• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI REPUBLIK INDONESIA B1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI REPUBLIK INDONESIA B1"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

PENGUMUMAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA NEGARA

LEGISLATIF

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN WAY KANAN

(Perubahan atas Laporan Harta Kekayaan yang dilaporkan sebelumnya)

BIDANG LEMBAGA

: :

Melalui Pengumuman ini maka Penyelenggara Negara telah memenuhi kewajiban mengumumkan harta kekayaan sesuai dengan ketentuan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI

REPUBLIK INDONESIA

B 1

Tambahan Berita Negara R . I T a n g g a l 1 5 A p r i l 2 0 1 6 N o . 3 0 ________________________________

I. DATA PRIBADI

1. Nama :H. RADEN ADIPATI SURYA, S.H., M.M.

2. Jabatan : KETUA - DPRD KABUPATEN WAY KANAN (CALON BUPATI WAY KANAN)

3. NHK : 187264

: Jl. KOMPLEK PEMDA, WAY KANAN 4. Alamat Kantor

: 8 April 2015, 29 Juli 2015 5. Tanggal Pelaporan

8 April 2015 29 Juli 2015 Status Laporan

II. DATA HARTA

Rp. 1.925.333.000 Rp. 1.925.333.000

A. HARTA TIDAK BERGERAK (TANAH DAN BANGUNAN)

1. Tanah & Bangunan seluas 308 m2 &

250 m2, di Kota DEPOK, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2013

Rp. 844.376.000 Rp. 844.376.000

2. Tanah & Bangunan seluas 80 m2 &

70 m2, di Kota DEPOK, yang berasal dari HIBAH, perolehan tahun 2008

Rp. 200.000.000 Rp. 200.000.000

3. Tanah & Bangunan seluas 1.146 m2

& 126 m2, di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun ---

Rp. 150.000.000 Rp. 150.000.000

(2)

4. Tanah seluas 19.450 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 68.075.000 Rp. 68.075.000

5. Tanah seluas 17.010 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 59.535.000 Rp. 59.535.000

6. Tanah seluas 15.560 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 54.460.000 Rp. 54.460.000

7. Tanah seluas 4.650 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 16.275.000 Rp. 16.275.000

8. Tanah seluas 18.000 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 63.000.000 Rp. 63.000.000

9. Tanah seluas 18.925 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 66.237.000 Rp. 66.237.000

10. Tanah seluas 14.530 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 50.855.000 Rp. 50.855.000

11. Tanah seluas 20.275 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 70.962.500 Rp. 70.962.500

12. Tanah seluas 21.025 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 73.587.500 Rp. 73.587.500

13. Tanah seluas 11.695 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 40.932.500 Rp. 40.932.500

14. Tanah seluas 7.615 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 26.652.500 Rp. 26.652.500

(3)

15. Tanah seluas 12.170 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 42.595.000 Rp. 42.595.000

16. Tanah seluas 10.920 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 38.220.000 Rp. 38.220.000

17. Tanah seluas 5.120 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 17.920.000 Rp. 17.920.000

18. Tanah seluas 11.900 m2 , di Kabupaten WAY KANAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 41.650.000 Rp. 41.650.000

B. HARTA BERGERAK

Rp. 2.018.500.000 Rp. 2.018.500.000

a. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN LAINNYA

1. Mobil, merk TOYOTA VELLFIRE,

tahun pembuatan 2011, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2011

Rp. 700.000.000 Rp. 700.000.000

2. Mobil, merk BMW, tahun

pembuatan 2011, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2012

Rp. 200.000.000 Rp. 200.000.000

3. Mobil, merk TOYOTA FORTUNER, tahun pembuatan 2012, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2012

Rp. 250.000.000 Rp. 250.000.000

4. Mobil, merk NISSAN FRONTIER, tahun pembuatan 2011, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2012

Rp. 225.000.000 Rp. 225.000.000

5. Mobil, merk TOYOTA HILUX, tahun pembuatan 2013, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2013

Rp. 225.000.000 Rp. 225.000.000

6. Mobil, merk TOYOTA HILUX, tahun pembuatan 2009, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2009

Rp. 175.000.000 Rp. 175.000.000

(4)

7. Mobil, merk TOYOTA HARDTOP, tahun pembuatan 1979, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2000

Rp. 50.000.000 Rp. 50.000.000

8. Motor, merk HARLEY DAVIDSON, tahun pembuatan 2011, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2011

Rp. 150.000.000 Rp. 150.000.000

9. Motor, merk HONDA BEAT, tahun pembuatan 2009, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2009

Rp. 6.000.000 Rp. 6.000.000

10. Motor, merk YAMAHA MIO, tahun pembuatan 2011, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2011

Rp. 7.500.000 Rp. 7.500.000

11. Motor, merk KAWASAKI, tahun pembuatan 2012, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2012

Rp. 30.000.000 Rp. 30.000.000

Rp. 500.000.000 Rp. 500.000.000

b. PETERNAKAN, PERIKANAN, PERKEBUNAN,

PERTANIAN, KEHUTANAN, PERTAMBANGAN DAN USAHA LAINNYA

1. PERKEBUNAN, sejumlah ---

KARET, yang berasal dari HASIL SENDIRI DAN WARISAN, perolehan tahun 2000

Rp. 500.000.000 Rp. 500.000.000

Rp. 205.000.000 Rp. 205.000.000

c. HARTA BERGERAK LAINNYA

1. LOGAM MULIA, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 1999

Rp. 175.000.000 Rp. 175.000.000

2. BATU MULIA, yang berasal dari ---, perolehan tahun 2000

Rp. 30.000.000 Rp. 30.000.000

Rp. 0 Rp. 0

C. SURAT BERHARGA

Rp. 1.499.259.163 Rp. 1.529.259.163

D. GIRO DAN SETARA KAS

LAINNYA

(5)

1. Yang berasal dari HASIL SENDIRI (Penambahan Data Harta Kekayaan)

Rp. 1.499.259.163 Rp. 1.529.259.163 Rp. 1.220.000.000 Rp. 1.220.000.000

E. PIUTANG

1. Piutang dalam bentuk PINJAMAN UANG

Rp. 1.220.000.000 Rp. 1.220.000.000 Rp. 7.368.092.163

TOTAL HARTA (II)

Rp. 7.398.092.163

---

III. HUTANG

--- ---

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN

Rp. 7.368.092.163 Rp. 7.398.092.163

( II - III )

GIRI SUPRAPDIONO TRI GAMAREFA

DEPUTI BIDANG PENCEGAHAN PLH. DEPUTI

MENGETAHUI, DIREKTORAT PENDAFTARAN DAN PEMERIKSAAN LHKPN

PLH. DIREKTUR Jakarta,9 Oktober 2015

TTD TTD

Rincian harta kekayaan dalam pengumuman ini sesuai yang dilaporkan oleh Penyelenggara Negara dan tidak dapat dijadikan dasar oleh Penyelenggara Negara atau siapapun juga untuk menyatakan bahwa harta yang bersangkutan tidak terkait tindak pidana.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan adanya peningkatan penerimaan pendapatan asli daerah, secara otomatis akan meningkatkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Hal tersebut tentunya

bahwa untuk menindaklanjuti Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Nomor 07 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran , Pengumuman , dan Pemeriksaan Harta

Selain alasan pilihan rasional yang dapat memberi pulangan faedah kepada mereka, pilihan model sosiologi juga mempunyai alasan tersendiri kepada responden kerana

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 137,

HARTA TIDAK BERGERAK (TANAH DAN BANGUNAN) *) No.. Isteri / Suami *) Lembaran ini dapat diperbanyak sesuai dengan kebutuhan. Perubahan atas data yang dilaporkan sebelumnya. Anak

Profil laju disolusi ini menunjukkan bahwa pelepasan zat khasiat obat generik bermerek C pada awal pelarutan (menit ke-10 dan 20), lebih cepat sehingga diharapkan loratadin

 Memastikan perlakuan yang sama di daerah perwalian dalam persoalan- persoalan sosial, ekonomi, dan komersial untuk semua anggota PBB dan kebangsaan-kebangsaan mereka, serta

5. Melakukan minitoring dan evaluasi kinerja bidang teknik dan pemeliharaan serta biaya dan menyusun upaya-upaya perbaikannya 6. Melakukan analisis terhadap usulan kegiatan di