (Konjungtivitis granuler, Oftalmia Bangsa Mesir) adalah suatu infeksi konjungtiva yang berlangsung lama dan disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis.

Gambar 2 Trakoma

Trakoma terjadi akibat infeksi oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Masa inkubasi berlangsung selama 5-12 hari dan berawal sebagai kemerahan pada mata, yang jika tidak diobati bisa menjadi penyakti kronis dan menyebabkan pembentukan jaringan parut. Trakoma ditemukan di seluruh dunia, terutama di daerah pedesaan di negara-negara berkembang. Sering menyerang anak-anak. Trakoma merupakan penyakit menular dan bisa ditularkan melalui :

- kontak tangan dengan mata - sejenis lalat

- benda-benda yang

terkontaminasi (misalnya handuk atau saputangan). Oftalmia Neonatorum (Konjungtivitis Neonatorum)

Oftalmia Neonatorum (Konjungtivitis Neonatorum) adalah suatu infeksi mata pada bayi baru lahir yang didapat ketika bayi melewati jalan lahir.

Gambar 3 Konjungtivitis Neonatorum Episkleritis

Episkleritis adalah suatu peradangan pada episklera. Sklera terdiri dari serat-serat jaringan ikat yang membentuk dinding putih mata yang kuat.

Gambar 4 Episkleritis

Skleritis (Radang Bagian Putih Mata)

Skleritis adalah suatu peradangan pada sklera (bagian putih mata).

Gambar 5 Skleritis (Radang Bagian Putih Mata)

Alergi Mata Merah (Allergic Conjunctivitis )

Mata merah alergi adalah radang konjungtiva yang disebabkan oleh reaksi alergi.

(5)

Gambar 6 Alergi Mata Merah Basis Data

Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak.

Tujuan Basis Data

Tujuan basis data adalah sebagai berikut :

1. Kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan kembali data atau arsip.

2. Efisiensi peluang dan waktu. 3. Keakuratan data.

4. Ketersediaan untuk proses pengambilan data yang diperlukan setiap saat.

5. Kelengkapan data-data yang diperlukan atau tersimpan. 6. Keamanan data.

Defenisi

1. Entity adalah orang, tempat, kejadian ataupun konsep yang informasinya dapat direkam. Pada bidang administrasi siswa misalnya, entity adalah siswa, buku, pembayaran, niai.

2. Data value adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada setiap atribut. Atribut nama karyawan menunjukan tempat dimana informasi nama karyawan disimpan sedang data value adalah nama yang merupakan isi data karyawan.

3. Record adalah Kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi tentang seseorang misalnya, nomor karyawan, nama karyawan, alamat, kota.

4. File adalah Kumpulan record- record sejenis yang mempunyai panjang elemen yang sama, atribute yang sama, namun berbeda-beda data valuenya.

5. Database adalah Kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file yang lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan satu perusahaan, instansi dalam batasan tertentu.

MySql

MySQL merupakan susunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structure Query Language). Kendala dari suatu system database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimezernya dalam melakukan perintah-perintah SQL yang dibuat user ataupun program-program aplikasinya” Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibanding database server lainnya dalam query data. MySQL adalah salah satu dari sekian banyak sistem database yang merupakan terobosan solusi yang tepat dalam aplikasi database.

PHP

PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain. Contoh terkenal dari

(6)

aplikasi PHP adalah phpBB dan MediaWiki (software di belakang Wikipedia). PHP juga dapat dilihat sebagai pilihan lain dari ASP.NET/C#/VB.NET Microsoft, ColdFusion Macromedia, JSP/Java Sun

Microsystems, dan CGI/Perl. Contoh aplikasi lain yang lebih kompleks berupa CMS yang dibangun menggunakan PHP adalah Mambo, Joomla!, Postnuke, Xaraya, dan lain-lain.

Website

Pada awalnya internet adalah sebuah proyek yang dimaksudkan untuk menghubungkan para ilmuan dan peneliti di Amerika, namun saat ini telah tumbuh menjadi media komunikasi global yang dipakai semua orang di muka bumi. Pertumbuhan ini membawa beberapa masalah yang penting medasar, diantaranya kenyataan bahwa internet tidak diciptakan pada jaman graphical user interface (GUI) seperti saat ini. Internet dimulai pada masa dimana orang masih menggunakan alat-alat akses yang tidak user-friendly yaitu terminal berbasis teks serta perintah-perintah command line yang panjang-panjang serta sulit diingat, sangat berbeda dengan komputer dewasa ini yang menggunakan klik tombol mouse pada layar grafik berwarna. Kemudian orang berpikir untuk membuat sesuatu yang lebih baik. HASIL DAN PEMBAHASAN Penginstalan Web Server

Rekayasa perangkat lunak aplikasi penyakit mata khusus gangguan konjungtiva memerlukan beberapa proses. Prose tersebut dituangkan dalam beberapa langakah-langkah pengerjaannya adapun proses tersebut dapat dilihat sebagai berikut :

Instalasi XAMPP

Untuk awal instalasi xampp dilakukan dengan menjalankan file xampp-win32-1.4.12-installer.exe (atau versi lain) Kemudian akan muncul tampilan pilih bahasa yang ingin digunakan, pilih tombol OK untuk lanjut instalasi atau Cancel untuk pembatal proses instalasi.

Gambar 7. Installer Language Window Instalasi XAMPP Pembuatan Database

Gambar 8 Membuat Database pada phpMyAdmin

Sehingga membentuk database dengan susunan tabel seperti berikut :

Gambar 9 Database kecemasan PHP MyAdmin

(7)

Rancangan Antar Muka User Halaman Utama

Halaman utama merupakan halaman muka dalam aplikasi perancangan perangkat lunak untuk diagnosa penyakit mata seperti gambar berikut:

Gambar 10 Halaman Utama Halaman List Penyakit

Pada halaman penyakit ini berisi semua data tentang jenis gangguan yang telah dimasukkan dalam database. Berikut ini adalah tampilan halaman penyakitnya.

Gambar 11 Detail Penyakit Halaman Hasil Diagnosa Penyakit

Tampilan ini menampilkan hasil dari penyakit yang diderita pasien.

Gambar 12 Hasil Diagnosa Penyakit Rancangan Antar Muka Admin

Tampilan menu admin merupakan tampilan yang hanya boleh diakses oleh seorang admin

Gambar 13 Halaman Utama Admin Halaman Penyakit

Tampilan yang yang dapat menambah jenis penyakit, gejala serta mengedit data penyakit

(8)

Halaman Menu Data Pasien

Yaitu halaman yang berfungsi untuk melihat data pasien, dihahalama ini juga terdapat tombol untuk hapus data pasien seperti gambar berikut

Gambar 15 Halaman Pasien Halaman Gejala

Halaman ini berfungsi untuk melihat data gejala, dihahalam ini juga terdapat tombol untuk menambah, edut dan hapus data gejala seperti gambar berikut:

Gambar 16 Halaman Gejala Halaman Data Diagnosa

Halaman ini berfungsi untuk melihat laporan data diagnosa dari jumlah pasien yang menderita gangguan penyakit tertentu. Seperti terlihat pada gambar dibawah ini:

Gambar 17 Halaman Diagnosa Menu LogOut

Digunakan untuk keluar dari halaman admin menu LogOut.

KESIMPULAN

Sistem aplikasi perancangan perangkat lunak ini menggunakan inferensi forward chaining pelacakan maju untuk mendapatkan solusi apa yang mengikuti fakta. Hasil perancangan akan memberikan informasi kepada user bagaimana mengenali dan mengetahui jenis penyakit mata khusus gangguan konjungtiva beserta solusinya.

DAFTAR PUSTAKA

[1] Riki Fadilah. 2009. Rancang Bangun Rekayasa Perangkat Lunak Untuk Tes Buta Warna Metode Ishihara 25 Plates Berbasis Web. Padang:

[2] Bunafit. 2011. Perancangan Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Ayam Menggunakan PhP. Bandung. [3]

Http://vbeginner.files.wordpre ss.com. 2012. Dasar

(9)

Pemograman Php, dilihat pada tanggal 11 Desember 2012 jam 00.00

[4] Ilyas, Sidarta. 2012. Penuntun Ilmu Penyakit Mata, Jakarta : fakultas kedokteran universitas Indonesia.http://www.4shared.co m/document/4ib3/konjungtiva.ht m dilihat pada tanggal 15 Oktober 2012

Figur

Memperbarui...

Related subjects :