25 BAB III
METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian
Peneliti melakukan penelitian di SDN Jatipurus, tepatnya pada siswa kelas IV. SDN Jatipurus terletak di Dusun Jurutengah, Desa Jatipurus, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen. Pembelajaran dilaksanakan melalui 6 (enam) rombongan belajar dengan jumlah siswa total 107 siswa: 55 laki-laki dan 52 perempuan. SDN Jatipurus ini mempunyai guru sebanyak 8 orang. Kondisi sarana dan prasarana cukup baik, dengan rincian terdapat ruang guru, 6 ruang kelas, ruang kepala sekolah, perpustakaan, mushola, tempat parkir guru dan siswa, toilet guru dan siswa, lapangan upacara, dapur, dan ruang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah).
Penelitian dilakukan di sekolah ini karena berbagai alasan. Pertama, peneliti mendapatkan izin dari pihak sekolah untuk melakukan penelitian tindakan kelas. Kedua, guru-guru di SD tersebut berkenan membantu peneliti untuk melaksanakan penelitian kolaboratif. Ketiga, peneliti ingin memperbaiki pembelajaran bahwa penerapan pendekatan saintifik dengan multimedia dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada tema Indahnya Keragaman di Negeriku pada siswa kelas IV SDN Jatipurus tahun ajaran 2019/2020.
2. Waktu Penelitian
Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil dan genap tahun ajaran 2019/2020. Penelitian dilaksanakan dari tahap perencanaan, pelaksanaan, analisis hingga pembuatan laporan yang dilaksanakan dari bulan November 2019 sampai Agustus 2020. Tahap persiapan penelitian ini dimulai setelah peneliti mengajukan surat izin penelitian dan memperoleh izin dari SDN Jatipurus untuk melaksanakan penelitian pada tanggal 21 November 2019. Kemudian peneliti melakukan observasi dan wawancara awal pada tanggal 23 November 2019. Proses penyusunan proposal dilakukan pada bulan November 2019 sampai Februari 2020. Seminar proposal dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2020. Proses revisi
proposal berlangsung pada tanggal 8 Februari 2020 sampai 14 Februari 2020.
Tahap pelaksanaan siklus I pertemuan 1 dimulai dengan melaksanakan perencanaan pada tanggal 20 Februari 2020 dilanjutkan dengan pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada tanggal 22 Februari 2020. Untuk pelaksanaan siklus I pertemuan 2 direncanakan pada tanggal 24 Februari 2020 dan dilanjutkan dengan pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada tanggal 25 Februari 2020. Kemudian pelaksanaan siklus II pertemuan 1 direncanakan pada tanggal 28 Februari 2020 dan pelaksanaan, obserasi, serta refleksi pada tanggal 29 Februari 2020.
Selanjutnya siklus II pertemuan 2 direncanakan pada tanggal 2 Maret 2020 dan pelaksanaan, observasi, serta refleksi pada tanggal 3 Maret 2020. Kemudian perencanaan siklus III pada tanggal 12 Maret 2020 dan pelaksanaan, observasi, serta refleksi pada tanggal 14 Maret 2020.
Selanjutnya tahap analisis data dan pelaporan yang diawali dengan analisis data pada tanggal 22 Februari sampai 31 Maret 2020. Penyusunan laporan skripsi pada tanggal 1 April 2020 sampai Agustus 2020. Pelaksanaan ujian skripsi pada tanggal 16 September 2020. Pelaksanaan revisi skripsi pada tanggal 17 September 2020 hingga 6 Oktober 2020 serta penggandaan skripsi dilaksanakan pada Oktober 2020.
Tabel 3.1. Jadwal Penelitian Tindakan Kelas
N o.
Kegiatan Tahun
2019
Tahun 2020
Nov Des Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt 1. Persiapan
penelitian Mengurus perizinan Observasi awal penelitian Penyusunan Proposal
Menyiapkan RPP dan instrumen penelitian Seminar proposal Revisi proposal 2. Pelaksanaan
penelitian Siklus I a. Pertemuan 1 b. Pertemuan 2 Siklus II a. Pertemuan 1 b. Pertemuan 2 Siklus III a. Pertemuan 1 3. Analisis Data dan
Pelaporan a. Analisis data (hasil 3 siklus) b. Penyusunan laporan skripsi c. Ujian dan revisi d. Penggandaan dan Pengumpulan laporan
B. Desain Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). PTK merupakan suatu penelitian yang mengkaji masalah pembelajaran di dalam kelas melalui refleksi diri guna memecahkan masalah tersebut dengan cara melakukan berbagai tindakan yang terencana dan menganalisis setiap pengaruh dari perlakuan tersebut (Sanjaya, 2017: 22). Penelitian tindakan kelas ini dilakukan
secara kolaboratif bersama guru kelas IV SDN Jatipurus. Perancang tindakan dilakukan oleh peneliti dan guru berperan sebagai pelaksana tindakan.
C. Subjek Penelitian
Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Jatipurus tahun ajaran 2019/2020 berjumlah 21 siswa yang terdiri atas 12 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki.
D. Data dan Sumber Data 1. Data
“Data yang baik adalah data yang diambil dari sumber yang tepat dan akurat” (Arikunto, Suhardjono, & Supardi, 2017: 225). Jenis data pada penelitian tindakan kelas ini ada dua macam, yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa data penilaian pengetahuan muatan pelajaran IPS pada tema Indahnya Keragaman di Negeriku. Data kualitatif berupa informasi pelaksanaan pembelajaran IPS menggunakan pendekatan saintifik dengan multimedia berupa hasil observasi dan wawancara terhadap guru dan siswa.
2. Sumber Data
Sumber data adalah subjek dari data yang diperoleh (Arikunto, 2013: 172).
Data yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini berupa data yang tepat dan relevan. Oleh karena itu, sumber data dalam penelitian ini yaitu:
a. Siswa
Siswa kelas IV SDN Jatipurus tahun ajaran 2019/2020 merupakan sumber data pada penelitian ini. Data diperoleh berdasarkan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan menggunakan pendekatan saintifik dengan multimedia pada pembelajaran IPS tema Indahnya Keragaman di Negeriku.
b. Guru
Pada penelitian tindakan kelas ini guru yang dijadikan sumber data yaitu guru kelas IV SDN Jatipurus. Guru sebagai sumber data berperan sebagai pelaksana tindakan yang diperlukan oleh peneliti. Data yang
diperoleh dari guru berupa data penerapan pendekatan saintifik dengan multimedia pada pelajaran IPS tema Indahnya Keragaman di Negeriku.
c. Dokumen
Dokumen yang digunakan pada penelitian ini berupa data hasil belajar kondisi awal sebelum penelitian ini dilakukan yaitu hasil penilaian tengah semester I muatan pelajaran IPS siswa kelas IV SDN Jatipurus tahun ajaran 2019/2020.
E. Teknik dan Alat Pengumpulan Data 1. Teknik Pengumpulan Data
Untuk mendapatkan data dari narasumber diperlukan suatu teknik. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini sebagai berikut:
a. Teknik Tes
Tes hasil belajar digunakan pada penelitian ini guna sebagai tolak ukur keberhasilan setelah melakukan penerapan pendekatan saintifik dengan multimedia pada pembelajaran IPS tema Indahnya Keragaman di Negeriku.
b. Teknik Nontes 1) Observasi
Pada penelitian ini observasi dilakukan ketika guru dan siswa sedang melaksanakan proses pembelajaran. Tujuan dilakukannya observasi yaitu untuk mendapatkan data tentang aktivitas guru dan tingkat partisipasi siswa terhadap pembelajaran.
2) Wawancara
Wawancara dilakukan guna untuk mendapatkan informasi dari narasumber. Wawancara dilaksanakan secara langsung terhadap siswa dan guru kelas IV setelah proses pembelajaran berlangsung mengenai penerapan pendekatan saintifik dengan multimedia tema Indahnya Keragaman di Negeriku.
3) Analisis dokumen
Dokumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu hasil belajar IPS sebelum peneliti memberikan tindakan yaitu hasil penilaian tengah semester I kelas IV SDN Jatipurus muatan pelajaran IPS.
2. Alat Pengumpulan Data
Alat pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini dikelompokkan ke dalam instrumen variabel x dan variabel y, lebih rincinya sebagai berikut:
a. Instrumen Penerapan Pendekatan Saintifik dengan Multimedia 1) Definisi Konsep
Pendekatan saintifik dengan multimedia adalah pendekatan pembelajaran yang dirancang agar siswa dapat terlibat dalam aktivitas pembelajaran sehingga siswa dapat aktif dan lebih memahami materi yang disampaikan oleh guru dengan komponen yaitu: (1) mengamati objek multimedia, (2) menanya berdasarkan multimedia, (3) mengumpulkan informasi berdasarkan multimedia, (4) menalar berdasarkan multimedia, dan (5) mengomunikasikan.
2) Definisi Operasional
Pendekatan saintifik dengan multimedia adalah akumulasi skor dan deskripsi yang menunjukkan pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan pendekatan saintifik dengan multimedia dengan indikator:
(1) mengamati objek multimedia, (2) menanya berdasarkan multimedia, (3) mengumpulkan informasi berdasarkan multimedia, (4) menalar berdasarkan multimedia, dan (5) mengomunikasikan. Dalam memperoleh skor dan deskripsi tersebut dilakukan melalui teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik nontes yaitu observasi dan wawancara dengan menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara. Hal ini berdasarkan pada skenario pembelajaran yang terdapat pada lampiran.
a) Lembar Observasi
Lembar observasi dimanfaatkan sebagai pedoman dalam melakukan observasi. Observasi dilakukan pada siswa dan guru selama kegiatan pembelajaran berlangsung di setiap siklus. Penilaian
ini diukur dalam lembar observasi berbentuk rating scale di mana dengan menjumlahkan skor yang dicapai dalam pengisian instrumen.
Penggunaan rating scale dijabarkan dengan skala penskoran 0-4 yang setiap skornya mempunyai deskriptor, dan jika terdapat deskriptor yang tidak terpenuhi maka memperoleh 0. Cara menghitung persentase adalah sebagai berikut:
Adapun pedoman penilaian untuk lembar observasi tertera dalam tabel berikut:
Tabel 3.2. Pedoman Skala Penilaian Menurut Arifin (2017: 236) Tingkat Penguasaan Skor
Standar
Keterangan
90% - 100% A Sangat Baik
80% - 89% B Baik
70% - 79% C Cukup
60% - 69% D Rendah
0% - 59% E Sangat Rendah
b) Pedoman Wawancara
Wawancara dilakukan pada guru dan siswa dengan mengacu kepada pedoman wawancara. Instrumen pada pedoman wawancara ini berupa pertanyaan-pertanyaan mengenai pendapat guru dan siswa mengenai penerapan pendekatan saintifik dengan multimedia.
c) Kisi-kisi
Berdasarkan skenario pembelajaran penerapan pendekatan saintifik dengan multimedia, dapat disusun kisi-kisi sebagai berikut.
𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑛𝑡𝑎𝑠𝑒 =𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑘𝑒𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢ℎ𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 𝑥 100%
Tabel 3.3. Kisi-Kisi Lembar Observasi dan Pedoman Wawancara Penerapan Pendekatan Saintifik dengan Multimedia
Aspek yang Diamati
Observasi Guru dan Siswa Nomor
Pertanyaan
Jumlah Pertanyaan 1. Mengamati objek multimedia 1,2,3,4 4 2. Menanya berdasarkan
multimedia
5,6,7,8
4 3. Mengumpulkan informasi
berdasarkan multimedia
9,10,11,12
4 4. Menalar berdasarkan
multimedia
13,14,15,16
4
5. Mangomunikasikan 17,18,19,20 4
Jumlah 20
b. Instrumen Hasil Belajar IPS kelas IV tema Indahnya Keragaman di Negeriku
1) Definisi Konsep
Hasil belajar ialah kemampuan yang diperoleh siswa setelah melalui proses belajar yang ditandai dengan perubahan perilaku yang terdiri atas tiga ranah yaitu ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Dalam penelitian ini hasil belajar difokuskan pada aspek kognitif pada KD 3.2 Mengidentifikasi keragaman sosial, ekonomi, budaya, etnis, dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia serta hubungannya dengan karakteristik ruang, dan KD 4.2 Menyajikan hasil identitas mengenai keragaman sosial, ekonomi, budaya, etnis, dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia serta hubungannya dengan karakteristik ruang.
2) Definisi Operasional
Hasil belajar IPS pada tema Indahnya Keragaman di Negeriku adalah kemampuan siswa setelah proses belajar yang ditandai perubahan perilaku meliputi ranah kognitif yang tercermin dari hasil tes kognitif yang terdiri dari 10 soal pilihan ganda dan 5 soal isian yang digunakan pada setiap pertemuannya.
Tabel 3.4. Kisi-kisi Instrumen Tes Hasil Belajar Siklus I Pertemuan 1 Indikator Materi
Pokok
Bentuk Soal
Nomor Soal
Jumlah Soal
Jenjang Kognitif 3.2.1 Mengidentifikasi
keragaman suku bangsa yang ada
di Indonesia. Keragaman suku bangsa yang ada di Indonesia
Pilihan ganda, Isian
1-5, 11-13
5 3
C1-C4
4.2.1 Mengemukakan penyebab keragaman suku bangsa di Indonesia.
Pilihan ganda, Isian
6-10, 14-15
5 2
C1-C4
Jumlah Soal 15
Tabel 3.5. Kisi-kisi Instrumen Tes Hasil Belajar Siklus I Pertemuan 2 Indikator Materi
Pokok
Bentuk Soal
Nomor Soal
Jumlah Soal
Jenjang Kognitif 3.2.2 Mengidentifikasi
keragaman bahasa daerah yang ada di Indonesia.
Keragaman bahasa daerah yang ada di Indonesia
Pilihan ganda, Isian
1-5, 11-13
5 3
C1-C4
4.2.2 Menjelaskan keragaman bahasa daerah yang ada di Indonesia.
Pilihan ganda, Isian
6-10, 14-15
5 2
C1-C4
Jumlah Soal 15
Tabel 3.6. Kisi-kisi Instrumen Tes Hasil Belajar Siklus II Pertemuan 1 Indikator Materi
Pokok
Bentuk Soal
Nomor Soal
Jumlah Soal
Jenjang Kognitif 3.2.3 Menjelaskan
nama rumah adat yang ada di Indonesia
Keragaman rumah adat yang ada di Indonesia
Pilihan ganda, Isian
1-5, 11-13
5 3
C1-C4
4.2.3 Menyebutkan keragaman nama rumah adat yang ada di Indonesia
Pilihan ganda, Isian
6-10, 14-15
5 2
C1-C4
Jumlah Soal 15
Tabel 3.7. Kisi-kisi Instrumen Tes Hasil Belajar Siklus II Pertemuan 2 Indikator Materi
Pokok
Bentuk Soal
Nomor Soal
Jumlah Soal
Jenjang Kognitif 3.2.4 Menyebutkan
nama, keunikan, dan penggunaan pakaian adat yang ada di daerah mereka.
Keragaman pakaian adat yang ada di Indonesia
Pilihan ganda, Isian
1-5, 11-13
5 3
C1-C4
4.2.4 Menuliskan nama, keunikan, dan penggunaan pakaian adat yang ada di daerah mereka.
Pilihan ganda, Isian
6-10, 14-15
5 2
C1-C4
Jumlah Soal 15
Tabel 3.8. Kisi-kisi Instrumen Tes Hasil Belajar Siklus III Pertemuan 1 Indikator Materi
Pokok
Bentuk Soal
Nomor Soal
Jumlah Soal
Jenjang Kognitif 3.2.5 Menganalisis
keragaman ekonomi di
Indonesia. Keragaman ekonomi di Indonesia
Pilihan ganda, Isian
1-5, 11-13
5 3
C1-C4
4.2.5 Menyebutkan keragaman ekonomi di Indonesia.
Pilihan ganda, Isian
6-10, 14-15
5 2
C1-C4
Jumlah Soal 15
Teknik Penilaian:
(1) Pilihan Ganda = 10 x 1 = 10 (2) Isian = 5 x 2 = 10
(3) Nilai = Skor keseluruhan yang diperoleh
Skor maksimal 𝑥 100 = 100 Kriteria Penilaian : KKM Muatan IPS = 75
F. Teknik Uji Validitas Data
Data yang telah diperoleh peneliti selanjutnya diuji kevalidannya. Data yang valid yaitu ketepatan antara data yang sesungguhnya terjadi pada objek dengan data yang dikumpulkan oleh peneliti (Sugiyono, 2015: 2). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu teknik triangulasi. Teknik triangulasi
merupakan teknik pengumpulan data yang menggabungkan berbagai teknik sumber data dan pengumpulan data yang telah ada (Sugiyono, 2015: 241).
Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi teknik.
Triangulasi sumber data didapatkan dari siswa, guru, dan dokumen. Sedangkan triangulasi teknik meliputi teknik tes, observasi, dan wawancara.
G. Teknik Analisis Data
Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif.
Data kuantitatif berasal dari nilai hasil belajar siswa yang dianalisis dengan teknik statistik deskriptif komparatif. Teknik ini dilakukan dengan cara membandingkan hasil hitung dari statistik deksriptif pada satu siklus dengan siklus berikutnya.
Sedangkan data kualitatif berasal dari proses analisis penerapan pendekatan saintifik dengan multimedia yang dianalisis menggunakan model analisis data menurut Miles dan Huberman (Sugiyono, 2015: 247-252) yang terdiri dari tiga langkah sebagai berikut.
1. Data Reduction (Reduksi Data)
Mereduksi data dapat diartikan sebagai memilih hal-hal pokok dan memfokuskan pada hal-hal yang penting dengan tujuan mempermudah peneliti melakukan pengumpulan data selanjutnya, memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mencarinya bila diperlukan.
2. Data Display (Penyajian Data)
Data dapat disajikan dalam bentuk grafik, narasi, matrik, dan tabel yang berfungsi sebagai petunjuk informasi tentang sesuatu yang mempunyai kaitan antara variabel satu dengan yang lainnya. Penyajian data berguna mempermudah dalam memahami dan merencanakan kegiatan selanjutnya.
3. Verifikasi
Verifikasi atau penarikan kesimpulan didasarkan pada kondisi serta bukti yang diperoleh di lapangan berdasarkan hasil reduksi data serta penyajian data yang diperoleh.
H. Indikator Kinerja Penelitian
Indikator kinerja penelitian ialah pedoman yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan keberhasilan pelaksanaan tindakan. Pada penelitian ini, indikator yang menjadi pedoman keberhasilan adalah meningkatnya hasil belajar IPS pada tema Indahnya Keragaman di Negeriku pada siswa kelas IV SDN Jatipurus tahun ajaran 2019/2020 melalui penerapan pendekatan saintifik dengan multimedia. Berikut indikator kinerja pada penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 3.9.
Tabel 3.9. Indikator Kinerja Penelitian
Aspek yang Diukur
Persentase yang Ditargetkan
Cara Mengukur
Penerapan pendekatan saintifik dengan multimedia yang dilaksanakan guru.
85%
Menggunakan lembar observasi dan dihitung dari jumlah skor ketepatan guru dalam menerapkan pendekatan saintifik dengan multimedia dan didukung dengan hasil wawancara guru dalam menerapkan pendekatan saitifik dengan multimedia yang telah dilaksanakan.
Penerapan pendekatan saintifik dengan multimedia pada siswa
85%
Menggunakan lembar observasi dan dihitung dari jumlah skor kesungguhan siswa selama proses pembelajaran. Didukung hasil wawanacara siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan multimedia.
Hasil belajar IPS tema Indahnya Keragaman di Negeriku pada siswa kelas IV meningkat.
85%
Diukur dari hasil tes belajar dan dihitung dari jumlah siswa yang dapat menjawab dengan benar dengan KKM = 75.
I. Prosedur Penelitian
Kemmis dan Mc. Taggart (Arikunto, 2013: 137) mengemukakan pada PTK terdapat empat langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi, dan refleksi yang secara rinci disajikan dalam bagan berikut ini.
Gambar 3.1. Modifikasi Siklus Penelitian Tindakan Kelas (Arikunto, 2013: 137)
Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Tahapan penelitian secara rinci sebagai berikut:
1. Perencanaan
Tahapan ini dilakukan pada setiap siklus yaitu siklus I, II, dan III yang meliputi beberapa hal, yaitu: (1) izin kepada kepala SDN Jatipurus, (2) meminta izin dan berkonsultasi dengan guru kelas IV SDN Jatipurus berkaitan dengan rencana penelitian, (3) menentukan waktu penelitian, (4) menentukan observer, (5) menyusun skenario pembelajaran dan RPP menggunakan pendekatan saintifik dengan multimedia, (6) menyiapkan instrumen penelitian: lembar observasi, pedoman wawancara, LKS, dan lembar evaluasi, (7) mempersiapkan media dan sarana pendukung kegiatan pembelajaran berlangsung, (8) menyiapkan alat dokumentasi, dan (9) menanggapi kendala dan solusi yang muncul pada saat pembelajaran. Pada
Refleksi
Observasi
Pelaksanaan
Pelaksanaan Refleksi
Observasi SIKLUS I
SIKLUS II Perencanaan
SIKLUS III Perencanaan
Perencanaan
Pelaksanaan Refleksi
Siklus III berhasil, penelitian diakhiri
siklus I, II, dan III kegiatannya selalu sama. Namun, pada perencanaan siklus II dan III peneliti mempersiapkan tindakan antisipasi agar kendala pada siklus sebelumnya tidak terulang pada siklus selanjutnya.
2. Pelaksanaan
Pelaksanaan tindakan berpedoman kepada perencanaan yang telah disusun. Pelaksanaan tindakan dilakukan sebanyak dua kali pada siklus I dan II. Kemudian pada siklus III hanya satu kali pertemuan. Pada pertemuan pertama siklus I membahas materi keragaman suku bangsa di Indonesia dan pada pertemuan kedua siklus I membahas materi keragaman bahasa daerah di Indonesia. Pada pertemuan pertama siklus II membahas materi tentang keragaman rumah adat yang ada di Indonesia dan pertemuan kedua pada siklus II membahas materi tentang pakaian adat yang ada di lingkungan sekitar. Pada siklus III membahas materi keragaman ekonomi di Indonesia.
Disini guru bertindak sesuai dengan RPP yang sudah disiapkan oleh peneliti dan guru melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan pendekatan saintifik dengan multimedia.
3. Observasi
Kegiatan observasi dilakukan pada setiap siklus dengan berpedoman pada lembar observasi guru dan lembar observasi siswa. Observasi dilaksanakan oleh observer dengan menggunakan pedoman observasi ketika pembelajaran berlangsung. Hasil observasi akan digunakan sebagai bahan refleksi untuk merencanakan tindakan yang akan dilaksanakan selanjutnya.
4. Refleksi
Kegiatan siklus I, II, dan III diakhiri dengan kegiatan refleksi, yang mana kegiatan ini dilaksanakan oleh peneliti beserta guru untuk menganalisis hasil penelitian selama proses pembelajaran dilaksanakan berdasarkan hasil observasi, tes, dan wawancara. Hasil refleksi ini dijadikan bahan untuk mengetahui kekurangan dari tindakan yang telah dilaksanakan.