Universitas Kristen Maranatha iv
1.2 Tujuan dan Manfaat Penulisan……….…………..…..3
1.3 Batasan Pembahasan………..………..…4
1.4 Sistematika Pembahasan………..…………...4
Bab II : Profil Perusahaan………..……6
2.1 Sejarah Singkat Perusahaan………...6
2.2 Lingkup Kegiatan Perusahaan………...7
2.3 Visi dan Misi Perusahaan………....7
2.4 Operasional atau Managemen Perusahaan……….….8
2.5 Hasil Karya atau Portfolio Perusahaan………...9
Bab III : Pelaksanaan Kerja Praktek………..….…12
3.1 Informasi Umum Pekerjaan………..………... 12
3.2 Detail Pekerjaan………....12
3.2.1 Proyek 1: Perancangan pembangunan BOH office Hotel Harris 12 3.2.2 Proyek 2: Mempelajari Proyek Gramedia………...23
3.2.3 Proyek 3: Mempelajari Proyek The Jardin, Cihampelas……...24
3.2.4 Proyek 4: Perencanaan pembuatan Optik Sukajadi, Bandung…24 Bab IV : Opini Praktikan………26
4.1 Pengertian Hotel………...26
Universitas Kristen Maranatha v Proyek Perancangan Pembangunan BOH Office Hotel Harris
Di Festival Citylink, Bandung………...28
4.4 Penerapan Ilmu di Bangku Pendidikan Formal dengan di Lapangan...28
Bab V : Penutup 5.1 Simpulan………30
5.2 Kritik dan Saran……….32
5.2.1 Bagi PT Mitra Bangun Prima………....32
5.2.2 Bagi Universitas Kristen Maranatha………...…..32
Lampiran………..36
Universitas Kristen Maranatha vi
Gambar 2.5.7 Super Hero Factory Outlet, Bandung…...……….…...…...11
Gambar 2.5.8 Grand Serela, Bandung…...………...…………...……...11
Gambar 2.5.9 DBS, Jalan Pasir Kaliki, Bandung…...……….……... 11
Gambar 3.1.1 Timeline Pekerjaan……….…….…..12
Gambar 3.1.1.1 Festival Citylink, Bandung……….………….…….…….13
Gambar 3.2.1.2 Peta Hotel Harris di Festival Citylink, Bandung……….………..13
Gambar 3.2.1.3 Denah Lantai 3 Festival Citylink, Bandung………..…….14
Gambar 3.2.1.4 Denah BOH office Hotel Harris di Festival Citylink, Bandung…15 Gambar 3.2.1.5 Denah Dinding Hebel dan Dinding Partisi Gypsum………….…15
Gambar 3.2.1.6 Denah BOH Office Hotel Harris dengan Crosscheck Lapangan...17
Gambar 3.2.1.7 Detail Crosscheck Lapangan 1………..17
Gambar 3.2.1.8 Detail Crosscheck Lapangan 2 ……….18
Gambar 3.2.1.9 Detail Crosscheck Lapangan 3………..18
Gambar 3.2.1.10 Detail Dinding Hebel………...……….19
Gambar 3.2.1.11 Detail Perbedaan Level………19
Gambar 3.2.1.12 Detail Dinding Gypsum………19
Gambar 3.2.1.13 Potongan 1………20
Gambar 3.2.1.14 Potongan 2………20
Gambar 3.2.1.15 Detail Plafon……….20
Universitas Kristen Maranatha vii
Gambar 3.2.1.17 Perspektif 2………...21
Gambar 3.2.1.18 Perspektif 3………...22
Gambar 3.2.1.19 Situasi Proyek………...………22
Gambar 3.2.1.20 Penghancuran Dinding Existing………...…………23
Gambar 3.2.1.21 Dinding Hebel yang Baru……….………23
Gambar 3.2.1.22 Rangka Dinding Partisi Gypsum………..23
Gambar 3.2.4.2 Perspektif 1 Optik Sukajadi……….………..25
Universitas Kristen Maranatha viii
DAFTAR TABEL
Universitas Kristen Maranatha 1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Indonesia merupakan negara berkembang yang membutuhkan banyak
tenaga kerja profesional untuk meningkatkan kualitas pembangunannya di
segala bidang. Tenaga kerja yang professional adalah tenaga kerja yang
terampil, handal, serta kompeten di bidang kerja masing-masing. Akan tetapi
faktanya, tenaga kerja yang memenuhi kriteria tersebut sangat sulit
didapatkan. Tenaga kerja yang baru menyelesaikan proses studi belum siap
Universitas Kristen Maranatha 2
dilakukan selama di bangku pendidikan formal dirasakan sangat berbeda
dengan prakteknya di dunia kerja dan menjadi kendala utama bagi para calon
tenaga kerja. Hal-hal tersebut menjadi permasalahan utama bagi dunia
pendididikan. Pendidikan memiliki peran aktif dalam membentuk tenaga kerja
professional, karena pendidikan merupakan salah satu sarana proses
pembelajaran yang dapat mengembangkan potensi diri dan meningkatkan
kualitas diri seseorang.
Mahasiswa merupakan salah satu generasi yang diharapkan dapat
menempati posisi tenaga profesional yang saat ini sangat dibutuhkan oleh
negara. Selain itu, era globalisasi juga menuntut kita untuk dapat menjadi
tenaga kerja profesional di bidangnya. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah
sikap, pelatihan, dan usaha untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan
setiap mahasiswa yang salah satunya dapat diperoleh melalui dunia
pendidikan.
Universitas Kristen Maranatha adalah salah satu perguruan tinggi
swasta di Bandung yang peduli akan kesuksesan mahasiswanya dalam dunia
kerja. Universitas Kristen Maranatha memiliki sembilan (9) fakultas dan salah
satunya adalah Fakultas Seni Rupa dan Desain. Di Fakultas Seni Rupa dan
Desain, khususnya dalam program studi S1 Desain Interior terdapat mata
kuliah yang memberikan pengalaman langsung di lapangan, yaitu mata kuliah
Kerja Praktek atau lebih dikenal dengan nama magang. Mata kuliah ini
mewajibkan program studi S1 Desain Interior untuk melakukan proses bekerja
pada sebuah perusahaan yang memiliki pekerjaan di lingkup profesi seorang
desainer interior, agar mahasiswa mampu melihat, memperlajari, dan
mengalami secara nyata proses yang terjadi dalam dunia kerja di bidang
desain interior. Dengan adanya mata kuliah Kerja Praktek, para mahasiswa
juga dapat menerapkan langsung teori-teori yang selama ini didapatkan di
bangku kuliah dan mendapatkan gambaran dunia kerja yang sebenarnya. Kerja
praktek juga menjadi awal dari persiapan diri seorang mahasiswa untuk
Universitas Kristen Maranatha 3
Dalam pelaksaan Kerja Praktek di Fakultas Seni Rupa dan Desain,
Universitas Kristen Maranatha terdapat beberapa syarat khusus, yaitu
pelakasanaan Kerja praktek diwajibkan di perusahaan yang berbadan hukum
dan dilakukan selama 200 jam. Dalam jangka waktu tersebut, praktikan harus
melaporkan kegiatan dan program apa saja yang dilakukan ketika melakukan
proses Kerja Praktek.
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka laporan kerja praktek ini
digunakan sebagai salah satu syarat kelulusan mata kuliah Kerja Praktek di
Jurusan Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Kristen
Maranatha. Laporan ini juga digunakan sebagai bentuk pertanggungjawaban
mahasiswa Desain Interior Universitas Kristen Maranatha setelah
melaksanakan kerja praktek di salah satu perusahaan interior tertentu.
Praktikan menjadikan PT. Mitra Bangun Prima sebagai objek
penulisan laporan kerja praktek selama satu (1) bulan masa kerja. Penulisan
laporan ini memfokuskan pada tiga aspek utama, yaitu pembahasan profil
perusahaan, penanganan proyek pada perusahaan, serta studi kasus yang
dihadapi oleh praktikan selama melakukan kerja praktek di perusahaan
tersebut.
1.2 Tujuan dan Manfaat Penulisan
Tujuan dari pelaksanaan Kerja Praktek adalah sebagai berikut :
1. Agar mahasiswa dapat memahami dan membiasakan diri untuk
beradaptasi dengan lingkungan kerja sehingga kelak siap untuk terjun ke
dunia kerja yang sesungguhnya.
2. Agar mahasiswa dapat mengetahui lebih dalam mengenai ilmu desain
interior dengan lebih terarah.
3. Agar mahasiswa dapat meningkatkan wawasan mengenai material dan
konstruksi dalam interior.
4. Agar mahasiswa dapat mengetahui proses pembangunan sebuah proyek
Universitas Kristen Maranatha 4
Tujuan dari penulisan Laporan Kerja Praktek ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk menjelaskan dan menjabarkan mengenai profil perusahaan,
bagaimana sebuah perusahaan memperoleh proyek dan tindak lanjutnya,
serta bagaimana keterlibatan penulis dalam kasus proyek yang diberikan
oleh perusahaan.
2. Untuk menjelaskan dan menjabarkan kepada para pembaca mengenai
proses pelaksanaan Kerja Praktek yang telah ditempuh oleh praktikan.
Manfaat dari penulisan Laporan Kerja Praktek ini adalah:
1. Bagi penulis, dapat mengetahui dan memahami tentang seluk beluk dunia kerja yang sebenarnya dengan segala permasalahan yang dihadapi, dapat
menganalisa sistem kerja perusahaan dalam menangani proyek-proyek
yang didapatkan, dan menjadi persiapan awal bagi penulis ketika akan
terjun ke dunia kerja.
2. Bagi Fakultas Seni Rupa dan Desain, program studi Desain Interior Arsitektur, Universitas Kristen Maranatha, agar dapat menghasilkan
sumber daya manusia yang siap bersaing di duni kerja serta sebagai media
untuk menjalin hubungan kerjasama dengan PT. Mitra Bangun Prima
dalam rangka pengembangan pendidikan, serta menambah pengetahuan
dan pengalaman bagi civitas akademik.
3. Bagi PT. Mitra Bangun Prima, laporan kerja praktek ini diharapkan dapat menjadi salah satu masukan untuk memperbaiki kinerja perusahaan
dan mengoreksi sejumlah permasalahan yang belum terdeteksi selama ini,
serta dapat memberikan alternatif-alternatif yang dapat digunakan untuk
mengembangkan sistem kerja perusahaan.
Universitas Kristen Maranatha 5 1.3Batasan Pembahasan
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, penulis
membuat batasan-batasan dalam penulisan laporan kerja praktek, yaitu :
1. Apakah PT. Mitra Bangun Prima dan bagaimana lingkup kerja PT. Mitra
Bangun Prima.
2. Bagaimana perancangan pembangunan BOH office Hotel Haris di Festival Citylink, Bandung.
3. Apa yang dipelajari dari proyek Gramedia
4. Apa yang dipelajari dari proyek The Jardin.
5. Bagaimana perencanaan pembuatan Optik Sukajadi, Bandung.
1.4Sistematika Pembahasan
Dalam Bab I penulis memaparkan latar belakang, tujuan dan manfaat
penulisan laporan, batasan pembahasan, dan sistematika penulisan.
Dalam Bab II penulis membahas company profile PT. Mitra Bangun Prima, dengan menjelaskan, menguraikan, dna menerangkan tentang data
umum PT. Mitra Bangun Prima, mulai dari sejarah perusahaan, lingkup kerja,
hingga portfolio perusahaan.
Dalam Bab III penulis menjelaskan dan menjabarkan secara mendalam
tentang pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan penulis selama proses kerja
praktek, dilengkapi dengan data teknis, dan dokumentasi tiap pekerjaan.
Dalam Bab IV penulis memaparkan tentang opini praktikan, dimana
penulis memberikan image-image kondisi proyek yang dikerjakan selama kerja praktek dan opini mengenai kondisi proyek. Penulis juga memberikan
kelebihan dan kekurangan proyek kerja praktek yang diberikan.
Dalam Bab V penulis memaparkan tentang simpulan mengenai kerja
praktek yang telah dilakukan. Selain itu, penulis juga memberikan kritik dan
saran untuk universitas dan tempat kerja praktek, yaitu PT. Mitra Bangun
Universitas Kristen Maranatha
30
BAB V
PENUTUP
5.1 Simpulan
Di era modern ini, profesi sebagai desainer interior merupakan salah
satu profesi yang menjanjikan dan memiliki potensi yang cukup besar.
Karakter manusia yang cepat bosan dan menginginkan sesuatu yang lebih
indah juga menjadi faktor pendukung profesi desainer interior menjadi profesi
menjanjikan. Dunia desain interior yang terus berkembang dan dikemas dalam
bisnis komersial, seperti pembangunan proyek rumah hunian, membuat
Universitas Kristen Maranatha
31
sangat besar, banyak pemain bisnis yang ikut bergabung dan tentunya
membuat dunia interior terus mengalami kemajuan. Oleh karena itu, hal yang
paling penting untuk memenangkan persaingan di dalam dunia bisnis desain
interior adalah kualitas yang berujung pada kepuasan konsumen.
Seorang desainer yang professional adalah desainer yang mampu
menerjemahkan apa yang diinginkan konsumen ke dalam sebuah desain.
Selain itu, seorang desainer juga harus memiliki sikap ingin tahu, mau belajar,
fleksibel, terbuka terhadap hal-hal baru, serta mau menerima saran dan kritik
dari orang lain. Kekurangan faktor-faktor tersebut dirasakan penulis saat
menjalani proses kerja praktek di PT Mitra Bangun Prima.
Setiap proyek yang diberikan kepada penulis selama kerja praktek
memiliki tingkat kesulitan masing-masing. Selama kerja praktek penulis
mendapatkan empat (4) proyek, yaitu proyek BOH office Hotel Harris,
Gramedia, The Jardin, dan Optik Sukajadi. Proyek BOH office Hotel Harris
menjadi proyek utama penulis selama kerja praktek, sedangkan proyek lainnya
menjadi proyek pendukung yang hanya penulis kerjakan sebagian kecilnya
saja. Selama kerja praktek, penulis lebih banyak memahami masalah detail
yang berhubungan dengan lembar kerja dan gambar pelaksanaan.
Salah satu kesulitan penulis saat menjalani proses kerja praktek adalah
kurangnya wawasan penulis mengenai konstruksi, material, dan teknik
pemasangan. Selain itu, penguasaan software-sofware interior yang kurang
maksimal juga menjadi kendala penulis. Hal ini membuktikan bahwa terjun
langsung ke lapangan memiliki kesulitan-kesulitan tersendiri.
Dalam dunia kerja dibutuhkan ketangkasan berpikir, kecekatan
bertindak, fisik yang prima, focus, konsentrasi, dan kemampuan
berkomunikasi dengan atasan, serta beradaptasi dengan lingkungan kerja agar
pekerjaan dapat berjalan dengan baik. Mental dan sikap juga dilatih dalam
pelaksanaan kerja praktek, karena penulis juga terjun ke lapangan sehingga
dibutuhkan sikap mental yang kuat untuk menghadapi buruh-buruh pekerja di
proyek. Pengetahuan mengenai material dan konstruksi juga memiliki peranan
Universitas Kristen Maranatha
32
mempengaruhi konstruksi yang digunakan dalam pemasangannya. Penulis
mengakui bahwa wawasan mengenai pengetahuan material dan konstruksi
sangat minim, oleh karena itu penulis banyak bertanya dan melihat secara
langsung proses pemasangan maupun pembuatan untuk mendapatkan
pengetahuan yang baru.
Dalam pelaksanaan kerja praktek di PT Mitra Bangun Prima, penulis
berterima kasih kepada pembimbing karena memberi kesempatan kepada
penulis untuk belajar dan membimbing penulis dengan sabar, sehingga penulis
dapat menjadi lebih baik dalam melakukan pekerjaan dalam bidang interior
arsitektur. Selama proses kerja praktek, penulis juga belajar untuk beradaptasi
dan membaur dengan pekerja di sana, merasakan dunia kerja, bekerja secara
efisien, dan bertanggung jawab dengan pekerjaan yang diberikan,
berkomunikasi dengan teman kerja dan atasan, meningkatkan kemampuan
mengoperasikan software-software interior.
Bagi penulis, kerja praktek adalah sebuah pengalaman yang sangat
berharga dan memberikan dampak positif bagi penulis sehingga dapat
mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia kerja khususnya dunia kerja desain
interior.
5.2 Kritik dan Saran
5.2.1 Bagi PT Mitra Bangun Prima
Sebagai perusahaan kontraktor dan interior yang berpengalaman,
PT Mitra Bangun Prima telah banyak menangani proyek dan seharusnya
lebih professional dalam menangani proyek-proyeknya. Karena penulis
menemukan beberapa bagian dalam proyek yang tidak berjalan sesuai
dengan dateline yang tersedia dan tidak terorganisir dengan baik.
Semoga dengan adanya kerja praktek PT Mitra Bangun Prima dapat
berkerjasama dengan Universitas Kristen Maranatha khususnya untuk
Universitas Kristen Maranatha
33
5.2.2 Bagi Universitas Kristen Maranatha
Dengan adanya mata kuliah Kerja Praktek, mahasiswa dapat
mengetahui dan menambah wawasan dalam dunia kerja. Pada awalnya
penulis merasa kebingungan dan kesulitan dalam mencari perusahaan
atau pun badan hukum untuk melaksanakan kerja praktek. Standar
perusahaan dan penulisan laporan kerja praktek hendaknya
disosialisasikan terlebih dahulu sebelum pelaksanaan kerja praktek,
sehingga mahasiswa mengetahui peraturan pelaksanaan kerja praktek.
Jurusan Desain Interior hendaknya dapat membuat sebuah wadah bagi
perusahaan-perusahaan yang menerima kerja praktek dengan standar
yang ditentukan, sehingga mahasiswa tidak kesulitan mencari tempat
kerja praktek dan hasil yang didapat memenuhi standar yang diinginkan
oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain. Dengan adanya kerja sama antara
perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang interior arsitektur
dengan Universitas Kristen Maranatha, maka diharapkan akan terbentuk
suatu komunitas dalam bidang tenaga kerja khususnya dalam desain
Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR PUSTAKA
Ballast, David K. 1992. Interior Design Reference Manual. United States of
America: Professional Publications, Inc.
http://www.hotelmanagement-network.com/glossary/hotel-management.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Hotel
http://www.facebook.com/FestivalBandung