• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMETAAN TOPIK SKRIPSI MAHASISWA PROGDI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PEMETAAN TOPIK SKRIPSI MAHASISWA PROGDI"

Copied!
97
0
0

Teks penuh

(1)

KURUN WAKTU 2004-2008

Oleh:

ALEXANDER AGUNG JAN MEREBEAN

NIM: 232003229

SKRIPSI

Diajukan kepada Fakultas Ekonomi

Guna memenuhi Sebagian dari

Persyaratan-persyaratan untuk

Mencapai Gelar Sarjana Ekonomi

FAKULTAS: EKONOMI

PROGRAM STUDI: AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

SALATIGA

(2)

Salatiga 50711- Indonesia

Fax. (0298) - 21433

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS SKRIPSI

Yang bertanda tangan dibawah ini,

NAMA : ALEXANDER AGUNG JAN MEREBEAN

NIM

: 232003229

Program Studi : AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

SALATIGA,

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi,

Judul

: PEMETAAN TOPIK SKRIPSI MAHASISWA

PROGDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

KURUN WAKTU 2004-2008

Pembimbing

: RONNY PRABOWO, SE., Akt.,M.Com

Tanggal diuji

:

adalah benar-benar hasil karya saya.

Didalam skripsi ini tidak terdapat keseluruhan atau sebagian tulisan atau gagasan

orang lain yang saya ambil dengan cara menyalin atau meniru dalam bentuk

rangkaian kalimat atau symbol yang saya aku seolah-olah sebagai tulisan saya

sendiri tanpa memberikan pengakuan pada penulis aslinya.

Apabila kemudian terbukti bahwa saya ternyata melakukan tidakan menyalin atau

meniru tulisan orang lain seolah-olah hasil pemikiran saya sendiri, saya bersedia

menerima sanksi sesuai peraturan yang berlaku di Fakultas Ekonomi Universitas

Kristen Satya Wacana Salatiga, termasuk pencabutan gelar kesarjanaan yang telah

saya peroleh.

Salatiga, 22 Juni 2009

Yang memberi pernyataan,

(3)

KURUN WAKTU 2004-2008

Oleh:

ALEXANDER AGUNG JAN MEREBEAN

NIM: 232003229

SKRIPSI

Diajukan kepada Fakultas Ekonomi

Guna memenuhi Sebagian dari

Persyaratan-persyaratan untuk

Mencapai Gelar Sarjana Ekonomi

FAKULTAS: EKONOMI

PROGRAM STUDI: AKUNTANSI

Disetujui Oleh:

Ronny Prabowo, SE., Akt.,M.Com

PEMBIMBING

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

SALATIGA

(4)

A decent mapping documentation will help an education institution to

monitor the quality of their students thesis and the mapping thesis topics in

their respective academic fields.

In attempt to reach research goals this thesis use data analysis method in

form of qualitative analysis which is an analysis based on logical opinion

presented in form of words and written understanding matching the

acquired data. Using this method this thesis presents a clear image about

the mapping of thesis topics at Accounting Department of FE UKSW, which

is the object of this research.

Analysis technique used in this research is exploration analysis. The reason

of the use of this technique is to design a decent description about the

research project, and to present the data systematically and objective.

Based on the analysis, the conclusion is that the mapping of students’ thesis

topics is not even (fluctuative). This findings could explain that the

Accounting Department of FE-UKSW need to monitor the thesis topics by

performing a regular mapping of accounting research scope and their

research methods so eventually the thesis topic chosen expand in a good

nature.

(5)

yang digunakan oleh mahasiswanya dalam menulis skripsi. Dokumentasi

pemetaan yang baik membantu sebuah instansi pendidikan dalam

memonitor kualitas skripsi dan juga pemetaan topik skripsi di bidangnya.

Dalam usaha mencapai tujuan penelitian digunakan metode analisis data

yaitu analisis kualitatif yang merupakan analisis berdasarkan pendapat logis

disajikan dalam bentuk kata-kata dan pemahaman secara tertulis sesuai

dengan data yang diperoleh. Dengan demikian dapat diperoleh gambaran

yang jelas mengenai pemetaan topik skripsi Progdi Akuntansi FE-UKSW

sebagai obyek penelitian

Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis

eksploratoris. Tujuan penggunaan teknik analisis ini adalah untuk membuat

suatu penggalian gambaran yang benar tentang objek yang diteliti, serta

memaparkan data secara sistematis dan objektif. Dari analisis ini dapat

disimpulkan bahwa pemetaan topik skripsi mahasiswa Progdi Akuntansi

cenderung kurang merata (fluktuatif). Temuan ini dapat menjelaskan bahwa

Progdi Akuntansi FE-UKSW perlu mengawasi pemerataan topik skripsi

dengan mengadakan pemetaan ruang lingkup riset akuntansi serta metode

penelitiannya agar semakin hari topik skripsi yang dipilih semakin

berkembang dengan baik.

(6)

akhir yang telah dicapai oleh mahasiswanya berupa penulisan skripsi guna

mengetahui seberapa luas ruang lingkup penelitian dan metode penelitian

yang digunakan oleh mahasiswa. Dokumentasi pemetaan yang baik

membantu sebuah instansi pendidikan dalam memonitor kualitas skripsi

serta pemetaan topik skripsi.

Skripsi ini, membahas mengenai pemetaan topik skripsi mahasiswa

sebuah instansi pendidikan. Secara khusus, penulis ingin melakukan

pemetaan terhadap topik skripsi mahasiswa Progdi Akuntansi FE-UKSW

ditinjau dari ruang lingkup penelitian akuntansi dan metode penelitian

akuntansi.

Mengingat keterbatasan, pengetahuan dan kemampuan penulis,

menjadikan skripsi ini jauh dari sempurna, penulis menyadari bahwa masih

banyak kekurangan dan kelemahan dalam skripsi ini. Kritik dan saran yang

membangun demi kesempurnaan skripsi ini sangat diperlukan. Semoga hasil

penelitian ini dapat bermanfaat bagi pihak yang berkepentingan serta dapat

mendorong pihak-pihak yang lain untuk melakukan penelitian selanjutnya.

Salatiga, Juni 2009

(7)
(8)

kemurahanNya dengan terselesaikannya tugas akhir saya sekaligus studi di

Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Satya

Wacana.

Begitu banyak pihak yang tak segan-segan serta tidak pernah jenuh

untuk membantu saya dalam menyelesaikan buah pikiran saya dalam bentuk

skripsi ini. Dengan segala kerendahan hati yang saya miliki, saya ingin

menghaturkan terima kasih banyak kepada:

1.

Keluarga Merebean Bapak Gregorius Gleko, B.A (papa) beserta Dra.

Florentina Sutiyem (mama) yang telah memberikan segala yang terbaik

di dalam setiap langkah hidup saya, baik doa, berkat, dan dukungannya.

Terima kasih atas cinta kasih yang menguatkan, pengertian, serta

dukungan moral dan material selama ini.

2.

Adik-adikku Maria Megahwati Oci Merebean, S.E, Yohanes Rian Deo

Merebean, (Alm) Yohanes Paduan Merebean, si kecil Sirilus Paschalis

Merebean, serta Lydia De Vega sebentuk arca bernyawa yang tak jenuh

menemani setiap kejenuhan dan kebosanan dalam menulis skripsi ini.

Terima kasih atas dukungan, doa dan keceriaan kalian yang selalu

membangkitkan semangat.

3.

Bapak Ronny Prabowo, SE., Akt.,M.Com selaku dosen pembimbing.

(9)

4.

Ibu Theresia Woro Damayanti dan Bapak Priyo Hari Adi selaku wali

studi yang telah membantu saya dan membimbing selama kuliah di

Fakultas Ekonomi.

5.

Segenap Staf Pengajar dan TU FE yang telah memberikan pengajaran,

pendidikan, dan pelayanannya selama saya menempuh studi di UKSW.

6.

Keluarga Besar Teater TiLaR yang telah mendewasakan saya dalam

belajar tentang kehidupan. Terima kasih atas segala kebersamaan dalam

belajar bersama hidup sebagai seniman di FE-UKSW dan Salatiga.

Sekecil Apapun Peranmu Lakukanlah Dengan Sepenuh Hati.

7.

Keluarga besar Tae Kwon Do UKSW dan Keluarga Besar Tae Kwon Do

Salatiga yang telah membentuk karakter dan kebersamaan. Terima kasih

atas dukungannya selama ini.

8.

KAMZ Chicken serta KAMZ ding-ding (Mamet, Agus, Tile, Sen-sen,

Nova, Ye-cay) atas segala bentuk perhatian dan keprihatinannya. Terima

kasih atas doa dan pengertiannya.

9.

Keluarga besar UGD ( Thole, Kodok, Agil, Tech, Heru, Jamal, Dito)

atas segala dukungan ejekannya yang telah membangkitkan semangat

(10)

11.

Semua pihak yang telah membantu saya dalam penulisan skripsi ini,

yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu, terima kasih untuk

semuanya.

Salatiga, April 2009

(11)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

...

i

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ...

ii

HALAMAN PENGESAHAN ...

iii

ABSTRACT

...

iv

SARIPATI

...

v

KATA PENGANTAR

...

vi

MOTTO

...

vii

UCAPAN TERIMA KASIH ... viii

DAFTAR ISI

...

xi

DAFTAR TABEL

... xiv

DAFTAR GAMBAR

...

xv

DAFTAR GRAFIK

... xvi

DAFTAR LAMPIRAN

... xvii

BAB I PENDAHULUAN ...

1

1.1.

Situasi Problematik ...

1

1.2.

Masalah Penelitian ...

4

1.3.

Persoalan Penelitian ...

4

1.4.

Tujuan Penelitian ...

5

1.5.

Manfaat Penelitian ...

5

BAB II STUDI TEORITIS DAN PENGEMBANGAN MODEL

PENELITIAN

...

6

2.1.

Pengertian Riset Akuntansi ...

6

2.2.

Ruang Lingkup Riset Akuntansi ...

7

2.3.

Metode Riset Akuntansi ...

10

2.4.

Penelitian Terdahulu ...

14

2.5.

Pengembangan Model Penelitian ...

17

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ...

18

3.1.

Satuan Pengamatan dan Satuan Analisis ...

18

(12)

3.2.1.

Jenis Data ...

18

3.2.2.

Sumber Data Penelitian ...

18

3.2.3.

Metode Pengumpulan Data ...

19

3.2.4.

Alur Prosedur Pengumpulan Data ...

19

3.3.

Teknik Analisis Yang Digunakan ...

19

BAB IV ANALISIS DATA ...

21

4.1.

Pemetaan Topik Skripsi Berdasarkan Ruang Lingkup

Riset Akuntansi

...

21

4.1.1.

Hasil Pemetaan Jumlah Lulusan Berdasarkan

Ruang Lingkup Riset Akuntansi Bidang Akuntansi

Keuangan

...

21

4.1.2.

Hasil Pemetaan Jumlah Lulusan Berdasarkan

Ruang Lingkup Riset Akuntansi Bidang Akuntansi

Manajemen

...

23

4.1.3.

Hasil Pemetaan Jumlah Lulusan Berdasarkan

Ruang Lingkup Riset Akuntansi

Bidang Pasar Uang dan Pasar Modal ...

24

4.1.4.

Hasil Pemetaan Jumlah Lulusan Berdasarkan

Ruang Lingkup Riset Akuntansi Bidang Audit ...

26

4.1.5.

Hasil Pemetaan Jumlah Lulusan Berdasarkan

Ruang Lingkup Riset Akuntansi

Bidang Pajak Dan Sektor Publik ...

27

4.1.6.

Hasil Pemetaan Jumlah Lulusan Berdasarkan

Ruang Lingkup Riset Akuntansi

Bidang Sistem Informasi Akuntansi...

29

4.1.7.

Hasil Pemetaan Jumlah Lulusan Berdasarkan

Ruang Lingkup Riset Akuntansi

Bidang Pendidikan Akuntansi ...

30

(13)

4.2.

Pemetaan Topik Skripsi Ditinjau dari Metode Penelitian/Riset

Akuntansi

...

33

4.3.

Hasil Pemetaan Dosen Pengampu Berdasarkan Ruang Lingkup

Riset Akuntansi

...

35

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ...

39

5.1.

Kesimpulan

...

39

5.2.

Implikasi Terapan ...

40

5.3.

Keterbatasan

...

41

5.4.

Saran Untuk Penelitian Mendatang ...

41

DAFTAR PUSTAKA

...

43

(14)

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1

Tabel Jumlah Lulusan Riset Bidang Akuntansi Keuangan ...

22

Tabel 4.2

Tabel Jumlah Lulusan Riset Bidang Akuntansi Manajemen ...

23

Tabel 4.3

Tabel Jumlah Lulusan Riset Bidang Pasar Uang dan Pasar

Modal

...

25

Tabel 4.4

Tabel Jumlah Lulusan Riset Bidang Audit ...

26

Tabel 4.5

Tabel Jumlah Lulusan Riset Bidang Pajak ...

28

Tabel 4.6 Tabel Jumlah Lulusan Riset Bidang SIA ...

29

Tabel 4.7

Tabel Jumlah Lulusan Riset Bidang Pendidikan Akuntansi ...

31

Tabel 4.8

Tabel Jumlah Total Lulusan per Ruang Lingkup Riset

Akuntansi ...

32

Tabel 4.9

Tabel Jumlah Lulusan Berdasarkan Metode Riset ...

33

Tabel 4.10

Tabel Jumlah Dosen Pengampu Per Bidang Riset Akuntansi

Kurun Waktu 2004-2008 ...

35

(15)

DAFTAR GAMBAR

(16)

DAFTAR GRAFIK

Grafik 4.1

Grafik Jumlah Total Lulusan Per Ruang Lingkup Riset

Akuntansi Kurun Waktu 2004-2008 ...

32

Grafik 4.2

Grafik Total Lulusan Per Metode Riset Kurun Waktu

(17)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1

Data Mentah Lulusan Mahasiswa Akuntansi Kurun Waktu

2004-2008

Lampiran 2

Tabel Hasil Pemetaan Skripsi Mahasiswa Progdi Akuntansi

(18)

1

1.1

Situasi Problematik

Tugas akhir mahasiswa yang wajib ditulis dalam menempuh tingkat

pendidikan strata satu adalah penulisan skripsi. Menurut Gie (2000:91):

Skripsi adalah suatu macam karangan ilmiah yang memaparkan

sebuah pokok soal penting dalam sesuatu cabang ilmu sebagai

hasil penelitian pustaka dan/atau lapangan yang dilakukan oleh

seorang mahasiswa berdasarkan penugasan akademik dari

perguruan tingginya untuk menjadi salah satu syarat kelulusan

sebagai sarjana. Skripsi disusun berdasarkan penelitian seseorang

mahasiswa dan dimaksudkan sebagai pembuktian terakhir kepada

fakultas tentang mutu berpikir ilmiahnya, kemampuannya

menciptakan sesuatu asas baru berdasarkan teori-teori yang ada,

kecakapannya mencernakan dan menyatupadukan segenap ilmu

yang telah dipelajari selama masa belajarnya terutama untuk

memecahkan sesuatu masalah secara ilmiah atau sebagai usaha

setiap mahasiswa pada akhir masa studinya untuk memberikan

sumbangan nyata pada kemajuan bidang ilmu yang diasuh

fakultasnya.

Mahasiswa program studi akuntansi tentunya memiliki fokus

penelitian akuntansi. Topik-topik yang menjadi pilihan seorang mahasiswa

program studi akuntansi adalah topik yang berhubungan dengan ruang

lingkup riset akuntansi, diantaranya beberapa bidang yaitu Akuntansi

Keuangan, Akuntansi Manajemen, Pasar Uang dan Pasar Modal

(PUPM), Auditing (audit), Pajak dan Sektor Publik, Sistem Informasi

Akuntansi (Umar,2003:9). Bidang akuntansi lain yang tak kalah pentingnya

adalah bidang Pendidikan Akuntansi.

Pemilihan topik skripsi dalam riset akuntansi tentu saja dipengaruhi

(19)

tugas akhir berupa skripsi. Proses pemilihan topik skripsi ini pun tidak luput

dari peran seorang pembimbing dalam mengarahkan mahasiswa dalam

menyelesaikan skripsinya. Dan sudah barang tentu dosen pembimbing

adalah orang yang kompeten dalam bidang akuntansi sesuai dengan lingkup

utama bidang akuntansinya. Hal ini penting, agar mahasiswa lebih bisa

terarah menyelesaikan tugas skripsinya sesuai dengan apa yang ia pelajari

selama di bangku kuliah.

Saat seorang mahasiswa melakukan riset/penelitian, perlu adanya

metode penelitian yang tepat, agar tidak terjadi pelebaran arah dan tujuan

penelitiannya dan agar hasil penelitian yang dilakukan sesuai dengan topik

skripsi yang ia pilih. Menurut Umar (2003:31), terdapat lima permasalahan

utama yang perlu ditetapkan terlebih dahulu sebelum melakukan riset yaitu:

Pertama, adalah bahwa riset yang akan dilakukan harus mengikuti metode

yang ilmiah agar hasil riset adalah ilmiah. Kedua, adalah bahwa riset

bertujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan riset, jadi tidak

menyimpang kemana-mana. Ketiga, adalah pemahaman atas seberapa luas

dan dalam kajian yang akan dilaksanakan. Keempat, adalah bahwa riset

harus disesuaikan dengan sumber daya yang tersedia, baik tenaga SDM

yang akan terlibat, waktu dan biaya yang tersedia, dukungan teori dan alat

ukur yang diperlukan, termasuk penggunaan teknologi. Kelima, adalah

pertimbangan resiko kemungkinan gagal dan penyimpangan-penyimpangan

(20)

mempertimbangkan kelima kondisi permasalahan di atas, lebih khusus lagi

adalah dalam mendukung tujuan riset.

Umar (2003:32-37) juga memaparkan beberapa metode riset

akuntansi yang umum dipakai, yang diturunkan dari tiga macam desain riset

bisnis, yaitu desain ekploratif, deskriptif, dan kausal. Desain eksploratif

mengutamakan metode survei, desain deskriptif mengutamakan metode

studi kasus, tindak-lanjut, analisis isi, dan kecenderungan. Sedangkan

desain kausal dapat menggunakan metode korelasional atau eksperimen.

Penjelasan di atas merupakan sebentuk pemetaan riset akuntansi

yang umum dilakukan di setiap program studi akuntansi fakultas ekonomi

dan para peneliti di bidang akuntansi. Hal ini penting dilakukan guna

mengetahui seberapa ilmiahnya pembahasan masalah-masalah di bidang

akuntansi dan juga mengidentifikasi perkembangan ilmu pengetahuan

ekonomi bidang akuntansi dewasa ini.

Pemetaan riset akuntansi ternyata telah banyak dilakukan oleh

beberapa peniliti bidang ekonomi akuntansi di luar negeri dewasa ini.

Pemetaan ini menurut Baldwin (2000) dilakukan dengan tujuan untuk

pembelajaran dalam riset akuntansi (studies of accounting research) yang

berguna untuk misi promosi fakultas dan juga tingkat produktifitas

penelitian. Selain itu untuk menilai kemampuan menulis ilmiah (scholarly

productivity) di kalangan program studi akuntansi dalam mencapai tujuan

dan penentuan metode penelitian akuntansi bertujuan untuk mengukur

(21)

dimaksudkan untuk mengetahui tanggapan terhadap kualitas jurnal/skripsi

bidang akuntansi (perceptions of journal quality).

Sepengetahuan penulis, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Satya

Wacana (UKSW) Program Studi Akuntansi belum pernah melakukan

pemetaan topik skripsi yang diminati oleh mahasiswanya dewasa ini, baik

pemetaan dalam bentuk identifikasi maupun klasifikasi pemilihan topik

skripsi para mahasiswanya. Dengan adanya latar belakang tersebut, penulis

ingin mencoba melakukan pemetaan topik skripsi mahasiswa progdi

akuntansi Fakultas Ekonomi UKSW dengan sudut pandang minat serta

metode penelitian yang digunakan dalam melakukan penulisan skripsi kurun

waktu 4 (empat) tahun terakhir (2004-2008).

1.2 Masalah Penelitian

Sesuai dengan latar belakang di atas, maka rumusan masalah

penelitian adalah pemetaan topik skripsi dalam ruang lingkup riset akuntansi

terhadap minat mahasiswa Progdi Akuntansi Fakultas Ekonomi UKSW

kurun waktu 2004-2008.

1.3 Persoalan Penelitian

1.

Bagaimana pemetaan mahasiswa Progdi Akuntasi Fakultas Ekonomi

UKSW dalam pemilihan topik skripsi ditinjau dari ruang lingkup

(22)

2.

Bagaimana pemetaan metode penelitian/riset akuntansi yang dipilih

mahasiswa Progdi Akuntansi Fakultas Ekonomi UKSW ?

1.4 Tujuan Penelitian

1.

Mengetahui pemetaan mahasiswa Progdi Akuntansi Fakultas

Ekonomi UKSW dalam pemilihan topik skripsi ditinjau dari ruang

lingkup riset akuntansi serta metode penelitian/riset yang dipilih.

1.5 Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai:

1.

Informasi bagi pihak Progdi Akuntansi Fakultas Ekonomi UKSW

dalam pemetaan topik skripsi mahasiswanya.

2.

Pembelajaran dalam riset akuntansi (studies of accounting research)

yang berguna untuk misi promosi Progdi Akuntansi Fakultas

Ekonomi UKSW dan juga tingkat produktifitas penelitian Akuntansi.

3.

Untuk menilai kemampuan menulis ilmiah (scholarly productivity)

di kalangan Progdi Akuntansi Fakultas Ekonomi UKSW dalam

mencapai tujuan dan penentuan metode penelitian akuntansi

bertujuan untuk mengukur produktifitas program studi akuntansi.

4.

Untuk mengetahui tanggapan terhadap kualitas jurnal/skripsi bidang

(23)

6

2.1 Pengertian Riset Akuntansi

Riset akuntansi terbagi di dalam dua kata yaitu riset dan akuntansi

itu sendiri. Nazar (1988) di dalam Umar (2003:10) mendefinisikan riset

adalah sebagai suatu usaha untuk menemukan suatu hal dengan metode

yang ilmiah. Sedangkan Umar (2003: 2-3) menyatakan bahwa AICPA

(American Institute of Certified Public Accounting) mendefinisikan bahwa

akuntansi merupakan seni pencatatan, penggolongan dan pengikhtisaran

dengan cara tertentu dan dalam ukuran moneter, transaksi, dan

kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan dan termasuk menfsirkan

hasil-hasilnya. Sedangkan pendapat dari APB (Accounting Principle Board),

akuntansi sendiri didefinisikan sebagai suatu kegiatan jasa yang fungsinya

memberikan informasi kuantitatif, umumnya dalam ukuran uang, mengenai

suatu badan ekonomi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam

pengambilan keputusan ekonomi sebagai dasar memilih di antara beberapa

alternatif.

Dari beberapa pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa riset

akuntansi adalah usaha untuk mencari/menemukan sesuatu hal berhubungan

dengan seni pencatatan, penggolongan, dan pengikhtisaran dengan cara

tertentu dan dalam ukuran moneter, transaksi, dan kejadian-kejadian yang

umumnya bersifat keuangan dan termasuk menafsirkan hasil-hasilnya atau

(24)

memberikan informasi kuantitatif, umumnya dalam ukuran uang, mengenai

suatu badan ekonomi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam

pengambilan keputusan ekonomi sebagai dasar memilih di antara beberapa

alternative dengan menggunakan metode ilmiah.

2.2 Ruang Lingkup Riset Akuntansi

Sebagai mahasiswa Progdi Akuntansi sudah barang tentu

menentukan topik skripsinya seputaran dengan ruang lingkup riset

akuntansi. Berikut adalah pemetaan menurut Umar (2003:9) tetang beberapa

kemungkinan bidang yang dapat menjadi alternatif bidang penelitian,

disesuaikan dengan lingkup utama bidang akuntansi:

a.

Akuntansi Keuangan. Bidang ini membahas bagaimana laporan

keuangan disusun untuk tujuan publik. Perihal yang di bahas

berupa pencatatan, prinsip dan standar akuntansi keuangan,

penyajian laporan yang wajar, pemilihan standar akuntansi,

metode penyusutan, penyisihan, dan sebagainya.

b.

Akuntansi Manajemen. Dalam bidang ini di bahas bagaimana

caranya agar akuntansi dapat digunakan untuk menyusun

informasi perihal model-model yang berguna dalam pangambilan

keputusan yang dilakukan oleh manajemen. Jadi, informasinya

disusun untuk tujuan internal. Di sini misalnya dibahas perihal

(25)

masa depan, take over, penerapan direct cost, ABC costing,

penilaian kerja, controllership, dan budgeting.

c.

Pasar Uang dan Pasar Modal. Di sini dibahas mengenai

bagaimana reaksi pasar terhadap keluarnya informasi akuntansi

dan laporan keuangan periodik. Sebagai contoh, topik yang

dibahas adalah pengaruh informasi laporan keuangan pada harga

saham, perbedaan kinerja perusahaan yang mengeluarkan

obligasi dan saham, fluktuasi saham sebelum dan sesudah merjer

dan penerapan PSAK pada perusahaan yang terdaftar di BEJ

(Bursa Efek Jakarta)

d.

Audit. Di dalam bidang ini dibahas hal-hal yang berkaitan

dengan auditing, teori , proses, hasil, dan perilaku. Misalnya,

bagaimana peranan operasional audit dalam mengendalikan

kinerja perusahaan, resiko audit, hubungan antara internal

control dengan perilaku auditor, efektifitas audit, dan perilaku

auditee sewaktu ditemukan kesalahan akuntansi.

e.

Pajak dan Sektor Publik. Di sini dapat dibahas bagaimana

akuntansi mengakomodasi masalah peraturan pajak, perbedaan

konsep antara akuntansi dan perpajakan, konsep pengakuan

biaya, pangakuan hasil perbedaan metode penyusunan, dan

sebagainya. Misalnya, dampak deperesiasi yang dipercepat atas

pajak penghasilan perusahaan dan pengaruh metode penilaian

(26)

f.

Sistem Informasi Akuntansi. Di sini dibahas bagaimana cara

mendesain sistem informasi akuntansi dan menghasilkan

informasi

yang

sudah

menjadi

komoditi.

Dalam

pertimbangannya tentu harus memperhatikan biaya dan manfaat.

Misalnya, pengaruh sistem akuntansi pada efisiensi biaya,

bagaimana pengungkapan dalam laporan keuangan, bagaimana

dampak penggunaan EDP system, IT, internet, dan sebagainya

pada disclosure laporan keuangan.

g.

Pendidikan Akuntansi. Menurut Bastian (2006: 53), pengertian

pendidikan akuntansi ditinjau dari 2 (dua) segi sudut pandang.

Pengertian dari sudut pandang pemakai, dan yang kedua adalah

pengertian dari sudut pandang proses kegiatannya. Ditinjau dari

pengertian sudut pandang pemakai, akuntansi diselenggarakan

dalam suatu organisasi (biasanya berupa organisasi institusi

pendidikan). Informasi akuntansi yang dihasilkan adalah

informasi tentang organisasi dan informasi akuntansi sangat

penting dalam menyelenggarakan kegiatan institusi pendidikan.

Informasi tersebut dipergunakan dalam pengambilan keputusan

internal dan eksternal. Sedangkan pengertian dari sudut pandang

proses kegiatannya, akuntansi dapat didefinisikan sebagai

“proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan, dan

penganalisaan data keuangan suatu organisasi”. Pada dasarnya,

(27)

relevan dengan keputusan yang akan diambil, memproses atau

menganalisis data yang relevan, serta mengubah data menjadi

informasi yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.

Dengan kata lain termasuk studi kasus di dalam sebuah

organisasi.

2.3 Metode Riset Akuntansi

Seorang mahasiswa atau peneliti bidang akuntansi melakukan

riset/penelitian akuntansi tidak lepas dari keharusan menggunakan metode

penelitian/riset akuntansi. Pada umumnya, metode penelitian terletak pada

susunan judul bab 3 (tiga) di dalam penulisan skripsi. Dalam Budiharso

(2006:147) menjelaskan bahwa metode penelitian dalam istilah baku bahasa

Inggris Research Methodology. Istilah research methodology lebih cocok

dibanding dengan research methods karena dua hal. Pertama, bab 3

merupakan kegiatan secara komprehensif memerlukan perpaduan dari

beberapa pengetahuan, misalnya jenis penelitian (design), instrumen

(testing), analisis data (statistik), dan penulisan ilmiah. Dengan alasan ini,

yang diperlukan peneliti dalam merangkai bab 3 ialah ilmu-ilmu dari

berbagai sumber, sehingga istilah metodologi lebih sesuai dengan konteks.

Kedua, dalam mengerjakan bab 3, peneliti secara terintegrasi harus

menggabungkan beberapa ilmu pengetahuan menjadi satu dan mengambil

langkah-langkah yang sejalan dengan tujuan dan rancangan penelitian.

(28)

metodologi mengacu pada integrasi beberapa hal menjadi satu, sedangkan

istilah metode mengacu pada bagian yang terpisah-pisah disatukan untuk

disesuaikan dengan tujuan.

Umar (2003: 31) memaparkan metode riset akuntansi yang umum

dipakai, yang diturunkan dari tiga macam desain riset bisnis, yaitu desain

eksploratif, deskriptif, dan kausal. Desain eksploratif mengutamakan

metode survey, desain deskriptif mengutamakan metode studi kasus,

tindak-lanjut, analisis isi, dan kecenderungan. Sedangkan desain kausal

dapat menggunakan metode korelasional atau eksperimen.

Berikut ini adalah bagan penurunan pemaparan metode riset

akuntansi dari desain bisnis yang dikemukakan Umar (2003: 31) menurut

penulis:

Gambar 2.1 Bagan Metode Riset Akuntansi

Sumber: Metode Riset Akuntansi, Umar

Dari bagan di atas dapat ditinjau bahwa dalam metode

riset/penelitian akuntansi merupakan turunan dari 3 (tiga) macam desain

Desain Rise t Bisnis

Desain Eksplorat if

Survei

Desain Deskriptif

Studi kasus

Tindak-lanjut

Analisis isi

kecenderungan

Desain Kausal

(29)

riset bisnis yaitu desain eksploratif, deskriptif dan kausal. Diantaranya

menurut Umar (2003:32-37):

a.

Metode Survei. Metode survey adalah riset yang diadakan untuk

memperoleh fakta-fakta tentang gejala-gejala atas permasalahan

yang timbul. Kajiannya tidak perlu mendalam, tidak perlu

menyelidiki kenapa gelaja-gejala tersebut ada serta menganalisis

hubungan-hubungan atas gejala. Fakta-fakta yang ada lebih di

gunakan untuk pemecahan masalah dari pada digunakan untuk

pengujian hipotesa.

b.

Metode Studi Kasus. Riset dengan metode studi kasus

menghendaki suatu kajian yang rinci, mendalam, menyeluruh

atas obyek tertentu yang biasanya relatif kecil selama kurun

waktu tertentu, termasuk lingkungannya. Periset dapat

bersama-sama dengan pengambil keputusan manajemen (misalnya di

dalam organisasi) berusaha menemukan hubungan-hubungan

atas faktor-faktor yang dominan atas permasalahan risetnya.

Selain itu, periset dapat saja menemukan hubungan-hubungan

yang tadinya tidak direncanakan atau terpikirkan. Keunggulan

metode studi kasus antara lain adalah bahwa hasilnya dapat

mendukung studi-studi yang lebih besar di kemudian hari, dapat

memberikan hipotesis-hipotesis untuk riset lanjutan. Sedangkan

kelemahan metode studi kasus ini adalah kajiannya menjadi

(30)

berlaku umum, dan cenderung subyektif, karena obyek riset

dapat mempengaruhi prosedur riset yang mesti dilakukan.

c.

Metode Tindak-lanjut (Follow-up Study). Secara umum

metode ini dapat dilakukan bila periset hendak mengetahui

perkembangan lanjutan dari subyek setelah diberikan perlakuan

tertentu atau setelah kondisi tertentu. Misalnya, dipakai dalam

menilai kesuksesan program-program tertentu yang dicanangkan

seperti program pelatihan untuk dosen.

d.

Metode Analisis Isi (Content Analysis). Metode ini dapat

dilakukan misalnya untuk mengetahui keaslian dokumen. Periset

melakukan pengumpulan data dan informasi melalui pengujian

arsip dan dokumen untuk mengetahui kelengkapannya,

kesalahannya, dan sebagainya. Metode ini jarang dilakukan

untuk riset pendekatan kuantitatif.

e.

Metode Kecenderungan (Trend). Pendekatan ini dignakan

dalam riset yang bertujuan untuk melihat suatu kondisi tertentu

yang akan datang dengan melakukan proyeksi atau ramalan

(forecasting). Dalam melakukan proyeksi masa dating, biasanya

ramalan jangka pendek dianggap lebih reliable ketimbang

ramalan jangka panjang.

f.

Metode Korelasional (Correlational Study). Riset yang

dirancang untuk menentukan tingkat hubungan variabel-variabel

(31)

Perbedaan yang utama dengan metode lain adalah adanya usaha

untuk menaksir hubungan dan bukan sekedar deskripsi. Periset

dapat mengetahui berapa besar kontribusi variabel-variabel bebas

terhadap variabel terikatnya serta besarnya arah hubungan yang

terjadi. Riset ini sangat digemari oleh mahasiswa sarjana dan

pascasarjana karena mudah merancangnya dan mengumpulkan

datanya.

g.

Metode Eksperimen. Di dalam sebuah eksperimen memerlukan

langkah-langkah

lengkap

yang

perlu

diambil

sebelum

eksperimen dilakukan agar data yang diperlukan dapat diperoleh,

yang akan mengarahkan periset pada analisis yang obyektif.

Suatu eksperimen memiliki tiga prinsip kerja, yaitu replikasi,

randomisasi, dan kontrol lokal.

2.4 Penelitian Terdahulu

Beberapa riset/penelitian terdahulu yang dapat memberikan

gambaran betapa perlu diadakannya penelitian mengenai pemetaan topic

skripsi dalam penulisan ini adalah:

Cottingham dan Hussey (2000:101) dalam abstraksi jurnalnya

mengatakan bahwa penelitian yang telah dilakukannya ditujukan untuk

memperkenalkan sebuah pandangan segar dalam pembahasan dengan

pengujian menerbitkan prestasi dari lembaga akademis Inggris dalam jurnal

(32)

ini. Sasaran riset adalah untuk menyelidiki catatan penerbitan tentang

lembaga akademis inggris dalam jurnal professional di atas periode 10 tahun

dimana RAE pada hakekatnya, dan untuk mencari apapun hubungan antara

nilai RAE dan banyaknya artikel professional; yang diproduksi oleh fakultas

dari lembaga yang ditentukan.

Cottingham dan Hussey (2000:101-102) menjabarkan di dalam

jurnalnya bahwa para peneliti, yang simpatik dalam menerbitkan hasil

aktivitas mereka seperti penerbitan adalah cara untuk memantau

kemampuan kerja mereka dan sebuah cara dengan apa mereka dapat

menambah pengembangan untuk pengetahuan dan pemahaman (Gray &

Gee, 1988, p.73). Yang paling penting cara menyalurkan bagi mereka

adalah:

Refered journals (Jurnal-jurnal penengah);

Research monograph (penelitian karangan);

Working/occasional papers (kertas kerja/dokumen

tambahan);

Professional journals (buku jurnal professional);

Books and chapters in books (buku-buku dan bab

dalam buku-buku);

Magazines (majalah-majalah);

Newspapers (Koran-koran).

Daigle dan Arnold (2000 :107) melakukan penelitian yang ditujukan

(33)

Information System) yang masih ada dari kedua pandangan kuantitatif dan

kualitatif. Penelitiannya bersifat untuk menguji bukan hanya untuk

produktifitas sebuah lembaga dan produktifitas staf pengajar perguruan

tinggi secara individu. Keputusan akhir dari studi ini adalah untuk

menyumbangkan pengetahuan di bidang penelitian AIS serta untuk

akuntansi pada umumnya dengan menetapkan pengertian berharga dalam

menilai kualitas dari penelitian AIS. Selebihnya tujuan dari penelitiannya

adalah ingin untuk pertama kali memberikan latar belakang tentang tinjauan

umum menguji penelitian terdahulu dan mutu jurnal. Bagian selanjutnya

akan membicarakan metodologi yang digunakan dalam

penelitian-penelitian. Selanjutnya membicarakan tentang hasil-hasil serta bagian

akhirnya adalah menentukan kesimpulan-kesimpulan sementara dan

pengaruh AIS.

Jurnal penelitian Poston dan Grabski (2000: 9) memperhatikan

sebuah fenomena atau gejala bahwa penulisan sebuah artikel didasarkan

pada tren atau kecenderungan. Tren di dalam artikel-artikel AIS menjadi

dasar bagi penelitian selanjutnya karena artikel-artikel sebelumnya telah

dipublikasikan semenjak tahun 1982. Di dalam artikelnya terkandung pula

bahwa penelitian sebelumnya digunakan sebagai acuan untuk penulisan

selanjutnya dan ditujukan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di

(34)

2.5 Pengembangan Model Penelitian

Pengembangan model penelitian mengarahkan penelitian kepada

pemahaman bahwa penulisan skripsi bagi mahasiswa Progdi akuntansi,

perlu adanya minat terhadap pemilihan topik skripsi. Topik skripsi itu

sendiri dipetakan dalam ruang lingkup riset akuntansi yang juga tidak

pernah terlepas dengan adanya metode penelitian/riset bidang akuntansi.

Fakultas Ekonomi UKSW progdi Akuntansi adalah merupakan salah satu

instansi pendidikan strata satu yang terakreditasi A, perlu mengadakan

identifikasi mengenai pemetaan topik skripsi yang dipilih oleh mahasiswa

dengan tujuan untuk pembelajaran dalam riset akuntansi (studies of

accounting research) yang berguna untuk misi promosi fakultas dan juga

tingkat produktifitas penelitian. Selain itu untuk menilai kemampuan

menulis ilmiah (scholarly productivity) di kalangan program studi akuntansi

dalam mencapai tujuan dan penentuan metode penelitian akuntansi

(35)

18

3.1 Satuan Pengamatan dan Satuan Analisis

Satuan pegamatan dalam penelitian ini adalah topik skripsi

mahasiswa Progdi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Satya

Wacana. Satuan analisis dalam penelitian ini adalah topik skripsi mahasiswa

Progdi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana

kurun waktu 2004-2008.

3.2 Jenis Data Dan Prosedur Pengumpulan Data

3.2.1 Jenis Data

Jenis data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah

data judul skripsi, data angkatan penulis, nama pembimbing.

Kesemuanya berdasarkan tahun kelulusan.

3.2.2 Sumber Data Penelitian

Sumber data yang digunakan adalah data dokumentasi yang

(36)

3.2.3 Metode Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan melalui akses langsung yang

diberikan program studi kepada penulis. Sehingga data yang di dapat

adalah data yang sesuai dengan data yang diperlukan penulis untuk

melaksanakan riset dalam penulisan skripsi ini.

3.2.4 Alur Prosedur Pengumpulan Data

Pada tahapan pengumpulan data, penulis mengajukan

penelitian kepada Progdi Akuntansi Fakultas Ekonomi UKSW guna

mendapatkan ijin penelitian sesuai dengan obyek yang diteliti.

Setelah mendapatkan ijin yang diperlukan, penulis melakukan

penelusuran area penelitian yang akan diteliti. Langkah selanjutnya,

mengidentifikasi serta memetakan obyek yang menjadi fokus

penelitian sesuai dengan teori yang digunakan, serta merumuskan

jawaban persoalan penelitian mengenai pemetaan topik skripsi

mahasiswa Fakultas Ekonomi UKSW progdi akuntansi.

3.3 Teknik Analisis Yang Digunakan

Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis

eksploratoris, dimana teknik ini digunakan untuk mengetahui apakah

permasalahan yang akan diriset dianggap masih relatif, variabel penting

yang mungkin belum diketahui atau belum terdefinisi dengan baik, dan

(37)

sebenarnya atau sebaliknya. Tujuan penggunaan teknik analisis ini adalah

untuk membuat suatu penggalian gambaran yang benar tentang objek yang

diteliti, serta memaparkan data secara sistematis dan objektif. Dalam usaha

mencapai tujuan penelitian digunakan metode analisis data yaitu analisis

kualitatif yang merupakan analisis berdasarkan pendapat logis disajikan

dalam bentuk kata-kata dan pemahaman secara tertulis sesuai dengan data

yang diperoleh. Dengan demikian dapat diperoleh gambaran yang jelas

(38)

21

Setelah melalui tahap pengumpulan data, maka dalam bab ini akan

dibahas tentang, analisis dan bahasan analisis dari hasil penelitian yang telah

dilakukan. Untuk menjawab persoalan-persoalan penelitian yang telah di

rumuskan pada BAB I.

4.1

Pemetaan Topik Skripsi Berdasarkan Ruang Lingkup Riset

Akuntansi

Topik skripsi yang menjadi ruang lingkup riset akuntansi meliputi

beberapa kajian yaitu Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen,

Pasar Modal dan Pasar Uang, Auditing, Pajak, Sistem Informasi

Akuntansi (Umar, 2003). Dan sebuah bidang akuntansi lain yang tak kalah

pentingnya adalah bidang Pendidikan Akuntansi.

4.1.1

Hasil Pemetaan Jumlah Lulusan Berdasarkan Ruang Lingkup

Riset Akuntansi Bidang Akuntansi Keuangan

Akuntansi Keuangan adalah riset/penelitian yang membahas

bagaimana laporan keuangan disusun untuk tujuan publik. Perihal yang di

bahas berupa pencatatan, prinsip dan standar akuntansi keuangan, penyajian

laporan yang wajar, pemilihan standar akuntansi, metode penyusutan,

(39)

Dari tabel 4.1 dapat dikatakan minat penulisan topik skripsi di dalam

ruang lingkup riset akuntansi bidang akuntansi keuangan terjadi

kecenderungan kenaikan pertiap tahun kelulusannya. Angka kuantitas yang

tercatat tertinggi di temukan pada tahun kelulusan 2007 dan 2008 sebesar 44

lulusan. Sedangkan angkatan terlama dalam penyelesaian skripsi bidang

riset akuntansi keuangan terjadi pada angkatan 1998 dengan 2 mahasiswa

yang lulus di tahun 2004 dengan total masa studi 8 tahun. Namun ada juga

yang menyelesaikan kuliahnya dengan masa studi 4 tahun. Yaitu 17

mahasiswa angkatan 2004, kondisi ini dapat diperkirakan karena minat

mahasiswa itu sendiri dalam menyelesaikan penulisan skripsi pertiap

angkatan berbeda ditambah batas studi yang ditentukan UKSW juga

mengalami perubahan kebijakan dari masa studi 9 tahun menjadi 7 tahun.

2004

2005

2006

2007

2008

Total

Angkatan 1994

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1995

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1996

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1997

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1998

0

0

2

0

0

2

Angkatan 1999

0

0

1

0

0

1

Angkatan 2000

0

1

2

1

0

4

Angkatan 2001

0

3

10

11

7

31

Angkatan 2002

0

0

21

5

4

30

Angkatan 2003

0

0

0

27

16

43

Angkatan 2004

0

0

0

0

17

17

Angkatan 2005

0

0

0

0

0

0

Total

0

4

36

44

44

128

(40)

4.1.2

Hasil Pemetaan Jumlah Lulusan Berdasarkan Ruang Lingkup

Riset Akuntansi Bidang Akuntansi Manajemen

Akuntansi Manajemen merupakan bidang yang membahas sebentuk

cara agar akuntansi dapat digunakan untuk menyusun informasi perihal

model-model yang dapat digunakan dalam pangambilan keputusan (decision

making) pihak manajemen sebagai pengambil keputusan (decision maker).

Adapun informasi yang disusun dipergunakan dalam tujuan internal

perusahaan. Di sini misalnya dibahas perihal target costing, relevant

costing, prediksi kebangkrutan, arus kas masa depan, take over, penerapan

direct cost, ABC costing, penilaian kerja, controllership, dan budgeting.

Dari tabel 4.2 di atas kuantitas lulusan yang terbesar dalam memilih

ruang lingkup riset akuntansi bidang akuntansi manajemen terletak pada

tahun kelulusan 2005, dengan jumlah lulusan 93 dan paling banyak terjadi

pada mahasiswa progdi akuntansi angkatan 2000. Namun untuk tiap

2004

2005

2006

2007

2008

Total

Angkatan 1994

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1995

1

0

0

0

0

1

Angkatan 1996

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1997

3

0

0

0

0

3

Angkatan 1998

3

8

3

0

0

14

Angkatan 1999

12

13

1

0

0

26

Angkatan 2000

14

37

7

0

1

59

Angkatan 2001

0

35

15

13

7

70

Angkatan 2002

0

0

18

14

4

36

Angkatan 2003

0

0

4

20

8

32

Angkatan 2004

0

0

0

0

24

24

Angkatan 2005

0

0

0

0

0

0

Total

33

93

48

47

44

265

(41)

angkatan, angka kuantitas total lulusan kurun waktu 2004-2008 terdapat

pada angkatan 2001 sebesar 70 mahasiwa. Secara keseluruhan data yang

tercakup dalam tabel 4.2 tersebut cenderung menurun. Masa studi terlama

yang tercatat di dalam tabel 4.2 adalah angkatan 1995 dengan masa studi 9

tahun lulus pada tahun 2004. Sedangkan rata-rata mahasiswa peminat topik

akuntansi manajemen dalam penulisan skripsinya, lulus dengan masa studi 4

tahun.

4.1.3

Hasil Pemetaan Jumlah Lulusan Berdasarkan Ruang Lingkup

Riset Akuntansi Bidang Pasar Uang dan Pasar Modal

Pasar Uang dan Pasar Modal membahas tentang reaksi pasar

terhadap keluarnya informasi akuntansi dan laporan keuangan periodik.

Sebagai contoh, topik yang dibahas adalah pengaruh informasi laporan

keuangan pada harga saham, perbedaan kinerja perusahaan yang

mengeluarkan obligasi dan saham, fluktuasi saham sebelum dan sesudah

merjer dan penerapan PSAK pada perusahaan yang terdaftar di BEJ (Bursa

(42)

Tabel 4.3 mencatat secara kuantitas jumlah mahasiswa yang memilih

ruang lingkup riset akuntansi Pasar Uang dan Pasar Modal. Dilihat dari

sudut pandang tahun kelulusan angka lulusan peminat ruang lingkup ini

terendah di tahun kelulusan 2004. Dan sebaliknya terjadi lonjakan di tahun

2007 dengan angka kuantitas sebesar 41 mahasiswa. Sedangkan dari sudut

pandang angkatan dalam 5 tahun (2004-2008), angka kuantitas 35 terdapat

pada angkatan 2002. Hal ini dikarenakan perlunya penguasaan statistika

meski dapat dikatakan perolehan datanya relatif lebih mudah dibandingkan

dengan riset-riset yang lain. Serta kecenderungan topik jenuh bagi progdi

lain selain akuntansi. Sehingga minat untuk melakukan riset bidang pasar

uang dan pasar modal cenderung kurang. Kemudian rata-rata pengambil

riset bidang Pasar Uang Pasar Modal ini merupakan mahasiswa yang

menyelesaikan kuliahnya dengan masa studi 4-6 tahun.

2004

2005

2006

2007

2008

Total

Angkatan 1994

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1995

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1996

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1997

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1998

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1999

0

0

0

0

0

0

Angkatan 2000

0

1

1

0

0

2

Angkatan 2001

0

3

6

13

3

25

Angkatan 2002

0

0

20

11

4

35

Angkatan 2003

0

0

0

17

2

19

Angkatan 2004

0

0

0

0

10

10

Angkatan 2005

0

0

0

0

0

0

Total

0

4

27

41

19

91

(43)

4.1.4

Hasil Pemetaan Jumlah Lulusan Berdasarkan Ruang Lingkup

Riset Akuntansi Bidang Audit

Ruang lingkup riset akuntansi bidang audit berisikan mengenai

hal-hal yang berkaitan dengan auditing, teori , proses, hasil, serta perilaku.

Misalnya, bagaimana peranan operasional audit dalam mengendalikan

kinerja perusahaan, resiko audit, hubungan antara internal control dengan

perilaku auditor, efektifitas audit, dan perilaku auditee sewaktu ditemukan

kesalahan akuntansi.

Hasil pemetaan jumlah lulusan yang termonitor di dalam tabel 4.4,

mengindikasikan adanya penurunan minat mahasiswa dalam melakukan

riset di bidang audit. Hal ini terlihat terdapat angka kuantitas yang

cenderung menurun dari tahun kelulusan 2005 dengan 39 mahasiswa

menjadi 10 mahasiswa di tahun 2008. Kecenderungan ini disebabkan

susahnya mendapatkan data yang akurat. Karena kebanyakan perolehan data

2004

2005

2006

2007

2008

Total

Angkatan 1994

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1995

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1996

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1997

1

1

0

0

0

2

Angkatan 1998

1

0

0

0

0

1

Angkatan 1999

6

2

0

1

0

9

Angkatan 2000

16

9

5

0

0

30

Angkatan 2001

0

27

11

6

0

44

Angkatan 2002

0

0

19

3

2

24

Angkatan 2003

0

0

0

5

4

9

Angkatan 2004

0

0

0

0

4

4

Angkatan 2005

0

0

0

0

0

0

Total

24

39

35

15

10

123

(44)

diambil dari data riil perusahaan,sedangkan perusahaan tidak mungkin

berkeinginan memberikan data riil sebagai materi riset/penelitian sehingga

minat mahasiswa dalam pemilihan topik skripsi bidang auditpun cenderung

menurun. Sebagian besar mahasiswa yang berminat dengan riset bidang

audit adalah mahasiswa yang menyelesaikan masa studi S1-nya denganlama

studi 4 tahun. Itu terjadi pada angkatan 2001 yang mencatat 27 lulusan

ditahun 2005, dan 2002 dengan 19 jumlah lulusan di tahun 2006. Dan

angkatan 2000 dengan 16 mahasiswa.

4.1.5

Hasil Pemetaan Jumlah Lulusan Berdasarkan Ruang Lingkup

Riset Akuntansi Bidang Pajak Dan Sektor Publik

Pajak dan sektor publik adalah ruang lingkup penelitian/riset yang

membahas tentang pengakomodasian akuntansi di dalam masalah peraturan

pajak, perbedaan konsep antara akuntansi dan perpajakan, konsep

pengakuan biaya, pangakuan hasil perbedaan metode penyusunan serta

(45)

Angka kuantitas total lulusan yang tercatat sebagai periset bidang

pajak ini mencapai 178 mahasiswa. Tabel 4.5 mengidentifikasikan terdapat

jumlah lulusan terbanyak sebagai peneliti di bidang pajak yaitu 55

mahasiwa di tahun 2005 dan total lulusan terbanyak sebagai peneliti di

bidang pajak adalah angkatan 2001 dengan jumlah 56 mahasiswa selama

kurun waktu 2004-2008. Di dalam pemetaan yang terjadi jumlah lulusan

dari tahun 2004 hingga 2008 cenderung stabil. Hal ini dikarenakan

banyaknya perubahan peraturan pajak yang dapat dijadikan topik baru

dalam penelitian. Dan rerata mahasiswa yang tercantum dalam tabel 4.5

menyelesakan masa studinya 4 tahun untuk angkatan 2001 de tahun kellusan

2005. Sedangkan yang terlama dengan masa studi 8 tahun adalah 2

mahasiswa dari angkatan 2000.

2004

2005

2006

2007

2008

Total

Angkatan 1994

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1995

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1996

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1997

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1998

3

6

0

0

0

9

Angkatan 1999

12

7

4

1

0

24

Angkatan 2000

11

8

6

0

2

27

Angkatan 2001

0

34

9

11

2

56

Angkatan 2002

0

0

16

12

3

31

Angkatan 2003

0

0

0

8

14

22

Angkatan 2004

0

0

0

0

9

9

Angkatan 2005

0

0

0

0

0

0

Total

26

55

35

32

30

178

(46)

4.1.6

Hasil Pemetaan Jumlah Lulusan Berdasarkan Ruang Lingkup

Riset Akuntansi Bidang Sistem Informasi Akuntansi

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) merupakan ruang lingkup

penelitian yang meliputi cara mendesain sistem informasi akuntansi dimana

dalam pengelolaannya dapat menghasilkan informasi yang sudah menjadi

komoditi. Dalam pertimbangannya tentu harus memperhatikan biaya dan

manfaat.

Tabel 4.6 mendeskripsikan jumlah lulusan yang terdokumentasi

sepanjang tahun 2004-2008 sebanyak 170 mahasiswa. Dimana jumlah

lulusan tertinggi berada di tahun 2008 dengan 54 mahasiswa dan tercatat

minat terbanyak terdapat pada angkatan 2000 dengan 38 mahasisa yang

melakukan penelitian dalam ruang lingkup Sistem Informasi Akuntansi

(SIA). Keadaan ini dipicu dengan banyaknya pokok-pokok bahasan baru

yang dapat dijadikan obyek penelitian karena seiring dengan perkembangan

2004

2005

2006

2007

2008

Total

Angkatan 1994

1

0

0

0

0

1

Angkatan 1995

0

0

0

0

0

0

Angkatan 1996

0

1

0

0

0

1

Angkatan 1997

1

1

0

0

0

2

Angkatan 1998

3

3

0

0

0

6

Angkatan 1999

7

3

6

0

0

16

Angkatan 2000

10

20

6

2

0

38

Angkatan 2001

0

12

8

5

3

28

Angkatan 2002

0

0

11

6

10

27

Angkatan 2003

0

0

0

10

12

22

Angkatan 2004

0

0

0

0

27

27

Angkatan 2005

0

0

0

0

2

2

Total

22

40

31

23

54

170

Gambar

Gambar 2.1 Bagan Metode Riset Akuntansi
Tabel 4.1 Jumlah Lulusan Riset Bidang   Akuntansi KeuanganKurun Waktu 2004-2008
Tabel 4.2 Jumlah Lulusan Riset Bidang   Akuntansi ManajemenKurun Waktu 2004-2008
Tabel 4.3 Jumlah Lulusan Riset Bidang   Pasar Uang dan Pasar ModalKurun Waktu 2004-2008
+7

Referensi

Dokumen terkait

Margin Terhadap Return On Equity pada Perusahaan Property dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010- 2013”, tepat pada waktunya,

PENERAPAN KONSERVATISME AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2014 ’’ adalah karya ilmiah saya sendiri dan

Penelitian dilakukan pada perusahaan industri manufaktur yang go publik di Indonesia (yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia) dengan periode penelitian dari tahun 2010

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA ** ABRIYANI PUSPANINGSIH, DRA, M.SI,

PENGARUH INTERLOCKING DIRECTORATE TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAN KINERJA PASAR PADA PERUSAHAAN PUBLIC YANG TERDAFTAR DI. BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011 –

Penelitian dilakukan pada perusahaan industri manufaktur yang go publik di Indonesia (yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia) dengan periode penelitian dari tahun 2010

Sedangkan naik turunnya Pajak (X 2 ) berpengaruh terhadap Konservatisme Akuntansi (Y) pada perusahaan Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode

Reputasi Kantor Akuntan Publik tidak berpengaruh terhadap audit delay pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2020 karena Kantor Akuntan Publik