LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2014 DAN 2013 (TIDAK DIAUDIT)
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2013 ( DIAUDIT)
FINANCIAL STATEMENTS
FOR THE NINE-MONTH PERIOD ENDED
30 SEPTEMBER 2014 AND 2013 (UNAUDITED)
AND FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2013 (AUDITED)
DAFTAR ISI CONTENTS
Pernyataan Direksi
Laporan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan
Laporan Laba Rugi Komprehensif
Laporan Perubahan Ekuitas
Laporan Arus Kas
Catatan atas Laporan Keuangan
Ekshibit/
Exhibit
A
B
C
D
E
Directors’ Statement
Financial Statements
Statements of Financial Position
Statements of Comprehensive Income
Statements of Changes in Equity
Statements of Cash Flows
Notes to Financial Statements
30 SEPTEMBER 2014 DAN 31 DESEMBER 2013 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 SEPTEMBER 2014 AND 31 DECEMBER 2013 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 30 September 31 Desember/
Notes 2014 December 2013
ASET ASSETS
KAS DAN SETARA KAS
2c,d,e,3,
28a 276.208 224.762 CASH AND CASH EQUIVALENTS
INVESTASI NETO SEWA PEMBIAYAAN 2e,f,4 NET INVESTMENT IN FINANCE LEASES
Piutang sewa pembiayaan – setelah dikurangi Finance lease receivables – net of
cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses of
sebesar Rp 46.485 dan Rp 23.790 masing- Rp 46,485 and Rp 23,790 as of
masing pada tanggal 30 September 2014 30 September 2014 and
dan 31 Desember 2013 2.667.992 1.929.061 31 December 2013
PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 2e,g,5 CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
Piutang pembiayaan konsumen - setelah Consumer financing receivables – net of
dikurangi cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses of
nilai sebesar Rp 108.452 dan Rp 81.852 Rp 108,452 and Rp 81,852 as of
masing- masing pada tanggal 30 September 2014 and
30 September 2014 dan 31 Desember 2013 5.224.287 5.310.425 31 December 2013
ASET KEUANGAN DERIVATIF - Bersih 2e,n,o,6 199.083 283.975 DERIVATIVE FINANCIAL ASSETS – Net
BEBAN DIBAYAR DIMUKA 2h,7 39.170 31.634 PREPAID EXPENSES
PIUTANG LAIN-LAIN - Bersih
2d,e,8,
28b 139.885 83.090 OTHER RECEIVABLES - Net
ASET TETAP 2i,9 FIXED ASSETS
– setelah dikurangi akumulasi penyusutan - net of accumulated depreciation of
sebesar Rp 170.122 dan Rp 131.509 Rp 170,122 and Rp 131,509 as of
masing- masing pada tanggal 30 September 2014 and
30 September 2014 dan 31 Desember 2013 439.772 413.959 31 December 2013
ASET PAJAK TANGGUHAN 2r,13c 23.729 12.018 DEFERRED TAX ASSETS
ASET LAIN-LAIN 2e,h,o,10 13.312 4.400 OTHER ASSETS
JUMLAH ASET 9.023.438 8.293.324 TOTAL ASSETS
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
See accompanying Notes to Financial Statements on Exhibit E which are an integral part of
the Financial Statements taken as a whole
30 SEPTEMBER 2014 DAN 31 DESEMBER 2013 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 SEPTEMBER 2014 AND 31 DECEMBER 2013 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 30 September 31 Desember/
Notes 2014 December 2013
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Pinjaman yang diterima 2e,j,o,11 3.429.859 3.172.439 Fund borrowings
Beban yang masih harus dibayar 2e,o,12 106.421 80.263 Accrued expenses
Utang pajak 2r,13a 55.765 59.621 Taxes payable
Imbalan pasca-kerja 2l,27 34.057 20.538 Post-employment benefits
Efek utang yang diterbitkan Debt securities issued
– setelah dikurangi biaya emisi efek utang - net of unamortized debt securities
yang belum diamortisasi sebesar Rp 4.244 issuance cost of of Rp 4,244 and
dan Rp 4.292 masing-masing pada tanggal Rp 4,292 as of 30 September 2014
30 September 2014 dan 31 Desember 2013 2e,k,14 1.620.756 1.453.708 and 31 December 2013
Utang lain-lain 2e,o,15 105.029 109.399 Other payables
JUMLAH LIABILITAS 5.351.887 4.895.968 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Share capital – par value of
Rp 250 (nilai penuh) per saham Rp 250 (full amount) per share
Modal dasar - 2.000.000.000 saham Authorized capital – 2,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid-up capital -
penuh – 1.549.934.562 saham dan 16 387.484 381.654 1,549,934,562 shares and
1.526.614.562 saham masing-masing 1,526,614,562 shares as of
pada tanggal 30 September 2014 dan 30 September 2014 and
31 Desember 2013 31 December 2013
Tambahan modal disetor - bersih 17 432.918 374.108 Additional paid-in capital - net
Cadangan saham program kompensasi Management and employee stock
manajemen dan karyawan berbasis saham 2q,18 9.304 14.547 options program share reserve
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 15.000 12.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 2.826.845 2.615.047 Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 3.671.551 3.397.356 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 9.023.438 8.293.324 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
See accompanying Notes to Financial Statements on Exhibit E which are an integral part of
the Financial Statements taken as a whole
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2014 DAN 2013
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
STATEMENTS OF COMPREHENSIVE INCOME FOR THE NINE-MONTH PERIOD ENDED
30 SEPTEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 30 September 30 September
Notes 2014 2013
PENDAPATAN INCOME
2d,e,g,m,
Pembiayaan konsumen 19,35 1.023.724 808.684 Consumer financing
Sewa pembiayaan 2e,f,m,20 288.407 291.918 Finance leases
Keuangan 2e,m 7.410 4.907 Finance
2e,i,m,21,
Lain-lain 35 358.106 279.902 Others
Jumlah Pendapatan 1.677.647 1.385.411 Total Income
BEBAN EXPENSES
2d,l,m,18
Gaji dan tunjangan 23,28c 387.929 321.610 Salaries and benefits
Bunga dan keuangan 2e,j,k,m,22 363.734 306.533 Interest and financing charges
Umum dan administrasi 2h,i,m,24 191.336 156.180 General and administrative
Penyisihan kerugian penurunan nilai: 2e,m,4,5 Provision for impairment losses:
Pembiayaan konsumen 107.397 66.844 Consumer financing
Sewa pembiayaan 39.737 12.128 Finance leases
Pemasaran 2m 10.588 18.039 Marketing
2e,m,n,o,
Lain-lain 25,35 33.923 19.488 Others
Jumlah Beban 1.134.644 900.822 Total Expenses
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 543.003 484.589 PROFIT BEFORE INCOME TAX
PAJAK PENGHASILAN 2r INCOME TAX
Kini 13b 146.641 102.719 Current
Tangguhan 13c ( 11.711 ) ( 6.229 ) Deferred
Pajak Penghasilan - Bersih 134.930 96.490 Income Tax - Net
LABA PERIODE BERJALAN 408.073 388.099 PROFIT FOR THE PERIOD
LABA KOMPREHENSIF LAIN - - OTHER COMPREHENSIVE INCOME
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF PERIODE TOTAL COMPREHENSIVE INCOME FOR
BERJALAN 408.073 388.099 THE PERIOD
LABA PER SAHAM DASAR (nilai penuh)
2s,31
263 254
BASIC EARNINGS PER SHARE (full amount) DILUTED EARNINGS PER SHARE
LABA PER SAHAM DILUSIAN (nilai penuh) 2s,31 263 254 (full amount)
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
See accompanying Notes to Financial Statements on Exhibit E which are an integral part of
the Financial Statements taken as a whole
PADA TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2014 DAN 2013
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 SEPTEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Cadangan saham
kompensasi
manajemen
Tambahan dan karyawan
modal disetor berbasis saham/ Saldo laba/Retained earnings
- bersih/ Management Telah Belum Jumlah
Additional and employee stock ditentukan ditentukan ekuitas/
Catatan/ Modal saham/ paid-in options program penggunaannya/ penggunaannya/ Total Notes Share capital capital - net share reserve Appropriated Unappropriated equity
Saldo pada tanggal Balance as of
31 Desember 2012 380.170 357.906 5.350 9.000 2.109.428 2.861.854 31 December 2012
Penambahan cadangan saham Addition in management and
kompensasi manajemen dan employee stock options
karyawan berbasis saham 18 - - 10.892 - - 10.892 share reserve
Opsi saham manajemen dan
karyawan berbasis saham Management and employee
yang di eksekusi 18 1.484 16.202 (5.221 ) - - 12.465 stock options exercised
Penyisihan saldo laba Appropriation for general
untuk cadangan umum - - - 3.000 (3.000) - reserve
Jumlah laba komprehensif Total comprehensive income
periode berjalan - - - - 388.099 388.099 for the period
Saldo pada tanggal Balance as of
30 September 2013 381.654 374.108 11.021 12.000 2.494.527 3.273.310 30 September 2013
Saldo pada tanggal Balance as of
31 Desember 2013 381.654 374.108 14.547 12.000 2.615.047 3.397.356 31 December 2013
Opsi saham manajemen dan
karyawan berbasis saham Management and employee
yang di eksekusi 18 5.830 58.810 (5.243 ) - - 59.397 stock options exercised
Dividen Kas 26 - - - - (193.275) (193.275) Cash Dividends
Penyisihan saldo laba Appropriation for general
untuk cadangan umum - - - 3.000 (3.000) - reserve
Jumlah laba komprehensif Total comprehensive income
periode berjalan - - - - 408.073 408.073 for the period
Saldo pada tanggal Balance as of
30 September 2014 387.484 432.918 9.304 15.000 2.826.845 3.671.551 30 September 2014
Catatan 16/
Note 16
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
See accompanying Notes to Financial Statements on Exhibit E which are an integral part of
the Financial Statements taken as a whole
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 SEPTEMBER 2014 DAN 2013
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
FOR THE NINE-MONTH PERIOD ENDED 30 SEPTEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 30 September 30 September
Notes 2014 2013
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari: Cash received from:
Transaksi pembiayaan 7.039.037 5.832.586 Financing transactions
Bunga bank dan deposito berjangka 7.111 3.816 Interest from banks and time deposits
Lain-lain 326.218 373.899 Others
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursement for:
Transaksi pembiayaan baru ( 6.811.571 ) ( 6.573.315 ) New financing transactions
Beban umum dan administrasi ( 586.912 ) ( 502.408) General and administrative expenses
Beban bunga dan keuangan ( 365.211 ) ( 311.922) Interest and financing charges
Pajak penghasilan ( 139.294 ) ( 102.532) Income taxes
Arus kas bersih untuk aktivitas operasi ( 530.622 ) ( 1.279.876 ) Net cash flows for operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan aset tetap 9 9.115 1.675 Proceeds from sale of fixed assets
Pembelian aset tetap 9 ( 75.002 ) ( 128.238) Acquisitions of fixed assets
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi ( 65.887 ) ( 126.563) Net cash flows for investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari: Cash received from:
Pinjaman yang diterima 11 2.269.301 2.699.373 Fund borrowings
Pembiayaan bersama 30b 1.464.746 792.220 Joint financing
Efek utang yang diterbitkan 14a,b 630.000 625.000 Debts securities issued
Penerusan pinjaman (channelling) dan jual Channeling and receivables sales and
beli piutang 30a 449.959 1.029.108 purchase
Opsi saham yang dieksekusi 18 48.972 12.465 Stock options exercised
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursement for:
Pinjaman yang diterima 11 ( 1.916.798 ) ( 2.056.032 ) Fund borrowings
Pembiayaan bersama 30b ( 1.030.161 ) ( 781.653) Joint financing
Penerusan pinjaman (channelling) dan jual Channeling and receivables sales and
beli piutang 30a ( 611.935 ) ( 365.884) purchase
Repayment of debt decurities
Pelunasan pokok efek utang yang diterbitkan 14a,b ( 463.000 ) ( 297.000) issued principal
Dividen kas 26 ( 193.129 ) - Cash dividend
Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan 647.955 1.657.597 Net cash flows from financing activities
NET INCREASE IN CASH AND CASH
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 51.446 251.158 EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENTS
AT
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL PERIODE 224.762 168.897 BEGINNING OF PERIOD
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE 276.208 420.055 END OF PERIOD
KAS DAN SETARA KAS TERDIRI DARI: CASH AND CASH EQUIVALENTS CONSIST OF:
Kas dan bank 3 71.208 131.055 Cash on hand and in banks
Deposito berjangka 3 205.000 289.000 Time deposits
276.208 420.055 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit E terlampir
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
See accompanying Notes to Financial Statements on Exhibit E which are an integral part of
the Financial Statements taken as a whole
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan a. Establishment and General Information of the Company
PT BFI Finance Indonesia Tbk (Perusahaan) didirikan dengan nama PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia pada tanggal 7 April 1982 berdasarkan Akta No. 57 yang dibuat dihadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman (sekarang Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia) Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-2091-HT.01.01.TH.82 tanggal 28 Oktober 1982 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 102 tanggal 21 Desember 1982, Tambahan No. 1390. Berdasarkan Akta yang dibuat dihadapan Inge Hendarmin, S.H., Notaris di Jakarta tanggal 14 Agustus 1986, nama Perusahaan diubah dari PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia menjadi PT Bunas Finance Indonesia Tbk, perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-9677.HT.01.04.TH.86 tanggal 7 Oktober 1986 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 94 tanggal 25 Nopember 1986, Tambahan No. 1451. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, salah satunya berdasarkan Akta No. 116 yang dibuat dihadapan Aulia Taufani, S.H., pengganti dari Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta tanggal 27 Juni 2001, sehubungan dengan perubahan nama Perusahaan dari PT Bunas Finance Indonesia Tbk menjadi PT BFI Finance Indonesia Tbk.
Perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C-03668.HT.01.
04.TH.2001 tanggal 24 Juli 2001 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 35 tanggal 30 April 2002, Tambahan No. 4195.
PT BFI Finance Indonesia Tbk (the Company) was established as PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia on 7 April 1982 based on Notarial deed No. 57 of Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. The deed of establishment was approved by the Minister of Justice (recently known as the Minister of Law and Human Rights) of the Republic of Indonesia by virtue of his decree No. C2-2091-HT.01.01.TH.82 dated 28 October 1982 and was published in the State Gazette No. 102, dated 21 December 1982, Supplement No. 1390. Based on Notarial deed of Inge Hendarmin, S.H., Notary in Jakarta dated 14 August 1986, the Company’s name change from PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia to become PT Bunas Finance Indonesia Tbk, This amendment was approved by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia by virtue of his decree No. C2-9677.HT.01.04.TH.86 dated 7 October 1986 and was published in the State Gazette No. 94 dated 25 November 1986, Supplement No. 1451. The Company’s Articles of Association had been amended several times, which one of the amendments was based on Notarial deed No. 116 dated 27 June 2001 of Aulia Taufani, S.H., a substitute of Sutjipto, S.H., Notary in Jakarta, concerning the change in the name of the Company from PT Bunas Finance Indonesia Tbk to become PT BFI Finance Indonesia Tbk. This amendment was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia by virtue of his decree No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 dated 24 July 2001 and was published in the State Gazette No. 35 dated 30 April 2002, Supplement No. 4195.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir dilakukan dengan Akta No. 27 tanggal 19 September 2014 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., mengenai penerbitan saham hasil pelaksanaan program Management &
Employee Stock Option Program (MESOP) untuk Tahap I untuk periode sampai dengan tanggal 20 Juni 2014.
Pelaporan perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia nomor AHU-06467.40.21.2014 tanggal 22 September 2014. Sampai dengan tanggal laporan keuangan ini diselesaikan, perubahan ini belum diumumkan dalam Lembaran Berita Negara.
The Company’s Articles of Association had been amended several times. The latest amendment was effected by Notarial deed No. 27 dated 19 September 2014 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, regarding the issuance of shares for the implementation of the Phase I of the Management & Employee Stock Option Program (MESOP), up to 20 June 2014. The reporting of amendment has been accepted by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia by virtue of his decree No. AHU- 06467.40.21.2014 dated 22 September 2014. Up to the date the financial statements were completed, this amendment was not published in the State Gazette.
Perusahaan memperoleh izin usaha dalam bidang usaha lembaga pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. KEP-038/KM.11/1982 tanggal 12 Agustus 1982, yang telah diperbaharui berdasarkan Surat Keputusan No. 493/KMK.013/1990 tanggal 23 April 1990.
The Company obtained its license to operate as a financing company from the Minister of Finance by virtue of his decree No. KEP-038/KM.11/ 1982 dated 12 August 1982 as amended by Decree No. 493/KMK.013/
1990 dated 23 April 1990.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
a. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan (Lanjutan) a. Establishment and General Information of the Company (Continued)
Pada tanggal 20 Februari 2006, Menteri Keuangan Republik Indonesia telah mengamandemen ijin usaha Perusahaan melalui Keputusan Menteri Keuangan No. KEP-038/KM.5/2006. Melalui amandemen ini, ijin usaha yang sebelumnya diberikan kepada PT Bunas Finance Indonesia Tbk berlaku surut sejak adanya persetujuan perubahan nama Perusahaan dari PT Bunas Finance Indonesia Tbk menjadi PT BFI Finance Indonesia Tbk dari Instansi yang Berwenang melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 tanggal 24 Juli 2001.
On 20 February 2006, the Minister of Finance of the Republic of Indonesia amended the Company’s license by virtue of his Decree No. KEP-038/KM.5/2006. Through this amendment, the previous license granted to PT Bunas Finance Indonesia Tbk was applied for retroactively since the approval of the change in the name of the Company from PT Bunas Finance Indonesia Tbk to PT BFI Finance Indonesia Tbk from the Regulatory Authority by virtue of decree of Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. C-03668.
HT.01.04.TH.2001 dated 24 July 2001.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama adalah menjalankan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal meliputi bidang sebagai berikut:
According to Article 3 of the Company’s Articles of Association, the scope of activities of the Company is mainly enganged in financing activities through the provision of financing or capital goods comprising the followings:
a. Sewa pembiayaan b. Pembiayaan konsumen c. Anjak piutang d. Usaha kartu kredit
a. Finance lease b. Consumer financing
c. Factoring of accounts receivable d. Credit card
Perusahaan memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1982. Saat ini, Perusahaan menjalankan kegiatan pembiayaan dalam bentuk sewa pembiayaan dan pembiayaan konsumen. Kantor pusat Perusahaan terletak di BFI Tower, Sunburst CBD Lot 1.2, Jl. Kapt.
Soebijanto Djojohadikusumo, BSD City, Tangerang Selatan.
The Company started its commercial operations in 1982.
Currently, the Company mainly engages in finance lease and consumer financing activities. The Company’s registered office is located at BFI Tower, Sunburst CBD Lot 1.2, Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo, BSD City, South Tangerang.
Perusahaan mempunyai masing-masing 184 kantor cabang dan 59 gerai pada tanggal 30 September 2014, dan 174 kantor cabang dan 60 gerai pada tanggal 30 September 2013 yang berlokasi, antara lain, di Palembang, Banjarmasin, Surabaya, Samarinda, Bandung, Pekanbaru, Medan, Jambi, Makasar dan Tangerang.
The Company has 184 branches and 59 kiosks as of 30 September 2014, and 174 branches and 60 kiosks as of 30 September 2013, which are located in, among others, Palembang, Banjarmasin, Surabaya, Samarinda, Bandung, Pekanbaru, Medan, Jambi, Makasar and Tangerang.
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Shares Pada tahun 1990, Perusahaan melakukan penawaran
umum perdana atas 2.125.000 sahamnya dengan nilai nominal Rp 1.000 (nilai penuh) per saham melalui bursa efek di Indonesia dengan harga penawaran sejumlah Rp 5.750 (nilai penuh) per saham. Pada tahun 1993, Perusahaan melakukan penawaran tambahan sebanyak 8.500.000 saham dengan nilai nominal per saham yang sama melalui bursa efek di Indonesia.
In 1990, the Company conducted an initial public offering of its 2,125,000 shares with a par value of Rp 1,000 (full amount) per share through the stock exchanges in Indonesia at an offering price of Rp 5,750 (full amount) per share. In 1993, the Company offered an additional of 8,500,000 shares at the same par value per share through a stock exchange in Indonesia.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan (Lanjutan) b. Public Offering of the Company’s Shares (Continued) Pada tanggal 8 April 1993, para pemegang saham
Perusahaan menyetujui untuk membagikan dividen saham dengan dasar 1 (satu) saham baru untuk 10 (sepuluh) saham yang dimiliki, sebanyak 1.062.500 saham dengan nilai nominal Rp 1.000 (nilai penuh) per saham. Pada tanggal yang sama, para pemegang saham Perusahaan juga menyetujui untuk menerbitkan saham bonus dengan dasar 17 (tujuh belas) saham baru untuk setiap 20 (dua puluh) saham yang dimiliki, sebanyak 9.934.668 saham dengan nilai nominal yang sama. Pada tanggal 22 Januari 1994, para pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk membagikan dividen saham dengan dasar 1 (satu) saham baru untuk 3 (tiga) saham yang dimiliki, sebanyak 7.207.390 saham dengan nilai nominal Rp 1.000 (nilai penuh) per saham.
On 8 April 1993, the shareholders of the Company approved to distribute share dividends on the basis of 1 (one) new share for every 10 (ten) shares held totaling 1,062,500 shares with a par value of Rp 1,000 (full amount) per share. On the same date, the shareholders of the Company also approved to issue bonus shares on the basis of 17 (seventeen) new shares for every 20 (twenty) shares held totaling 9,934,668 shares at the same par value. On 22 January 1994, the shareholders of the Company approved to distribute share dividends on the basis of 1 (one) new share for every 3 (three) shares held totaling 7,207,390 shares at a par value of Rp 1,000 (full amount) per share.
Pada tanggal 18 April 1994, Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal (kemudian berubah menjadi Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan/ BAPEPAM-LK dan terakhir dikenal sebagai Otoritas Jasa Keuangan/ OJK) (BAPEPAM) melalui surat No. S-639/PM/1994 dalam rangka penawaran umum terbatas pertama (I) Perusahaan sebanyak 28.829.558 saham dengan harga penawaran sejumlah Rp 1.500 (nilai penuh) per saham dimana setiap 1 (satu) saham yang dimiliki berhak atas 1 (satu) saham baru. Selanjutnya, pada tanggal 17 Januari 1997, Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK melalui surat No. S-71/PM/1997 dalam rangka penawaran umum terbatas kedua Perusahaan sebanyak 115.318.232 saham dengan harga penawaran Rp 1.000 (nilai penuh) per saham dimana setiap 1 (satu) saham yang dimiliki berhak atas 2 (dua) saham baru.
On 18 April 1994, the Company received effective statement from the Capital Market Supervisory Board (was then changed to Capital Market and Financial Institutions Supervisory Agency/ BAPEPAM-LK and recently known as the Financial Services Authority/ OJK) (BAPEPAM) through letter No. S-639/PM/1994 to conduct the first rights issue of the Company’s shares on a 1 (one) for 1 (one) basis totaling 28,829,558 shares at an offering price of Rp 1,500 (full amount) per share.
Moreover, on 17 January 1997, the Company received effective statement from the BAPEPAM-LK through letter No. S-71/PM/1997 to conduct the second rights issue of the Company’s shares on the basis of 2 (two) new shares for every 1 (one) shares held totaling 115,318,232 shares at an offering price of Rp 1,000 (full amount) per share.
Pada tanggal 17 Juni 1997, para pemegang saham Perusahaan menyetujui pemecahan nilai nominal saham dari Rp 1.000 (nilai penuh) per saham menjadi Rp 500 (nilai penuh) per saham, sehingga mengakibatkan peningkatan jumlah saham beredar Perusahaan dari sebanyak 172.977.348 saham menjadi sebanyak 345.954.696 saham.
On 17 June 1997, the shareholders of the Company approved a stock split, resulting in a change in par value per share from Rp 1,000 (full amount) to Rp 500 (full amount), thus resulting in the increase in number of the Company’s shares outstanding from 172,977,348 shares to 345,954,696 shares.
Dalam rangka restrukturisasi utang, para pemegang saham Perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Para Pemegang Saham tanggal 27 Januari 2000 menyetujui penerbitan Mandatory Convertible Bonds atau Obligasi Wajib Konversi (MCB) yang wajib dikonversikan menjadi sebanyak 414.384.585 saham Perusahaan.
In respect with the debt restructuring, the Company’s shareholders through Extraordinary General Meeting of Shareholders convened on 27 January 2000 approved to issue the Mandatory Convertible Bonds (MCB) which should be converted into 414,384,585 shares of the Company.
Pada bulan Mei 2006, seluruh MCB telah dikonversi menjadi sebanyak 414.384.585 saham biasa sehingga jumlah saham beredar Perusahaan menjadi sebanyak 760.339.281 saham pada tanggal 31 Desember 2006.
In May 2006, all of the MCB had been converted into ordinary shares totaling 414,384,585 shares, thus resulting in a total outstanding number of the Company’s shares of 760,339,281 shares as of 31 December 2006.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan (Lanjutan) b. Public Offering of the Company’s Shares (Continued) Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan yang diaktakan dengan Akta Notaris No. 65 tanggal 21 Juni 2012 dari Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, para pemegang saham menyetujui perubahan Pasal 4 ayat 1 dan 2 Anggaran Dasar Perusahaan mengenai perubahan nilai nominal saham Perusahaan (pemecahan saham) dari sebesar Rp 500 (nilai penuh) per saham menjadi sebesar Rp 250 (nilai penuh) per saham, sehingga mengakibatkan peningkatan jumlah saham beredar Perusahaan dari semula sebanyak 760.339.281 saham menjadi sebanyak 1.520.678.562 saham, dan menyetujui untuk mengubah Pasal 15 ayat 3b mengenai Tugas dan Wewenang Direksi.
Based on the resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGM) of the Company as covered by Notarial Deed No. 65 dated 21 June 2012 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, the shareholders approved the amendment to Paragraphs 1 and 2 of Article 4 of the Articles of Association concerning the changes in par value of the Company’s share (stock split) from Rp 500 (full amount) to Rp 250 (full amount), thus, resulting in the increase in number of the Company’s shares outstanding from 760,339,281 shares to 1,520,678,562 shares, and Paragraph 3b of Article 15, concerning the Duties and Authorities of the Directors.
Pemecahan saham tersebut telah memperoleh persetujuan dari BEI melalui surat No. S-05439/BEI.PPJ/
07-2012 tertanggal 31 Juli 2012.
The stock split was approved by the BEI through letter No. S-05439/BEI.PPJ/07-2012 dated 31 July 2012.
RUPSLB tersebut juga telah menyetujui penerbitan saham untuk pelaksanaan program Management &
Employee Stock Option Program (MESOP) untuk Tahap I sebanyak 60.826.400 saham dengan nilai nominal sebesar Rp 250 per saham untuk periode sampai dengan tanggal 20 Juni 2014. BEI melalui suratnya No. S-04847/BEI.PPJ/07-2012 tertanggal 6 Juli 2012 telah menyetujui pencatatan saham Perusahaan hasil pelaksanaan Program MESOP untuk tahap I tersebut secara pra-pencatatan di BEI (Catatan 18).
The EGM had also approved the issuance of shares for the implementation of the Phase 1 of the Management
& Employee Stock Option Program (MESOP), totaling 60,826,400 shares with par value of Rp 250 per shares, up to 20 June 2014. BEI through its letter No. S-04847/BEI.PPJ/07-2012 dated 6 July 2012 had approved the Company’s pre-listing of its MESOP on the Stock Exchange for the implementation of phase I (Note 18).
Pada tanggal 31 Mei 2013 dan 31 Mei 2014, Perusahaan telah menerbitkan saham baru masing-masing sebanyak 5.936.000 saham dan 23.320.000 saham sebagai pelaksanaan program Management & Employee Stock Option Program (MESOP) untuk Tahap I - Grant Date I dan 2 yang telah dieksekusi sehingga jumlah saham beredar Perusahaan menjadi 1.549.934.562 saham pada tanggal 30 September 2014 (Catatan 18).
On 31 May 2013 and 31 May 2014, the Company has issued the additional 5,936,000 shares and 23,320,000 shares, respectively, for the implementation of the MESOP for phase I – Grant Date I and 2 for options that has been exercised, thus resulting in a total outstanding number of the Company’s shares of 1,549,934,562 shares as of 30 September 2014 (Note 18).
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan, yang diaktakan dengan Akta Notaris No. 18 tertanggal 6 Mei 2014 yang dibuat dihadapan Aryanti Artisari, S.H., Notaris di Jakarta, telah disetujui penerbitan saham hasil pelaksanaan Program MESOP untuk Tahap II untuk periode sampai dengan tanggal 30 Juni 2016 dengan harga pelaksanaan yang mengacu kepada sebagaimana diatur dalam butir V.1 Peraturan Pencatatan No. I-A Lampiran II Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00001/BEI/01- 2014 tanggal 20 Januari 2014.
Based on the resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGM) of the Company as covered by Notarial Deed No. 18 dated 6 May 2014 of Aryanti Artisari, S.H., Notary in Jakarta, had approved the issuance of new shares the results of the implementation of the MESOP program phase II up to 30 June 2016 with exercised price which reffered to point V.1 Listing Regulation No. I-A as included in the Appendix of the Decision Decree of virtue of the Directors of PT Bursa Efek Indonesia No. Kep- 00001/BEI/07-2014 dated 20 January 2014.
BEI melalui suratnya No. S-02280/BEI.PGI/06-2014 tertanggal 6 Juni 2014 telah menyetujui pencatatan saham Perusahaan hasil pelaksanaan Program MESOP untuk tahap II secara pra-pencatatan di BEI sebanyak- banyaknya 46.777.000 saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 2.205 (nilai penuh) per saham (Catatan 18)..
BEI through its letter No. S-02280/BEI.PGI/06-2014 dated 6 June 2014 approved the registration of the Company’s pre-listing of its MESOP on the Stock Exchange for the implementation of phase II maximum 46,777,000 shares with exercised price Rp 2,205 (full amount) (Note 18).
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
c. Penawaran Umum Efek Utang Perusahaan c. Public Offering of the Company’s Debt Securities
Obligasi BFI Finance Indonesia Obligasi BFI Finance Indonesia
Tanggal pencatatan di Jatuh Tem po/
Obligasi/ Jum lah yang diterbitkan/ Tanggal efektif/ Bursa Efek Indonesia/ M aturity Date
Bonds Amount issued (Rp) Effective date Listing date
Obligasi BFI Finance Indonesia 200.000 7 Agustus/ 20 Agustus/ Telah lunas/
Tahun 2007 Dengan Tingkat August 2007 August 2007 Matured and
Bunga Tetap ( No.S-3960/BL/2007) fully paid
Obligasi BFI Finance Indonesia II 160.000 8 Januari/ 18 Januari/ Telah lunas/
Tahun 2009 Dengan Tingkat January 2010 January 2010 Matured and
Bunga Tetap ( No.S-94/BL/2010) fully paid
Obligasi BFI Finance Indonesia III 420.000 28 Juni/ 11 Juli/ Telah lunas/
Tahun 2011 Dengan Tingkat June 2011 July 2011 Matured and
Bunga Tetap ( No.S-7248/BL/2011) fully paid
Medium Term Notes BFI Finance 225.000 25 Januari/ Tidak dicatatkan di 25 Januari/
Indonesia I Tahun 2012 January 2012 Bursa Efek manapun/ January 2015
Not listed on any Stock Exhange
Obligasi Berkelanjutan I BFI Finance 575.000 4 Juni/ 13 Juni/ 12 Juni/
Indonesia Tahap I Tahun 2012 June 2012 June 2012 June 2015
( No.S-6878/BL/2012)
Obligasi Berkelanjutan I BFI Finance 625.000 4 Juni/ 20 Februari/ 14 Februari/
Indonesia Tahap II Tahun 2013 June 2012 February 2013 February 2015
( No.S-6878/BL/2012)
Obligasi Berkelanjutan II BFI Finance 500.000 28 Februari/ 10 Maret/ 7 Maret/
Indonesia Tahap I Tahun 2014 February 2014 March 2014 March 2015
( No.S-121/D.04/2014)
Medium Term Notes BFI Finance 130.000 4 Juni/ Tidak dicatatkan di 14 Juni/
Indonesia II Tahun 2014 June 2014 Bursa Efek manapun/ June 2015
Not listed on any Stock Exhange
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
d. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Internal Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan
d. Boards of Commissioners, Directors, Audit committee, Internal Audit, Corporate Secretary and Employees Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan yang diaktakan dengan akta No. 18 tertanggal 6 Mei 2014 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 3 tertanggal 25 Juni 2014 yang dibuat dihadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Tangerang, yang telah diterima oleh dan dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU- 15926.40.22.2014 tanggal 25 Juni 2014, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 September 2014 adalah sebagai berikut:
Based on the resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGM) of the Company, as covered by the deed No. 18 dated 6 May 2014 in conjunction with the Deed of Resolutions No. 3 dated 25 June 2014, of Aulia Taufani, S.H., Notary in Tangerang, which has been accepted and recorded by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. AHU- 15926.40.22.2014 dated 25 June 2014, the composition of the Board of Commissioners and Directors of the Company as of 30 September 2014 was as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris : Kusmayanto Kadiman : President Commissioner
Komisaris (Independen) : Johanes Sutrisno : Commissioner (Independent)
Komisaris (Independen) : Alfonso Napitupulu : Commissioner (Independent)
Komisaris (Independen) : Emmy Yuhassarie : Commissioner (Independent)
Direksi Directors
Presiden Direktur (Independen) : Francis Lay Sioe Ho : President Director (Independent)
Direktur Operasional dan Pemasaran Operational and Business Corporate
Pembiayaan Korporasi (Independen) : Cornellius Henry Kho : Marketing Director (Independent) Direktur Risiko Perusahaan (Independen) : Harry Jesus Rodriguez Palmer : Company’s Risk Director (Independent)
Direktur Keuangan dan Teknologi Finance and Information Technology
Informasi (Independen) : Sudjono : Director (Independent)
Direktur Pemasaran Pembiayaan Business Retail Marketing Director
Ritel (Independen) : Sutadi : (Independent)
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perusahaan, yang diaktakan dengan akta No. 80 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 82 masing-masing tertanggal 15 Juni 2011 yang dibuat dihadapan Aulia Taufani, S.H., pengganti Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diterima oleh dan dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.10-42074 tanggal 23 Desember 2011, dan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perusahaan, yang diaktakan dengan akta No. 40 Tanggal 16 Mei 2013 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 44 tanggal 22 Juli 2013, yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah diterima oleh dan dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU- AH.01.10-30987 tanggal 26 Juli 2013, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 September 2013 adalah sebagai berikut:
Based on the resolution of the Annual General Meeting of Shareholders (AGM), as covered by the deed No. 80, in conjunction with the Deed of Resolutions No. 82, dated 15 June 2011, of Aulia Taufani, S.H., a substitute of Sutjipto, S.H., Notary in Jakarta, which has been accepted and recorded by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. AHU-AH.01.10-42074 dated 23 December 2011, and based on the resolution of the Annual General Meeting of Shareholders (AGM), as covered by the deed No. 40, dated 16 May 2013 in conjunction with the Deed of Resolutions No. 44, dated 22 July 2013, of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, which has been accepted and recorded by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No.
AHU-AH.01.10-30987 dated 26 July 2013, the composition of the Board of Commissioners and Directors of the Company as of 30 September 2013 was as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris : Kusmayanto Kadiman : President Commissioner
Komisaris (Independen) : Johanes Sutrisno : Commissioner (Independent)
Komisaris (Independen) : Alfonso Napitupulu : Commissioner (Independent)
Komisaris (Independen) : Emmy Yuhassarie : Commissioner (Independent)
Komisaris : Richard Andrew Deitz : Commissioner
Direksi Directors
Presiden Direktur (Independen) : Francis Lay Sioe Ho : President Director
Direktur Bisnis (Independen) : Yan Peter Wangkar : Business Director (Independent) Direktur Operasional (Independen) : Cornellius Henry Kho : Operational Director (Independent) Direktur Risiko Perusahaan (Independen) : Harry Jesus Rodriguez Palmer : Company’s Risk Director (Independent)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
d. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Internal Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan (Lanjutan)
d. Boards of Commissioners, Directors, Audit Committee, Internal Audit, Corporate Secretary and Employees (Continued)
Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 September 2014 dan 2013 adalah sebagai berikut:
The composition of the Audit Committee of the Company as of 30 September 2014 and 2013, are as follows:
2014 2013
Komite Audit Audit Committee
Ketua : Johanes Sutrisno Johanes Sutrisno : Chairman
Anggota : Rudy Capelle Rudy Capelle : Members
: Stefanus Ginting Stefanus Ginting : : Dominic Picone Dominic Picone : : Ariani Vidya Sofjan Ariani Vidya Sofjan : : Darwin Cyril Noerhadi
Internal Audit
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan No. SK/BOD/VII/14-009 tanggal 16 Juli 2014, Kepala Unit Internal Audit Perusahaan pada tanggal 30 September 2014 adalah Fledy Rizmara.
Berdasarkan Surat Penunjukkan Anggota Unit Internal Audit Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2010, Kepala Unit Internal Audit Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2013 adalah Perri Gustovandani.
Internal Audit
Based on the virtue of the Board of Directors of the Company No. SK/BOD/VII/14-009 dated 16 July 2014, Head of Internal Audit Unit of the Company as of 30 September 2014 is Fledy Rizmara.
Based on the Letter of Assignment of Internal Audit Members dated 31 March 2010, Head of Internal Audit Unit of the Company as of 31 December 2013 is Perri Gustovandani.
Sekretaris Perusahaan
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan No. Corp/FL/L/VII/14-0110 tanggal 1 Juli 2014, Sekretaris Perusahaan pada tanggal 30 September 2014 adalah Sudjono.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan No. Corp/CH/L/VII/07-0115 tanggal 9 Juli 2007, Sekretaris Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2013 adalah Cornellius Henry Kho.
Corporate Secretary
Based on the virtue of the Board of Directors of the Company No. Corp/FL/L/VII/14-0110 dated 1 July 2014, Corporate Secretary as of 30 September 2014 is Sudjono.
Based on the virtue of the Board of Directors of the Company No. Corp/CH/L/VII/07-0115 dated 9 July 2007, Corporate Secretary as of 31 December 2013 is Cornellius Henry Kho.
Karyawan
Jumlah karyawan Perusahaan pada tanggal 30 September 2014 dan 2013 adalah sebagai berikut (tidak diaudit):
Employees
The total number of the Company’s employees as of 30 September 2014 and 2013 was as follows (unaudited):
2014 2013
Karyawan tetap 4.393 3.885 Permanent employees
Karyawan tidak tetap 2.612 2.481 Non-permanent employees
7.005 6.366
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES Berikut ini merupakan kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan. Kebijakan tersebut telah diterapkan secara konsisten untuk tahun- tahun yang disajikan, kecuali dinyatakan lain.
The significant accounting policies adopted in the preparation of the financial statements are set out below.
The policies have been consistently applied to all the years presented, unless otherwise stated.
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of Financial Statements Laporan keuangan pada tanggal dan untuk periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2014 dan 2013, dan pada tanggal 31 Desember 2013 disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”, yang fungsinya dialihkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) sejak tanggal 1 Januari 2013) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik” yang terdapat dalam Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012.
The financial statements as of and for the nine-month period ended 30 September 2014 and 2013, and as of 31 December 2013 are prepared and presented in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards as issued by the Indonesian Institute of Accountants and the Capital Market and Financial Institution Supervisory Agency (“Bapepam-LK”, which function has been transferred to Financial Service Authority (“OJK”) starting at 1 January 2013) Regulation No. VIII.G.7 regarding “Emiten or Public Company’s Financial Statements Presentation and Disclosure Guidelines” as included in the Appendix of the Decision Decree of the Chairman of Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012.
Laporan keuangan disusun atas dasar akrual dan berdasarkan konsep nilai historis, kecuali untuk instrument keuangan derivatif yang diukur pada nilai wajar dan utang atas kewajiban imbalan pasti yang diakui sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti dikurangi dengan kerugian aktuaria yang belum diakui ditambah beban jasa lalu yang belum diakui.
The financial statements were prepared on the accrual basis and historical costs concept, except for derivative financial instruments which are measured at fair value and the liability for defined benefit obligations which is recognized at the present value of the defined benefit obligations less the unrecognized actuarial losses plus unrecognized past service cost.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
The statements of cash flows are prepared based on the direct method by classifying cash flows on the basis of operating, investing and financing activities.
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini dibulatkan menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah yang terdekat, kecuali dinyatakan lain.
Figures in the financial statements are rounded to and expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated.
b. Penyertaan Saham b. Investment in Associates
Investasi Perusahaan pada asosiasi diukur dengan menggunakan metode ekuitas. Asosiasi adalah suatu entitas di mana Perusahaan mempunyai pengaruh signifikan. Sesuai dengan metode ekuitas, nilai perolehan investasi ditambah atau dikurang dengan bagian Perusahaan atas laba atau rugi bersih, dan penerimaan dividen dari investee sejak tanggal perolehan.
The Company’s investment in its associates is accounted for using the equity method. An associate is an entity in which the Company has significant influence. Under the equity method, the cost of investment is increased or decreased by the Company’s share in net earnings or losses of, and dividends received from the investee since the date of acquisition.
Laporan laba rugi komprehensif mencerminkan bagian atas hasil operasi dari entitas asosiasi. Bila terdapat perubahan yang diakui langsung pada ekuitas dari entitas asosiasi, Perusahaan mengakui bagiannya atas perubahan tersebut dan mengungkapkan hal ini, jika dapat dipakai, dalam laporan perubahan ekuitas. Laba atau rugi yang belum direalisasi sebagai hasil dari transaksi-transaksi antara Perusahaan dengan entitas asosiasi dieliminasi dengan jumlah sesuai dengan kepentingan Perusahaan dalam entitas asosiasi.
The statements of comprehensive income reflects the share of the results of operations of the associate.
Where there has been a change recognized directly in the equity of the associate, the Company recognizes its share of any such changes and discloses this, when applicable, in the statement of changes in equity.
Unrealized gains and losses resulting from transactions between the Company and the associate are eliminated to the extent of the Company’s interest in the associate.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES
(Continued)
b. Penyertaan Saham (Lanjutan) b. Investment in Associates (Continued) Perusahaan menentukan apakah diperlukan untuk
mengakui tambahan rugi penurunan nilai atas investasi Perusahaan dalam entitas asosiasi. Perusahaan menentukan pada setiap tanggal pelaporan apakah terdapat bukti yang obyektif yang mengindikasikan bahwa investasi dalam entitas asosiasi mengalami penurunan nilai.
The Company determines whether it is necessary to recognize an additional impairment loss on the Company’s investment in its associate. The Company determines at each reporting date whether there is any objective evidence that the investment in the associate is impaired.
Dalam hal ini, Perusahaan menghitung jumlah penurunan nilai berdasarkan selisih antara jumlah terpulihkan atas investasi dalam entitas asosiasi dan nilai tercatatnya dan mengakuinya dalam laporan laba rugi.
If this is the case, the Company calculates the amount of impairment as the difference between the recoverable amount of the investment in associate and its carrying value, and recognizes the amount in the profit or loss.
Jika bagian investor atas kerugian perusahaan asosiasi sama atau melebihi nilai tercatat dari investasi, maka investasi dilaporkan nihil. Kerugian selanjutnya diakui oleh investor apabila telah timbul liabilitas atau investor melakukan pembayaran liabilitas perusahaan asosiasi yang dijaminnya. Jika perusahaan asosiasi selanjutnya memperoleh laba, investor akan mengakui penghasilan apabila setelah bagiannya atas laba menyamai bagiannya atas kerugian bersih yang belum diakui.
If an investor’s share of losses in an associate equals or exceeds the carrying value of the investment, the investment shall be reported at zero value. Subsequent losses will be accrued by the investor if a liability has arisen or the investor pays the associate’s liabilities guaranteed by the investor. If the associate subsequently reports profit, the investor will recognize profit only after its share of the profit equals the share of net losses that had not been recognized.
Penyertaan saham merupakan investasi jangka panjang pada perusahaan non-publik.
Investment in associates represents a long-term investment in a non-public company.
Penyertaan saham merupakan penyertaan saham Perusahaan pada PT Bunas Multi Finance (BMF) dengan persentase kepemilikan sebesar 20%. Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, yang diaktakan dengan akta notaris No. 115 tanggal 27 Juni 2001 dari Aulia Taufani, S.H., Notaris pengganti Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta, para pemegang saham Perusahaan telah memberikan persetujuan untuk melakukan divestasi penyertaan Perusahaan pada BMF.
Namun demikian, divestasi belum dapat dilaksanakan karena belum memperoleh persetujuan dari pemegang saham mayoritas BMF.
Investment in shares represents the cost of the Company’s 20% - equity investment in PT Bunas Multi Finance (BMF). Based on the resolutions of the Extraordinary General Meeting of Shareholders as covered by Notarial deed No. 115 dated 27 June 2001 of Aulia Taufani, S.H., a substitute of Sutjipto, S.H., Notary in Jakarta, the shareholders resolved to approve the divestment of the Company’s investment in BMF. However, the divestment was not executable as it had not yet been approved by the majority shareholders of BMF.
Sejak tahun 1998, karena bagian Perusahaan atas rugi bersih BMF telah melebihi jumlah tercatat penyertaannya, oleh karenanya investasi diakui sebesar jumlah tercatat sebesar nihil dan sejak itu Perusahaan tidak lagi mengharapkan adanya pemulihan dari penyertaan tersebut.
Since 1998, the Company’s share in the net losses of BMF had exceeded its carrying value of the related investments, thus the investment was written down to nil, and since then, the Company does not expect any recoveries from the said investment.
Pada tanggal 15 Februari 2006, Menteri Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Surat Pengumuman No. Peng-197/MK.5/2006 telah membekukan seluruh kegiatan operasional BMF. Namun demikian, Perusahaan tidak lagi mempunyai hubungan usaha maupun memberikan garansi apapun terhadap BMF.
On 15 February 2006, the Minister of Finance of Republic of Indonesia through announcement letter No. Peng-197/MK.5/2006, had suspended the entire operational activity of BMF. Nevertheless, the Company has no more business linkage nor made any guarantee for the suspended company.
c. Kas dan Setara Kas c. Cash and Cash Equivalents
Kas dan setara kas mencakup kas, kas pada bank dan deposito berjangka yang akan jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang, dan tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.
Cash and cash equivalents are cash on hand, cash in banks and time deposits with a maturity period of three months or less at the time of placement and which are not used as collateral or are not restricted.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued)
d. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi d. Related Party Transactions Dalam laporan keuangan, istilah pihak berelasi sesuai
dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 7 (Revisi 2010) tentang “Pengungkapan Pihak Berelasi”. Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor:
In these financial statements, the term related parties are defined under Statement of Financial Accounting Standards (SFAS) No. 7 (Revised 2010): “Related Party Disclosures). Related party represents a person or an entity who is related to the reporting entity:
(1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:
(a) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
(b) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
(c) personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor
(1) A person or a close member of the person’s family is related to a reporting entity if that person:
(a) has control or joint control over the reporting entity;
(b) has significant influence over the reporting entity; or
(c) is a member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting entity.
(2) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
(a) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
(b) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
(c) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
(d) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga.
(e) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
(f) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (1).
(g) Orang yang diidentifikasi dalam huruf (1)(a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
(2) An entity is related to a reporting entity if any of the following conditions applies:
(a) The entity and the reporting entity are members of the same group (which means that each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others).
(b) One entity is an associate or joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a group of which the other entity is a member).
(c) Both entities are joint ventures of the same third party.
(d) One entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity.
(e) The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan, the sponsoring employers are also related to the reporting entity.
(f) The entity is controlled or jointly controlled by a person identified in (1).
(g) A person identified in (1)(a) has significant influence over the entity or is a member of the key management personnel of the entity (or of a parent of the entity).
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan (Catatan 3, 18, 19, 28 dan 30).
The nature of transactions and balances of accounts with related parties are disclosed in the notes to the financial statements (Notes 3, 18, 19, 28 and 30).
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan) 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan e. Financial Assets and Liabilities
(i) Aset keuangan (i) Financial assets
Aset keuangan Perusahaan, terdiri dari kas dan setara kas, investasi neto sewa pembiayaan, piutang pembiayaan konsumen, aset keuangan derivatif dan pinjaman kepada karyawan (dicatat sebagai bagian dari “piutang lain-lain”).
The Company's financial assets, consist of cash and cash equivalents, net investment in finance leases, consumer financing receivables, derivative financial assets and loans to employees (recorded as part of “other receivables”).
(1) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi
(1) Financial assets at fair value through profit or loss
Kategori ini terdiri dari dua sub-kategori: aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan dan aset keuangan yang pada saat pengakuan awal telah ditetapkan oleh Perusahaan untuk diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.
This category comprises two sub-categories:
financial assets classified as held for trading, and financial assets designated by the Company as at fair value through profit and loss upon initial recognition.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki terutama untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat atau jika merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama dan terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek (short term profit taking) yang terkini. Derivatif juga dikategorikan dalam kelompok diperdagangkan, kecuali derivatif yang ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai.
A financial asset is classified as held for trading if it is acquired or incurred principally for the purpose of selling or repurchasing it in the near term or if it is part of a portfolio of identified financial instruments that are managed together and for which there is evidence of a recent actual pattern of short- term profit-taking. Derivatives are also categorized as held for trading unless they are designated and effective as hedging instruments.
Instrumen keuangan yang dikelompokkan ke dalam kategori ini diakui pada nilai wajarnya pada saat pengakuan awal; biaya transaksi diakui secara langsung ke dalam laporan laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar dan penjualan instrumen keuangan diakui dalam laporan laba rugi dan dicatat sebagai “Keuntungan/
(kerugian) dari perubahan nilai wajar instrumen keuangan derivatif”.
Financial instruments included in this category are recognized initially at fair value;
transaction costs are taken directly to the profit or loss. Gains and losses arising from changes in fair value are included directly in the profit or loss and are reported respectively as “Gains/ (losses) from changes in fair value of derivative financial instruments”.
Kategori ini termasuk aset keuangan derivatif Perusahaan.
This category includes the Company’s derivative financial assets.