• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROGRAM OSIS PATROLI KEAMANAN SEKOLAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROGRAM OSIS PATROLI KEAMANAN SEKOLAH"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

PROGRAM OSIS

PATROLI KEAMANAN SEKOLAH

(2)

BAB I PENDAHULUAN

Patroli Keamanan Sekolah yang selanjutnya disebut PKS adalah organisasi di SMAS Santo Paulus Medan di Kota Medan yang bertujuan untuk mengembangkan kepribadian siswa untuk turut serta mewujudkan keamanan, kedisiplinan dan ketertiban dilingkungan sekolah sekaligus menjadi pelopor dalam berdisiplin dan berakhlaq. Organisasi adalah sebuah perkumpulan atau wadah bagi sekelompok orang untuk bekerjasama, terkendali dan terpimpin untuk tujuan tertentu. Pembina adalah guru SMAS Santo Paulus Medan di Kota Medan yang ditugaskan melalui Surat Keputusan dan/atau Surat Perintah Tugas (SPT) untuk menjadi Pembina PKS sesuai dengan waktu yang ditentukan.

A. Anggota

Anggota PKS adalah siswa SMAS Santo Paulus Medan di Kota Medan yang telah mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar PKS dan dilantik menjadi anggota

B. Pengurus

Pengurus adalah anggota PKS yang dipilih untuk menjalankan organisasi PKS selama 1 periode kepemimpinan berdasar visi dan misi PKS melalui pelaksanaan program kerja. Alumni adalah siswa dan/atau purna PKS atau lulusan SMAS Santo Paulus Medan. Angkatan PKS adalah tahun anggota dilantik sebagai anggota PKS setelah mengikuti Diklat Dasar PKS

(3)

BAB II

FUNGSI DAN TUGAS PKS

A. Fungsi

Fungsi dibentuknya PKS adalah membangun kedisiplinan, tanggungjawab dan kepemimpinan untuk mempersiapkan pemuda yang memiliki rasa cinta terhadap tanah air dan berwawasan kebangsaan

B. Tugas

PKS dibentuk dengan tujuan agar tercipta keamanan, kenyamanan, ketertiban di kelas dan lingkungan SMAS Santo Paulus Medan serta terciptanya budaya siswa berdisiplin dan berkarakter sesuai dengan karakter Bangsa Indonesia yang berideologi Pancasila

PKS bertugas :

1. Untuk membantu KAMTIBNAS ( Keamanan Ketertiban Nasional ) khususnya di sekolah masing-masing

2. Membantu masyarakat untuk menertibkan keamanan

3. Untuk melatih siswa agar berdisiplin bertanggung jawab dan berdikari (berdiri sendiri)

4. Untuk mencegah serta menangani kenakalan remaja.

5. Untuk membantu sekolah dalam menegakkan kedisiplinan pelajar disekolah

6. Membentuk pelajar yang berakhlaq, berbudi luhur, berpengetahuan luas, berdisiplin tinggi dan berprestasi

7. Sebagai upaya meminimalisir pelanggaran yang dilakukan peserta didik khususnya di kelas dan lingkungan SMAS Santo Paulus Medan.

8. Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran peserta didik akan adanya peraturan yang berlaku di lingkungan sekolah.

9. Melaksanakan pengaturan lalu lintas pada jam masuk dan pulang sekolah serta pengaturan lalu lintas pendukung pada penyelenggaraan kegiatan sekolah

10. Membuat manajemen dan rekayasa lalu lintas di lingkungan sekolah dan manajemen dan rekayasa lalu lintas sementara pada penyelenggaraan kegiatan sekolah khususnya terkait pengaturan parkir, penataan rambu sementara, dan pengaturan lain terkait lalu lintas.

11. Melaksanakan tindakan pengamanan represif dengan melakukan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya tindak kriminal dilingkungan sekolah.

12. Memberikan dukungan pengamanan pada penyelenggaraan kegiatan sekolah

13. Tugas bantuan untuk penegakan kedisiplinan siswa

(4)

BAB III

KOMPONEN ORGANISASI

Komponen Organisasi PKS SMAS Santo Paulus Medan Kota Medan terdiri dari :

B.Janji Anggota

Dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab PKS, anggota berpegang teguh pada janji Korps PKS yang tertera dalam SAPTA DARMA PKS

yang berbunyi :

Kami anggota PKS berjanji :

1. Bertakwa terhadap Tuhan yang Maha ESA

2. Berdisplin tinggi, Jujur, setia, dan tidak mudah putus asa

3. Menghormati dan menghargai antar sesama

4. Mentaati tata tertib organisasi PKS

5. Menghormati sesama organisasi lain

6. Bertanggung jawab atas kewajiban dan tugas kami sebagai anggota PKS

7. Menjaga nama baik organisasi PKS

Janji PKS sebagaimana dimaksud pada pasal 8 adalah janji untuk anggota PKS SMAS Santo Paulus Medan di Kota Medan yang diucapkan pada saat penyelenggaraan kegiatan Intern PKS.

Pengucapan janji PKS dilakukan dengan dipimpin oleh 1 (satu) orang anggota PKS yang mengucap nomor dan kalimat untuk kemudian diucap ulang oleh anggota PKS yang hadir pada lokasi setempat dengan posisi tubuh sikap sempurna.

C. Visi dan Misi

Sebagai organisasi yang memiliki orientasi masa depan yang baik,mampu menumbuhkan komitmen dan mendukung perkembangan SMAS Santo Paulus Kota Medan, PKS memiliki visi organisasi yang diharapkan memberikan semangat dan motivasi anggota dalam menjalankan tugas yang berbunyi :

VISI :

Mencetak anggota yang berkualitas, berdisiplin, berprestasi dan berkarakter berlandaskan iman dan kasih.

Untuk mewujudkan visi PKS ditetapkan misi jangka panjang yang terdiri sebagai berikut :

1. Menciptakan suasana kekeluargaan antar anggota

2. Meningkatkan kualitas anggota PKS dari yang baik menjadi semakin baik

3. Meningkatkan kedisiplinan anggota

4. Mencegah kenakalan remaja

5. Mengadakan patroli di lingkungan sekolah.

6. Mengadakan latihan rutin untuk meningkatkan kualitas anggota baik di organisasi PKS maupun dibidang akademik.

7. Pelatihan fisik dan mental anggota.

8. Menciptakan suasana sekolah yang tertib dan berdisiplin.

(5)

BAB IV

STRUKTUR ORGANISASI

1. Anggota

Siswa PKS SMAS Santo Paulus Medan Kota Medan berhak untuk mendaftarkan diri sebagai anggota PKS. Berdasarkan pelaksanaan tugas PKS, dalam kondisi tertentu keanggotaan PKS menjadi wajib bagi siswa PKS SMAS Santo Paulus Medan Kota Medan jika penerimaan anggota disetiap tahun angkatan kurang memenuhi jumlah minimal anggota PKS. Ketentuan jumlah anggota disebut dengan istilah Wajib PKS. Penerimaan anggota berdasar ketentuan wajib PKS paling sedikit 15 peserta putra dan 15 peserta putri. Anggota PKS sebagaimana dimaksud pada pasal 12 berkedudukan dalam struktur organisasi PKS yang berlaku selama menjadi anggota aktif dan memperpanjang keanggotaan setiap 6 (enam) bulan melalui keikutsertaan dalam kegiatan PKS Siswa PKS SMAS Santo Paulus Medan Kota Medan yang menjadi anggota PKS memiliki kewajiban dan hak sebagai berikut :

a. Kewajiban

1. Melaksanakan perintah Tuhan Yang Maha Esa 2. Mentaati peraturan sekolah dan peraturan korps PKS 3. Berdisiplin dan menjaga ketertiban dalam hal apapun

4. Melaksanakan semua tugas dan program kerja sesuai dengan arahan dan petunjuk dari pembina dan Pengurus PKS

5. Mengikuti Diklat

b. Hak

1. Mendapatkan nilai ektrakulikuler PKS pada raport siswa

2. Memperoleh sertifikat dan piagam anggota/peserta Diklat yang diselenggarakan PKS 3. Memperoleh sertifikat dan piagam anggota Korps PKS setelah selesai masa jabatan

Penerimaan anggota PKS pada setiap periode dilakukan dengan :

1. Sosialisasi penerimaan dengan memberikan pengarahan di ruang kelas, melalui brosur, media sosial, maupun media informasi lain yang sesuai dan yang telah ditetukan oleh pihak sekolah.

2. Dalam keadaan tertentu, penerimaan anggota PKS dapat dilakukan dengan mewajibkan siswa yang ditunjuk untuk bergabung dalam korps PKS dengan persetujuan Pembina PKS.

Pengurus PKS dapat menggunakan tenaga sukarela yang direkrut untuk kepentingan kegiatan atau tugas tertentu. yang dilakukan jika :

1. Jumlah Anggota PKS aktif tidak mampu memenuhi jumlah minimal pada tugas yang diberikan.

2. Kurang adanya Anggota yang sesuai untuk ditempatkan pada pelaksanaan tugas tertentu.

3. Tenaga sukarela diatas untuk selanjutnya disebut anggota PKS Cadangan

4.

Anggota PKS Cadangan dapat difungsikan melaksanakan tugas PKS dengan beban kerja yang sama dengan anggota PKS aktif dalam hal :

1. Perbantuan pengamanan kegiatan sekolah

2. Perbantuan penyelenggaraan kegiatan PKS baik intern maupun ekstern

3. Anggota PKS cadangan diperkenankan menggunakan atribut secara terbatas hanya pada saat pelaksanaan tugas tersebut.

(6)

B. Pengurus PKS

1. Anggota PKS berhak untuk dipillih sebagai Pengurus PKS pada setiap masa kepengurusan

2. Struktur kepengurusan organisasi PKS terdiri dari :

a. Komandan PKS

b. Wakil Komandan PKS

c. Sekretaris

d. Bendahara

e. Divisi 1 ( Kedisiplinan )

f. Divisi 2 ( Ketertiban )

g. Divisi 3 ( LANTAS )

h. Divisi 4 ( Penyuluh )

i. Divisi 5 ( Humas )

j. Divisi 6 ( Provos )

3. Pengurus bertanggungjawab kepada Dewan Pembina PKS, Wakasek Kesiswaan dan Kepala Sekolah

4. Pergantian masa kepengurusan dilaksanakan setiap 12 bulan atau paling lambat 15 bulan terhitung sejak dilaksanakan serah terima kepengurusan

5. Dalam kondisi tertentu pergantian pengurus dapat dilaksanakan kurang dari 12 bulan apabila:

a. Ketua/ anggota Korp PKS tidak mampu melaksanakan amanat organisasi

b. Dikeluarkan dari sekolah

c. Mengundurkan diri

6. Penentuan calon Komandan PKS dilakukan oleh Pengurus PKS yang masih bertugas berdasar

kriteria calon yang disesuaikan dengan kondisi / tuntutan tupoksi organisasi pada setiap angkatan

7. Pemilihan Komandan PKS dilaksanakan melalui pemilihan umum yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Sekolah, namun Dalam kondisi tertentu Komandan PKS dapat dipilih melalui penunjukan langsung oleh Dewan Pembina PKS dengan koordinasi dengan Wakasek Kesiswaan dan Kepala sekolah

8. Pengurus PKS berkedudukan sebagai pengelola Organisasi dan pelaksana pencapaian visi dan misi PKS jangka panjang melalui program kerja yang dibuat pada setiap periode kepengurusan.

9. Anggota PKS sebelum dilantik sebagai pengurus wajib mengikuti pendidikan pembentukan pengurus / up grading yang akan dijelaskan pada BAB Pendidikan dan Latihan

Secara garis besar ketentuan yang harus diperhatikan dalam pergantian pengurus adalah :

1. Pengurus yang masih aktif wajib menentukan calon ketua paling sedikit 2 (dua) calon dengan kriteria disesuaikan dengan kondisi /tuntutan tupoksi organisasi dimasa kepengurusan berikutnya.

2. Penentuan calon Komandan PKS dilakukan oleh Pengurus PKS yang masih bertugas berdasar kriteria calon yang disesuaikan dengan kondisi / tuntutan tupoksi organisasi pada setiap angkatan

3. Pemilihan Komandan PKS dilaksanakan melalui pemilihan umum yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Sekolah, namun Dalam kondisi tertentu Komandan PKS dapat dipilih melalui penunjukan langsung oleh Dewan Pembina PKS dengan koordinasi dengan Wakasek Kesiswaan dan Kepala sekolah

4. Dalam hal penunjukan Komandan PKS secara langsung, pengurus dapat melakukan seleksi tertutup antara pembina dan pengurus melalui metode tanya jawab tatap muka.

(7)

5. Setelah terpilih sebagai Komandan, selambat-lambatnya dalam 1 minggu ketua terpilih wajib memilih sekretaris, bendahara, dan Kepala satuan Divisi-divisi beserta anggotanya untuk kemudian dilaporkan kepada Dewan Pembina dan Sekolah

6. Setiap divisi dalam kepengurusan PKS paling sedikit 2 (dua) orang, sedangkan sekretaris, bendahara masing-masing berjumlah 1 (satu) orang.

D. Tugas dan tanggung jawab pengurus adalah :

1. Komandan PKS

Tugas dan kegiatan :

1. Membuat Program Kerja

2. Bertanggung jawab atas seluruh terlaksananya program kerja Korps PKS SMP 1 Wonopringgo Kabupaten Pekalongan

3. Bertanggung jawab atas kedisplinan anggota Korps PKS SMP 1 Wonopringgo Kabupaten Pekalongan

4. Memantau terlaksananya program kerja

5. Membuat laporan secara umum tentang program seluruh divisi Korps PKS SMP 1 Wonopringgo Kabupaten Pekalongan

6. Menegur sampai mengeluarkan anggota Korps yang tidak melaksanakan tugasnya degan baik

7. Memelihara nama baik Korps PKS SMP 1 Wonopringgo Kabupaten Pekalongan

8. Memberi amanat tugas kepada Wakil Komandan apabila berhalangan hadir

9. Berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Dewan Pembina dalam membuat dan melaksanakan program kerja

10. Mengadakan rapat mingguan anggota Korps PKS( evaluasi atau hal-hal lain yang sifatnya membutuhkan rapat anggota korps PKS )

11. Bekerjasama dengan Organisasi lain dalam program kerja atau papun demi terciptanya anggota sekolah yang berdisiplin

2. Wakil Komandan

Tugas dan kegiatan :

1. Membuat Program Kerja

2. Membantu Komandan PKS dalam melaksanakan tugasnya

3. Mengambil alih komando apabila Komandan PKS berhalangan hadir dengan persetujuan dan

amanat dari Komandan PKS

4. Mendampingi Komandan dalam setiap melaksanakan tugasnya

5. Melaksanakan amanat komandan PKS

3. Sekretaris

Tugas dan kegiatan :

1. Membuat Program Kerja

2. Bertanggung jawab atas seluruh terlaksananya program kerja Sekretaris

3. Membuat Jadwal Piket anggota Korps PKS

4. Membuat surat menyurat yang dibutuhkan oleh anggota Korps PKS

5. Membuat Buku Induk Anggota Korps PKS

6. Membuat Kartu Anggota Korps PKS

7. Membuat buku daftar hadir rapat anggota Korps PKS

8. Membuat buku notula hasil rapat

9. Membuat laporan secara umum tentang program seluruh divisi Korps PKS PKS SMAS Santo Paulus Medan Kota Medan

10. Bekerjasaama dengan divisi lain dalam melaksaanakan program kerja

4. Bendahara

(8)

Tugas dan kegiatan :

1. Membuat Program Kerja

2. Bertanggung jawab atas seluruh terlaksananya program kerja Bendahara

3. Membuat Buku kas masuk dan keluarnya keuangan

4. Membuat laporan keuangan setiap bulan

5. Bekerjasaama dengan divisi lain dalam melaksaanakan program kerja

6. Membuat laporan keuangan secara umum tentang program seluruh divisi Korps PKS SMAS

Santo Paulus Medan Kota Medan

5. Divisi-divisi

a. Div. 1 ( Kedisiplinan )

- Kepala satuan

Tugas dan kegiatan :

1. Bertanggung jawab atas terlaksananya tugas dan kegiatan divisi 1

2. Bekerjasama dengan anggota dalam melaksanakan tugas dan program kerja

3. Bekerjasama dengan divisi lain demi tercapainya tujuan tugas dan program kerja

- Anggota

Tugas dan kegiatan :

1. Membuat peraturan tambahan untuk kedisiplinan lokal yang disetujui oleh pihak sekolah

2. Menggiring peserta didik menuju ke masjid untuk sholat dhuha, dhuhur dan ashar

3. Menertibkan peserta didik waktu bersalaman dengan guru piket di pagi hari

4. Memastikan kelas terkunci pada waktu kebaktian.

5. Mengunci gerbang saat sholat dhuhur berlangsung

6. Menggiring peserta didik untuk mengikuti upacara hari senin

7. Mengingatkan dan menindak peserta didik yang tidak berdisiplin pada waktu upacara

8. Mengingatkan peserta didik yang melanggar peraturan sekolah berkenaan dengan kedisiplinan

9. Mengingatkan bahkan Menindak siswa yang tidak berdisiplin disekolah

b. Div. 2 ( Ketertiban) Kepala Satuan

Tugas dan kegiatan :

1. Bertanggung jawab atas terlaksananya tugas dan kegiatan divisi 2

2. Bekerjasama dengan anggota dalam melaksanakan tugas dan program kerja

3. Bekerjasama dengan divisi lain demi tercapainya tujuan tugas dan program kerja

- Anggota

1. Membuat jadwal piket anggota Korps PKS ( piket keliling harian sholat dhuha, dhuhur dan ashar, piket bersalaman, piket membantu satpam dalam penyebrangan siswa di pagi hari, piket ketertiban di ruang makan, piket mengecek ketertiban kelas dan lingkungan sekolah termasuk piket ruang Korps PKS )

2. Membuat peraturan tambahan untuk ketertiban lokal yang disetujui oleh pihak sekolah

3. Menggiring peserta didik menuju ke masjid untuk sholat dhuha, dhuhur dan ashar

4. Menindak siswa yang mengacuhkan tentang ketertiban dan kerapihan disekolah yang berkaitan dengan :

a. upacara,

b. bersalaman,

c. merpihkan sandal atau sepatu,

d. kerapihan dan kebersihan kelas,

e. mengeluarkan fasilitas kelas tanpa seijin wali kelas,

f. mengeluarkan baju seragam kecuali perempuan,

(9)

g. tidak bertribut lengkap,

h. berambut gondrong/ rambut dicat/ rambut di cukur dengan model yang tidak sesuai dengan alam pendidikan,

i. bersepatu dengan warna selain hitam

j. dan hal-hal lain yang sifatnya ketertiban dan kerapihan

5. Mengingatkan peserta didik yang melanggar peraturan sekolah berkenaan dengan kedisiplinan

6. Memastikan kelas terkunci pada waktu Kebaktian

7. Mengunci gerbang saat sholat dhuhur berlangsung

8. Menggiring peserta didik untuk mengikuti upacara hari senin

9. Menjaga dan menertibakan siswa saat bersalaman di pagi hari

10. Menjaga dan menertibkan siswa saat makan siang di ruang makan

5. Div. 3 ( LANTAS )

- Kepala Satuan

Tugas dan kegiatan :

1. Bertanggung jawab atas terlaksananya tugas dan kegiatan divisi 3

2. Bekerjasama dengan anggota dalam melaksanakan tugas dan program kerja

3. Bekerjasama dengan divisi lain demi tercapainya tujuan tugas dan program kerja

- Anggota

1. Membuat peraturan tambahan untuk kedisiplinan lokal yang disetujui oleh pihak sekolah

2. Membantu satpam dalam penyebrangan siswa pagi dan sore hari

3. Membuat rambu-rambu tentang lalulintas

4. Bekerjasama dengan kepolisian dalam pelatihan khususnya dalam permintaan instruktur

5. Mengadakan pelatihan Baris Berbaris ( LKBB )

6. Mengadakan pelatihan tentang ke-PKS an dengan instruktur dari Kepolisian

7. Mengadakan pelatihan tentang lalulintas dengan instruktur dari Kepolisian

8. Mengadakan pelatihan baris berbaris untuk petugas upacara hari senin

6. Div. 4 ( Penyuluh )

- Kepala Satuan

Tugas dan kegiatan :

1. Bertanggung jawab atas terlaksananya tugas dan kegiatan divisi 4

2. Bekerjasama dengan anggota dalam melaksanakan tugas dan program kerja

3. Bekerjasama dengan divisi lain demi tercapainya tujuan tugas dan program kerja

- Anggota

1. Membuat peraturan tambahan untuk kedisiplinan lokal yang disetujui oleh pihak sekolah

2. Memfasilitasi siswa bagi yang ingin mengutarakan permasalahnannya

3. Mencatat permasalahan dan masukan-masukan serta membawa semua masukan dan permasalahan dalam forum rapat Korps PKS

4. Menerima segala masukan tentang permasalahan kedisiplinan siswa

5. Membuat Kotak saran

6. Mengumumkan semua peraturan-peraturan yang telah dibuat dan telah disetujui pihak sekolah kepada seluruh siswa

7. Memberikan penyuluhan kepada para siswa tentang pentingnya berdisiplin

8. Bekerjasama dengan Guru BP/BK dalam menggali sampai menyelesaikan permasalahan siswa

9. Bekerjasama dengan Wakasek Bid. Kesiswaan dalam menentukan peraturan baru

(10)

10. Mengadakan pelatihan tentang cara penanganan siswa yang bermasalah dengan bimbingan Guru BP/BK

7. Div. 5 ( Humas )

- Kepala Satuan

Tugas dan kegiatan :

1. Bertanggung jawab atas terlaksananya tugas dan kegiatan divisi 5

2. Bekerjasama dengan anggota dalam melaksanakan tugas dan program kerja

3. Bekerjasama dengan divisi lain demi tercapainya tujuan tugas dan program kerja

- Anggota

1. Mengadakan kerjasama dengan kepolisan dalam melaksaanakan pelatihan Korps PKS

2. Melakukan kerjasama dengan organisasi lain dalam pelaksanaan suatu kegiatan

3. Mengkoordinir penyambutan tamu apabila ada acara sekolah, bekerjasama dengan satpam

4. Membantu divisi lain dalam melaksanakan program kerja dan tugas

5. Bekerjasama dengan Wakasek Bid. HUMAS dalam melakukan birokrasi dengan pihak luar sekolah

8. Div. 6 (Provos)

- Kepala Satuan

Tugas dan kegiatan :

1. Bertanggung jawab atas terlaksananya tugas dan kegiatan divisi 6

2. Bekerjasama dengan anggota dalam melaksanakan tugas dan program kerja

3. Bekerjasama dengan divisi lain demi tercapainya tujuan tugas dan program kerja

- Anggota

1. Menerima masukan dan laporan permasalahan yang dilakukan oleh anggota Korps PKS

2. Mengingatkan dan mengingatkan anggota Korps PKS selalu dalam jalan yang lurus

3. Menyidang anggota yang disangka bermasalah dalam mahkamah Korps yang dihadiri Komandan/wakil komandan korps PKS dengan sepengetahuan Dewan Pembina Korps PKS

4. Membuat peraturan bagi anggota korps dengan sepengetahuan dan ijin Dewan Pembina Korps PKS

5. Memberi sanksi administratif, surat peringatan bahkan mengeluarkan anggota korps PKS yang melanggar peraturan sekolah dan peraturan Korps PKS dengan sepengetahuan Dewan Pembina Korps PKS

6. Berkoordinasi dengan Dewan Pembina Korps PKS dalam menindak anggota yang melanggar kode etik Korps PKS

7. Bekerjasama dengan Dewan Pembina, Guru BP/BK dan Wakasek Kesiswaan dalam memberi sanksi kepada anggota Korps

8. Mengeluarkan Surat Rekomendasi Korps PKS dan mengusulkannya kepada Komandan dan Dewan Pembina Korps PKS dalam mengeluarkan anggota dari keanggotaan Korps PKS

Anggota Cadangan dalam hal ini adalah pengurus yang menjadi wakil PKS dalam kepengurusan yang bertanggungjawab kepada Komandan PKS dan bukan merupakan komponen yang berdiri dalam struktur kepengurusan. Dalam keadaan tertentu anggota PKS dapat merangkap sebagai sebagai perwakilan organisasi apabila terjadi keterbatasan jumlah pengurus yang ditempatkan pada organsisasi lain. Pengurus wajib melaksanakan Pergantian Organisasi yang dalam hal ini disebut Re-Organisasi selambat-

(11)

lambatnya dilaksanakan 2 bulan setelah masuk kegaiatan belajar mengajar semester 2. Pembina Sebagai komponen pendukung organisasi dari tenaga pendidik, PKS dibina oleh Guru PKS SMAS Santo Paulus Medan Kota Medan yang berperan dalam :

1. memberikan dukungan pelaksanaan tugas PKS

2. memberikan persetujuan program kerja

3. memberikan persetujuan penyelenggaraan kegiatan

4. setiap pergantian Pembina PKS, pengurus wajib memberikan Modul Materi Pembinaan PKS kepada pembina baru

5. memberikan kebijakan dalam hal-hal tertentu yang sifatnya darurat

Pembina PKS sebagaimana berkedudukan sebagai pemantau dan pembimbing Pengurus PKS dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab serta memberi persetujuan terhadap usulan program kerja

Alumni / Purna PKS

1. Sebagai upaya untuk menjalin komunikasi PKS disetiap angkatan, dibentuk forum alumni/Purna PKS yang anggotanya terhitung dari alumni anggota PKS SMAS Santo Paulus Medan Kota Medan tahun 2014/2015 sebagai titik awal dimulainya pengoganisasian PKS.

2. anggota masuk dalam forum Alumni/Purna PKS setelah menyelesaikan masa kepengurusan PKS

3. Alumni/Purna PKS berperan dalam memberikan kontribusi yang berkaitan dukungan materi, bantuan dana, solusi penyelesaian masalah dan sharing ilmu pengetahuan lain yang bermanfaat bagi anggota korps PKS

4. Alumni tidak diperkenankan melakukan intervensi terhadap penyelenggaraan program kerja pengurus aktif

5. Jika Program Kerja pengurus tidak dapat berjalan, alumni memiliki hak menegur dan meminta penjelasan

Alumni/Purna PKS sebagai komponen organisasi diluar pengurus aktif, diperkenankan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan program kerja PKS berupa :

1. Dana

2. Perlengkapan

3. Birokrasi

4. Sumber daya Instruktur

5. Masukan berupa ide atau pemikiran akan kemajuan organisasi PKS

Sebagai sarana komunikasi antar anggota PKS yang telah menyelesaikan masa kepengurusannya, gabungan dari Alumni / Purna PKS di setiap angkatan dapat bergabung dengan Forum Alumni/Purna PKS yang anggotanya terhitung dari alumni PKS SMAS Santo Paulus Medan Kota Medan lulusan tahun pelajaran 2014/2015 dan masih bersedia untuk turut membangun organisasi PKS.Alumni/Purna PKS diperkenankan menghadiri kegiatan yang diselenggarakan pengurus PKS sebagai undangan sesuai batas waktu yang ditentukan oleh pengurus.

(12)

BAB V

PENDIDIKAN DAN LATIHAN

PKS SMAS Santo Paulus Medan Kota Medan Pekalongan menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan untuk anggota PKS yang terdiri dari :

a. Diklat Dasar b. Latihan Mingguan c. Diklat Pembentukan

2) Anggota PKS baru wajib mengikuti Diklat Dasar yang diselenggarakan oleh Pengurus PKS 3) Instruktur Diklat PKS bersumber dari :

a. Pembina

b. Pengurus PKS

c. Instansi Pemerintah khususnya kepolisian

d. Alumni

4) Materi Diklat PKS disusun dalam buku pedoman materi PKS yang diperbarui dan diperbanyak pada setiap masa kepengurusan. Diklat Dasar Pertama dilaksanakan selambatnya-lambatnya 1 (satu) bulan setelah dilantiknya pengurus baru korps PKS dengan penyampaian materi paling sedikit 3 (tiga) kali pertemuan.

Diklat Dasar Dilaksanakan dengan tujuan untuk pengenalan dan penguasaan materi Dasar PKS dengan target utama :

a. Anggota siap tugas

b. Anggota dapat ditugaskan sebagai bantuan tugas pengamanan, kedisiplinan dan ketertiban c. Anggota termotivasi untuk aktif dalam organisasi PKS

Materi Diklat Dasar Pertama terdiri dari :

a. Pendidikan Pendahuluan Bela Negara

b. Pengenalan tugas dan tanggung jawab PKS

c. Pengenalan 12 Isyarat Pengatur Lalu Lintas

d. Teknik Pengamanan

e. Pelatihan Baris Berbaris

f. Senam Lantas

Materi Diklat Lanjutan Pembentukan terdiri dari :

a. Kepemimpinan

b. Administrasi Korps PKS

c. Pembuatan Proposal dan laporan kegiatan

d. Penanganan permasalahan dan kenakalan remaja

(13)

Sumber daya Instruktur untuk memberikan pelatihan dalam Diklat dasar PKS berasal dari :

a. Kepala Sekolah atau wakil kepala sekolah

b. Dewan Pembina PKS

c. Instansi Pemerintah

d. Pengurus PKS

e. Alumni

Setelah dilaksanakan Diklat dasar, peserta dilantik sebagai anggota PKS dan berhak menggunakan tanda pengurus organisasi PKS dan tanda kecakapan sebagai pengatur lalu lintas yang dipasang di seragam sekolah yang ditentukan. Anggota baru yang telah dilantik wajib melaksanakan tugas pengurus/divisi-divisi yang ada dalam organisasi PKS PKS SMAS Santo Paulus Medan Kota Medan dan melaksanakan praktek lapangan berupa pengaturan lalu lintas dengan diawasi langsung oleh Pembina dan/atau Pengurus PKS serta bertugas dalam pengamanan kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah.

Latihan mingguan anggota PKS dilaksanakan paling sedikit 1 kali setiap bulan dengan sekurang-kurangnya dilaksanakan selama 2 jam setiap kali latihan

Materi Latihan Mingguan terdiri dari :

a. Pendidikan Penerapan Bela Negara

b. Pembahasan UU no 22 tahun 2009 tentang LLAJ

c. Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (Pengaturan, Penjagaan dan Pengawalan)

d. Manajemen Pengamanan

e. Beladiri Polri

f. Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP)

g. Latihan Baris Berbaris

h. Penyiapan keikutsertaan Lomba

i. Pengetahuan lain yang mendukung pelaksanaan tugas PKS

j. Penanganan pertama terhadap siswa bermasalah

k. Penyegaran jasmani maupun rohani anggota korps PKS oleh Kepala sekolah/wakil kepala

sekolah/ dewan Pembina PKS/motivator

Sumber daya Instruktur dalam Latihan Mingguan PKS berasal dari :

a. Kepala Sekolah atau wakil kepala sekolah

b. Dewan Pembina PKS

c. Instansi Pemerintah

d. Pengurus PKS

e. Alumni

Pengurus wajib menyediakan absensi untuk memantau keikutsertaan anggota dan diperkenankan membuat tes singkat untuk menilai tingkat pemahaman anggota. Anggota yang telah mengikuti latihan mingguan sebelum dipilih sebagai pengurus PKS wajib mengikuti Diklat lanjutan Pembentukan PKS yang dilaksanakan paling lambat 1 minggu sebelum pelaksanaan pelantikan anggota pengurus. Diklat Lanjutan Pembentukan bertujuan sebagai media pembekalan kemampuan dan pengetahuan anggota dalam melaksanakan tugas sebagai pengurus PKS serta memberikan pendalaman visi misi PKS pada jangka panjang.

Materi Diklat Pembentukan terdiri dari :

a. Pendidikan Penerapan Bela Negara

b. Bedah Anggaran Dasar dan Anggaran Dasar Rumah Tangga

c. Manajemen Kepengurusan PKS (penyusunan program kerja,

pengelolaan keuangan, penyusunan proposal dan laporan kegiatan, pembinaan anggota, penyelenggaraan lobi antar organisasi dan institusi)

d. Latihan Dasar Kepemimpinan

Sumber daya Instruktur untuk memberikan pelatihan dalam Diklat Pembentukan dapat berasal dari:

a. Kepala Sekolah atau wakil kepala sekolah

b. Dewan Pembina PKS

c. Instansi Pemerintah

d. Pengurus PKS

(14)

e. Alumni

Dalam pelaksanaan setiap Diklat, pengurus diperkenankan untuk mencetak piagam sesuai dengan materi pelatihan atas persetujuan dari Pembina PKS dan Instansi yang bersangkutan.

Pelaksanaan Latihan Mingguan dan Diklat PKS ditekankan untuk diselenggarakan di lingkungan PKS SMAS Santo Paulus Medan Kota Medan.

(15)

BAB VI PROGRAM KERJA

Pengurus yang telah dibentuk dan dilantik wajib membuat program kerja untuk diserahkan kepada Dewan Pembina PKS paling lambat 2 (dua) minggu setelah serah terima kepengurusan Program kerja yang disusun paling sedikit harus memuat :

a. Jenis kegiatan (Diklat, Kunjungan, Acara Intern, Acara Ekstern)

b. Rencana bulan penyelenggaraan

c. Target peserta

d. Sumber dana

e. Hasil yang ingin dicapai

Dalam hal penyelenggaraan kegiatan yang sumber dananya berasal dari sekolah, Pengurus PKS wajib membuat Proposal untuk disetujui sekurang-kurangnya oleh Ketua Komandan PKS, Ketua Dewan Pembina PKS, Wakasek Kesiswaan dan Kepala Sekolah.

Proposal Yang dimaksud sekurang-kurangnya memuat :

a. Latar belakang

b. Maksud dan Tujuan

c. Rencana Waktu Pelaksanaan

d. Jumlah Peserta

e. Susunan Acara

f. Anggaran Dana

g. Penutup

Setelah dilaksanakannya kegiatan, pengurus wajib membuat laporan pertanggungjawaban yang disampaikan kepada Ketua Dewan Pembina PKS dan Wakasek Kesiswaan dengan sekurang- kurangnya memuat :

a. Latar belakang

b. Realisasi waktu pelaksanaan

c. Jumlah peserta

d. Hasil yang telah dicapai

e. Realisasi anggaran dana

f. Penutup

Anggaran dana yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan program kerja kepengurusan berasal dari :

a. alokasi dana sekolah untuk PKS

b. Iuran Anggota

c. Sumbangan Alumni

d. Sumber pendapatan lain yang sah.

Kegiatan yang sumber dananya tidak menggunakan alokasi dana sekolah, proposal yang dibuat disampaikan kepada Ketua Dewan Pembina PKS yang ditindaklanjuti dengan persetujuan Pembina PKS dan Wakasek Kesiswaan dan kepala Sekolah baik secara lisan atau tertulis. Setiap Bagian dalam Pengurus dalam masa akhir jabatannya wajib membuat laporan pertanggungjawaban yang disampaikan kepada Komandan PKS, yang selanjutnya disampaikan didepan siding DPK-MPK,Pembina PKS, wakasek Kesiswaan dan kepala sekolah dalam bentuk dokumen cetak yang memuat :

a. Realiasi Program Kerja

b. Jumlah Peserta

c. Anggaran dana

(16)

BAB VII KEUANGAN

Untuk mendukung pelaksanaan Program Kerja, dialokasikan dana untuk PKS yang besarnya disesuaikan dengan anggaran dana yang tersedia pada sekolah PKS SMAS Santo Paulus Medan Kota Medan. Dalam penyelenggaraan kegiatan tertentu, pengurus dapat bekerjasama dengan sponsor untuk memberikan dukungan dana melalui perjanjian tertulis antara kedua belah pihak. Pengurus PKS wajib menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan disetiap akhir masa kepengurusan. Dana PKS digunakan seoptimal mungkin untuk mendukung program kerja kepengurusan dan hanya dapat dicairkan oleh perintah komandan PKS dan sepengetahuan Ketua Dewan Pembina PKS

Sumber pendapatan Korps PKS berasal dari :

a. Sekolah

b. Sumbangan Alumni

c. Kerjasama Sponsor

d. Swadaya Anggota Korps PKS, dan

e. Usaha – usaha lain yang sah dan tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran

Dasar Rumah Tangga

(17)

BAB VIII PENUTUP

PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

Ketentuan-ketentuan dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran RumahTangga (ART) hanya dapat diubah atas persetujuan Rapat Umum Anggota Korps PKS yang khusus diselenggarakan untuk maksud tersebut. Pelaksanaan rapat umum harus dihadiri oleh Dewan Pembina PKS dan sekurang-kurangnya melibatkan senior pada 2 tingkat angkatan sebelumnya.

Medan , 16 Juli 2020

, Pembina PKS,

Rio Tedward Pasaribu, S. Pd

(18)

LAMPIRAN

(19)
(20)
(21)

KEGIATAN OSIS

(22)

KEGIATAN OSIS

(23)

KEGIATAN OSIS

(24)

KEGIATAN OSIS

(25)

KEGIATAN OSIS

Dokumentasi Kegiatan OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)

(26)

KEGIATAN OSIS

(27)

KEGIATAN OSIS

RAPAT OSIS BERSAMA GURU PEMBIMBING

(28)

KEGIATAN OSIS

OSIS MEMBAWA UPACARA PADA SAAT 17 AGUSTUS

(29)

KEGIATAN OSIS

OSIS BIDANG PKS

Referensi

Dokumen terkait

massamedia memiliki peran yang sangat kuat untuk menyebarkan pengaruh kepada khalayak. Cangkupan media yang luas dan penyampaian informasi yang berulang-ulang akan

Wakil Ketua Majelis Syura PKS yang membidangi kaderisasi ini memberikan tips kepada anggota PKS Sumbagut yang hadir dalam konsolidasi.. "Kuncinya adalah Masuk kesemua

ENGLISIiDEPARTMDNT.FACTILTY OT'LETTDRS. ANDALAS

[r]

Fryebm rsrlhr ylB

Ungkapan tersebut diperkuat oleh (Nuzulah, 2017) mengatakan bahwa untuk menjaga perilaku siswa agar tidak menyimpang dan mendorong siswa memiliki perilaku yang patuh terhadap

Peneliti menggunakan metode analisis isi kualitatif dengan pendekatan secara objektif berdasarkan pemahaman terhadap teks karya sastra (novel) untuk menemukan

Penggunaan kartu huruf pada pembelajaran bahasa Indonesia aspek membaca dapat meningkatkan keterampilan dan motifasi belajar siswa kelas awal hal ini terbukti dengan

Secara struktur penggunaan lahan luas penggunaan lahan di Kawasan Pesisir Kota Kupang tampak men- galami dinamika perubahan yang berbeda-beda pada masing-masing

Dalam kaitan beban kerja pada penelitian ini, dilakukan analisis mengenai beban kerja seluruh pegawai menggunakan metode NASA-TLX dimana diketahui tingkat beban kerja

Ennek megoldására a korábban bemutatott RBF hálózat rejtett neuronjainak számát redukálni fogjuk, amennyire csak lehet olyan módon, hogy a hálózat aktuális problémára

Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel independen (X) yang terdiri dari angsuran kredit (X1), jumlah anggota (X2), dan durasi organisasi (X3).. Sampel diambil

Mahasiswa memiliki kemampuan menulis gagasan dalam bahasa Indonesia, tetapi banyak yang menulis tidak sesuai dengan aturan. Untuk itu, ada empat tujuan penelitian, yaitu: 1)

Sampel dalam studi ini adalah 195 orang yang pernah melakukan perawatan di Natasha skin

Barak pengungsi adalah tempat atau lokasi bagi masyarakat yang harus pindah dari tempat tinggal semula dikarenakan menjadi korban konflik atau bencana alam ( Francis M. Deng, 2002:

dalam pemberitaan berkaitan dengan ideologi media, dimana aktor yang lebih. ditonjolkan adalah pihak yang dianggap sebagai narasumber yang

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memperkenalkan kembali karya sastra prosa Bali tradisional yaitu Satua I Tuung Kuning kepada masyarakat sekaligus

Pemilik premis perniagaan atau pemberi sewa yang memberikan pengurangan atau pelepasan sewa kepada penyewa premis perniagaan yang terdiri daripada PKS dan bukan PKS

Sehubungan dengan pelaksanaan Kualifikasi Seleksi Umum Penyedia Jasa Konsultansi, Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM Tahun Anggaran 2012 untuk pekerjaan “PEMBUATAN

Setelah dihasilkan nilai korelasi (r hitung ), maka untuk mengetahui masing- masing butir soal valid atau tidak valid akan dilakukan perbandingan antara r hitung dengan

Angka tersebut mempunyai maksud bahwa pengaruh variabel kompetensi (Keahlian Teknis, Percaya Diri, Perhatian terhadap Kejelasan Tugas dan Ketelitian Kerja, Empati, dan

Interpretasi dari hasil hitungan korelasi product moment dengan menggunakan SPSS versi 16.0 adalah mahasiswa yang mendapatkan nilai tinggi dalam ujian seleksi SPMB jalur

The development of reading materials is started by gathering information from students and teacher, analyzing students’ need of light vehicle engineering student,