KERJA SAMA KEMITRAAN PENELITIAN PERTANIAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN

Teks penuh

(1)

UJI IN

UJI IN VIVO SEDIAAN PROPOLISVIVO SEDIAAN PROPOLIS UJI IN

UJI IN--VIVO SEDIAAN PROPOLISVIVO SEDIAAN PROPOLIS

TRIGONA

TRIGONA spp UNTUK BAHAN PEMACU spp UNTUK BAHAN PEMACU PERTUMBUHAN ALAMI PADA

PERTUMBUHAN ALAMI PADA SAPI

SAPI POTONGPOTONG

Oleh:

Oleh:

Oleh:

Oleh:

Dr. Ir. I Made Artika, M.App.Sc.

Dr. Ir. I Made Artika, M.App.Sc.

Ir. A.E. Zainal Hasan, MSi

Ir. A.E. Zainal Hasan, MSi

Ir. A.E. Zainal Hasan, MSi

Ir. A.E. Zainal Hasan, MSi

Dr. Budi Harjanto

Dr. Budi Harjanto

Dr. Kuswandi

Dr. Kuswandi

KERJA SAMA KEMITRAAN PENELITIAN PERTANIAN DENGAN PERGURUAN TINGGI (KKP3T) TA 2009 DENGAN PERGURUAN TINGGI (KKP3T) TA. 2009

(2)

Pendahuluan

Pendahuluan

•• Antibiotik Antibiotik ÆÆ pemacu pertumbuhan hewan pemacu pertumbuhan hewan ÆÆ resistensi

resistensi

•• Propolis Propolis pp ÆÆ resin sarang lebah resin sarang lebah gg ÆÆ mempuyai banyak mempuyai banyak p yp y yy kasiat obat dan tidak toksik

kasiat obat dan tidak toksik

•• Trigona sppTrigona spp ÆÆ lebah tidak menyengat lebah tidak menyengat ÆÆ madu madu sedikit, propolis banyak

sedikit, propolis banyakp pp p yy

•• Propolis Propolis ÆÆ diare sapi (diare sapi (E. coliE. coli), pemacu pertumbuhan ), pemacu pertumbuhan anak sapi

anak sapi

•• Propolis + Kobalt Propolis + Kobalt pp ÆÆ meningkatkan kekebalan tubuh meningkatkan kekebalan tubuh gg dan mengaktifkan produksi antibodi

dan mengaktifkan produksi antibodi

•• Tahun 2010 Tahun 2010 ÆÆ swasembada dagingswasembada daging

•• Komposisi propolis bergantung pada lokasi danKomposisi propolis bergantung pada lokasi danKomposisi propolis bergantung pada lokasi dan Komposisi propolis bergantung pada lokasi dan ekosistem

(3)

Pendahuluan Pendahuluan

Hasil Penelitian Tahun I (2007):

• PropolisPropolis Trigona sppTrigona spp. dapat diperoleh dengan caradapat diperoleh dengan cara mengekstrak sarang Trigona spp.

• Propolis Trigona spp. bersifat menghambat bakteri penghuni usus. Secara umum propolis Trigona spp. cenderung lebih aktif dalam menghambat bakteri patogen penghuni saluran aktif dalam menghambat bakteri patogen penghuni saluran usus dibandingkan bakteri bakteri non-patogen (probiotik). Propolis Trigona spp berpotensi untuk digunakan sebagai bahan pemacu pertumbuhan alami pada sapi potong

Hasil Penelitian Tahun II (2008):

• Sediaan propolis propolis dalam bentuk mikrokapsul tahanSediaan propolis propolis dalam bentuk mikrokapsul tahan terhadap cairan rumen dalam jangka waktu sekitar 9 jam

(4)

Tujuan

Tujuan

Tujuan

Tujuan

•• Tujuan Jangka Pendek:Tujuan Jangka Pendek:

Mendapat informasi tentang keefektifan propolis sebagai bahan Mendapat informasi tentang keefektifan propolis sebagai bahan

t b h l i t k i k tk fi i i k i t b h l i t k i k tk fi i i k i pemacu pertumbuhan alami untuk meningkatkan efisiensi konsumsi pemacu pertumbuhan alami untuk meningkatkan efisiensi konsumsi pakan dan produksi daging.

pakan dan produksi daging.

•• Tujuan Jangka Panjang: Tujuan Jangka Panjang:

Memperoleh teknologi yang dipatenkan dalam penggunaan propolis Memperoleh teknologi yang dipatenkan dalam penggunaan propolis sebagai bahan pemacu pertumbuhan alami untuk meningkatkan

sebagai bahan pemacu pertumbuhan alami untuk meningkatkan sebagai bahan pemacu pertumbuhan alami untuk meningkatkan sebagai bahan pemacu pertumbuhan alami untuk meningkatkan efisiensi konsumsi pakan dan produksi daging.

efisiensi konsumsi pakan dan produksi daging.

Menghasilkan pengetahuan ilmiah tentang penggunaan propolis Menghasilkan pengetahuan ilmiah tentang penggunaan propolis sebagai bahan pemacu pertumbuhan alami pada sapi potong sebagai bahan pemacu pertumbuhan alami pada sapi potong sebagai bahan pemacu pertumbuhan alami pada sapi potong. sebagai bahan pemacu pertumbuhan alami pada sapi potong.

(5)

Metodologi Penelitian

Metodologi Penelitian

Alat

Alat :: spektrofotometerspektrofotometer visibelvisibel, , rotavaporrotavapor,, shaker, shaker, freeze

freeze--dryer,dryer, termometertermometer, , neracaneraca analitikanalitik, , pemanaspemanas, , l t

l t l tl t ll ll ii t kl ft kl f dd kk dd ii alat

alat--alatalat gelasgelas, laminar, , laminar, autoklafautoklaf, , dandan kandangkandang sapisapi

Bahan

Bahan :: sarangsarang lebahlebah TrigonaTrigona spp. spp. etanoletanol 70%, 70%, propilen glikol

propilen glikol, , maltodekstrinmaltodekstrin, , sapisapi bakalanbakalan Peranakan

Peranakan OngoleOngole, , ransumransum ((pakanpakan sapisapi)) dan laindan lain--lain

lain..

Tempat

Tempat dandan WaktuWaktu Penelitian

Penelitian iniini dilakukandilakukan selamaselama 11 11 bulanbulan, , mulaimulai bulanbulan Pebruari

Pebruari sampaisampai DesemberDesember 2009 2009 bertempatbertempat didi Laboratorium

Laboratorium BioBiokimiakimia, , InstitutInstitut PertanianPertanian Bogor (IPB)Bogor (IPB) dan Kandang Sapi Bioteknologi LIPI, Bogor

(6)

Prosedur Kerja

Prosedur Kerja

Propolis Ekstraksi Ekstraksi Mikrokapsulasi

Uji pada Sapi Uji pada Sapi

(7)

Pembuatan Sediaan

Pembuatan Sediaan

a b

Proses pembuatan mikrokapsulasi ekstrak propolis 2% dengan filler maltodekstrin

20 li di b hk d 20 l d k i ( 1)

20 gram propolis ditambahkan dengan 20 gram maltodekstrin (campuran 1) 980 gram, maltodekstrin ditambahkan dengan 1 Liter akuabides (campuran 2)

C 1 dil tk d 2 (G b ) k di l t di

Campuran 1 dilarutkan dengan campuran 2 (Gambar a) kemudian larutan di vakum (Gambar b) untuk menghilangkan air.

(8)

Uji Propolis Sebagai Bahan Pemacu

Uji Propolis Sebagai Bahan Pemacu

P t

b h

P t

b h

Pertumbuhan

Pertumbuhan

P0: 5 ekor sapi diberi pakan standar; P1: 5 ekor sapi diberi pakan standar + P2: 5 ekor sapi diberi pakan standar + P3 : 5 ekor sapi diberi pakan standar mikrokapsul propolis 2% standar mikrokapsul propolis 4% p + raw propolis

(9)

Pengamatan

Pengamatan

1. Pertambahan bobot badan,

Berat Badan selama percobaan (kg) P0 P1 P2 P3 BB awal 208,63 201,38 194,13 216.00 Bbakhir 223,00 235,00 233,00 256,25 Pertambahan BB (kg/hari) 0,16 0,37 0,42 0,44 Konversi pakan 50,21 20,32 18,78 17,80 Konversi pakan 50,21 20,32 18,78 17,80

(10)

Pengamatan

Pengamatan

2.Konsumsi dan konversi pakan

Daya Konsumsi Daya Konsumsi P0 P1 P2 P3 Konsumsi BK (kg/hari) 7,51 7,43 7,46 7,26 Kapasitas konsumsi BK (%BB) 3,50 3,43 3,51 3,10

(11)

K i t k t t Konsumsi zat pakan rata-rata kg/hari P0 P1 P2 P3 BK 7,64 7,50 7,60 7,70 Abu 0,96 0,95 0,96 0,98 Bahan Organik 6,68 6,55 6,64 6,72 Protein 1,06 1,06 1,06 1,10 NDF 6 45 6 28 6 42 6 50 NDF 6,45 6,28 6,42 6,50 ADF 5,42 5,31 5,36 5,43 Hemiselulosa 1 03 0 97 1 06 1 07 Hemiselulosa 1,03 0,97 1,06 1,07

(12)

Kecernaan Zat makanan rata-rata (%) P0 P1 P2 P3 BK 78,47 78,06 79,14 79,23 Ab 62 54 64 69 67 81 66 22 Abu 62,54 64,69 67,81 66,22 Bahan Organik 80,75 80,01 80,09 81,03 Protein 79,21 82,86 84,08 84,08 NDF 74 49 77 30 78 34 76 49 NDF 74,49 77,30 78,34 76,49 ADF 74,19 76,86 78,17 76,84 Hemiselulosa 75,96 77,59 79,19 74,60

(13)

No DATA P1 P2 P3 P0

No DATA P1 P2 P3 P0

A KARKAS 2% 4% raw 2% kontrol

1 Bobot awal (kg) 267 248 306 263 2 Bobot karkas (kg) 120 118 152 122 3 B t k l (k ) 13 11 15 13 3 Berat kepala (kg) 13 11 15 13 4 Berat kaki (kg)g 5 5 7,09 6,9 5 Panjang badan, cm 121 114 110 114 6 Lebar badan, cm 32 51 48 52

(14)

B

JEROAN

1 Jantung

 

(+lemak) 0,95

 

kg 0,95

 

kg 1,1

 

kg

0,98

 

kg

2 Limpa

0 5 kg

0 5 kg

0 45 kg 0 35 kg

2 Limpa

0,5

 

kg

0,5

 

kg

0,45

 

kg 0,35

 

kg

3 Hati

 

3

 

kg

2,3

 

kg

 

4,92

 

kg 2,28

 

kg

4 Ginjal

0,4

 

kg

0,35

 

kg 0,4

 

kg

0,35

 

kg

(15)

C  KAKI 1 P kaki depan 29 cm 29 cm 31 cm 28 cm 2 P kaki belakang 37 cm 36 cm 38 cm 35 cm 3 P paha 71 cm (?) 76 cm (?) 47 cm 46 cm 4 L paha 71 cm (?) 77 cm (?) 36 cm 36 cm 5 P cannon bone 34 cm (?) 40 cm (?) 46 cm 44 cm

(16)

Hijauan

Hijauan

(17)

Suasana kandang penelitian

Suasana kandang penelitian

(18)
(19)

Sapi sebelum perlakuan (P0)

Sapi sebelum perlakuan (P0)

(20)

Sapi sesudah perlakuan (P0)

Sapi sesudah perlakuan (P0)

(21)

Sapi sebelum perlakuan (P1)

Sapi sebelum perlakuan (P1)

(22)

Sapi sesudah perlakuan (P1)

Sapi sesudah perlakuan (P1)

(23)

Sapi sebelum perlakuan (P2)

Sapi sebelum perlakuan (P2)

(24)

Sapi seudah perlakuan (P2)

Sapi seudah perlakuan (P2)

(25)

Sapi sebelum perlakuan (P3)

Sapi sebelum perlakuan (P3)

(26)

Sapi sesudah perlakuan (P3)

Sapi sesudah perlakuan (P3)

(27)

Kesimpulan

Kesimpulan

Kesimpulan

Kesimpulan

••

Propolis

Propolis

Trigona

Trigona

spp dapat dipakai

spp dapat dipakai

b

i b

b

i b h

h

sebagai b

sebagai bahan

ahan pemacu

pemacu

pertumbuhan

pertumbuhan alami

alami untuk

untuk sapi

sapi

potong

potong baik dalam bentuk

baik dalam bentuk

potong

potong, baik dalam bentuk

, baik dalam bentuk

mikrokapsul maupun ‘raw propolis’.

mikrokapsul maupun ‘raw propolis’.

••

Mikrokapsul lebih tahan lama

Mikrokapsul lebih tahan lama

disimpan dibandingkan dengan

disimpan dibandingkan dengan

disimpan dibandingkan dengan

disimpan dibandingkan dengan

‘raw propolis’.

(28)

Luaran

Luaran

Luaran

Luaran

•• BahanBahan pemacupemacu pertumbuhanpp pertumbuhan alamipp alami untukuntuk sapisapipp potong

potong, mikrokapsul dan ‘raw propolis’, mikrokapsul dan ‘raw propolis’

•• PatenPaten ::PatenPaten : :

1. proses mikrokapsulasi propolis sebagai bahan 1. proses mikrokapsulasi propolis sebagai bahan

pemacu pertumbuhan alami dan pemacu pertumbuhan alami dan

2 formulasi ransum menggunakan propolis untuk sapi 2 formulasi ransum menggunakan propolis untuk sapi 2. formulasi ransum menggunakan propolis untuk sapi 2. formulasi ransum menggunakan propolis untuk sapi

potong. potong.

•• PublikasiPublikasi IlmiahIlmiah (2009) telah masuk dalam Jurnal(2009) telah masuk dalam Jurnal

•• PublikasiPublikasi IlmiahIlmiah (2009), telah masuk dalam Jurnal (2009), telah masuk dalam Jurnal Hayati (berbahasa Inggris) sebanyak 1 judul

Hayati (berbahasa Inggris) sebanyak 1 judul (antibakteri

(antibakteri E.coliE.coli) dan direncanakan 1 judul lagi ) dan direncanakan 1 judul lagi (antibakteri

(antibakteri SalmonellaSalmonella sp). Dua manuskripssp). Dua manuskrips (antibakteri

(antibakteri SalmonellaSalmonella sp). Dua manuskrips sp). Dua manuskrips menunggu editing.

(29)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :