• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMERINTAH KABUPATEN PARIGI MOUTONG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMERINTAH KABUPATEN PARIGI MOUTONG"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN PARIGI MOUTONG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PARIGI MOUTONG

NOMOR 13 TAHUN 2007

TENTANG

SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA

SATUAN POLISI PAMONG PRAJA

DAN PEMADAM KEBAKARAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI PARIGI MOUTONG,

Menimbang :

Mengingat :

a. bahwa dalam rangka mewujudkan kondisi daerah yang aman, tentram dan tertib, guna menciptakan pembangunan dan kegiatan masyarakat yang kondusif, perlu meningkatkan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dalam melaksanakan tugasnya serta guna menjaga stabilitas keamanan di Daerah Kabupaten Parigi Moutong;

b. bahwa Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2004 Tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Parigi Moutong sudah tidak sesuai lagi dengan ketentuan yang terkandung dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pedoman Satuan Polisi Pamong Praja;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu membentuk Peraturan Daerah tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Satuan Polisi Pamong Praja Dan Pemadam Kebakaran;

1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890);

2. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih Dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme ( Lembaran Negara Republik Indonesia

(2)

Tahun 2004 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);

3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Parigi Moutong Di Provinsi Sulawesi Tengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4185); 4. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan

Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);

5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437 ) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 Menjadi undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548);

6. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2000 tentang Pemberian

Tunjangan Perbaikan Penghasilan Bagi Pegawai Negeri Sipil, Hakim dan Pejabat Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 149);

8. Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentan Pengangkatan Pegawai negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 197, Tam,bahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4018); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang

Pengangkatan, Pemindahan Dan Pemberhentian Pegawai Negara Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 15, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4263);

10. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pedoman Satuan Polisi Pamong Praja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4427);

(3)

Dengan Persetujuan Bersama

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN PARIGI MOUTONG dan

BUPATI PARIGI MOUTONG

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN DAERAH TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN

TATA KERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN.

BAB I

KETENTUAN UMUM Pasal 1

Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan :

1. Daerah Otonom selanjutnya disebut Daerah , adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam sistim Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Daerah adalah Daerah Kabupaten Parigi Moutong.

3. Pemerintah Daerah adalah Bupati Parigi Moutong dan Perangkat Daerah sebagai unsur peenyelenggara Pemerintah Daerah.

4. Bupati adalah Bupati Parigi Moutong.

5. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Parigi Moutong yang selanjutnya disebut DPRD adalah Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintah Daerah.

6. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong.

7. Perangkat Daerah adalah Organisasi / Lembaga pada Pemerintah Daerah yang bertanggung jawab kepada Bupati dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan yang terdiri dari Sekretaris Daerah, Dinas Daerah, dan Lembaga Teknis Daerah, Kecamatan dan Satuan Polisi Pamong Praja sesuai dengan kebutuhan Daerah.

8. Satuan Polisi Pamong praja adalah Satuan Polisi Pamong praja daerah Kabupaten Parigi Moutong.

9. Kepala Satuan adalah Kepala Satuan Polisi Pamong praja daerah Kabupaten Parigi Moutong.

10.Unit Pelaksanaan Teknis adalah unsur pelaksanaan operasional Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Kabupaten Parigi Moutong.

11.Kelompok Jabatan Fungsional adalah Kelompok Pegawai Negeri Sipil Satuan Polisi Pamong praja Daerah Kabupaten Parigi Moutong yang diberi hak dan wewenang secara penuh oleh Pejabat yang berwenang sesuai keahliannya.

(4)

BAB II PEMBENTUKAN

Pasal 2

Dengan Peraturan Daerah ini dibentuk Susunan Organisasi dan Tata Kerja Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.

BAB III ORGANISASI Bagian Kesatu

Kedudukan, Tugas Pokok Dan Fungsi Pasal 3

(1) Satuan Polisi Pamong Praja adalah unsur pelaksana tugas tertentu dibidang pembinaan Penegakkan Peraturan Daerah dan Produk Hukum Daerah lainnya, ketentraman, Ketertiban Umum, Pembina Penyidik Pegawai Negeri Sipil serta Pemadam Kebakaran.

(2) Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Kabupaten Parigi Moutong dipimpin oleh seorang Kepala Satuan yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

Pasal 4

Satuan Polisi Pamong Praja mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pelaksanaan kebijakan dibidang Penegakkan Peraturan Daerah dan Produk Hukum Daerah lainnya, ketertiban dan ketentraman umum, serta Pemadam Kebakaran.

Pasal 5

Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam pasal 4, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Daerah Kabupaten Parigi Moutong menyelenggarakan fungsi :

a. Penyusunan program dan pelaksanaan ketentraman dan ketertiban umum, serta penegakkan Peraturan Daerah dan Produk Hukum Daerah lainnya;

b. Pelaksanaan kebijakan pemeliharaan dan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum;

c. Pelaksanaan kebijakan penegakkan Peraturan Daerah dan Produk Hukum Daerah lainnya;

d. Pelaksanaan koordinasi pemeliharaan dan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta penegakkan Peraturan Daerah, Produk Hukum Daerah lainnya dengan Aparat Kepolisian Negara, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan / atau aparatur lainnya;

e. Pengawasan terhadap masyarakat agar mematuhi dan mentaati Peraturan Daerah dan Produk Hukum Daerah lainnya;

f. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Daerah sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku;

(5)

h Pelaksanaan kegiatan Ketata Usahaan.

Bagian Kedua Susunan Organisasi

Pasal 6

(1) Susunan Organisasi Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Kabupaten Parigi Moutong terdiri dari :

a. Kepala Satuan;

b. Bagian Tata Usaha membawahi : 1. Sub Bagian Program;

2. Sub Bagian Umum.

c. Bidang Ketentraman dan Ketertiban membawahi :

1. Sub Bidang Pembinaan Teknis Operasional dan Peningkatan Kapasitas; 2. Sub Bidang Operasional Ketentraman, Ketertiban dan Pengamanan.

d. Bidang Penegakkan Peraturan Daerah dan Keputusan Kepala Daerah membawahi :

1. Sub Bidang Pembinaan Teknis Operasional Penegakkan Peraturan Daerah dan Produk Hukum Daerah lainnya;

2. Sub Bidang Koordinasi Penegakkan Peraturan Daerah dan Produk Hukum Daerah lainnya

e. Bidang Pencegahan dan Pemadam Kebakaran membawahi : 1. Sub Bidang Pencegahan dan Penanggulangan.;

2. Sub Bidang Sarana dan Prasarana.. f. Kelompok Jabatan Fungsional.

(2) Bagan Struktur Organisasi Satuan Polisi Pamong Praja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terlampir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini.

BAB IV

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL Pasal 7

Kelompok Jabatan Fungsional dilingkungan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Daerah Kabupaten Parigi Moutong mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing.

Pasal 8

(1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 terdiri dari jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.

(2) Setiap Kelompok Jabatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk dan diangkat oleh Bupati dan bertanggungjawab kepada Kepala Satuan.

(6)

(3) Jumlah Jabatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan, beban kerja dan kemampuan Daerah.

(4) Jenis dan jenjang serta pengangkatan dalam jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BAB V TATA KERJA

Pasal 9

(1) Dalam melaksanakan tugas Kepala Satuan, Kepala Bagian Tata Usaha , Kepala Bidang, Kepala Sub Bagian, kepala Sub Bidang dan Kelompok Jabatan Fungsional wajib menyelenggarakan koordinasi, integrasi dan singkronisasi baik dalam lingkungan masing-masing maupun antar satuan Organisasi sesuai dengan tugas pokok masing-masing.

(2) Setiap pimpinan kelompok Jabatan Fungsional dalam lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja bertanggungjawab kepada Kepala Satuan secara berjenjang.

(3) Setiap pimpinan Satuan Organisasi dalam lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja berkewajiban memberikan petunjuk, bimbingan dan pengawasan pekerjaan pada unsur-unsur pembantu pelaksana yang berada dalam lingkungan kerjanya.

(4) Kepala Satuan, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang, Kepala Sub Bagian / Kepala Sub Bidang wajib menerapkan pengawasan melekat.

BAB VI

PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN JABATAN STRUKTURAL Pasal 10

(1) Kepala Satuan diangkat dan diberhentikan oleh Bupati.

(2) Kepala Bagian Tata Usaha dan Kepala Bidang diangkat dan diberhentikan oleh Bupati.

(3) Kepala Sub Bagian dan Kepala Sub Bidang diangkat dan diberhentikan oleh Bupati.

BAB VII

TUGAS POKOK DAN FUNGSI Pasal 11

Ketentuan mengenai uraian tugas pokok dan fungsi masing-masing jabatan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Bupati.

BAB VIII

KETENTUAN PENUTUP Pasal 12

Pada saat Peraturan Daerah ini mulai berlaku maka Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2004 tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Parigi Moutong dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

(7)

Pasal 13

Ketentuan mengenai teknis pelaksanaan Peraturan Daerah ini diatur lebih lanjut dengan Peraturan Bupati

Pasal 14

Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Parigi Moutong.

Diundangkan di Parigi pada tanggal

SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN PARIGI MOUTONG,

H. RUSTAM DG. RAHMATU, BE, SE, Msi

Pembina Utama Muda NIP. 010 078 615

Ditetapkan di Parigi pada tanggal

BUPATI PARIGI MOUTONG,

LONGKI DJANGGOLA

(8)

PENJELASAN ATAS

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PARIGI MOUTONG NOMOR 13 TAHUN 2007

TENTANG

SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN

DAERAH KABUPATEN PARIGI MOUTONG

I. UMUM

Dalam rangka mengefektifkan penyelenggaraan otonomi daerah yang luas, nyata dan bertanggung jawab sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah, perlu adanya wadah penyelenggaraan kewenangan dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat dibidang Penegakkan peraturan daerah dan peraturan perundang-undangan, ketentraman dan ketertiban umum, serta pencegahan penanggulan kebakaran.

Berhubung perwadahan kelembagaan dimana urusan pemadam kebakaran hanya diwadahi dalam bentuk unit pelaksana teknis sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan kebutuhan pelayanan dengan masyarakat, terutama dalam rangka peningkatan pengetahuan masyarakat dibidang pencegahan dan penanggulangan kebakaran berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berdasarkan uraian tugas sebagaimana dimaksud diatas dan dengan menerapkan prinsip efisien dan efektif serta sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah, maka perlu mewadahi penyelenggaraan urusan pencegahan dan penanggulangan kebakaran kedalam suatu Organisasi Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Kabupaten Parigi Moutong dengan Peraturan Daerah Kabupaten Parigi Moutong.

II. PASAL DEMI PASAL

Pasal 1 Cukup jelas Pasal 2 Cukup jelas Pasal 3 Cukup jelas Pasal 4 Cukup jelas Pasal 5 Cukup jelas Pasal 6 Cukup jelas Pasal 7 Cukup jelas Pasal 8

(9)

Pasal 9 Cukup jelas Pasal 10 Cukup jelas Pasal 11 Cukup jelas Pasal 12 Cukup jelas Pasal 13 Cukup jelas Pasal 14 Cukup jelas

(10)

Lampiran Peraturan Daerah Kabupaten Parigi Moutong Nomor : 13 Tahun 2007

Tanggal :

Tentang : Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Satuan Polisi Pamong Praja Dan Pemadam Kebakaran Daerah Kabupaten Parigi Moutong

BUPATI PARIGI MOUTONG, KEPALA SATUAN

BAGIAN TATA USAHA KELOMPOK JABATAN

FUNGSIONAL

SUB BAGIAN PROGRAM SUB BAGIAN UMUM

BIDANG PENEGAKKAN PERATURAN DAERAH DAN KEPUTUSAN KEPALA

DAERAH

BIDANG PENCEGAHAN & PENANGGULANGAN KEBAKARAN BIDANG

KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN

SUB BIDANG PEMBINAAN TEKNIS OPERASIONAL DAN PENINGKATAN

KAPASITAS

SUB BIDANG OPERASIONAL KETENTERAMAN, KETERTIBAN DAN

PENGAMANAN

SUB BIDANG PEMBINAAN TEKNIS OPRASIONAL PENEGAKKAN PERATURAN DAERAH DAN PRODUK

HUKUM DAERAH LAINNYA

SUB BIDANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN

SUB BIDANG SARANA DAN PRASARANA SUB BIDANG KOORDINASI

PENEGAKKAN PERATURAN DAERAH DAN PRODUK HUKUM DAERAH

(11)

Referensi

Dokumen terkait

222.000.000 ,- (Dua Ratus Dua Puluh Dua Juta Rupiah) Tahun Anggaran 2016, maka bersama ini kami Kelompok Kerja I Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Daerah

bowling techniques, bowling tips, bowling technique, bowling rules, bowling score, history of bowling, bowling terms, bowling hook, spare bowling, bowling lane conditions, how to

Berdasarkan hasil evaluasi kestabilan lereng menggunakan software Geostudio 2012 Slope/W, maka didapatkanlah hasil nilai faktor keamanan pada lereng untuk side wall

Pasien obesitas yang mengkonsumsi daging kambing akan mengalami masalah tekanan darah yang tidak stabil dan turut mengalami pusing akibat efek

Komisi Sekolah Minggu PGIS Depok mengundang Pengurus Pelkat PA GPIB Jemaat “Immanuel” Depok untuk hadir dalam Persekutuan Guru Sekolah Minggu PGIS Depok yang

List tersebut kita sebarkan kepada Peneliti yang ada di kelompok- kelompok peneliti selanjutnya kita mintakan feed back tentang jurnal-jurnal apa saja yang mereka butuhkan sesuai

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada seluruh kelompok barang dan jasa antara lain: kelompok bahan makanan 3,54 persen;

Hasil penelitian Dyah (2012), menunjukkan bahwa penggunaan GNT adalah strategi pembelajaran yang bermanfaat. Mencatat penjelasan guru sambil mendengarkan