NAMA MATAKULIAH Minggu x Page 1
NAMA MATAKULIAH
MINGGU 11
Pokok Bahasan:
Mengelola Pengetahuan
Tujuan Instruksional Khusus: Referensi:
1. Bab 11 : Kenneth C.Laudon & Jane P.Laudon’, Management Information System, 13rd edition, Prentice Hall, 2014.
LEARNING OBJECTIVES
• Menelaah peran dari manajemen pengetahuan dan
program-program manajemen pengetahuan dalam bisnis.
• Menjelaskan bagaimana jenis sistem yang digunakan untuk
manajemen pengetahuan keseluruhan perusahaan dan menunjukan nilainya bagi organisasi.
• Menjelaskan berbagai jenis sistem kerja pengetahuan yang
utama dan menelaah nilai yang diberikan bagi perusahaan.
• Mengevaluasi berbagai keuntungan bisnis yang diperoleh
dari penggunaan teknik-teknik cerdas untuk manajemen pengetahuan.
Management Information Systems
• Problem: Document-intensive research and development dependent on paper records
• Solutions: Electronic document management system stores research information digitally
• eLab Notebook documentum management software creates PDFs, enables digital signatures, embeds usage rights,
enables digital searching of library
• Demonstrates IT’s role in reducing cost by making
organizational knowledge more easily available
• Illustrates how an organization can become more efficient
and profitable through content management
P&G Moves from Paper to Pixels for Knowledge Management
CHAPTER 11: MANAGING KNOWLEDGE
© Prentice Hall 2011
The Knowledge Management Landscape
Data hal yang langsung dapat diamati, fakta atau kejadian yang belum membawa arti. Bahan baku informasi.
Informasi hal yang dapat mewakili data yang telah diolah atau dianalisis
Pengetahuan hal yang didasarkan atas studi, pengalaman, persepsi, dan pendapat individual
KNOWLEDGE merupakan pemahaman dari tranfromasi
informasi menjadi pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman, perasaan dan studi dengan menemukan pola (sistem, cara kerja), aturan (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah)
The Knowledge Management Landscape
Management Information Systems
The Knowledge Management Landscape
Knowledge management, merupakan sistem yang dibuat untuk
menciptakan, mendokumentasikan, menggolongkan dan
menyebarkan knowledge dalam organisasi. Sehingga, knowledge mudah digunakan kapan pun diperlukan, oleh siapa saja sesuai dengan tingkat otoritas dan kompetensinya
The knowledge management value chain
• Knowledge acquisition • Knowledge storage
• Knowledge dissemination • Knowledge application
Management Information Systems
Chapter 11 Managing Knowledge
• Building organizational and management capital:
Collaboration, communities of practice, and office environments
The Knowledge Management Landscape
Knowledge Management, Proses penerapan pendekatan sistematik
untuk menangkap, menyusun, mengelola, dan menyebarkan
pengetahuan di seluruh organisasi untuk mempercepat kerja, menggunakan best practice, dan berbagi pengetahuan bisnis di dalam organisasi.
Knowledge Management telah menjadi aspek penting dalam perusahaan, keberhasilan perusahaan bergantung pada kemampuan perusahaan untuk menciptakan dan mengelola pengetahuan.
Important dimensions of knowledge: Data => informasi =>pengetahuan=> kebijakan.
Management Information Systems
Important dimensions of knowledge
1.Knowledge is a firm asset
a) Intangible
b) Creation of knowledge from data, information, requires organizational resources
c) As it is shared, experiences network effects
2.Knowledge has different forms
a) May be explicit (documented) or tacit (residing in minds)
b) Know-how, craft, skill c) How to follow procedure
d) Knowing why things happen (causality)
The Knowledge Management Landscape
CHAPTER 11: MANAGING KNOWLEDGE
© Prentice Hall 2011
The Knowledge Management Landscape
Knowledge management merupakan sistem yang dibuat untuk
menciptakan, mendokumentasikan, menggolongkan dan
menyebarkan knowledge dalam organisasi. Sehingga, knowledge mudah digunakan kapan pun diperlukan, oleh siapa saja sesuai dengan tingkat otoritas dan kompetensinya
Knowledge management mengelola seluruh elemen sistem berupa dokumen, basis data, kebijakan, dan prosedur lengkap, beserta informasi tentang pengalaman, keahlian, dan kecakapan sumber daya manusia secara individu maupun kolektif, yang dimiliki organisasi dengan bantuan teknologi informasi.
Management Information Systems
CHAPTER 11: MANAGING KNOWLEDGE
© Prentice Hall 2011
11
Knowledge Management ditujukan agar perusahaan menjadi selalu kreatif, inovatif serta efisien. Sehingga, mempunyai daya saing tinggi untuk jangka waktu yang panjang
Lima Manfaat Knowledge Management Dalam Organisasi Bisnis
1. Meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan . 2. Meningkatkan respons terhadap pelanggan .
3. Meningkatkan efisiensi cara kerja dan proses . 4. Meningkatkan kemampuan dalam berinovasi . 5. Meningkatkan jumlah produk atau jasa .
Major Types of Knowledge Management Systems
Figure 11-3
Terdapat 3 katagori umum dalam sistem manajemen pengetahuan dan masing-masing dapat dipecah menjadi jenis-jenis sistem manajemen pengetahuan yang lebih khusus
The Knowledge Management Landscape
Management Information Systems
Enterprise-Wide Knowledge Management Systems
• Structured knowledge systems, menyusun informasi dalam basis
data pengetahuan dalam katagori yang bermanfaat dan mudah
diakses oleh karyawan yang memerlukan pengetahuan
perusahaan.
• Semistructured knowledge systems, informasi digital dalam perusahaan dalam bentuk pesan, memo, proposal, e-mail, grafik, slide presentasi, video, dan suara, dibuat dalam format yang berbeda dan disimpan dalam banyak tempat.
• Organizing knowledge: Taxonomies (klasifikasi) and tagging
(penandaan), seperti sistem perpustakaan yang
mengklasifikasikan buku, jurnal dan majalah menurut judul, pengarang, dan penerbitnya. Software Samio Tagger yang
melakukan penandaan secara otomatis dengan mengelompokan dan membuat indeks kata-kata kunci.
Enterprise-Wide Knowledge Management Systems
• Knowledge network systems, menyediakan direktori online mengenai keberadaan pakar dalam bidang pengetahuan tetentu dan menggunakan
media komunikasi untuk menemukan pengetahuan pakar tersebut.
Menyusun solusi yang dikembangkan oleh para pakarsecara sistematis, menuimpannya solusi tersebut dalam basis data pengetahuan sebagai prakteik terbaik atau pertanyaan yang sering dilontarkan (FAQ).
• Supporting technologies:
• Portals and collaboration tools, Portal pengetahuan dapat memberikan akses informasi pada sumber daya eksternal, umpan-balik berita, riset, chat/SMS, diskusi kelompok dan konfrensi video (blog, Wiki, Social bookmarking)
• Learning management systems (LMS), menyediakan alat bantu untuk manajemen, pengiriman, pelacakan, dan penilaian berbagai jenis pembelajaran dan pelatihan karyawan.
Management Information Systems
The Knowledge Management Landscape Learning Organizational (organisasi pembelajar)
adalah organisasi yang memberikan kesempatan dan mendorong setiap individu yang ada dalam organisasi tersebut untuk terus belajar dan memperluas kemampuan dirinya. Ini merupakan organisasi yang siap menghadapi perubahan (internal/eksternal) dengan mengelola perubahan itu sendiri (managing change).
Untuk memulai mentransformasikan organisasi di mana kita berada sekarang.
Komponen-komponen penting dalam organisasi pembelajar.
1. Learning (Belajar)
2. Organization (Organisasi) 3. People (Orang)
4. Knowlegde (Pengetahuan) 5. Technology (Teknologi)
Enterprise-Wide Knowledge Management Systems
Figure 11-4
Enterprise-Wide Knowledge Management Systems
Management Information Systems
Chapter 11 Managing Knowledge
Sistem manajemen peng-etahuan keseluruhan perusa-haan menggunakan sejumlah teknologi untuk menyimpan dokumen terstruktur dan tidak terstruktur, mencari keahliah karyawan, mencari informasi, menyebarkan pengetahuan, dan mengg-unakan data dari aplikasi perusahaan dan sistem perusahaan yang penting lainnya
Read the Interactive Session and discuss the following questions
• What is the difference between virtual reality and
augmented reality?
• Why is augmented reality so appealing to
marketers?
• What makes augmented reality useful for real
estate shopping applications?
• Suggest some other knowledge work applications
for augmented reality
Knowledge Work Systems
AUGMENTED REALITY: REALITY GETS BETTER
© Prentice Hall 2011
Knowledge Work Systems
• Knowledge workers and knowledge work, meliputi peneliti, perancang, arsitek, akuntan, dokter, insinyur yang menciptakan informasi dan pengetahuan bagi organisasi. Mereka selalu mencari cara-cara baru untuk peningkatan kualitas produk maupun layanan
Menjaga aliran pengetahuan dengan berkembangnya perushaaan, melayanai sebgai konsultan internal mengenai perubahan dan peluang, dan berindak sebagai agen perubahan.
Management Information Systems
Knowledge Work Systems
• Examples of knowledge work systems • CAD (Computer-aided design),
• Virtual reality
• VRML (Virtual reality modelling language) • Investment workstations
Sistem Kerja Pengetahuan Fungsi Dalam Organisasi
CAD/CAM Memberikan ketepatan kontrol atas rancangan dan manufaktur
industri bagi insinyur, perancang, dan manajer pabrik.
Virtual reality Memberi ketepatan simulasi fotorealistik dari suatu objek bagi arsitek, insinyur dan pekerja amedis.
Workstation Investasi PC dengan spesifikasi terbaik yang digunakan dalam sektor keuangan untu menganalisis situasi perdagangan secara langsung dan memfasilitasi manajemen resiko
Requirements of Knowledge Work Systems
Figure 11-8
Sistem kerja pengetahuan membutuhkan link yang kuat kepada basisi pengetahuan eksternal selain juga perangkat keras dan perangkat lunak khusus
Knowledge Work Systems
Management Information Systems
• Capturing knowledge: Expert systems, teknik cerdas untuk menangkap pengetahuan yang tersembunyi dalam keahlian seseorang ahli yang terbatas cakupannya.
• How expert systems work, pengetahuan manusia deperesentasikan/dimodelkan sedemikian rupa sehingga dapat diproses oleh komputer. Sistem ahli membuat model pengetahuan manusia menjadi serangkaian aturan kolektif yang disebut basis pengetahuan (knowledge
base)
• Examples of successful expert systems, Countrywide Funding Corporation
menggunakan sistem ahli untuk meningkatkan kualitas pembelian kridit. Intelligent Techniques
Management Information Systems
Read the Interactive Session and discuss the following questions
• Describe the conditions that preceded the flash
crash.
• What are some of the benefits of electronic
trading?
• What features of electronic trading and automated
trading programs contributed to the crash?
• Could this crash have been prevented? Why or why
not?
Intelligent Techniques
THE FLASH CRASH: MACHINES GONE WILD?
CHAPTER 11: MANAGING KNOWLEDGE
© Prentice Hall 2011
How a Neural Network Works Figure 11-13
Jaringan syaraf tiruan menggunakan aturan yang “dipelajari” dari pola-pola data untuk membangun lapisan logika tersembunyi. Lapisan tersembunyi ini kemudian memprosesmasukan-masukan dan mengklasifikasikannya berdasarkan pengalaman dari model tersebut. Pada contoh ini , jaringan syaraf tiruan telah dilatih untuk membedakan pembelian kartu kridit yang sah dengan yang tidak sah.
Intelligent Agents in P&G’s Supply Chain Network
Figure 11-15 Agen intelijen membantu P&G memperpendek siklus pengisian, seperti
produk misalnya satu kotak produk bermerek Tide Intelligent Techniques
Management Information Systems
• Pengetahuan adalah merupakan hasil dari tahu, setelah
orang
melakukan
penginderaan
terhadap
obyek
tertentu. Penginderaan terjadi melalui panca indera
manusia, yakni indera penglihatan, pendengaran,
penciuman,
rasa
dan
raba.
Sebagaian
besar
pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan
telinga (
Notoatmodjo 2007
).
• Gabungan dari suatu
pengalaman, nilai, informasi
kontekstual
dan
juga
pandangan
pakar
yang
memberikan suatu framework untuk mengevaluasi
dan menciptakan pengalaman baru dan informasi
(
Thomas H. Davenport, Laurence Prusak
)
The Knowledge Management Landscape
Peran Utama Data Mining
1. Estimation
/Prakiraan : perhitungan berdasarkan data kualitaatif2. Prediction/
perhitungan berdasarkan data Kualitatif dan kuantitatif3. Classification/
mengkatagorikan kelas4. Clustering/
mengelompokan data yg homogen5. Association/
gabungan Estimation Prediction Classification Clustering Association The Knowledge Management LandscapeManagement Information Systems
The Knowledge Management Landscape
Sumber Pengetahuan :
• Informasi yang dapat dipercaya
• Indra Manusia
• Akal yg berupa nalar maupun intelektual
• Intuisi (naluri/insting /indra keenam)
Pengetahuan merupakan penerapan informasi yang diyakini dapat langsung digunakan untuk mengambil suatu keputusan , tindakan atau kebijakan.
The Knowledge Management Landscape
Management Information Systems
Chapter 11 Managing Knowledge
Tingkat Pengetahuan domain kognitif menurut Notoatmodjo (2003) mempunyai 6 tingkat, yakni :
1. Tahu (Know), Kemampuan mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya.
2. Memahami (comprehension), Kemampuan menjelaskan secara benar tentang objek yang diketahui, dan dapat menginterpretasinya. 3. Aplikasi (Application), Kemampuan untuk menggunakan materi
yang telah dipelajari pada situasi atau kondisi riil (sebenarnya).
4. Analisis (Analysis), Kemampuan untuk menjabarkan suatu materi/obyek ke dalam komponen2 yang ada kaitannya.
5. Sintesis (synthesis), Kemampuan untuk meletakkan atau menghu-bungkan bagian2 di dalam suatu bentuk keseluruhan yang baru..
6. Evaluasi (evaluation), Kemampuan untuk melakukan justifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau objek dengan menggunakan kriteria.
The Knowledge Management Landscape Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan
Menurut Notoatmodjo (2007),
1. Pendidikan
2. Akses Informasi
3. Sosial budaya dan ekonomi 4. Lingkungan
5. Pengalaman
Data - Informasi – Pengetahuan
Data
Kehadiran Pegawai
NIP
TGL
DATANG
PULANG
1103
02/12/2004
07:20
15:40
1142
02/12/2004
07:45
15:33
1156
02/12/2004
07:51
16:00
1173
02/12/2004
08:00
15:15
1180
02/12/2004
07:01
16:31
1183
02/12/2004
07:49
17:00
The Knowledge Management Landscape
Management Information Systems
Chapter 11 Managing Knowledge
Informasi
Akumulasi Bulanan Kehadiran Pegawai
NIP
Masuk
Alpa
Cuti
Sakit
Telat
1103
22
1142
18
2
2
1156
10
1
11
1173
12
5
5
1180
10
12
Data - Informasi – Pengetahuan
The Knowledge Management Landscape
Informasi
Kondisi Kehadiran Mingguan Pegawai
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
Terlambat
7
0
1
0
5
Pulang
Cepat
0
1
1
1
8
Izin
3
0
0
1
4
Alpa
1
0
2
0
2
Data - Informasi – Pengetahuan
The Knowledge Management Landscape
Management Information Systems
Chapter 11 Managing Knowledge
Pengetahuan tentang
kebiasaan pegawai
dalam jam datang/pulang kerja
Pengetahuan tentang
bagaimana teknik
meningkatkan kehadiran pegawai
kebijakan
Data - Informasi – Pengetahuan
The Knowledge Management Landscape
Data - Informasi - Pengetahuan - Kebijakan
• Kebijakan penataan jam kerja
karyawan khusus
untuk hari senin dan jumat
• Peraturan jam kerja:
– Hari Senin dimulai jam 10:00
– Hari Jumat diakhiri jam 14:00
– Sisa jam kerja dikompensasi ke hari lain:
1. Senin pulang setelah maghrib, toh jalanan jakarta macet total di sore hari (bayar hutang 2 jam)
2. Rabu dan kamis bayar hutang setengah jam di pagi hari dan setengah jam di sore hari (bayar hutang 2 jam)
The Knowledge Management Landscape
Management Information Systems
Chapter 11 Managing Knowledge
Definisi
Data Mining
• Melakukan
ekstraksi
untuk mendapatkan
informasi penting
yang sifatnya
implisit/
lebih dalam dan sebelumnya tidak
diketahui, dari suatu data
(Witten et al., 2011)
• Kegiatan yang meliputi pengumpulan, pemakaian data
historis untuk
menemukan keteraturan, pola dan hubungan
dalam set data berukuran besar
(Santosa, 2007)
•
Data mining
adalah serangkaian proses untuk menggali nilai
tambah dari suatu kumpulan data berupa pengetahuan yang
selama ini tidak diketahui secara manual.
The Knowledge Management Landscape
Definisi
Data Mining
The Knowledge Management Landscape
Management Information Systems
Chapter 11 Managing Knowledge