7
Mdt ol ah I h ia h P e n b e I 4J a rah
BONEKA BARBIE:
ANTARA
ETOSKEMANDIRIAN DAN BUDAYA
MATERIALISME
Eko Rujito D.Aa dan Nandy tntan Kumiar
E-ruj [email protected] [email protected]
Abstract
Barbie
doll
has becomean icon
of
American culture because shequickty
and accurately representsthe
valuesof
American culture.This
function can berun
properly becauseof
its flexible,
adaptive. and fashionable character. She is not only a symbolof
independence and iieedom and representationof
cultural materialism, but also an "historicat record" the American social culture since the post-World War2.
She describes the social changes that occurredin Americ4
even played a rolein
influencing social change is. Barbie also has a function as a representation of human demands to be an ideal figure,especially women, especially
on
matters
that are
completelymaterial. This paper
will
try to
elaborate the correlatioqof
the dolland American ethics
of
self-reliance and materialism. By doing this,this
paper assumes that thereis
an embodimentof
valuesin
BarbieDoll. ln
the last partof
the discussion, the paper triesto
trace the"global effect'
of
Barbie
Doll
and how
it
has
shaped common perceptionofone ofbasic
female desire; being beautiful.Keywords: Barbie, American
Dreams,
Etos
Kemandirian,Materialisme, Globalisasi
PENDAHULUAN
Boneka
Barbie
adalahproduk
budayaAmerika yang telah
mendominasi pangsa pasar boneka dunia selama lebihdari
empat dekade sejak kemunculannya yang pertamadi
bulan Februari tahun 1959. Menurut Referensi[18],
pada awalnyaboneka Barbie adalah boneka yang kemunculannya terinspirasi dari boneka buatan German berdasarkan tokoh karikatur pornografi yang dikenal dengan sebutan
Lilli.
Dikala
itu
pencipta boneka Barbie, Ruth danElliot
Handler, membeliLilli
untuk diberikan kepadapuai
mereka saat mereka berkunjungke
Switzerland. Referensi[8]
menambahkanbahwa
Ruth
kemudianterinspirasi untuk
membuat sebuah boneka yangmemiliki
bentuk tubuh wanita muda sebagai teman bermain anak-anak. Debut pertama boneka Barbie sendiri terjadi pada tahun 1958, dengan nama lengkapBarbie
Millicent
Roberts dan berukurantinggi
badanll,5
inci
dan beratll
ons. Pada saat itu, ia digambarkan sebagai seoihng model berusia remaja yang berprofesi sebagai model dan menggunakan pakaian renang, lengkap dengan kacamata, sepatu berhak tinggi dan antingan besar berbentuk Iingkaran berwama keemasan.Boneka
Barbie yang diciptakan oleh Handler
membawa stereolypewanita muda yang cantilq lapgsing, berambut pirang dan bermata
biru,
bonekaI
M aster of Arts (Universitas Gadj ah Mada) Slaf pengajar di Jurusan Pendidikan B ahasa ln8gris. Prod, Bahasa dan Sastra Ingeris
5
Magister Huma ora (Universnas Sanata Dhanna) St fpengajar di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris' Prodi Bahasa dan Sastn Inggr,s.
\
Moj at ah lniah P e nb e I aj orun
ini
telah menjadi mainanfavorit
anak-anak perempuan-di Amerika'dannegara-il-"*';;;;;l;cka
penjualan produkini
iun
sangat fantastis Lebih dari satuilf;il;,;,i;,Ji-,
"ii,ir
sejak penamakuli
bonelaini
dibuat dandi
Amerikahampir semua anak perempuan
memiliki
delapan sampai sepuluh buah bonekaBarbie [ref. 3].
qeiak
Denamakali
muncul'
boneka Barbie telah mengundang banyakr.rrn"r#?i
ui,ik
;;;.i;i,1i;tuduh
telah menvebarkan citra wanita idealvung
."ry"."ttun
di
kalangan parawanita
muda dan anak-anakCitra
yang
'd;;*;;i"h
boneka
Barbi;
bahwa wanita ideal
itu
harus
cantik
tinsgi'
il;;c,
';;;;;
ui^,
t",u*but
pirang;
dianggap telah.meracuni pikiran
;;t.;;rd"
J";
anak-anakdi
dunia
uniit
rela mengorbankanwaktu'
biava';;';i;il
["r"t u,u*yu
demi
menjadi sosok wanita ideal seperti
vangai"r.irrr""
oleh boneka tersebut[ref.
ll].
Bahkan salah seoranglbu
berusia;rtffi;;;;;
l".J
*".g""r"'"
bahwaia tidak
akan pemah mengenakan"^t.lun
."*rtl
vang dikenakan oleh
bonekaBarbie
la
berharapprodusen
ffi#
,"#;;;
i"oi
...p."a'rci
boneka-boneka vang sesuai. dengan usiaiun
pof."*Urngun
anakkarina
mendidik moral anak bukanlahhal
yang mudah"".1
aifrf.ru,i
ftef.l8l.
Kritik
sepeniini
tidak hanya datangdari kalangan
lbu'
-"f"inf."rjrgu
datangdari
para pejuang.feminisme
Mereka menuduh Barbiei"i"f,
."""li"n
gadis'-gadis-menjadi
diii
mt'ek"
sendiri demi
sebuah kesanutopis yang
-'''"-'W"ot"upur,
menYesatkan.telah
mendapatkan
banyak-
tentangan'-,seiak
saatkemunculannya,
Mattel
lnc.,
piodusen
boneka.tersebut'
lelah
meraupkeuntunsan iutaan dolar
tiap
rahunnyadari
hasil penjualan bonekaini
Seperti);il'*r'ilii.'if,;
i;i;'#
1it1,
tagiun
marketing
perusahaanini
bahkan'"r",ilriri-tilt"gi
uturus
dalumpi.n"i*n
produk.mereka' yakrri dengan caramembentuksebuahtimyangbemrgasuntukmemPelajaripola-pola
oerkembangan budaya, khususn"ya pada- remaja+emaja
sub-urban Cara
inifi#dil"ri;";#
[L*r.u
sutlit
dapattampit
sebagairole
model pagipan
pecintanya.
t'-""*"ilielihut
penyebaran dan pengaruh Barbie yang begilu luas' masyarakat
dihadapkan pada pertanyaan
t"ntuni
'"k'"
sebenamya kemunculan bonekai"rUi.]
ur*irr"y"'yang
Le'kaitan delngan interaksisosial
Selainitu'
rulisan inii.[J';";'.;;;;;ri"rnit
un
nitul-it"i'Amerika
vans
terkanduns dalam sosokboneka
Barbie. Dalam tulisan
ini,
penulis mencobi
menghubungkan boneka;;;;i; ;;"g""
aspek budava
Amerika'
terutama
etos
kemandirian
dan materialisme.Barbie
dan EtosKemandirian
Boneka Barbie muncul
di
t'u
put"'
perang dunia kedua'
tepalnya di tahun 195O-an. Selain ditandai oleh meningkatnya kemakmuran ekonoml secara"*r*,
Oi Amerika eraini juga diwamai
oleh berbagai transformasidi
bidangi.ary",
.*i"f
danpolitik
yang diwarnai oleh berbagai kontradiksi dankonflik'
Boneka Barbie, dalam beberapa hal,
lahir
dari kondisiini
Ketika
pertamakali
*"""ri,
-s*ui"
rn.naor*t
-[o*lp
radisional
tentangt'oneka
anak-anak;;k"[grt
konservatismedan
kemapanan.etika
dan
pandangan masyarakat,"r*'g *"ri".
Arneka
Barbie menandqi sebuah transfo'rmasi budaya' dari yangt
,/
Mdj al oh t I n io h P e n b e I aj a run
Boneka Barbie
merupakan representasidari
sebuah"budaya
anak muda" yang menjadi gejala yang sangat dominan pada era pasca Perang Dunia["-tt
y;;g;i
*d'ri
otiti
p"ny.ua,*
Jaerah pinggiran kota lsuburbar/suburbia)Jurr
rlrnulin
bertambahnya waktu luang Uagitituarga Amerika
sebagai akibat;;;i
;;;;;"h"y"
tingkat kemakmuran'Bontku
Barbie mencerminkan periode,uiui
..nguu,nyu poiisi
kelas menengah dengan kemamapan finasial mereka';:;;;;;;
'r,rinsial
memicu
t''iuuhnvu
gava
hidup
konsumtif
dalamt"-nia"r-
sehari_hariyang
kemudian direfieksikan dengan sangatjelas
olehberasam asesoris boneka Barbie
Iref'l8l'
*'**
;;;ilinv"
n.r.t"*i
[18],
Penulis pada[retl9]
juga
manvatakanb"h*"
;;J;;;-
boneka
Barbie
bahkan berusaha
untuk
menggunakant"ue,aaaunuon"tatenebutsebagaisebuahmediauntukmengajarkananak.anak
*"rg"i"i
rrri-rr"i yang
berkaitin
dengar\femininity'
BonekaBarbie'
denganu"ntit
,y"
yang nyaris semprma, merelresentasikan impian setiaP anak wanita,t",
r"6""ft
fiiuie
wanita- dewasayang ideal
(dengantinggi
semampai dani"*Urt
tung.i"ng),fashionable
(seiuai- dengantrend
pakaiandan
aksesorisdikala itu), dan selalu
memiliki
mobil keluaranterbaru' ,(
..(emandirian
(self-reliance) sendiri didalambudayi
Amerika dipahami sebagai kemampuan, yang disertai kebebasan, untuk melakukan dan mencapalirir"'n
,".t"ntu'
berdasarkan kemampuandan
kemauandiri
sendiri
[ref4]'
iil.r"t",
-4.^g",
f.ngertian
di
atas' maka
kesuksesan ataupun kegagalan".""n,rt
nuu t"r"eantrne-pada usaha dan kemampuandiri
sendiri'
Konsep
self
;;i;;;; il;;iilit#ifan
adanva sebuah kebebasanindividu untuk memilih
dan menentuian pilihannya sendiri dan
bertanggungjawat
atas
pilihannya"rJ;;'i;;;.-;t-ii"i6l.
r"auu
konsepnilai
tersebut dapatdiakomodasi
;;;;;'
;;ik
;i"(
ioneka-
Barbie
Terlepas. dari..kit]kan,
.khu.susnva kaum;;;?;i;
;;"-;hun-tuh*
b"rikotnv4
'Barbie
di
sisi lain.iuga
berhasilrn.nnur.o*oo*i
pandangan'pandangan baru tentang sosok wanita yang mandiriH''*;;J.il^"
k;;6
flekslbilitasnva vang tinggi'
Barbie menekankan"it*
Uut*u
*-lto'Uisa
menjadi apa saja atau siapa sajayang dia inginkan lanpa
;;;;#;;
p"J;
orang lain.
Dengan-hanva
mengganti
konsum' Barbie
bisameniadi dokter,
p"ru*ut, p"rugi*ati.
anis,
atau apapun sesuai
keinginan".".lil; ill;i.
1it'",rirt
b"agaimana hebatnva usahaMattel
Inc'.untuk
L.n-un"nJ"n
gambaranini
dibenak para pecinta bonekaBarbie'
sepertr yang;;;;;iirri;ff
Referensi
p0l,
puia
tuil'n
1965.bo.neka,ini,
digambarkan hemrofesi sebasaiasrono!
kemudian ia disulap menjadiahli
bedah pada tahuni;;j,
;r;
rebafai s.orang kandidat presiden pada tahun 1992' Dengan cara rnt'Vun"t
In". meigklaim
bahwa produkmereki
telah mampu membukakan lalan'i"gi
"r}-"^J
ikun
adanya beragamimpian
yang dapat. mereka.p.eq.lanckT
-||a"n*
O"O^era l960an
hanyamJnjadi impian
yungmus.t+il
qan bahkan tako"-"uh'
,".ifirk*).
Bahkan Referensi t ttl
juga
menyatakan- bahwa melalui
ffiil taiil;g
*"*r." .iriu'
pu* p"tilikovu
(dalamhal ini
anak-anak)merasa bahwa impi-an mereka akan kedewasaan daPat
tenrujud'
Barbie
dalam beberapahal
berhasil meiepresentasikar sosok wanitamandiri
dan sukses. Segala aksesoris dan"aktifitas'
bonekaini
mencerminkansebuah
citra kemandirian finansial,
kebebasandan materi:
sebuah "rumahiJurn*"
f"rgfup
dengan kolam tenang dan Jacuz.zi' apaftemen.mewah'mobil
-r.*r"niu"f,
"p"ti"ngkipan
rias mewah]seekor kuda' seekor anjing piaraan dan
Mojotah l iah Penbelojotoh
setenrsnya
[ref.5].
Secara eksplisit pencitraan sePertiitu
merggambarkan sosok wanita merdeka,-yangtidak
hanyamemiliki
kemandirianfinansial' teupi
juga kebebasan untuk membuat keputusan menyangkut apapun dalam hidupnya'Mattel
Inc., produsin boneka
tersebut, mengatakanbahwa
bonekaBarbie dirancang dengun sistem
"op.n
ended" dan ahistoris, dalam arti dia tidakmemiliki
masaialu din
refe.ensi einis tertentu sehingga tiap gadis, apapun latar belakang status dan sosial budayanya, dapat mengidentifikasikandiri
mereka dengantnsep
kemandirian dan happiness yang dit'awa-oleh boneka tersebut1."flLo1.
outu*
hal
ini
boneka
Biibie
mengakomodasimilos
tentangself-'ritiiil,
au"
pursrritof
happinessyang
merupakannilai yang diyakini
oleh semua orangAmerika. Kelebihan
Barbie adalah mampu menggabungkan etos kemandirialitersebut dengan citra wanita ideal secarafisik
yang diinginkan olehsetiap gadis
Amerika
kaienaperfection
atau kesempumaan adalah aktualisasi dari serangkaiannilainilai
Amerika.Kontroversi dan
kekawatiran tentang pengaruhburuk
boneka Barbie sebagai mainan telah menyertai perkembangan boneka ini, bahkan- sejak pertamakali
-diluncurkan. Sebagian orang tua merasa harus memperingatkan anak-anak mereka akan aspektidak mendiiik dari
bonekaini,
sebagian yanglain
bahkantidak
memperbolehkansama sekali
anal':-anakmereka
bersentuhan dengan bonekaini.
Referensi[15]
dalam
tulisannyaBarbie:
TheImage
of
UsAII
mengatakan,"banyak
ibu
yang
memandangBarbie
sebagai sebuah pengaruhburui;
mereiatidak ingin
mengajarkan kepadaputri-putri
mereka trahwa untukmendapatkan pacar
atau
karir
mereka harus berambutpirang dan
berwajahcantik.:'
Dengan citra seperti itu tidak mengherankanjika
Barbie- telah menjadikambing
hitair
dari
sekian banyakkitikan
kaumfeminis
terhadap eksploitasitubuh
p-erempuan dan pencitraan perempuan sebagai sosokyang
materialistis'Namun demikian, referensi
[15] juga
mengemukakan sebuah pemyataan yang menarik tentang posisiBarbii
di lialangan para pejuang feminism' Sebagian daripara feminis
i"b"nutnyu
juga
berpandanganbahwa Barbie adalah
simbol emansipasi karenaia
-"ncitiakan
wanitamandiri
dengan penghasilan sendirisehingla tidak harus bergantung kepada
laki-laki
dalam hal.materi' Halini
tentu sajaiinjadi
sebuah fenomena yang menarikjika kita
melihat begitu gencamya ,r."dingor.dan kritikan,
baik
dari
para pejuang feminism maupun
kalangankonse-rvatif,
yang
ditujukan kepada boneka Barbie dan segala
citra
yang dibawanya.Barbie
danMaterialisme Amerika
Di
negara kapitalis seperti Amerika, kesuksesan seseorang lebih seringdiukur
dari
p7*",
iun
mateii.
Orang-orangAmerika
secaratipikal
selalumencari hasij-hasil
yang bisa diukur,
dalamhal
ini
adalahmateri
Orientasiterhadap keberhasilan
dan
kebahagiaanhidup
di
dunia
yang
sekarangmerupaian
salah satuwarisan
nilai
Amerika yang
terustumbuh
dan terjaga sejak masa awal bangsaAmerika
sampai saatini.
BahkanGabrielmenulis
pada [ref. 201 etikaprotet6n rn"ngu.,-ku,
bahwa"to work
is toglori!
Cod",
bekerjaidalah memuliakan Tuhan.
Tidak
mengherankan apabila orang Amerika dikenalsebagai pekerja keras yang berorientasi pada materi. Penekanan terhadap materi
ini
riembuat'sebagian be;ar orang Amerika
menghargai orangyang
bekerjaMajaldh hEh Penbetojaruh
keras
dan bisa
mendapatkan
uang
yang
banyak'
Materialisme'
dan[or.*-"ii..",
merupakan salah satu asP€k terpentingdai
American Dream'--.-"--
i"rrninoto
gi
American Dreom sendiri
meruPakanterminology
yangnertama kali diqunakan oleh James Truslow Adams pada bukunya yang berjudul
Ti"
tii,
of
,i.erica.
Buku
tersebutia tulis
padatahun
l9il
Menurutoyaiurrii{i
ei"ri"rn
Dream
adalahmimpi
akan
adanya sebuahtempat
yang-".p,
."r"*rtf.rn
kehidupan yanglebih baik
bagi semua orang dan tempatiene6ut
menawarkan keiempatan
bagi
semua
orang
sesuai
dengankemampuannYa
[ref.l7].
*"- .-t;fi
i',ubuniu*y"
dengannilai-nilai
materialism tersebut' bonekaBarbie merupakan repr-esenLsi yut'g
t"ngut
sesuai' Barbiemewakili
pandangansebuah
masyarakatyang materiilistik
di
mana
hampir
semua
aktivitaslli-iJupr*y;
dipenrfii o'i"tl
usaha-usaha pemenuhan kebutuhan akan barangi;;i.ti.'i";r"
airibut
dan aksesoris vangditiliki
ol"h
bonekaini
merupakan irat-f,at yang, secara langsung ataupuntidak
langsung. berhub,ungan dengan.",".i
i"r"
p".""rhun"
k"b"utuhunmateri
Apabila
dilihat
dari
perspektif'["u".ra*.
boneka
Barbie dan
kaitannya dengan kehidupanpara wanita
di Amerika, maka untuk bisa memperolehpower'
idealnya seorang. wanita haruscantit
aan menarik.Untuk bisa menjadi cantik
dia
membutuhkan 'aksesorisiil;;;;
iiii irt ,
up,
pakaian vang bagus' danlain-lain.
Referensi[l ]
;;;;il;H;"
uon"tu
Babie
merefleksikan gambaranwanita
suburbiavane- ideat. vakni seorang
wanita
berparas menakjubkan dan sempurna yangIt"i
..r'i"'*g,
a"ng* iub",
kehadiran pasangann]ayang baru
saia pulangbekerja. Sela-ris dengan pemyataan
Referinsi
[l]
di
atas' Referensi[12] iuga
;;;;;;.;il;;
J"ulu-p".*uinu"
"Queenofthe Prom"'
Barbie mengajarkan paraiaais
untuk saling beikompetisi piOu h"l-hut yang bersifat materi' seperti: pakaian, mobil. dan penampilanfisik'
'
Sebagai ikon budaya yang dilahirkan dari munculnya kemapanan kelas,n"n"ngufr,
p"?"it.*n
earUie.lugitiaat jauh
dari orientasi danlandangan kelasl^i.
iil-iig
ekonomipada'misa
seteiah PerangDunia ke-2
diikuti
dengan rn"ningLutiu
perilaku-konsumerisme
di
kalangan kelas menengah Amerika'ii"i"*i
J"r,'-- ,iriir,at dengan.lelas pada "benda-benda". dan ."kebutuhan" vang.""*"
""td^
ai"*"-g
,iLugui uttilut
yangtak terpisahkan dari boneka Barbie'
ii"f iri
Jiu"r*t",
olei faka-buh*a
muyoritas dati konsumen bonekaini
adalah."r"f."
O*i
kalangan kelas menengah suburbia[ref
l9].Hal
ini, bahkanjuga
U"Autu
f,inggu ruu=tini.
Dul"*
mas'-yarakat yang materialistisindividu
terpicu,r'ort-1"i"fi"."rginginkan
dan rnendapatlan-lebih Berkaitan dengan
hali"""ur,
oi
utur
rn-uLo dapat diasumsikan bahwa banyaknya aksesoris yangaiiififl
"*L**f
bagi boneka Barbie mereka dapat dikorelasikan.dengan stratar".i"i[.lr"tg"
."rek"a;
semakin banyak aseioris yangmereka.miliki'
semakin;;;J il; i"G
yang harus dikeluarkan oleh orang tuamereka oleh
karenai
,tGt;i""",
U;r"ku-s*Ui"
yang secaracemat
merepresentasikan ideal-idealiJ"l
*"n"nguh
perkoraan"teihaJap
hal-hal
yang.bersifat materi
merupakan
,ru*
nufyuni.*gat
penting untuk menelusuri sumber kepopuleran bonekaini'
Boneka Barbie
merePresentasikansalah satu aspek dominan
dariAnerican
Dr:"o-,
yuitt
kebeihasilandalam bidang
matei
(materiol
gain)'g;n"Lu lni
membawa pesan bahwa semua wanita menginginkan yang terbaikMaj at dh tl n ioh P e n b et dj&on
berhubunP,an dengan
materi' entah
iru
pakaian yang
bagus"rumah
mewah'mobil, araupun uang yang
uany't
i*ijl
?tp"rnititt"n-
rnut"titianggap
sebagaisebuah simbol status dan aKuatrsasLi
ai;]"hinggu
tt"a
wanita muda diajarkan untuksaling
berkompetisid^1"'"
;;;;;i;;
"f"but'hun
akan materi agar bisa*."j"iit"t?r *.*ng
wanitayang *ide",in,,^"*
pada dasarnya adalah budayaA,.,ik':"p"':
Tl:;,lli:,H:[
.i#;i;"':;;':;'
memiliki^PenEgemar di
il;i;;d;"*ilk"r*ry::i::'jf i;;l*::1-;';lf:,-'"'il',iiliif
l:::l'.:"J:*':l;"iX-ii#i'.",'#ff
*?r,L
i-"uri,;"ir',"Barbie
juia
berhasir;1,"##;;'il;:ji;t1l"I1ffifl
;ii'**'X'-Xmffi
.'.;'I}-iil
:1",:',11,'l:"":?fJli"i#',i:il';"',"";J^:'.;;*tng"diamembutuhkan
aksesoris material yang sesuai
'iirn"'i'*nftun
berba}i
kostum yang
dijual
secara terpisah agar bisa meniadr
l"*
tlui'uiu"
'ti*"liji'^*1,'"
iuga akan
selalu mengenakani menggunakan uuiung-iurung baru yang sesuai.dengan trend
rii
masanya. Sekalilagi,
n., ,",
'tr"v;
"".,.-pu[un
p.n.grtun.lari'
etos budaya konsumeiisme yang sudah adada'l'#i^vurit"t
e,n.titu
yangkapitalislik
Hal
ini
selaras dengan pendapatyuig
t"'auput pada referensi
[9]'
masyarakat
Amerika
sangatlah menghargai^iili-'ir"i'r"ul^"n
dan inovasi'
danmereka
tidak akan
ragu-raguun*rt
*"n;uli
uiuupuntn"tnu'ung
barang-barang lamamereka secara rutin dan menggantikannya dengan yang
baru,
--l
Mattel
sebagaip'oorrt"t'8"'ii"
au'i r"
iotnfot-raompok
fendukungBarbie selalu mengedepankan
*0""0':"4't"irr
dari
boneka'ini;
sebuah citra
vans
dikonstruksi
aun f"rn'iaiun diyakini
sebagai kebenaran'
tentang'o:;'.,n;,X;;;; i"it"e'i
";'"'"Js'le'anoi'iun
t"pada
anak-anak "l
cando
it
all"'
begitulah
'nono
y"n*"t"niadi
atribut
boneka tersebut' Namun
demikian, menurut Referensi
riii,",J"i*
banyak kelemahanyang mendasar
dan
tidak
dapatditutupi
U"r'*"
''t""i*I""
terbesar
dari
pencitraan boneka iniadalah pada kecanrikan
O* O"*'i^'
'i*'rn"*un
a-
hal-hal lain yang bersifatmateri. Bahkan'
pencitraan'ni'iual*f"nfutuunnya'telah
banyak"memakan
korban". Banyak wanita vang
t;il ;;;tli[
tuuuh
idtal
lavak,'va
boneka
il'.i,.. tJ".i
*'tanan
uonekaini
j'ga
menjadisimbol
tubuh vans sempurna vane diinginkanot"t'
guo't-g'oi''"'iuiu
X"tit"
tttt"fta
beranjak dewsa- Padahalf
,,,-#ffi
l';#
;'"q1
:"*lir*fl:;.H:[
iltX',Il
jt*#l,f_l^':;:
ilX'ilf i'.,f
?,]#i:
ffili#
t'i;;;:i
iiol
-'"'u'u
ekstrem
mengarakanbahwa hanya ada
I
dianramr,io.obo'*r"*
yuni
orp*
memiliki
bentuk tubuh seDerti boneka
Barbie'
dantJ#;"";'*
;* il:"'*lllli.lL
*ntuk
tubuh
t#;;i;..bug
i bentuk tubuh orang yang menderita anoreKsra'Kesempumaan
p"""#;;;'l;iil
larbie
ini
telah'
mempengaruhi'bahkan 'mencuci
otut',
uunyo[iunii"
"*f
a"p"
memiliki.bentuk tubuhdan penampilan ' seperti
Barbie-'
va;i
;;;;;
;*;p"rasi
plastik.cindv
Jackson'pendii
Cosmerics"g"y
niii)i'
uJiiurt
tururt'tutu .contoh manusiaBarbie
Dolt
yangterkenal
la
t*r"i^"i"'tu'tt
dari
dua puluh
operasiplastic
danmenshabiskan
lebih dari
s5;;;';"i;
;;;"'ugal
d'uputmemiliki
penampilan sep-eiti boqeka Barbie[ref
ll
Uqolah iahPe,tbela.)ardh
Dalam masyarakat yang
memkrikan
Penghargaan yang tinggi terhadap penampilanfisik,
kecantikandan bentuk tubuh yang menarik
adalah aset' banyak sekali contoh yang belum dapat terbantahlon bahwa.kecantikan dapatmelapangkan jalan seorang wanita menuju kesuksesan, baik dalam karir maupun
pencapaian materi.
Globalisasi Boneka
Barbie
Barbie hadir
ke
tengah-tengah masyarakatAmerika
di
era
ketikasuburbiamulaimunculdisanadannilai.nilaiideal-idealsebuahkeluargaadalah
tui V-g.ung",
diiunjung tinggi. Namun demikian, ia dicitrakan tidakmemiliki
tcetu"rgl
intf
o."ng
iru,
uputigi
keturunan[ref1]'
Penggambaran seperti itujetas s-*gat iadikai
pada waktuitu
sehingga penerimaan masyarakatAmerika
ierhadapioneka Barbie
padawaktu
itu
tidak cukup antusias
Karena alasaninilah
maka
tiga
tahun
kemudian
Mattel
Inc
meluncurkan
Ken
yang digambarkan seb-agai pacar Barbie' Kebutuhan akan teman hidup seperti Kenini
mlnggambarkan Jkspehasi wanitaAmerika
pada tahunl95oan'
Wanita lebihUuny"ui gugut tanpa kehadiran
pria dalam hidup
mereka,@n
karena Barbie."ngiX,iti
L*u*ya,
maka sangat Pentinguntuk
menciptatan sosokKen'
danhubringan
Barbie-ken
ini
menunjuklcan sebuahirilai
dari
sebuah hubungan[ref.8]l
Wanita dianggaplebih
mapanjika
beradadalam
sebuah hubungan'balam
hal
ini,
Barbie
menawarkan sebuahalternaitif hidup yang
berbedaa.ng*
no.rn"-no.rna keluargainti,
namun tetaptidak
menanggalkannilai-nilai
tradisional
[ref.l9].
Wutuuprn suburbia
berkembangpesat dan hidup tampak
lebih mudah, namunpida
kenyataannya banyak wanita yang merasatidak
bahagiaJ"ngun
t"t
idup"n domesiik mereka;jauh
dari pusat kota dan tinggaldi
rumahseniirian
.epanlanghari.
Barbie
merepresentasikan citra -kemandirian yang.r"gki.
aiid".k^I
oleh
banyakwaniti
pada saatitu'
Dalam hal
ini
Barbie."i"ir".".,^if-
kehidupan ideal yang diinginkan oleh wanita pada masaitu'
namun tetaptidak
menihilkantradisi
pemikiran tradisional-tentang kebutuhanakan kehadiran sosok
laki-laki
dalam kehidupan mereka[ref7]'
Dalam perkembangannya, pencitraan Barbie mengalami perubahan
mengikuti dinamika pemikira-n dun pundangun masyarakal. Dewasa
ini
Barbiei"Uiti,r"r"t
untun citra wanita
-unditi,
dtngun
menonjolkan seksualitas danmaterialism, sebuah identitas
wanita
urban-kosmopolitan. Transformasi yang nalins siknifikan dari boneka Barbie adalah perubahan fungsi dari mainananak-I""t"*.^l"Ji
sebuah artefakdari
representasi tentang wanita . Referensi [19]-*g"tut"r,
"Wufaupun fungsiutami
Barbie adalah- sebagai mainan anak-anak'namin
perhatian terbesar terhadap boneka ini justru karena-peran sekunder yangia
mainkan dalam ranah
budayapopuler +ebuah artefak
dari
representasl ,"n,ungp"r".puun.
Barbie bukanlatr mainan biasa' la menirukan bentuk wanita' Iarr"ria,t /i
sosok wanita dalam p€rmai aan make-believe yang dimainakananak-i*a.la
be4urgsi sebagai media untuk pencitraandii
(self-im.agining) F'sngsi sekunder BarbiJsebagai representasi wanita inilah yang kemudian menciPtakan dilema bagi para feminis,sibrah
dilemma kultural sekaligusfilosofis'"
Siai
ini
Boneka Barbie
dapatditemukan hampir
di
semua negara'Boneka
ini
sekarangmemiliki
ban-yakversi di tiap
negara setelah pada tahunMotoloh iohPmbeIajo.an
Indonesia beberapa tahun
yang
lalujuga muncul Barbie.etnis'
seperti: Barbieiii"-g
0""
g".bi.Jawa.
Waliupun
konsumen bonekaini
hanya dari kalangan,"n"n,i,
,ingLu,
penjualannyatetaP
tinggi,
di
samping adanya
beberapa;;ffi;";;l
ti"rt''uaupp-art
ini
sep-ertivang
terjadi .di.lran
Fakta ini
'-.n.guit".
dua
hal
Yang
pertama,
bahwa sosok
ideal
seperti
yangai"r"ii"rt"t
oleh
bonekaBarbie
merupakansuatu tuntutan manusiawi
di;il';;;il'.;;;or*
erauru
Amerika
ikut
berperandalam
menvebarkani:;;#"il;;i#r"r*
iGr
ini [refTl
Fungsi
ini
berhasil dijalankan olehi"."r["r.r"
s*uil.
v"ungt.auu.'Barbie
telah menjadi ikon globalisasi ketikaar.i"
,a"n
berubahmeniadi
sebuah"desa
global"
[ref'I3]
Pertanyaannya"i"fln
"p"f"f,r
d"ngun."n"iptukan
Barbie yangmulti
etnisdan.multi
kultural"."".ti
itu uauUn ,Jbuah pengakuan terhadap keragaman dan multikutturalisme?**"'"ai;
illk;l
t.ii-u"i"i
dari boneka Barbie telah tertanam kuat dalam,nindset Data Denqqemamya, kiususnya
di Amerika'
Sebagian besar orang akan#;;":;i;;T;n'et
a'surui"
denian
rambut pirang dan matabiru'
Barbie;;;kiitt-hti;.
memangmemiliki
pangsa pasar yang cukup besar' namun tetapifa"tr"i"^afrg
dengai penjualan But-bitb"'kulit
Putih
Demikidn pula dengan;;;s
-;;td""y;"g"tuin.
iik"
dilihat
denganseisama'
varidn-varian Barbietos"Urt, *ulaupunlibalut
dengan aksesorislradisonal dari masing-masing etnis'i""r-rfl"f.
merepresentasikanciri
keunikan masing-masing etnis.atau negara';ffi ;;;bi;i;i;,
,u.u t.p".ti
ketika
bonekaini
pertama kali dimunculkan'"
"t""s;::;;j;;;.uiLi
ini t"olut -"tutt
telah menjadi identitas tak terpisahkan'apapun varian etnisnya.
Dari
segi
promosi, bonekaBarbie versi asli juga lebih
gencar danaitrjuf.un
t" r-#*
r"gu.u. S"hingg"
yangterjadi
bukanlah pengakomodasian;;;;;;;r, ,";t^
justiu
sebaliknv'alptnvi'ugu'nun
kt'agamar- Boneka Barbiedari etnis apapun atau
n"g"ru
rnunupun akan terlih-at sama'memilki
pencitraank;;;;iik;"
i;,
penampil-anfisik
vang tidak
jauh
dengan. standarcantik
alae."iif".
Tentu'saja hal
ini
menafika'nfakta
bahwa standar kecantikan bisasangat berbeda antar masing-masing
budaya
-Dalam konteks
ini bonekJBarbii
telah bertransformasi menjadi mediaoromosi kapitalisme dengan menyebarkan citra wanita ideal ala Amerika untuk
il;;;;; il;;;;"n
-
t.'u.iu,-u"'u-va
Anak-ana.kperempuan'
gadis-gadisremaia- bahkan wanita
dewasa penggemarBarbie
di
seluruh dunia
dibuat;;;;
il;
t""J".
"-,ir
me*a-Iigstpeni
vang dicilrakan oleh
bonekail.;;. ;;;;;
m*gr.omoaitikun
-nalui
wanita
dan
multikulturalisme':"J"g".
p"-t""rt"un
p.idur"n
boneka
ini
telah
mengeksploitasinilai-nilai
i."?if.u'un,rt
mendapatkan keuntungan.Boneka.Barbie
telah
mengalamiir"*i"r.*i
fungsi, dari
sebuahikon"budaya menjadi komoditi
pengumpulkapital.
KESIMPULAN
--- -'
Bon"ku Barbie berhasil menjadi
ikon
budayaAmerika karena
diadensar ceDat dan tepat merepresentasik;n
nilai-nilai
budayaAmerika
Fungsiini
;;;;;';tj;;;k;;
a'"'uun
ouit
karena sifatnva vang fleksibel' adaptif'
danfoshionable.
Dia
tidak
hanya
merupakan sebuahsimbol kemandirian
danMojalah 1l miah P eitbel a|aran
sebagai "perekam sejarah" dinamika sosial budaya Amerika sejak masa pasca
"p"rrig
dr.i"
re-2. pia
menggambarkan perubahansosial yang terjadi
die."ri'f.r"
bahkanikut b",pt'un
iil"
mempengaruhi P€rubahan sosial tersebut'ii"""t"-S"tbi"
juga
memiliki
fungsi
sebagai
representasidari
tuntutan.r.".i"*i
"f"t
s"b"uuh sosof ideal,liutama
wanita' terlebih tagi pada hal-halyang bersifat materi.
Dalam
perjalanan
dinamika
budaya
Amerika'
. Barbie
telaha"rapr"r*t^ik*'
seluah
gambaranideal
akan sesosokwanita
"sempuma'"Dewasa
ini.
ia
bahkan "beker.1a"dan memiliki
kemandirian-finansial'
mirip
I-*g*
gurnUu*n ideal seoran! wanitakarir' Akan
tetapidilain pihak
Barbieiuga-
meieneftihn
beberapaispek negatif dari
masyarakatmodem
melalui't-^?"Li.,
-ut.rirtirmenya.
selalu mengiriginkan lebih danlebih
Boneka Barbiebahkan
merepresentasikanmasalati s'osial menyangkut pengakuan
akaniir"grrn""
ft4'"*"f
lnc. telah mencoba memasarkan Barbieelnis'
namun dalambenak konsumen dan masyarakat, Boneka
ini
terlanjur identik
dengan sosok*"ti" l""if.
langsing, berambutpirang dan.t'ermata
biru, Hal
ini
sangati.ro.t-,
J"rr
p.i'y.b-,,"n
tit'"
itni'ng
i'ecantikan yangidefl'
tidak hanva diAmerika, tapijuga di seluruh
dunia
:'DAFTAR PUSTAKA
Barbie's
Brunell,
Effeca
on
American
SuburbanIttJot"ir*a."a,v-"glmts
(diakses padaCulture.
I
MaretPostwar 2013).
Uiriuri'f
o.-un.
2000. What Barbie
Doll
Haveto
Say
about-
e."ri.*
C.f,rre.
htto://educate si edu/aplessav/berbig'htm..
.crougn,
rt.rn"..
ioot.
srroiiitii
sttt"'
aulu
lournalof
Feministcultural
Studies
Vol.
6.cro.rr,
ouuia.
iqO7. lmageof Amerika
New York: Harper and Row Co'Grassel, Kathleen.
"'*--''
Barbie ArounJ
the World:
Healthy Human Growth
dalam."i"f"f,
New
RenaissanceVol
8' no'
4
<http:www ru org/Barbie htm> (diakses Pada 03 Maret 2012)Huehes.
Paul.
1967. TheDepicitri'
oj
Gender Rolesin
Toy Commetcials and theEffects on
Childrin
dalam Curtin College Journal'Kellv-
T.L.
2001- Barbie&
Ken inieminist Conidyland
dalan Joumalof
FeministCultural Studies Vol.6
Kdrchy, enna.
2005.The
Female Grotesquein
Contempo-rary American culture' Atenea Women Jouma'Vol
t2
l
Desember' 2005'Kohls,
t-.'-
noUert.
1984 The
Values
Americans
Live
By'
<hno://wvw.claremontmckenna.edu./p3899lfacultv/alee/extra'/American
,alu-es.html- (diakses pada 05 Maret 201
l)
l-ord,
v.c-To6lgurbie:
Theljlauthorized
Biography of aReal,Doll l994'
l_ii"-i"
pf^,i",
No
Amountof
UumanWillpowerlan
Dery theMight of
the^PinkPrincess.
The editlon' of
Dec lgd'
2002'.frt$rm-."."r".ttt
(diakses
pada
I
Maret.
2013).