RPP SIMDIG X Genap K 13 Tahapan pembuatan Presentasi Video

27 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMK XXXXXXXXXXXX

Mata Pelajaran : Simulasi Digital Kelas / Semester : X/2

Alokasi Waktu : 27 JP (27 x 45 menit)

A. Kompetensi Inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar

1. Kompetensi Dasar pada KI 1

a. Memahami nilai-nilai keimanan dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya

b. Mendeskripsikan kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai sumber energi di alam

(2)

dalam kehidupan sehari-hari 2. Kompetensi Dasar pada KI 2

a. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi

b. Peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan dengan menerapkan prinsip dan keselamatan kerja saat melakukan kegiatan pengamatan dan percobaan di laboratorium lingkungan

3. Kompetensi Dasar pada KI 3

Menerapkan presentasi video untuk branding dan marketing 4. Kompetensi Dasar pada KI 4

Menyajikan hasil penerapan presentasi video untuk branding dan marketing

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada ALLAH SWT melalui pemahaman materi pelajaran tentang Tahapan Proses Pembuatan Presentasi Video serta manfaatnya bagi kehidupan manusia. 2. Meningkatkan sifat solidaritas dan persaudaraan peserta didik dalam

kehidupan sehari-hari melalui aplikasi materi pelajaran Tahapan Proses Pembuatan Presentasi Video.

3. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta didik tentang Tahapan Proses Pembuatan Presentasi Video serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.

4. Menigkatkan keterampilan peserta didik dalam menggunakan alat Tahapan Proses Pembuatan Presentasi Video di kehidupan sehari-hari.

D. Materi Pembelajaran

Pertemuan 4 1. Tahapan proses pembuatan video

Pembuatan video memerlukan beberapa tahapan proses meliputi : a) Praproduksi merupakan tahapan perencanaan

(3)

Untuk memulai praproduksi dibutuhkan beberapa langkah, sebagai berikut: 1) Merumuskan Masalah

Masalah merupakan kesenjangan antara kondisi ideal dengan kondisi nyata.

Kesenjangan dimaksud dapat diamati melalui latihan kepekaan atas kekurangan atau kelebihan suatu produk yang ada, ditinjau dari beberapa aspek :

● Ukuran ● Bentuk ● Fungsi ● Warna ● Bahan

Bila produk merupakan benda kerja, maka aspek tambahan yang diamati : ● Ketepatan (presisi) produk yang dihasilkan

● Kecepatan kerja ● Kenyamanan

Adapun untuk cara kerja aspek yang harus diperhatikan adalah: ● Efisien

● Waktu ● Kerapian ● Kecepatan ● Ketepatan ● Inovasi

2) Ide

Ide/gagasan adalah rancangan yang tersusun dalam pikiran.

Maka dari itu, pembuatan presentasi video harus dimulai dengan menciptakan sebuah ide. Ide dan konsep harus dikembangkan berdasarkan masalah

(4)

Sinopsis adalah suatu peristiwa atau rekaan yang dikisahkan dalam bentuk cerita singkat, ringkas, padat dan jelas, tanpa menghilangkan unsur – unsur pentingnya.

Dengan membaca sinopsis mendapatkan gambaran utuh dari sebuah cerita. 4) Treatmentt

Treatment adalah langkah menyusun urutan adegan, sehingga adegan tersebut menjadi cerita yang menarik. Di dalam penyusunan treatment ini tidak dibutuhkan dialog melainkan menggambarkan kondisi adegan yang harus dilakukan oleh pelaku atau aktor.

5) Naskah

Naskah adalah suatu teks yang berisi gambaran alur cerita, yang akan terlihat di layar, naskah dalam pembuatan video dibuat agar sang presenter mengerti detail dari presentasi yang akan disampaikan. Penulisan naskah dapat disederhanakan sesuai keperluan tetapi masih dimengerti oleh pendukung yang akan memproduksi.

Karakteristik Media Audio Visual

a. Mampu menghadirkan informasi atau pesan dalam wujud gambar/visual dan suara secara riil, nyata.

b. Lebih mengutamakan Visual dari pada suara, meskipun tidak bisa lepas dengan suara yang berperan

Informasi yang disampaikan dapat berupa gambar/visual fakta, kejadian nyata,

Jenis Naskah 1. Non Cerita

a. Berita ( News) b. Dokumenter c. Feature

d. Reality Program 2. Cerita

a. Cerita/Drama

(5)

Pertemuan 5 Membuat Naskah

Contoh Naskah

INT. DAPUR – SIANG

Andi mempersiapkan bahan masakan dan bumbu -bumbu Andi

Halo saya Andi, siswa SMK Negeri 37 Jurusan Boga Kali ini kita akan membahas masakan khas asli Indonesia

Soto, tahukan Anda ada berapa banyak jenis soto di Indonesia ini?

Tiap daerah di Indonesia mempunyai ciri khas soto, Seperti: soto Aceh, soto Medan, soto Madura, dan banyak lagi, Selain beragam soto di tiap daerah, soto juga mempunyai beberapa varian nama, sroto di Banyumas, cotto di Makasar, dan saoto di daerah Jawa Tengah

Andi membersihkan tangan dengan lap. Andi

Dalam video ini saya akan menyampaikan.

Pertemuan 6 1. Proses Pengambilan Gambar

Hal yang harus disiapkan dalam proses produksi: 1) Alat perekam gambar (camcorder)

(6)

● Kamera (camcorder) untuk merekam gambar dan suara, contoh: kamera profesional, handycam.

● Tripod, agar kamera tidak bergoyang.

● Lampu kamera untuk menambah cahaya, dalam kondisi kurang cahaya. ● Mikropon untuk merekam suara ketika melakukan pengambilan gambar.

a. Menangkap gambar dengan kamera handycam

Fungsi kamera yaitu mengambil atau merekam adegan-adegan (kegiatan) yang diarahkan oleh sang sutradara kemudian divisualisasikan oleh pemain-pemain yang melakukan adegan-adegan. Kamera dioperasikan oleh kru film yang biasa disebut kamerawan a) Teknik memegang kamera video

Peganglah kamera dengan mantap. Gunakan satu tangan untuk memegang kamera dan mengoperasikan kontrol zoom, dan tangan yang lain untuk menjaga agar posisi kamera tidak bergoyang.

b) Zoom

Hindarkan teknik zoom untuk merekam pemandangan yang luas tanpa tripod. Ini adalah cara dasar untuk menghindari terjadinya guncangan pada gambar.

Dalam proses melakuan zoom in dan zoom out kamerawan terlebih dahulu harus memastikan angel terakhir dari angel zoom tersebut.

c) Peraturan 5 detik

Peraturan penting dalam merekam adalah, rekamlah dalam waktu yang lebih lama dan hindarkan gerakan kemera yang tidak perlu. Selalu rekam satu adegan sekurang – kurangnya dalam 5 detik. Ini akan memudahkan editor untuk mengambil potongan-potongan gambar yang diperlukan.

d) Fokus, Exposure and White Balance

(7)

e) Tanggal dan Waktu

Jangan pernah memasang tanda tanggal dan waktu pada layar yang terekam, sebaiknya selalu merekam suara Anda pada awal pengambilan gambar yang menjelaskan kapan gambar tersebut direkam, lokasi merekam gambar.

f) Gambar pengisi (Cutaways)

Bila Anda merekam sebuah objek, kegiatan ataupun wawancara Anda perlu mengambil gambar yang lain. Ex: orang yang melihat dan tempatnya.

Prosedur dasar menggunakan kamera ● Hidupkan kamera

● Atur viewfinder

● Masukkan media simpan ● Atur ulang kode waktu ● Atur white balance

● Atur suara, level audio bergerak. ● Pilih objek yang akan direkam ● Atur fokus

● Perhatikan “bingkai” dan komposisi ● Tekan tombol record

● Rekam gambar yang diinginkan

● Tekan kembali tombol record atau stop untuk berhenti Cara mengatur fokus

● Zoom in ke arah objek/subjek yang akan direkam

● Bila menggunakan manual fokus, atur fokus hingga terlihat jelas ● Ukur gambar yang diinginkan

● Pengoperasian harus diulang untuk setiap gambar yang akan direkam Pertemuan 7

b. Menangkap gambar dengan telepon genggam (Handphone) Tips menangkap gambar dengan Handphone:

(8)

● Hati-hati dengan cahaya ● Keseimbangan

● Hindari penggunaan digital zoom 2. Ukuran Gambar

Ukuran gambar biasanya dikaitkan dengan tujuan pengambilan gambar, tingkat emosi, situasi dan kodisi objek. Ukuran pengambilan gambar selalu berkaitan dengan ukuran tubuh manusia.

1) Establishing Shot: shot pembuka dari suatu adegan yang memperlihatkan tempat dan waktu adegan itu berlangsung.

2) Extreme Long Shot (ELS): gambar diambil dari jarak sangat jauh, yang ditonjolkan bukan objek lagi tetapi latar belakangnya.

3) Very Long Shot (VLS): menunjukkan subjek yang berada di tengah lingkungan sekitarnya.

4) Long Shoot (LS) : pengambilan secara keseluruhan tubuh dari kepala sampai kaki.

5) Full Shot (FS) : pengambilan gambar objek secara penuh dari kepala sampai kaki.

6) Medium Long Shot (MLS) : gambar diambil dari jarak yang wajar, sehingga jika misalnya terdapat 3 objek maka seluruhnya akan terlihat. 7) Knee Shot (KS) : pengambilan gambar objek dari kepala hingga lutut 8) Wide Angle (sudut lebar) : ukuran pengambilan gambar yang

memasukkan keadaan sekeliling, jadi sudut lebar akan memberikan pandangan atas keseluruhan keadaan.

9) Mid Shot (MS) : menunjukkan mulai bagian kepala sampai pinggul. Ukuran MS berfungsi untuk menunjukkan siapa yang sedang melakukan aksi.

10) Medium Close Up (MCU) : menunjukkan mulai bagian kepala sampai bahu. Ini merupakan standar pengambilan gambar dalam wawancara. 11) Big Close Up (BCU) : pengambilan gambar wajah yang memenuhi layar

penampilan gambar

(9)

13) One Shot (1S) : Pengambilan gambar satu objek 14) Two Shot (2S) : pengambilan gambar dua orang. 15) Three Shot (3S) : pengambilan gambar tiga orang.

16) Group Shot (GS): pengambilan gambar sekelompok orang. 3. Gerakan kamera

a. PAN atau PANNING, yaitu pergerakan kamera secara horizontal, yaitu gerakan kamera dari kiri ke kanan (PAN KANAN) atau dari kanan ke kiri (PAN KIRI).

b. TILT atau TILTING, yaitu pergerakan kamera secara vertikal

c. TRACK IN, yaitu teknik pengambilan gambar yang dimulai dengan cara menggerakan kamera mendekati objek

d. TRACK OUT, yaitu teknik pengambilan gambar yang dimulai dengan cara menggerakan kamera menjauhi objek.

Hal yang harus diperhatikan pada pengambilan gambar:

1. Setiap gerak harus memiliki makna yang mendukung kelebihan produk. 2. Kejelian kamera menampilkan bagian utama dan kelebihan produk atau

cara kerja.

3. Urutan terjaga kontinuitasnya.

4. Apabila tidak menggunakan tripod atau penyangga kamera, hindari penggunaan zoom in

5. Untuk memfokuskan Obyek lakukan zoom in

Pertemuan 8 4. Tata Cahaya

(10)

Jika Anda hanya memiliki satu lampu, jadikan key light. Jika Anda memiliki 2 lampu, satu adalah key light dan yang lain adalah sebagai fill light atau back light.

a. Key light adalah penyinaran terarah yang utama (main source) yang mengenai/jatuh pada suatu objek. Key light menghasilkan bayangan yang kuat, memberikan tekanan pada segi yang menarik dari objek dan membentuk dimensi.

b. Fill light adalah penyinaran yang digunakan untuk melunakan bayangan yang dihasilkan oleh key light. Ini adalah cahaya sekunder yang digunakan untuk mengatur bayangan agar tidak terlalu keras atau lembut yang diciptakan oleh key light.

c. Back light adalah penyinaran dari belakang subjek (berlawanan arah kamera) diatur sehingga jatuh mengenai kepala dan bahu dari subjek. Penyinaran ini membentuk garis tepi dari bentuk subjek sehingga memberi kesan memisahkan subjek dengan latar belakang.

5. Tata Suara

Tata suara adalah bagian penting dari sebuah produk video, untuk melengkapi sebuah penjelasan sebuah cerita.

Voice over adalah narasi tambahan yang berupa suara manusia yang membacakan sebuah cerita/narasi yang berkaitan dengan video yang dibuat. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perekaman suara:

1. Pastikan peralatan perekaman suara dalam kondisi baik /tidak rusak yang dapat mengasilkan gangguan suara (noise).

2. Pastikan indikator level audio pada kamera bekerja.

3. Jangan melakukan aktifitas yang tidak perlu yang dapat menyebabkan suara, hingga menggangu proses perekaman.

Pertemuan 9 6. Screen recording

(11)

tampilan yang tampak di layar atau piranti keluaran visual lainnya. Biasanya ini adalah suatu gambar digital yang ditangkap oleh aplikasi perekam layar yang dijalankan pada komputer, walaupun dapat pula dihasilkan oleh kamera atau piranti yang menangkap keluaran video dari komputer.

Screencast O Matic adalah sebuah aplikasi berbasis Java yang digunakan untuk membuat screencasts pada sistem operasi Windows, Mac, dan Linux.

Screencast O Matic memberikan layanan software gratis yang memungkinkan pengguna untuk merekam semua tampilan dan gerakan pada layar monitor. Baik gerakan krusor dan klik indikator, mudah untuk digunakan, dapat menambahkan keterangan atau komentar dengan mudah.

Aplikasi ini dapat diunduh (download) di alamat: http://www.screencast-o-matic.com/ atau langsung merekam secara online di halaman tersebut, dengan mengklik record dan mengikuti proses berikutnya yang diminta, built in camera (webcam) dapat digunakan untuk mengambil gambar operator komputer sebagai pemain/presenter.

Aplikasi ini memiliki kemampuan untuk menambahkan sebuah file teks untuk captioning dan berbagi video dengan audiens. Video dapat disimpan dalam format MP4, AVI, FLV, atau dan kemudian diunggah (upload) ke Screencast O Matic, web space atau YouTube.

Anda dapat menggunakan Screencasts O Matic untuk merekam tugas guru yang menggunakan komputer, presentasi produk, bercerita, dan lain sebagainya.

1) Instalasi Screencast O Matic

(12)

b) Setelah menu pop-up muncul, pilih tombol Install untuk melanjutkan proses instalasi.

c) Tunggu proses instalasi program selesai dijalankan,

d) Centang check box jika ingin memulai program dan tekan tombol finish,

Pertemuan 10

2) Menggunakan Screencast O Matic

Pilih tombol Use free version untuk ke tampilan awal Screencas O Matic

3) Langkah-langkah proses perekaman layar

(13)

c) Untuk berhenti merekam sementara tekan tombol Pause, sedangkan untuk mengulang perekaman pilih tombol Restart .

d) Bila selesai merekam pilih tombol Done , dan akan tampil menu penyimpanan file

e) Untuk melihat hasil rekaman tekan tombol Play 4) Pilihan Penyimpanan rekaman layar

Publish to Screencast O Matic : menyimpan file pada web Screencast O Matic, hasilnya dapat dilihat oleh masyarakat umum bila komputer terhubung dengan internet.

Publish to Youtube : menyimpan file pada server web Youtube

Publish to Video file : menyimpan pada media penyimpanan lokal, seperti hardisk atau flashdisk.

a) Tentukan tipe file dari video (Video type) yang akan disimpan (MP4, AVI, FLV dan GIF),

b) Tentukan ukuran dari file video (Size) Full size, HD Size, dan Rescale width

c) Notes untuk memberi catatan dan Captions (optional)

d) Menu Options untuk menghilangkan teks tambahan, gerakan mouse, suara dari mikrofon dan gambar dari web cam.

e) “Save Video” dan Pilih nama dan tempat video yang akan disimpan, misal pada folder My Documents.

f) Tekan tombol Save

Pertemuan 11 Pengambilan Gambar dengan Kamera

(14)

Urutan :

1. Pengambilan gambar tidak perlu sesuai dengan urutan dalam naskah. 2. Pertahankan Continuity dalam pengambilan gambar.

Continuity adalah kesinambungan cerita dan gambar. Contoh kesinambungan cerita dan gambar, disampaikan sebagai berikut.

a. Seorang yang tampil dengan baju warna kuning, harus tetap menggunakan baju tersebut dan tampil yang sama ketika pengambilan gambar yang menggambarkan kelanjutan gambar terdahulu, meskipun kegiatan penggambilan gambar dilakukan pada hari/waktu yang berbeda.

b. Arah gerakan dan angel juga harus dijaga agar jangan memberikan kesan berbeda.

Untuk menjaga continuity atau kesinambungan gambar digunakan lembar continuity

Pertemuan 12 1. Mengenal Tahapan Pascaproduksi

pascaproduksi atau editing video merupakan proses menyusun dan menata hasil rekaman gambar menjadi satu keutuhan berdasakan naskah.

Pekerjaan editing meliputi : a) Capturing/Importing

Proses memindahkan hasil rekaman gambar dari kamera ke perangkat editing dapat dilakukan dengan cara capturing/importing. Capturing dilakukan bila hasil rekaman tidak berupa file video, sedangkan importing dilakukan bila hasil rekaman berupa file video yang dapat dibaca oleh perangkat editing.

b) Pemotongan

proses memotong hasil rekaman gambar untuk mendapatkan hasil potongan video yang lebih baik

(15)

Transisi merupakan bentuk perpindahan antarpotongan gambar untuk menjaga kontinyuitas gambar, membentuk suasana, pembeda waktu dan tempat.

d) Pemaduan Suara

Pemaduan suara adalah proses memadukan suara latar kedalam track audio dengan gambar yang sudah tersusun atau sebaliknya.

e) Rendering

Proses akhir penyatuan hasil editing menjadi satu kesatuan video yang utuh.

Jenis-jenis transisi dalam editing. a. Cut/Cut To

Cut berfungsi sebagai perpindahan atau transisi dari satu gambar atau adegan ke adegan yang lain secara langsung. Cut digunakan untuk: ● menyatakan kesinambungan cerita;

● menggambarkan detail objek;

● menciptakan suasana kejadian tegas, tegang, semangat b. DISSOLVE

Dissolve berfungsi sebagai jembatan potongan gambar yang secara berangsur - angsur terjadi perpindahan gambar.

Dissolve digunakan untuk:

● menciptakan suasana kejadian romantis, halus, mengalir, sedih; ● menyatakan waktu lampau atau lamunan masa depan.

c. WIPE

Wipe berfungsi sebagai transisi yang menggantikan gambar dengan gambar berikutnya dengan cara bergerak dari sisi ke sisi lain menggunakan pola bentuk tertentu. Wipe digunakan untuk:

● menciptakan suasana ceria, bahagia, glamour; ● memberikan kesan retro.

d. FADE/Fading

(16)

gambar berubah secara berangsur-angsur menjadi gelap (fade out). Fade berfungsi untuk:

● sebagai awal dari sebuah adegan; ● membedakan perubahan waktu.

E. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 4 : 3 JP (3 x 45 menit) a. Kegiatan awal : 35 menit

1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama. 2. Mengabsen peserta didik.

3. Mendengarkan uraian singkat tentang materi pelajaran yang akan disampaikan serta mengaitkannya dengan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bisa menambah motivasi peserta didik dalam mengikuti pelajaran selanjutnya.

4. Menyampaikan ketentuan penilaian yang akan diberlakukan.

5. Memberikan stimulus kepada peserta didik dengan sebuah pertanyaan tentang Pemahaman, penentuan Presentasi Video, selanjutnya mengaitkan pertanyaan tersebut dengan materi pelajaran Pemahaman, penentuan Presentasi Video.

6. Memberikan penjelasan mengenai manfaat materi pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan.

b. Kegiatan Inti : 85 menit 1. Mengamati :

- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Pemahaman, penentuan Presentasi Video.

2. Mengumpulkan informasi / mencoba :

- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi Pemahaman, penentuan Presentasi Video.

- Peserta didik mendokumentasikan hasil eksplorasi yang dilakukan setiap anggota kelompok.

3. Menalar / Mengasosiasi :

- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Pemahaman, penentuan Presentasi Video yang dilakukan setiap anggota kelompok.

4. Mengkomunikasikan :

(17)

Video.

- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain. c. Kegiatan Akhir : 15 menit

1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai kesimpulan akhir dari hasil diskusi seluruh kelompok.

2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya seputar materi pelajaran yang telah diberikan.

3. Guru melakukan penilaian secara klasikal khususnya untuk aspek sikap yang tercermin selama kegiatan pembelajaran, terutama kegiatan diskusi kelompok.

4. Guru melakukan penilaian secara klasikal terhadap pemahaman dan penguasaan peserta didik terhadap penjelasan yang telah disampaikan dengan memberikan pertanyaan secara lisan.

5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik. 6. Salam penutup

Pertemuan 5 : 3 JP (3 x 45 menit) a. Kegiatan awal : 35 menit

1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama. 2. Mengabsen peserta didik.

3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.

4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik. 5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan

selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari, sehingga motivasi siswa akan meningkat.

b. Kegiatan Inti : 85 menit 1. Mengamati :

- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Cara Membuat Naskah.

2. Mengumpulkan informasi / mencoba :

- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi Cara Membuat Naskah.

3. Menalar / Mengasosiasi :

- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Cara Membuat Naskah yang dilakukan setiap anggota kelompok.

(18)

- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk Menyampaikan hasil tentang Membuat Naskah.

- Masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusi di depan kelas.

5. Menanya :

- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya pada kelompok penyaji.

- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain. c. Kegiatan Akhir : 15 menit

1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok. 2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya

seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.

3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian soal yang telah diberikan.

4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal. 5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik. 6. Salam penutup

Pertemuan 6 : 3 JP (3 x 45 menit) a. Kegiatan awal : 35 menit

1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama. 2. Mengabsen peserta didik.

3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.

4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik. 5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan

selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari, sehingga motivasi siswa akan meningkat.

b. Kegiatan Inti : 85 menit 1. Mengamati :

- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Proses pengambilan gambar.

2. Mengumpulkan informasi / mencoba :

- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi Proses pembuatan presentasi video.

3. Menalar / Mengasosiasi :

- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Proses pembuatan presentasi video yang dilakukan setiap anggota kelompok.

4. Mengkomunikasikan :

- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk Menyampaikan hasil Proses pembuatan presentasi video.

(19)

kelas. 5. Menanya :

- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya pada kelompok penyaji.

- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain. c. Kegiatan Akhir : 15 menit

1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok. 2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya

seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.

3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian soal yang telah diberikan.

4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal. 5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik. 6. Salam penutup

Pertemuan 7 : 3 JP (3 x 45 menit) a. Kegiatan awal : 35 menit

1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama. 2. Mengabsen peserta didik.

3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.

4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik. 5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan

selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari, sehingga motivasi siswa akan meningkat.

b. Kegiatan Inti : 85 menit 1. Mengamati :

- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Proses pengambilan gambar dengan Handphone.

2. Mengumpulkan informasi / mencoba :

- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi Proses pengambilan gambar dengan Handphone.

3. Menalar / Mengasosiasi :

- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Proses pengambilan gambar dengan Handphone yang dilakukan setiap anggota kelompok.

4. Mengkomunikasikan :

- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk Menyampaikan hasil Proses pengambilan gambar dengan Handphone.

(20)

kelas. 5. Menanya :

- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya pada kelompok penyaji.

- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain. c. Kegiatan Akhir : 15 menit

1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok. 2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya

seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.

3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian soal yang telah diberikan.

4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal. 5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik. 6. Salam penutup

Pertemuan 8 : 3 JP (3 x 45 menit) a. Kegiatan awal : 35 menit

1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama. 2. Mengabsen peserta didik.

3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.

4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik. 5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan

selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari, sehingga motivasi siswa akan meningkat.

b. Kegiatan Inti : 85 menit 1. Mengamati :

- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Tata cahaya dalam pengambilan gambar.

2. Mengumpulkan informasi / mencoba :

- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi Tata cahaya dalam pengambilan gambar.

3. Menalar / Mengasosiasi :

- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Tata cahaya dalam pengambilan gambar yang dilakukan setiap anggota kelompok. 4. Mengkomunikasikan :

- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk Menyampaikan hasil Tata cahaya dalam pengambilan gambar. - Masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusi di depan

kelas. 5. Menanya :

(21)

- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain. c. Kegiatan Akhir : 15 menit

1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok. 2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya

seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.

3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian soal yang telah diberikan.

4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal. 5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik. 6. Salam penutup

Pertemuan 9 : 3 JP (3 x 45 menit) a. Kegiatan awal : 35 menit

1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama. 2. Mengabsen peserta didik.

3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.

4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik. 5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan

selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari, sehingga motivasi siswa akan meningkat.

b. Kegiatan Inti : 85 menit 1. Mengamati :

- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Screenrecording dan manfaatnya.

2. Mengumpulkan informasi / mencoba :

- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi Screenrecording dan manfaatnya.

3. Menalar / Mengasosiasi :

- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Screenrecording dan manfaatnya yang dilakukan setiap anggota kelompok.

4. Mengkomunikasikan :

- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk Menyampaikan hasil Screenrecording dan manfaatnya.

- Masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusi di depan kelas.

5. Menanya :

- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya pada kelompok penyaji.

- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain. c. Kegiatan Akhir : 15 menit

(22)

2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.

3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian soal yang telah diberikan.

4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal. 5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik. 6. Salam penutup

Pertemuan 10 : 3 JP (3 x 45 menit) a. Kegiatan awal : 35 menit

1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama. 2. Mengabsen peserta didik.

3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.

4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik. 5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan

selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari, sehingga motivasi siswa akan meningkat.

b. Kegiatan Inti : 85 menit 1. Mengamati :

- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Langkah-langkah Penggunaan Screenrecording.

2. Mengumpulkan informasi / mencoba :

- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi Langkah-langkah Penggunaan Screenrecording.

3. Menalar / Mengasosiasi :

- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Penggunaan Screenrecording yang dilakukan setiap anggota kelompok.

4. Mengkomunikasikan :

- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain. c. Kegiatan Akhir : 15 menit

1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok. 2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya

seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.

(23)

soal yang telah diberikan.

4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal. 5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik. 6. Salam penutup

Pertemuan 11 : 3 JP (3 x 45 menit) a. Kegiatan awal : 35 menit

1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama. 2. Mengabsen peserta didik.

3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.

4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik. 5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan

selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari, sehingga motivasi siswa akan meningkat.

b. Kegiatan Inti : 85 menit 1. Mengamati :

- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Langkah-langkah Pengambilan gambar dengan kamera.

2. Mengumpulkan informasi / mencoba :

- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi Langkah-langkah Pengambilan gambar dengan kamera.

3. Menalar / Mengasosiasi :

- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Pengambilan gambar dengan kamera yang dilakukan setiap anggota kelompok.

4. Mengkomunikasikan :

- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk Menyampaikan hasil Pengambilan gambar dengan kamera. - Masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusi di depan

kelas.

5. Menanya :

- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya pada kelompok penyaji.

- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain. c. Kegiatan Akhir : 15 menit

1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok. 2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya

seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.

3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian soal yang telah diberikan.

(24)

5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik. 6. Salam penutup

Pertemuan 12 : 3 JP (3 x 45 menit) a. Kegiatan awal : 35 menit

1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama. 2. Mengabsen peserta didik.

3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.

4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik. 5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan

selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari, sehingga motivasi siswa akan meningkat.

b. Kegiatan Inti : 85 menit 1. Mengamati :

- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Tahap Pascaproduksi.

2. Mengumpulkan informasi / mencoba :

- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi Tahap Pascaproduksi.

3. Menalar / Mengasosiasi :

- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Tahap Pascaproduksi yang dilakukan setiap anggota kelompok.

4. Mengkomunikasikan :

- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain. c. Kegiatan Akhir : 15 menit

1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok. 2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya

seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.

3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian soal yang telah diberikan.

(25)

F. Penilaian

Penilaian peserta didik dilakukan terhadap aspek-aspek berikut :

a. Aspek pengetahuan, dilakukan dengan tes tertulis, terutama hasil ulangan harian, serta hasil tugas kelompok maupun individu. Peserta didik dianggap telah menacapai KKM (Kriteria Ketuntasan Belajar) jika telah mencapai nilai 2,51 – 2,84 (B-), dengan menggunakan rentang nilai berikut :

Nilai Ketuntasan Pengetahuan dan Keterampilan

Rentang Angka Huruf

1 Jawaban betul sempurna 4

2 Sebagian besar jawaban betul, namun masih ada sebagian kecil jawaban yang salah

3

3 Sebagian besar jawaban salah, namun masih ada sebagian kecil jawaban yang betul

2

4 Jawaban sama sekali salah, tetapi peserta didik telah mencoba mengerjakan dibuktikan dengan menuliskan jawabannya

1

5 Peserta didik tidak menjawab sama sekali

(26)

Ketentuan penilaiannya = jumlah skor di bagi jumlah soal, selanjutnya konversikan ke dalam huruf sebagaimana tercantum dalam tabel di atas.

b. Aspek sikap, dilakukan dengan melakukan pengamatan secara komprehensif terhadap seluruh peserta didik selama pelajaran berlangsung, khususnya pada saat diskusi kelompok. Adapun rubrik penilaiannya adalah sebagai berikut :

Nomor Uraian Skor

1 Peserta didik aktif bekerja sama dalam kelompok, dibuktikan dengan sering memberikan masukan, giat dalam melakukan pekerjaan kelompok, menghargai pendapat teman yang lain, dan seterusnya.

4

2 Peserta didik tidak sepenuhnya aktif dalam kelompok, dibuktikan dengan sesekali terlihat bekerja sama dan membantu pekerjaan kelompok, serta menghargai pendapat teman.

3

3 Peserta didik cenderung tidak aktif dalam kerja sama kelompok, dibuktikan dengan duduk bersama kelompok dan memperhatikan pekerjaan kelompoknya, serta masih menghargai pendapat teman yang lain.

2

4 Peserta pasif dalam kelompok, tetap duduk bersama kelompoknya, namun acuh terhadap pekerjaan kelompok.

1

5 Peserta didik tidak terlibat sama sekali dalam pekerjaan kelompok, dibuktikan dengan tidak duduk bersama kelompoknya.

(27)

c. Aspek keterampilan, dilakukan dengan mengamati keterampilan peserta didik dalam menggunakan alat ukur suatu besaran. Adapun rubrik penilaian keterampilan sebagai berikut :

Nomor Uraian Skor

1 Peserta didik dapat menguasai keterampilan sepenuhnya, serta mampu menujukkan cara kerjanya secara tepat kepada guru.

4

2 Peserta didik tidak sepenuhnya terampil, masih terdapat sedikit kesalahan dalam prosedurnya.

3

3 Peserta didik cenderung tidak terampil, namun bisa melakukan prosedurnya, walaupun masih terdapat banyak kesalahan.

2

4 Peserta didik belum terampil sama sekali.

1

G. Media/Alat, Bahan dan Sumber Belajar

a. Media/Alat : LCD Projector, laptop, screen (layar), sound system. Bahan tayangan/lembar balik.

b. Modul / literatur

c. Bahan tayangan / lembar balik

d. LCD dan laptop untuk kegiatan diskusi dan presentasi e. Perangkat penilaian

Mengesahkan: Diverifikasi: Bantul, 4 Januari 2016 Kepala Sekolah WAKA I Guru Mata Pelajaran

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...