• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aliran Filsafat Modern dalam aliran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Aliran Filsafat Modern dalam aliran "

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Prolog

Berkembangnya teori dan praksis pendidikan

modern tdak dapat dilepaskan dari berkembangnya Filsafat Modern dalam Bidang Pendidikan.

Filsafat Progresivisme, Esensialisme, Perenialisme, dan Rekonstruksionisme merupakan beberapa

contohnya.

John Dewey, Piaget, William James merupakan

(3)

Aliran Progresivisme

Aliran ini berupaya mengembangkan asas

progresivisme dalam semua realita kehidupan agar manusia dapat survive, menghadapi

semua tantangan hidup.

Aliran progresivisme dinamakan juga dengan

instrumentalisme, eksperimentalisme, dan

(4)

Dinamakan instrumentalisme, karena aliran ini

beranggapan bahwa kemampuan intelejensi manusia sebagai alat untuk hidup, untuk

kesejahteraan, dan untuk mengembangkan kepribadian manusia.

Disebut eksperimentalisme, karena aliran ini

menyadari dan mempraktekkan asas

(5)

Dinamakan pula dengan environmentalisme karena aliran ini menganggap lingkungan hidup itu mempengaruhi pembinaan

keribadian.

(6)

Ontologi Progresivisme

Kenyataan alam semesta merupakan realita kehidupan manusia.

Pengalaman adalah kunci pengertan manusia

terhadap segala sesuatu. Pengalaman adalah sumber evolusi sekaligus sebagai sumber perjuangan, sebab hidup adalah tndakan dan perubahan.

(7)

Charles Darwin, dalam bukunya The Origin of

(8)

Epistemologi Progresivisme

Pengetahuan adalah informasi, fakta, hukum, prinsip, proses, dan kebiasaan yg terakumulasi dalam pribadi sebagai hasil interaksi dengan pengalaman.

Pengetahuan diperoleh secara langsung

(9)

Pengetahuan adalah hasil aktvitas tertentu. Di

lingkup PT kita mengenal tridharma PT

(pendidikan & pengajaran, penelitan, dan pengabdian kepada masyarakat).

Pengetahuan perlu di up grade dan di up date.Kebenaran ialah kemampuan suatu ide untuk

memecahkan masalah. Kebenaran adalah

(10)

Aksiologi Progresivisme

Nilai tmbul karena manusia memiliki bahasa, dan dari sinilah muncul pergaulan.

Masyarakat menjadi wadah tmbulnya nilai-nilai.

Bahasa menjadi sarana ekspresi yang berasal dari dorongan, kehendak, perasaan dan

(11)

Asas Belajar

Manusia lahir dengan segenap kemampuan dan potensinya yg merupakan bawaan semenjak lahir (man power natural).

Potensi dan kemampuan tersebut harus

dikembangkan secara berkelanjutan agar mampu memecahkan berbagai problema kehidupan.

Dengan begitu manusia akan menjadi individu yg aktf, kreatf, dan dinamis dalam menghadapi

(12)

Pendidikan sebagai sebuah aktvitas

hendaknya diarahkan untuk mengembangkan potensi peserta didik melalui motvasi dan

penciptaan iklim belajar yg kondusif.

John Dewey: pendidikan sebagai “proses dan sosialisasi”. Oleh karenanya sekolah perlu

(13)

Sekolah bukan hanya bertugas mencerdaskan

siswa (transfer of knowledge) namun juga membentuk karakternya (transfer of values).

Dewey : konsep “sekolah demokrats” – sekolah

adalah tempat untuk belajar menyemaikan dan mempraktekkan nilai-nilai demokrasi.

Peserta didik bukanlah manusia dewasa kecil

(14)

Asas Kurikulum

Sekolah, sebagai komunitas pembelajaran harus menjamin kepada stake holder terjadinya proses belajar di sekolah.

Sekolah hendaknya menerapkan kurikulum yg fleksibel, ant indoktrinasi, dan justru terbuka terhadap berbagai perubahan yg terjadi di

masyarakat.

(15)

Kurikulum berasaskan pada model belajar sambil bekerja (learning by doing).

Kurikulum yg baik didasarkan atas 3 prinsip:

a) Meningkatkan kualitas hidup anak didik di tap jenjang pendidikan;

b) Menjadikan kehidupan aktual anak didik secara bulat dan utuh.

(16)

Pandangan tentang Budaya

Budaya sebagai produk akal dan kecerdasan manusia bersifat dinamis (berkembang dan berubah).

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan Realisme Skandinavia, tokoh-tokohnya meliputi: Axel Hagerstrom (1868-1939) yang berpandangan bahwa hukum seharusnya diselidiki dengan bertitik tolak pada data

 Dalam filsafat hukum dikenal pembagian pelbagai aliran Dalam filsafat hukum dikenal pembagian pelbagai aliran Dalam filsafat hukum dikenal pembagian pelbagai

Dari pemaparan di atas dapat di simpulkan bahwa aliran yang sesuai untuk menjelaskan konsep Kurikulum 2013 adalah aliran konstruktivisme dimana aliran ini

Tesis American Sociological Jurisprudence merupakan sintesis dari positivisme hukum dan mazhab sejarah; ia pemisahan antara hukum dan moral serta penyatuan antara hukum dan

Ditinjau dari pengetahuan atau cara untuk memperoleh ilmu selama ini, terbatas pada obyek empiris dan suatu ilmu diperoleh dengan metode keilmuan, asalkan dalam

inheren telah ada dalam diri individu. Dengan kata lain pengalaman tidak banyak berpengaruh pada diri individu. Filsafat skeptik berpandangan bahwa semua pengalaman

Ditinjau dari pengetahuan atau cara untuk memperoleh ilmu selama ini, terbatas pada obyek empiris dan suatu ilmu diperoleh dengan metode keilmuan, asalkan dalam

Makalah ini membahas tentang aliran-aliran (madzhab) dalam filsafat