URGENSI PENGEMBANGAN
KURIKULUM
• PENYUSUNAN KURIKULUM ADALAH HAK PERGURUAN
TINGGI UNTUK PENGEMBANGAN KECERDASAN
INTELEKTUAL, AKHLAK MULIA, DAN KETERAMPILAN.
• KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI MERUPAKAN
PROGRAM UNTUK MENGHASILKAN LULUSAN YANG
MEMILIKI KUALIFIKASI SEPERTI APA YANG DISEPAKATI
OLEH KKNI.
• KKNI MERUPAKAN PERNYATAAN KUALITAS SUMBER DAYA
MANUSIA YANG KUALIFIKASINYA DIDASARKAN PADA
KEMAMPUAN, LEARNING OUTCOME (CPL).
• DESKRIPSI CPL DALAM KKNI ADA 4 UNSUR : SIKAP DAN
TATA NILAI, KEMAMPUAN KERJA, PENGUASAAN ILMU,
DAN UNSUR TANGGUNGJAWAB.
DASAR HUKUM PENGEMBANGAN
KURIKULUM BERBASIS KKNI
• UU 12 TAHUN 2012
TENTANG PENDIDIKAN
TINGGI
• PERPRES 8 TAHUN 2012
TENTANG KKNI
• PERMENRISTEKDIKTI 44
TAHUN 2015 TENTANG
STANDAR NASIONAL DIKTI
KURIKULUM ADALAH
SEPERANGKAT RENCANA
DAN PENGATURAN
MENGENAI
CAPAIAN PEMBELAJARAN
LULUSAN, BAHAN KAJIAN,
PROSES, DAN PENILAIAN
YANG DIGUNAKAN SEBAGAI
PEDOMAN
PENYELENGGARAAN
PROGRAM STUDI.
Kurikulum inti
& Institusional
KBK :
Kompetensi Utama
Kompetensi Pendukung
Kompetensi Lainnya
Kompetensi Utama : kesepakatan program studi sejenisKurikulum
Pendidikan Tinggi
KKNI dan SNPT :
Kompetensi lulusan =
capaian pembelajaran
minimum
Perumusan kompetensilulusan melibatkan kelompok ahli yang relevan, asosiasi profesi , instansi pemerintah terkait/pengguna lulusan.
• KKNI merupakan perwujudan mutu
dan jati diri Bangsa Indonesia terkait
dengan sistem pendidikan di Indonesia.
• KKNI terdiri dari 9 (sembilan) jenjang
kualifikasi, dimulai dari Kualifikasi 1 – 9.
• Jenjang kualifikasi adalah tingkat
capaian pembelajaran yang disepakati
secara nasional, disusun berdasarkan
ukuran hasil pendidikan melalui
pendidikan formal, nonformal, informal,
atau pengalaman
kerja
1
2
3
4
5
7
8
9
6
1=
LULUSAN SMP2 =
LULUSAN SMA3 =
LULUSAN D14 =
LULUSAN D25=
LULUSAN D37 =
LULUSAN PENDIDIKAN PROFESI8 =
LULUSAN S29 =
LULUSAN S36 Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu
pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.
Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara
mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural.
Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok.
Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.
JENJANG 7 KKNI
7 Mampu merencanakan dan mengelola sumberdaya di bawah tanggung jawabnya, dan mengevaluasi secara komprehensif kerjanya dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni untuk menghasilkan langkah-langkah pengembangan strategis organisasi.
Mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan monodisipliner.
Mampu melakukan riset dan mengambil keputusan strategis dengan
akuntabilitas dan tanggung jawab penuh atas semua aspek yang berada di bawah tanggung jawab bidang keahliannya.
JENJANG 8 DAN 9 KKNI
8 Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji.
Mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter atau multidisipliner.
Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional.
9 Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan/atau seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji.
Mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/ atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter, multi, dan transdisipliner.
1. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN;
2. STANDAR ISI PEMBELAJARAN;
3. STANDAR PROSES PEMBELAJARAN;
4. STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN;
5. STANDAR DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN;
6. STANDAR SARANA DAN PRASARANA
PEMBELAJARAN;
7. STANDAR PENGELOLAAN PEMBELAJARAN; DAN
8. STANDAR PEMBIAYAAN PEMBELAJARAN.
SIKAP, PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN DINYATAKAN DALAM RUMUSAN CAPAIAN PEMBELAJARANLULUSAN
digunakan sebagai acuan utama
pengembangan standar isi
pembelajaran, standar proses
pembelajaran, standar penilaian
pembelajaran, standar dosen dan
tenaga kependidikan, standar sarana
dan prasarana pembelajaran, standar
pengelolaan pembelajaran, dan
standar pembiayaan pembelajaran.
mengacu deskripsi capaian
pembelajaran lulusan KKNI.
memiliki kesetaraan dengan
jenjang kualifikasi KKNI.
STANDAR ISI PEMBELAJARAN
kriteria minimal tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran. MENGACUPADA KKNI DAN CPL
Untuk lulusan Magister paling sedikit
menguasai teori dan teori aplikasi bidang pengetahuan tertentu;. Untuk Lulusan Doktor paling sedikit
menguasai filosofi keilmuan bidang pengetahuan dan
keterampilan tertentu. dituangkan dalam bahan kajian
yang distrukturkan dalam bentuk mata kuliah.
STANDAR PROSES PEMBELAJARAN
1. Karakteristik (SCL,PBL , Klinik
dll).
2. Perencanaan (RPS)
3. Pelaksanaan (perkuliahan)
4. beban belajar mahasiswa
(SKS= 36-50 SKS untuk S2, 4
Semester)
PELAKSANAAN PEMBELAJARA
STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN
1. prinsip penilaian (Transparan,Objektif);
2. Teknik penilaian (hard skill dan soft skill)
3. Mekanisme (adanya kesepakatan dan
keterbukaan dalam penilaian)
4. pelaksanaan penilaian (dilakukan oleh
dosen MK);
5. pelaporan penilaian ( di umumkan dengan
angka dan huruf)
6. kelulusan mahasiswa (telah menempuh
beban belajar yang telah ditetapkan.
penilaian
proses dan hasil belajar mahasiswa dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran lulusan.
STANDAR DOSEN DAN
TENAGA KEPENDIDIKAN
A. DOSEN -KUALIFIKASI
PENDIDIKAN S3
(DOKTOR)
B. TENAGA KEPENDIDIKAN
– KUALIFIKASI AKADEMIK
SMA DAN D3
.
STANDAR SARANA DAN
PRASARANA
PEMBELAJARAN
1. SARANA – PERALATAN
PENDIDIKAN (BUKU,
LAPTOP, LCD DLL
2. PRASARANA – LAHAN,
RUANG KELAS PERPUS ,
RUANG DOSEN , RUANG
TU , FASILITAS UMUM
DLL.
Standar Pengelolaan Pembelajaran
1.
Menyusun Kurikulum
2.
Melaksanakan proses pembelajaran
3.
Menciptakan suasana akademik
yang sehat.
4.
Melakukan pemantauan dan
evaluasi secara periodik.
5.
Melaporkan hasil pembelajaran
kepada PT
Ditingkat PT
1.
Membuat kebijakan terkait dengan
pembelajaran yang dapat diakses
oleh civitas akademika.
2.
Menjaga dan meningkatkan mutu
pengelolaan prodi
3.
Memiliki penjaminan mutu,
melakukan pengawasan dan
evaluasi pada prodi.
Standar Pembiayaan
Pembelajaran
1.
Menyusun besaran biaya
oprasional dalam rangka
pemenuhan CPL.
2.
PT wajib mengupayakan
pendanaan pendidikan
tinggi dari berbagai sumber
di luar biaya pendidikan
dari mahasiswa, ct. dana
kejasama, dana alumni jasa
layanan profrsi/ahli.
3.
Tujuan untuk meningkatkan
kualitas pendidikan.
a Perumusan capaian pembelajaran TINGGI • Deskripsi CP mata kuliah c dokumen
Tim Belmawa DIKTI 2014
b Pembentukan
Penyusunan kurikulum
Standar Nasional Pendidikan 1. Standar Kompetensi Lulusan 2. Standar Isi Pembelajaran 3. Standar Proses Pembelajaran 4. Standar Penilaian
5. Standar Dosen
6. Standar Sarana dan Prasarana 7. Standar Pengelolaan
8. Standar Pembiayaan
Standar Nasional Penelitian(8 standar)
Standar Nasional PKM(8 standar)
• Penjenjangan • Penyetaraan SNPT (SN DIKTI) Permen no 49/2014 PERGURUAN PRODI PRODI
KURIKULUM
KKNI Perpres no 8/2012UUPT (UU DIKTI)
PENGEMBANGAN KURIKULUM
1. TAHAP PERANCANGAN KURIKULUM
1. PERUMUSAN CPL
PENETAPAN PROFILE LULUSAN
PENETAPAN KEMAMPUAN LULUSAN
MERUMUSKAN CPL
2. PEMBENTUKAN MK
PEMILIHAN MATERI PEMBELAJARAN
PENETAPAN MK
2. TAHAP PERANCANGAN
PEMBELAJARAN
MERUMUSKAN
CPMK
RPS
PEMILIHAN
STRATEGI
PEMBELAJARAN
PENILAIAN
PEMBELAJARAN
3. TAHAP EVALUASI PROGRAM
PEMBELAJARAN
TRACER STUDY
MENYEBARKAN
ANGKET
LOKAKARYA
KURIKULUM
PENETAPAN PROFILE LULUSAN
• MERUPAKAN PENETAPAN PERAN YANG DAPAT
DILAKUKAN OLEH LULUSAN DI BIDANG
KEAHLIANNYA SETELAH MENYELESAIAKAN
STUDINYA.
• PROFILE LULUSAN DAPAT DITETAPKAN
BERDASARKAN HASIL KAJIAN TERHADAP
KEBUTUHAN PASAR, DUNIA KERJA, DAN
PENGEMBANGAN KEBUTUHAN ILMU
1 3 4 6 7 8 9
Dalam SN DIKTI
Dalam KKNI
HARUS
JELAS
DAPAT DIDEMONS RASIKAN DAPAT DIAMATI, DIUKUR DAN DICAPAI DINILAI PENCAPAIA NNYA1. Apakah CPL dirumuskan sudah berdasarkan SN-Dikti, khususnya bagian sikap dan ketrampilan umum?
2. Apakah CPL dirumuskan sudah berdasarkan level KKNI, khususnya bagian keterampilan khusus dan pengetahuan?
3. Apakah CPL menggambarkan visi, missi perguruan tinggi, fakultas atau jurusan?
4. Apakah CPL dirumuskan kebutuhan bidang kerja atau pemangku kepentingan?
5. Apakah CPL dapat dicapai dan diukur dalam pembelajaran mahasiswa?, bagaimana mencapai dan mengukur nya?
6. Apakah CPL dapat ditinjau dan dievaluasi setiap berkala?
7. Bagaimana CPL dapat diterjemahkan ke dalam ‘kemampuan nyata’ lulusan yang mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dapat diukur dan dicapai dalam mata kuliah?
PEMILIHAN MATERI PEMBELAJARAN PENETAPAN MATA KULIAH PENETAPAN BESARAN SKS MK
MERUMUSKAN CPMK MENYUSUN RPS PROSES PEMBELAJARAN (PILIHAN STRATEGI PEMBELAJARAN) PENILAIAN PEMBELAJARAN
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN
TRACER STUDY (MELIHAT KEBERHASILAN PROGRAM
MINGGU KE MINGGU KE 1 SAMPAI 16 (1 SEMESTER)
KEMAMPUAN AKHIR YANG DIRENCANAKAN
KEMAMPUAN HARUS MENCERMINKAN CPL
BAHAN KAJIAN (MATERI AJAR)
POKOK BAHASAN (BAHAN AJAR, BUKU AJAR)
METODE
PEMBELAJARAN
STRATEGI PEMBELAJARAN (SCL, PBL, DISKUSI , STUDI KASUS DLL)
WAKTU WAKTU PEMBELAJARAN SESUAI DENGAN SKS (2X 50 MENIT)
PENGALAMAN BELAJAR MENYUSUSN TUGAS PEPER, PRAKTIK, STUDI BANDING DSB)
KRITERIA PENILAIAN DAN INDIKATOR
OBJEKTFDAN TRANSPARAN, INDIKATORNYA DAPAT MENCAPAI CPL YANG TELAH DIRENCANAKAN DENGAN SOFT SKLII DAN HARD SKILL
BOBOT NILAI DISESUAIKAN DENGAN WAKTU KETIKA MEMBAHAS DAN
MENGERJAKAN TUGAS YANG DIBEBANKAN PADA MK