Evaluasi Kesesuaian Dosis Penggunaan Antibiotika Pada Pasien Gangguan Ginjal Kronik di RSUP Haji Adam Malik Medan Periode Januari–Juni 2014

Download (0)

Teks penuh

(1)

44

DAFTAR PUSTAKA

Abidin, Z. (2010). Antibiotik. [Diakses 8 Oktober 2014]; Diambil dari http://meetabied.wordpress.com/2010/06/03/antibiotik.

Ashley, C., dan Currie, A. (2004). The Renal Drug Handbook. Edisi kedua. Oxford: Radcliffe Medical Press. Halaman 347.

Aslam, M., Tan, C.K., dan Prayitno, A. (2003). Farmasi Klinis. Jakarta: PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia. Halaman 137–139, 144 – 148, 321 – 331.

Budiarto, E. (2004). Metodelogi Penelitian Kedokteran: Sebuah Pengantar. Jakarta: EGC. Halaman 28.

Fransiska, J. (2014). Drug Related Problems (DRPs): Studi Kesesuaian Dosis Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Gangguan Ginjal Kronik Di RSUP H. Adam Malik Medan Periode September 2013 – Maret 2014. Skripsi. Medan: Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. Halaman 42 – 43.

Guyton, A.C., dan Hall, J.E. (2006). The Heart. In: Schmitt, W., Gruliow, R., eds. Textbook of Medical Physiology. 11th ed. Philadelphia: Elsevier Saunders. Halaman 108.

Hallan, SI., Josef C., Brad, C.A., Arne, A., Neil, R.P., Solfrid, R., Hans, A.H., Stian, L., dan Jostein H. (2006). International comparison of the relationship of chronic kidneydisease prevalence and ESRD risk. Journal of the American Society Nephrology. 17(8): 2275–84.

Harvey, R.A., dan Champe, P.C. (2009). Farmakologi Ulasan Bergambar. Edisi keempat. USA: Lippincott Williams & Wilkins/Wolters Kluwer Health Inc. Halaman 434 – 438, 461 – 466.

Hassan, Y., Al-Ramahi, R., Abd, A.N., dan Ghazali R. (2009). Drug use and dosing in chronic kidney disease. Annals of the Academy of Medicine. 38(12): 1095 – 103.

Kemenkes., R.I. (2011). Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Halaman 48.

Kemenkes., R.I. (2013). Buku Saku FAQ (Frequently Asked Questions) BPJS

Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Halaman

2 – 27.

(2)

45

Markum, H.,M.,S., (2003). Perubahan Anatomi dan Fisiologi Saluran Kemih Akibat Penuaan. Pertemuan Ilmiah Tahunan Perkembangan Mutakhir IlmuPenyakit Dalam. Acta Medica Indonesiana. The Indonesian Journal of Internal Medicine. 35(1): 112 – 21.

Nasution, Y.M., Zulkhair, A., dan Wiguno, P. (2003). Pemakaian Obat Pada Gagal Ginjal. Dalam: Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jilid II. Jakarta: Balai Penerbit FKUI. Halaman 409 – 411.

PERNEFRI. (2009). Konsensus Dialisis. Jakarta : Perhimpunan Nefrologi Indonesia. Halaman 21 – 34.

Purnomo, B. B. (2012). Dasar – Dasar Urologi. Edisi ketiga. Jakarta: CV Sagung Seto. Halaman 6 – 9.

Romauli. (2009). Karakteristik Penderita Gagal Ginjal Kronik (GGK) Yang Di Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr.H.Kumpulan Pane Tebing Tinggi Tahun 2007 – 2008. Skripsi. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. Halaman 39 – 40.

Setiabudy, R. (2009). Golongan Kuinolon Dan Fluorokuinolon. Dalam: Elysabeth, Nafrialdi, Setiabudy, R., dan Gunawan, S.G. Edisi kelima.

Farmakologi Dan Terapi. Jakarta: Departemen Farmakologi Dan

Terapeutik FK-UI. Halaman 688, 718 – 719.

Shargel, L., dan Yu, A. (1999). Applied Biopharmaceutics and Pharmakokinetics. 4th ed. Mc Graw-Hill Companies. Halaman 532.

Siregar, B.Y. (2012). Karakteristik Dan Penatalaksanaan Penyakit Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2011.

Skripsi. Medan: Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

Halaman 40 – 41.

Sjamsiah, S. (2005). Farmakoterapi Gagal Ginjal. Surabaya: Universitas Airlangga. Halaman 214.

Sukandar, E. (2006). Nefrologi Klinik. Edisi ketiga. Bandung: Pusat Informasi Ilmiah Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran UNPAD/ RS Dr. Hasan Sadikin. Halaman 466 – 470, 720 – 721.

Susalit. (2012). Teknik Baru Pengobatan Gagal Ginjal. [Diakses 10 Oktober 2014]; Diambil dari

(3)

46

Suwitra, K. (2006). Penyakit Ginjal Kronik. Dalam: Sudoyo, A.W., Setiyohadi, B., Alwi, I., Marcellus, S.K., Setiati, S. Edisi keempat.Buku Ajar Ilmu

Penyakit Dalam Jilid I.Jakarta : Pusat Penerbitan Departemen Ilmu

Penyakit Dalam FK-UI. Halaman 570 – 572.

Tjay, T.H., dan Rahardja, K. (2007). Obat-Obat Penting: Khasiat, Penggunaan,

dan Efek-Efek Sampingnya. Edisi keenam. Jakarta: PT. Elex Media

Komputindo. Halaman 71 – 75, 146 – 149.

Togatorop, B.J.E.A. (2011). Gambaran Penggunaan Antihipertensi Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan: Permasalahan Terkait Obat. Skripsi. Medan: Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. Halaman 43 – 44.

Troutman, W.G., Anderson, P.O., dan Knoben, J.E. (2002). Handbook of Clinical

Drug Data. 10th ed. USA: The McGraw-Hill Companies. Halaman: 140,

147 – 149, 169, 187 – 188.

Umri, M. (2011). Karakteristik Penderita Gagal Ginjal Kronik Rawat Inap Di RSU Dr. Pirngadi Medan Tahun 2010. Skripsi. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. Halaman 38 – 39.

USRDS. (2013). Annual Data Report: Atlas of Chronic Kidney Disease in the United States. Bethesda: National Institutes of Health, National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. 1(16): 1 – 148.

WHO. (2001). Research and Scientific Methods. Manila: Health Research Methodology: A Guide For Training in research methods. 2(1): 34.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Pindai kode QR dengan aplikasi 1PDF
untuk diunduh sekarang

Instal aplikasi 1PDF di