• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 3 Pelaksanaan & Hasil Program 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 3 Pelaksanaan & Hasil Program 2013"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

(1)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-10

BAB 3

Pelaksanaan & Hasil Program 2013

3.1 Pelaksanaan dan Hasil Program 2013

3.1.1 Subdit: Infrastruktur dan Jaringan Komputer

Program-program yang dilaksanakan di bawah subdit Infrastruktur dan Jaringan Komputer pada tahun 2013 sebagai berikut:

3.1.1.1 Peningkatan Kapasitas Layanan ICT

a. Tujuan

Meningkatkan kualitas layanan internet baik internal maupun external melalui penambahan kapasistas bandwidth dan penyediaan jalur backup, sehingga penggunaan berbagai layanan TIK IPB dapat optimal, melakukan upgrade jaringan backbone IPB yang sudah cukup lama masa pakainya,memperluas jaringan serat optik IPB ke site-site yang belum terjangkau, memperkuat kapasitas perangkat hardware server pendukung layanan database, email, LMS, Hosting, Blog, proxy dan multimedia, melakukan perluasan cakupan wireless, serta melakukan pemeliharaan jaringan komputer unit kerja di IPB.

b. Pelaksanaan Program Kegiatan

Pelaksanaan program dimulai dengan menyusunTOR Peningkatan Layanan Reliabilitas TIK IPB melalui Sewa Bandwidth dan Komputasi Awan, TOR Revitalisasi Jaringan IPB melalui Pengelaran Serat Optik Unit Kerja dan Upgrade Perangkat, TOR Peningkatan Layanan TIK IPB melalui Peningkatan Kapasitas Hardware,dan TOR Rekonfigurasi dan Pemeliharaan Jaringan Unit Kerja. Kegiatan ini dilanjutkan dengan proses lelang secara terbuka oleh panitia lelang IPB untuk bandwidth international dan domestik. Beberapa kegiatan lain seperti meningkatkan kapasitas hardware, upgrade perangkat jaringan backbone, revitalisasi jaringan unit kerja melalui perluasan serat optik dan perluasan cakupan wireless, baru dapat dilaksanakan sebagian. Sebagian kegiatan telah diusulkan untak dapat diluncurkan di tahun 2014.

c. Hasil Pelaksanaan Program

Hasil dari pelaksanaan program kegiatan ini adalah: IPB terkoneksi ke internet melalui layanan Indosat dengan bandwidth 400 Mbps dan interkoneksi antar kampus IPB dengan bandwidth 245 Mbps. IPB juga terkoneksi dengan cloud (komputasi awan) milik indosat untuk keperluan backup. Adanya interkoneksi baru antara beberapa unit kerja dengan core IPB melalui serat optik, serta terlaksananya kegiatan rekonfigurasi dan pemeliharaan jaringan unit kerja.

(2)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-18

tinggi.Salah satu software penunjang aktivitas institusi adalah software-software produk Microsoft.Tingginya minat mahasiswa, dosen, dan unit kerja terhadap software Microsoft ini tentu perlu didukung oleh IPB.Sehingga sivitas akademika IPB dapat menggunakan produk berlisensi dengan murah dan secara aspek legal IPB dapat terhindar dari tuntutan hukum. Tidak saja produk Microsoft yang harus diadakan oleh IPB, software-software lainnya yang berlisensi perlu diadakan, antara lain: software antivirus, software Adobe, software analisis statistik, dan software designer.

b. Tujuan

Memiliki software produk microsoft yang berlisensi, sehingga sivitas akademika IPB (Unit kerja, Pimpinan, Dosen, Pegawai, mahasiswa) dapat menggunakan software produk microsoft secara legal. Pada tahun 2011 istilah IMCA berubah menjadi Microsoft Open Value Subscription for Education Solutions yang disahkan oleh Rektor IPB (Prof.Dr.Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc.) dan President Director Microsoft Indonesia (Sutanto Hartanto) pada bulan Agustus 2011. Microsoft OVS-ES ini berlaku mulai bulan Agustus 2012 sampai dengan bulan Agustus 2013.

c. Pelaksanaan Program Kegiatan

Program kegiatan Microsoft OVS-ES ini berjangka waktu satu tahun (Agustus 2012 – Agustus 2013).Selama tahun 2013, CD OVS-ES ini telah diperbanyak sesuai kebutuhan pengguna sebanyak 1615 keping CD.

Tabel 3. Perbanyakan CD dari Tahun 2008-2013

Tahun 2008 2009 2010 2011 2012 2013

Jumlah 5698 5023 2733 1513 936 1615

(3)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-21

Portal Aplikasi dan Pengetahuan Pertanian, merupakan kegiatan baru yang recananya digunakan untuk sosialisasi ilmu pengetahuan seperti yang sudah terhimpun pada Repository IPB (http://repository.ipb.ac.id, http://cms.ipb.ac.id, http://rks.ipb.ac.id, http://lppm.ipb.ac.id)kepada masyarakat luas khususnya kepada para petani dan masyarakat yang berkecimpung dalam agribisnis melalui media internet. Dalam perjalanan ternyata ada kegiatan yang sejenis dilakukan oleh LPPM dengan nama kegiatan „Cyber Extention‟. Pemikirannya tampaknya sama, yaitu menyebarkan informasi dan memberikan ruang komunikasi kepada para pelaku pertanian sehingga dapat meningkatkan produktivitas hasil-hasil pertanian. Oleh karena kegiatan ini identik, maka kegiatan pengembangan Portal Aplikasi dan Pengetahuan Pertanian yang rencananya akan dilaksanakan oleh DIDSI dibatalkan dan untuk itu anggarannya tidak diserap.

Reenginering Sistem Aplikasi Persuratan dan Agenda Pimpinan perlu dilakukan mengingat sistem aplikasi yang ada yang dibuat oleh mahasiswa Kerja Praktik, pada perkembangannya tidak dapat memenuni kebutuhan proses bisnis institusi seperti perubahan struktur organisasi. Selain itu, teknik pemrograman yang dibuat tidak menggunakan aturan-aturan yang baku, sehingga programmer DIDSI yang ditugaskan untuk melakukan perbaikan tidak melakukannya. Akhirnya melalui kegiatan ini dibuat reenginering sistem persuratan dan agenda pimpinan.

Pengembangan SIMAK Berbasis Web dan KRS Online, perlu dilakukan untuk meng-upgrade SIMAK Dekstop program sarjana menjadi SIMAK berbasis web.Pengembangan SIMAK Berbasis Web menggunakan framework pemrograman yang saat ini banyak digunakan, yaitu framework yii. Dengan menggunakan framework standar diharapkan kedepan setiap programmer dapat bekerjasama dalam suatu tim pengembangan untuk melakukan pembuatan, perbaikan, pemeliharaan, dan penambahan fitur sesuai kebutuhan.

Pengembangan RFID untuk Kehadiran Pegawai IPB, perlu dilakukan untuk membantu pencatatan kehadiran pegawai IPB dengan menggunakan mesin pencatat kehadiran yang dikenal dengan nama mesin FingerPrint.Mesin FingerPrint yang digunakan saat ini mampu mendeteksi sidik jari dengan tingkat akurasi tertentu. Proses pendeteksian diawali memasukkan kode pegawai dengan menekan tombol-tombol angka yang tertera pada mesin FingerPrint (FP) lalu diikuti dengan menempelkan salah satu jari (biasanya telunjuk atau ibu jari) untuk dilakukan scanning terhadap sidik jari. Bila kombinasi antara kode pegawai dengan hasil scanning fingerprint sesuai, maka kehadiran pegawai yang bersangkutan dianggap valid sebaliknya dianggap tidak valid.Pada saat ini seluruh pegawai IPB telah

(4)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-22

memiliki Kartu Pegawai Negeri Sipil yang dibuat dan diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Kartu Pegawai tersebut dilengkapi dengan chip yang dapat digunakan untuk pendeteksian kehadiran pegawai menggantikan kode angka sehingga dapat menghemat penekanan tombol-tombol yang ada pada mesin FP yang pada akhirnya mesin FP menjadi tahan lama. Agar kartu pegawai tersebut dapat dikenali oleh mesin FP, maka harus dilakukan perekaman identitas yang ada pada kartu pegawai tersebut kedalam mesin FP. Untuk itulah pada tahun anggaran 2013 ini Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) mengusulkan kegiatan pemanfaatan RFID pada kartu pegawai untuk membantu mencatat waktu kehadiran dan waktu pulang pegawai.

Pengembangan Web Services untuk Kepegawaian dan Akademik perlu dilakukan karena pada waktu ini keduanya merupakan database yang cukup banyak melakukan transaksi data yang dilakukan oleh unit-unit kerja yang terkait dengan proses bisnis di masing-masing unit kerjanya. Dari data yang tersimpan di dalam database, ada banyak kebutuhan unit kerja untuk berbagai informasi maupun data.Informasi dan data yang spesifik biasanya tidak terpenuhi pada sistem aplikasi yang sudah dibangun, sehingga kebutuhan tersebut biasanya dilayani oleh pegawai yang bertindak sebagai administrator database atau pegawai yang diberi wewenang sehingga memiliki hak akses ke database akademik dan atau kepegawaian. Cara seperti ini tentu tidak efisien, sehingga diperlukan cara lain yang lebih tersistem. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan menyediakan „Web Service‟ dari kedua database tersebut.Web service data akademik dan kepegawian bertujuan untuk memberikan interaksi dengan perangkat lunak lain yang memanfaatkan data dari Sistem Informasi Akademik (SIMAK) dan Kepegawaian (SIMPEG) yang telah dikembangkan oleh DIDSI melalui pasokan data secara online.

PengembanganSistem Perpustakaan Terintegrasi yang direncanakan agar dapat menghubungkan data sirkulasi perpustakaan dengan akademik belum dapat dilakukan pada tahun 2013.Kendalanya adalah waktu tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan menjelang akhir tahun 2013.

Pemeliharaan sistem aplikasi diluar dari daftar Pemeliharaan dan Reenginering Sistem tetap dilakukan oleh DIDSI mengingat aplikasi-aplikasi tersebut harus berjalan dan dikembangkan.

c. Pelaksanaan Program Kegiatan

(5)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-23

1. Reenginering Sistem Aplikasi Persuratan dan Agenda Pimpinan

Pelaksanaan pekerjaan Reenginering Sistem Aplikasi Persuratan dan Agenda Pimpinan dilaksanakan oleh Pihak ketiga, yaitu: PT Citracom Inti Persada. Waktu pelaksanaan sesuai kontrak kerja adalah sejak 31 Oktober 2013 sampai dengan tanggal 29 Nopember 2013.Namun demikian, karena masih adanya hal-hal yang perlu diperbaiki, maka pihak pengembang masih bersedia untuk melengkapinya hingga bulan Desember 2013.Sistem aplikasi persuratan direncanakan dapat diakses pada alamat http://surat.ipb.ac.id sedangkan untuk agenda pimpinan dapat diakses pada alamat http://smap.ipb.ac.id.

2. Pengembangan SIMAK Berbasis Web dan KRS Online

Pelaksanaan pekerjaan Pengembangan SIMAK Berbasis Web dan KRS Online dilaksanakan oleh Pihak ketiga, yaitu: PT Citracom Inti Persada. Waktu pelaksanaan sesuai kontrak kerja adalah sejak 15 Juni 2013 sampai dengan tanggal 30 Agustus 2013.Besarnya ruang lingkup pengembangan kedua aplikasi ini, maka pihak penyedia jasa berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaannya hingga memenuhi kebutuhan yang tercantum pada Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan diharapkan selesai pada bulan Desember 2013.Sistem aplikasi SIMAK Berbasis Web

dan KRS Online direncanakan dibuat dalam satu domain, yaitu

http://simak.ipb.ac.id.

3. Pengembangan RFID untuk Pencatatan Kehadiran

Pelaksanaan pekerjaan Pengembangan RFID untuk Kehadiran Pegawai IPB dilaksanakan oleh DIDSI bekerjasama dengan Dit.Sumberdaya Manusia dan Dit Sarana dan Prasarana, dan Biro Umum. Dari masukan yang ada, pada Kartu Pegawai yang mengandung „chip‟ RFID dan telah dibagikan sekitar tahun 2011 terdapat kesalahan-kesalahan data yang cukup fatal, antara lain: photo pegawai dan atau nama pegawai banyak yang tertukar. Usulan dari Dir. SDM adalah identitas seluruh kartu pegawai diganti sebelum diadakan perekaman RFID dan Dit. SDM akan mengusahakan permintaan photo diri dari setiap pegawai. Dengan demikian kegiatan ini tidak dapat diselesaikan pada akhir Desember 2013.

4. Pengembangan Web Service untuk Kepegawaian dan Akademik

Pelaksanaan pekerjaan Pengembangan Web Service untuk Akademik dan Kepegawaian dilakukan oleh DIDSI dengan membuat Web Service yang diperlukan maupun yang diminta oleh unit kerja.Pengembangan web service dimulai dari data SIMAK dan SIMPEG yang telah dikembangkan dan berjalan dengan baik. Kemudian, layanan data yang akan dipapar (expose) oleh web service (WS) perlu didefinisikan; dalam hal ini, definisi paparan diberikan oleh Departemen SKPM dan Fakultas MIPA

(6)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-26 Gambar 5. Halaman Utama Sistem Aplikasi Persuratan

Menu utama sistem administrasi persuratan terdiri dari Home, Surat Masuk (Lihat Surat Masuk, Input Surat Masuk), Surat Keluar (Lihat Surat Keluar, Input Surat Keluar), Disposisi (Disposisi Masuk, Disposisi Terkirim), Nomor Surat, Produk Hukum, dan Setting (Unit Kerja, User). Berikut adalah gambaran dari surat Surat Masuk dan Surat Keluar.

Gambar 6. Halaman Surat Masuk

(7)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-27 Gambar 8. Halaman Surat Keluar

Gambar 9. Halaman Input Surat Keluar

Demikian juga Sistem Aplikasi Agenda Pimpinan (SMAP), akan dioperasionalkan pada akhir bulan Januari 2014. SMAP dapat digunakan oleh Pimpinan, Pejabat, Sekretaris Pimpinan dan Pejabat, dan Administrator SMAP itu sendiri.Berikut adalah gambaran Login ke SMAP dan menu utamanya.

(8)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-28 Gambar 11. Halaman Utama Sistem Aplikasi SMAP

Pada tampilan halaman utama SMAP terlihat dari sebelah kiri adalah Daftar Pimpinan IPB (Rektor dan para wakil Rektor) dan dibawahnya adalah Pimpinan dibawah masing-masing wakil rektor.Disebalah kanan terlihat Daftar Agenda yang saat ini Login (misalkan Rektor). Disebelah kanan dari daftar agenda akan ditampilkan tanggal pada bulan aktif dengan tanda-tanda warna pada tanggal sebagai penanda bahwa pada tanggal tersebut terdapat agenda/kegiatan. Pewarnaan pada agenda dapat ditentukan oleh pengguna.Berikut adalah ilustrasi pada waktu penambahan agenda pimpinan.

Gambar 12. Halaman Menambah Agenda Pimpinan

(9)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-29 Gambar 14. Halaman Mengunggah Berkas Agenda

2. Pengembangan SIMAK Berbasis Web dan KRS Online

Hasil yang telah dicapai dari pengembangan SIMAK Berbasis Web dan KRS Online adalah restruktur database akademik sehingga database akademik ini dapat menyimpan data akademik multistrata dan berbagai aktivitas akademik mahasiswa serta dosen.Selain itu pada restruktur database ini diterapkan optimalisasi kemampuan database seperti penggunaan Primary Key, Foreign Key, dan Index sehingga akses terhadap data lebih cepat.Aktivitas akademik mahasiswa antara lain interaksi bimbingan dengan dosen, kehadiran pada waktu perkuliahan, dll. Untuk KRS online, perubahan yang dilakukan adalah recoding ke framework yii serta integrasi menjadi satu domain. Berikut ilustrasi dari antarmuka SIMAK berbasis web dan KRS online.

Gambar 15. Halaman Login Sistem Aplikasi SIMAK

Gambar 16. Halaman Dashboard untuk Operator SIMAK

(10)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-30

Daftar Hadir : untuk pembuatan daftar hadir kuliah/praktikum;

Upload Nilai : untuk melakukan upload nilai akhir oleh setiap

operator;

Pembimbing Akademik : untuk pengelolaan pembimbing akademik mhs;

Pembimbing Skripsi : untuk pengelolaan pembimbing skripsi mahasiswa;

Editor Mahasiswa : untuk pengelolaan data biodata mahasiswa;

KSM : untuk pengelolaan data studi mahasiswa;

Kartu Rencana Studi : untuk pengelolaan data rencana studi; Kartu Hasil Studi : untuk pengelolaan data hasil studi;

Cetak : menyediakan berbagai informasi hasil pengolahan;

Report : menyediakan berbagai report yang dapat ditampilkan

ke berbagai media pencetakan.

Gambar 17. Halaman Dashboard untuk Mahasiswa

Halaman dashboard untuk mahasiswa menampilkan informasi yang berguna bagi setiap mahasiswa yang terdiri dari: Profil Mahasiswa, Informasi, Jadwal Akademik, Informasi Nilai, Informasi Transkrip, Informasi capaian Indeks Prestasi Kumulatif, serta informasi Pembimbing Akademik dan pembimbing Skripsi. Informasi lain dimungkinkan ditambahkan pada dashboard mahasiswa ini.

(11)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-31 Gambar 18. Halaman Dashboard untuk Dosen

Dashboard Dosen terdiri dari informasi: Profil Dosen Jadwal Mengajar, Statistik Nilai yang diasuh, Bimbingan Akademik, dan Bimbingan Tugas Akhir. Informasi lain dapat pula ditambahkan pada dashboard untuk dosen ini.

Gambar 19. Halaman Input KRS

Gambar 19 menampilkan Fitur KRS dimana mahasiswa dapat melihat informasi KRS, memilih matakuliah yang diijinkan untuk dipilih sesuai dengan

(12)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-32

jadwal akademik, serta menentukan jadwal yang dipilih untuk setiap matakuliah yang dipilihnya.

3. Pengembangan RFID untuk Kehadiran Pegawai IPB

Maksud dari kegiatan pengembangan RFID untuk mencatat kehadiran pegawai IPB adalah sebagai upaya untuk penghematan waktu pencatatan kehadiran dengan tidak menekan tombol-tombol angka melainkan cukup menempelkan kartu pegawai pada mesin FingerPrint (FP) diikuti dengan scanning salah satu jari yang telah direkam sebelumnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar dapat menghemat umur mesin FP terutama menghindari kerusakan tombol-tombol angka yang ada pada mesin FP. Oleh karena kartu Pegawai yang sudah dimiliki oleh setiap pegawai dan mengandung chip RFID ternyata banyak bermasalah seperti salah nama, nama pegawai tidak sesuai, photo diri tertukar, maka kegiatan perekaman RFID ke mesin FP tidak dapat dilanjutkan. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah memperbarui data pada Kartu Pegawai sehingga tidak ditemukan lagi kesalahan-kesalahan, kemudian baru dilakukan proses perekaman RFID ke mesin FP. Kegiatan ini dapat dilanjutkan pada tahun 2014.

4. Pengembangan Web Services Untuk Kepegawaian dan Akademik

Sampai dengan akhir tahun 2013, DIDSI telah membuat dan mengelola Web Services (WS) untuk kebutuhan unit kerja maupun sistem aplikasi sebanyak 6 (enam) WS yaitu: WS Akademik untuk Departemen SKPM, WS Akademik untuk FMIPA, WS Akademik untuk mahasiswa Fast Track, WS Akademik untuk EPBM online, WS Akademik untuk SIMAKER, dan WS SPP untuk Keuangan. WS Akademik untuk SIMAKER perlu diperluas sesuai dengan banyaknya Indikator Kinerja Kunci (IKK) yang terkait dengan Akademik maupun Kepegawaian.

5. Pengembangan Sistem Perpustakaan Terintegrasi

Sehubungan dengan kendala waktu dan personil serta kurangnya koordinasi dengan Perpustakaan sehingga kegiatan Pengembangan Sistem Perpustakaan Terintegrasi tidak dapat dilaksanakan pada tahun 2013.Namun demikian, karena pentingnya integrasi data sirkulasi di Perpustakaan dengan data Akademik, maka kegiatan ini perlu dijadwalkan kembali pada tahun 2014.

6. Pengembangan Sistem Aplikasi Lainnya

3.1.2.3 Pengembangan SIMAK Pascasarjana

a. Latar Belakang

SIMAK Sekolah Pascasarjana (SIMAK-SPs) berbasis web yang sudah berjalan sejak tahun 2011 sangat membantu dalam membantu aktivitas akademik baik

(13)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-33

mahasiswa, dosen, unit departemen, unit fakultas, dan administrasi Sekolah Pascasarjana. Dalam SIMAK-SPs ditemukan beberapa kekurangan dalam fitur, teknis pengelolaan, dan alur kerja yang sangat dibutuhkan oleh berbagai pihak unit terkait.Untuk itu pada kegiatan 2013 telah dilakukan pengembangan sistem aplikasi sesuai kebutuhan yang diperlukan.

b. Tujuan

Tujuan dari pengembangan SIMAK-SPs adalah agar sistem aplikasi akademik

ini dapat lebih membantu kegiatan sistem manajemen akademik

Pascasarjana.Sistem ini telah dapat digunakan oleh pihak akademik, departemen, fakultas,dan mahasiswa.Dalam pengembangan ini diharapkan berbagai kekurangan yang belum terpenuhi dapat terselesaikan sehingga sistem dapat dimanfaatkan secara optimal.

c. Pelaksanaan Program Kegiatan

Sistem SIMAK-SPsdibuat dengan menampilkan informasi yang disesuaikan dengan kebutuhan Sekolah Pascasarjana. Pada aplikasi inidilakukan integrasi dengan seluruh data mahasiswa Pascasarjana yang ada di IPB, untuk setiap mahasiswa memiliki hak akses terhadap aplikasi melalui database LDAP. SIMAK-SPs memiliki beberapa menu seperti data mahasiswa, nilai, prestasi, aktivitas, kemajuan belajar, dan komisi pembimbing, dll. Dalam pengembangan telah ditambahkan fitur pindah mayor mahasiswa, proses update status PC (Percobaan) ke BP (Beban Penuh) pada mahasiswa, informasi kuota pembimbing untuk mahasiswa, input data tim pengajar, dan perbaikan pada menu lainnya. Database pun dilakukan penyesuaian struktur dan relasi data sesuai kebutuhan yang telah dibuat di sistem.

d. Hasil Pelaksanaan Program

Hasil dari pelaksanaan program kegiatan ini adalah fitur yang masih ada kekurangan sudah diperbaiki pada SIMAK-SPs. Admin dari sistem sudah bisa menggunakan fitur proses pindah mayor mahasiswa dimana sebelumnya dilakukan manual oleh pihak akademik. Fitur baru lainnya yang dapat digunakan oleh admin di antaranya proses update status PC (percobaan) ke BP (Beban Penuh) pada mahasiswa, informasi kuota pembimbing, dan input data tim pengajar. Bagi pihak departemen dapat melakukan upload nilai per matakuliah tanpa syarat harus input tim pengajar terlebih dahulu karena sudah diinput pada menu lainnya. Mahasiswa sendiri dapat menggunakan fitur baru yaitu melihat informasi kuota dosen, sehingga mahasiswa dapat memilih secara tepat dosen yang ingin dijadikan

pembimbingnya.Sistem Akademik SIMAK-SPS dapat diakses melalui

(14)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-34 e. Pemanfaatan Hasil

SIMAK-SPS yang ditujukan diantaranya untuk mengurangi kegiatan akademik secara manual, sekarang sudah hampir semua terealisasikan. Kegiatan itu di antaranya ada pada kegiatan pengembangan sistem, yaitu Admin sudah bisa menggunakan fitur proses pindah mayor mahasiswa secara langsung. Selain itu, proses update status PC (percobaan) ke BP (Beban Penuh) pada mahasiswa, informasi kuota pembimbing, dan input data tim pengajar, sudah dapat digunakan di sistem. Untuk mahasiswa sendiri dapat melihat kuota dosen. Sehingga kedepan apabila akan diadakan EPBM online bagi mahasiswa, secara sistem, perangkatnya sudah tersedia. Yang perlu ditekankan adalah membiasakan melengkapi data pengajaran dosen.

f. Hambatan Pelaksanaan dan Upaya Mengatasinya

Hambatan yang ditemukan adalah penyesuaian dari aktivitas manual ke sistem simak sering terkendala.Dalam rutinitas ativitas akademik setiap harinya, terkadang permasalahan server mati masih sering dialami sehingga mengganggu aktivitas sistem aplikasi SIMAK-SPs.

g. Rencana Keberlanjutan

Program fasttrack di Sekolah Pascasarjana sudah berjalan dan banyak mahasiswa yang terlibat di dalamnya. Untuk proses kegiatan ini masih secara manual, karena diperlukan singkronisasi data dari SIMAK S1 ke SIMAK-SPs. Solusinya, dibuatkan web service yang menghubungkan Simak S1 dan SIMAK-SPs. Selain itu, penambahan fitur lampiran pengumuman, migrasi engine, pembuatan laporan dari FPDF ke SRSS, pengolahan kesalahan data nilai, informasi data nilai mahasiswa dari SIMAK Desktop Pascasarjana (untuk mahasiswa angkatan < 2011), menjadi rencana dalam pengembangan sistem SIMAK-SPs yang akan datang.

3.1.2.4 Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian

(SIMPEG)

a. Latar Belakang

Latar belakang dibuatnya SIMPEG berbasis web ini karena sistem sebelumnya yang masih berupa desktop mengalami kesulitan jika ingin diperbaiki atau dikembangkan dengan cepat sehingga dibuatlah SIMPEG berbasis web ini.

b. Tujuan

Tujuan dari program ini adalah dapat digunakan oleh Direktorat SDM untuk mengelola data pegawai PNS dan CPNS, baik Dosen maupun Tenaga Kependidikan.

(15)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-35

SIMPEG dibuat berdasarkan modul dan fasilitas yang ada di SIMPEG versi desktop sebelumnya, ditambah dengan permintaan dari Direktorat SDM serta kebijakan-kebijakan baru terkait PNS dilingkungan IPB.

d. Hasil Pelaksanaan Program

Hasil dari pelaksanaan program kegiatan ini adalah tersedianya aplikasi SIMPEG yang dapat digunakan oleh Direktorat SDM untuk mengelola data-data pegawai seperti biodata, suami/istri, anak, pendidikan, pelatihan, berbagai jenis Surat Keputasan (SK) seperti CPNS, PNS, Struktural, Fungsional, hingga SK Pensiun. SIMPEG hanya bisa diakses oleh Direktorat SDM, selain itu terdapat tambahan fasilitas seperti upload foto, dan export data to excel. SIMPEGLayanan SIMPEG

dapat diakses melalui

http://sdm.ipb.ac.id:8080/simpeghttp://sdm.ipb.ac.id:8080/simpeg e. Pemanfaatan Hasil

Permintaan data-data tentang pegawai IPB dapat lebih cepat dikumpulkan. Karna semua data tersebut dapat diambil dari SIMPEG dengan fasilitas export datanya, sehingga dapat diolah menjadi laporan yang diinginkan.

f. Hambatan Pelaksanaan dan Upaya Mengatasinya

Hambatan dalam implementasi SIMPEG adalah data-data pegawai yang masih belum semuanya merupakan data terbaru dari pegawai yang bersangkutan, seperti anak, suami/istri, tempat tinggal, nomer telpon, dan bahkan foto pegawai tersebut, oleh karnanyaSIMPEG yang hanya bisa diakses oleh Direktorat SDM, perlu juga bisa diakses oleh pegawai IPB karna pegawai itu sendiri yang lebih mengetahui data-data dirinya, sehingga ada verifikasi data dari pegawai dan Direktorat SDM.

g. Rencana Keberlanjutan

Kegiatan ini perlu dilanjutkan pada tahun kegiatan berikutnya, mengingat pentingnya data pegawai IPB, dan juga data SIMPEG digunakan oleh banyak aplikasi lain di IPB. SIMPEG perlu menambahkan faslitas untuk pegawai bisa melihat data diri pegawai, sehingga data SIMPEG adalah data terbaru dari pegawai.

3.1.2.5 Pengembangan Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK)

a. Latar Belakang

Latar belakang dibuatnya DUPAK ini adalah untuk menggabungkan data karya ilmiah dengan data kegiatan tridharma dosen yang sangat erat kaitannya ketika ingin naik pangkat, sehingga data mudah diakses.

(16)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-36

Tujuan dari program ini adalah dapat digunakan oleh departemen untuk mengelola data-data kegiatan tridharma dosen, angka kredit dosen, serta karya ilmiah dosen IPB.

c. Pelaksanaan Program Kegiatan

Sistem DUPAK ini dibuat dengan menampilkan informasi yang disesuaikan dengan kebutuhan departemen dalam mengurus angka kredit dosen.Dengan melihat pada kegiatan tridharma seperti Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian Masyarakat, danPenunjang Tridarma.

d. Hasil Pelaksanaan Program

Hasil dari pelaksanaan program kegiatan ini adalah tersedianya aplikasi DUPAK yang bisa diakses oleh pihak departemen dan Direktorat SDM. Bagi departemen, DUPAK digunakan untuk input data kegiatan tridharma dosen, input karya ilmiah, dan membuat laporan DUPAK. Bagi Direktorat SDM, DUPAK digunakan untuk membuat Laporan Karya Ilmiah, dan input nilai karya ilmiah tersebut.

Layanan DUPAK dapat diakses melalui

http://dupak.ipb.ac.id/dupakhttp://dupak.ipb.ac.id/dupak e. Pemanfaatan Hasil

Mempermudah Departemen dalam membuat laporan DUPAK dari kegiatan tridharma dosen, mempermudah Direktorat SDM memberikan hasil penilaian karya ilmiah, serta dapat membuat rekap karya ilmiah dosen IPB dengan cepat dalam periode tertentu.

f. Hambatan Pelaksanaan dan Upaya Mengatasinya

Hambatan dalam implementasi DUPAK ini adalah layanan internet di masing-masing departemen yang tidak merata kecepatan aksesnya, sehingga Departemen kesulitan ketika ingin mengakses DUPAK.Diperlukan upaya pengecekan dan perbaikan layanan internet disetiap departemen, sehingga akses ke sistem DUPAK dapat berjalan dengan lancar.

3.1.2.6 Pengembangan Sistem Informasi Perpajakan (SIP)

a. Latar Belakang

Latar belakang dibuatnya sistem ini adalah untuk membantu menyelesaikan kegiatan di Seksi Perpajakan pada unit Biro Keuangan dimana data pajak sivitas IPB menunjukkan semakin banyak dan kompleks.Selain itu SIP juga membantu para BPP disetiap unit kerja untuk menghitung pajak secara benar.

(17)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-37

Tujuan dari program ini adalah dapat digunakan Seksi Perpajakan dari Biro Keuangan untuk mengelola data pajak yang saat ini masih terdapat pada program SIMKEU.

c. Pelaksanaan Program Kegiatan

Sistem Perpajakan dibuat dengan menampilkan data untuk kebutuhan perpajakan, dengan menambahkan proses perhitungan pajak pada setiap transaksi yang diinputkan olah BPP.

d. Hasil Pelaksanaan Program

Hasil dari pelaksanaan program kegiatan ini adalah tersedianya aplikasi SIP yang bisa diakses oleh seluruh unit kerja yang mempunyai akses di SIMKEU. Bagi unit kerja, SIP digunakan untuk input data transaksi dengan dibantu proses perhitungan yang telah disiapkan, kemudian unit kerja bisa mencetak SSP, SPT, dan Bukti Potong. Bagi Seksi Perpajakan, SIP digunakan untuk membuat mengelola data pajak, memverifikasi inputan unit kerja, dan menghasilkan Laporan. Layanan

SIP dapat diakses melalui

http://sdm.ipb.ac.id:8080/siphttp://sdm.ipb.ac.id:8080/sip e. Pemanfaatan Hasil

Mempermudah unit kerja dalam membuat SPP, SPT, Bukti Potong dari transaksi yang dilakukan, mempermudah Seksi Perpajak membuat laporan pajak IPB.

f. Hambatan Pelaksanaan dan Upaya Mengatasinya

Hambatan dalam SIP ini adalah masih banyak data pajak di IPB yang belum tersimpan kedalam sistem, karena belum tersedianya akses dari SIMKEU. Upaya mengatasinya adalah dengan melakukan input langsung ke SIP tanpa melalui SIMKEU.

3.1.2.7 Pengembangan Payroll System

a. Latar Belakang

Informasi gaji pegawai PNS IPB melalui Payroll System saat ini sudah menjadi kebutuhan para pegawai, khususnya pegawai PNS.Untuk itusistem Payroll harus dijaga dan ditingkatkan kemampuan dan fiturnya. Saat ini informasi gaji pegawai beserta dana APBN dan Non-PNBP yang dapat langsung dicetak untuk keperluan masing-masing. Di sisi Administrator sudah dapat mengupload data gaji dan lainnya setiap bulan.

(18)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-38

Tujuan dari aplikasi ini adalah memberikan layanan informasi gaji beserta dana APBN dan non-PNBP serta honor dan rapel setiap bulannya yang diperoleh oleh seluruh pegawai Institut Pertanian Bogor. Mengenai kekurangan sistem yang sudah dievaluasi, maka dilakukanlah pengembangan dan penambahan fitur Payroll System yang dapat mempermudah administrator dalam mengelola dan memonitoring data yang sudah masuk ke sistem.

c. Pelaksanaan Program Kegiatan

Sistem payroll dibuat dengan menampilkan informasi yang disesuaikan dengan informasi remunerasi dari Direktorat SDM.Pada aplikasi ini dilakukan integrasi dengan data pegawai yang sudah ada di IPB, baik untuk hak akses pegawai terhadap aplikasi melalui LDAP, maupun untuk informasi umum lainnya.Dalam pengembangan sistem yang sudah ada, dilakukanlah fitur untuk admin yang dapat mengetahui record data yang sudah masuk ke sistem dan mengubah data gaji per pegawai jika harus diperlukan.Hal ini pula membantu admin untuk mengetahui tampilan user pegawai secara langsung tanpa meminta user pegawai untuk memperlihatkan secara langsung jika ada error atau kesalahan data gaji.

d. Hasil Pelaksanaan Program

Hasil dari pelaksanaan aplikasi ini adalah tersedianya layanan informasi remunerasi setiap bulannya dari Direktorat SDM yang ditujukan kepada seluruh pegawai PNS di IPB.Para pegawai IPB dapat mengakses aplikasi dan melihat informasi gaji sesuai bulan yang ingin ditampilkan. Hasil dari informasi tersebut dapat dicetak oleh pegawai yang akan digunakan untuk keperluan pegawai tersebut. Pegawai juga diberikan panduan registrasi BNI e-Bangking agar pegawai dapat mengecek secara langsung rekeningnya di BNI.

Payroll system memberikan kemudahan bagi administrator untuk menyimpan data payroll yang akan ditampilkan, dengan mengupload datanya berupa file excel. Hasil dari upload data ini juga dapat dilihat oleh administrator setiap bulannya, berapa record/data yang sudah masuk untuk setiap kategori dana yang masuk. Selain itu admin dapat melakukan perbaikan data setiap pegawai langsung di sistem tanpa berhubungan dengan data fisik di database.Layanan Payroll System dapat diakses melalui http://sdm.ipb.ac.id:8080/infogaji.

e. Pemanfaatan Hasil

Kegiatan layanan permohonan cetak informasi remunerasi di pihak remunerasi SDM IPB dapat berkurang, karena pegawai dapat mencetak langsung dari aplikasi.Setiap kesalahan data gaji maupun data biodata, dapat diperbaiki oleh admin secara langsung tanpa harus mengupload data lagi.

(19)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-39 f. Hambatan Pelaksanaan dan Upaya Mengatasinya

Hambatan dalam implementasi aplikasi ini adalah masih kurangnya integrasi data pegawai seperti biodata, jabatan, golongan, dan yang lainnya.Perbedaan data antarunit juga sangat menghambatan kegiatan remunerasi dan seringnya terjadi laporan kesalahan data oleh pegawai yang memang data tersebut tidak sesuai dan terupdate dengan data di Simpeg atau pihak SDM.

g. Rencana Keberlanjutan

Saat ini masih dirasakan perlu untuk mengetahui data yang ada di sistem payroll dan bisa melakukan perubahan data jika diperlukan.Karena untuk saat ini admin harus mengupload ulang atau memperbaiki data langsung dari database fisik. Pengolahan data yang sudah ada dapat dijadikan sumber bagi informasi lain yang ingin dibangun. Untuk itu integrasi data pegawai mutlak segera direalisasikan.

3.1.2.8 Pengembangan SIMAKER VERSI 1.2

a. Latar Belakang

Salah satu pendekatan yang digunakan dalam pengelolaan Kinerja organisasi dimana dapat menyeimbangkan berbagai perspektif adalah menggunakan Sistem Manajemen Kinerja Balanced Scorecard, best practices dari berbagai organisasi termasuk Perguruan Tinggi, sistem ini cukup efektif untuk memonitor dan mengendalikan kinerja institusi sampai dengan individu.Dalam perkembangannya telah dibangun SIMAKER 0.9.0 (alpha), 1.0 (alpha), dan 1.1 (beta), Oleh karena itu perlu dikembangkan kembali hingga versi 1.2.

b. Tujuan

Tujuan dari program ini adalah untuk membantu pemangku kepentingan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian dan pengambilan keputusan serta pengelolaan kinerja organisasi dimana dapat menyeimbangkan berbagai perspektif, dengan pendekatan Balanced Scorecard.

c. Pelaksanaan Program Kegiatan

Telah dikembangkan SIMAKER versi 1.2 (release candidate) yaitu menimplementasikan Single Sign On (SSO). dan mengoptimalkan web service.

d. Hasil Pelaksanaan Program

Hasil dari pelaksanaan program kegiatan ini adalah fitur Single Sign On (SSO) telah diimplementasikan dan juga telah menggunakan web service. Sistem Manajemen Kinerja dapat diakses melalui http://simaker.ipb.ac.id.

e. Pemanfaatan Hasil

SIMAKER versi 1.2 telah dimanfaatkan dalam proses pengambilan data Indeks Kinerja Dosen beserta data Indeks Kinerja Kunci setiap Unit.

(20)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-40 f. Hambatan Pelaksanaan dan Upaya Mengatasinya

Hambatan yang ditemukan adalah penyesuaian dari aktivitas manual ke sistem sering terkendala.Selain itu, erkadang permasalahan server mati masih dijumpai sehingga mengganggu aktivitas pengisian.Belum adanya koordinasi yang kuat setiap unit-unit terkait.

g. Rencana Keberlanjutan

Perlu dikembangkan ke versi 1.2 (release candidate) dengan memperkaya fitur sesuai permintaan client. Perlu adanya penambahan fitur, seperti:

1. Pengembangan Fitur BSC

a. Mengkoneksikan data EPBM online dengan IKK Dosen dengan web service. b. Pengembangan Unit Kerja Level Bawah, dengan menentukan Ownership

yang Jelas.

2. Pengembangan IKD Online

a. Integrasi Data Kuliah Dosen (Praktikum masih optional). b. Fitur otorisasi KTU.

c. Fitur otorisasi KADEP dan KABAG.

3.1.2.9

Pengembangan KRS Online

Tujuan

KRS Online adalah suatu sistem pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) Mahasiswa S1 IPB yang telah dikembangkan sejak 2005 untuk mahasiswa angkatan 42 ke atas. Dalam sejarahnya, sistem ini telah beberapa kali ditulis ulang untuk merespon pertumbuhan pengguna, kebutuhan unit pengguna (dalam hal ini, Direktorat Administrasi Pendidikan) dan perkembangan teknologi.Sejak tahun ajaran 2008-2009, inti program dan fitur KRS telah mulai distabilkan seperti yang telah berjalan saat ini.

a. Pelaksanaan Program Kegiatan

Tahun 2013 KRS Online fokus pada peningkatan kemampuan sistem aplikasi dan skalabilitas mesin server. Pada tahun 2013 ini pula mulai dicoba penggunaan „ Server Cloud‟ untuk membantu mesin server web yang dimiliki oleh IPB. Dengan berbagai upaya yang dilakukan ini, baru pertama kalinya dalam sejarah pelaksanaan KRS online dirasakan oleh semua mahasiswa sangat lancar.Tidak ada komplain yang dilakukan mahasiswa baik ke Direktorat Administrasi Pendidikan maupunke Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi.

(21)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-41

Kondisi seperti ini perlu dipertahankan untuk pelaksanaan KRS Online pada semester-semester yang akan datang.

b. Hasil Pelaksanaan Program

Tersedianya aplikasi sistem KRS online yang memadai dan memenuhi keinginan seluruh pengguna dengan tampilan yang disukai oleh mahasiswa dan pelaksana akademik pada Direktorat Administrasi Pendidikan.Dengan kondisi seperti ini tingkat kepercayaan penggunaan sistem aplikasi KRS online menjadi lebih baik.Berikut adalah tampilan KRS online pada semester Ganjil Tahun Akademik 2013/2014.

Gambar 20. Halaman Awal KRS Online 2013

c. Pemanfaatan Hasil

Sistem ini dimanfaatkan oleh mahasiswa dan Direktorat Akademik dan Pendidikan sebagai basis pengelolaan Kartu Rencana Studi Mahasiswa, Penjadwalan Terpadu, Reporting Absensi Perkuliahan, dan Monitoring Nilai Mata Kuliah. Alamat situs berbasis online di http://krs.ipb.ac.id.

d. Hambatan Pelaksanaan dan Upaya Mengatasinya

Hambatan yang sering kali terjadi saat kegiatan dilaksanakan adalah:

 Mencegah kelas-kelas kuliah tidak terisi melebihi kapasitas yang telah ditentukan

 Kelambatan sistem: pada jam-jam sibuk, sistem menjadi tidak responsif karena dihujani permintaan pengguna yang tinggi

 Sistem belum sempurna mencegah kelebihan kuota kapasitas yang telah ditentukan

 Belum tersedia data relasi dosen dan mahasiswa

 Belum tersedia data relasi dosen dan matakuliah.

e. Rencana Keberlanjutan

Mengintegrasikan SIMAK berbasis web dengan KRS online dan sistem-sistem aplikasi akademik lainnya, sehingga aktivitas akademik menyatu dalam satu web.

(22)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-42

Kedua, meningkatkan kemampuan sistem aplikasi SIMAK dan KRS online sehingga hambatan yang masih ada dan keterbatas akses oleh unit kerja terutama dalam pembuatan jadwal terpadu dapat teratasi dengan baik.

3.1.3 Subdit:Integrasi Data

3.1.3.1 Inisiasi Data Governance Unit Kerja/PDPT

a. Latar Belakang

Kondisi basis data yang tidak terintegrasi mengakibatkan pemenuhan kebutuhan data perguruan tinggi menjadi rumit.Sedangkan data perguruan tinggi wajib dilaporkan padaPangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) dan juga dibutuhkan dalam melengkapi borang Akreditasi Program Studi.

b. Tujuan

Memberikan wacana dan mendidik unit kerja untuk memiliki aturan tentang pengelolaan data dengan mematuhi standar internasional.

c. Pelaksanaan Program Kegiatan

1. Penyusunan Kamus Data IPB

Kegiatan ini dilaksanakan pada 16 April 2013 di IICC, yang melibatkan semua unit kerja di bawah koordinasi Wakil Rektor.Data yang digunakan, Kamus Data PDPT, Pemutakhiran Data PNS, Borang Akreditasi Program Studi.Terdapat beberapa revisi dan masukan yang disampaikan oleh beberapa unit kerja. 2. Revisi POB basis data, POB mapping basis data, POB pelaporan data perguruan

tinggiserta Dokumen Standar Penamaan Basis Data

Kegiatan ini dilaksanakan pada 29 April 2013 di Wisma tamu landhuis IPB, yang melibatkan pegawai dari Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi.

3. Penyusunan „Homebase‟ Dosen IPB

Kegiatan ini dilaksanakan selama rentang waktu Bulan Februari 2013 sampai dengan Bulan Mei 2013.Penyusunan homebase dosen ini bertujuan agar setiap dosen hanya memiliki satu homebase walau pun yang bersangkutan mengajar di beberapa program studi (baik Diploma, Sarjana, maupun pascasarjana). Diharapkan dengan adanya homebase untuk masing-masing dosen, akan membuat pelaporan data perguruan tinggi menjadi lebih tepat dan akurat. 4. Pembuatan ERD dan Diagram Keterhubungan Antartabel

Kegiatan ini dilaksanakan pada 1-4 November 2013, yang melibatkan semua programmer yang berada di Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi. 5. Pemutakhiran data PNS (peremajaan)

(23)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-44

2. Revisi POB basis data, POB mapping basis data, POB pelaporan data perguruan tinggi.

Kegiatan ini dapat merevisi tiga POB yang akan dijadikan standart pengembangan basis data yang terintegrasi dalam mengembangkan basis data di IPB dengan kode DATA-001, mapping basis data dengan kode POB-DATA-003 dan pelaporan data perguruan tinggi ke pelaporan PDPT dengan kode POB-DATA-006.

3. Penyusunan „Homebase‟ Dosen IPB

Kegiatan ini menghasilkan Draft Homebase Dosen IPB yang sudah mendapatkan persetujuan dari pimpinan unit kerja. Draft ini menunggu pengesahan dari institusi.

4. Pembuatan ERD dan Diagram Keterhubungan antartabel (terlampir). 5. Pemutakhiran data PNS (peremajaan)

Hampir seluruh data pegawai IPB yang berstatus PNS, sudah tercatat di BKN melalui aplikasi Peremjaaan Data yang dapat diakses di alamat http://118.98.234.62:8080/peremajaandata.

6. Melengkapi kebutuhan data perguruan tinggi untuk dilaporkan pada PDPT Kegiatan ini menghasilkan beberapa kebutuhan data dalam melengkapi kekurangan data yang diminta oleh PDPT khususnya S3, S2 dan Diploma pada pelaporan 20122. Dengan mengundang unit-unit yang terkait untuk melengkapidata ini telah dihasilkan data yang siap untuk dilaporkan yang berupa data pada tabel TBKMK,TRLSM, TRAKM, TRLSD dan TRAKD.

Tabel 6. Daftar Rekapitulasi Data Pelayanan

Strata TBKMK TRAKD TRAKM TRLSD TRLSM TRNLM

S3 661 339 765 396 2727 688

S2 615 438 1069 346 5606 1744

Diploma 781 355 14033 154 66352 102836

Tabel Jumlah data kelengkapan yang terkumpul setelah di kompilasi kemudian dilaporkan ke DIKTI.

f. Pemanfaatan Hasil

Adapun manfaat dari program Inisiasi Data Governance Unit Kerja/PDPT adalah telah terbentuknya kamus data IPB dan beberapa POB yang dapat dimanfaatkan sebagai acuan pengembangan basis data setiap unit di IPB dalam penggunaan atau pengembangan data institusi yang terintegrasi.

(24)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-45 g. Hambatan Pelaksanaan dan Upaya Mengatasinya

Hambatan yang dihadapi adalah belum tersosialisasinya aturan-aturan yang tertuang dalam POB yang telah ada sehingga mengakibatkan munculnya berbagai macam bentuk basis data di setiap unit kerja. Hal ini menyebabkan kondisi data yang tidak terintegrasi di level IPB. Untuk mengatasinya, diperlukan kesepakatan di antara semua unit kerja mengenai proses bisnis pengembangan sistem informasi dan integrasi data yang disahkan oleh pimpinan institusi.

h. Rencana Keberlanjutan

Kegiatan ini perlu dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya, dengan memperhatikan setiap hambatan yang ada dapat diatasi secepat mungkin, sehingga proses menuju integrasi data dan integrasi sistem dapat segera terwujud.

3.1.3.2

Pelaporan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT)

a. Tujuan

Perlunya kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi kewajiban pelaporan semesteran yang disampaikan kepada Direktorat Jendral Pendidikan Dikti. Pada tahun 2013 melalui Surat Dirjen DIKTI Nomor 3702/E1.2/TU/2013 tertanggal 5 September 2013 memberitahukan bahwa setiap Perguruan Tinggi wajib memenuhi Pelaporan Semesteran untuk tahun akademik 2009 semester 1 (20091) sampai dengan 20122 100% pelaporan. Selain itu, alamat web http://pdpt.dikti.go.id berubah namanya menjadi http://forlap.dikti.go.id. Untuk itu Tim PDPT IPB (DIDSI, DAP, DSM, SPs, dan Diploma) melakukan serangkaian kegiatan melengkapi data untuk memenuhi pelaporan tersebut.

b. Pelaksanaan

Memenuhi surat edaran Dirjen DIKTI, maka mulai bulan September 2013 Tim PDPT IPB melakukan kegiatan pelengkapan data dimana kondisi rekapitulasi pelaporan PDPT IPB menurut DIKTI baru mencapai 51,28%. Pada kegiatan untuk memenuhi target 100% pelaporan, Mencagu pada SK Rektor No. 234/IT3/DT/2012(Program Sarjana), No. 235/IT3/DT/2012 (Program Pascasarjana), No. 236/IT3/DT/2012 (Program Diploma) tanggal 28 Desember 2012, Tim PDPT IPB telah melakukan perubahan terkait dengan kondisi Program Studi, sebagai berikut:

1. 54236 – PS Peternakan (Tek. Hasil Ternak) PO (S1) dihapus, karena sudah tidak diselenggarakan.

2. 54237 – PS Peternakan (Soses Peternakan) PO (S1) dihapus, karena sudah tidak diselenggarakan.

(25)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-46

3. 54245 – PS Sosial Ekonomi Perikanan PO (S1) dihapus, karena sudah tidak diselenggarakan.

4. 54293 – PS Agroteknologi (Pemuliaan) PO (S1) dihapus, karena sudah tidak diselenggarakan.

5. 86105 – PS MM Pendidikan Tinggi (S2) dihapus, karena bukan PS tersendiri melainkan merupakan PS peminatan pada PS Manajemen dan Bisnis (S2). 6. Program Studi Rekayasa dan Peningkatan Mutu Hasil Hutan (S3) (54052) diubah

menjadi PS Ilmu dan Teknologi Hasil Hutan (S3) (54052).

7. PS Teknologi Serat Komposit (S3) (54055) dinonaktifkan sejak Pelaporan 20121 atau Semester Ganjil TA 2012/2013 dan data transaksinya untuk semester 20121 digabung ke PS Teknologi Hasil Hutan (S3) (54052).

8. Program Studi Teknologi Perikanan Tangkap (S2) (54148) diubah menjadi PS Teknologi Perikanan Laut (S2) (54148).

9. PS Sistem dan Pemodelan Perikanan Tangkap (S2) (54149) dinonaktifkan sejak Pelaporan 20121 atau Semester Ganjil TA 2012/2013 dan data transaksinya untuk semester 20121 digabung ke PS Teknologi Perikanan Laut (S2) (54148). 10. Program Studi Teknologi Perikanan Tangkap (S3) (54048) diubah menjadi PS

Teknologi Perikanan Laut (S3) (54048).

11. Program Studi Teknologi Perikanan Tangkap (S3) (54048) diubah menjadi PS Teknologi Perikanan Laut (S3) (54048).

12. Daftar Program Studi yang telah diganti namanya:

Tabel 7. Daftar PS yang Diganti Namanya

No Kode PS Str. Nama di Laman FORLAP/PDPT Nama yang Seharusnya Sesuai SK Rektor 1. 54294 S1 Agroteknologi (man Sumberdaya Lahan) Manajemen Sumberdaya Lahan 2. 54297 S1 Agroteknologi (agro & Hortikultura) Agronomi Dan Hortikultura 3. 54295 S1 Agroteknologi (proteksi

Tanaman) Proteksi Tanaman 4. 54292 S1 Agroteknologi (arsitektur

Lanskap) Arsitektur Lanskap 5. 54261 S1 Pendidikan Dokter Hewan Kedokteran Hewan 6. 54243 S1 Tek Dan Man Perikanan Dan

Budidaya

Teknologi Dan Manajemen Perikanan Budidaya 7. 54242 S1 Manajemen Sumber Daya

Perairan

Manajemen Sumberdaya Perairan (kata sumberdaya digabung) 8. 54238 S1 Peternakan (tek Produksi Ternak) Teknologi Produksi Ternak 9. 54239 S1 Peternakan (nutrisi & Tek Pakan) Nutrisi Dan Teknologi Pakan 10. 54258 S1 Kehutanan (manajemen Hutan) Manajemen Hutan

11. 54257 S1 Kehutanan (tek Hasil Hutan) Teknologi Hasil Hutan 12. 54259 S1 Kehutanan (silvikultur) Silvikultur

(26)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-47 14. 60201 S1 Ekonomi Pembangunan (ilmu Ekonomi) Ekonomi Dan Studi Pembangunan 15. 54299 S1 Agribisnis (sosek) Agribisnis

16. 54290 S1 Agribisnis (eko Sumberdaya Dan Lingk) Ekonomi Sumberdaya Dan Lingkungan 17. 54291 S1 Agribisnis (ilmu Keluarga Dan Konsumen) Ilmu Keluarga Dan Konsumen 18. 54298 S1 Agribisnis (kom & Pengemb

Masy)

Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat

19. 54102 S2 Ekonomi Pertanian Ilmu Ekonomi Pertanian 20. 54103 S2 Penyuluhan Pembangunan Ilmu Penyuluhan Pembangunan 21. 54145 S2 Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Dan Lautan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Dan Lautan 22. 54146 S2 Ilmu Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai 23. 95101 S2 Pengelolaan Sda Dan Lingkungan Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan 24. 95103 S2 Ilmu Perenc Pemb Wilayan

Dan Pedesaan

Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah Dan Pedesaan

25. 95106 S2 Komunikasi Pembangunan Komunikasi Pembangunan Pertanian Dan Pedesaan 26. 54003 S3 Penyuluhan Pembangunan Ilmu Penyuluhan Pembangunan 27. 54045 S3 Pengelolaan Sumberdaya

Pesisir Dan Lautan

Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Dan Lautan

28. 54046 S3 Ilmu Pengelolaan Daerah

Aliran Sungai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai 29. 54053 S3 Konservasi Biodiversitas Hutan Konservasi Biodiversitas Tropika 30. 54071 S3 Ilmu-ilmu Faal Dan Khasiat

Obat

Ilmu-Ilmu Faal Dan Khasiat Obat (huruf besar pada kata Ilmu) 31. 95001 S3 Pengelolaan Sda Dan

Lingkungan

Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan

32. 95003 S3 Ilmu Perenc Pemb Wilayah Dan Pedesaan Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah Dan Pedesaan 33. 95006 S3 Komunikasi Pembangunan Komunikasi Pembangunan Pertanian Dan Pedesaan

34. 54443 D3 Teknologi Prod Dan Man Perikanan Budidaya Teknologi Produksi Dan Manajemen Perikanan Budidaya 35. 61405 D3 Perenc Dan Peng Prod Manufaktur/jasa Manajemen Industri

b. Aspek Penganggaran

Anggaran kegiatan ini dibebankan pada kegiatan Integrasi Basis Data, kode kegiatan: E.25.3.3.03 Inisiasi Data Governance Unit Kerja (PDPT). Besar anggaran yang terserap (termasuk Data Warehousing) Rp. 199.600.000,-

c. Hambatan dan Solusi penyelesaian

Permasalahan mengenai “homebase” dosen di IPB yang berbasis pada Departemen yang tidak kompatibel dengan aturan pada EPSBED/PDPT yang menganut “homebase” dosen berbasis Program Studi. Hal ini selalu menyulitkan pada waktu pelaporan semesteran pada EPSBED/PDPT.Kinerja dosen IPB pada EPSBED/PDPT selalu rendah karena ketidaksesuaian homebase dosen tersebut.Kelengkapan data Pengajaran dosen (terutama SPs) sering terlambat, dimana pada waktu diperlukan data pengajaran dosen tersebut belum lengkap. DIDSI akan membantu Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan untuk

(27)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-48

menetapkan homebase dosen berdasarakan Program Studi oleh para Wakil Dekan Fakultas dan Ketua Departemen. Selanjutnya homebase dosen IPB berdasarkan Program Studi ini akan ditetapkan berupa Surat Keputusan oleh IPB sebagai homebase berdasarkan program studi untuk kebutuhan pelaporan pada EPSBED/PDPT.

3.1.3.3 Lomba Website Unit Kerja 2013

a. Latar Belakang

Salah satu tolok ukur yang digunakan dalam perangkingan suatu perguruan tinggi adalah penilaian terhadap situs webnya. Situs web merupakan sarana publikasi dan promosi keunggulan IPB yang efektif kepada masyarakat luas. Seberapa lengkap sebuah situs web perguruan tinggi dapat memberikan informasi mengenai profil, kegiatan, publikasi dan aspek lainnya, dan yang paling penting adalah apakah informasi situs tersebut mudah ditemukan oleh pencari informasi. Situs web IPB dan unit-unit di dalamnya telah ada namun masih perlu ditingkatkan dan disesuaikan dengan standar internasional yang ada.

b. Tujuan

Lomba Web IPB merupakan suatu kegiatan rutin tahunan yang dilakukan DIDSI untuk membudayakan aktivitas knowledge sharing di dunia Internet dan pengaktifan penggunaan fasilitas mail IPB.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas informasi serta keberlanjutan pembaharuan situs web unit-unit kerja di IPB. Hal ini dilakukan sebagai upaya memenuhi standar World Class University dan menjadikan web sebagai media untuk publikasi dan promosi keunggulan IPB.

c. Pelaksanaan Program Kegiatan

Agenda kegiatan Lomba web 2013 adalah

 Senin, 1 September – Sabtu, 25 November 2013, Periode Lomba Situs Web unit kerja

 Senin-Jumat, 23-27 September 2013, Periode Penelusuran Nilai Kriteria Tahap 1

 Senin-Jumat, 30 September - 2 Oktober 2013, Pengiriman Panduan Kriteria Penilaian, Evaluasi Nilai Kriteria peserta lomba, dan konfirmasi alamat website

 Senin-Jumat, 28 Oktober - 1 November 2013, Periode Penelusuran Nilai Kriteria Tahap 2

(28)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-50

Hasil dari pelaksanaan program kegiatan ini adalah sebagai berikut

1. Surat Keputusan panitia lomba website unit kerja yang ditetapkan pada tanggal 5 Desember 2O13. Hasil penjurian tercantum pada Lampiran 3. 2. Adanya aplikasi berbasis web yang dapat menampilkan hasil perangkingan

secara rinci dan dalam format grafik di

alamathttp://weborank.ipb.ac.id/v2/http://weborank.ipb.ac.id/v2/

f. Pemanfaatan Hasil

Adapun manfaat dari program kegiatan ini adalah meningkatkan semangat dan keberlanjutan aktivitas web sehingga situs web yang dimiliki dapat mencerminkan secara akurat aktivitas riil yang dilakukan oleh setiap unit di IPB.

g. Hambatan Pelaksanaan dan Upaya Mengatasinya

Hambatan dalam penyelenggaraan Lomba website unit kerja 2013 adalah adanya perubahan struktur organisasi dan perubahan kebijakan anggaran yang menyebabkan kegiatan sosialisasi berlangsung di akhir tahun. Adanya tambahan kriteria menyebabkan kebutuhan effort yang cukup tinggi terhadap hasil penelusuran dengan menambahkan personil tim penelusuran data. Upaya yang harus dilakukan adalah menyusun agenda kegiatan di awal tahun untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi.Untuk permasalahan kegiatan penelusuran data harus dilakukan penambahan besaran anggaran untuk mendapatkan API (Application Programming Interface) berbayar yang digunakan untuk mengindex data penelusuran melalui information provider seperti Majestic SEO, ahref, dan Google.

h. Rencana Keberlanjutan

Kegiatan ini perlu dilanjutkan pada tahun kegiatan berikutnya agar terbentuk budaya mengisi situs web dan berbagi pengetahuan di Internet. Kegiatan ini akan diintegrasikan dengan kegiatan pengelolaan aplikasi berbasis web dan pengelolaan website official IPB.

3.1.3.4 Peremajaan Repository

a. Latar Belakang

Publikasi Karya Ilmiah merupakan salah satu kontribusi yang dapat meningkatkan rangking webometrics terutama untuk kriteria Excellence, yaitu banyak sedikitnya judul karya ilmiah yang terindex di google atau pun scholar google. Masih banyak pengelola karya ilmiah di IPB yang belum memahami tata cara agar karya ilmiahnya terindex dan bagaimana manfaat dari repository yang dikelola oleh IPB dapat berkontribusi terhadap kemungkinan tersebut. Perlunya melakukan upgrade terhadap aplikasi repository yang digunakan menggunakan

(29)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-51

versi terbaru dan stabil, selain itu untuk dapat menggunakan aplikasi repository terbaru diperlukan server dengan spesifikasi yang lebih baik daripada yang sebelumnya. Untuk mensosialisasikan hal tersebut perlu kiranya dilakukan sosialisasi dan workshop untuk menunjang kegiatan ini.

b. Tujuan

Kegiatan peremajaan repository ini bertujuan:

1. Meremajakan sistem informasi Repository IPB yang awalnya menggunakan Dspace versi 1.7 di-upgrade menggunakan Dspace versi 3.2.

2. Meningkatkan kehandalan portal karya ilmiah IPB, yaitu dengan menambah kualitas dan kuantitas hardware dan software yang digunakan

3. Mengurangi kendala atau system error yang sering terjadi pada Sistem Informasi Repository IPB baru.

4. Meningkatkan kemampuan Repository IPB dalam melayani user yang berkunjung ke Repository, baik pengunjung umum, civitas IPB, maupun operator departemen, dalam jumlah yang lebih banyak.

5. Memanfaatkan fitur-fitur terbaru yang disediakan Sistem Informasi Repository IPB terbaru

6. Memberikan edukasi kepada civitas akademika IPB agar karya ilmiah seluruh sivitas akademik IPB tersimpan dengan baik dan dapat diakses dan dijangkau oleh user yang membutuhkan.

c. Pelaksanaan Program Kegiatan

Kegiatan peremajaan repository IPB terbagi menjadi beberapa tahap kegiatan, tahapan tersebut yaitu:

1. Pengadaan server baru dengan spesifikasi khusus yang mendukung Sistem informasi Repository baru.

2. Melakukan instalasi server dengan software yang dibutuhkan. Software yang digunakan diantaranya: Dspace 3.2 dan database PostgreSQL 9.2. Alamat server yang digunakan yaitu:\\172.17.0.234.

3. Melakukan uji coba sistem aplikasi selama 1 minggu. Ujicoba dilakukan oleh beberapa staf dalam waktu bersamaan.

4. Melakukan pengecekan kelayakan penggunaan sistem informasi Repository 5. Sosialisasi dan Training penggunaan sistem Informasi Repository baru kepada

operator unit kerja terkait sebanyak 60 peserta.Unit kerja yang dilibatkan dalam pengolahan konten sistem Repository IPB yaitu: 36 Departemen, LPPM, Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Riset dan Inovasi, Perpustakaan IPB, dan Program Diploma IPB. Sosialisasi dilaksanakan pada hari Senin tanggal 16 Desember 2013 di Gedung Pusat komputer IPB lantai 2.

(30)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-53

4. Operator atau administrator adalah orang yang telah ditentukan dan memiliki ID-IPB. pengguna umum tidak dapat mendaftar sebagai operator sistem.

5. Kecepatan loading data lebih cepat dibandingkan versi sebelumnya.

6. Memory pada server baru lebih besar sehingga mampu melayani banyaknya pengunjung Repository IPB.

Gambar 22. Repository IPB Versi 3.2

f. Pemanfaatan Hasil

Adapun manfaat dari program peremajaan repository dengan mengupgrade aplikasi DSpace versi 3.2 di server baru yang lebih reliable dapat mereduksi permasalahan yang selama ini terjadi yaitu kapasitas memory dan storage server yang tidak mampu melayani permintaan pengguna sehingga menyebabkan error yang berkepanjangan.Kinerja server menjadi optimal dan hasil penelusuran informasi karya ilmiah IPB dapat dirasakan lebih baik oleh pengunjung situs repository. Hal ini akan berdampak kepada perangkingan repository IPB dalam webometrics dunia.

g. Hambatan dan Upaya Mengatasinya

Hambatan yang pernah terjadi dalam pengelolaan repository adalah kapasitas server yang sering mati, namun setelah dilakukan upgrading komponen server dan aplikasi DSpace maka permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan.Namun permasalahan dengan listrik masih menjadi kendala klasik yaitu sering terjadi

(31)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-54

adalah situs repository tidak dapat diakses atau down pada hari libur (Sabtu dan Minggu).

h. Rencana Keberlanjutan

Pengelolaan konten repository menjadi agenda kegiatan

selanjutnya.Penanggung jawab konten dari setiap unit kerja yang terlibat harus diperkuat dengan Standar Operasional dan Surat Keputusan Penanggung jawab Repository yang disahkan oleh pimpinan IPB (Rektor).

3.1.3.5 Pengelolaan Konten dan Tata Kelola Website (Webometrics)

a. Latar Belakang

Hampir semua unit kerja di lingkungan Institut Pertanian Bogor telah

memiliki website. Website ini diharapkan dapat menjadi jendela informasi untuk masyarakat umum mengenai unit kerja atau pun IPB. Namun, pada kenyataannya, banyak website unit kerja yang belum optimal pengelolaannya sehingga menyebabkan minimnya informasi yang bisa didapatkan.Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya sumberdaya manusia yang mempunyai kemampuan untuk mengelola website.Oleh karena itu, harus diadakan kegiatan-kegiatan yang dapat mendukung peningkatan konten website, baik secara kuantitas maupun kualitas.Pengelolaan website harus mendapatkan dukungan dari semua warga IPB, baik dari faktor pendanaan, sumberdaya manusia, mau pun infrastruktur.

Tujuan

Tujuan utama kegiatan ini adalah terciptanya budaya memanfaatkan Teknologi Informasi baik untuk publikasi karya ilmiah, promosi kompetensi institusi melalui website unit kerja, blog personal dosen maupun mahasiswa, sosial media, aktivitas open courseware, LMS, memanfaatkan search engine terbesar di dunia dan mempelajari kinerja APIs yang tersedia di setiap information provider. Sehingga pada akhirnya peningkatan popularitas dan aktivitas yang merupakan kriteria perangkingan webometrics dan perangkingan universitas kelas dunia lain akan secara otomatis terangkat melalui budaya kerja dan aktivitas internet yang terkondisikan.

b. Pelaksanaan Program Kegiatan

Tabel 8. Pelaksanaan Program Kegiatan

No Nama Kegiatan Waktu/Tempat

1. Workshop Pemanfaatan LMS dan OCW untuk meningkatkan Presence dalam Tata Kelola

(32)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-56 Gambar 23. Template LMS

2. Google Apps For Education in IPB (GAFE)

a. Training Of Trainer Google Student Champion dan Google Lecture Champion. Kegiatan ini terbagi dalam dua kelompok yaitu menjaring Google Student Champion (GSC) sebanyak 34 orang dan Google Lecture Champion sebanyak 51 orang. Materi yang disampaikan dalam training ini adalah seluruh aplikasi Google Apps yaitu meliputi Mail, Calendar, Site, Drive, dan Documents. Peserta dibekali kemampuan untuk menggunakan dan mengajarkan kembali aplikasi Google Apps yang telah terintegrasi dalam Single Sign On IPB di alamat http://apps.ipb.ac.id ke seluruh civitas akademika IPB yaitu mahasiswa, dosen, dan staf kependidikan lain. Dalam kegiatan ini dihasilkan interface Google Apps yang telah terintegrasi dengan IPB sebagai berikut:

(33)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-57 Gambar 25. Interface Drive Google Apps dengan Logo IPB

b. One Day With ICT Expo and Live Seminar, merupakan kegiatan lanjutan dari perjanjian kerjasama antara IPB dengan Google untuk melakukan aklamasi bahwa IPB telah menggunakan Google Apps sebagai salah satu alat bantu dalam optimalisasi kerjasama paperless. Kegiatan ini terbagi dalam dua sesi yaitu Expo perkembangan ICT IPB sampai 2013 meliputi sosialisasi seluruh layanan ICT IPB seperti ID-IPB untuk akses internet, email, jurnal ilmiah, repository karya ilmiah, aplikasi berbasis web dan desktop, jaringan, microsoft application dan, authorize testing center untuk sertifikasi internasional. Sesi berikutnya adalah Seminar penggunaan Google Apps yang diikuti oleh 3800 mahasiswa TPB dan Lecture Champion dengan narasumber yaitu Yansen Kamto dan Lidya Novianti dari KIBAR Kreasi selaku Local Partner Google Indonesia. Dari kegiatan ini dihasilkan peningkatan terhadap visibility IPB dalam perangkingan webometrics yakni banyaknya aktivitas sosial media yang dilakukan oleh mahasiswa TPB dan bertambahnya pengetahuan civitas akademika IPB tentang perangkingan webometrics dan pemanfaatan Google Apps For Education.

Dokumentasi acara tersebut dapat dilihat pada lampiran 6 dan Liputan

acara seminar dapat dilihat dalam Green Highlight berikut

ini: http://greentv.ipb.ac.id/videos/one-day-with-ict-ipb/http://greentv.ipb.ac.id/videos/one-day-with-ict-ipb/

c. Kunjungan Kerja dan Seminar di Google Indonesia, masih merupakan rangkaian kegiatan untuk meningkatakan visibility IPB dalam perangkingan dunia. Materi yang disampaikan dalam kunjungan ke Google Indonesia adalah sebagai berikut:

Tabel 9. Rundown Materi Kunjungan Google Indonesia

Start Finish Duration Session Vanue Speaker

(34)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-58

14:30:00 15:00:00 0:30:00 Welcome and Google Culture Warung Mbah Google Pepita Gunawan 15:00:00 15:30:00 0:30:00

What's Next After Gone Google

Alun-Alun/Entertain

Room Pepita Gunawan

15:30:00 16:00:00 0:30:00 Coffee Break Warung Mbah Google -

16:00:00 17:00:00 1:00:00 GApps Overview and Demo

Alun-Alun/Entertain

Room Kibar

17:00:00 17:30:00 0:30:00 Integration Examples (inc. APIs)

Alun-Alun/Entertain

Room Kibar

17:30:00 18:00:00 0:30:00 Office tour Pepita Gunawan

18:00:00 18:30:00 0:30:00 Break

18:30:00 19:00:00 0:30:00 Dinner

Materi disampaikan oleh Ibu Pepita Gunawan selaku Edu Lead Indonesia, Google Apps Support Program dan Tim KIBAR Local Partner Google Indonesia yaitu Lidya Novianti dan Oon Arviandi yang membahas tentang penggunaan APIs dan Over views demo. Hasil dari kegiatan ini selain memberikan banyak peluang kerjasama antara IPB dan Google juga menambah wawasan Tim IT IPB tentang kultur kerja yang baik dan efisien seperti yang dilakukan di Google. Gambar berikut ini menunjukkan suasana kerja yang dilakukan di Kantor Google Indonesia.

Gambar 26. Foto Bersama di Kantor Google Indonesia

3. Penjurian Lomba de Comment terhadap 3800 mahasiswa baru TA 2013/2014, Hasil dari kegiatan ini akan meningkatkan nilai visibility dalam webometric IPB karen abanyaknya komentar yang dilakukan oleh mahasiswa TPB terhadap

(35)

Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) – IPB Halaman ke-60 Gambar 28. Interface Aplikasi OJS Versi 2.3.8.0

5. Pelatihan Mahasiswa Baru TA 2013/2014 dalam memanfaatkan fasilitas ICT IPB dan Tata kelola Website. Kegiatan ini diikuti oleh 2600 mahasiswa TPB angkatan 2013/2014. Dari kegiatan ini dapat dipastikan bahwa hampir seluruh akun mahasiswa TPB aktif dan dapat digunakan untuk seluruh aplikasi IPB yaitu: Blog student, email student dan email apps, ID-IPB yang sudah diaktivasi dan Login LMS/OCS dan Repository IPB. Mahasiswa Baru dapat menggunakan aplikasi Google Apps dengan lancar untuk memudahkan proses belajar secara efektif. Blog student semakin bermanfaat dan dapat menunjang peningkatan presence dalam webometrics IPB.

e. Pemanfaatan Hasil

Seluruh kegiatan yang telah diselenggarakan bermanfaat untuk meningkatkan Visibility dan Activity IPB dalam perangkingan webometrics yang akan diumumkan Januari 2014 di alamat http://www.webometrics.info

f. Hambatan Pelaksanaan dan Upaya Mengatasinya

Hambatan yang dirasakan adalah penjadwalan kegiatan yang masih belum tersusun dengan baik karena anggaran yang telat diterima dalam kegiatan ini, untuk ekgiatan tahun berikutnya perlu disusun sistem penjadwalan kegiatan yang lebih baik dan lebih efisien sehingga dapat dihasilkan manfaat sebesar-besarnya untuk IPB.

g. Rencana Keberlanjutan

Untuk meningkatkan kinerja website IPB dan posisi perangkingan IPB di setiap perangkingan dunia baik itu webometrics maupun perangkingan lain maka

Gambar

Tabel 3. Perbanyakan CD dari Tahun 2008-2013
Gambar 6. Halaman Surat Masuk
Gambar 9. Halaman Input Surat Keluar
Gambar 12. Halaman Menambah Agenda Pimpinan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berbagai bentuk koordinasi kerja telah dilakukan, namun perlu ditingkatkan untuk hal–hal yang bersifat strategis seperti harmonisasi kebijakan sasaran pelayanan KB bagi

Unit kerja pengawasan ketenagakerjaan pada instansi yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang ketenagakerjaan pada Pemerintah Provinsi menyelenggarakan rapat

Direktur direktorat II bertugas melakukan perencanaan, koordinasi, dan pengawasan terhadap seluruh kegiatan baik manajemen maupun bisnis, dari unit kerja yang berada di

Program aplikasi ini hanya memiliki satu buah form, yang di dalamnya sudah terdapat bagian input persamaan Sistem Sturm-Liouville yakni fungsi p(x), q(x) dan r(x) dalam

metode WISN untuk menghitung beban kerja diantaranya input data yang diperlukan bagi prosedur perhitungan berasal dari hasil rekapitulasi kegiatan rutin satuan kerja atau unit

DESKRIPSI UNIT : Unit ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam melakukan pemrograman dalam pengembangan aplikasi client

Skenario merupakan suatu pengambaran langkah-langkah aksi aktor terhadap sistem untuk melakukan input data penggunana aplikasi forecasting, untuk skenario use case

Peningkatan efektivitas koordinasi lintas fungsi manajemen seperti manajemen SDM, keuangan , fasilitas ICT , dan kegiatan lain, dan/atau antarunit kerja/unit akademik ,