SKRIPSI Diajukan untuk melengkapi tugas dan memenuhi syarat-syarat guna memperoleh gelar Sarjana Komputer

93 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

IMPLEMENTASI SISTEM PUBLIKASI JURNAL PER TERBITAN

BERBASIS WEB PADA UNIVERSITAS

U’BUDIYAH

INDONESIA

SKRIPSI

Diajukan untuk melengkapi tugas dan memenuhi syarat-syarat guna memperoleh gelar Sarjana Komputer

Universitas U’budiyah Indonesia

Oleh :

ACHYAR MUNANDAR NIM : 131020120075

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER

(2)

i

IMPLEMENTASI SISTEM PUBLIKASI JURNAL PER TERBITAN

BERBASIS WEB PADA UNIVERSITAS

U’BUDIYAH

INDONESIA

SKRIPSI

Diajukan untuk melengkapi tugas dan memenuhi syarat-syarat guna memperoleh gelar Sarjana Komputer

Universitas U’budiyah Indonesia

Oleh :

ACHYAR MUNANDAR NIM : 131020120075

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS U’BUDIYAH INDONESIA

(3)
(4)
(5)
(6)

v

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul

“Implementasi Sistem Publikasi Jurnal Per Terbitan Berbasis Web Pada Universitas U’budiyah Indonesia”. Shalawat dan salam penulis sanjungkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW.

Skripsi ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk memperoleh gelar Sarjana Komputer di Program Studi S1 Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas U’budiyah Indonesia. Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan dan dorongan dari berbagai pihak, baik secara moril maupun materil. Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada: 1. Bapak Nurul Hamdi, S.T., M.Kom selaku Ketua Program Studi S1 Teknik

Informatika Fakultas Ilmu Komputer.

2. Ibu Fathiah, S.T., M.Eng selaku Pembimbing yang telah memberikan arahan dan bimbingan kepada penulis dalam penyelesaian skripsi ini.

3. Kedua orang tua dan keluarga untuk segenap doa dan dukungannya.

4. Seluruh teman-teman yang ikut memberikan saran dan kritik dalam penyusunan laporan ini.

Harapan penulis semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

Banda Aceh, April 2015

(7)

vi

ABSTRAK

Abstrak: Jurnal elektronik adalah adalah sebuah publikasi dalam media yang diterbitkan berturut-turut yang berhubungan secara numerik atau secara kronologis, dapat diakses melalui web, memiliki fitur seperti jurnal, majalah atau terbitan berseri dan memiliki ISSN (International Standard Serial Number), sifatnya tidak terbatas dalam ruang dan waktu dan memungkinkan penggunanya untuk mengeksplorasi sesuai dengan kebutuhannya. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk merancang sistem publikasi jurnal secara berkala per terbitan berdasarkan edisi jurnal serta bersifat online

sehingga pengguna dapat mengakses dan mengunduh jurnal tersebut dimana saja dan kapan saja selama terhubung dengan jaringan internet. Yang nantinya akan dapat pihak pengurus jurnal ilmiah agar lebih mudah dalam melakukan publikasi jurnal online serta dapat memberikan informasi jurnal ilmiah baik untuk dosen dan mahasiswa pada

Universitas U’budiyah Indonesia maupun bagi pengguna yang berasal dari perguruan

tinggi lain. Sistem ini dibangun dengan memaksimalkan penggunaan Highwire Press tags yang dikombinasikan dengan Dublin Core tags sehingga memungkinkan sistem dapat terindeks dengan mudah di Google Scholar. Dalam perancangan sistem ini, penulis menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman web untuk penyediaan halaman konten yang dinamis dan MySQL sebagai sistem manajemen basis data. Sedangkan Notepad++ penulis gunakan untuk editor penulisan kode program. Adapun

output yang dihasilkan dari sistem ini adalah jurnal elektronik berupa dokumen berekstensi PDF yang dapat diunduh secara langsung melalui internet.

Kata kunci: Sistem Informasi, Jurnal Online, Google Scholar

Abstract: E-Journal is a publication which is publish continued in media numerically or chronologically, can access through website, have same features like printed journals, magazine or newspaper and have ISSN (International Standard Serial Number). It is unlimited and enables for the users to explore based on the needs. The purpose of this study is to design a system of journal publication regularly for each publication depends on journal edition and online so the users can access and download the journal anywhere and anytime as long as connecting to the internet access or network. It can

help the journal’s management easy in publish the E-Journal and give information about scientific journal for lecturers and students of U’budiyah Indonesia University or the users from the others institution. This system built by using Highwire Press tags maximally which is combined with Dublin Core tags to enabling the system can be easily indexed in Google Scholar. In designing this system, the writer uses PHP as web programming language for providing dynamic content pages and MySQL as database management system, whereas for program code writing, the writer uses Notepad++ editor. The result of this system is E-Journal in the form of PDF document which can be downloaded directly by using internet.

(8)

vii

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian ... 1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sejarah Singkat Universitas U’budiyah Indonesia ... 7

2.2 Visi dan Misi Universitas U’budiyah Indonesia ... 7

2.2.1 Visi ... 7

2.2.2 Misi ... 7

2.3 Struktur Organisasi Universitas U’budiyah Indonesia ... 8

(9)

viii

BAB III BAHAN DAN METODE PENELITIAN

3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 25

(10)

ix

4.5.13 Halaman Tambah Reviewer ... 55

4.5.14 Halaman List Asesor ... 55

4.5.15 Halaman Tambah Asesor ... 56

4.5.16 Halaman List Administrator ... 56

4.5.17 Halaman Profil Admin ... 57

4.5.18 Halaman Pengaturan ... 57

4.6 Output Sistem ... 58

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan ... 60

5.2 Saran ... 60

DAFTAR PUSTAKA ... 61

LAMPIRAN ... 62

(11)

x

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Metode Penilaian Webometrics ... 14

Tabel 2.2 Simbol-Simbol Entity Relationship Diagram ... 18

Tabel 2.3 Simbol-Simbol Diagram Konteks ... 19

Tabel 2.4 Simbol-Simbol Data Flow Diagram ... 20

Tabel 2.5 Bahasa pemrograman yang didukung oleh Sublime Text ... 23

Tabel 3.1 Jadwal Penelitian ... 25

Tabel 3.2 Desain Tabel admin ... 27

Tabel 3.3 Desain Tabel artikel ... 28

Tabel 3.4 Desain Tabel asesor ... 28

Tabel 3.5 Desain Tabel edisi ... 29

Tabel 3.6 Desain Tabel file_artikel ... 29

Tabel 3.7 Desain Tabel jurnal ... 29

Tabel 3.8 Desain Tabel log_artikel ... 30

Tabel 3.9 Desain Tabel negara ... 31

Tabel 3.10 Desain Tabel pengaturan ... 31

Tabel 3.11 Desain Tabel review ... 31

Tabel 3.12 Desain Tabel tulis ... 32

(12)

xi

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 1.1 Peringkat Webometrics UUI ... 3

Gambar 2.1 Struktur Organisasi UUI ... 8

Gambar 3.1 Desain ERD Sistem Publikasi Jurnal ... 33

Gambar 3.2 Relasi Antar Tabel ... 34

Gambar 4.3 Desain Halaman Artikel Jurnal ... 41

Gambar 4.4 Desain Halaman Arsip ... 41

Gambar 4.5 Desain Halaman Edisi ... 42

Gambar 4.6 Desain Halaman Dewan Editor ... 42

Gambar 4.7 Desain Halaman Pedoman Penulisan ... 43

Gambar 4.8 Desain Halaman Template... 43

Gambar 4.9 Desain Halaman Tentang Jurnal... 44

Gambar 4.10 Desain Halaman Kontak ... 44

Gambar 4.11 Desain Halaman Checklist Naskah ... 45

Gambar 4.12 Desain Halaman Kirim Naskah ... 45

Gambar 4.13 Desain Halaman Lihat Rekomendasi Reviewer ... 46

Gambar 4.14 Desain Halaman Revisi Naskah ... 46

Gambar 4.15 Desain Halaman Lihat Kiriman Naskah Penulis ... 47

Gambar 4.16 Desain Halaman Beri Rekomendasi Naskah ... 47

Gambar 4.17 Desain Halaman Dashboard Asesor ... 48

Gambar 4.18 Desain Halaman Edisi Jurnal ... 48

Gambar 4.19 Desain Halaman Riwayat Artikel Jurnal ... 49

Gambar 4.20 Desain Halaman Dashboard Admin ... 49

Gambar 4.21 Desain Halaman Jurnal ... 50

Gambar 4.22 Desain Halaman Tambah Jurnal... 50

Gambar 4.23 Desain Halaman Arsip Jurnal ... 51

Gambar 4.24 Desain Halaman Edisi ... 51

Gambar 4.25 Desain Halaman Tambah Edisi ... 52

Gambar 4.26 Desain Halaman Tambah Artikel Jurnal ... 52

Gambar 4.27 Desain Halaman List Penulis ... 53

Gambar 4.28 Desain Halaman Profil Penulis ... 53

Gambar 4.29 Desain Halaman Tambah Penulis ... 54

Gambar 4.30 Desain Halaman List Reviewer ... 54

Gambar 4.31 Desain Halaman Profil Reviewer ... 55

Gambar 4.32 Desain Halaman Tambah Reviewer ... 55

Gambar 4.33 Desain Halaman List Asesor ... 56

Gambar 4.34 Desain Halaman Tambah Asesor ... 56

Gambar 4.35 Desain Halaman ListAdministrator ... 56

Gambar 4.36 Desain Halaman Profil Admin ... 57

(13)

xii

(14)

xiii

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

(15)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Penelitian

Teknologi di bidang komputer saat ini sangat berkembang pesat sehingga dapat meningkatkan keaktifan di dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Komputer bukan hanya digunakan sebagai pengolah data saja, tetapi penggunaannya juga semakin meluas menjadi salah satu sarana komunikasi dan media informasi.

Website merupakan teknologi yang sangat berkembang saat ini. Melalui

website orang bisa berbagi dan mendapatkan informasi dengan cepat. Pengguna hanya membutuhkan sebuah perangkat komputer yang terkoneksi dengan internet serta web browser sehingga mereka bisa mendapatkan informasi dengan sangat mudah. Informasi yang diperoleh pun bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan

user, salah satunya adalah informasi tentang dunia pendidikan seperti bahan perkuliahan, jurnal penelitian, literatur ilmiah dan lain-lain.

Universitas U’budiyah Indonesia adalah institusi perguruan tinggi swasta yang baru berdiri di Banda Aceh yang terdiri dari 6 fakultas dan telah mendapatkan izin resmi dari Menteri Pendidikan Republik Indonesia. Seiring dengan perkembangan yang ada, dimana dalam hal menjalankan Tridharma perguruan tinggi yang wajib dijalankan oleh semua institusi pendidikan, Universitas U’budiyah Indonesia pun memprioritaskan penelitian sebagai kewajiban yang harus dijalankan oleh setiap dosen baik dosen tetap maupun dosen tidak tetap. Diharapkan penelitian tersebut berguna bagi dosen bersangkutan yang merupakan salah satu poin untuk kenaikan pangkat/jabatan, menjadi pembelajaran bagi mahasiswa dan juga berguna bagi masyarakat. Adapun salah satu dari Tridharma perguruan tinggi adalah penelitian yang dilakukan oleh dosen harus dipublikasikan pada setiap jurnal penelitian nasional maupun internasional.

(16)

2 2016 sepenuhnya hanya jurnal elektronik saja yang akan diakreditasi maka oleh sebab itu Universitas U’budiyah Indonesia mutlak harus memiliki suatu sistem publikasi jurnal per terbitan berbasis web.

Berdasarkan dari permasalahan yang ada, maka penulis berencana ingin merancang sistem publikasi jurnal berbasis web. Sistem yang akan dibuat nantinya dapat mempublikasikan jurnal secara berkala per terbitan berdasarkan edisi jurnal serta bersifat online sehingga pengguna dapat mengakses dan mengunduh jurnal tersebut dimana saja dan kapan saja selama terhubung dengan jaringan internet. Sistem ini dapat membantu pihak pengurus jurnal ilmiah agar lebih mudah dalam melakukan publikasi jurnal secara online serta dapat memberikan informasi jurnal ilmiah baik untuk dosen dan mahasiswa pada Universitas U’budiyah Indonesia maupun bagi pengguna yang berasal dari perguruan tinggi lain.

Penulis berharap semoga sistem yang dibuat nantinya layak untuk dijadikan sebagai sebuah sistem publikasi jurnal pada Universitas U’budiyah Indonesia dan kontennya pun mampu terindeks di Google Scholar sebagai salah satu provider jurnal tingkat internasional yang paling mudah untuk terdaftar dalam indeksnya sehingga dapat mendongkrak peringkat kepopuleran Universitas U’budiyah Indonesia pada Webometrics. Berdasarkan uraian dan penjelasan diatas, maka penulis mengangkat permasalahan ini sebagai skripsi dengan judul

“Implementasi Sistem Publikasi Jurnal Per Terbitan Berbasis Web Pada Universitas U’budiyah Indonesia”.

1.2 Identifikasi Masalah

Adapun identifikasi masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Dosen harus memiliki pemahaman betapa pentingnya melakukan penelitian

dan mempublikasikannya pada sistem informasi jurnal online perguruan tinggi serta menyisipkan URL artikel-artikel jurnalnya di

(17)

3 2. Sistem informasi jurnal harus dapat terindeks di Google Scholar.

3. Mekanisme meta tag pada suatu sistem informasi jurnal harus diterapkan agar terindeks di Google Scholar.

4. Peringkat Universitas U’budiyah Indonesia di Webometrics masih tergolong rendah yakni berada di peringkat 17970 dunia dan peringkat 279 se-Indonesia.

Gambar 1.1 Peringkat Webometrics UUI

1.3 Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Mengapa dosen perlu melakukan penelitian dan menerbitkannya pada sistem

informasi jurnal online.

2. Bagaimana membuat sistem informasi jurnal yang terindeks di Google Scholar.

3. Bagaimana menerapkan mekanisme meta tag pada suatu sistem informasi jurnal agar terindeks di Google Scholar.

4. Faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan peringkat Webometrics suatu perguruan tinggi jadi meningkat.

1.4 Batasan Masalah

(18)

4 1. Pengguna yang mengunduh berkas jurnal dapat melihat abstrak, kata kunci, nama penulis serta isi jurnal dalam bentuk file PDF. Berkas tersebut dapat diunduh oleh pengguna terdaftar maupun pengunjung yang belum mendaftar. 2. Pengguna dapat mencari jurnal menurut kriteria tertentu seperti berdasarkan

judul, abstrak dan kata kunci.

3. Administrator juga memainkan peran sebagai editor dan layouter naskah jurnal.

4. Penetapan reviewer jurnal dibatasi dimana satu naskah hanya boleh direview oleh satu orang reviewer.

5. Terdapat dua macam artikel jurnal pada sistem ini yaitu Non-Peer Reviewed Article dan Peer-Reviewed Article. Non-Peer Reviewed Article adalah proses penulisan jurnal yang langsung diterbitkan oleh administrator tanpa melalui proses review, sedangkan Peer-Reviewed Article adalah proses penulisan jurnal yang melalui proses review terlebih dahulu sebelum disetujui untuk dipublikasikan.

1.5 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Merancang sebuah sistem publikasi jurnal per terbitan berbasis web pada Universitas U’budiyah Indonesia.

2. Mempersiapkan sistem informasi untuk publikasi jurnal secara online pada Universitas U’budiyah Indonesia sejak dini dalam hal penerapan kebijakan Direktorat Pendidikan Tinggi (DIKTI) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tentang akreditasi jurnal bahwa mulai tahun 2016 sepenuhnya hanya jurnal elektronik saja yang akan diakreditasi.

3. Menambahkan dan melengkapi suatu konten atau item yang bermanfaat pada

websiteUniversitas U’budiyah Indonesia.

4. Mempersiapkan sebuah sistem informasi ke arah penelitian yang lebih lanjut.

1.6 Manfaat Penelitian

Adapun manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

(19)

5 2. Dapat memudahkan dosen dalam memberikan bukti berupa link jurnal ilmiah yang pernah dipublikasi secara online sebagai bahan pertimbangan DIKTI dalam proses kenaikan pangkat/jabatan dosen yang nantinya link jurnal tersebut diperlukan saat mengisi formulir di Sistem Informasi Pengembangan Karir Dosen (SIPKD) yang dikelola oleh DIKTI.

3. Konten jurnal dapat terindeks dengan mudah di Google Scholar sebagai salah satu aspek penilaian pada Webometrics sehingga dapat meningkatkan peringkat kepopuleran Universitas U’budiyah Indonesia. Webometrics sendiri menjadi patokan dalam hal pemeringkatan universitas yang ada di dunia, termasuk juga universitas yang berada di Indonesia. Saat ini juga hampir semua universitas berusaha mencapai rangking yang terbaik pada

Webometrics guna menaikkan gengsi mereka.

1.7

Keaslian Penelitian

Berdasarkan penelusuran terhadap penelitian terdahulu, ditemukan sedikitnya dua judul penelitian yang relevan dengan topik penelitian yang penulis lakukan yakni:

1. Sulastri (2008) mengadakan penelitian yang berjudul “Rekayasa Perangkat Lunak Database Jurnal Ilmiah Berbasis Web”. Penelitian tersebut menggunakan metode perancangan dengan pendekatan waterfall dan sistemnya terdiri dari dua user yaitu administrator dan penulis. Adapun hasil penelitian dari tersebut adalah pembuatan sistem sangat terbantu dengan menggunakan CMS PHP-Nuke sehingga mempercepat waktu penulisan program dan proses manajemen jurnal menjadi lebih baik dan mudah dalam pencarian (http://www.unisbank.ac.id/ojs/index.php/fti1/article/viewFile/73/68). 2. Iwan Handoyo Putro, Resmana Lim dan Hendri Kurnia Wijaya (2011)

mengadakan penelitian yang berjudul “Pembuatan Aplikasi Konversi

Metadata Menggunakan Standar Open Archive untuk Koleksi Artikel Elektronik Pusat Penelitian Universitas Kristen Petra”. Metode yang digunakan adalah metode penelitian rekayasa berupa hasil pengembangan

(20)

6 aturan Dublin Core. Hasil dari penelitian tersebut adalah dengan adanya konversi metadata jurnal elektronik, maka koleksi jurnal elektronik yang ada di Pusat Penelitian Universitas Kristen Petra dapat di-harvest oleh aplikasi

harvester berstandar OAI-PMH(http://repo.pens.ac.id/226).

Penelitian yang penulis lakukan berbeda dengan kedua penelitian tersebut di atas. Penelitian yang pertama fokus pada penggunaan CMS PHP-Nuke dalam membangun sistem dimana hanya terdapat dua user saja yakni administrator dan penulis, tetapi tidak membahas bagaimana jurnal yang ada pada sistem dipublikasi melalui proses penelaahan manuskrip (peer-review) sehingga jurnal dapat ditinjau terlebih dahulu oleh reviewer sebelum dipublikasi, bagaimana agar jurnal tersebut dapat dengan mudah divisitasi oleh asesor untuk keperluan akreditasi jurnal elektronik dan bagaimana agar setiap artikel jurnal memiliki meta tag tersendiri agar dapat terindeks di Google Scholar.

Sementara penelitian yang kedua lebih mengarah pada hasil pengembangan untuk mengkonversikan metadata sesuai dengan aturan Dublin Core terhadap koleksi jurnal elektronik yang telah ada sehingga dapat di-harvest

oleh aplikasi harvester berstandar OAI-PMH.

(21)

7

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Sejarah Singkat Universitas U’budiyah Indonesia

Universitas U’budiyah Indonesia adalah institusi perguruan tinggi swasta yang berdiri sejak tahun 2014 di Banda Aceh yang terdiri dari 6 fakultas dan telah mendapatkan izin resmi dari Menteri Pendidikan Republik Indonesia. Institusi pendidikan swasta ini terletak di Jalan Alue Naga Desa Tibang, sebelum jembatan Krueng Cut Banda Aceh. Universitas U’budiyah Indonesia Banda Aceh didirikan oleh Yayasan U’budiyah Indonesia yang diketuai oleh Bapak Dedi Zefrizal, ST.

Universitas U’budiyah Indonesia awalnya merupakan sebuah yayasan yang dibawahnya memiliki dua Sekolah Tinggi yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK). STIKES U’budiyah Indonesia berdiri tahun 2004 dengan izin resmi dari Menteri Pendidikan Nasional RI berdasarkan SK Nomor 122/O/2004, dengan tiga program studi yaitu S-1 Kesehatan Masyarakat, Diploma IV Kebidanan dan Diploma III Kebidanan. STMIK U’budiyah Indonesia didirikan pada tahun 2007 berdasarkan SK Mendiknas Nomor 25/D/0/2007, dengan empat program studi yaitu S-1 Sistem Informasi, S-1 Teknik Informatika, D-III Manajemen Informatika dan D-III Komputer Akuntansi.

2.2 Visi dan Misi Universitas U’budiyah Indonesia

2.2.1 Visi

Menjadi World Class Cyber University dalam penyelengaraan tridharma

perguruan tinggi pada tahun 2025.

2.2.2 Misi

1. Menyelenggarakan pendidikan berbasis sistem informasi dan komunikasi

untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan mampu bersaing di tingkat

Nasional dan Internasional.

2. Menciptakan suasana akademik yang mendukung terselenggaranya kegiatan

penelitian yang bertaraf internasional dan bermanfaat bagi kesejahteraan umat

(22)

8

3. Melakukan pengabdian masyarakat sebagai wujud tanggung jawab sosial

institusi (university social responsibility).

4. Mengelola manajemen perguruan tinggi dengan akuntabilitas, kemandirian

dan tata kelola berbasis Good University Corporate (GUC).

5. Menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai institusi, baik di dalam

maupun di luar negeri berbasis pendekatan quality dan kemanfaatan.

6. Mewujudkan manajemen akademik yang mampu meningkatkan kesejahteraan

ekonomi dan kualitas hidup seluruh sivitas akademika.

2.3 Struktur Organisasi Universitas U’budiyah Indonesia

Gambar 2.1 Struktur Organisasi UUI

2.4 Pengertian Jurnal Ilmiah

Jurnal adalah terbitan berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan

yang sangat diminati orang saat diterbitkan. Bila dikaitkan dengan kata ilmiah di

belakang kata jurnal berarti terbitan berkala yang berbentuk pamflet yang berisi

(23)

9

2.5 Jenis-Jenis Jurnal

Ada beberapa jenis penerbitan berkala selain jurnal, yaitu:

1. Majalah adalah terbitan berkala yang bukan harian, setiap keluar diberi

halaman terpisah, biasanya diidentifikasi dengan tanggal bukan nomor

berseri.

2. Buletin adalah terbitan berkala resmi yang dikeluarkan lembaga atau

organisasi profesi ilmiah serta memuat berita, hasil dan laporan kegiatan

dalam satu bidang.

3. Warkat Warta adalah terbitan pendek berisi berita, termasuk kemajuan

keilmuan yang berisi catatan singkat yang mengutarakan materi secara umum

dan tidak mendalam (http://www.ditpertais.net/regulasi/jurnal/jur4.asp).

2.6 Format Umum Penulisan Jurnal Ilmiah

Format umum dalam penulisan jurnal ilmiah biasanya terdiri dari:

1. Judul

Setiap jurnal ilmiah harus memiliki judul yang jelas. Dengan membaca judul,

akan memudahkan pembaca mengetahui inti jurnal tanpa harus membaca

keseluruhan dari jurnal tersebut.

2. Abstrak

Abstrak berbeda dengan ringkasan. Bagian abstrak dalam jurnal berfungsi

untuk mencerna secara singkat isi jurnal. Abstrak di sini dimaksud untuk

menjadi penjelas tanpa mengacu pada jurnal.

Bagian abstrak harus menyajikan sekitar 250 kata yang merangkum tujuan,

metode, hasil, dan kesimpulan. Jangan gunakan singkatan atau kutipan dalam

abstrak. Pada abstrak harus dapat berdiri sendiri tanpa catatan kaki. Abstrak

ini biasanya ditulis terakhir. Cara mudah untuk menulis abstrak adalah

mengutip poin yang paling penting disetiap bagian jurnal. Kemudian

menggunakan poin-poin untuk menyusun sebuah deskripsi singkat tentang

studi Anda.

3. Pendahuluan

Pendahuluan adalah pernyataan dari kasus yang Anda selidiki, yang

memberikan kepada pembaca untuk memahami tujuan spesifik Anda dalam

(24)

10

tentang latar belakang masalah, seperti ringkasan dari setiap penelitian yang

telah dilakukan dan bagaimana sebuah percobaan akan membantu untuk

menjelaskan atau memperluas pengetahuan dalam bidang umum. Semua

informasi latar belakang yang dikumpulkan dari sumber lain harus menjadi

kutipan.

4. Bahan dan Metode

Bagian ini menjelaskan ketika percobaan telah dilakukan. Peneliti

menjelaskan desain percobaan, peralatan, metode pengumpulan data dan jenis

pengendalian. Jika percobaan dilakukan di alam, maka penulis

menggambarkan daerah penelitian, lokasi, dan juga menjelaskan pekerjaan

yang dilakukan. Aturan umum yang perlu diingat adalah bagian ini harus

memaparkan secara rinci dan jelas sehingga pembaca memiliki pengetahuan

dan teknik dasar agar bisa diduplikasikan.

5. Hasil

Disini peneliti menyajikan data yang ringkas dengan tinjauan menggunakan

teks naratif, tabel, atau gambar. Ingat hanya hasil yang disajikan, tidak ada

interpretasi data atau kesimpulan dari data dalam bagian ini. Data yang

dikumpulkan dalam tabel/gambar harus dilengkapi teks naratif dan disajikan

dalam bentuk yang mudah dimengerti. Jangan ulangi secara panjang lebar

data yang telah disajikan dalam tabel dan gambar.

6. Pembahasan

Pada bagian ini, peneliti menafsirkan data dengan pola yang diamati setiap

hubungan antar variabel percobaan yang penting dan setiap korelasi antara

variabel dapat dilihat jelas. Peneliti harus menyertakan penjelasan yang

berbeda dari hipotesis atau hasil yang berbeda atau serupa dengan setiap

percobaan terkait dilakukan oleh peneliti lain.

Ingat bahwa setiap percobaan tidak selalu harus menunjukkan perbedaan

besar atau kecenderungan untuk menjadi penting. Hasil yang negatif juga

perlu dijelaskan dan mungkin merupakan sesuatu yang penting untuk diubah

dalam penelitian Anda.

7. Kesimpulan

Bagian ini hanya menyatakan bahwa peneliti berpikir mengenai setiap data

(25)

11

pendahuluan. Dengan mengacu pada bagian pendahuluan dan kesimpulan.

Seorang pembaca harus memiliki ide yang baik dari penelitian ini, meskipun

hanya rincian spesifik.

8. Daftar Pustaka

Semua informasi (kutipan) yang didapat oleh peneliti harus ditulis

sesuai abjad pada bagian ini. Hal tersebut berguna untuk pembaca

yang ingin merunjuk pada literatur asli. Perhatikan bahwa

referensi yang dikutip benar-benar disebutkan pada jurnal Anda

(http://edukasi.kompas.com/read/2012/02/09/10353179/Panduan.Menulis.Jur

nal.ilmiah).

2.7 Google Scholar

Google merupakan salah satu perusahaan besar berbasis teknologi informasi yang saat ini telah merambah ke banyak lini pekerjaan manusia. Dari mulai mesin pencari web dan email sampai ke mesin penerjemah bahasa. Termasuk salah satunya yang penting dan perlu diketahui oleh kalangan akademisi adalah Google Scholar.

Google Scholar menyediakan cara yang mudah untuk mencari literatur akademis secara luas. Anda dapat mencari di seluruh bidang ilmu dan referensi dari satu tempat seperti makalah peer-reviewed, thesis, buku, abstrak, dan artikel, dari penerbit akademis, komunitas profesional, pusat data pracetak, universitas dan organisasi akademis lainnya. Google Scholar akan membantu Anda mengidentifikasi penelitian paling relevan dari seluruh penelitian akademis

(http://scholar.google.co.id/intl/id/scholar/about.html).

Umumnya jurnal elektronik atau jurnal online yang ada di dunia ini berusaha agar dapat terindeks di Google Scholar sebagai capaian pertama sebelum jurnal elektroniknya terdaftar di situs pengindeks yang lain semacam

Directory of Open Access Journals, Scopus atau Thomson Reuters (http://ilmukomputer.org/2013/12/18/peneliti-boleh-narsis-di-google-scholar).

(26)

12 1. Sediakan meta tag. Google Scholar mendukung format meta tag dari

Highwire Press, Eprints, BE Press, PRISM dan Dublin Core. Anda bisa menggunakan salah satu format di atas, tetapi saran dari Google Scholar

supaya menempatkan Dublin Core sebagai pilihan terakhir karena Dublin Core tidak menyediakan field untuk journal title, volume, issue, dan page numbers. Beberapa meta tag yang paling umum digunakan antara lain:

a. Tag untuk judul artikel jurnal, yaitu citation_title atau DC.title. b. Tag untuk nama penulis artikel jurnal, yaitu citation_author atau

DC.Creator.PersonalName.

c. Tag untuk tanggal publikasi artikel jurnal, yaitu citation_date atau DC.Date.issued.

d. Tag untuk nama jurnal, yaitu citation_journal_title atau DC.Source. e. Tag untuk nomor ISSN jurnal, yaitu citation_issn atau

DC.Source.ISSN.

f. Tag untuk volume jurnal, yaitu citation_volume atau DC.Source.Volume.

g. Tag untuk edisi jurnal, yaitu citation_issue atau DC.Source.Issue. h. Tag untuk alamat situs unduh berkas artikel jurnal, yaitu

citation_pdf_url.

Berikut ini merupakan contoh dari penggunaan meta tag:

<meta name="citation_title" content="The testis isoform of the phosphorylase kinase catalytic subunit (PhK-T) plays a critical role in regulation of glycogen mobilization in developing lung">

<meta name="citation_author" content="Liu, Li">

<meta name="citation_author" content="Falconieri, Mary"> <meta name="citation_date" content="1996/05/17">

<meta name="citation_journal_title" content="Journal of Biological Chemistry">

a. Judul harus berada paling atas dan ditulis lebih besar. Untuk PDF gunakan ukuran huruf 24 pt, untuk HTML gunakan tag <h1>, <h2> atau CSS class

(27)

13 b. Nama penulis harus disebutkan tepat sebelum atau setelah judul dengan ukuran huruf yang lebih kecil dari judul tetapi tetap lebih besar dari teks lain. Untuk PDF gunakan ukuran huruf 16-23 pt, untuk HTML gunakan

tag <h3> atau CSS class dengan nama "citation_author". Pisahkan nama penulis satu dari penulis lainnya dengan tanda koma atau titik koma dan hapus pangkat atau gelarnya.

c. Untuk mencantumkan kutipan bibliografi pada PDF, tempatkan dalam satu baris pada header atau footer sedangkan untuk HTML tempatkan setelah judul dan nama penulis.

d. Hindari penggunaan huruf bitmap pada file PDF seperti huruf Type 3

karena sering hilang atau terjadi kesalahan dalam proses character encoding sehingga membuat perangkat lunak pengurai Google Scholar

kesulitan ketika mengekstrak data bibliografi.

3. Pisahkan artikel satu dengan artikel lain pada file PDF atau halaman HTML sendiri. Tetapi jangan memecah 1 artikel menjadi beberapa file karena Google Scholar tidak bisa mengindeksnya

(http://scholar.google.com/intl/id/scholar/inclusion.html#indexing).

2.8 Webometrics

Webometrics merupakan sebuah website yang dalam setahun dua kali (bulan Januari dan Juli) mengumumkan peringkat kepopuleran sebuah universitas dilihat dari berbagai aspek yang menjadi metode penilaian mereka. Dan memang saat ini Webometrics berhasil menarik perhatian dan menjadi patokan dalam hal pemeringkatan universitas yang ada di dunia, termasuk juga universitas yang berada di Indonesia. Saat ini juga hampir semua universitas berusaha mencapai rangking yang terbaik pada Webometrics guna menaikkan gengsi mereka

(http://fik.upnvj.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=276). Sebelum tahun 2012 penulis mengamati metode penilaian mereka dalam hal pemeringkatan seluruh universitas di dunia adalah sebagai berikut :

1. Visibility

(28)

14 2. Rich Files

Banyaknya file (.doc, .pdf, .ps, .ppt) dari sebuah universitas yang diindeks oleh Google.

3. Google Scholar

Banyaknya jurnal atau artikel ilmiah yang terindeks oleh Google Scholar. 4. Ukuran (size)

Banyaknya halaman dari domain dan subdomain sebuah universitas yang terindeks pada empat search engine, yaitu Google, Yahoo, Exalead dan Live search.

Namun sejak Juli 2012 metode perhitungan yang dipakai berubah menjadi sebagai berikut:

Tabel 2.1 Metode Penilaian Webometrics

INDICATOR MEANING COVERAGE SOURCE WEIGHT

IMPACT

PRESENCE Number of webpages

(all) Current Google 20%

OPENNESS Number of papers (pdf,

doc, docx, ppt) 2007-2011 Google Scholar 15%

EXCELLENCE Number of papers in

the 10% top cited 2003-2010 Scimago 15%

Dari beberapa hal diatas penulis dapat menyimpulkan secara pribadi bahwa dalam hal menaikkan peringkat universitas pada Webometrics dapat dilakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Memperkaya website dari domain dan subdomain dengan artikel atau berita yang dapat dikonsumsi oleh pembaca dan juga file-file yang dapat diunduh oleh public internet, dengan kata lain perbanyak konten dari semua website

(29)

15 2. Memperbanyak backlink ke arah universitas, hal ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya ikutkanlah link ke arah website universitas ketika menulis sebuah artikel di luar domain universitas (pihak ketiga).

3. Perbanyak artikel ilmiah atau penelitian ke dalam website yang ada pada

domain dan subdomain universitas dalam bentuk PDF, bukan bentuk file

yang lain. PDF harus dipastikan untuk mendongkrak jumlah file yang terindeks pada Google Scholar dan perlu diingat tulisan yang diakui adalah tulisan unik bukan tulisan yang sudah diupload di luar universitas.

4. Ketika melakukan penelitian dan menerbitkannya pada jurnal internasional jangan lupa untuk selalu memberikan nama universitas pada kolom

affiliation, hal ini agar jurnal internasional tersebut diakui sebagai jurnal universitas yang bersangkutan.

2.9 Data

Data berasal dari bahasa latin yaitu “datum” yang berarti fakta, kenyataan, kejadian atau peristiwa. Jadi data atau fakta adalah kenyataan dari suatu kejadian atau peristiwa. Data organisasi merupakan hasil kegiatan organisasi bersangkutan. Dalam konteks sistem informasi, data adalah sebagai keterangan yang masih mentah, agar dapat digunakan untuk keperluan manajemen maka data harus diolah dahulu ke dalam bentuk informasi yang sesuai dengan fakta-fakta yang berupa fisik dan bukan fisik, kejadian-kejadian dan prosedur yang belum diolah oleh manusia atau peralatan yang digunakan oleh manusia.

Data dapat juga didefenisikan sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data dapat berupa suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa atau simbol-simbol lainnya yang bisa digunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, objek, kejadian atau suatu konsep (Sutarman, 2003).

2.10 Informasi

Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah pengetahuan yang

berguna bagi manusia atau telah dimengerti manusia dan dapat dikatakan sebagai

hasil pengolahan data yang dapat berfungsi untuk mencapai suatu tujuan tertentu

(30)

16 mendatang. Sumber informasi adalah data, karena dari data yang diinput akan

menghasilkan suatu hasil akhir yang berupa informasi bagi pengguna.

Informasi dapat juga diartikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam

suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang

menggambarkan suatu kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakan untuk

pengambilan keputusan (Sutarman, 2003).

Syarat-syarat informasi yang baik dan lengkap antara lain:

1. Ketersediaan (availability).

2. Mudah dipahami (comprehensibility).

3. Kehandalan (realibility).

4. Relevan.

5. Bermanfaat.

6. Tepat waktu.

7. Akurat.

8. Konsisten.

2.11 Sistem Informasi

Andri Kristanto (2003) menyatakan bahwa sistem informasi merupakan kumpulan dari perangkat keras dan perangkat lunak komputer serta manusia yang akan mengolah data menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak.

Sistem merupakan suatu kumpulan atau himpunan dari beberapa elemen, komponen atau variabel-variabel yang terorganisasi serta saling berinteraksi satu sama lain. Umumnya elemen-elemen pada sebuah sistem saling berhubungan dan berinteraksi dalam pencapaian tujuan yang sama. Elemen-elemen yang mewakili suatu sistem secara umum adalah masukan (input), pengolahan (processing) dan keluaran (output).

Suatu sistem juga mempunyai ciri-ciri antara lain: 1. Mempunyai ruang lingkup.

2. Mempunyai elemen-elemen sistem antara lain seperti hardware, software, brainware, data dan prosedur.

(31)

17 Sistem informasi dapat didefenisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang, fasilitas, teknologi, media,

interface dan prosedur untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan (Sutarman, 2003).

2.12 Database

Database adalah kumpulan file-file yang saling berelasi, relasi tersebut biasa ditunjukkan dengan kunci dari tiap file yang ada. Satu database menunjukkan satu kumpulan data yang dipakai dalam satu lingkup perusahaan atau instanti. Kumpulan file-file tersebut mempunyai kaitan antara satu file

dengan file yang lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan satu perusahaan atau instansi dalam batasan tertentu (Nugroho, 2005).

Keuntungan dalam database adalah menemukan data yang dicari dengan mudah dan cepat. Penyusunan satu database digunakan untuk mengatasi masalah-masalah pada penyusunan data yaitu:

1. Redundansi dan inkonsistensi data. 2. Kesulitan pengaksesan data. 3. Isolasi data untuk standarisasi. 4. Multiple user (banyak pemakai). 5. Masalah keamanan (security). 6. Masalah integrasi (kesatuan).

7. Masalah data independence (kebebasan data).

2.13 Entity Relationship Diagram (ERD)

Model E-R (Entity Relationship) adalah sebuah model yang merepresentasikan data sistem dengan sejumlah entitas dan relasi. Entitas merupakan objek tertentu dalam sebuah sistem. Relasi adalah sebuah interaksi antara satu atau lebih entitas, atribut ialah suatu sifat dalam sejumlah objek. Komponen-komponen Entity Relationship Diagram (ERD) antara lain:

(32)

18 2. Relationship (relasi) merupakan suatu asosiasi bisnis alami antara satu entitas

atau lebih.

3. Atribute (atribut) merupakan property atau karakteristik suatu entity relationship.

Dalam diagram E-R terdapat nilai hubungan antar entitas yang disebut kardinalitas (cardinality). Kardinalitas adalah sejumlah hubungan yang dapat muncul pada sebuah entitas. Terdapat empat hubungan dasar, yaitu :

1. One To One (1-1), hubungan yang terjadi jika sebuah entry dalam sebuah

object data store dihubungkan dengan hanya sebuah entry dalam object data store yang lain.

2. One ToMany (1-M), hubungan yang terjadi jika sebuah entry dalam sebuah

object data store dihubungkan dengan satu atau lebih entry dalam object data store yang lain.

3. Many To One (M-1), hubungan yang terjadi jika satu atau lebih entry dalam sebuah object data store dihubungkan dengan sebuah entry dalam object data store yang lain.

4. Many To Many (M-N), hubungan yang terjadi jika satu atau lebih entry dalam sebuah object data store dihubungkan dengan satu atau lebih entry dalam

object data store yang lain.

Adapun simbol-simbol yang digunakan pada Entity Relationship Diagram

seperti pada Tabel 2.2.

Tabel 2.2 Simbol-Simbol Entity Relationship Diagram

No. Simbol Nama Keterangan harus memelihara dan menyajikan informasi.

3 Atribut Karakteristik dari entity atau relationship

yang menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship.

4 Link

(Penghubung)

(33)

19 2.14 Context Diagram (Diagram Konteks)

Context diagram merupakan kejadian tersendiri dari suatu diagram alir data. Dimana satu lingkaran merepresentasikan seluruh sistem. Context diagram

ini harus berupa suatu pandangan yang mencakup masukan-masukan dasar, sistem-sistem dan keluaran.

Context diagram merupakan tingkatan tertinggi dalam diagram aliran data yang hanya memuat proses serta menunjukkan sistem secara keseluruhan. Semua entitas luar yang ditunjukkan pada diagram ini memiliki aliran-aliran data menuju dan dari sistem. Diagram ini tidak memuat penyimpanan data dan tampak sederhana untuk diciptakan, begitu entitas-entitas luar serta aliran data menuju dan dari sistem diketahui penganalisis dari wawancara dengan user dan sebagai hasil analisis dokumen.

Context diagram menggunakan tiga simbol. Simbol-simbol ini digunakan untuk menunjukkan tiga jenis komponen sistem yakni entitas luar, aliran data dan proses.

Tabel 2.3 Simbol-Simbol Diagram Konteks

No. Simbol Nama Keterangan

1 External Entity

(Entitas luar)

Entitas luar merupakan kesatuan di lingkungan luar sistem yang bisa berupa orang, organisasi, atau sistem lain dimana sistem kita melakukan komunikasi yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem.

2 Data Flow

(Aliran data)

Aliran data mengalir diantara entitas luar dan proses. Aliran data ini bisa berupa masukan (input) untuk sistem atau hasil (output) dari suatu proses.

3 Process

(proses)

Proses adalah suatu kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin, atau komputer. Proses berfungsi untuk mengolah aliran data yang masuk kedalamnya sebagai input, kemudian dari proses itu juga menghasilkan aliran data sebagai output.

2.15 Data Flow Diagram (DFD)

(34)

20 mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau data tersebut akan disimpan.

DFD menggunakan empat simbol. Simbol-simbol ini digunakan untuk menunjukkan empat jenis komponen sistem yakni proses, penyimpanan data, aliran data dan entitas eksternal.

Tabel 2.4 Simbol-Simbol Data Flow Diagram

No. Simbol Nama Keterangan

1 External Entity

(Entitas luar)

Entitas luar merupakan kesatuan di lingkungan luar sistem yang bisa berupa orang, organisasi, atau sistem lain dimana sistem kita melakukan komunikasi yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem.

2 Process

(proses)

Proses adalah suatu kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin, atau komputer. Proses berfungsi untuk mengolah aliran data yang masuk kedalamnya sebagai input, kemudian dari proses itu juga menghasilkan aliran data sebagai output.

3 Data Store

(Penyimpanan data)

Data store digunakan untuk menyimpan data hasil proses maupun menyediakan data untuk diproses.

4 Data Flow

(Aliran data)

Aliran data mengalir diantara entitas luar, proses dan penyimpanan data. Aliran data ini bisa berupa masukan (input) untuk sistem atau hasil (output) dari suatu proses.

2.16 Apache Web Server

Apache merupakan web server open source yang tersedia untuk berbagai

platform termasuk Linux dan Windows. Web server ini terkenal cukup handal dan banyak digunakan oleh sebagian besar website yang ada di internet. Selain tangguh dan kuat, Apache juga dapat diperoleh secara gratis.

2.17 PHP

(35)

21 untuk membuat halaman web dinamis pada home page pribadinya. Rasmus menulis ulang script-script PERL tersebut mengunakan bahasa C, kemudian menambahkan fasilitas untuk form HTML, koneksi MySQL dan meluncurkan

PHP versi kedua yang diberi nama PHP/FI pada tahun 1996.

PHP versi ketiga dirilis pertengahan 1997. Pada versi ini pembuatannya tidak lagi oleh Rasmus sendiri, tetapi juga melibatkan beberapa programmer lain yang antusias untuk mengembangkan PHP. Tak heran jika PHP 3 dianggap sebagai tonggak awal dari terciptanya PHP versi sekarang ini. Secara resmi, peluncur PHP 3 ialah Andi Gutmans dan Zeev Suraski pada tahun 1997. Mereka mengeluarkan PHP 3 karena melihat kelemahan pada PHP/FI yang digunakan dalam aplikasi e-commerce. Kemudian mereka menulis ulang dengan masih mengacu pada PHP/FI. Setelah PHP 3 dikeluarkan, mereka menyarankan untuk menghentikan proyek PHP/FI karena PHP 3 masih lebih baik.

Alasan untuk mulai mengembangkan PHP dan memfokuskan diri pada

PHP 3 adalah karena pengembangan aplikasi versi ini mendukung berbagai jenis

database, protokol dan API. Dengan dukungan yang semakin besar dari berbagai pihak yang menyumbangkan berbagai modul, maka pada tahun 1998, 10% dari seluruh web server yang ada kala itu telah menginstal PHP versi 3.0.

PHP versi 4 diluncurkan untuk menangani kelemahan PHP 3, yaitu penggunaan fungsi yang begitu kompleks. Kurangnya efisiensi waktu dan kinerja yang buruk diperbaiki dan ditulis ulang dari inti PHP 3.

Dengan penambahan fitur baru, seperti session, output buffering dan penanganan input, menjadikan PHP 4 lebih aman daripada jenis bahasa pemrograman web lainnya. Selain itu, inti perbedaan mereka terletak pada penggunaan Zend Engine. Zend Engine merupakan inti dari PHP. Sebagian dari inti PHP, secara fungsional ia bertugas untuk menangai input, menerjemahkan dan mengeksekusinya serta berperan sebagai penerjemah fungsi.

Pada Juni 2004, Zend merilis PHP versi 5. Versi ini muncul untuk menangani kelemahan-kelemahan yang terdapat pada versi sebelumnya. PHP

versi 5 dapat membuat file swf dan applet java. Fokus utamanya adalah mengoptimalkan penggunaan PHP untuk OOP (Object Oriented Programming).

(36)

22 berkekuatan jika digabungkan dengan database yang reliable, gratis dan mudah diinstalasi. Terdapat dua jenis database yang memenuhi yaitu MySQL dan

PostgreSQL. Kedua jenis database ini lebih banyak digunakan karena kinerjanya yang bagus ketika diakses (Syafii, 2005).

2.18 MySQL

MySQL adalah sebuah program database server yang mampu menerima dan mengirimkan datanya dengan sangat cepat, multiuser serta menggunakan perintah standar SQL (Structured Query Language). MySQL merupakan sebuah database server yang free, MySQL pertama kali dirintis oleh seorang programmerdatabase

bernama Michael Widenius.

SQL (Structured Query Language) bukan merupakan bahasa pemrograman yang lengkap melainkan sebuah data sublanguage yang hanya terdiri dari statement bahasa untuk mendefenisikan proses suatu database. Statement SQL

juga diajukan secara interaktif dengan menggunakan suatu prompt command atau perintah atau instruksi yang diberikan oleh Database Management System (DBMS) (Nugroho, 2005).

2.19 Sublime Text

Sublime Text adalah aplikasi text editor berbasis Python yang dapat digunakan untuk berbagai bahasa pemrograman. Sublime Text cukup terkenal di kalangan pengembang, penulis dan desainer. Pada update terbarunya, Sublime Text mempercepat pembukaan aplikasi di awal. Selain peningkatan kecepatan, sekarang Sublime Text juga menggunakan Python 3.3 untuk setiap plugin, serta memperkenalkan symbol indexing yang membaca semua file dalam sebuah proyek untuk dibuat indeks simbol pada saat pencarian. Sublime Text dapat berjalan di sistem operasi Windows, Linux dan Mac OS ( http://www.makemac.com/sublime-text-3-beta).

Sublime Text menyediakan beberapa fitur antara lain seperti: 1. Column selection and multi-select editing

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memilih seluruh kolom sekaligus yang memungkinkan untuk menulis kode program secara simultan.

(37)

23 Fitur yang dapat menyelesaikan entri dari sekilas ketikan pengguna. Auto completion ini juga melengkapi secara otomatis variabel yang dibuat oleh pengguna.

3. Syntax highlight and high contrast display

Latar belakang gelap dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah kontras pada teks. Sintaks disorot dengan pewarnaan yang berbeda sehingga tampak lebih menonjol dibandingkan dengan latar belakang yang cerah.

4. In-editor code building

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menjalankan kode bahasa tertentu langsung dari editor. Fungsi ini juga dapat diatur untuk membangun kode secara otomatis setiap kali kode tersebut disimpan.

5. Minimap

Ini adalah preview cepat untuk menampilkan isi dari seluruh file Anda di

sidebar dengan layar berukuran persegi panjang sehingga dapat menunjukkan dimana Anda berada sekarang. Ini memungkinkan Anda untuk beralih ke kode lain dengan cepat yang jaraknya sangat jauh dalam pandangan.

6. Snippets

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan blok kode yang sering digunakan dan menetapkan kata kunci untuk mereka..

7. Goto anything

Fitur ini adalah alat navigasi yang memungkinkan pengguna untuk beralih ke

file lain baik dalam direktori yang sama maupun berbeda. 8. Auto save

Fitur ini untuk mencegah pengguna dari kehilangan pekerjaan mereka. Berikut sejumlah bahasa pemrograman yang didukung oleh Sublime Text seperti pada Tabel 2.5.

Tabel 2.5 Bahasa pemrograman yang didukung oleh Sublime Text

Bahasa Pemrograman

ActionScript Haskell PHP

AppleScript HTML PostScript

ASP Java Python

Batch File Javascript R

(38)

24

C# LaTeX Regular Expression

C++ Lisp reStructureText

Clojure Lua Ruby

CSS Makefile Scala

D Markdown Shell Script (Bash)

Diff MATLAB SQL

Emmet Objective-C TCL

Erlang Ocaml Texttile

Go Pascal XML

Graphviz (DOT) Perl XSL

(39)

25

BAB III

BAHAN DAN METODE PENELITIAN

3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian

Perancangan sistem ini berlangsung selama 4 bulan terhitung mulai bulan Januari sampai dengan April 2015 bertempat di Universitas U’budiyah Indonesia, Jalan Alue Naga Desa Tibang, sebelum jembatan Krueng Cut Banda Aceh dengan rincian jadwal seperti pada Tabel 3.1.

Tabel 3.1 Jadwal Penelitian

No. Kegiatan Januari Februari Maret April

1 Interview atau Wawancara

2 Studi Pustaka

3 Pencarian Internet

4 Analisis

5 Desain

6 Penulisan Kode

7 Implementasi Sistem

8 Evaluasi Sistem

9 Penulisan Laporan

3.2 Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang digunakan untuk merancang sistem informasi ini adalah sebagai berikut:

a. Perangkat Keras (Hardware)

1. Intel Core i5 (CPU 1.70 GHz,3MB L3 Cache)

2. Harddisk 500 GB S-ATAII Slim Hard Drive (5400RPM)

3. Memori RAM 4GB DDR3

4. Layar 13.3" SuperBright 300nit HD LED Display

5. Nvidia GeForce GT 650M

6. Keyboard & Mouse

b. Perangkat Lunak (Software)

(40)

26 2. XAMPP versi 1.8.3.

3. GIMP versi 2.6.12. 4. Sublime Text versi 3.0.

5. Browser Google Chrome 44.0. c. Pengguna (Brainware)

1. Pengelola (administrator).

2. Pengguna terdaftar (member) yang dibagi menjadi tiga macam, yaitu penulis, reviewer dan asesor.

3. Pembaca (reader atau public user).

3.3 Prosedur Kerja

Untuk melengkapi data-data dalam pembuatan sistem publikasi jurnal

ilmiah per terbitan berbasis web pada Universitas U’budiyah Indonesia, penulis

melakukan metodologi penelitian dengan cara sebagai berikut:

1. Pengumpulan Data dan Informasi

Dalam proses pengambilan data dan informasi, penulis melakukannya

dengan langkah-langkah sebagai berikut:

a. Interview atau Wawancara

Penulis melakukan wawancara langsung dengan pihak pengurus jurnal

ilmiah yakni Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Universitas U’budiyah Indonesia dan menanyakan tentang kebutuhan data yang dibutuhkan penulis dalam proses pembuatan sistem publikasi jurnal

ini.

b. Studi Pustaka

Penulis membaca dan mempelajari buku-buku yang berhubungan dengan

penelitian.

c. Pencarian Internet (Internet Searching)

Dalam penulisan skripsi ini sebagian data diperoleh dari hasil pencarian

internet.

2. Perancangan Sistem

a. Analisis

Tahap analisis dilakukan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dalam

(41)

27 sistem seperti database dan tabel apa saja yang akan dibangun, alur sistem,

membuat jadwal kerja, mengumpulkan bahan dan sebagainya.

b. Desain

Pada tahap ini akan dibuat desain/rancangan sistem seperti:

1) Struktur database

2) Data Flow Diagram (DFD)

3) Rancangan antarmuka (interface)

c. Penulisan Kode

Tahap ini merupakan proses yang paling sulit dan paling lama memakan waktu karena pada tahap ini berisi coding-coding yang harus dikerjakan dengan menyesuaikan antara hasil analisis dan desain.

d. Implementasi dan Evaluasi Sistem

Penulis melakukan fit and proper test terhadap sistem yang telah

dibangun/dibuat untuk mendeteksi kesalahan-kesalahan (error) pada sistem.

Apabila hal tersebut terjadi maka sistem akan dievaluasi dan diperbaiki,

tetapi jika sistem dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan maka

tahap ini berhasil dilakukan.

3.4 Struktur Database

Database yang digunakan pada sistem informasi ini memiliki 12 buah tabel antara lain tabel admin, tabel artikel, tabel asesor, tabel edisi, tabel

file_artikel, tabel jurnal, tabel log_artikel, tabel negara, tabel pengaturan, tabel

review, tabel tulis dan tabel user.

Tabel admin berfungsi untuk menyimpan data login dan profil

administrator. Adapun desain tabel admin dapat dilihat pada Tabel 3.2. Tabel 3.2 Desain Tabel admin

Nama Kolom Tipe Data dan Ukuran

id_admin bigint(20)

username varchar(32)

password varchar(32)

nama_dpn varchar(40)

(42)

28

Tabel artikel berfungsi untuk menyimpan data-data artikel jurnal. Adapun desain tabel artikel dapat dilihat pada Tabel 3.3.

Tabel 3.3 Desain Tabel artikel

Nama Kolom Tipe Data dan Ukuran id_artikel bigint(20) didaftarkan oleh administrator dan data jurnal yang diperbolehkan untuk divisitasi. Adapun desain tabel asesor dapat dilihat pada Tabel 3.4.

Tabel 3.4 Desain Tabel asesor

Nama Kolom Tipe Data dan Ukuran

id_asesor bigint(20)

(43)

29 Tabel 3.5 Desain Tabel edisi

Nama Kolom Tipe Data dan Ukuran

id_edisi bigint(20)

Tabel file_artikel berfungsi untuk menyimpan data berkas dan status artikel jurnal yang telah diunggah serta data rekomendasi yang diberikan oleh

reviewer kepada penulis. Adapun desain tabel file_artikel dapat dilihat pada Tabel 3.6.

Tabel 3.6 Desain Tabel file_artikel

Nama Kolom Tipe Data dan Ukuran

id_file bigint(20)

Tabel jurnal berfungsi untuk menyimpan data-data jurnal yang dipublikasi pada sistem. Adapun desain tabel jurnal dapat dilihat pada Tabel 3.7.

Tabel 3.7 Desain Tabel jurnal

Nama Kolom Tipe Data dan Ukuran

id_jurnal bigint(20)

nama_jurnal varchar(60)

path varchar(60)

(44)

30

barcode varchar(100)

cover_jurnal varchar(100) cover_timeline varchar(100)

deskripsi text

ruang_lingkup text

dewan_editor text

principal_name varchar(40) principal_email varchar(90) principal_phone varchar(20)

doi varchar(60)

urutan_jurnal int(2)

Tabel log_artikel berfungsi untuk menyimpan segala rekam jejak pengguna yaitu aktifitas yang berhubungan dengan proses penulisan, penetapan

reviewer, perbaikan, persetujuan, penolakan dan publikasi artikel jurnal. Adapun desain tabel log_artikel dapat dilihat pada Tabel 3.8.

Tabel 3.8 Desain Tabel log_artikel

Nama Kolom Tipe Data dan Ukuran

id_artikel* bigint(20)

id_user* bigint(20)

peran varchar(15)

aktivitas text

tgl datetime

ip_addr varchar(39)

status varchar(45)

file_dir varchar(30)

file_name varchar(90)

catatan text

(45)

31 Tabel 3.9 Desain Tabel negara

Nama Kolom Tipe Data dan Ukuran

id_negara int(4)

nama_negara varchar(50)

indofy varchar(50)

inisial varchar(3)

Tabel pengaturan berfungsi untuk menyimpan data konfigurasi sistem, data institusi pengelola jurnal serta data beberapa konten halaman. Adapun desain tabel pengaturan dapat dilihat pada Tabel 3.10.

Tabel 3.10 Desain Tabel pengaturan

Nama Kolom Tipe Data dan Ukuran

nama_pt varchar(60)

singkatan_pt varchar(20)

base_url varchar(60)

logo_pt varchar(100)

favicon_pt varchar(100)

deskripsi_home text

pedoman_penulisan text etika_publikasi text

template text

alamat_pt text

Tabel review berfungsi untuk menyimpan data artikel yang ditinjau oleh

reviewer. Adapun desain tabel review dapat dilihat pada Tabel 3.11. Tabel 3.11 Desain Tabel review

Nama Kolom Tipe Data dan Ukuran

id_artikel* bigint(20) id_reviewer* bigint(20) urutan_reviewer int(2)

(46)

32 Tabel 3.12 Desain Tabel tulis

Nama Kolom Tipe Data dan Ukuran

id_artikel* bigint(20) id_penulis* bigint(20) urutan_penulis int(2)

Tabel user berfungsi untuk menyimpan data-data pengguna sistem baik penulis maupun reviewer. Adapun desain tabel user dapat dilihat pada Tabel 3.13.

Tabel 3.13 Desain Tabel user

Nama Kolom Tipe Data dan Ukuran

id bigint(20)

3.5 Entity Relationship Diagram (ERD)

(47)

33 M N

1 1 M N

M N

1 1 N 1

M N N

1

Gambar 3.1 Desain ERD Sistem Publikasi Jurnal

Artikel User

Jurnal

Negara

Admin

Asesor

Pengaturan

Melakukan Aktifitas Mereview

Menulis

Diterbitkan Pada

Berkewarga-negaraan

Mengunggah

Memvisitasi

(48)

34 3.6 Relasi Antar Tabel

Relasi antar tabel merupakan hubungan yang terjadi pada suatu tabel dengan tabel lainnya yang berfungsi untuk mengatur operasi suatu database. Sistem yang akan dibuat memiliki relasi antar tabel seperti pada Gambar 3.2.

Gambar 3.2 Relasi Antar Tabel

Dari desain ERD dan relasi antar tabel di atas maka dapat diperoleh final mapping sebagai berikut:

1. jurnal (id_jurnal, nama_jurnal, path, issn_cetak, issn_online, barcode, cover_jurnal, cover_timeline, deskripsi, ruang_lingkup, dewan_editor, principal_name, principal_email, principal_phone, doi, urutan_jurnal)

2. artikel (id_artikel, id_edisi*, tgl_submit, tgl_edit, judul, abstrak, kata_kunci, resource_type, page_num, bahasa, verified, dibaca, urutan_artikel)

3. user (id, username, password, nama_dpn, nama_blkg, negara*, email, telp, url, institusi, prodi, tgl_register, login_terakhir, token, boleh_review, disabled)

4. asesor (id_asesor, username, password, id_jurnal*, tgl_register, login_terakhir, disabled)

(49)

35 6. negara (id_negara, nama_negara, indofy, inisial)

7. admin (id_admin, username, password, nama_dpn, nama_blkg, jk, email, tgl_register, login_terakhir, disabled)

8. tulis (id_artikel*, id_penulis*, urutan_penulis)

9. file_artikel (id_file, id_artikel*, uploader*, file_name, file_type, tgl_upload, status, reviewed, komentar, diunduh, direkom_reviewer, rekomendasi)

10. review (id_artikel*, id_reviewer*, urutan_reviewer)

11. log_artikel (id_artikel*, id_user*, peran, aktivitas, tgl, ip_addr, status, file_dir, file_name, catatan)

12. edisi (id_edisi, id_jurnal*, volume, nomor, tahun, terbit, tgl_submit, tgl_edit)

3.7 Context Diagram (Diagram Konteks)

Diagram konteks (context diagram) adalah arus data yang berfungsi untuk menggambarkan keterkaitan aliran-aliran data antar sistem dengan bagian-bagian luar sistem. Diagram konteks ini juga disebut dengan DFD level 0, dan DFD

ini merupakan DFD level paling atas yang hanya terdiri dari suatu proses yang menggambarkan sistem atau program secara keseluruhan.

Alat analisis ini digunakan untuk menggambarkan keterkaitan antara sistem publikasi jurnal per terbitan berbasis web dengan entitas eksternal yang menjadi sumber informasi dan entitas luar yang menerima informasi seperti terlihat pada Gambar 3.3.

Gambar 3.3 Diagram Konteks Sistem

Informasi Jurnal

(50)

36 3.8 Data Flow Diagram (DFD)

Data flow diagram digunakan untuk menggambarkan sistem secara lebih detail yang ada pada diagram konteks menjadi beberapa proses yang terjadi antara entitas yang terlihat dalam sistem publikasi jurnal per terbitan berbasis web ini. DFD selengkapnya dapat dilihat pada Gambar 3.4.

(51)

37 3.9 Rancangan Antarmuka (Interface)

Perancangan antarmuka (interface) dilakukan untuk dapat merancang sketsa awal dari sistem publikasi jurnal per terbitan berbasis web pada Universitas U’budiyah Indonesia yang telah dianalisis menjadi sebuah program yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Untuk itu dalam pembuatan program sangat membutuhkan perancangan program untuk dapat mengakses informasi yang dibutuhkan secara cepat, tepat dan akurat. Adapun sketsa tampilan depan sistem publikasi jurnal yang dibangun seperti pada Gambar 3.5.

Gambar 3.5 Sketsa Tampilan Depan Sistem

Pada tampilan depan sistem terdapat logo universitas dan nama sistem di bagian atas, lalu di bagian kanan terdapat form login yang memungkinkan pengguna dapat memilih peran login sebagai penulis, reviewer, asesor atau

administrator. Selain itu pada bagian kanan juga terdapat button untuk mengatur ukuran huruf serta form pencarian konten jurnal untuk mencari artikel jurnal berdasarkan judul, abstrak dan kata kunci. Kemudian di bagian konten terdapat

Jurnal #1

Jurnal #2

Jurnal #3

Ukuran Huruf Pencarian Login

cover

cover

cover

Footer

Header

Logo

(52)

38 deskripsi singkat tentang sistem yang dibangun, nama-nama jurnal fakultas beserta gambar sampul.

Sedangkan tampilan dashboard sistem dapat dilihat pada Gambar 3.6.

Gambar 3.6 Sketsa Tampilan Dashboard Sistem

Dashboard

Ukuran Huruf Pencarian Login

Footer

Header

Logo

Tab 3 Tab 2

Tab 1

Data Tabel

(53)

39

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Untuk membuat suatu sistem yang dinamis, maka tabel-tabel pada

database yang telah dibuat akan diimplementasikan ke dalam DBMS (Database Management System) dengan menggunakan aplikasi PhpMyAdmin. Dengan beberapa struktur tabel yang telah terbentuk, maka akan dibuat beberapa form

dengan menggunakan PHP dan MySQL untuk melakukan akses database

tersebut.

Pada bab ini penulis akan memberikan penjelasan tentang hasil rancangan sistem yang telah dibuat. Untuk menjelaskan gambaran dari hasil rancangan, penulis akan memberikan bentuk-bentuk visualisasi secara umum sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang keseluruhan hasil rancangan sistem.

Pada dasarnya semua tampilan visual sistem berbentuk sama, hanya saja komponen-komponen yang ada disesuaikan dengan data-data yang akan diakses oleh pengguna menurut struktur dan isi database yang telah terbentuk.

4.1 Tampilan Public User 4.1.1 Halaman Depan Sistem

Halaman ini merupakan tampilan awal sistem. Pada bagian atas terdapat logo universitas, nama sistem dan di bagian kanan terdapat form login yang memungkinkan pengguna dapat memilih peran login sebagai penulis, reviewer, asesor atau administrator. Selain itu pada bagian kanan juga terdapat button untuk mengatur ukuran huruf serta form pencarian konten jurnal untuk mencari artikel jurnal berdasarkan judul, abstrak dan kata kunci.

(54)

40 Gambar 4.1 Desain Halaman Depan Sistem

4.1.2 Halaman Jurnal

Halaman ini berisi deskripsi singkat tentang jurnal beserta kumpulan artikel jurnal edisi terbitan terkini. Berikut tampilan dari halaman jurnal seperti pada Gambar 4.2.

Gambar 4.2 Desain Halaman Jurnal

4.1.3 Halaman Artikel Jurnal

Halaman ini berfungsi untuk melihat artikel jurnal yang mencakup judul, nama penulis, abstrak, kata kunci dan tautan untuk mengunduh file dalam bentuk

Figur

Gambar 1.1 Peringkat Webometrics UUI
Gambar 1 1 Peringkat Webometrics UUI . View in document p.17
Gambar 2.1 Struktur Organisasi UUI
Gambar 2 1 Struktur Organisasi UUI . View in document p.22
Tabel 2.1 Metode Penilaian Webometrics
Tabel 2 1 Metode Penilaian Webometrics . View in document p.28
Tabel 2.3 Simbol-Simbol Diagram Konteks
Tabel 2 3 Simbol Simbol Diagram Konteks . View in document p.33
Tabel 3.3 Desain Tabel artikel
Tabel 3 3 Desain Tabel artikel . View in document p.42
Tabel log_artikel berfungsi untuk menyimpan segala rekam jejak
Tabel log artikel berfungsi untuk menyimpan segala rekam jejak . View in document p.44
Tabel 3.8 Desain Tabel log_artikel
Tabel 3 8 Desain Tabel log artikel . View in document p.44
Tabel 3.10 Desain Tabel pengaturan
Tabel 3 10 Desain Tabel pengaturan . View in document p.45
Tabel 3.13 Desain Tabel user
Tabel 3 13 Desain Tabel user . View in document p.46
Gambar 3.1 Desain ERD Sistem Publikasi Jurnal
Gambar 3 1 Desain ERD Sistem Publikasi Jurnal. View in document p.47
Gambar 3.2 Relasi Antar Tabel
Gambar 3 2 Relasi Antar Tabel . View in document p.48
Gambar 3.3 Diagram Konteks Sistem
Gambar 3 3 Diagram Konteks Sistem . View in document p.49
Gambar 3.4 Data Flow Diagram Sistem
Gambar 3 4 Data Flow Diagram Sistem . View in document p.50
Gambar 3.5 Sketsa Tampilan Depan Sistem
Gambar 3 5 Sketsa Tampilan Depan Sistem . View in document p.51
Gambar 3.6 Sketsa Tampilan Dashboard Sistem
Gambar 3 6 Sketsa Tampilan Dashboard Sistem . View in document p.52
Gambar 4.6 Desain Halaman Dewan Editor
Gambar 4 6 Desain Halaman Dewan Editor . View in document p.56
Gambar 4.18 Desain Halaman Edisi Jurnal
Gambar 4 18 Desain Halaman Edisi Jurnal . View in document p.62
Gambar 4.19 Desain Halaman Riwayat Artikel Jurnal
Gambar 4 19 Desain Halaman Riwayat Artikel Jurnal . View in document p.63
Gambar 4.20 Desain Halaman Dashboard Admin
Gambar 4 20 Desain Halaman Dashboard Admin . View in document p.63
Gambar 4.21.
Gambar 4 21 . View in document p.64
Gambar 4.22 Desain Halaman Tambah Jurnal
Gambar 4 22 Desain Halaman Tambah Jurnal . View in document p.64
Gambar 4.24 Desain Halaman Edisi
Gambar 4 24 Desain Halaman Edisi . View in document p.65
Gambar 4.23 Desain Halaman Arsip Jurnal
Gambar 4 23 Desain Halaman Arsip Jurnal . View in document p.65
Gambar 4.25 Desain Halaman Tambah Edisi
Gambar 4 25 Desain Halaman Tambah Edisi . View in document p.66
Gambar 4.26 Desain Halaman Tambah Artikel Jurnal
Gambar 4 26 Desain Halaman Tambah Artikel Jurnal . View in document p.66
Gambar 4.28 Desain Halaman Profil Penulis
Gambar 4 28 Desain Halaman Profil Penulis . View in document p.67
Gambar 4.27 Desain Halaman List Penulis
Gambar 4 27 Desain Halaman List Penulis . View in document p.67
Gambar 4.32 Desain Halaman Tambah Reviewer
Gambar 4 32 Desain Halaman Tambah Reviewer . View in document p.69
Gambar 4.38 Dokumen Artikel Jurnal
Gambar 4 38 Dokumen Artikel Jurnal . View in document p.72
Gambar 4.39 Form Pengisian Data Publikasi di SIMLITABMAS Kinerja
Gambar 4 39 Form Pengisian Data Publikasi di SIMLITABMAS Kinerja . View in document p.73

Referensi

Memperbarui...