• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengembangan model pendidikan ketrampilan berbasis multimediainteraktif sinematografi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "pengembangan model pendidikan ketrampilan berbasis multimediainteraktif sinematografi"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Pengembangan Model Pendidikan Keterampilan Berbasis Multimedia Interaktif Sinematografi untuk Meningkatkan Kreativitas dan Produktivitas

Siswa dalam Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Oleh:

Sunaryo Soenarto, Estu Miyarso, Agus Basuki.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pendidikan keterampilan berbasis multimedia interaktif sinematografi sekaligus penerapannya dalam meningkatkan kreativitas dan produktivitas siswa pada kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Adapun tujuan jangka panjang penelitian ini adalah untuk menyalurkan potensi siswa SLTA pada hal-hal yang lebih positif dengan mengoptimalkan kreativitas maupun produktivitas siswa serta memberikan tambahan keterampilan alternatif di bidang perfilman danelecktronic broadcastingbagi kalangan remaja pada umumnya.

Metode penelitian ini menggunakan Research and Development. Subjek dan lokasi penelitian ini adalah siswa siswi SLTA di wilayah Yogyakarta. Teknik sampling yang digunakan adalahpurposive samplinguntuk menyelaraskan pokok bahasan materi sesuai dengan karakter sasaran pengguna. Prosedur pengembangan penelitian ini terdiri dari enam tahap yaitu: Analisis kebutuhan pengembangan, desain pengembangan model pembelajaran, pengembangan produk, evaluasi (kelaikan produk dan efektivitas model pembelajarannya), implementasi dan diseminasi hasil penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket; tes; interview; demonstrasi; dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik terpadu atau serentak antara pendekatan deskriptif kuantitatif maupun kualitatif. Data kuantitatif akan diolah dengan deskriptif persentase maupun uji beda, adapun data kualitatif diolah dengan model interaktif.

Target khusus yang dihasilkan pada tahun pertama (2009) yaitu; (1) Diperoleh data tentang potensi kreativitas dan produktivitas siswa serta profile sekolah, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan sinematografi di beberapa SLTA di Yogyakarta, (2) Diperoleh data tentang kebutuhan dan minat siswa maupun sekolah dalam upaya pengembangan kegiatan ekstrakurikuler Movie Maker Remaja , (3) Tersusun desain model pembelajaran/pelatihan berbasis multimedia interaktif sinematografi dalam meningkatkan kreativitas dan produktivitas siswa melalui kegiatan movie maker remaja , (4) Tersusunnya instrumen penilaian pembelajaran/pelatihan berbasis multimedia interaktif sinematografi (5) Tersusunnya instrumen penilaian (validitas dan kelaikan) pengembangan multimedia interaktif Cara Praktis Membuat Film bagi siswa SLTA dan movie maker remaja, (6) Terselesaikannya produk pengembangan multimedia interaktif dalam bentuk CD Program Pembelajaran Sinematografi Remaja yang laik dan tervalidasi. Semua target pada tahun pertama tersebut telah terpenuhi dan peneliti siap untuk menindaklanjuti untuk kegiatan penelitian pada tahun berikutnya.

Referensi

Dokumen terkait

Target khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini mencakup dua hal, yaitu: pada tahun pertama menentukan model penganggaran pengeluaran publik pada sektor pendidikan di

Target khusus penelitian ini adalah publikasi jurnal ilmiah nasional dan perumusan model pelatihan ketrampilan berbasis Integrated Crop-Livestock System sebagai upaya pemulihan

Tujuan  jangka  panjang  dari  penelitian  ini  meningkatkan  kualitas  dan  kuantitas  daya 

Langkah-langkah penelitian adalah (1) studi do- kumen untuk mengidentifikasi berbagai potensi ter- kait dengan pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar di Provinsi

Soviawati (2011) menyatakan bahwa salah satu penyebab prestasi belajar siswa masih rendah khususnya siswa sekolah dasar dikarenakan pembelajaran siswa masih

PENGEMBANGAN MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN PERKOTAAN BERBASIS POTENSI DIRI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS KEWIRAUSAHAAN DI

Pengamatan produktivitas padi sawah dan peningkatan produksi sapi potong, proses dekomposisi (fermentasi kompos dan jerami padi); potensi dan peluang

Paper ini akan membahas model pengembangan ekonomi pesantren yang berbasis kearifan lokal khususnya dalam upayanya mengoptimalkan potensi pesantren dan masyarakat lokal untuk