• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA - BRASIL PERIODE : JANUARI AGUSTUS 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA - BRASIL PERIODE : JANUARI AGUSTUS 2013"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA - BRASIL PERIODE : JANUARI – AGUSTUS 2013

A. Perkembangan perekonomian dan perdagangan Brasil

Total perdagangan Brasil dengan Dunia pada periode Januari-Agustus 2013 sebesar US$ 317,08 milyar atau naik sebesar 2,93% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012, yang tercatat sebesar US$ 308,05 milyar. Total perdagangan tersebut terdiri dari ekspor sebesar US$ 156,65 milyar, atau turun sebesar 2,46% apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012 yang tercatat sebesar US$ 160,60 milyar, dan impor sebesar US$ 160,42 milyar atau naik sebesar 8,80% apabila dibandingkan dengan nilai impor periode yang sama tahun 2012, yang tercatat sebesar US$ 147,45 milyar. Pada periode ini, neraca perdagangan Brasil dengan Dunia defisit sebesar US$ 3,77 milyar. Sementara itu, pada periode yang sama tahun 2012, neraca perdagangan Brasil dengan Dunia surplus sebesar US$ 13,15 milyar.

 Pertumbuhan GDP Brasil pada tahun 2012 sebesar : 1,3% ;  Sementara itu, inflasi bulan Agustus 2013, turun sebesar : 6,09% ;  Tingkat pengangguran bulan Agustus 2013, turun sebesar : 5,30% ;

 Nilai tukar Real Brasil (BRL) terhadap US Dollar, bulan Agustus 2013, naik yaitu : BRL 2,37 / US$ 1 ;

 Tingkat suku bunga Bank Sentral Brasil, stabil sebesar : 7,25% per tahun . B. Perkembangan Perdagangan Bilateral Brasil dengan Indonesia

1. Ekspor Brasil ke Indonesia periode Januari-Agustus 2013 sebesar US$ 1.013,12 juta, atau meningkat 6,54% apabila dibandingkan dengan nilai ekspor periode Januari-Agustus 2012, sedangkan impor Brasil dari Indonesia sebesar US$ 1.060,27 juta, turun 13,16% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012, sehingga neraca perdagangan Indonesia dengan Brasil pada periode ini, tercatat defisit sebesar US$ 47,15 juta.

(2)

 Natural Rubber, Balata, Gutta-Percha, Guayule (HS 4001) sebesar US$ 166,66 juta, turun sebesar 4,68% dibanding periode yang sama tahun 2012, dengan pangsa pasar 38,29% ;

 Yarn (oth th sewing thread) Of Synthetic Staple Fibres (HS 5509) sebesar US$ 96,45 juta, meningkat 23,22% dibanding periode yang sama tahun 2012, dengan pangsa pasar 51,94%;

 Palm Oil and Its Fractions (HS 1511) sebesar US$ 91,91 juta, turun sebesar 1,93% dibanding periode yang sama tahun 2012, dengan pangsa pasar 69,25% ;

 Yarn (oth th sewing thread) Of Artificial Staple Fibres (HS 5510) sebesar US$ 84,35 juta, meningkat 0,72% dibanding periode yang sama tahun 2012, dengan pangsa pasar 35,24% ;

 Parts and Accessories Of The Motor Vehicles (HS 8708) sebesar US$ 77,61 juta, naik 23,72% dibanding periode yang sama tahun 2012, pangsa pasarnya 1,38%;  Coconut (copra), Palm Kernel or Babassu Oil & Fractions (HS 1513) sebesar

US$ 76,45 juta, turun sebesar 36,79% dibanding periode yang sama tahun 2012, dengan pangsa pasar 75,25%.

Sementara itu, impor Indonesia dari Brasil antara lain :

 Cane Or Beet Sugar And Chemically (HS 1701) sebesar US$ 238,92 juta, meningkat 67,71% dibanding periode yang sama tahun 2012, dengan pangsa pasar 3,07%;

 Soybean Oil Cake & Other Solid Residue, Wh/Not Ground (HS 2304) sebesar US$ 186,46 juta, meningkat sebesar 134,30%, dengan pangsa pasar 4,38% ;  Cotton, Not Carded Or Combed (HS 5201) sebesar US$ 120,58 juta, turun sebesar

17,85%, dengan pangsa pasar 21,13% ;

 Unmanufactured Tobacco; Tobacco Refuse (HS 2401) sebesar US$ 66,77 juta, naik sebesar 8,59% dibanding periode yang sama tahun 2012, dengan pangsa pasar 3,37% ;

 Semi-finished Products Of Iron Or Non-alloy Steel (HS 7207) sebesar US$ 65,00 juta, turun sebesar 52,04% , dengan pangsa pasar 4,55% ;

 Iron Ores & Concentrates (HS 2601) sebesar US$ 50,65 juta, turun sebesar 41,03% , dengan pangsa pasar 0,25%.

(3)

C. Informasi lainnya

1. Camex Mengurangi Bea Masuk Produk-produk yang Tidak Diproduksi di Brasil.

Tanggal 5 Agustus 2013, Camex (Câmara de Comércio Exterior) atau Unit Perdagangan Luar Negeri di bawah Kementerian Perdagangan Brasil (MDIC) menerbitkan Camex Resolution n° 62 yang memuat perubahan dalam daftar pengecualian untuk tarif eksternal umum the list of exceptions to the Common external tariff (Letec).

Berdasarkan analisis teknis permintaan dari sektor swasta , telah dikeluarkan dari Letec produk "motor, kecuali motor tempel,”HS 8903.92.00. Produk , yang sebelumnya tarifnya pada Letec dinaikkan sekitar 35% , dan dikembalikan ke tarif konsolidasi sebesar 20 % . Menurut Camex terjadi mengingat kebutuhan untuk memberikan perlakuan tarif khusus pada produk strategis lainnya dari kawasan industri .

Importasi kapal (boats) turun dari US$ 151 juta di tahun 2011, menjadi sekitar US$ 83 juta tahun 2012, dan US$ 32 juta pada semester pertama tahun 2013.

Kekosongan itu diisi oleh Letec pada " pentaeritritol " (HS 2905.42.00 ) yang dikurangi pajak impornya dari 14 % menjadi 2 % . Produk ini, bahan kimia antara (chemical intermediate) , tanpa ada produksi secara nasional , yang digunakan dalam pembuatan cat dan pernis.

Selain itu, ada penekanan pada tarif Letec untuk " AntiMX35 Monoclonal antibody " (HS 3002.10.39), yang dikurangi pajak impornya dari 2 % menjadi 0 % . Produk tersebut juga tidak ada manufakturnya di Brasil. Produk tersebut, digunakan dalam pengobatan kanker paru-paru dan ovarium dan manfaat dari pengurangan bea masuk pada kelangkaan suplai (resolusi GMC di 08/08 ), kebijakannya berakhir pada Juni 2013 . HS dari 3002.10.39 sudah termasuk dalam Letec dan hanya diperlukan untuk menciptakan rezim satu tarif , tanpa menggunakan pengecualian lainnya dalam daftar.

Pada Camex Resolution n° 63, mencakup dalam daftar produk dengan kenaikan sementara pajak impornya yang dicantumkan dalam Resolution Camex n° 70, sebagai contoh tarif "Polytetrafluoroethylene/Teflon" ( HS 3904.61.90 ) yang berkurang dari 14 % sampai 2 %. Produk tersebut juga tidak ada manufakturnya di Brasil.

(4)

Produk yang merupakan input untuk berbagai macam plastik olahan yang digunakan dalam industri elektronik, konstruksi sipil, otomotif, pertanian. Permintaan dari sektor swasta tersebut, telah disampaikan kepada kelompok teknis pada perubahan sementara untuk tarif eksternal umum MERCOSUR (GTAT - TEC).

2. Partisipasi pada Pameran The 47th House & Gift Fair di Sao Paulo, 17 – 20 Agustus 2013

Pameran House & Gift Fair (HGF) di Brazil sudah terlakasana ke 47 kalinya hingga tahun 2013. Pameran menampilkan produk alat rumah tangga dan produk hadiah (gift), merupakan pameran terbesar di Amerika Latin. Pameran diselenggarakan dari tanggal 17 hingga 20 Agustus 2013 di Norte Expo Center, Sao Paulo, Brazil. Pemerintah Indonesia (Ditjen PEN, Kementerian Perdagangan) memfasilitasi 11 perusahaan, antara lain : produk lighting, decoration accessories, handicrafts, electrical appliances, dan tableware.

Pameran tersebut diikuti lebih dari 1.300 ekshibitor (300 peserta Internasional). Pameran ini menarik buyer dari 31 negara yang tahun 2013 dikunjungi lebih dari 50.000 pengunjung (mayoritas dari Brazil). Peserta di Hall Internasional (World of Gifts) selain Indonesia juga dari negara India, Taiwan, Hongkong, dan terbesar dari China.

Kementerian Perdagangan berpartisipasi kedua kalinya sejak tahun 2010, dengan memfasilitasi 11 perusahaan ekspor Indonesia.

Pameran tahun 2013, mengalami penurunan pengunjung jika dibandingkan dengan tahun 2012, yang mencapai 15.000 pengunjung di hari pertama. Selama empat hari pameran, sekitar 500-an orang mengunjungi paviliun Indonesia dan beberapa diantaranya tertarik dengan produk yang dipamerkan. Paviliun Indonesia tampil dengan tema “Trade with Remarkable Indonesia”, menampilkan berbagai produk yang mencerminkan kekayaan dan keanekaragaman produk peralatan rumah tangga dan dekorasi yang berasal dari berbagai bahan dasar juga daerah di Indonesia. Peserta dari Indonesia yang berpartisipasi pada Paviliun Indoneia yaitu PT. Inkorbola dengan brand Proteam (peralatan olah raga), PT. Golden Manyaran (keramik glassware), PT. Sinar Angkasa Rungkut (nano LED lamp), Galleri Batik Jawa Indigo (fashion batik), Oddang Gift (handicraft), Bali Shanker (fashion accessories, dan craft), Ilha de Bali (handicraft), Hanung Craft (tableware, kain

(5)

tenun, lampu hias), M. Craft Indonesia (furniture, handicraft), Bali Dreams (perhiasan), dan Bali Natura (handicraft).

Referensi

Dokumen terkait

Aflatoksin merupakan senyawa bersifat sangat toksik dan karsinogenik, sehingga untuk menghindarkan konsumen dari konsumsi produk itik alabio yang tercemar aflatoksin

Komponen- komponen tersebut diantaranya, (dimulai dari kiri) lembar cerita, kartu karya, dan token petunjuk seperti yang ditunjukkan pada Gambar 6. Sketsa juga

Organisasi “X” membantu atau menolong orang lain yang membutuhkan karena disebabkan oleh adanya perasaan sebagai aturan atau norma yang sudah menjadi kewajibannya untuk

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil rata-tara (mean) tingkat hafalan santri sebesar 50 berada di katagori sedang. Artinya bahwa sebagian besar

antioksidan dari tanaman obat kulit batang kayu manis terhadap 5 jenis bakteri yang salah satunya adalah Staphylococcus aureus, dibuktikan bahwa minyak kulit batang kayu

Sintesis nanopartikel emas dengan metode reduksi menggunakan ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) yang berperan sebagai agen pereduksi untuk prekursor HAuCl 4

Astra Argo Lestari Tbk dengan saham PT Sawit Sumberma Sarana Tbk menunjukan korelasi positif dan memiliki hubungan yang sangat rendah yaitu sebesar 0,14. Koefisien Korelasi

Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah seberapa jauh realitas sosial masyarakat Minangkabau saat ini dalam lembaga perkawinan berdasarkan cerpen