• Tidak ada hasil yang ditemukan

02.Dadang Rizki Kebijakan pengembangan pariwisata bahari

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "02.Dadang Rizki Kebijakan pengembangan pariwisata bahari"

Copied!
81
0
0

Teks penuh

(1)

KEBIJAKAN

PENGEMBANGAN PARIWISATA BAHARI

Jakarta, 5 Oktober 2017

Dadang Rizki Ratman, S.H, M.P.A

(2)

2

OUTLINE

A. Analisis Situasi Strategis

B. Formulasi Strategi

C. Implementasi Strategi

(3)

3

(4)
(5)

BREAKING NEWS

5

Telegraph.co.uk: Indonesia is in top

(6)

6

Source : Statistics of each countries

Malaysia 0,87 % (From January

May 2017)

Singapore 4,48 % (From January

June 2017)

Indonesia 23,53 % (From January

July 2017)

Thailand

4,47 % (From January

July 2017)

International Arrivals Growth Comparison with Regional and Global Market

ASEAN, Growth: 6 %

World, Growth: 6 %

Indonesia, Growth: 23,53 %

(7)

Nation

Country Brand Strategy

rating (max=100)

Rank

Point

Japan

2

98.2

India

37

77.3

Singapore

41

76.2

Indonesia

47

74.8

Hongkong

51

74.1

South Korea

60

69.7

Thailand

83

64.9

Malaysia

96

62

Sumber: WEF (2015).

World Economic Forum

/ WEF (2015)

7

WONDERFUL INDONESIA COUNTRY BRAND PERFORMANCE AMONG ASIAN COUNTRIES

Indonesia is at 47

th

rank,

Above Thailand (83) and Malaysia (96)

This Sub-pillar is evaluated with the following

considerations:

1. NTO indicators focused on

Digital Demand

(D2)

2. Positioning Strategy and tourism promotion with

regards to

brandtags

3. Total online searches from international tourists

Wonderful Indonesia Branding Strategy for online

penetration is still better compared to Thailand and

(8)

8

During 2016,

Wonderful

Indonesia

received

46 awards

at various events in

22 countries

(9)

9

15 September 2017

2017 UNWTO Video Competition

Chengdu, China

1.

People’s Choice Award

2. Winner East Asia and

Pacific Region

(10)

10

ACKNOWLEDGEMENT OF

WONDERFUL

INDONESIA

BRANDING

18 September 2017

28

th

Annual TTG Travel Award 2017, Bangkok

(11)

11

Amsterdam, Schiphol, Utrecht, Rotterdam,

Netherland Busan, South Korea

Melbourne, Australia

Tokyo, Japan

Singapore

These are the examples of media placement all over the world

(12)

12

MEDIA PLACEMENT in PARIS, FRANCE

(13)

13

MEDIA PLACEMENT in

TIMES SQUARE NEW YORK, USA

(14)

14

MEDIA PLACEMENT in SHANGHAI & BEIJING, CHINA

(15)

15

MEDIA PLACEMENT in LONDON, UK

(16)

Sumber: UNWTO Tourism Highlights, 2015 Edition.

Peringkat

Negara

2012

2013

2014

2015

1

Tiongkok

50,028

51,664

56,913

114,109

2

Thailand

33,826

42,080

38,437

44,553

-

Hong Kong, SAR

33,074

38,940

38,376

36,150

3

Malaysia

20,250

21,496

21,820

17,597

4

Singapore

18,939

19,301

19,203

16,743

5

India

17,971

18,397

19,700

21,013

6

Japan

14,576

15,131

18,853

24,983

7

South Korea

13,429

14,629

18,147

15,285

8

Taiwan

11,770

12,323

14,618

14,406

9

Indonesia

9,121

10,054

11,166

12,225

10

Viet Nam

6,850

7,250

7,330

7,301

PERBANDINGAN DEVISA PARIWISATA ASIA

(dalam Juta USD)

Penerimaan devisa pariwisata Indonesia hanya

SETENGAH

dari Malaysia dan

SEPEREMPAT

dari

Thaila d.

PENERIMAAN DEVISA

(17)

Sumber : BPS dan Pusdatin Kemenpar, 2015 (estimasi)

PEROLEHAN DEVISA INDONESIA MENURUT LAPANGAN USAHA

17

(juta USD)

Jenis Komoditas

Nilai

(juta USD)

Jenis Komoditas

(18)

Sumber : Pusdatin Kemenpar, 2014

PROYEKSI PENERIMAAN DEVISA DARI SEKTOR-SEKTOR UTAMA DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

Tahu 2020, sektor pari isata erupaka pe yu ba g de isa terbesar bagi I do esia

18

PENERIMAAN DEVISA INDONESIA

0

5

10

15

20

25

2015

2016

2017

2018

2019

Minyak

Batubara

Pariwisata

CPO

Karet

U

SD

M

il

ia

(19)

Source : World Economic Forum (WEF), 2013.

Menurut Travel and Tourism Competitiveness Report 2015 oleh World Economic Forum (WEF), di ASEAN, Indonesia peringkat 4 setelah Singapura, Malaysia, dan Thailand

No.

Sub Index / Pillar

Singapore Malaysia Thailand Indonesia Philippines Vietnam Lao PDR Cambodia Travel and Tourism Competitiveness Index 2015 11 25 35 50 74 75 96 105

INDEKS DAYA SAING PARIWISATA INDONESIA DIBANDINGKAN

NEGARA-NEGARA ASEAN

(20)

20

INDONESIA'S TTCI WEF PERFORMANCE GROW POSITIVELY 2008 - 2017

Source : World Economic Forum (WEF), 2017

R

2008 2009 2011 2013 2015 2017

Rank Score

(21)

21

(22)

SEKTOR PRIORITAS

PEMBANGUNAN

KABINET KERJA

(23)

INDIKATOR

2015

2016

2017

2018

2019

Ma

cr

o

KONTRIBUSI PADA PDB NASIONAL

4,23%

4,50%

5,50%

6,50%

7,50%

DEVISA (TRILIUN RP)

144

172

200

223

280

JUMLAH TENAGA KERJA (JUTA

ORANG)

11,4

11,8

12,0

12,6

13,0

Mi

cr

o

INDEKS DAYA SAING (WEF)

#50

n.a.

#40

n.a.

#30

WISATAWAN MANCANEGARA

(JUTA KUNJUNGAN)

10

12

15

17

20

WISATAWAN NUSANTARA

(JUTA PERJALANAN)

255

260

265

270

275

Catatan :

 Indeks daya saing pariwisata, penilaian dilakukan 2 (dua) tahun sekali oleh World Economic Forum (WEF)

(24)

24

(25)

TERKAIT

S

egmentation

T

arget

P

ositioning

B

randing

P

rocess

S

ervices

P

Positioning

Customer Portofolio

D

Differentiating

Product Portofolio

B

Branding

S

elling

D

ifferentiating

M

arketing Mix

TERKAIT

DENGAN

CUSTOMER

S

Marketing

Strategy

*

Branding merupakan

Elemen utama

Dalam proses

pemasaran,

1. Promise 2. Reputation

3. Long term investment

V

Marketing

Value

T

Marketing

Tactic

Jika berbicara

mengenai

marketing,

3 hal

yang perlu

diperhatikan dan

diketahui

BASIC

MARKETING

THEORY

25

(26)

P

D

B

S

egmentation

T

arget

P

ositioning

S

elling

D

ifferentiating

M

arketing Mix

B

randing

P

rocess

S

ervices

Positioning

Customer Portofolio

Differentiating

Product Portofolio

Branding

Arief Yahya.

1. China

2. Eropa

3. Australia

4. Singapura

5. Malaysia

1. Bali

2. Jakarta

3. Batam

*

26

(27)

Event Base

Program Base

B

Owned

Media

Social Media

E

Post Event

#4

PROMOTION

TIME

*

Timing

Promosi Paling Penting

D

STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN PARIWISATA

(28)

STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI PARIWISATA

INFRASTRUKTUR, TRANSPORTASI, TIK

(29)

PORTFOLIO

PRODUK WISATA INDONESIA

29

PORTFOLIO

PRODUK

3. ADVENTURE TOURISM (20%)

Culture

(60 %)

1. HERITAGE AND PILGRIM TOURISM (20%)

2.

CULINARY AND SHOPPING TOURISM (45%)

3. CITY AND VILLAGE TOURISM (35%)

Man Made

(5 %)

1. MICE & EVENTS TOURISM (25%)

2. SPORT TOURISM (60%)

(30)

MENCIPTAKAN

10 BALI BARU

Danau Toba

Tanjung Kelayang

Tanjung Lesung

Kepulauan Seribu

Borobudur

Bromo Tengger Semeru

Mandalika

Wakatobi

Morotai

Labuan Bajo

(31)

31

PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN PARIWISATA

SERTIFIKASI

PROFESI

Bidang Hotel

Dan Restoran

Perjalanan

Wisata

Kepemanduan

Wisata

GERAKAN SADAR

WISATA

Masyarakat Umum

Akademisi

Pengusaha

SERTIFIKASI USAHA

Usaha Hotel dan

Restoran

Usaha Perjalanan

Wisata

Usaha

Kepemanduan

Wisata

(32)

Pentahelix

Model

Academic

(Conceptor)

Standardization

Certification

Business

(Enabler)

• Improve Health & Hygiene

• Improve ICT Infrastructure

• Shift to Digital Era

Community (Accelerator)

Accelerate Digital Lifestyle

Government

(Regulator)

Tourism

Infrastructure

Incentive for

Investor

Free Visa

Media

(Catalisator)

Brand Awareness

Brand Image

2

BISNIS SEBAGAI LOKOMOTIF

TRANSFORMASI PARIWISATA

32

(33)

33

(34)

PROGRAM PRIORITAS KEMENTERIAN PARIWISATA TAHUN 2017

1.

Digital Tourism

2.

Homestay

Desa Wisata

3. Air Connectivity

4.

Branding

/ PR-ing

5. Top-10 Originasi

6. Top-3 Destinasi Utama (15

Destination

branding

)

7. Pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas

8. Sertifikasi Kompetensi SDM & Gerakan Sadar wisata

9. Peningkatan Investasi Pariwisata

10. Pengelolaan

Crisis Center

TOP THREE

(35)

D.1

Digital Tourism

TOP THREE:

(36)

“Travel is Online”

63% of all travel

is now researched, booked bought and sold

online

50% of online travel sales involved more than one device

Ex: 200+ Reviews per minute posted on TripAdvisor

36

“Tour Operator driven model is

DIMINISHING”

KPMG lists

49% of TOs as in decline

and

24 major

TOs bankrupted

in 2011- 2014

Online regarded as motivating factor

Lack of customized

and

dynamic

travel bookings

WE NEED TO FACE FACTS !!

(37)

1.

Changes in Customer Behavior

a. Digital lifestyle :

Mobile, Personal, Interactive

b. Search and Share in tourism :

70% on digital media

c. Digital media effectiveness is

4x more effective

than conventional media (Price

Performance)

2. Digital Media : Look, Book, Pay

a. Look

: Google, Baidu, Tripadvisor

b. Book

: Booking.com, C-Trip/AliTrip, Traveloka

c. Pay

: Paypal, Alipay, Amazon

3. Booking Portal (TripAdvisor, Ctrip, Expedia, etc.)

a. Higher Conversion Rate

b. The Best Influencer: Real-time Reviews, User Generated, Trusted Feedbacks

c. NOW

: Branding: 80% Adv: 20% Sell: 0%

NEXT

: Branding: 20% Adv: 30% Sell: 50%

37

(38)

38

Progress ITX Hingga Saat Ini ....

Tourism Exchange

SUPPLIER

INDONESIA

ONLINE TRAVEL AGENT

GTO

+ 5 Local Travel Agent

(39)

TREND INDUSTRI

(40)

DIGITAL COMPANY VALUE

9,8 T

12,3 T

MARKET CAP INDONESIA

TRANSPORTATION COMPANY

BY 2016

Product (Jasa) Konvensional

20 T

38 T *

Product (Jasa) Distruption

(41)

BIG COMPANY NOW IS DIGITAL COMPANY

1990-an sd

2000-an

2017

(42)

Traveloka Journey to Unicorn Startup

VISITOR 10,5 JUTA PENGUNJUNG

(Juni 2016)

VALUE COMPANY

US$ 1 Billion

KEY SUCCESS

FACTOR

Jaminan harga yang kompetitif

Promosi digital dan elektronik

Lahir pada 2013, saat ledakan bisnis

travel mulai terjadi di Indonesia

Good Ownership dan Venture Capital

yang kuat

(43)

D.2

Pengembangan

Homestay

Desa Wisata

TOP THREE:

(44)

44

Lokasi

Target Pembangunan Homestay Desa Wisata

No

Destinasi

Target Pengembangan Homestay Per Tahun (Unit Kamar)

Target Wisman

2017

2018

2019

1

Danau Toba

1,000,000

396

200

200

2

Tanjung Kelayang

500,000

133

150

150

3

Tanjung Lesung

1,000,000

55

460

500

4

Kota Tua & Kep. Seribu

1,000,000

40

100

40

5

Borobudur

2,000,000

433

300

250

6

Bromo Tengger Semeru

1,000,000

99

80

200

7

Mandalika

2,000,000

114

120

600

8

Labuan Bajo

500,000

206

40

380

9

Wakatobi

500,000

68

100

450

10

Morotai

500,000

32

1000

1.000

11

Destinasi Lainnya

424

450

1230

(45)

45

Desain Homestay Desa Wisata

Danau Toba

Tanjung Kelayang

Tanjung Lesung

Kota Tua Jakarta

Borobudur

Bromo Tengger Semeru

Mandalika

Labuan Bajo

Wakatobi

Morotai

(46)

D.3

Air Connectivity

TOP THREE:

(47)

STRATEGIC RATIONALE

Air Connectivity is a Critical

Success Factor

for boosting

inbound tourists arrival initiatives,

since

75%

of foreign tourists arrived

using air transportation ...

2016

12 mio.

2017

15 mio.

(48)

STRATEGIC RATIONALE

Seats Capacity of International Flights

sebesar 19,5 juta saat ini

ternyata hanya efektif untuk mendatangkan 12 juta wisman

*)

saja di tahun 2016.

Untuk mendatangkan 20 juta wisman di tahun 2019,

diperlukan 30 juta seats atau tambahan 10,5 juta seats lagi.

PERLU

TAMBAHAN

10,5 JUTA

SEATS

!!

(49)

Membuka Konektivitas Antar Wilayah

49

STRATEGI PENINGKATAN KAPASITAS BANDARA

1. TANPA PEMBANGUNAN FISIK BANDARA

Penataan

Slot Time

Perpanjangan operating hours

De-Regulasi

Pemanfaatan IT dan SDM

2. PENGEMBANGAN FISIK BANDARA TERBATAS

: ( 1 Thn)

Rapid Exit taxiway & Apron Bali

Percepatan overlay/ pekerjaan runway , taxiway, apron : CGK, SUB, TNJ, SRG

Perluasan int

l terminal CGK, MDC, LOP

3. PEMBANGUNAN BANDARA BARU :

(2-3 Thn)

New JOG, New Bali, New Banten, New BDO

SUB T3/ 2nd Rwy

Revitalisasi Bandara di 10 Destinasi Prioritas

MEMENUHI

KEBUTUHAN 2017

MEMENUHI

KEBUTUHAN 2018

MEMENUHI

KEBUTUHAN

2019

(50)

50

(51)

E.1.

Analisis Situasi Strategi

(52)

52

(53)

53

Setuju bahwa parisiwata kita ini negara

kepulauan meiliki 17.000 pulau tapi kita enggak

punya yang namanya terminal cruise nggak

punya, yacht enggak punya, ya gimana kapal

pesiar mau datang ke kita, suruh parkir di mana?

Di Ciliwung?

Saya kemarin waktu di Singapura,

coba saya mau lihat terminal

cruise-nya kayak apa. Saya melihat bikin

kayak gitu bikin setahun bisa 10 ya

bisa. Ini sangat simple sekali gitu lho.

Kemarin di paripurna saya sudah

perintah berapa dibangun? Saya

sudah sampaikan, dalam 2 tahun ini

bangun

10”

Sumber : http://setkab.go.id/transkripsi-sambutan-presiden-joko-widodo-meresmikan-penutupan-rapat-koordinasi-nasional-rakornas-kamar-dagang-dan-industri-kadin-tahun-2017-di-ballroom-hotel-ritz-carlton-mega-kuningan-jakarta/

(54)

54

INDONESIA

NEGARA BAHARI DAN

KEPULAUAN

TERBESAR DI DUNIA

Jumlah pulau

17.504, terdaftar di

PBB 13.466 pulau;

Garis pantai

terpanjang kedua di

dunia (95.181 km)

setelah Kanada

Sumber: data dan informasi geospasial, 2013

Luas Darat

1,9 juta km

2

= 190 juta ha

(25%)

Luas Laut

5,8 juta km

2

(75%)

Laut Nusantara = wilayah laut diantara pulau-pulau

NKRI = 2,8 juta km2

Laut Teritorial = wilayah laut dari coastal baseline

sampai 12 mil ke arah laut lepas = 0,3 juta km2

ZEEI = wilayah laut dari coastal baseline sampai 200

mil ke arah laut lepas = 2,7 juta km2.

Total potensi ekonomi kelautan Indonesia:

US$ 1,2

triliun/tahun atau 7 kali lipat APBN 2015

(Rp 2.000

triliun = US$ 170 miliar) atau 1,2 PDB nasional

Lapangan kerja:

40 juta orang

atau 1/3 total angkatan

kerja Indonesia.

Indonesia 2014

Devisa pariwisata sebesar 10 miliar dolar

AS. Pariwisata bahari menyumbang

10%

yang setara dengan

1 miliar dollar;

Malaysia : Pariwisata bahari menyumbang

40%

terhadap

sektor pariwisata, sekitar 8 miliar dollar.

Ecotourism related to reefs is a business now estimated to be worth at least US$9 billion per year (World Bank)

(55)

55

Daya Tarik Wisata Alam

Daya Tarik Wisata yang berupa

keanekaragaman dan keunikan

lingkungan alam.

Marine Tourism

Daya Tarik Wisata alam

yang berbasis potensi

keanekaragaman dan

keunikan lingkungan alam

di wilayah perairan laut.

Pantai

(Coastal Zone)

Contoh: Pantai Parai, dan sebagainya

Bentang Laut

(Sea Zone)

Baik perairan di sekitar pesisir pantai

maupun lepas pantai yang menjangkau

jarak tertentu yang memiliki potensi bahari,

contoh: Kep. Seribu.

Bawah Laut

(Under Water Zone)

Contoh: Taman Laut Bunaken, Taman Laut

Wakatobi, Raja Ampat, Atol Pulau

Kakaban, dan sebagainya

.

Adventure Tourism

Daya Tarik Wisata alam

yang berbasis potensi

keanekaragaman dan

keunikan lingkungan alam

Ecotourism

Daya Tarik Wisata alam

yang berbasis potensi

keanekaragaman dan

keunikan lingkungan alam

di wilayah daratan.

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 50 TAHUN 2011 TENTANG RENCANA INDUK PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN NASIONAL TAHUN 2010 - 2025

KONSEP WISATA BAHARI

(56)

Thailand

Luas Laut 205.600 km2

Jumlah pulau 35;

Panjang garis pantai 6.675 km

GDP 2015 Wisata Bahari USD 46.5 M

Maldives

Luas Laut 320.000 km2

Jumlah pulau 1.190;

Panjang garis pantai 644 km

GDP 2015 Wisata Bahari USD 2M

Malaysia

Luas Laut 603.210 km2

Jumlah pulau 878;

Panjang garis pantai 6.675 km

GDP 2015 Wisata Bahari USD

13.6M

Indonesia

Luas Laut 5,8 juta km2

Jumlah pulau 17.504;

Panjang garis pantai 95.181 km

GDP 2015 Wisata Bahari USD 9M

Selandia Baru

Luas Laut 4 juta km2

Jumlah pulau 33;

Panjang garis pantai 15.134 km

GDP 2015 Wisata Bahari USD 21M

BENCHMARKING WISATA BAHARI

(57)

57

BENCHMARKING

WISATA

CRUISE

CRUISESHIP CALLS AND EXPENDITURES

ASEAN (2014)

Indonesia

Malaysia

Singapore

Total ASEAN

Cruise Calls

176

505

335

1.672

Passengers

180.116

1.077.120

1.216.593

3.433.670

Directs Expenditure

US$ 36.85

US$ 364.19 US$ 1.091.67

US$ 1.661.10

Directs Expenditure Indonesia, hanya

SEPER SEPULUH Malaysia

,

(58)

BENCHMARKING

WISATA LAYAR/

YACHT

58

Sumber: Yayasan Cinta Bahari Antar Nusa (Yacht Operator), 2014

(Raymond T. Lesmana , Tenaga Ahli Pengembangan Wisata Layar/Yacht)

No

Negara

Regulasi

Sarana

dan

Prasarana

Bengkel

Akses

Telekomunikasi

Pelayanan

1.

Singapore

Mudah

Lengkap

Tersedia

Internasional

4G

Professional

2.

Malaysia

Mudah

Lengkap

Tersedia

Internasional

4G

Professional

3.

Thailand

Mudah

Lengkap

Tersedia

Internasional

4G

Professional

4.

Australia

Mudah

Lengkap

Tersedia

Internasional

4G

Professional

5.

New Zealand

Mudah

Lengkap

Tersedia

Internasional

4G

Professional

(59)

BENCHMARKING

WISATA SELAM

Indonesia

Malaysia

Daerah Penyelaman

Utama

33 destinasi

(6 Destinasi Wisata Selam Utama:

Bali, Lombok, Manado, Lembeh,

Komodo, Raja Ampat)

Memiliki lebih dari 710 dive sites

yang telah terdata

www.indonesiadivedirectory.com

11 destinasi (Langkawi, Pangkor

Sembilan, Perhentian, Redang,

Kapas Tenggol, Tioman,

Layang-layang, Tun Abdul Rahman national

Park, Labuan, Lankayan dan

Sipadan). Sipadan adalah yang

paling utama di antara semua itu.

Jumlah Operator

Selam

±

400 operator

100-130 operator

Derawan, Raja Ampat, Komodo, Tulamben

ranked among 10 best dive sites Asia

Pacific

oleh CNN (setelah Sipadan, Similan Island, Mergui Arch, Andaman, Kerawa,

Tubbataha)

(60)

60

Cape Kri - Raja Ampat

Indonesia

Barracuda Point

Sipadan

Malaysia

Blue Corner - Palau

Micronesia

Thistlegorm

Egyptian Red Sea

Egypt

Shark & Yolanda Reef

Egyptian Red Sea

TOP 10 BEST DIVE SITES IN THE WORLD

1

2

3

4

5

The Yongala

Queensland

Australia

Great Blue Hole- Belize

Central America

Big Brother -

Egyptian Red Sea

Egypt

Manta Ray Night Dive

Hawaii

Liberty Wreck - Bali

Indonesia

6

7

8

9

10

Sumber : https://www.divein.com/articles/top-10-dive-sites-in-the-world/

374 different species

Diverse sea life, sea turtles,

buffalo fish, coconut crab

Excellent opportunity to see sharks

Cargo ship wreck filled with motorbikes, train carriages, truck

109 metres wreck

Mixture of drop off and ship wreck

Home to plenty of mako and sharks Steep sided volcanic cone Guaranteed close encounters with Manta Rays

(61)

E.2.

Formulasi Strategi

(62)

62

KOMPOSISI WISATAWAN ASING BERDASARKAN DAYA TARIK

CULTURE (60%)

NATURE (35%)

MANMADE (5%)

Ecotourism

45%

Marine Tourism

35%

Adventure Tourism

20%

Wisata Pantai

(

Coastal Zone)

60%

Wisata Bentang Laut

(Sea Zone)

25%

Wisata Bawah Laut

(Under Water Zone)

15%

Sun Bathing

Sightseeing

Sailing/Yachting

Cruising

Diving

Snorkeling

Sumber: PES, 2013

(63)

63

TARGET WISATA BAHARI INDONESIA TAHUN 2015 - 2019

Pantai/Coastal Zone

Bentang Laut/Sea Zone:

a. Yacht

b. Cruise

Bawah Laut/Under Water Zone:

Jumlah Wisatawan Mancanegara

Jumlah Wisman Bahari

Devisa Wisata Bahari

2014

TARGET 2019

25 destinasi selam

19 KSPN Bahari

6.000 kapal

1000 call

45 destinasi selam

Indikator

2014

2015

2016

2017

2018

2019

Coastal

650.000 org

800.000 org

1.200.000 org

1.500.000 org

2.000.000 org 2.600.000 org

Yacht

750 kapal

1.200 kapal

1.500 kapal

2.500 kapal

4.000 kapal

6.000 kapal

Cruise

176 call

361 call

500 call

600 call

800 call

1000 call

Selam

25 destinasi

27 destinasi

30 destinasi

35 destinasi

40 destinasi

45 destinasi

Wisman

1 juta

1,3 Juta

1,8 Juta

2,3 Juta

3 Juta

4 juta

(64)

64

30 DESTINASI UNGGULAN WISATA BAHARI

UNGGULAN WISATA BAHARI

WISATA PANTAI

WISATA BENTANG LAUT

WISATA BAWAH LAUT

1

Natuna Anambas (Kepri)

1

Sabang (NAD)

1

Togean (Sulteng)

2

Bangka Belitung

2

Belitung

2

Lombok (NTB)

3

Kep. Seribu (DKI)

3

Bali

3

Bali

4

Karimun Jawa (Jateng)

4

Lombok (NTB)

4

Alor (NTT)

5

Derawan (Kaltim)

5

Derawan (Kaltim)

5

Derawan (Kaltim)

6

Bali

6

Togean (Sulteng)

6

Bunaken (Sulut)

7

Mandalika

7

Ambon (Maluku)

7

Ambon-Banda (Maluku)

8

Labuan Bajo (NTT)

8

Ternate (Maltara)

8

Labuan Bajo (NTT)

9

Wakatobi (Sultra)

9

Wakatobi (Sultra)

9

Wakatobi (Sultra)

(65)

E.3.

Implementasi Strategi

(66)

66

No

Program dan Kegiatan

Penanggung

Jawab

Target

ATRAKSI

1

Penataan dan Diversifikasi atraksi wisata bahari :

aksi bersih laut di Kepulauan Seribu, penataan daya tarik wisata di

Labuan Bajo (Kawasan Batu Cermin-Puncak Waringin-Wae Cicu), penambahan kegiatan Live in Board di Wakatobi,

Pemda,

Kemenpar

2017 – 2018

2

Inovasi dan kreativitas pemaketan & pengemasan (

Integrated Marine Tourism Packages) : Penyusunan Paket wisata

Jalur Cheng Ho dan Jalur Rempah

3

Pengembangan wisata budaya dan buatan sebagai atraksi pendukung

AKSESIBILITAS

1

Peningkatan konektivitas udara dan pengembangan Bandara

Pemda,

Kemenhub,

KemenPU

PERA

2017 - 2019

2

Peningkatan konektivitas laut dan pengembangan Pelabuhan :

10 cruise port dan 100 marina, pembangunan titik labuh

di Tanjung Kelayang, peningkatan kualitas Pelabuhan Laut Tanjung Batu, peningkatan Pelabuhan di Sunda Kelapa,

Marina Ancol, Muara Angke, dan Muara Kamal, Pemasangan Mooring Buoy Kapal Wisata di Perairan TN Komodo dan

Manggarai Barat, Pembangunan Dermaga terintegrasi di Wanci Wakatobi

3

Peningkatan konektivitas darat dan infrastruktur jalan menuju destinasi

AMENITAS

1

Pengelolaan persampahan di kawasan bahari

Pemda,

KemenLHK,

KemenPUPR,

KemenPar

2017 -

2018

2

Peningkatan kualitas jaringan air bersih, SPAM

3

Peningkatan ketersediaan toilet bersih dan akomodasi homestay desa wisata : Tanjung Kelayang,

PENGEMBANGAN DESTINASI PARIWISATA (1)

(67)

No

Perihal

Penanggung Jawab

Progres/Target

BRANDING

1

Pengembangan destination branding dan brand image tematik bahari

Kemenpar, Pemda

2017 -2019

ADVERTISING

1

Pengembangan cyber campaign, melalui:

1) E-Magazine, E-Brochure,interactive tools

2) Social networking machines (facebook, twitter, youtube, my space, flickr,

dan lain-lain).

3) On-line events (contest, blogging events, dan lain-lain).

Kemenpar, Pemda

2017 - 2019

2

Intensifikasi program promosi dan pemasaran berbasis komunitas

(community marketing)

Kemenpar, Pemda

2017

2019

3

Fam Trip kepada : TO, Jurnalis dari negara pangsa pasar

Kemenpar, Pemda

2017

2019

SELLING

1

Penyelenggaraan event promosi pariwisata di sumber pasar (Direct Selling)

tematik destinasi kawasan perikanan

Kemenpar, Pemda

2017 - 2019

2

Partisipasi event pasar wisata dunia tematik destinasi kawasan bahari

Kemenpar, Pemda

2017 - 2019

PENGEMBANGAN PEMASARAN PARIWISATA

(2)

Strategi Pengembangan Pariwisata Kawasan Bahari

(68)

No

Perihal

Penanggung Jawab

Progres/Target

SDM

1

Sertifikasi profesi SDM industri pariwisata

Kemenpar, Kemenaker,

Pemda

2017 -2019

2

Pelatihan SDM untuk peningkatan kapasitas SDM

Kemenpar, Kemenaker,

Pemda

2017 -2019

MASYARAKAT

1

Peningkatan kapasitas masyarakat (pengelolaan homestay desa

wisata)

Kemenpar, Industri,

Pemda, Kemendes

2017

2019

2

Peningkatan gerakan sadar wisata di destinasi

Kemenpar, Pemda

2017

2019

INDUSTRI

1

Penguatan jaringan distribusi (distribution channel)

produk-produk tematik bahari

Kemenpar, Asosiasi, GIPI

2017

2019

2

Standardisasi dan sertifikasi usaha pariwisata

Kemenpar, Asosiasi, LSU

2017 -2019

PENGEMBANGAN SDM, MASYARAKAT & INDUSTRI PARIWISATA

(3)

Strategi Pengembangan Pariwisata Kawasan Bahari

(69)

69

TERIMA KASIH

Untuk menciptakan Mahakarya, lihatlah yang tak terlihat

de ga Ci ta….

(70)

70

(71)

LANGKAH PENGEMBANGAN

DESTINASI

PARIWISATA 2016

Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Danau Toba

71

No Perihal Penanggung Jawab Target

ATRAKSI

1 Restorasi Lingkungan Danau Toba Kemen LHK Q4/2017 2 Penyusunan Portfolio Atraksi (Sejarah dan Budaya) Danau Toba Kemenpar Q1/2017 3 Taman Bunga Danau Toba Kemen LHK, Kemen ATR Q4/2017

Status : Penyusunan Visioning MP oleh Pak Darmasto (Dirut Taman Bunga Nusantara)

AKSESIBILITAS

1 Pembangunan Jalan Tol Kuala Namu – Parapat (160.5 Km) Kemen PUPR, BPJT Q4/2019

Status: Ruas Kualanamu -Tebing Tinggi 62 Km target operasi 2017, Tebing Tinggi-Prapat 98,5 Km dalam tahap JV anatar Hutama Karya, Jasa marga dan Waskita Karya

2 Perpanjangan landasan Bandara Silangit (Eksisting 2.400m x 30m) dan Bandara Sibisa (Eksisting 750m x 23m)

Kemenhub Q1/2017 (Silangit) Q4/2018 (Sibisa) 3 Rehabilitasi Dermaga Eksisting (Mogang Palipi, Meat, Simanindo, Tiga Ras,

P.Sibandang) dan Pembangunan Jembatan Tano Ponggol

Kemenhub, Kemen PUPR Q4/2017, dan Q3/2018

Status : Jembatan masih dalam tahap penyusunan DED, Normalisasi dalam tahap lelang

AMENITAS

1 Penyusunan Integrated Masterplan (Zona Koordinatif dan Zona Otoritatif) Badan Pelaksana Otorita Danau Toba

Q1/2017

Status : Penyusunan Visioning MP oleh AEDAS

2 Perumusan Skema Investasi dan PTSP (Pembentukan KEK Pariwisata) Kemenpar,

Kemenko Perekonomian

Q3/2017 3 Pembangunan 1.000 Home stay (Rumah Wisata) Kemen PUPR,

Kemen ATR

(72)

LANGKAH PENGEMBANGAN

DESTINASI

PARIWISATA 2017

Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Tanjung Kelayang

No Perihal Penanggung Jawab Target Tahap

3 UNESCO Global Geopark Belitung Pemkab Belitung, Belitung Timur, Bp Geopark

2018 40% 20%

AKSESIBILITAS

1 Peningkatan status Bandara HAS Hanandjoedin menjadi Bandara Internasional

Kemenhub, Pemprov Maret 2017 90% 80%

2 Peningkatan kualitas jalan akses dari Bandara menuju Destinasi Pariwisata Tanjung Kelayang

KemenPUPERA Q4-2017 20% 20%

3 Pembuatan DED Trans Belitung KemenPUPERA Q2-2017 50% 40%

AMENITAS

1 Pembangunan Pembangkit Listrik 1 x 25 MW Kemen ESDM / PLN Q1-2017 80% 80%

2 Pembuatan Embung di Desa Botor KemenPUPERA Q1-2018 40% 20%

3 KEK Bangka di Sungailiat Pemkab Bangka Q3-2017 50% 20%

(73)

LANGKAH PENGEMBANGAN

DESTINASI

PARIWISATA 2017

Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Tanjung Lesung

No Perihal Penanggung Jawab Target Tahap Preparasi Tahap Pelaksanaan

ATRAKSI

1 Pembentukan Dive Centre PT BWJ, Kemenpar, Pemkab

Pandeglang, Pemprov Banten

Launching September 2017

100% 20%

2 7 wonderful Banten & PATA Adenture Travel Mart 2017 KEK Tanjung Lesung, PT BWJ, KemenPar,PemKab

Mei 2017 80% 40%

3 Pengembangan dan Pemasaran melalui Digital ITX Marketing Peningkatan kapasitas wisata bahari, peningkatan paket wisata ke pulau-pulau kecil, peningkatan budaya dan objek wisata KSPN Tanjung Lesung

Kemenpar

Kemenpar, Pemkab, dan para pelaku usaha, PT BWJ

Juni 2017

1 Pembangunan Jalan Tol Serang Panimbang Penetapan Lokasi Jalan Tol Serang – Panimbang Pembayaran Lahan & Penetapan Kontraktor Rencana Pelaksanaan Konstruksi

BPJT,KemenPUPR Gubernur Banten KPPIP

PemProv, BPN

Triwulan ke III, 2017

50% 30%

2 Re-Aktivasi Jalan Kereta Api & Usulan Jalur Baru Rel KA, DED & Penyusunan AMDAL, dan Penertiban Lahan & Rencana Pembangunan

Kemenhub,

PemProv dan Pemkab KPPIP

2017-2018 20% 30%

3 Pembangunan Bandar Udara

Surat Permohonan dari Gubernur Banten kepada Kemenhub dan Kementerian LHK ,CC Kemenpar untuk usulan lokasi Bandar Udara baru

Kemenhub KPPIP

PemProv& Pemkab

2017 10% -

4 Perbaikan jalan nasional Citeureup-Tanjung Lesung dan

pelebaran jalan nasional serta perbaikan gorong-gorong dan jembatan menuju KEK Tanjung Lesung

Dirjen Bina Marga, KemenPUPR, Pemkab Pandeglang

Agustus 2017 40% 40%

(74)

LANGKAH PENGEMBANGAN

DESTINASI

PARIWISATA 2017

Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Tanjung Lesung

No

Perihal

Penanggung Jawab

Target

Tahap

Preparasi

Tahap

Pelaksanaan

AMENITAS

1

Program Amenitas di dalam Kawasan (2017-2019) :

Pembangunan AirStrip, Mongolia Culture, Kalika Villa dan

Bungalow, Revati Residence, Residence School &

University, Kantor Marketing, Ladda Beach, Ladda Village,

Kampung Sawah, Yacht Club

KEK Tanjung Lesung

2017-2019

40%

30%

2

Program Pembangunan Infrastruktur Terpadu di Buffer

Zone KEK Tanjung Lesung (Kampung Wisata Cikadu, di

Desa Tanjung Jaya)

Program Pembangunan Homestay, SDA, Pemukiman,

Sanitasi

Cipta Karya dan BPIW

KemenPUPR, PT BWJ,

Pemkab, Kemenpar,

Kepala Desa dan Bumdes

Tanjung Jaya

Cipta Karya, Kepala Desa

Tanjung Jaya

2017-2019

40%

30 %

3

Program pendampingan peningkatan asset Pemkab

Pandeglang untuk top 3 (Tahura, Cikoromoy, pemandian

air panas Cisolong)

Pemkab, Pemprov,

Kemenpar

2017

40%

20 %

(75)

LANGKAH PENGEMBANGAN

DESTINASI

PARIWISATA 2017

Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Borobudur

75

No Perihal Penanggung Jawab Target Tahap Preparasi Tahap Pelaksanaan

ATRAKSI

1 Kota Lama Semarang Kemenpar, BPK2L, Pemkot Semarang Q1/ 2017 50% 30% 2 Museum Sangiran Kemendikbud, Kemenpar, Pemkab Sragen dan

Boyolali

Q1/2017 80% 50% 3 Jateng Park Pemprov Jateng Q1/2018 50% 10%

AKSESIBILITAS

1 Ground breaking Bandara Kulon Progo Kemenhub, AP 1 Pemkab Kulon Progo

31 Januari 2017 70% 70% 2 Pembangunan Tol Bawen-Jogjakarta KemenPUPERA, Pemprov Jateng, BUMN 2019 10% 10% 3 Peningkatan Bandara Ahmad Yani Kemenhub, AP1 2017 70% 50%

AMENITAS

1 Badan Otorita Pariwisata Borobudur Kemenkomar, Kemenpar, KemenATR, Pemda 31 Desember 2017 80% 50% 2 Borobudur Street Market Pemkot Magelang, Swasta, Kemenpar Q1/ 2017 50% 20% 3 Program Pembangunan 100.000 Homestay dan

Pengembangan Desa Wisata

Kemenpar, KemenPUPERA, BTN, Kemendes, Pemda

(76)

LANGKAH PENGEMBANGAN

DESTINASI

PARIWISATA 2017

Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Bromo Tengger Semeru

No Perihal Penanggung Jawab Target Tahap Preparasi Tahap Pelaksanaan

ATRAKSI

1 Perencanaan Atraksi yang terintegrasi dan mengahasilkan destinasi yang kompetitif

Kemen LHK & Kemenpar

2017 20% 10%

2 Pembangunan branding kawasan yang "Geo-Ecoculture Park“.

Kemenpar 2017 20% 0% 3 Pembentukan image dan icon budaya suku tengger dan pelestarian budaya

sekitar serta lingkungan berkelanjutan.

Kemenpar 2017 20% 0%

AKSESIBILITAS

1 Pintu masuk Internasional: Bandara Abdurahman Saleh, Malang & Juanda, Surabaya dan Pelabuhan Tj Perak & Tembaga Probolinggo dan Pintu masuk domestik melalui Stasiun Kereta Api Probolinggo, Malang, Lumajang & Pasuruan

Kemenhub 2017 50% 20% 2 Peningkatan dan pembangunan infrastruktur jalan tol dan penghubung ke

KSPN BTS dari Pintu Masuk

Kemen PU-PR 2017 100% 20% 3 Konektivitas dalam KSPN BTS yang menghubungkan Hub dengan Hub lain

dalam deleniasi BTS sebagai Integrasi antar Hub

Kemen PU-PR 2017 50% 20%

AMENITAS

1 Pembuatan Perpres Badan Otorita Kemenko Maritim Juni 2017 100% 30% 2 Penyediaan Lahan Badan Otorita usulan 4.728.8 Ha Pemda, Kemen BUMN

& Kemen LHK/Perhutani

2016 50% -

3 Pembangunan Homestay Kemenpar 2017 4% 20%

(77)

No Perihal Penanggung Jawab Target Tahap Preparasi Tahap Pelaksanaan

ATRAKSI

1 Mandalika Regular Culture Show Kemenpar - Pemprov Juli 2017 30% 0%

2 Pesona Tenun Songket Lombok Kemenpar - Pemprov Juni 2017 20% 0%

3 Desa Nol Sampah Kemenpar - Pemprov Agustus 2017 40% 10%

AKSESIBILITAS

1 Pelebaran jalan Nasional dari Bandara Ke Kawasan Mandalika

Pemprov-Dishub-Kemenhub 2017 60% 20% 2 Penambahan kapasitas 4 parking stand atau 8

garbarata di Apon Lombok

KemenHub 2017 100% 20% 3 Pembangunan jalan baru by - pass akses ke

Kawasan Mandalika

KemenPUPR 2017 80% 20%

AMENITAS

1 Pembangunan jaringan listrik ke Kawasan Mandalika

PLN, KEK Mandalika/ITDC 2019 30% 0% 2 Optimalisasi SPAM IKK Batu Nyala Kabupaten

Lombok Tengah

KemenPUPR 2017 80% 10% 3 Pullman dan Royal Tulip ITDC 2017 80% 40%

LANGKAH PENGEMBANGAN

DESTINASI

PARIWISATA 2017

Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Mandalika

(78)

9 LANGKAH PENGEMBANGAN

DESTINASI

PARIWISATA 2017

Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Labuan Bajo-Flores

No Perihal Penanggung Jawab Target Tahap

Preparasi Tahap Pembangunan

ATRAKSI

1 Penataan Daya Tarik Wisata Alam TN Komodo (Diversifikasi Produk)

Balai TNK, Kemenpar 2017 85% -

2 Revitalisasi Ruang Publik Terbuka Kawasan Batu Cermin Pemda Manggarai Barat, Pemprov NTT,

Swasta, dan Kemenpar

2017 60% 60%

3 Penataan Daya Tarik Wisata Budaya di Kawasan Batu Cermin, Puncak Waringin, Wae Cicu

Pemda Manggarai Barat, Kemenpar

DED selesai 2016 50% -

AKSESIBILITAS

1 Perpanjangan Landasan, Peningkatan Fasilitas Bandara Komodo, dan Penambahan Direct Flight ke Labuan Bajo dari Jakarta, ASEAN, Australia-Labuan Bajo

Kemenhub, Airlines Tahap 2 menunggu pembebasan lahan 2017

100% • Rencana pengelolaan akan dialihkan ke pihak ketiga

• Proposal percepatan Bandara Komodo menjadi Bandara Internasional sudah disampaikan ke Asdep Pemasaran Asia Pasifik, sebagai bahan pengajuan ke Kemenhub dan Airlines terkait

2 Pembangunan Kawasan Marina Wisata dan Kawasan Pelabuhan Labuan Bajo

Kemenhub, Pelindo Properti Indonesia, ASDP, Swasta

2017 Ground Breaking 70% •AMDAL menunggu revisi desain bangunan sesuai RDTR

•Target Juni 2018 : Soft Launching

3 Pembangunan Jalan Strategis Nasional Lintas Utara Flores (Labuan Bira-Reo) & Lintas Selatan (Labuan Bajo-Warloka-Wae Rebo)

KemenPUPR 2017 Penyelesaian 25 KM Jalur Lintas Utara.

100% 80%

(79)

No Perihal Penanggung Jawab Target Tahap Preparasi

Tahap Pelaksanaan

ATRAKSI

1 Penataan portfolio atraksi (untuk pemasaran dan investasi) Kementrian Pariwisata

Triwulan I 2017 75% 25% 3 Penambahan kegiatan Live on Board di Wakatobi Pemkab Wakatobi

dan Kemenpar

Triwulan II 2017 10% -

AKSESIBILITAS

1 Penambahan Rute Penerbangan Langsung ke Wakatobi (dari Makasar/Denpasar)

Kemenhub dan Airlines

Triwulan I 2017 75% 50% 2 Perluasan Terminal dan Perpanjangan Runway Bandara Matohara

Di P.Wangi-wangi Dari P=2.000m L=30m menjadi P=2.500m L=45m

Kemenhub Triwulan IV 2017 40% 0% 3 Penyempurnaan Dermaga di 4 Pulau (penambahan floating jetty)

dan Pengadaan Kapal Angkutan Wisata Antar Pulau dan Ke Daerah Tujuan Wisata (Dtw)

Kemenhub Triwulan II 2017 50% 25%

AMENITAS

1 Peningkatan Fasilitas Akomodasi (Homestay) di P.Hoga melalui Program 1 Juta Rumah + Air Bersih

Kemenpar, Kemen PU+PERA

Triwulan IV 2017 50% 10%

2 Perpres BOP Wakatobi Kemenpar, Kemenko

Maritim

Triwulan 2017 85% 60%

3 Pembentukan Crisis Center dan Penambahan Fasilitas Hyperbaric Di P. Wangi-wangi dan P. Tomia

Kemenkes dan Asosiasi Wisata Selam

Triwulan II 2017 50% 25%

79

LANGKAH PENGEMBANGAN

DESTINASI

PARIWISATA 2017

(80)

LANGKAH PENGEMBANGAN

DESTINASI

PARIWISATA 2017

Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Morotai

No

Perihal

Penanggung

1

Pengembangan obyek wisata alam (Pulau Dodola)

Pemkab/Jababeka,

Kemenpar

T4/2017

20%

0%

2

Pengembangan obyek wisata budaya (Tugu Trikora)

Pemkab/Jababeka,

Kemenpar

T2/2017

30%

100%

3

Pengembangan obyek wisata buatan (Museum Perang Dunia II

Pemkab/Jababeka,

Kemenpar

T2/2017

300%

10%

AKSESIBILITAS

1

Pengembangan Bandara Morotai

Kemenhub

T4/2017

30%

0%

2

Penambahan Rute penerbangan

Kemenhub

T2/2017

0%

0%

3

Perpanjangan dan Perbaikan Jalan

(Bere Bere

Sofi, 6 km,

Sofi

Wayabula, 20 km)

KemenPUPera

T4/2016 :

100%

20%

AMENITAS

1

Listrik (5 MW)

Jababeka Morotai

T1/2017

100%

20%

2

Air & Pemukiman

KemenPUPera /

Jababeka Morotai

T1/2017

70%

30%

3

Pengembangan

Homestay (Rumah Wisata)

Jababeka Morotai

2017-2019

30%

10%

(81)

81

Referensi

Dokumen terkait

ditemukan bahwa mahasiswa yang menggunakan media edmado lebih tinggi dari pada cetak pada mahasiswa yang memiliki sikap positif terhadap mata kuliah PAI , (4) ada

Struktur populasi kepiting bakau ( Scylla serrata ) ditinjau dari kelimpahan kepiting bakau ( Scylla serrata ), hubungan lebar karapas dengan bobot tubuh, pola pertumbuhan,

Current experim ent w as carried out undert akes t o st udy and provide addit ional inform at ion for rabbit husbandry part icularly, on m icroclim at e and

DALAM ANALISIS DIPLOMASI ANGKATAN LAUT INDONESIA MELALUI PENGIRIMAN SATGAS MARITIM TNI PADA MISI UNIFIL MTF..

PPID memiliki tujuan utama yaitu menjadi pedoman bagi seluruh perangkat Daerah tentang pengelolaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten dalam

- Pembangunan Gedung Dinas Sosial dan Tenaga Kerja 3.378.000.000 APBD Jasa Konst ruksi Pelelangan Um um Tri Wulan I.. - Jasa Konsultasi Perencanaan 75.000.000 Jasa Konsult

Judul Penelitian : Komposisi Serasah dan Lumpur sebagai Media Tanam Bibit Rhizophora apiculata di Secanang Belawan.. Budi

Pada pasar obligasi global, mayoritas yield acuan global ditutup mengalami kenaikan, terlihat dari yield 10 tahun UK Gilt dan German Bunds yang ditutup naik ke level