• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERTOBATAN & PENGAMPUNAN: BUKAN CUMA WACANA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PERTOBATAN & PENGAMPUNAN: BUKAN CUMA WACANA"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

PERTOBATAN & PENGAMPUNAN:

BUKAN CUMA WACANA

Minggu Paskah III – 18 April 2021 GKI Nurdin

(Lilin putih dinyalakan sesaat sebelum ibadah dimulai)

BERHIMPUN

PANGGILAN BERIBADAH

Pnt. Umat Tuhan yang terkasih, selamat pagi. Majelis Jemaat GKI Nurdin mengucapkan selamat bergabung dan bersekutu dalam Ibadah Minggu Live Streaming di GKI Nurdin.

Kebangkitan Kristus menjadi wujud nyata kasih Allah yang besar kepada kita umatNya.

Karena kasih-Nya, kita dilayakkan menjadi bagian dalam kerajaan-Nya.

Dialah sumber hidup dan mengobarkan hati kita semua, sebab Dia datang dan hadir di tengah-tengah kita.

PROSESI

(Berdiri)

Kidung Keesaan 249 – Datanglah ya Tuhan

Syair: Lokakarya Komposisi Atambua II 1989, berdasarkan Lukas 24:13-35, Lagu: Lokakarya Komposisi Atambua II 1989

REVISI

(2)
(3)

VOTUM

PF Pertolongan kita adalah dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

Umat (menyanyikan) Amin

(melodi: Dina Elisye Siahaan, 2015)

SALAM

PF Tuhan beserta saudara!

Umat dan beserta saudara juga!

PF Umat dipersilakan duduk

KATA PEMBUKA

(Duduk)

Pnt. Umat Tuhan yang terkasih,

walaupun dua murid yang baru kembali dari Emaus

menceritakan pengalaman mereka berjumpa dengan Yesus, ternyata para murid yang lain masih saja terkejut

dan meragu pada peristiwa kebangkitan Yesus.

Hal ini terjadi karena mereka masih menganggap bahwa pengampunan Tuhan hanya sekadar wacana.

Peristiwa Paskah seharusnya membuka mata kita, bahwa pengampunan bukan sekadar wacana, seperti yang ditulis dalam 2 Petrus 3:9

(4)

Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki

supaya jangan ada yang binasa,

melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Maka, iman pada peristiwa Paskah juga semestinya menyadarkan kita

bahwa pertobatan pun bukan cuma wacana.

Pertobatan tidak berhenti pada rasa sesal atas tindakan yang salah,

namun mewujud lewat perubahan cara berpikir, cara bersikap dan laku hidup.

NYANYIAN UMAT

PKJ 14 – Kunyanyikan Kasih Setia Tuhan (Diulang dua kali)

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya, selamanya.

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya, kunyanyikan s’lamanya.

Kututurkan tak jemu kasih setiaMu, Tuhan; kututurkan tak jemu

kasih setiaMu turun temurun.

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya, selamanya.

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya, kunyanyikan s’lamanya.

(5)

Kututurkan tak jemu kasih setiaMu, Tuhan; kututurkan tak jemu

kasih setiaMu turun temurun.

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya, selamanya.

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya, kunyanyikan s’lamanya.

PENGAKUAN DOSA

Pnt. Allah menghendaki kita untuk mengalami dan menghidupi pertobatan yang sejati, yakni pertobatan yang transformatif.

Namun, tidak jarang kita jatuh dan gagal dalam menghidupi pertobatan tersebut.

Marilah kita menghadap Tuhan dalam doa, mengakui segala kelemahan, kesalahan, dan pelanggaran kita kepadaNya,

Mari berdoa… (hening sejenak)

Ya Allah kasih-Mu sungguh besar dan mulia kepada setiap insan manusia.

Kasih-Mu juga kami rasakan dalam penghayatan kematian dan kebangkitan Kristus Juruselamat dunia.

Kasih-Mu juga yang ada dan bersama kami, sehingga kami beroleh jaminan dan pemeliharaan di dalam Engkau.

Namun sebagai manusia,

kadang kami tidak peka dengan kasih-Mu.

Hasrat dalam diri membuat pikiran dan perilaku kami

(6)

jauh dari kasihMu.

Ya Allah, ampunilah kami umatMu.

Kiranya Kristus tinggal dalam diri kami.

Kiranya Roh Kudus meneguhkan dan membimbing dalam setiap karya dan perbuatan kami.

Kiranya pengasihan-Mu memulihkan dan mengubahkan diri kami untuk menjadi baru dalam pikiran dan perbuatan, sehingga kami terus bertumbuh dalam iman kepada Engkau.

Amin.

NYANYIAN UMAT

KJ 36: 1 - 3 – Dihapuskan Dosaku

1. Dihapuskan dosaku hanya oleh darah Yesus;

aku pulih dan sembuh hanya oleh darah Yesus.

Refrein:

O, darah Tuhanku, sumber pembasuhku!

Sucilah hidupku hanya oleh darah Yesus.

2. Pengampunan dosaku hanya oleh darah Yesus;

Penyucian hidupku hanya oleh darah Yesus.

Refrein:

O, darah Tuhanku, sumber pembasuhku!

Sucilah hidupku hanya oleh darah Yesus.

3. Perdamaian bagiku hanya oleh darah Yesus;

bukan oleh amalku: hanya oleh darah Yesus.

Refrein:

O, darah Tuhanku, sumber pembasuhku!

Sucilah hidupku hanya oleh darah Yesus.

(7)

BERITA ANUGERAH

(Berdiri) PF

Umat diundang untuk berdiri

Bagi setiap kita yang telah mengakui dosanya di hadapan Tuhan, dengarkanlah berita pengampunan yang tertulis di dalam 1 Yohanes 3:5-7,

”Dan kamu tahu, bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya, supaya Ia menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa. Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia. Anak-anakku, janganlah membiarkan seorang pun menyesatkan kamu. Barangsiapa yang berbuat kebenaran adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar.”

Di dalam Kristus engkau telah diampuni!

Umat Di dalam Kristus engkau pun telah diampuni!

PF

Damai Kristus bagimu!

(Pendeta memberikan salam kepada kantoria, penatua dan umat)

Umat Damai Kristus bagimu juga!

(Para petugas ibadah membalas salam dari pendeta)

NYANYIAN

KJ 365b:1-3 – Tuhan Ambil Hidupku

1. Tuhan, ambil hidupku dan kuduskan bagiMu;

pun waktuku pakailah memujiMu s'lamanya… memujiMu s'lamanya.

(8)

2. Tanganku gerakkanlah, kasihMu pendorongnya,

dan jadikan langkahku berkenan kepadaMu… berkenan kepadaMu.

3. Buatlah suaraku hanya mengagungkanMu dan sertakan lidahku jadi saksi InjilMu… jadi saksi InjilMu.

PELAYANAN FIRMAN

DOA EPIKLESE (Duduk)

PF Umat dipersilakan duduk, mari kita berdoa...

BACAAN PERTAMA

Lektor Pembacaan Kisah Para Rasul 3: 12-19.

(lektor membacakan Kisah Para Rasul 3: 12-19) Demikianlah sabda Tuhan!

Umat Syukur kepada Allah!

ANTAR BACAAN

Antar bacaan diambil dari Mazmur 4 (menyanyikan Mazmur 4)

Mazmur 4

Syair: Kristian Feri Arwanto menurut Mazmur 4:1-6. Melodi: Kristian Feri Arwanto

(9)
(10)

BACAAN KEDUA

Lektor Pembacaan Surat 1 Yohanes 3: 1-7.

(lektor membacakan 1 Yohanes 3: 1-7)

Demikianlah sabda Tuhan!

Umat Syukur kepada Allah!

BACAAN INJIL

(Berdiri)

PF Mari kita berdiri untuk menyambut Injil-Nya!

Umat (Menyanyikan) PKJ 35 Suci, Suci, Suci

(11)

Suci, suci, suci, jiwaku menyembah-Mu Hatiku mengagungkan-Mu

Suci, Kau, Tuhan

PF Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Lukas 24: 36-48.

(Pelayan Firman membacakan Lukas 24: 36-48)

Demikianlah Injil Tuhan Yesus Kristus.

Berbahagialah mereka yang mendengarkan Firman Allah dan yang memeliharanya.

Umat (menyanyikan) Haleluya

Tradisional Gereja do = a

KHOTBAH

(Duduk)

(durasi khotbah maksimal 25 menit)

SAAT HENING

Dilakukan tanpa ada suara apapun

PENGAKUAN IMAN RASULI

(Berdiri)

Penatua Mari kita berdiri.

Bersama dengan umat Allah di masa lalu, masa kini, dan masa depan, mengingat janji baptisan kita dengan mengikrarkan Pengakuan Iman Rasuli.

Umat ....

Penatua Umat dipersilakan duduk

(12)

DOA SYAFAAT

(Duduk)

PELAYANAN PERSEMBAHAN

PENGANTAR PERSEMBAHAN

Pnt. Saat ini kita akan menyatakan syukur kepada Allah melalui persembahan kita dengan mengingat firman Tuhan dari Kolose 3: 17

”Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita. ”

Saudara dapat mengirimkan persembahan melalui nomor rekening GKI Nurdin yang tertera pada layar atau yang juga dimuat di dalam Warta Jemaat online. Persembahan juga dapat dimasukkan ke dalam amplop dan diserahkan langsung ke gereja, setiap hari Sabtu pukul 08.00 – 16.00.

NYANYIAN

NKb 132:1-4 – Bersukacitalah yang Khalis Hatinya 1. Bersukacitalah, yang khalis hatinya;

dan salib Kristus, rajamu, terus anjungkanlah!

Refrein:

Bersukalah, nyanyikan syukurmu!

2. Kaum muda dan werda, yang gagah dan lemah, sorakkan bagi Allahmu pujian yang megah. (Reff)

(13)

3. Seumur hidupmu, ke mana ‘kau pergi,

sepanjang pagi dan petang, baik suka pun pedih: (Reff)

4. Tetap bertahanlah, mantapkan langkahmu

bak laskar berperang terus, setia dan teguh. (Reff)

DOA PERSEMBAHAN

Penatua Umat diundang berdiri,

Mari kita berdoa... (jeda sejenak)

Ya Allah, kami mengucap syukur

untuk setiap berkatMu yang Engkau berikan kepada kami.

Saat ini kami telah memberikan

persembahan syukur kami kepada-Mu.

Pimpinlah setiap orang yang mengelola persembahan ini supaya menjadi berkat bagi banyak orang.

Dan bimbinglah kami untuk hidup dalam kasih dan pemeliharaan-Mu,

sehingga diri kami menjadi persembahan yang hidup.

Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus,

kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.

PENGUTUSAN

PF Umat Tuhan yang terkasih, Allah, melalui Yesus Kristus,

telah menganugerahkan pengampunan bagi kita.

Kini, baharuilah hidupmu dalam pertobatan yang sejati.

Beritakanlah seruan pertobatan dan pengampunan Allah, melalui teladan hidupmu kepada sesama.

(14)

NYANYIAN

PKJ 183:1-2 – Mari Sebarkan Injil

1. Mari sebarkan Injil ke seluruh dunia;

mari kabarkan nama Yesus Mahamulia.

Besar kasihNya bagiku dan bagi kita semua, Dia mati bagi umat manusia.

Refrein:

Mari sebarkan, hai mari wartakan;

keselamatan oleh Tuhan tiada terperi, dan teruskan serta beritakan

rahmat Ilahi dalam Yesus diberi.

2. Bukalah hatimu, mari terima Dia.

Buanglah congkakmu dan tetaplah percaya.

Dekaplah Yesus Tuhanmu agar hidupmu berseri; s’gala puji bagi Tuhan diberi. (Reff)

PENGUTUSAN

PF Arahkanlah hatimu kepada Tuhan!

Umat Kami mengarahkan hati kami kepada Tuhan PF Jadilah saksi Kristus!

Umat Syukur kepada Allah!

PF Terpujilah Tuhan!

Umat kini dan selamanya.

(15)

BERKAT

PF Kasih yang besar dari Allah Bapa, Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus berlimpah bagimu,

dan memampukanmu untuk menjadi saksi pertobatan dalam setiap karya dan perilaku hidupmu,

dari sekarang sampai selama-lamanya.

Umat (menyanyikan) Haleluya Amin

Syair dan lagu: Nolan Williams, terj. Juswantori Ichwan

NYANYIAN PROSESI

PKJ 183:2 – Mari Sebarkan Injil 2. Bukalah hatimu, mari terima Dia.

Buanglah congkakmu dan tetaplah percaya.

Dekaplah Yesus Tuhanmu agar hidupmu berseri; s’gala puji bagi Tuhan diberi.

Refrein:

Mari sebarkan, hai mari wartakan;

keselamatan oleh Tuhan tiada terperi, dan teruskan serta beritakan

rahmat Ilahi dalam Yesus diberi.

(16)

Penatua:

Ibadah telah selesai, umat dipersilakan untuk bersaat teduh.

Selamat hari Minggu, Tuhan Yesus memberkati.

Referensi

Dokumen terkait

Konsekuensi kedua, karena memandang masa kini dalam perspektif sejarah adalah perlu untuk memperlakukan struktur sosial dan ekonomi Indonesia, tidak sebagai rangka di dalam

Langkah – langkah yang telah dilakukan dalam penerapan strategi Bauran Pemasaran untuk meningkatkan mutu sekolah di SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas dan SMP Islam

Firman Tuhan yang menjadi dasar bagi kita dalam memberikan persembahan syukur dari Kolose 3:17 “Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau

Tata letak pemecah gelombang berada dengan mulut pemecah gelombang membuka sebelah barat.. Pemilihan material jenis lapis lindung agar memperhitungkan biaya kontruksi

Dengan sedikit kreativitas yang ada, limbah-limbah kayu tersebut dapat disulap menjadi suatu barang yang memiliki nilai jual lebih tinggi, dan tentunya dapat

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi penelitian lebih lanjut mengenai toksisitas akut pemberian ekstrak putri malu (Mimosa pudica L.) terhadap mencit

Mafia, Plastic man mencari keberadaan mafia sebelumnya dan bertanya kepada seorang pedagang “dimana keberadaan ketua mafia yang ingin memegang daerahtanjung tembaga

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baik melalui angket maupun wawancara yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa komite sekolah di SMA Negeri 22 Surabaya ikut