• Tidak ada hasil yang ditemukan

LEMBARAN DATA KESELAMATAN BAHAN PT ROHM AND HAAS INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LEMBARAN DATA KESELAMATAN BAHAN PT ROHM AND HAAS INDONESIA"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Nama produk: DURAMAX™ B-1000 Polymer Tanggal Terbit: 28.03.2017 Tanggal Cetak: 29.03.2017 PT ROHM AND HAAS INDONESIA mendorong dan mengharapkan Anda membaca dan memahami LDK secara keseluruhan, karena ada informasi penting dalam seluruh dokumen tersebut. Kami mengharapkan anda untuk mengikuti tindakan pencegahan yang diidentifikasi dalam dokumen ini kecuali kondisi penggunaan akan memerlukan metode atau tindakan lain yang sesuai.

1. PRODUK DAN IDENTIFIKASI PERUSAHAAN

Nama produk: DURAMAX™ B-1000 Polymer

Penggunaan yang dianjurkan dan pembatasan penggunaan

Penggunaan yang teridentifikasi: Lapisan Fungsional, Genting atap dan dinding luar

Identitas perusahaan

PT ROHM AND HAAS INDONESIA

A Subsidiary of The Dow Chemical Company WISMA GKBI 20 FLOOR SUITE 2001 JL. JEND. SUDIRMAN NO. 28 10210 JAKARTA

INDONESIA

Nomor Informasi Pelanggan: 62-21-299-56200

[email protected]

Faks: 62-21-574-2121

NOMOR TELEPON DARURAT

Nomor Darurat 24 Jam: (62) 21-7591-2862

Penghubung Tanggap Darurat Lokal: 21-7591-2862

2. IDENTIFIKASI BAHAYA

Klasifikasi GHS

Produk ini bukan produk berbahaya sesuai dengan Sistem Harmonisasi Global untuk Klasifikasi dan Pelabelan (GHS).

Bahaya lain data tidak tersedia

3. KOMPOSISI/INFORMASI TENTANG BAHAN PENYUSUN

Produk ini adalah campuran.

Komponen CASRN Konsentrasi

(2)

Ammonium hydroxide 1336-21-6 >= 0,1 - < 0,25 %

Diphenyl Ketone 119-61-9 >= 0,1 - < 0,25 %

4. TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN

Penjelasan mengenai tindakan pertolongan pertama Penghirupan: Pindahkan ke tempat berudara segar.

Kena kulit: Cuci dengan air dan sabun sebagai tindakan pencegahan. Jika iritasi kulit berlanjut, panggil dokter.

Kena mata: Bilas dengan banyak air. Jika iritasi mata berlanjut, periksakan ke dokter spesialis.

Tertelan: Minum 1 atau 2 gelas air. Periksakan ke dokter jika perlu. Jangan sekali-kali memberikan apa pun lewat mulut kepada orang yang tidak sadar.

Kumpulan gejala / efek terpenting, baik akut maupun tertunda: Selain dari informasi yang ditemukan dibawah Deskripsi langkah-langkah pertolongan pertama (atas) dan indikasi perhatian medis segera dan perlakuan khusus diperlukan (dibawah), semua gejala tambahan dan efek-efek yang dijelaskan dalam seksi 11: Informasi Toksikologi.

Indikasi pertolongan medis pertama dan perawatan khusus yang diperlukan

Instruksi kepada dokter: Penanganan harus diarahkan untuk mencegah penyerapan, menangani gejala (jika muncul), dan menyediakan terapi pendukung.

5. TINDAKAN PEMADAMAN KEBAKARAN

Media pemadaman yang sesuai: Gunakan media pemadaman yang sesuai untuk sekeliling kebakaran

Media pemadaman yang tidak sesuai: data tidak tersedia

Bahaya khusus yang muncul dari bahan atau campuran Produk pembakaran berbahaya: data tidak tersedia

Bahaya Kebakaran dan Ledakan Luar Biasa: Bahan dapat memercik di atas 100C/212F. Produk yang mengering dapat terbakar.

Saran bagi petugas pemadam kebakaran

Prosedur Pemadaman Kebakaran: data tidak tersedia

Alat pelindung khusus bagi petugas pemadam kebakaran: Kenakan alat bantu pernapasan SCBA

dan pakaian pelindung.

(3)

6. TINDAKAN PENANGGULANGAN JIKA TERJADI TUMPAHAN DAN KEBOCORAN

Langkah-langkah pencegahan diri, alat pelindung dan prosedur tanggap darurat: Gunakan alat pelindung diri. Jauhkan orang dari tumpahan/bocoran ke arah yang berlawanan dengan arah angin.

Bahan dapat menciptakan kondisi licin.

Langkah-langkah pencegahan bagi lingkungan: PERHATIAN: Jaga agar tumpahan dan aliran air pembersih menjauhi saluran pembuangan kota dan genangan-air yang terbuka.

Metode dan bahan untuk penangkalan (containment) dan pembersihan: Segera bendung tumpahan dengan bahan lembam (mis. pasir, tanah). Pindahkan tumpahan bahan ke wadah yang sesuai untuk pemerolehan-kembali atau pembuangan.

7. PENYIMPANAN DAN PENANGANAN BAHAN

Kehati-hatian dalam menangani secara aman: Jangan sampai kena mata, kulit, dan pakaian. Cuci sampai bersih setelah menangani. Tutup wadah rapat-rapat. Jangan mengisap uap, kabut, atau gas.

Kondisi untuk penyimpanan yang aman: Jaga agar tidak beku - kestabilan produk mungkin terpengaruh. Aduk baik-baik sebelum digunakan.

Kestabilan penyimpanan Suhu penyimpanan 1 - 49 °C

Data lain: Uap monomer dapat terbentuk ketika bahan memanas selama operasi pemrosesan. Lihat SEKSI 8, untuk jenis ventilasi yang diperlukan. CATATAN: Formaldehida akan terbentuk pada kondisi asam. Pertahankan ventilasi yang memadai pada kondisi ini untuk mencegah pemajanan pada formaldehida di atas batas-atas yang direkomendasikan oleh Rohm and Haas Co. sebesar 0,3 ppm.

8. KONTROL PAPARAN/ PERLINDUNGAN DIRI

Parameter pengendalian

Batas paparan didaftarkan berikut ini, jika ada.

Komponen Peraturan Jenis pendaftaran Nilai/Notasi

Ammonium hydroxide ACGIH TWA 25 ppm, Amonia

ACGIH STEL 35 ppm, Amonia

Dow IHG TWA 10 ppm, Sebagai

Amonia

ID OEL NAB 17 mg/m3 25 ppm

ID OEL PSD 24 mg/m3 35 ppm

Diphenyl Ketone US WEEL TWA 0,5 mg/m3

Dow IHG TWA 5 mg/m3

Dow IHG STEL 10 mg/m3

Pengendalian pendedahan

Kontrol teknik: Gunakan ventilasi gas-buang lokal dengan kecepatan tangkap minimum 150 kaki/min pada titik pembentukan uap. Merujuk pada edisi mutakhir Industrial Ventilation: A Manual of

Recommended Practice yang diterbitkan oleh American Conference of Governmental Industrial

Hygienists untuk mendapatkan informasi dalam hal desain, instalasi, penggunaan, dan pemeliharaan

sistem ventilasi gas-buang.

(4)

Tindakan perlindungan diri: Fasilitas untuk menyimpan atau menggunakan bahan ini harus diperlengkapi dengan fasilitas pencuci mata.

Tindakan perlindungan individual

Perlindungan mata/wajah: Kacamata-pengaman berpelindung-samping Pelindung mata yang dipakai harus cocok dengan sistem pelindung pernapasan yang digunakan.

Perlindungan kulit

Perlindungan tangan: Sarung tangan yang tercantum di bawah ini dapat memberikan perlindungan te yang tahan bahan kimia mungkin tidak memberikan perlindungan yang memadai sarung tangan neoprena

Perlindungan pernapasan: Program perlindungan pernapasan yang memenuhi standar OSHA 1910.134 dan ANSI Z88.2 atau yang setara harus diikuti manakala kondisi tempat kerja cukup beralasan untuk penggunaan respirator. Tidak ada yang diperlukan jika

kosentrasi terbawa-udara berada di bawah ba Pemajanan. Untuk kosentrasi terbawa-udara sampai dengan 10 kali batas pemajanan, pakai respirator berpemurni-udara, bertopeng- separuh yang terpasang dengan pas dan memenuhi standar NIOSH (atau setara). Respirator berpemurni-udara harus dilengkapi dengan kartrid amonia/metilamin dan penyaring N95 yang memenuhi standar NIOSH (atau setara). Jika terdapat kabut minyak, gunakan penyaring R95 atau P95.

9. SIFAT FISIKA DAN KIMIA

Tampilan

Keadaan Fisik cair

Warna putih putih-susu

Bau Bau amonia

Ambang Batas Bau data tidak tersedia

pH 9 - 9,6

Titik lebur/rentang 0 °C Air

Titik beku data tidak tersedia

Titik didih (760 mmHg) 100,00 °C Air

Titik nyala Tak-mudah-terbakar

Tingkat evaporasi (Butil Asetat = 1)

<1,00 Air

Flamabilitas (padatan, gas) TIDAK BERKENAAN/BERLAKU.

Terendah batas ledakan Tidak berlaku Tertinggi batas ledakan Tidak berlaku Tekanan Uap data tidak tersedia Relatif Densitas Uap (udara = 1) <1,0000 Air Kepadatan Relatif (air = 1) 1,0000 - 1,2000 Kelarutan dalam air Dapat diencerkan Koefisien partisi (n-oktanol/air) data tidak tersedia Suhu dapat membakar sendiri

(auto-ignition temperature)

TIDAK BERKENAAN/BERLAKU.

Suhu penguraian data tidak tersedia

Viskositas kinematik data tidak tersedia

(5)

Sifat peledak data tidak tersedia Sifat oksidator data tidak tersedia Berat Molekul data tidak tersedia Persen sifat atsiri (volatilitas) 44,00 - 46,00 % Air

CATATAN: Data fisik yang disajikan di atas adalah nilai-nilai tipikal dan jangan diartikan sebagai spesifikasi.

10. STABILITAS DAN REAKTIFITAS

Reaktifitas: data tidak tersedia Stabilitas kimia: data tidak tersedia

Reaksi berbahaya yang mungkin di bawah kondisi spesifik/khusus: Tidak ada yang diketahui.

Produk tidak akan mengalami polimerisasi.

Stabil

Kondisi yang harus dihindari: data tidak tersedia

Bahan yang harus dihindari: Tidak diketahui adanya bahan yang tidak-cocok dengan produk ini.

Produk berbahaya hasil penguraian: Penguraian termal dapat menghasilkan monomer akrilik.

11. INFORMASI TOKSIKOLOGI

Informasi Toksikologi muncul dalam bagian ini ketika data tersebut tersedi

Toksisitas akut

Toksisitas oral akut

Toksisitas sangat rendah jika tertelan. Tidak diharapkan adanya efek berbahaya akibat tertelan dalam jumlah kecil.

Untuk bahan sejenis:

LD50, Tikus, > 5.000 mg/kg Toksisitas kulit akut

Kontak berkepanjangan dengan kulit kecil kemungkinannya menyebabkan absorpsi dalam jumlah yang membahayakan.

Untuk bahan sejenis:

LD50, Tikus, > 2.000 mg/kg Tidak ada kematian terjadi pada konsentrasi ini.

Toksisitas inhalasi akut

Dengan ventilasi yang baik, pemajanan tunggal diduga tidak menyebabkan dampak-dampak buruk. Jika bahan-bahan dipanaskan atau pada kawasan-kawasan terbatas dan tidak adanya ventilasi udara yang baik, uap/kabut mungkin berkumpul dan menyebabkan iritasi pada pernafasan dan gejala-gejala seperti sakit kepala dan pilek.

(6)

LC50 belum ditentukan.

Korosi/iritasi kulit

Kontak singkat umumnya tidak menyebabkan iritasi pada kulit.

Kerusakan mata serius/iritasi mata

Dapat menyebabkan iritasi ringan pada mata.

Dapat menyebabkan cedera ringan pada kornea.

Sensitisasi

Untuk sensitisasi kulit:

Tidak ditemukan data yang relevan.

Untuk sensitisasi pernapasan:

Tidak ditemukan data yang relevan.

Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Tunggal)

Evaluasi data yang tersedia menunjukkan bahwa bahan ini bukan racun STOT-SE.

Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang) Tidak ditemukan data yang relevan.

Karsinogenisitas

Mengandung komponen-komponen yang dapat menyebabkan kanker pada binatang laboratorium.

Teratogenisitas

Tidak ditemukan data yang relevan.

Toksisitas terhadap Reproduksi Tidak ditemukan data yang relevan.

Mutagenisitas (Kemampuan menyebabkan perubahan gen)

Untuk bahan sejenis: Kajian toksisitas genetik in vitro menunjukkan hasil negatif.

Bahaya terhirup

Berdasarkan pada sifat fisika, kemungkinan tidak memiliki bahaya aspirasi.

KOMPONEN-KOMPONEN YANG MEMPENGARUHI TOKSIKOLOGI:

Ammonium hydroxide

Toksisitas inhalasi akut LC50 belum ditentukan.

Diphenyl Ketone

Toksisitas inhalasi akut LC50 belum ditentukan.

12. INFORMASI EKOLOGI

Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang)

(7)

Ekotoksisitas

Sangat/akut beracun pada ikan Untuk kelompok bahan ini:

Bahan praktis tidak beracun terhadap organisme air pada basis akut (LC50/EC50/EL50/LL50

>100 mg/L pada spesies yang paling sensitif diuji).

Untuk kelompok bahan ini:

Bahan tidak diklasifikasikan berbahaya bagi organisme air (LC50/EC50/IC50 lebih dari 100 mg/L pada jenis yang paling sensitif).

Untuk bahan sejenis:

LC50, Oncorhynchus mykiss (Ikan rainbow trout), 96 Hour, > 100 mg/l Sangat/akut beracun pada binatang air yang tidakbertulang belakang Untuk bahan sejenis:

EC50, Daphnia magna (Kutu air), 48 Hour, > 100 mg/l Toksisitas akut untuk ganggang / tanaman air Untuk bahan sejenis:

ErC50, Selenastrum capricornutum (ganggang hijau), 72 Hour, Penghambatan laju pertumbuhan, > 1.000 mg/l

Keracunan untuk bakteria Untuk bahan sejenis:

EC50, endapan diaktivasi, 3 Hour, Laju respirasi., > 100 mg/l Persistensi dan penguraian oleh lingkungan

Daya hancur secara biologis: Untuk kelompok bahan ini: Meskipun polimer tidak biodegradasi, mereka kemungkinan akan dihapus dalam instalasi pengolahan air limbah biologis dengan adsorpsi ke biosolids.

Potensi bioakumulasi

Bioakumulasi: Biokonsentrasi komponen polimerik diperkirakan tidak terjadi karena berat molekulnya yang tinggi. Penyebaran Polimer akan mewarnai air menjadi putih susu.

Mobilitas dalam Tanah

Tidak ditemukan data yang relevan.

Hasil dari asesmen PBT dan vPvB

Zat/campuran ini tidak mengandung satu komponen pun yang dianggap baik persisten, bioakumulatif, dan beracun (PBT) maupun sangat persisten dan sangat bioakumulatif (vPvB) pada kadar 0,1% atau lebih.

Efek merugikan lainnya

Tidak ditemukan data yang relevan.

13. PERTIMBANGAN PEMBUANGAN/ PEMUSNAHAN

Metode pembuangan: Gumpalkan emulsi dengan menambahkan sedikit-sedikit feri klorida dan air kapur. Ambil larutan bening dan hanyutkan ke saluran pembuangan bahan kimia. Untuk

pembuangan, lakukan insinerasi atau uruk dengan tanah di fasilitas b dan federal.

(8)

Pengemasan tercemar.: Wadah yang sudah kosong masih berisi residu produk. Ikuti peringatan pada yang tidak benar atau penggunaan-ulang wadah ini dapat berbahaya dan mela hukum. Rujuklah peraturan federal, negara bagian, dan lokal.

14. INFORMASI TRANSPORTASI

Penggolongan untuk angkutan JALAN dan Rel

Not regulated for transport

Penggolongan untuk pengangkutan LAUT (IMO-IMDG):

Not regulated for transport Transportasi dalam

jumlah besar sesuai Annex I atau II MARPOL 73/78 dan IBC atau IGC Kode

Consult IMO regulations before transporting ocean bulk

Penggolongan untuk pengangkutan UDARA (IATA/ICAO):

Not regulated for transport

Informasi ini tidak dimaksudkan untuk menyampaikan seluruh persyaratan peraturan atau operasional spesifik / informasi yang berkaitan dengan produk ini. Klasifikasi pengangkutan akan berubah oleh volume kontainer dan akan di pengaruhi oleh daerah atau perbedaan peraturan negara. Transportasi sistem informasi tambahan dapat diperoleh melalui perwakilan penjualan atau layanan pelanggan. Ini adalah tanggung jawab dari organisasi transportasi untuk mengikuti semua undang-undang, peraturan dan aturan yang berkaitan dengan transportasi material

15. INFORMASI YANG BERKAITAN DENGAN REGULASI

Klasifikasi di Tempat Kerja

Produk ini tidak diklasifikasikan sebagai berbahaya menurut Peraturan Indonesia.

16. INFORMASI LAIN

Sistem Pemeringkatan Bahaya HMIS

Kesehatan

Derajat kemampuan untuk terbakar

Bahaya Fisik

2* 0 0

* = Efek kronis (Lihat Identifikasi Bahaya)

(9)

Revisi

Nomor Identifikasi: 101083096 / 1889 / Tanggal Terbit: 28.03.2017 / Versi: 3.0 Revisi terbaru ditandai dengan garis ganda tebalpada sisi kiri di sepanjang dokumen Legenda

ACGIH AS. Nilai Batas Ambang ACGIH (TLV)

Dow IHG Dow IHG

ID OEL Nilai ambang batas faktor kimia di udara lingkungan kerja

NAB Nilai ambang batas

PSD Pemajanan singkat yang diperkenankan STEL Batas paparan jangka pendek

TWA TWA (Waktu terhitung rata-rata)

US WEEL USA. Workplace Environmental Exposure Levels (WEEL) Sumber Informasi dan Referensi

SDS ini disiapkan oleh Product Regulatory Services dan Hazard Communications berdasarkan informasi dari referensi internal dalam perusahaan kami.

PT ROHM AND HAAS INDONESIA meminta setiap pelanggan atau penerima LDK ini untuk mempelajarinya secara cermat dan berkonsultasi dengan ahli-ahli yang sesuai, sebagaimana diperlukan atau selayaknya, agar menyadari dan memahami data yang termuat dalam LDK ini dan setiap bahaya yang terkait dengan produk. Informasi ini diberikan dengan itikad baik dan dipercaya sebagai informasi yang akurat pada tanggal yang berlaku di atas. Meskipun demikian tidak ada jaminan yang diberikan, baik secara tersurat maupun tersirat. Kewajiban peraturan yang berlaku dapat berubah sewaktu-waktu dan mungkin berbeda antara satu lokasi dengan lokasi lainnya.

Pembeli/pemakai bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan kegiatannya terhadap seluruh

undang-undang pemerintah, propinsi atau peraturan setempat. Informasi yang disampaikan disini

berkaitan hanya dengan produk dalam bentuk seperti pengiriman semula. Karena kondisi pemakaian

produk tidak berada di bawah pengawasan pabrik, maka pembeli/pemakai wajib menentukan kondisi

yang diperlukan demi keselamatan pemakaian produk ini. Karena pelipatgandaan sumber informasi,

seperti LDK yang khusus disusun pabrik, kami tidak dan tidak dapat bertanggung jawab atas LDK dari

sumber manapun selain kami sendiri. Jika Anda mendapatkan LDK dari sumber lain atau Anda

meragukan keabsahan LDK yang Anda miliki, silakan menghubungi kami untuk mendapatkan versi

yang terbaru.

Referensi

Dokumen terkait

Jika diperkirakan terjadi kontak secara sangat singkat, disarankan untuk memakai sarung tangan dengan kelas perlindungan 1 atau lebih (waktu tembus lebih dari 10 menit sesuai

Pemilihan sarung tangan spesifik untuk aplikasi tertentu dan lama pemakaiannya di tempat kerja harus juga memperhitungkan seluruh faktor di tempat kerja, seperti tetapi tidak

Pemilihan sarung tangan spesifik untuk aplikasi tertentu dan lama pemakaiannya di tempat kerja harus juga memperhitungkan seluruh faktor di tempat kerja, seperti tetapi tidak

PERHATIAN: Pemilihan sarung tangan spesifik untuk aplikasi tertentu dan lama pemakaiannya di tempat kerja harus juga memperhitungkan seluruh faktor di tempat kerja, seperti

PERHATIAN: Pemilihan sarung tangan spesifik untuk aplikasi tertentu dan lama pemakaiannya di tempat kerja harus juga memperhitungkan seluruh faktor di tempat kerja, seperti

Sarung tangan yang tercantum di bawah ini dapat memberikan perlindungan te yang tahan bahan kimia mungkin tidak memberikan perlindungan yang memadai karet butil Sarung

Sarung tangan yang tercantum di bawah ini dapat memberikan perlindungan te yang tahan bahan kimia mungkin tidak memberikan perlindungan yang memadai sarung tangan neoprena

LC50, Leuciscus idus, Tes statik, 96 Hour, 122 mg/l, Pedoman Uji OECD 203 atau Setara Sangat/akut beracun pada binatang air yang tidakbertulang belakang. EC50, Daphnia magna (Kutu