ALAT UKUR SEDERHANA.docx

11 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

ALAT

ALAT UKUR UKUR SEDERHANASEDERHANA

Alat-alat ukur tanah adalah alat-alat yang dipersiapkan guna mengukur jarak dan Alat-alat ukur tanah adalah alat-alat yang dipersiapkan guna mengukur jarak dan atau sudut. Alat-alat yang digunakan ada yang terglng sederhana dan

atau sudut. Alat-alat yang digunakan ada yang terglng sederhana dan ada yang terglngada yang terglng mdern. Sederhana atau mdernnya alat ini dapat dilihat dari kmpnen alatnya dan !ara mdern. Sederhana atau mdernnya alat ini dapat dilihat dari kmpnen alatnya dan !ara menggunakannya.

menggunakannya.

"ada umumnya dikenal dikenal #e#rapa ala

"ada umumnya dikenal dikenal #e#rapa alat ukur$t ukur$ A.

A. %eteran%eteran

%eteran$ sering dise#ut pita ukur atau tape karena umumnya tersaji dalam %eteran$ sering dise#ut pita ukur atau tape karena umumnya tersaji dalam  #entuk pita dengan panjang tertentu. Serin

 #entuk pita dengan panjang tertentu. Sering juga dise#ut rl meter karena umumnyag juga dise#ut rl meter karena umumnya  pita ukur ini pada keadaan tidak dipakai atau disimpan dalam #

 pita ukur ini pada keadaan tidak dipakai atau disimpan dalam #entuk gulungan atauentuk gulungan atau rl.

rl.

Kegunaan utama atau yang umum dari meteran ini adalah untuk mengukur Kegunaan utama atau yang umum dari meteran ini adalah untuk mengukur  jarak atau panjang. Kegunaan lain yang jug

 jarak atau panjang. Kegunaan lain yang juga pada dasarnya adalah melakukana pada dasarnya adalah melakukan  pengukuran jarak$ antara lain &'( mengukur sud

 pengukuran jarak$ antara lain &'( mengukur sudut #aik sudut hri)ntal maupunut #aik sudut hri)ntal maupun sudut *ertikal atau lereng$ &+( mem#uat sudut siku-siku$ dan &,( mem#uat

sudut *ertikal atau lereng$ &+( mem#uat sudut siku-siku$ dan &,( mem#uat lingkaran.

lingkaran.

%eteran mempunyai spesiikasi antara lain  %eteran mempunyai spesiikasi antara lain  &'( Satuan ukuran yang digunakan ada +

&'( Satuan ukuran yang digunakan ada + satuan ukuran yang #iasa digunakan$ yaitusatuan ukuran yang #iasa digunakan$ yaitu satuan /nggris & in!h$ eet$ yard( dan satuan metrik & mm$ !m$ m(

satuan /nggris & in!h$ eet$ yard( dan satuan metrik & mm$ !m$ m( &+( Satuan terke!il yang digunakan mm atau !m $ in!h atau eet &+( Satuan terke!il yang digunakan mm atau !m $ in!h atau eet &,( Daya muai$ yaitu tingkat pemuaian aki#at peru#ahan suhu udara &,( Daya muai$ yaitu tingkat pemuaian aki#at peru#ahan suhu udara &0( Daya regang$ yaitu peru#ahan panjang aki#at tegangan atau tarikan &0( Daya regang$ yaitu peru#ahan panjang aki#at tegangan atau tarikan &1( "enyajian angka nl. Angka atau #a!aan nl pada

&1( "enyajian angka nl. Angka atau #a!aan nl pada meteran ada yang dinyatakanmeteran ada yang dinyatakan tepat di ujung a2al meteran dan ada pula yang dinyatakan pada jarak tertentu dari tepat di ujung a2al meteran dan ada pula yang dinyatakan pada jarak tertentu dari ujung a2al meteran.

ujung a2al meteran.

3ara menggunakan alat ini relati sederhana$ !ukup dengan merentangkan meteran 3ara menggunakan alat ini relati sederhana$ !ukup dengan merentangkan meteran ini dari ujung satu

ini dari ujung satu ke ujung lain dari #jek ke ujung lain dari #jek yang diukur. Namyang diukur. Namun demikian untukun demikian untuk hasil yang le#ih akurat !ara menggunkan alat ini se#aiknya dilakukan se#agai hasil yang le#ih akurat !ara menggunkan alat ini se#aiknya dilakukan se#agai  #erikut

 #erikut

a. Lakukan leh + rang a. Lakukan leh + rang  #. Serang memegang ujung

 #. Serang memegang ujung a2al dan meletakan angka nl meteran di titik yanga2al dan meletakan angka nl meteran di titik yang  pertama

 pertama

!. Serang lagi memegang rl meter menuju ke titik pengukuran lainnya$ tarik !. Serang lagi memegang rl meter menuju ke titik pengukuran lainnya$ tarik meteran selurus mungkin dan letakan meteran di titik yang dituju dan #a!a angka meteran selurus mungkin dan letakan meteran di titik yang dituju dan #a!a angka meteran yang tepat di titik terse#ut.

(2)

4. Kmpas

Kmpas adalah se#uah alat dengan kmpnen utamanya jarum dan lingkaran  #erskala. Salah satu ujung jarumnya di#uat dari #esi #erani atau magnet yang

ditengahnya terpasang pada suatu sum#u$ sehinngga dalam keadaan mendatar  jarum magnit dapat #ergerak #e#as ke arah hri)ntal atau mendatar menuju arah

utara atau selatan. Kmpas yang le#ih #aik dilengkapi dengan ni*$ !airan untuk mensta#ilkan gerakan jarum dan alat pem#idik atau *isir.

Kegunaan utama atau yang umum dari kmpas adalah untuk menentukan arah mata angin terutama arah utara atau selatan sesuai dengan magnit yang

digunakan. Kegunaan lain yang juga didasarkan pada penunjukkan arah utara atau selatan adalah &'( penentuan arah dari satu titik5tempat lain$ yang ditunjukkan leh  #esarnya sudut a)imut$ yaitu #esarnya sudut yang dimulai dari arah utara atau

selatan$ #ergerak searah jarum jam sampai di arah yang dimaksud$ &+( mengukur sudut hri)ntal dan &,( mem#uat sudut siku-siku.

Spesiikasi Alat ini mempunyai spesiikasi$ antara lain

&'(. 6arum magnit yang digunakan se#agai patkan mengarah ke utara atau selatan &+(. Satuan skala ukuran sudut yang digunakan derajat atau grid

40. 3ara %enggunakan

3ara menggunakan kmpas untuk menentukan arah ke suatu tujuan di#edakan sesuai dengan jenis kmpas yang dipakai$ yaitu 

&'( Untuk kmpas tangan

a. Alat !ukup dengan dipegang tangan di atas titik pengamatan

 #. Atur agar alat dalam keadaan mendatar agar jarum dapat #ergerak dengan #e#as. Kalau alat ini dilengkapi dengan ni* atur gelem#ung ni* ada di tengah

!. 4a!a angka skala lingkaran yang menuju arah5titik yang dimaksud. &+( Untuk kmpas stati 

a. Kmpas yang sudah dipasang di atas stati didirikan diatas titik a2al5pengamatan  #. Atur agar kmpas dalam keadaan mendatar agar jarum dapat #ergerak dengan  #e#as. Kalau alat ini dilengkapi dengan ni* atur gelem#ung ni* ada di tengah

!. Arahkan alat #idik5*isir ke arah yang dituju. 4a!a angka skala lingkaran yang menuju arah terse#ut

(3)

3.

A. 7ATER"AS &"enyipat Datar(

7aterpas adalah alat ukur menyipat datar dengan terpng dengan dilengkapi ni* dan sum#u mekanis tegak sehingga terpng dapat #erputar ka arah hri)ntal. Alat ini terglng alat penyipat datar kaki tiga atau Tripd le*el$ karena alat ini #ila

digunakan harus dipasang diatas kaki tiga atau stati.

/. "rinsip kerja alat.

8aitu garis #idik kesemua arah harus mendatar$ sehingga mem#entuk #idang datar atau hri)ntal dimana titik 9 titik pada #idang terse#ut akan menunjukkan

ketinggian yang sama.

//. Kegunaan alat. :ungsi utama 

'. %emperleh pandangan mendatar atau mendapat garis #idikan yang sama tinggi$ sehingga titik 9 titik yang tepat garis #idikan5 #idik memiliki ketinggian yang sama. +. Dengan pandangan mendatar ini dan diketahui jarak dari garis #idik yang dapat dinyatakan se#agai ketinggian garis #idik terhadap titik 9 titik tertentu$ maka akan diketahui atau ditentukan #eda tinggi atau ketinggian dari titik 9 titik terse#ut.

Alat ini dapat ditam#ah ungsi atau kegunaannya dengan menam#ah #agian alat lainnya. Umumnya alat ukur 2aterpas ditam#ah #agian alat lain$ seperti 

'. 4enang stadia$ yaitu dua #uah #enag yang #erada di atas dan di#a2ah serta sejajar dan dengan jarak yang sama dari #enang diaragma mendatar. Dengan adanya #enang stadia dan #antuan alat ukur 2aterpas #erupa ram#u atau #ak ukur alat ini dapat digunakan se#agai alat ukur jarak hri)ntal atau mendatar.

"engukuran jarak dengan !ara seperti ini dikenal dengan jarak ptik.

+. Lingkaran #erskala$ yaitu lingkaran di #adan alat yang dilengkapi dengan skala ukuran sudut. Dengan adanya lingkaran #erskala ini arah yang dinyatakan dengan  #a!aan sudut dari #idikan yang ditunjukkan leh #enang diaragma tegak dapat

diketahui$ sehingga #ila di#idikkan ke dua #uah titik$ sudut antara ke dua titik terse#ut dengan alat dapat ditentukan atau dengan kata lain dapat diungsikan se#agai alat pengukur sudut hri)ntal.

///. 4agian 9 #agian alat ukur 2aterpas #eserta ungsinya.

Alat ukur 2aterpas yang sederhana hanya terdiri dari empat kmpnen atau #agian alat yaitu 

'. Terpng yang didalamnya terdapat lensa #yekti$ lensa kuler dan diaragma$ +. Ni* ktak dan ni* ta#ung

(4)

0. Tiga skrup pendatar.

 Namun #agian 9 #agian utama dari alat ukur 2aterpas NK'5NK+ dan ungsinya s##

'. Terpng$ #erungsi se#agai alat pem#idik.

+. ;isir$ #erungsi se#agai alat pengarah #idikan se!aara kasar se#elum di#idik dilakukan melalui terpng atau lu#ang tempat mem#idik.

,. Lu#ang tempat mem#idik.

0. Ni* ktak$ digunakanse#agai penunjuk Sum#u Satu dalam keadaan tega k atau tidak. 4ila ni* #erada ditengah #erarti Sum#u Satu dalam keadaan tegak.

1. Ni* ta#ung adalah penunjuk apakah garis #idik sejajar garis ni* atau tidak. 4ila gelem#ung ni* #erada di tengah atau ni* U mem#entuk huru U$ #erarti garis #idik sudah sejajar garis ni*.

<. "emkus diaragma$ #erungsi untuk memperjelas keadaan #enang diaragma. =. Skrup pemkus #idikan$ #erungsi untuk mengatur agar s asaran yang di#idik dari terpng terlihat dengan jelas.

>. Tiga skrup pendatar$ #erungsi untuk mengatur gelem#ung ni* ktak 

?. Skrup pengatur ni* U$ #erungsi untuk mengatur ni* U mem#entuk huru U '@. Skrup pengatur gerakan halus hri)ntal$ #erungsi untuk 

'. menepatkan #idikan #enang diragma tegak tepat disasaran yang di#idik  +. Sum#u tegak atau sum#u satu &tidak nampak($ #erungsi agar terpng dapat diputar kea rah hri)ntal

,. Lingkaran hri)ntal #erskala yang #erada di #adan alat #erungsi se#agai alat  #a!aan sudut hri)ntal

0. Lu#ang tempat mem#a!a sudut hri)ntal.

1. "emkus #a!aan sudut$ #erungsi untuk memperjelas skala #a!aan sudut

/;. 3ara %engperasikan Alat Ukur 7aterpas

Ada 0 jenis kegiatan yang harus dikuasai dalam mengperasikan alat ini$ yaitu  &'( %emasang alat di atas kaki tiga

Alat ukur 2aterpas terglng kedalam Tripd Le*els$ yaitu dalam penggunaannya harus terpasang diatas kaki tiga. leh karena itu kegiatan pertama yang harus dikuasai adalah memasang alt ini pada kaki tiga atau stati. "ekerjaan ini jangan dianggap sepele$ jangan hanya dianggap sekedar menyam#ungkan skrup yang ada di kaki tiga ke lu#ang yang ada di alat ukur$ tetapi dalam pemasangan ini harus diperhatikan juga antara lain 

(5)

a. Kedudukan dasar alat 2aterpas dengan dasar kepala kaki tiga harus pas$ sehingga 2aterpas terpasang di tengah kepala kaki tiga.

 #. Kepala kaki tiga umumnya #er#entuk menyerupai segi tiga$ leh karena itu se#aikny tiga skrup pendatar yang ada di alat ukur tepat di #entuk segi tiga terse#ut !. "emasangan skrup di kepala kaki tiga pada lu#ang harus !ukup kuat agar tidak mudah #ergeser apalagi sampai lepas Skrup penghu#ung kaki tiga dan alat terlepas &+( %endirikan Alat & Set up (

%endirikan alat adalah memasang alat ukur yang sudah terpasang pada kaki tiga tepat di atas titik pengukuran dan siap untuk di#idikan$ yaitu sudah memenuhi  persyaratan #erikut

a. Sum#u satu sudah dalam keadaan tegak$ yang diperlihatkan leh kedudukan gelem#ung ni* ktak ada di tengah

 #. Baris #idik sejajar garis ni*$ yang ditunjukkan leh kedudukan gelem#ung ni* ta#ung ada di tengah atau ni* U mem#entuk huru U.

&,( %em#idikan Alat

%em#idikan alat adalah kegiatan yang dimulai dengan mengarahkan terpng ke sasaran yang akan di#idik$ memkuskan diaragma agar terlihat dengan jelas$ memkuskan #idikan agar #jek yang di#idik terlihat jelas dan terakhir

menepatkan #enang diaragma tegak dan diaragma mendatar tepat pada sasaran yang diinginkan

&0( %em#a!a Hasil "em#idikan

Ada + hasil pem#idikan yang dapat di#a!a$ yaitu  &'( "em#a!aan 4enang atau pem#a!aan ram#u

"em#a!aan #enang atau pem#a!aan ram#u adalah #a!aan angka pada ram#u ukur yang di#idik yang tepat dengan #enang diaragma mendatar dan #enang stadia atas dan #a2ah. 4a!aan yang tepat dengan #enang diaragma mendatar #iasa dise#ut dengan 4a!aan Tengah &4T($ sedangkan yang tepat dengan #enang stadia atas dise#ut 4a!aan Atas &4A( dan yang tepat dengan #enang stadia #a2ah dise#ut 4a!aan 4a2ah &44(. Karena jarak antara #enang diaragma mendatar ke #enang stadia atas dan #a2ah sama$ maka 

(6)

"ersamaan ini #iasa digunakan untuk menge!ek #enar atau salahnya pem#a!aan. Kegunaan pem#a!aan #enang ini adalah 

a. 4a!aan #enang tengah digunakan dalam penentuan #eda tinggi antara tempat  #erdiri alat dengan tempat ram#u ukur yang di#idik atau diantara ram#u-ram#u

ukur yang di#idik.

 #. 4a!aan #enang atas dan #a2ah digunakan dalam penentuan jarak antara tempat  #erdiri alat dengan tempat ram#u ukur yang di#idik 

"em#a!aan ram#u ukur leh alat ini ada yang terlihat dalam keadaan tegak dan ada yang ter#alik$ sementara pem#a!aannya dapat dinyatakan dalam satuan m atau !m. Se#agai !nth terlihat pada Bam#ar 

&+( "em#a!aan Sudut

7aterpas seringkali juga dilengkapi dengan lingkaran mendatar #erskala$ sehingga dapat digunakan untuk mengukur sudut mendatar atau sudut hri)ntal.

Ada + satuan ukuran sudut yang #iasa digunakan$ yaitu  a. Satuan derajat

"ada satuan ini satu lingkatan di#agi kedalam ,<@ #agian$ setiap #agian dinyatakan dengan ' derajat &'($ setiap derajat di#agi lagi menjadi <@ #agian$ setiap #agian dinyatakan dengan ' menit &'F( dan setiap menit di#agi lagi kedalam <@ #agian dan setiap #agian dinyatakan dengan ' detik &'G(

 #. Satuan grid.

"ada satuan ini satu lingkatan di#agi kedalam 0@@ #agian$ setiap #agian dinyatakan dengan ' grid &'g($ setiap grid di#agi lagi menjadi '@@ #agian$ setiap #agian

dinyatakan dengan ' !entigrid &'!g( dan setiap !entigrid di#agi lagi kedalam '@@  #agian dan setiap #agian dinyatakan dengan ' !enti-!entigrid &'!!g(. Salah satu

!nth pem#a!aan sudut hri)ntal dari alat ukur 2aterpas NK+ dari 7ild

4. Tedlit &Alat Ukur Sudut(

Tedlit adalah alat ukur sudut #aik hri)ntal maupun *ertikal sehingga pada alat ini terpng harus dapat #erputar pada dua lingkaran #erskala$ yaitu lingkaran

(7)

 #erskala tegak dan mendatar. Alat ini juga terglng alat #erkaki tiga yaitu pada perasinalnya harus terpasang #erkaki tiga atau stati.

/. "rinsip kerja alat.

Terpng atau le#ih tegasnya #enag diaragma mendatar pada jarak tertentu$ #ila diputar mendatar harus mem#entuk #idang hri)ntaldan #enang diaragma tegak  #ila diputar ke arah tegak harus mem#entuk atau mengikuti #idang *ertikal.

//. Kegunaan alat.

Tedlit dinyatakan se#agai alat ukur sudut$ karena alat ini disiapkan atau diran!ang untuk mengukur sudut #aik sudut *ertikal maupun hri)ntal. leh karena itu kegunaan alat ukur ini adalah untuk mengukur sudut. Kegunaan lain alat ukur ini yaitu dengan #antuan ram#u ukur dapat digunakan se#agai pengukur jarak  #aik jarak hri)ntal maupun miring dan mengukur #eda tinggi dengan

menggunakan metde. Thedlit dipasang di tripd. Sum#u kesatu sudah dalam keadaan tegak$ yang diperlihatkan leh kedudukan gelem#ung ni* ktak ada di tengah. Sum#u kedua sudah dalam keadaan mendatar$ yang diperlihatkan leh gelem#ung ni* ta#ung ada di tengah. "ada pem#idikan alat yang diatur adalah  #enangnya karena terpng thedlit penggunaannya tidak harus mendatar.

///. 4agian alat 9 alat ukur #eserta ungsinya  '. Terpng$ #erungsi se#agai pem#idik 

+. ;isir$ selain #erungsi se#agai alat pengarah se!ara kasar$ juga #erungsi se#agai  penunjuk #a!aan sudut$ yaitu apa#ila psisinya #erada di atas maka pem#a!aan alat

dise#ut se#agai #a!aan #iasa$ sedangkan #ila psisi *isir ada di #a2ah maka dise#ut se#agai #a!aan luar #iasa. 4a!aan #iasa dan luar #iasa #erselisih '>@@ atau +@@g ,. Ni* ta#uung$ se#agai petunjuk pengaturan sum#u kedua ata u sum#u mendatar gelem#ung ni* #erada di tegah #erarti sum#u kedua dalam keadaan mendatar. 0. Kun!i gerakan *erti!al$ #erungsi untuk mengun!i agar terpng tidak #ergerak kea rah *erti!al dan #ila terkun!i gerakan halus *erti!al akan #erungsi.

1. Sum#u kedua$ #erungsi agar terpng dapat #ergerak atau #erputar kea rah *erti!al.

<. "emkus #idikan$ #erungsi memperjelas sasaran yang di #idik.

=. "emkus diaragma$ #erungsi memperjelas ke#eradaan #enang diaragma. >. Terpng alat pem#a!aan sudut *erti!al.

(8)

?. Lingkaran *erti!al$ lingkaran #erskala yang menunjukkan #a!aan sudut *erti!al. '@. "emkus #a!aaan sudut *erti!al$ #erungsi memperjelas skala #a!aan sudut *erti!al.

''. Skrup pengatur gerakan halus *erti!al$ #erungsi untuk menepatkan #idikan atau #enang diaragma mendatar pada tinggi #idikan yang dikehendaki.

'+. Skrup pengatur ni* ta#ung$ #erungsi mengatur gelem#ung ni* ta#ung

',. Terpng alat #a!a sudut hri)ntal$ #erungsi melihat #a!aan sudut hri)ntal '0. "emkus #a!aan sudut hri)ntal$ untuk memperjelas skala #a!aan sudut

hri)ntal

'1. Kun!i gerakaan hri)ntal$ untuk mengun!i agar terpng tidak #erputar atau  #ergerak kearah hri)ntal dan memungsikan gerakan halus hri)ntal

'<. Skrup pengatur gerakan halus hri)ntal$ untuk menggerakkan #idikan a tau  #enang diaragma tegak ke arah hri)ntal sehingga tepat ke sasaran.

'=. ;ernier$ untuk menghimpitkan skala atas dan #a2ah pada #a!aan sudut

hri)ntal dan se#agai tam#ahan #a!aan sudut hri)ntal dalam satuan menit atau !entigridnya

'>. Sum#u tegak atau sum#u ke satu$ #erungsi agar terpng dapat #erputar ke arah hri)ntal

'?. Ni* ktak$ #erungsi se#agai *ertikalnya sum#u kesatu +@. Tiga skrup pendatar$ untuk se#agai pengatur ni* ktak 

+'. Kun!i 4usl$ untuk mengun!i atau melepaskan kun!ian dari lingkaran

hri)ntal #erskala se#agai penunjuk #a!aan sudut hri)ntal yang dapat #ergerak seperti kmpas. 4ila kun!i 4usul di #uka #a!aan sudut hri)ntal

menunjukkan#a!aan a)imuth dari arah terse#ut

++. 4usl$ #erungsi se#agai kmpas #idikan atau #a!aan sudut a)imuth dari arah  #idikan

/;. 3ara %engperasikan Alat Ukur Tedlit

Sama dengan alat ukur 2aterpas$ ada 0 tahap kegiatan dalam mengperasikan alai ini$ yaitu

(9)

&'( %emasang alat di atas kaki tiga

3aranya sama dengan pada alat ukur 2aterpas &+( %endirikan Alat

"engertian mendirikan alat juga sama dengan pada 2aterpas$ namun syaratnya agak   #er#eda. Untuk tedlit syaratnya yang harus dipenuhinya adalah 

a. Sum#u kesatu sudah dalam keadaan tegak$ yang diperlihatkan leh kedudukan gelem#ung ni* ktak ada di tengah &sama dengan pada 2aterpas(

 #. Sum#u kedua sudah dalam keadaan mendatar$ yang diperlihatkan leh gelem#ung ni* ta#ung ada di tengah

&,( %em#idikan Alat

%aksud dan !aranya sama dengan pada alat ukur 2aterpas$ sedikit per#edaannya adalah pada tedlit karena terpng tidak selalu harus dalam keadaan mendatar$ maka #enang mendatar dapat diatur kedudukan #a!aannya sesuai keinginan  pemakai$ misalnya disamakan dengan tinggi alat.

&0( %em#a!a Hasil "em#idikan

"em#a!aan hasil pem#idikan juga sama dengan pada alat ukur 2aterpas$ yaitu  #a!aan ram#u ukur dan #a!aan sudut. "er#edaan hanya ada pada penampilan  #a!aan sudut dan sudut yang di#a!a #ukan hanya sudut hri)ntal saja tetapi juga

sudut *ertikal.

3. Ttal Statin

Ttal Statin merupakan teknlgi alat yang mengga#ungkan se!ara elektrnik antara teknlgi thedlite dengan teknlgi ED% &ele!trni! distan!e

measurement(. ED% merupakan alat ukur jarak elektrnik yang menggunakan gelm#ang elektrmagnetik sinar inra merah se#agai gelm#ang pem#a2a sinyal  pengukuran dan di#antu dengan se#uah relektr #erupa prisma se#agai target &alat  pemantul sinar inra merah agar kem#ali ke ED%(.

Rekmendasi "emakaian 

A. Ttal Statin se#aiknya digunakan untuk pengukuran tata #atas #aru$ #aik itu tata #atas hutan maupun tata #atas dengan pihak ketiga seperti halnya pinjam pakai dan tukar menukar ka2asan hutan.

(10)

4. Ttal Statin se#aiknya digunakan untuk pengukuran #erulang &!nth  reknstruksi #atas ka2asan hutan($ dimana data se#elumnya diperleh dari  pengukuran menggunakan Ttal Statin juga.

Untuk mengenal alat Ttal Statin se!ara mendalam dapat dila kukan dengan !ara mem#andingkannya dengan alat ukur Thedlit T@. Thedlit T@ yang #anyak digunakan di Departemen Kehutanan adalah thedlit T@ kmpas. %eskipun  #anyak pa#rikan dan *ariasi alat$ namun dapat di#andingkan se!ara umum antara

Ttal Statin dengan Thedlit T@ kmpas$ se#agai #erikut 

'. Ketelitian #a!aan ukuran sudut T@ yaitu  'F sedangkan Ttal Statin jauh le#ih teliti yaitu  'G .

+. Ketelitian #a!aan ukuran jarak T@ yaitu #erkisar I ' 3m sedangkan Ttal Statin  jauh le#ih teliti yaitu #erkisar antara @$' 3m 9 @$@'3m.

,. Kemampuan jarak yang diukur leh Ttal Statin dengan prisma tunggal rata-rata ,.@@@ meter$ sedangkan jarak ptimal T@ yaitu +@@ meter dan sangat su#yekti dengan pem#a!aan masing-masing sur*eyr dalam mem#a!a ram#u ukur.

0. Sum#er kesalahan yang #isa dieliminasi atau dihindari dalam pengukuran dengan Ttal Statin diantaranya yaitu kesalahan kasar &#lunder(. Kesalahan #lunder yaitu kesalahan yang diaki#atkan karena kelalaian manusia$ !nth diantaranya yaitu  salah #a!a$ salah tulis dan salah dengar. Kemampuan mem#a!a$ menginterplasi  #a!aan ram#u ukur$ menginterplasi #a!aan arah a)imuth kmpas pada alat T@

setiap rang #er#eda #eda. Kndisi lelah pun #isa mengaki#atkan salah mem#a!a dan salah mendengar. Sedangkan pada Ttal Statin #a!aan arah$ sudut dan #a!aan  jarak sudah ditampilkan tmatis pada tampilan layar$ #ahkan dapat tersimpan

se!ara tmatis dalam memri alat ukur.

1. "englahan data ukuran Ttal Statin dilengkapi dengan st2are yang telah disediakan leh pa#rikan$ sehingga penglahan data le#ih !epat. Data ukuran jarak$ sudut$ a)imuth dan krdinat tersimpan di memry alat. "ada #e#erapa jenis Ttal Statin$ sketsa titik-titik yang diukur dapat ditampilkan psisinya pada layar

mnitr alat. Data ukuran dari T@ harus di!atat dan digam#ar pada #uku ukur$ sehingga menam#ah 2aktu pekerjaan di#andingkan dengan Ttal Statin. Akan tetapi untuk tujuan #a!kup data$ dapat pula dilakukan pen!atatan pada #uku ukur untuk data ukuran Ttal Statin.

<. :rmat data hasil ukuran Ttal Statin sudah #isa diaplikasikan langsung dengan  prgram B/S dan diga#ungkan dengan data B"S$ sedangkan data hasil ukuran T@

merupakan data mentah dan harus dilakukan penglahan data terle#ih dahulu. =. Kesalahan Klimasi &garis #idik tidak sejajar dengan sum#u //($ kesalahan indeJ *ertikal sudah diset Nl sehingga tidak perlu pengaturan lagi. "ada alat T@ harus dilakukan penge!ekan klimasi dan indeJ *ertikal se#elum alat digunakan$ sehingga apa#ila terjadi kesalahan se!epatnya dilakukan kreksi se#elum alat terse#ut dipakai dalam pengukuran di lapangan.

>. "ada prses pengukuran stake ut atau pen!arian titik atau reknstruksi$ Ttal Statin le#ih memudahkan pelaksana dalam men!ari titik-titik terse#ut. Dengan memasukan krdinat a!uan titik dan data jarak dan sudut yang diketahui$ maka

(11)

 pen!arian titik terse#ut le#ih mudah$ karena alat Ttal Statin menghitung se!ara tmatis psisi prisma #erdiri. "ada T@ harus dilakukan perhitungan dengan kalkulatr untuk mendapatkan psisi yang paling tepat.

?. "ada kndisi !ahaya redup ataupun gelap$ pengukuran masih #isa dilaksanakan karena Ttal Statin menggunakan teknlgi inra merah$ sedangkan dengan

Thedlit sangat sulit dilakukan khususnya dalam mem#a!a ram#u$ serta mem#a!a sudut hrisntal dan sudut *ertikal.

'@. Atraksi lkal yang dise#a#kan leh #enda-#enda lgam di sekitarn ya

 #erpengaruh terhadap kndisi #a!aan yang ditunjukan leh kmpas$ Ttal Statin tidak dipengaruhi leh atraksi lkal terse#ut.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :