• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tugas Kelompok 5 - Peran Perawat Dlm Mengatasi AKB DAN AKI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Tugas Kelompok 5 - Peran Perawat Dlm Mengatasi AKB DAN AKI"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM

PEMBANGUNAN KESEHATAN

PEMBANGUNAN KESEHATAN

PERAN PERAWAT DALAM MEMBANTU PEMERINTAH MENGATASI PERAN PERAWAT DALAM MEMBANTU PEMERINTAH MENGATASI

KEMATIAN IBU, BAYI DAN ANAK  KEMATIAN IBU, BAYI DAN ANAK 

Disusun Oleh Disusun Oleh

R

Riiddaau u LLiilliis s PP PP!!""""##$$%%&&!!!!''&&%%''

R

Reennaa((a a AA))**aa+ + AA PP!!""""##$$%%&&!!!!''&&%%##

D

Deess((i i HHaassaa++aannii PP!!""""##$$%%&&!!!!''&&""-

-A

Anna a RR..//hhii))aa((uul l UU P!P!""""##$$%%&&!!!!''&&0011

D

Deess((iiaanni i IInn((aan n PP PP!!""""##$$%%&&!!!!''&&11!!

G

Gaalliih h AAddii((aa PP!!""""##$$%%&&!!!!''&&

D

Dhhiinndda a AA++iieess((a a DD PP!!""""##$$%%&&!!!!''&&

DIII KEPERAWATAN SEMARANG DIII KEPERAWATAN SEMARANG

POL

POLTEKKES KEMENKES TEKKES KEMENKES SEMARANGSEMARANG

TAHUN %&!# TAHUN %&!#

(2)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

A2

A2 LALATTAR AR BELBELAKAAKANGNG An

Angkgka a kekemamatitian an ibibu u dan dan babayi yi di di InIndodonenesisia a yanyang g mamasisih h titingnggi gi memenyenyebababkabkann  pemerintah

 pemerintah Indonesia Indonesia membuat membuat berbagai berbagai program program untuk untuk mengatasi mengatasi masalah masalah ini. ini. Di Di segisegi lain, Indonesia yang berada di lingkungan yang berbahaya alamnya membuat masyarakat lain, Indonesia yang berada di lingkungan yang berbahaya alamnya membuat masyarakat akan

akan selselalu alu sadsadar ar dan dan siasiaga ga untuntuk uk memmemperpersiasiapkapkan n dirdiri i daldalam am segsegala ala halhal, , tertermasmasuk uk  mempersiapkan lingkungan tempat tinggalnya, masyakarat dan keluarganya yang setiap mempersiapkan lingkungan tempat tinggalnya, masyakarat dan keluarganya yang setiap saat siap untuk menghadapi bahaya alam dan bersiap juga menghadapi berbagai penyakit saat siap untuk menghadapi bahaya alam dan bersiap juga menghadapi berbagai penyakit ya

yang ng mememamatitikan kan sesertrta a jujuga ga memeniningkngkatatkan kan kekesesehahatatan n ibibu u dadan n babayiyinynya. a. Di Di daldalamam mempersiapkan diri tersebut, masyarakat perlu dipandu dan didukung oleh tenaga yang mempersiapkan diri tersebut, masyarakat perlu dipandu dan didukung oleh tenaga yang sesuai serta juga fasilitas yang memadai yang didukung

sesuai serta juga fasilitas yang memadai yang didukung oleh pemerintah.oleh pemerintah.

Perawat yang merupakan tenaga kesehatan terbesar di tim pelayanan kesehatan yang Perawat yang merupakan tenaga kesehatan terbesar di tim pelayanan kesehatan yang  bekerja

 bekerja selama selama 24 24 jam, jam, merupakan merupakan tenaga tenaga yang yang seharusnya seharusnya diperhitungkan diperhitungkan untuk untuk  kesuksesan program ini. Oleh karena itu makalah ini akan mengulas tentang bagaimana kesuksesan program ini. Oleh karena itu makalah ini akan mengulas tentang bagaimana  peran

 peran dan dan fungsi fungsi perawat perawat dalam dalam rangka rangka ikut ikut menurunkan menurunkan angka angka kematian kematian ibu ibu dan dan bayi,bayi, serta mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi bahayabahaya dalam kesehatannya. serta mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi bahayabahaya dalam kesehatannya. B

B22 TTUUJJUUAANN

!.

!. Agar dAgar dapat mapat mengetaengetahui penghui pengertiertian kesean kesehatan ihatan ibu, bayibu, bayi, dan a, dan anak.nak. 2.

2. Agar daAgar dapat menpat mengetahugetahui fa"toi fa"tor yang mer yang mempengampengaruhi kesruhi kesehatan iehatan ibu, bayibu, bayi, dan anak., dan anak. #.

#. Agar dAgar dapat mapat mengetaengetahui penghui pengertiertian dan pan dan penyebab enyebab kematkematian pada ian pada ibu.ibu. 4.

4. Agar daAgar dapat menpat mengetahugetahui pengeri pengertian datian dan penyeban penyebab kematb kematian pada bian pada bayi dan aayi dan anak.nak. $.

$. AgaAgar dapat menger dapat mengetahtahui upaya pemerui upaya pemerintintah dalam menuah dalam menurunrunkan dan mengatkan dan mengatasi angkaasi angka kematian pada ibu, bayi, dan anak.

kematian pada ibu, bayi, dan anak. %.

%. AgAgar ar dadapapat t memengngetetahahui ui babagagaimimanana a peperran an peperarawawat t ununtutuk k mmenendudukukung ng upupayayaa  pemerintah dalam mengatasi angka kematian pada ibu, bayi, dan anak.

(3)

32

32 MAMAN4N4AAAATT

!.

!. &a&agi 'gi 'ahahasasiisswawa (e

(ebabagai gai mamahahasisiswswa a kepkepererawawatatan an dapdapat at berberpapartrtisisipipasasi i daldalam am memengangatatasi si anangkagka kematian pada ibu, bayi, dan anak sesuai kemampuan dan teori yang didapat yang kematian pada ibu, bayi, dan anak sesuai kemampuan dan teori yang didapat yang dapat diterapkan pada masyarakat untuk menurunkan akan kematian pada ibu, bayi, dapat diterapkan pada masyarakat untuk menurunkan akan kematian pada ibu, bayi, dan anak.

dan anak.

2

2.. &&aaggi Ai Akkaaddememii

Dijadikan tolak ukur dan penilaian sejauh mana mahasiswa dapat menerapkan teori Dijadikan tolak ukur dan penilaian sejauh mana mahasiswa dapat menerapkan teori yang didapatkan.

yang didapatkan.

#.

#. &a&agi gi 'a'asysyararakakatat

'asyarakat mengetahui tentang kematian ibu dan bayi sehingga dapat berperan serta 'asyarakat mengetahui tentang kematian ibu dan bayi sehingga dapat berperan serta dalam upaya menurunkan angka kematian pada ibu, bayi, dan anak.

(4)

BAB II BAB II

PEMBAHASAN PEMBAHASAN

A2

A2 DEDE4I4INNISISII )paya

)paya kesehatan ibu, bayi dan anak adalah upaya di bidang kesehatan yang menyangkutkesehatan ibu, bayi dan anak adalah upaya di bidang kesehatan yang menyangkut  pelayanan dan

 pelayanan dan pemeliharaan ibu hamil, ibu pemeliharaan ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, bayi bersalin, ibu menyusui, bayi dan anak dan anak balita sertabalita serta anak prasekolah.

anak prasekolah.

*esehatan ibu, bayi dan anak merupakan harapan masa depan bagi semua orang. Dari *esehatan ibu, bayi dan anak merupakan harapan masa depan bagi semua orang. Dari dahulu hingga sekarang ini masalah kesehatan ibu dan anak masih kurang diperhatikan yang dahulu hingga sekarang ini masalah kesehatan ibu dan anak masih kurang diperhatikan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu, situasi, dan kondisinya. 'asalah kesehatan ibu dan dipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu, situasi, dan kondisinya. 'asalah kesehatan ibu dan anak merupakan masalah yang perlu perhatian lebih karena masalah itu merupakan masalah anak merupakan masalah yang perlu perhatian lebih karena masalah itu merupakan masalah yang mempengaruhi generasi muda yang akan terbentuk.

yang mempengaruhi generasi muda yang akan terbentuk. B2

B2 44AKTOR AKTOR YYANG MEMPENGARUHI KESEHAANG MEMPENGARUHI KESEHATTAN IBU, BAAN IBU, BAYI DAN ANYI DAN ANAK AK  !.

!. +a+aktktor or kekesesehahatatann

'erupakan faktor utama yang dapat menentukan status kesehatan anak se"ara 'erupakan faktor utama yang dapat menentukan status kesehatan anak se"ara umum. +aktor ini ditentukan oleh status kesehatan

umum. +aktor ini ditentukan oleh status kesehatan anak itu sendiri, status gii dan kondisianak itu sendiri, status gii dan kondisi sanitasi

sanitasi 2.

2. +a+aktktor or kekebubudadayayaanan

Pengaruh budaya juga sangat menentukan status kesehatan anak, dimana terdapat Pengaruh budaya juga sangat menentukan status kesehatan anak, dimana terdapat keter

keterkaitan se"ara langsung anatara budaya kaitan se"ara langsung anatara budaya dan pengetahuan. &udaya di dan pengetahuan. &udaya di masyamasyarakatrakat dapat juga menimbulkan peneurunan kesehatan ibu dan anak, misalnya terdapat beberapa dapat juga menimbulkan peneurunan kesehatan ibu dan anak, misalnya terdapat beberapa  budaya

 budaya di di masyarakat masyarakat yang yang dianggap dianggap baik baik oleh oleh masyarakatnya masyarakatnya padahal padahal justru justru budayabudaya tersebut menurunkan kesehatan. (ebagai "ontoh anak yang badannya panas akan dibawa tersebut menurunkan kesehatan. (ebagai "ontoh anak yang badannya panas akan dibawa ke dukun dengan keyakinan terjadi kemasukan barang gaib, ibu yang pas"a melahirkan ke dukun dengan keyakinan terjadi kemasukan barang gaib, ibu yang pas"a melahirkan dil

dilaraarang ng makmakan an dagidaging ng ayaayam m karkarena ena dagidaging ng ayaayam m diadiangganggap p dapadapat t menmenambambah ah nyernyeri,i, kebiasaan memberi makan pisang pada bayi baru lahir dengan anggapan anak "epat besar  kebiasaan memberi makan pisang pada bayi baru lahir dengan anggapan anak "epat besar  da

dan n beberkrkemembabangng, , atatau au ananak ak titidadak k boboleleh h mamakakan n dadagiging ng dadan n tetelulur r kakarerena na dadapapatt men

menimbimbulkulkan an penypenyakiakit t "a""a"ingingan. an. &er&erbagabagai i "ont"ontoh oh budabudaya ya yanyang g ada ada dimdimasyasyaraarakatkat tersebut sangat besar mempengaruhi derajat kesehatan.

tersebut sangat besar mempengaruhi derajat kesehatan. #.

#. +a+aktktor or kekeluluarargaga

+aktor keluarg

+aktor keluarga a dapat memenentukadapat memenentukan n keberhkeberhasilasilan an statstatus us kesehakesehatan tan anak anak dandan duk

(5)

langsung dengan peran dan fungsi keluarga terhadap anaknya, seperti membesarkan anak, langsung dengan peran dan fungsi keluarga terhadap anaknya, seperti membesarkan anak, me

membmbererikikan an dadan n memenynyedediaiakakan n mamakakananan, n, memelilindndunungi gi kekesesehahatatan, n, memembmbererikikanan  perlindungan se"ara psikologis, dll.

 perlindungan se"ara psikologis, dll. 32

32 DE4INISDE4INISI DAN I DAN PENYEPENYEBAB KBAB KEMAEMATIAN TIAN IBUIBU

!-!- DeDefifininisi *si *emematatiaian Ibn Ibuu

*ematian ibu adalah kematian dari setiap wanita waktu hamil, persalinan, dan dalam *ematian ibu adalah kematian dari setiap wanita waktu hamil, persalinan, dan dalam / hari sesudah berakhirnya kehamilan oleh sebab apapun, tanpa memeperhitungkan / hari sesudah berakhirnya kehamilan oleh sebab apapun, tanpa memeperhitungkan tuanya kehamilan dan tindakan yang dilakukan untuk mengakhiri kehamilan 01O-. tuanya kehamilan dan tindakan yang dilakukan untuk mengakhiri kehamilan 01O-.

Angka *ematia

Angka *ematian n Ibu 0A*I- adalah banyaknya kematian perempuan pada saat Ibu 0A*I- adalah banyaknya kematian perempuan pada saat hamilhamil ata

atau u selselama ama 42 42 harhari i sejsejak ak tertermiminasnasi i kehakehamimilan lan tantanpa pa memmemandandang ang lamlama a dan dan temtempatpat  persalinan,

 persalinan, yang yang disebabkan disebabkan karena karena kehamilannya kehamilannya atau atau pengelolaannya, pengelolaannya, dan dan bukanbukan karena sebabsebab lain, per !//./// kelahiran hidup.

karena sebabsebab lain, per !//./// kelahiran hidup. *ematian ibu adalah

*ematian ibu adalah kematian perempuan pada saat hamil atau kematian dalam kurunkematian perempuan pada saat hamil atau kematian dalam kurun waktu 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lamanya kehamilan atau waktu 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lamanya kehamilan atau te

tempmpat at pepersrsalalininan, an, yayakni kni kekemamatitian an yayang ng didisesebabbabkakan n kakarerena na kehkehamamililanannya nya atatauau  pengelolaannya, tetapi bukan karena sebabsebab lain seperti ke"elakaan, terjatuh dll.  pengelolaannya, tetapi bukan karena sebabsebab lain seperti ke"elakaan, terjatuh dll.

2-2- +aktor+aktor+aktor +aktor 33ang 'eang 'enyebabknyebabkan *eman *ematian Iatian Ibubu a.

a. PePenynyebebab ab aangngsusungng !.

!. +ak+aktotor rer reprprododuksuksi 0)i 0)sisia-

a-Dalam kurun reproduksi sehat dikenal bahwa usia aman untuk kehamilan dan Dalam kurun reproduksi sehat dikenal bahwa usia aman untuk kehamilan dan  persalinan

 persalinan adalah adalah 2/#/ 2/#/ tahun. tahun. *ematian *ematian maternal maternal pada pada wanita wanita hamil hamil dandan melahirkan pada usia dibawah 2/ tahun ternyata 2$ kali lebih tinggi dari pada melahirkan pada usia dibawah 2/ tahun ternyata 2$ kali lebih tinggi dari pada kem

kematiatian an matmaternernal al yang yang terterjadjadi i padpada a usiusia a 2/2/2 2 tahtahun. un. *em*ematiatian an matmaternernalal meningkat kembali setelah usia #/#$ tahun.

meningkat kembali setelah usia #/#$ tahun.

2.

2. *om*omplplikikasasi i ObObststetetriri

Penyebab kematian ibu. adalah perdarahan, eklampsia atau gangguan akibat Penyebab kematian ibu. adalah perdarahan, eklampsia atau gangguan akibat tekanan darah tinggi saat kehamilan, partus lama, komplikasi aborsi, dan infeksi. tekanan darah tinggi saat kehamilan, partus lama, komplikasi aborsi, dan infeksi. Perdarahan, yang biasanya tidak biasa diperkirakan dan terjadi se"ara mendadak, Perdarahan, yang biasanya tidak biasa diperkirakan dan terjadi se"ara mendadak,  bertanggung jawab

 bertanggung jawab atas 25 persen atas 25 persen kematian ibu. kematian ibu. (ebagian besar k(ebagian besar kasus perdarahanasus perdarahan dalam masa nifas terjadi karena perdarahan post partum, retensio plasenta dan dalam masa nifas terjadi karena perdarahan post partum, retensio plasenta dan atonia uteri. al ini mengindikasikan kurang baiknya manajemen tahap ketiga atonia uteri. al ini mengindikasikan kurang baiknya manajemen tahap ketiga

(6)

 proses kelahiran

 proses kelahiran dan pdan pelayanan elayanan emergensi obstetrik demergensi obstetrik dan perawatan an perawatan neonatal yangneonatal yang tepat waktu.

tepat waktu.

a-a- PePerdrdararahahan Pan Posost Pat Partrtumum Per

Perdardarahan ahan pospost t parpartum tum adaadalah lah perperdardarahaahan n yang yang terterjadjadi i daldalam am 24 24 jamjam setel

setelah ah pesalpesalinanbeinanberlangsrlangsung. ung. PerdarPerdarahan ahan post partum post partum dibagi menjadi duadibagi menjadi dua  bagian yaitu6

 bagian yaitu6 !

!.. PPeerrddaarraahhaan n ppoosst t ppaarrttuum m pprriimmeer r  Per

Perdadararahahan n popost st papartrtum um prprimimer er teterjrjadadi i dadalalam m 24 24 jajam m perpertatamama.. Pen

Penyebayebab b utautama ma PerPerdardarahan ahan pospost t parpartum tum priprimer mer adaadalah lah atoatonia nia uteuteri,ri, retensio plasenta, sisa plasenta, dan

retensio plasenta, sisa plasenta, dan robekan jalan lahir. 7robekan jalan lahir. 7erbanyak dalam erbanyak dalam 22  jam pertama.

 jam pertama. 2

2.. PPeerrddaarraahhaan pn poosst t ppaarrttuum m sseekkuunnddeer r  &er

&erdasdasarkarkan an pospost t parpartum tum seksekundeunder r terterjadjadi i setsetelaelah h 24 24 jam jam perpertamtama.a. Penyebab utama perdarahan post partum sekunder adalah robekan jalan Penyebab utama perdarahan post partum sekunder adalah robekan jalan lahir dan sisa plasenta dan membran.

lahir dan sisa plasenta dan membran. Per

Perdardarahan ahan pospost t parpartum tum yang yang disdisebaebabkan bkan oleoleh h atoatonia nia uteuteri ri ataatau u sissisaa  plasenta

 plasenta sering sering berlangsung berlangsung sangat sangat banyak banyak dan dan "epat. "epat. 8enjatan 8enjatan karenakarena  perdarahan

 perdarahan banyak banyak segera segera akan akan disusul disusul dengan dengan kematian kematian maternal, maternal, jikajika masalah ini dapat diatasi se"ara "epat dan tepat oleh tenaga yang terampil dan masalah ini dapat diatasi se"ara "epat dan tepat oleh tenaga yang terampil dan fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai.

fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai.

 b- b- 9klampsia9klampsia 9kl

9klampampsia sia mermerupakupakan an penypenyebab ebab utautama ma kedkedua ua kemkematiatian an ibuibu, , yaiyaitu tu !#!#  persen

 persen kematian kematian ibu ibu di di Indonesia Indonesia 0ratarata 0ratarata dunia dunia adalah adalah !2 !2 persen-persen- !/!/.. Pem

Pemantantauaauan n kehakehamilmilan an se"se"ara ara terteratuatur r sebsebenarenarnya nya dapadapat t menmenjamjaminin aksesakses te

terhrhadadap ap peperarawawatatan n yanyang g sesedederhrhanana a dadan n mumurarah h yayang ng dadapapat t memen"n"egegahah kematian ibu karena eklampsia.

kematian ibu karena eklampsia.

"-"- AbAbororsi si yayang tng tididak aak amamann

Aborsi yang tidak aman. bertanggung jawab terhadap !! persen kematian Aborsi yang tidak aman. bertanggung jawab terhadap !! persen kematian ibu di Indonesia 0ratarata dunia !# persen-. *ematian ini sebenarnya dapat ibu di Indonesia 0ratarata dunia !# persen-. *ematian ini sebenarnya dapat di"ega

di"egah h jika perempuan mempunyai akses jika perempuan mempunyai akses terhaterhadap dap inforinformasi dan masi dan pelayapelayanannan kontrasepsi serta perawatan terhadap komplikasi aborsi.

kontrasepsi serta perawatan terhadap komplikasi aborsi.

d-d- PrePre:al:alensensi pemai pemakai alkai alat konat kontrtraseasepsipsi *o

*ontntrarasesepspsi i momodedern rn mememamaininkakan n peperaran n penpentiting ng untuntuk uk memenurnurunkunkanan keha

(7)

kebu

kebutuhtuhan yang an yang tak terptak terpenuhenuhii (u(unmnmet needet need)) dalam dalam pemakapemakaian ian kontrkontrasepsiasepsi masih tinggi, yaitu sembilan persen dan tidak mengalami banyak perubahan masih tinggi, yaitu sembilan persen dan tidak mengalami banyak perubahan sejak !<. Angka pemakaian kontrasepsi

sejak !<. Angka pemakaian kontrasepsi (Contraceptive Prevalence(Contraceptive Prevalence Rate) Rate) didi Indone

Indonesia naik darsia naik dari $/,$ persen padi $/,$ persen pada !2 a !2 menjamenjadi $4,2 persen padi $4,2 persen pada 2//2 .da 2//2 . )nt

)ntuk uk indindikaikator tor yang yang samsama, a, (D*(D*I I 2//2//2;2/2;2//# /# menmenunjunjukkukkan an angkangka a %/.#%/.#  persen.

 persen. ee-- ((eeppssiiss

(epsis sebagai faktor penting lain penyebab kematian ibu sering terjadi (epsis sebagai faktor penting lain penyebab kematian ibu sering terjadi kar

karena keberena kebersihsihanan (h(hygygieiene)ne) yanyang g burburuk uk pada saat pada saat perpersalsalinainan n ataatau u karkarenaena  penyakit

 penyakit menular menular akibat akibat hubungan hubungan seks seks yang yang tidak tidak diobati. diobati. (epsis (epsis iniini  berkontribusi pada !/ persen kematian ibu 0ratarata dunia !$ persen-. Deteksi  berkontribusi pada !/ persen kematian ibu 0ratarata dunia !$ persen-. Deteksi dini terhadap infeksi selama kehamilan, persalinan yang bersih, dan perawatan dini terhadap infeksi selama kehamilan, persalinan yang bersih, dan perawatan semasa nifas yang benar dapat menanggulangi masalah ini. Partus lama, yang semasa nifas yang benar dapat menanggulangi masalah ini. Partus lama, yang  berkontribusi

 berkontribusi bagi bagi sembilan sembilan persen persen kematian kematian ibu ibu 0ratarata 0ratarata dunia dunia 5 5 persen-,persen-, se

seriring ng didisesebababkbkan an ololeh eh didispsproropoposisi cecephphalalopopelelvivic,c, kekelalaininan an leletatak, k, dandan gangguan kontraksi uterus.

gangguan kontraksi uterus.

f-f- PertoPertolongan longan persalpersalinan inan oleh oleh petugapetugas ks kesehatesehatan tan terlaterlatih.ih.

Pola penyebab kematian di atas menunjukkan bahwa pelayanan obstetrik  Pola penyebab kematian di atas menunjukkan bahwa pelayanan obstetrik  dan

dan neonneonataatal l dardaruraurat t serserta ta perpertoltolongaongan n perpersalsalinainan n oleoleh h tentenaga aga keskesehatehatanan te

terlrlatatih ih memenjnjadadi i sasangngat at pepentntining g dadalalam m upaupaya ya penpenururununan an kekemamatitian an ibibu.u. 1alaupun sebagian besar perempuan bersalin di rumah, tenaga terlatih dapat 1alaupun sebagian besar perempuan bersalin di rumah, tenaga terlatih dapat me

membmbantantu u memengengenanali li kegkegawawatatan an memedidis s dadan n memembmbanantu tu kekeluluararga ga ununtutuk k  men"ar

men"ari i perawperawatan atan darurdarurat. at. ProporProporsi si persapersalinan yang linan yang ditolditolong ong oleh tenagaoleh tenaga kesehatan terlatih terus meningkat dari 4/,< persen pada !2 menjadi %5,4 kesehatan terlatih terus meningkat dari 4/,< persen pada !2 menjadi %5,4  persen

 persen pada pada 2//2.2//2. Akan tetapi, proporsi ini ber:ariasi antarpro:insi denganAkan tetapi, proporsi ini ber:ariasi antarpro:insi dengan (ulawesi 7enggara sebagai yang terendah, yaitu #$ persen, dan D*I =akarta (ulawesi 7enggara sebagai yang terendah, yaitu #$ persen, dan D*I =akarta yang tertinggi, yaitu % persen, pada 2//2. Proporsi ini juga berbeda "ukup yang tertinggi, yaitu % persen, pada 2//2. Proporsi ini juga berbeda "ukup  jauh mengikuti

 jauh mengikuti tingkat pendapatan. tingkat pendapatan. Pada ibu Pada ibu dengan dengdengan dengan pendapatan an pendapatan lebihlebih tingg

tinggi, i, 5,2 persen kelahiran ditolong oleh 5,2 persen kelahiran ditolong oleh tenaga kesehatantenaga kesehatan, , semesementara padantara pada gol

golongongan an berberpenpendapadapatan rendah hanya 2!,# tan rendah hanya 2!,# perpersensen. . al ini al ini menmenunjunjukkaukkann tid

tidak ak mermerataatanya nya aksakses es finfinansansial ial terterhadahadap p pelpelayanayanan an keskesehatehatan an dan dan titidak dak  meratanya distribusi tenaga terlatih terutama bidan.

(8)

 b.

 b. Penyebab tidak langsung.Penyebab tidak langsung. 8isik

8isiko o kematkematian ibu ian ibu dapat diperpardapat diperparah ah oleh adanya anemia oleh adanya anemia dan penyakit menular dan penyakit menular  seperti malaria, tuberkulosis 07&-, hepatitis, dan

seperti malaria, tuberkulosis 07&-, hepatitis, dan I>?AID(.I>?AID(.

Anemia pada ibu hamil mempuyai dampak kesehatan terhadap ibu dan anak  Anemia pada ibu hamil mempuyai dampak kesehatan terhadap ibu dan anak  dalam kandungan, meningkatka

dalam kandungan, meningkatkan n risirisiko ko kegugurkeguguran, an, kelahkelahiran iran premaprematurtur, , bayi denganbayi dengan  berat lahir rendah, serta sering

 berat lahir rendah, serta sering menyebabkan kematian menyebabkan kematian ibu dan bayi ibu dan bayi baru lahirbaru lahir. +aktor . +aktor  lain yang berkontribusi adalah kekurangan

lain yang berkontribusi adalah kekurangan energi kronik 0*9*-.energi kronik 0*9*-.

7ingkat sosial ekonomi, tingkat pendidikan, faktor budaya, dan akses terhadap 7ingkat sosial ekonomi, tingkat pendidikan, faktor budaya, dan akses terhadap sarana kesehatan dan transportasi juga berkontribusi se"ara

sarana kesehatan dan transportasi juga berkontribusi se"ara tidak langsung tidak langsung terhaterhadapdap kematian dan kesakitan ibu. (ituasi ini diidentifikasi sebagai @# 7

kematian dan kesakitan ibu. (ituasi ini diidentifikasi sebagai @# 7 0terlambat-.0terlambat-.

3ang pertama adalah terlambat deteksi bahaya dini selama kehamilan, persalinan, 3ang pertama adalah terlambat deteksi bahaya dini selama kehamilan, persalinan, dan nifas, serta dalam mengambil keputusan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan nifas, serta dalam mengambil keputusan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan ibu dan neonatal. *edua, terlambat merujuk ke fasilitas kesehatan karena kondisi ibu dan neonatal. *edua, terlambat merujuk ke fasilitas kesehatan karena kondisi geografis dan sulitnya transportasi. *etiga, terlambat mendapat pelayanan kesehatan geografis dan sulitnya transportasi. *etiga, terlambat mendapat pelayanan kesehatan yang memadai di tempat rujukan.

yang memadai di tempat rujukan.

Penyebab kematian juga bisa bersumber dari aspek medis, sosial, budaya, dan

Penyebab kematian juga bisa bersumber dari aspek medis, sosial, budaya, dan

agama6

agama6

a.

a. AsAspepek k memedidis s memeliliputputi6i6  perdarahan

 perdarahan 04$,2B-, 04$,2B-, eklamsia eklamsia 0!2,B-, 0!2,B-, komplikasi komplikasi aborsi aborsi 0!!,!-, 0!!,!-, sepsissepsis  postpartum

 postpartum 0,%B-, 0,%B-, persalinan persalinan lama lama 0%,$B-, 0%,$B-, anemia anemia 0!,%B- 0!,%B- dan dan penyebab penyebab tidak tidak  langsung 0!4,!B-.

langsung 0!4,!B-.  b.

 b. Aspek sosial, antara lain6Aspek sosial, antara lain6

 (uami?keluarga tidak mengetahui dan tidak tanggap terhadap kondisi setiap(uami?keluarga tidak mengetahui dan tidak tanggap terhadap kondisi setiap

ibu hamil yang beresiko. ibu hamil yang beresiko.

 (ikap indi:idualistik masyarakat yang menganggap kelahiran adalah tanggung(ikap indi:idualistik masyarakat yang menganggap kelahiran adalah tanggung

 jawab keluarga saja.  jawab keluarga saja.

 Anggaran untuk kesehatan ibu hamil 0bumil- dan ibu bersalin 0bulin- dalamAnggaran untuk kesehatan ibu hamil 0bumil- dan ibu bersalin 0bulin- dalam

rumah tangga masih dianggap tidak penting. rumah tangga masih dianggap tidak penting.

 Pelayanan persalinan yang tidak terjangkau oleh masyarakat kurang mampu.Pelayanan persalinan yang tidak terjangkau oleh masyarakat kurang mampu.

".

". AsAspepek k AgAgamama, aa, antntarara laa lainin66

 'en'engangganggap gap krikrisis sis selselama ama perpersalsalinainan n mermerupakupakan an hal hal yang yang biabiasa sa karkarenaena

meninggal ketika bersalin adalah mati syahid. meninggal ketika bersalin adalah mati syahid.

 'e'engngananggggap ap hahamimil l dadan n bebersrsalalin in sesebabagagai i kokodrdrat at pepererempmpuauan6 n6 titidadak k 

memperlakukan khusus bumil dan bulin. memperlakukan khusus bumil dan bulin.

 =a=ararangnngnya ya kakajijian an agagamama a yanyang g memempmpererbabahaharurui i ananggaggapapan n tetentntanang g perperanan

suami?masyarakat dalam membantu bumil dan bulin. suami?masyarakat dalam membantu bumil dan bulin.

(9)

 (ikap pimpinan agama yang "enderung mempunyai banyak anak 0melakukan(ikap pimpinan agama yang "enderung mempunyai banyak anak 0melakukan

4terlalu6 sering, muda, banyak, tua. 4terlalu6 sering, muda, banyak, tua. d.

d. AsAspepek k &u&udadayaya66

 7erlalu banyak tabu yang merugikan bagi bumil dan bulin, baik dalam makan7erlalu banyak tabu yang merugikan bagi bumil dan bulin, baik dalam makan

maupun sikap. maupun sikap.

 amil dan persalinan dianggap peristiwa alami yang amil dan persalinan dianggap peristiwa alami yang biasa.biasa.

 (uami tidak sensitifC beban kerja rumah tangga bumil dan tanggung jawabnya(uami tidak sensitifC beban kerja rumah tangga bumil dan tanggung jawabnya

men"ari nafkah masih sama seperti biasanya. men"ari nafkah masih sama seperti biasanya.

 Adanya bias genderC proses pengambilan keputusan masih di tangan lakilaki,Adanya bias genderC proses pengambilan keputusan masih di tangan lakilaki,

yakn

yakni i suasuami, mi, bapbapak, ak, mermertuatua, , bahbahkan kan untuntuk uk kepkeperlerluan uan perperiksiksa a hamhamil il dandan  persalinan.

 persalinan.

#-#- 'en'enghighituntung ang angka gka kemkematiatian ian ibubu

D2

D2 DE4INISDE4INISI DAN PENYEI DAN PENYEBAB KEMABAB KEMATIAN BATIAN BAYI DAN YI DAN ANAK ANAK 

!-!- DDeeffiinniissii (ebagi

(ebagian an besar penyebab kematibesar penyebab kematian an bayi adalah masalah yang bayi adalah masalah yang terjterjadi pada adi pada bayi barubayi baru lah

lahir? ir? neonneonataatal l 0um0umur ur /2/25 5 harhari-. i-. 'as'asalaalah h neoneonatnatal al ini ini melmelipuiputi ti asfasfiksiksia ia 0ke0kesulsulitaitann  bernafas saat

 bernafas saat lahir-, &ayi lahir-, &ayi &erat ahir &erat ahir 8endah 0&&8- 8endah 0&&8- dan infeksi. dan infeksi. Diare dan Diare dan pneumoniapneumonia mer

merupakupakan an penypenyebab ebab kemkematiatian an berberikuikutnytnya a pada pada bayi bayi dan dan balbalitaita, , disdisampamping ing penpenyakiyakitt lainnya serta dikontribusi oleh masalah gii.

lainnya serta dikontribusi oleh masalah gii. *e

*emamatitian an anaanak k 0!0!4 4 tatahunhun- - didisisini ni adadalalah ah pependundududuk k yanyang g berberususia ia sasatu tu sasampmpaiai menjelang $tahun atau tepatnya ! sampai dengan 4 tahun !! bulan 2 hari. Angka menjelang $tahun atau tepatnya ! sampai dengan 4 tahun !! bulan 2 hari. Angka *e

*emamatitian an AnAnak ak memen"n"erermiminknkan an kokondndisisi i kekesesehahatatan n lilingngkukungngan an yayang ng lalangngsusungng mempen

mempengaruhi tingkgaruhi tingkatkeseatkesehatan anak. hatan anak. Angka *ematiAngka *ematian Anak akan tinggi bila terjadian Anak akan tinggi bila terjadi keadaan salah gii atau gii buruk, kebersihan diri dan kebersihan yang buruk, tingginya keadaan salah gii atau gii buruk, kebersihan diri dan kebersihan yang buruk, tingginya  pre:alensi

 pre:alensi penyakit penyakit menular pada menular pada anak, anak, atauke"elakaan atauke"elakaan yang yang terjadi terjadi di di dalam dalam atau atau didi sekitar rumah 0&udi, 2//5-.

(10)

2-2- 'as'asalaalah kesh kesehaehatan ptan pada bada bayi dayi dan anan anak ak  a.

a. 'a'asasalalah pah pada nda neoeonanatutuss 'a

'asasalalah h ututamama a pepenyenyebabab b kekemamatitian an papada da baybayi i dadan n balbalitita a adadalalah ah papada da mamasasa neo

neonatnatus us 0ba0bayi yi barbaru u lahlahir ir umuumur r /2/25 5 harhari-.i-. *omplikasi yang menjadi penyebab kematian *omplikasi yang menjadi penyebab kematian ter

terbanbanyak yak adaladalah ah asfasfiksiksia, ia, baybayi i berberat at lahlahir ir  rendah dan infeksi. *omplikasi ini sebetulnya rendah dan infeksi. *omplikasi ini sebetulnya d

(11)

terkendala oleh akses ke pelayanan kesehatan, kemampuan tenaga kesehatan, keadaan terkendala oleh akses ke pelayanan kesehatan, kemampuan tenaga kesehatan, keadaan sos

sosial ial ekoekonomnomi, i, sissistem tem rujrujukan ukan yanyang g belbelum um berberjaljalan an dendengan gan baibaik, k, terterlamlambatbatnyanya deteksi dini dan kesadaran orang tua untuk men"ari pertolongan kesehatan.

deteksi dini dan kesadaran orang tua untuk men"ari pertolongan kesehatan.  b.

 b. Penyakit infeksiPenyakit infeksi

'as

'asalaalah h kedkedua ua penypenyebaebab b kemkematiatian an pada pada bayibayi da

dan n anaanak k adadalalah ah pepenyanyakikit t ininfefeksksi, i, didiarare e dadann  pneumonia.

 pneumonia. Pen"egahan, Pen"egahan, deteksi deteksi dini, dini, sertaserta  penanganan

 penanganan yang "epyang "epat dan at dan tepat dapat tepat dapat menekanmenekan kem

kematiatian an yanyang g diadiakibkibatkaatkan n penypenyakiakit t ini ini DiaDiarere erat kaitannya dengan perilaku hidup bersih dan erat kaitannya dengan perilaku hidup bersih dan sehat, ketersediaan air b

sehat, ketersediaan air bersih, serta sanitasi dasar.ersih, serta sanitasi dasar. Pneumo

Pneumonia terkait erat dengan nia terkait erat dengan indoor and indoor and outdoooutdoor pollution 0polusi di dalam r pollution 0polusi di dalam dan didan di luar ruangan-, :entil

luar ruangan-, :entilasi, kepadatan hunian, jenis asi, kepadatan hunian, jenis bahan bakar bahan bakar yang dipakai, kebiasanyang dipakai, kebiasan merokok, status gii, status imunisasi dan lama pemberian A(I . (osialisasi yang merokok, status gii, status imunisasi dan lama pemberian A(I . (osialisasi yang terkait dengan upaya pen"egahan dan deteksi dini serta mengurangi faktor resiko terkait dengan upaya pen"egahan dan deteksi dini serta mengurangi faktor resiko menjadi hal penting

menjadi hal penting ".

". EiEii i kurkuranang dag dan gin gii i bubururuk k  Eanggua

Eangguan n pertupertumbuhan akibat gii mbuhan akibat gii buruk tidak hanya buruk tidak hanya terjterjadi di adi di daeradaerah h yang kurangyang kurang  pangan.

 pangan. 7idak hanya 7idak hanya juga juga terjadi terjadi pada pada keluargakeluarga dengan kondisi sosial ekonomi rendah. &ahkan dengan kondisi sosial ekonomi rendah. &ahkan di daerah

di daerah penghaspenghasil pangan il pangan masimasih h terjterjadi kasusadi kasus gi

gii i bubururuk. k. PuPun n di di peperkrkototaaaan n dadan n diditetengangahh ke

keluluararga ga dedengngan an kokondndisisi i sososisial al ekekononomomii menengah. Penyebab gii kurang dan gii buruk  menengah. Penyebab gii kurang dan gii buruk  d

daapapat t ddiipipillaah h mmeennjjaaddi i ttiigga a hhaall, , yyaaiittuu66  pengetahuan

 pengetahuan dan dan perilaku perilaku serta serta kebiasaankebiasaan makan, penyakit infeksi, ketersediaan pangan.

makan, penyakit infeksi, ketersediaan pangan. d.

d. PenPenyebayebab kemab kematitian bayi san bayi se"ae"ara tira tidak ladak langsngsungung &ebera

&eberapa pa faktor menjadfaktor menjadi i penyebapenyebab b tidak langsung kematiatidak langsung kematian n bayi dan bayi dan anak. Darianak. Dari sisi kebutuhan 0demand-, antara lain adalah sosial ekonomi yang rendah, pendidikan sisi kebutuhan 0demand-, antara lain adalah sosial ekonomi yang rendah, pendidikan ibu, kondisi sosial budaya yang tidak mendukung, kedudukan dan peran perempuan ibu, kondisi sosial budaya yang tidak mendukung, kedudukan dan peran perempuan yang tidak mendukung, akses sulit, serta perilaku perawatan bayi dan anak yang tidak  yang tidak mendukung, akses sulit, serta perilaku perawatan bayi dan anak yang tidak 

(12)

sehat. (ementara ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan yang belum merata, sehat. (ementara ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan yang belum merata, kesinambungan pelayanan *IA yang belum memadai, pembiayaan pelayanan *IA kesinambungan pelayanan *IA yang belum memadai, pembiayaan pelayanan *IA yang belum memadai, menyumbangkan masalah dari sisi supply

yang belum memadai, menyumbangkan masalah dari sisi supply

#-#- 'en'engukugukur Ar A*& 0A*& 0Angkngka *ema *ematiatian &ayan &ayi-

i-E2

E2 UPUPAAYYA A PEPEMEMERINRINTTAH AH DADALALAM M MEMENUNURURUNKNKAN AN DADAN N MEMENGNGAATTASASI I ANANGKGKAA KEMATIAN IBU, BAYI DAN ANAK 

KEMATIAN IBU, BAYI DAN ANAK  Pemeri

Pemerintah ntah telah membuat berbagai telah membuat berbagai kebijkebijakan akan untuk mengatasi persoalauntuk mengatasi persoalan n kesehatkesehatanan anak, khususnya untuk menurunkan angka kematian ibu, bayi dan anak, diantaranya sebagai anak, khususnya untuk menurunkan angka kematian ibu, bayi dan anak, diantaranya sebagai  berikut6

 berikut6 !.

!. 'ening'eningkatkan mkatkan mutu pelutu pelayanan keayanan kesehatasehatan dan pemen dan pemerintrintah pelayah pelayanan keseanan kesehatanhatan

)ntuk meningkatkan mutu pelayanan serta pemerintahan pelayanan kesehatan yang )ntuk meningkatkan mutu pelayanan serta pemerintahan pelayanan kesehatan yang ad

ada a di di mamasysyararakakat at tetelalah h di di lalakukukakan n beberbrbagagai ai upupayaaya, , sasalalah h sasatutunya nya adaadalalah h dedengnganan meletakkan dasar pelayanan kesehatan pada sektor pelayanan dasar. Pelayanan dasar  meletakkan dasar pelayanan kesehatan pada sektor pelayanan dasar. Pelayanan dasar  dapat dilakuka

dapat dilakukan di n di perpusperpustakaatakaaan an induk, perpusinduk, perpustakaan pembanttakaan pembantu, u, posyaposyandu, serta unitndu, serta unit unit yang

unit yang berkaiberkaitan di tan di masyarmasyarakat. &entuk pelayanan tersebut dilakukan ndalam rangkaakat. &entuk pelayanan tersebut dilakukan ndalam rangka  jangkauan

 jangkauan pemerataan pemerataan pelayanan pelayanan kesehatan. kesehatan. )paya )paya pemerataan pemerataan tersebut dapat tersebut dapat dilakukandilakukan dengan penyabaran bidan desa, perawat, fasilitas balai kesehatan, pos kesehatan, desa, dengan penyabaran bidan desa, perawat, fasilitas balai kesehatan, pos kesehatan, desa, dan puskesmas keliling.

dan puskesmas keliling. 2.

(13)

'eningkatkan status gii masyarakat merupakan merupakan bagian dari upaya untuk  'eningkatkan status gii masyarakat merupakan merupakan bagian dari upaya untuk  mendorong ter"iptanya perbaikan status kesehatan. Dengan pemerintah gii yang baik  mendorong ter"iptanya perbaikan status kesehatan. Dengan pemerintah gii yang baik  diharapkan pertumbuhan dan perkembangan ibu,bayi dan anak akan baik pula, disamping diharapkan pertumbuhan dan perkembangan ibu,bayi dan anak akan baik pula, disamping dapat memperbaiki status kesehatan. )paya tersebut dapat dilakukan malalui berbagai dapat memperbaiki status kesehatan. )paya tersebut dapat dilakukan malalui berbagai kegiatan, diantaranya upaya perbaikan gii keluarga atau dikenal dengan nama )P*E. kegiatan, diantaranya upaya perbaikan gii keluarga atau dikenal dengan nama )P*E. *e

*egigiatatan an )P)P*E *E tetersrsebuebut t dididodororong ng dadan n didiararahahkakan n padpada a pepeniningkngkatatan an ststatatus us gigiii,, khususnya pada masyarakat yang rawan atau memiliki resiko tinggi terhadap kematian khususnya pada masyarakat yang rawan atau memiliki resiko tinggi terhadap kematian atau kesakitan. *elompok resiko tinggi terdiri anak balita, ibu hamil, ibu nifas, ibu atau kesakitan. *elompok resiko tinggi terdiri anak balita, ibu hamil, ibu nifas, ibu men

menyusyusui, ui, dan dan lanlansia sia yanyang g golgolongaongan n ekoekonomnominyinya a renrendah. dah. 'el'elalualui i upayupaya a tertersebsebut.ut. Peningkatan kesehatan akan ter"akup pada semua lapisan masyarakat khususnya pada Peningkatan kesehatan akan ter"akup pada semua lapisan masyarakat khususnya pada kelompok resiko tinggi.

kelompok resiko tinggi. #.

#. 'en'eningingkatkatkan pkan peraeran sen serta rta masmasyaryarakatakat Pening

Peningkatan peran serta masyarakatan peran serta masyarakat dalam membantu status kesehatkat dalam membantu status kesehatan an ini penting,ini penting, sebab upaya pemerintah dalam rangka menurunkan kematian bayi dan anak tidak dapat sebab upaya pemerintah dalam rangka menurunkan kematian bayi dan anak tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah, melainkan peran serta masyarakat dengan keterlibatan dilakukan hanya oleh pemerintah, melainkan peran serta masyarakat dengan keterlibatan at

atau au papartrtisisipipasasi i sese"a"ara ra lalangngsusungng. . )p)payaya a mamasysyararakakat at tetersrsebebut ut sasangngat at memenenentntukaukann kebe

keberharhasilsilan an proproram ram pempemerierintantah h sehsehingingga ga mammampu pu manmangatgatasi asi berberbagabagai i masmasalaalahh kesehatan. 'elalui peran serta masyarakat diharapkan mampu pula bersifat efektif dan kesehatan. 'elalui peran serta masyarakat diharapkan mampu pula bersifat efektif dan efisien dalam pelayanan kesehatan. )paya atau program kesehatan antara lain pelayanan efisien dalam pelayanan kesehatan. )paya atau program kesehatan antara lain pelayanan imunisasi, penyedian air bersih, sanitasi lingkungan, perbaikan gii dan lainlain. )paya imunisasi, penyedian air bersih, sanitasi lingkungan, perbaikan gii dan lainlain. )paya tersebut akan memudahkan pelaksanaan program kesehatan yang tepat pada sasaran yang tersebut akan memudahkan pelaksanaan program kesehatan yang tepat pada sasaran yang ada.

ada. 4.

4. 'en'eningingkatkatkan kan manmanajeajemen men keskesehatehatanan

)paya meningkatan program pelayanan keshatan anak dapat berjalan dan berhasil )paya meningkatan program pelayanan keshatan anak dapat berjalan dan berhasil dengan baik bila didukung dengan perbaikan dalam pengelolaan pelayanan kesahatan. dengan baik bila didukung dengan perbaikan dalam pengelolaan pelayanan kesahatan. Dalam hal ini adalah meningkatan manajemen pelayanan malalui pendayagunaan tenaga Dalam hal ini adalah meningkatan manajemen pelayanan malalui pendayagunaan tenaga kesehatan profesional yang mampu se"ara langsung mengatasi masalah kesehatan ibu dan kesehatan profesional yang mampu se"ara langsung mengatasi masalah kesehatan ibu dan anak. 7enaga kesehatan yang dimaksud antara lain tenaga perawat, bidan, dokter yang anak. 7enaga kesehatan yang dimaksud antara lain tenaga perawat, bidan, dokter yang  berada

 berada diperpustakaan diperpustakaan yang yang se"ara se"ara langsung langsung berperan berperan dalam dalam pemberian pemberian pelayananpelayanan kesehatan.

(14)

&eberapa kegiatan? program pemerintah dalam mengatasi kematian ibu, bayi dan &eberapa kegiatan? program pemerintah dalam mengatasi kematian ibu, bayi dan anak antara lain6

anak antara lain6

!-!- 'en'endordorong para ibu melakuong para ibu melakukan pemerkan pemeriksiksaan kehamaan kehamilailan n dan nifadan nifas s pada &idapada &idan n ataatauu  petugas kesehatan lainnya

 petugas kesehatan lainnya

2-2- 'endor'endorong parong para ibu mela ibu melahirkahirkan ditolan ditolong oleh pong oleh petugas etugas kesehakesehatan.tan.

#-#- 'empe'empersiaprsiapkan suami ikan suami ibu hamil ubu hamil untuk mendntuk mendukung kehaukung kehamilan damilan dan persaln persalinan.inan.

4-4- 'endor'endorong diadong diadakannya taakannya tabulin 0tbulin 0tabungan iabungan ibu bersabu bersalin?lin?biaya persbiaya persalinaalinan- n-

$-$- 'empe'empersiaprsiapkan angkkan angkutan bautan bagi ibu gi ibu hamil hamil atau amatau ambulan dbulan desa.esa.

%-%- 'em'emperpersiasiapkapkan "aln "alon doon donor dnor daraarah.h.

<-<- 'endor'endorong para iong para ibu dan petubu dan petugas kesegas kesehatan menhatan menggunakaggunakan &uku *IA n &uku *IA sebagasebagai sumber i sumber  informasi dan alat untuk pemeriksaan dan pen"atatan kesehatan ibu dan anak.

informasi dan alat untuk pemeriksaan dan pen"atatan kesehatan ibu dan anak.

5-5- 'endor'endorong para iong para ibu mengibu mengikuti *elkuti *elas Ibu amas Ibu amil dan *elil dan *elas Ibu &alas Ibu &alita.ita.

-- 'em'embantbantu kesiu kesiagaaagaan petun petugas kesgas kesehaehatantan..

4

422 PEPERARAN N PEPERARAWWAAT T DADALALAM M MEMENDNDUKUKUNUNG G PEPEMEMERIRINTNTAH AH MEMENGNGAATTASASII KEMATIAN IBU, BAYI DAN ANAK 

KEMATIAN IBU, BAYI DAN ANAK 

Pe

Peraran n peperarawawat t adadalalah ah sesegegenanap p kekewewenanangngan an yayang ng didimimililiki ki ololeh eh peperarawawat t ununtutuk k  menjalankan tugas dan fungsinya sesuai kompetensi yang dimilikinya 0Eaffar, 2//5-. (e"ara menjalankan tugas dan fungsinya sesuai kompetensi yang dimilikinya 0Eaffar, 2//5-. (e"ara umum peran perawat dapat dibagi menjadi 6

umum peran perawat dapat dibagi menjadi 6

1.

1. Peran sebagai pemberi asuhan keperawatanPeran sebagai pemberi asuhan keperawatan

Peran ini dapat dilakukan perawat dengan memperhatikan keadaan kebutuhan Peran ini dapat dilakukan perawat dengan memperhatikan keadaan kebutuhan dasar manusia yang dibutuhkan melalui pemberian pelayanan keperawatan dengan dasar manusia yang dibutuhkan melalui pemberian pelayanan keperawatan dengan menggunakan proses keperawatan.

menggunakan proses keperawatan.

2.

2. Peran sebagai ad:okat pasienPeran sebagai ad:okat pasien

Per

Peran an ini ini dildilakukakukan an perperawaawat t daldalam am memmembanbantu tu paspasien ien dan dan kelkeluaruarganyganya a daldalamam menginterpretasikan berbagai informasi dari pemberi pelayanan atau informasi lain menginterpretasikan berbagai informasi dari pemberi pelayanan atau informasi lain khususnya dalam pengambilan persetujuan atas tindakan keperawatan yang diberikan khususnya dalam pengambilan persetujuan atas tindakan keperawatan yang diberikan kepada pasien. =uga dapat berperan mempertahankan dan melindungi hakhak pasien kepada pasien. =uga dapat berperan mempertahankan dan melindungi hakhak pasien ya

yang ng memelilipuputi ti hak hak atatas as pepelalayanyanan an sesebaibaikkbaibaiknknya, ya, hahak k atatas as ininfoformrmasasi i tetentntanangg  penyakitnya dan hak atas pri:asi.

 penyakitnya dan hak atas pri:asi.

3.

3. Peran edukatorPeran edukator

Per

Peran an ini ini dildilakuakukan kan dendengan gan memmembantbantu u paspasien ien daldalam am menmeningingkatkatkan kan tintingkatgkat  pengetahuan

 pengetahuan kesehatan, kesehatan, gejala gejala penyakit penyakit bahkan bahkan tindakan tindakan yang yang diberikan, diberikan, sehinggasehingga terjadi perubahan perilaku dari pasien setelah dilakukan pendidikan kesehatan.

terjadi perubahan perilaku dari pasien setelah dilakukan pendidikan kesehatan.

4.

(15)

Peran ini dilaksanakan dengan mengarahkan, meren"anakan serta mengorganisasi Peran ini dilaksanakan dengan mengarahkan, meren"anakan serta mengorganisasi  pelayanan

 pelayanan kesehatan kesehatan dari dari tim tim kesehatan kesehatan sehingga sehingga pemberian pemberian pelayanan pelayanan kesehatankesehatan dapat terarah serta sesuai dengan kebutuhan pasien.

dapat terarah serta sesuai dengan kebutuhan pasien.

5.

5. Peran kolaboratorPeran kolaborator

Peran perawat di sini dilakukan karena perawat bekerja melalui tim kesehatan Peran perawat di sini dilakukan karena perawat bekerja melalui tim kesehatan ya

yang ng teterdrdiriri i dadari ri dokdokteterr, , fifisisiototererapiapis, s, ahahli li gigii i dan dan lalaininlalain in dedengangan n beberurupapayaya mengidentifikasi pelayanan keperawatan yang diperlukan termasuk diskusi atau tukar  mengidentifikasi pelayanan keperawatan yang diperlukan termasuk diskusi atau tukar   pendapat dalam penentuan bentuk pelayanan

 pendapat dalam penentuan bentuk pelayanan selanjutnya.selanjutnya.

6.

6. Peran konsultanPeran konsultan

Di

Di sinsini i perperawaawat t berberperperan an sebsebagaagai i temtempat pat konkonsulsultastasi i terterhadahadap p masmasalaalah h ataatauu ti

tindandakakan n kekepeperarawawatatan n yanyang g tetepapat t untuntuk uk didiberberikikanan. . PePeraran n inini i didilalakukkukan an atatasas  permintaan

 permintaan pasien pasien terhadap terhadap informasi informasi tentang tentang tujuan tujuan pelayanan pelayanan keperawatan keperawatan yangyang diberikan.

diberikan.

7.

7. Peran pembaharuPeran pembaharu

Per

Peran an inini i dadapapat t didilalakukkukan an dedengangan n memengangadadakakan n pepereren"n"anaanaanan, , kerkerja ja sasamama,,  perubahan

 perubahan yang yang sistematis sistematis dan dan terarah terarah sesuai sesuai dengan dengan metode metode pemberian pemberian pelayananpelayanan keperawatan.

keperawatan. Per

Peran an perperawat awat daldalam am memmembanbantu tu pempemerierintantah h menmengatgatasi asi kemkematiatian an ibuibu, , anak anak dan dan baybayii antara lain6

antara lain6

!-!- iindndaarri 4i 477

Perawat memberikan pengetahuan mengenai 47 adalah 7erlalu tua, 7erlalu muda, Perawat memberikan pengetahuan mengenai 47 adalah 7erlalu tua, 7erlalu muda, 7

7erlerlalu alu banybanyak ak dan dan 77erlerlalu alu dekadekat. t. @47@47  serseringingkalkali i menmenjadjadi i pempemi"u i"u kemkematiatian an IbuIbu,, sehingga harus dihindari. (esuai yang disampaikan oleh wakil *emenkes 8I, bahwa sehingga harus dihindari. (esuai yang disampaikan oleh wakil *emenkes 8I, bahwa kematian ibu terjadi pada perempuan yang terlalu muda untuk hamil, ada juga yang kematian ibu terjadi pada perempuan yang terlalu muda untuk hamil, ada juga yang terlalu tua untuk hamil, jarak kehamilan yang terlalu berdekatan, serta kehamilan yang terlalu tua untuk hamil, jarak kehamilan yang terlalu berdekatan, serta kehamilan yang terlalu sering. (ebaiknya perawat mengajarkan bahwa wanita hamil dalam masa yang terlalu sering. (ebaiknya perawat mengajarkan bahwa wanita hamil dalam masa yang dianjurkan yaitu 2/#$ tahun. =arak kelahiran anak minimal 2 tahun dan dapat diatur  dianjurkan yaitu 2/#$ tahun. =arak kelahiran anak minimal 2 tahun dan dapat diatur  menggunakan *eluarga &eren"ana 0*&- serta "ukup untuk memiliki 2 anak saja.

menggunakan *eluarga &eren"ana 0*&- serta "ukup untuk memiliki 2 anak saja. 2-

2- akaksansanakan akan AntAntenatenatal Faal Fare 0re 0AF AF--AF

AF dildilakukakukan an sebsebegai egai upayupaya a untuntuk uk memmemelieliharhara a dan dan s"rs"riniining ng risrisiko iko kehakehamilmilanan se"ar

se"ara a dini sehingga akan dini sehingga akan dilakdilakukan inter:ensukan inter:ensi i yang tepat yang tepat dan segera apabila dan segera apabila ditemditemukanukan  permasalahan

 permasalahan pada pada kehamilan kehamilan ibu. ibu. AF AF yang yang baik baik yaitu yaitu 6 6 min min ! ! kali kali pada pada trimester trimester !! 0*!-, min ! kali trimester 2, dan min 2 kali trimester # 0*4-. Pada pelaksanaan AF ibu 0*!-, min ! kali trimester 2, dan min 2 kali trimester # 0*4-. Pada pelaksanaan AF ibu

(16)

hamil akan

hamil akan mendpatmendpatkan kan pendidpendidikan ikan tentatentang ng perawaperawatan tan kehamikehamilan, lan, identiidentifikasfikasi i tenagatenaga kesehatan terhadap ibu hamil risiko tinggi, penanganan ibu hamil risiko tinggi. &entuk  kesehatan terhadap ibu hamil risiko tinggi, penanganan ibu hamil risiko tinggi. &entuk  inter:ensi pada

inter:ensi pada AF berupa pemeriksaan fiAF berupa pemeriksaan fisik, sik, standar pelayanan minimal, pengobatanstandar pelayanan minimal, pengobatan  penyakit,

 penyakit, nasehat nasehat dan dan konseling, konseling, persiapan persiapan persalinan, persalinan, perawatan perawatan bayi bayi baru baru lahir,lahir,  persiapan

 persiapan memberikan memberikan A(I A(I 9ksklusif 9ksklusif serta serta peren"anaan peren"anaan *&. *&. &erikut &erikut adalah adalah standar standar   pelayanan AF yang dapat dilakukan perawat kepada ibu hamil 6

 pelayanan AF yang dapat dilakukan perawat kepada ibu hamil 6

a-a- 'e'eninimbmbanang g berberat at babadandan

 b- b- 'engukur 'engukur 77ekanan darahekanan darah

"-"- 'en'engukugukur r 77inginggi gi funfundus dus uteuteriri

d-d- 'e'embmbererikikan an imimuniunisasasi si 7777

e-e- 'em'emberberikaikan n 77ablablet et at at besbesii

f-f- 77es tees terharhadap pdap penyaenyakit kit menmenulaular sekr seksuasuall

g-g- 77emu wemu wi"ara i"ara dalam dalam rangka rangka persipersiapan apan rujukarujukann

#-#- PePememenuhnuhan Eian Eii Ii Ibu bu amamilil Penti

Pentingnya perawat ngnya perawat membememberikan penyuluhan kepada rikan penyuluhan kepada ibu ibu hamil dalam memenuhihamil dalam memenuhi kebutuhan giinya demi kesehatan dan bayi yang dikandungnya. Pola konsumsi yang kebutuhan giinya demi kesehatan dan bayi yang dikandungnya. Pola konsumsi yang  baik

 baik oleh oleh ibu ibu hamil hamil harus harus dilakukan dilakukan untuk untuk menunjang menunjang kesehatan kesehatan baik baik saat saat hamil,hamil, melah

melahirkan hingga irkan hingga menyusmenyusui. 'akan ui. 'akan dengan pola dengan pola gii seimbang, lebih banyak gii seimbang, lebih banyak daripadaripadada seb

sebeluelum m hamhamil, il, disdisaraarankankan n untuntuk uk berbertantanya ya tententantang g makmakanaanan n berberii ii saasaat t pempemerieriksaksaanan kehamilan. Perlu diketahui bahwa tidak ada pantangan makanan selama hamil. Ibu hamil kehamilan. Perlu diketahui bahwa tidak ada pantangan makanan selama hamil. Ibu hamil dil

dilaraarang ng minminum um jamjamu, u, minminumauman n kerkeras?as?mermerokookok k karkarena ena memmembahabahayakayakan n kankandungdungan.an. (eba

(ebaikniknya ya ibu ibu hamhamil il menmenjaljalani ani diediet t renrendah dah gargaram am dan dan kaya :itamkaya :itamin in F. F. (el(elain ain ituitu,, toGoperal 0:itamin 9,- beta "aroten, minyak ikan 0ei"osapen tanoi" a"id-, ink 0seng-, toGoperal 0:itamin 9,- beta "aroten, minyak ikan 0ei"osapen tanoi" a"id-, ink 0seng-, magnesium, diuretik, anti hipertensi, aspirin dosis rendah, dan kalium untuk men"egah magnesium, diuretik, anti hipertensi, aspirin dosis rendah, dan kalium untuk men"egah terjadinya preeklampsia dan eklampsia.

terjadinya preeklampsia dan eklampsia. 4-

4- PerPerawaawatan tan DirDiri (i (ehaehaririharharii

a-a- 'an'andi 2G sdi 2G sehaehari pari pakai skai sabuabun 0pan 0pagi dagi dan sorn sore-.e-.

 b- b- Eosok gigi setelah sarapan dan sebelum tidurEosok gigi setelah sarapan dan sebelum tidur..

"-"- 'em'emotootong kuku seng kuku setitidakndaknya semya seminginggu sekgu sekaliali..

d-d- (etel(etelah kandungaah kandungan berumur 4 bun berumur 4 bulan, serlan, seringlah elinglah eluseluselus perut daus perut dan ajak bi"an ajak bi"ara bayi dira bayi di dalam kandungan.

dalam kandungan.

e-e- *u*urarangngi ki kererja ja berberatat..

f-f- IstiIstirahat berrahat berbarinbaring minimg minimal ! jam di sial ! jam di siang hari 0ang hari 0posisposisi tidur si tidur sebaiknebaiknya miriya miring-.ng-.

g-g- (ebaik(ebaiknya ibu tinya ibu tidur pakai kdur pakai kelambelambu, jangan meu, jangan memakai obamakai obat nyamuk bat nyamuk bakar?skar?semproemprot.t. $-

(17)

Persalinan ditolong oleh tenga kesehatan akan lebih melaksanakan standar pelayanan Persalinan ditolong oleh tenga kesehatan akan lebih melaksanakan standar pelayanan minimal persalinan sehingga dapat meminimalisir kejadian berisiko ketika persalinan. minimal persalinan sehingga dapat meminimalisir kejadian berisiko ketika persalinan. al ini juga merupakan upaya agar ibu yang melahirkan dan bayi yang dilahirakan sehat. al ini juga merupakan upaya agar ibu yang melahirkan dan bayi yang dilahirakan sehat. %-

%- PemPemberberian ian A(I 9A(I 9kskkskluslusif paif pada &ada &ayiyi

Air (usu Ibu 0A(I- merupakan makanan yang mengandung at gii sempurna bagi Air (usu Ibu 0A(I- merupakan makanan yang mengandung at gii sempurna bagi  bayi.

 bayi. A(I A(I akan akan membuat membuat imunitas imunitas bayi bayi menjadi menjadi optimal, optimal, sehingga sehingga men"egah men"egah daridari  berbagai

 berbagai penyakit. penyakit. &ayi &ayi hanya hanya diberikan diberikan A(I A(I saja saja dari dari umur umur / / sampai sampai % % bulan, bulan, usia usia %%  bulan keatas

 bulan keatas dilanjutkan A(I dilanjutkan A(I hingga umur 2 hingga umur 2 tahun sembari didampingi tahun sembari didampingi dengan 'akanandengan 'akanan Pendamping A(I

Pendamping A(I 0'P A(I-.0'P A(I-.

<-<- PePelalaksksananaaaan Den Desa (sa (iaiagaga Des

Desa a (ia(iaga ga adaladalah ah desdesa a yanyang g pendpenduduuduknya knya memmemiliiliki ki keskesiapiapan an sumsumber ber daydaya a dandan

kemampuan untuk mengatasi masalahmasalah kesehatan se"ara mandiri dalam rangka

kemampuan untuk mengatasi masalahmasalah kesehatan se"ara mandiri dalam rangka

mewujudkan Desa (ehat. Firi ; "iri desa siaga6

mewujudkan Desa (ehat. Firi ; "iri desa siaga6 

 'emiliki pemimpin dan atau tokoh masyarakat yang peduli kepada kesehatan'emiliki pemimpin dan atau tokoh masyarakat yang peduli kepada kesehatan

 'emiliki organisasi kemasyarakatan yang peduli kepada kesehatan masyarakat'emiliki organisasi kemasyarakatan yang peduli kepada kesehatan masyarakat

desa

desa 

 'emiliki berbagai upaya kesehatan bersumber masyarakat 0)*&'-'emiliki berbagai upaya kesehatan bersumber masyarakat

0)*&'-

 'emiliki Poskesdes yang berfungsi memberikan pelayanan kesehatan dasar 'emiliki Poskesdes yang berfungsi memberikan pelayanan kesehatan dasar 

 'em'emiiiiki ki sissistem tem sursur:ei:eilanlans s 0pe0penyaknyakitit, , gigii, i, keskeslinling g dan dan P&P&(- (- yang yang berberbasbasisis

masyarakat

masyarakat 

 'emil'emiliki iki sistsistem em pelayapelayanan nan kegawatkegawatdarurdaruratan atan 0saf0safe e "ommu"ommunity- yang nity- yang berfunberfungsigsi

dengan baik 

dengan baik  

 'emil'emiliki iki sistsistem em pembipembiayaan ayaan kesehatkesehatan an berbasberbasis is masyarmasyarakat akat 0mand0mandiri- dalamiri- dalam

 pembiayaan kesehatan

 pembiayaan kesehatan

Per

Perawaawat t sebsebagai agai ujuujung ng tomtombak bak tentenaga aga keskesehatehatan an dimdimasyasyaraarakat kat tententu tu harharus us jugjugaa

dipersiapkan dalam pelaksanaan Desa (iaga.

dipersiapkan dalam pelaksanaan Desa (iaga.

a-a- (e(ebabagagai i pepembmbereri i pepelalayayananan n didimamana na peperarawawat t akakan an memembmbererikikan an pepelalayayananann

keperawatan langsung dan tidak langsung kepada klien dengan menggunakan

keperawatan langsung dan tidak langsung kepada klien dengan menggunakan

 pendekatan

 pendekatan proses proses keperawatan keperawatan kepada kepada indi:idu, indi:idu, keluarga, keluarga, kelompok kelompok dandan

masyarakat.

masyarakat.

 b- b- (ebagai (ebagai pendidik, pendidik, perawat perawat memberikan memberikan pendidikan pendidikan kesehatan kesehatan kepada kepada klienklien

dengan resiko tinggi atau dan kader kesehatan.

dengan resiko tinggi atau dan kader kesehatan.

(ebagai "ontoh perawatan langsung pada kasuskasus penyakit pada balita seperti (ebagai "ontoh perawatan langsung pada kasuskasus penyakit pada balita seperti diare, I(PA,kurang gii, D&D dll. )ntuk kasus diare, perawat akan menge:aluasi diare, I(PA,kurang gii, D&D dll. )ntuk kasus diare, perawat akan menge:aluasi

(18)

sta

status tus hidhidrasrasi i untuntuk uk memmemutuutuskaskan n rujrujukan ukan yanyang g dipdiperlerlukaukan. n. =ik=ika a tidtidak ak terterjadjadii dehidrasi atau dehidrasi ringan maka perawat akan memberikan asupan "airan dehidrasi atau dehidrasi ringan maka perawat akan memberikan asupan "airan ?oralit dan melakukan monitoring sampai perbaikan status hidrasi. Perluasan dari ?oralit dan melakukan monitoring sampai perbaikan status hidrasi. Perluasan dari  peran

 peran dan dan fungsi fungsi perawat perawat merupakan merupakan tantangan tantangan baru baru dari dari keadaan keadaan praktek praktek  keperawatan saat ini. 'isalnya perawat di IF) meningkatkan ketrampilan dan keperawatan saat ini. 'isalnya perawat di IF) meningkatkan ketrampilan dan  pengetahuannya

 pengetahuannya dalam dalam mengoperasionalkan mengoperasionalkan penemuan penemuan tehnologi tehnologi dan dan kadangkadang kad

kadanang g memelalakukukakan n akaktitififitas tas yanyang g ininfafasisi:e :e nanamumun n sesesusuai ai dedengngan an ststanandadar r  operasional prosedur didalm rangka mempertahankan jiwa serta mengoptimalkan operasional prosedur didalm rangka mempertahankan jiwa serta mengoptimalkan kesehatan pasien. Perawat didesa yang terpen"il sudah sejak lama diharapkan bias kesehatan pasien. Perawat didesa yang terpen"il sudah sejak lama diharapkan bias mengatasi masalah kesehatan meskipun diluar dari batas perannya, yang sering mengatasi masalah kesehatan meskipun diluar dari batas perannya, yang sering disebutkan sebagai peran tambahan?HeGpanded roleH0misalnya memberikan obat disebutkan sebagai peran tambahan?HeGpanded roleH0misalnya memberikan obat untuk penyakitpenyakit ringan dan memintakan pemeriksaaan test patologi-. untuk penyakitpenyakit ringan dan memintakan pemeriksaaan test patologi-.

"-"- 'am'ampu pu melmelakukakukan an pelpelayanayanan an kehakehamilmilan an dan pertoldan pertolongongan an perpersalsalinainan, n, keskesehaehatantan ibu dan anak,

ibu dan anak,

d-d- 'ampu 'ampu melakmelakukan ukan pelayapelayanan nan kesehakesehatan tan dasardasar,,

e-e- 'am'ampu pu melmelakuakukan kan sursur:ei:eilanlans,s,

f-f- 'ampu 'ampu melakmelakukan ukan pelayapelayanan nan gii gii indi:indi:idu idu dan dan masyamasyarakat,rakat,

g-g- 'ampu 'ampu melakmelakukan ukan kegiatkegiatan san sanitanitasi asi dasardasar,,

h-h- 'ampu 'ampu melakmelakukan ukan kegiatkegiatan pan penyuluenyuluhan khan kesehatesehatan,an,

i-i- 'a'ampmpu u memelalakukukakan n pepelalayayananan n kekesisiapapsisiagagaan aan teterhrhadadap ap beben"n"anaana, , dadan n mamampmpuu melaks

melaksanakan anakan pengempengembangan bangan dan dan pemberpemberdayaan dayaan masyarmasyarakat. Perawat akat. Perawat dengandengan  peran dan fungsinya untuk ikut mensukseskan Desa (iaga

(19)

BAB III BAB III

PENUTUP PENUTUP

A.

A. (I(I''P)P)AA

Angka kematian ibu, anak, dan bayi merupakan angka yang didapat dari jumlah kematian Angka kematian ibu, anak, dan bayi merupakan angka yang didapat dari jumlah kematian ibu untuk setiap !//./// kelahiran hidup, sehingga berkaitan langsung dengan kematian ibu. ibu untuk setiap !//./// kelahiran hidup, sehingga berkaitan langsung dengan kematian ibu. Dengan mengenali berbagai masalah utama terkait angka kematian ibu, anak, dan bayi serta Dengan mengenali berbagai masalah utama terkait angka kematian ibu, anak, dan bayi serta upayaupaya potensial yang efektif dalam menurunkannya, maka se"ara keseluruhan tidak  upayaupaya potensial yang efektif dalam menurunkannya, maka se"ara keseluruhan tidak  hanya mengurangi jumlah kematian, tetapi juga menurunkan angka kesakitan dan kematian hanya mengurangi jumlah kematian, tetapi juga menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu, anak, dan bayi. 'eskipun inter:ensi kesehatan yang dilakukan hanya meliputi aspek  ibu, anak, dan bayi. 'eskipun inter:ensi kesehatan yang dilakukan hanya meliputi aspek  yang

yang terbaterbatas, seperti tas, seperti pengadapengadaan an tenaga terampil dalam tenaga terampil dalam pertopertolongan persalinalongan persalinan, n, tataltatalaksanaaksana gawat darurat obstetri yang

gawat darurat obstetri yang memadmemadai, ai, dan dan keluarkeluarga ga beren"beren"ana. ana. amun, keberhasamun, keberhasilan dalamilan dalam upaya perbaikan kesehatan maternal ini se"ara tidak langsung akan meningkatkan derajat upaya perbaikan kesehatan maternal ini se"ara tidak langsung akan meningkatkan derajat kesehatan bangsa.

kesehatan bangsa.

)ntuk itu peran pemerintah sangatlah penting untuk menurunkan angka kematian pada )ntuk itu peran pemerintah sangatlah penting untuk menurunkan angka kematian pada ibu, bayi, dan anak. Pemerintah harus lebih memperhatikan mutu pelayanan kesehatan dan ibu, bayi, dan anak. Pemerintah harus lebih memperhatikan mutu pelayanan kesehatan dan lebih memperhatikan gii pada ibu hamil untuk menurunkan angka kematian pada ibu, bayi, lebih memperhatikan gii pada ibu hamil untuk menurunkan angka kematian pada ibu, bayi, dan anak. (elain itu peran perawat untuk mendukung pemerintah dapat dilakukan seperti dan anak. (elain itu peran perawat untuk mendukung pemerintah dapat dilakukan seperti mendor

mendorong ong ibu untuk ibu untuk melakmelakukan pemeriksaaukan pemeriksaan n selamselama a kehamikehamilan dan lan dan setelsetelah ah melahmelahirkanirkan dapat memberitahukan kepada ibu pentingnya suatu pemenuhan gii pada anaknya.

dapat memberitahukan kepada ibu pentingnya suatu pemenuhan gii pada anaknya. &

(20)

Diperlukannya penangangan yang tepat terhadap angka kematian ibu, anak, dan bayi Diperlukannya penangangan yang tepat terhadap angka kematian ibu, anak, dan bayi terlebih terhadap fakor penyebabnya. Dan pentingnya memelihara kesehatan ibu hamil agar  terlebih terhadap fakor penyebabnya. Dan pentingnya memelihara kesehatan ibu hamil agar  ter

terhinhindar dar dardari i segsegala ala kemkemungungkinkinan an terterjadjadinyinya a penpenyakiyakit t ataatau u penpenyebayebab b terterjadjadinya inya angkangkaa kematian pada ibu maupun bayi yang dilahirkannya.

kematian pada ibu maupun bayi yang dilahirkannya. Dan

Dan sebsebagaagai i seoseoranrang g perperawaawat t henhendakndaknya ya mammampu pu mermerubaubah h perperililaku aku masmasyaryarakaakat t yanyangg tidak mau, tidak tahu, dan tidak mampu dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan, sehingga tidak mau, tidak tahu, dan tidak mampu dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan sehingga angka kematian pada ibu, bayi, dan anak  dapat meningkatkan derajat kesehatan sehingga angka kematian pada ibu, bayi, dan anak  mengalami penurunan

mengalami penurunan

DA4TAR PUSTAKA DA4TAR PUSTAKA

7im Penyusun. 2/!/. Pedoman Pemantauan 1ilayah (etempat *esehatan Ibu Dan Anak. =akarta 7im Penyusun. 2/!/. Pedoman Pemantauan 1ilayah (etempat *esehatan Ibu Dan Anak. =akarta 6 *ementrian *esehatan 8I.

6 *ementrian *esehatan 8I. Dep

Departartemeemen n *es*esehaehatan tan 8I. 8I. 2//2//#. #. DirDirjen jen &in&inkeskesmasmas. . )pa)paya ya PenuPenurunrunan an A*I A*I di di IndIndonesonesia.ia. =akarta6 'DE.

=akarta6 'DE. 'ini

'inistry of stry of ealtealth. 2//5. h. 2//5. aporaporan asioan asional6 8inal6 8iset *eset *esehatasehatan Dasar 0n Dasar 08iske8iskesdas-sdas-. . =akar=akarta6ta6 'inistry of ealth, ational Institute of ealth 8esear"h and De:elopment.

'inistry of ealth, ational Institute of ealth 8esear"h and De:elopment. 'in

'inististry ry of of eaealtlth h 2/!2/!!. !. apaporaoran n asasionional6 al6 8is8iset et *es*esehaehatan tan DasDasar ar 08i08iskeskesdasdas-. s-. =ak=akartarta6a6 'inistry of ealth, ational Institute of ealth 8esear"h and De:elopment.

'inistry of ealth, ational Institute of ealth 8esear"h and De:elopment. 9ka, Arsita. 2/!2. *esehatan

9ka, Arsita. 2/!2. *esehatan Ibu Dan Anak. 3Ibu Dan Anak. 3ogyakarta6 uha ogyakarta6 uha 'edika.'edika. https6???F6?)sers?)ser?Downloads?'ateriAd:okasi&&.pdf  https6???F6?)sers?)ser?Downloads?'ateriAd:okasi&&.pdf  https6??www.a"ademia.edu?#5%!45$?angkakematianIbu https6??www.a"ademia.edu?#5%!45$?angkakematianIbu https6??www https6??www.uni"ef.org?indonesia?id?A$&8ingkasan*ajian*esehatan89>.uni"ef.org?indonesia?id?A$&8ingkasan*ajian*esehatan89>.pdf .pdf  https6??keperawatasnusu?2/!$?/%?2!?upayapenurunanangkakematianbayiakbpadamdgs? https6??keperawatasnusu?2/!$?/%?2!?upayapenurunanangkakematianbayiakbpadamdgs?

(21)

Referensi

Dokumen terkait

a. Data dan informasi terkait kelangsungan hidup anak. 2) Jumlah anak yang sudah memperoleh imunisasi dasar lengkap. 3) Jumlah Angka Kematian Bayi (AKB). 4) Jumlah Angka

1. Maternal Mortality Rate = jumlah yang mati dalam masa purperal setahun / jumlah kelahiran hidup tahun yang sama 2. Angka Kematian Bayi = jumlah kematian. bayi setahun /

Kegiatan pokok pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas yang dilaksanakan oleh bidan dalam menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi adalah pelayanan Antenatal

Meningkatkan status kesehatan masyarakat dapat terlihat dari menurunnya angka kematian ibu, kematian bayi dan kematian balita. Keberhasilan penurunan angka kematian

Meningkatnya kesehatan ibu, bayi dan balita yang ditandai dengan menurunnya Angka Kematian Ibu ( AKI), Angka Kematian Bayi dan Angka Kematian Balita dari tahun sebelumnya

Kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu perhatian dari World Health Organization (WHO), angka kematian ibu dan anak merupakan bagian dari A SEAN yang mempunyai angka

175 A.GLOSARIUM A Angka Kematian Ibu : kematian ibu yang dihitung berdasarkan jumlah kematian ibu hamil dan persalinan per 100.000 kelahiran hidup Angka Kematian Bayi : kematian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelembagaan strategi pemerintah dalam penurunan angka kematian ibu (AKI) dan bagaimana operasionalisasi strategi pemerintah dalam penurunan angka kematian ibu (AKI) di Kabupaten