• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kisi-Kisi Seleksi Akademik Pendidikan Profesi Guru 2022, Direktorat PPG, Ditjen GTK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Kisi-Kisi Seleksi Akademik Pendidikan Profesi Guru 2022, Direktorat PPG, Ditjen GTK"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

NO. CPBS CPMK Materi/Topik Sub Materi/Sub Topik Indikator

Level Cognitif

"C"

1

Mampu melaksanakan tugas keprofesian sebagai pendidik yang memesona, yang dilandasi sikap cinta tanah air, berwibawa, tegas, disiplin, penuh panggilan jiwa, samapta, disertai dengan jiwa kesepenuhhatian, dan kemurahhatian.

Membiasakan sikap cinta tanah air sebagai pendidik yang memesona dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Sikap Cinta Tanah Air Sikap nasionalisme.

1. Menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsanya dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

2

2. Mempertahankan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik

5

3 Sikap patriotisme.

3. Menjunjung tinggi keunggulan bangsa Indonesia dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

3

4

4. Mengembangkan sikap rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

6

5 Sikap menghargai perbedaan.

5. Menciptakan persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, dan warna kulit dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

6

(2)

"C"

6 Sikap mengutamakan kepentingan

bersama.

6. Mengkarakteristikkan keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan kepentingan bersama dalam mendidik,

mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

7 Sikap mempertahankan kekayaan alam

Indonesia.

7. Mempertahankan kekayaan alam Indonesia dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

8

Mengapresiasi kekayaan budaya bangsa lain sehingga memperkuat jati diri bangsa Indonesia.

8. Mengapresiasi kekayaan budaya bangsa lain sehingga memperkuat jati diri bangsa Indonesia dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

5

9

Membiasakan sikap berwibawa, tegas, disiplin, penuh panggilan jiwa, samapta sebagai pendidik yang memesona dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Sikap berwibawa, tegas, disiplin, penuh panggilan jiwa, dan samapta.

Sikap berwibawa.

9. Menunjukkan keberanian dalam membela kebenaran dan keadilan pada proses mendidik,mengajar, membimbing, mengarahkan,melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.

4

10

10. Mengembangkan pribadi yang taat serta menghormati hukum dan aturan pada proses mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.

6

11 Sikap tegas.

11. Mengatakan benar atau salah sesuai dengan yang sebenarnya dalam mendidik,mengajar, membimbing, mengarahkan,melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.

3

(3)

"C"

12

12. Menampilkan perilaku yang bijaksana meskipun dalam situasi yang sulit pada proses mendidik,mengajar, membimbing,

mengarahkan,melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.

5

13 Sikap disiplin

13. Memberikan penghargaan atau hukuman kepada peserta didik sesuai tata tertib sekolah dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

5

14 Sikap penuh panggilan jiwa.

14. Menampilkan sikap senang dan nyaman dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

15 Sikap samapta.

15. Menunjukkan sikap kesiap-siagaan dalam proses mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

16

Membiasakan sikap kesepenuhhatian dan kemurahhatian sebagai pendidik yang memesona dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Sikap kesepenuhhatian dan

kemurahhatian. Sikap kesepenuhhatian.

16. Menampilkan tanggapan sebagaimana yang dihayati peserta didik dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

5

17

17. Merancang berbagai usaha untuk menuntaskan pekerjaan dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik

6

18 Sikap kemurahhatian.

18. Menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kebutuhan peserta didik dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

19

19. Mendeteksi situasi yang membutuhkan bantuan dalam mendidik, mengajar,

membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

(4)

"C"

20

20. Mendemonstrasikan sikap tanggung jawab pribadi terhadap situasi yang membutuhkan bantuan dalam mendidik, mengajar,

membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

3

21

Mampu merumuskan indikator capaian pembelajaran berpikir tingkat tinggi pada materi Seni Budaya yang harus dimiliki peserta didik, mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara utuh (kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif) yang berorientasi masa depan (adaptif dan fleksibel)

2.1. Mampu menganalisis karakteristik, perkembangan intelektual, moral, dan sosial peserta didik, lingkungan sekolah, perkembangan teknologi abad ke 21, dan aplikasinya dalam pembelajaran seni budaya

2.1.1 Karakteristik

perkembangan Peserta didik 2.1.1.1 Teori perkembangan mental

2.1.1.1.1 Diuraikan karakteristik/rentang usia anak-anak, peserta dapat menganalisis teori perkembangan mental dan aplikasinya dalam pembelajaran Seni Budaya di sekolah menengah dengan tepat

2, 3, 4

22 2.1.2 Karakteristik teori

belajar dan aplikasinya 2.1.2.1 Teori belajar dan aplikasinya

2.1.2.1.1 Diuraikan karakteristik/rentang usia anak-anak, peserta dapat menganalisis teori belajar dan aplikasinya dalam pembelajaran seni budaya di sekolah menengah dengan tepat

2, 3, 4, 5

23

2.1.4 Strategi/ Pendekatan/

Model/Metode Pembelajaran Seni Budaya yang

memfasilitasi pengempangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan pembelajaran abad 21

2.1.4.1 Strategi/pendekatan, model, dan metode pembelajaran Seni Budaya

2.1.4.1.1 Disajikan KI-KD aspek kreasi seni budaya (rupa, musik, tari, teater), peserta dapat memilih pendekatan/model/metode

pembelajaran seni rupa yang tepat untuk pencapaian kompetensi hasil belajar

5

24

2.1.4.1.2 Disajikan KI-KD aspek kreasi seni budaya (rupa, musik, tari, teater), peserta dapat memilih pendekatan/model/metode

pembelajaran seni musik yang tepat untuk pencapaian kompetensi hasil belajar

5

25

2.1.4.1.3 Disajikan KI-KD aspek kreasi seni budaya (rupa, musik, tari, teater), peserta dapat memilih pendekatan/model/metode

pembelajaran seni tari yang tepat untuk pencapaian kompetensi hasil belajar

5

(5)

"C"

26

2.1.4.1.4 Disajikan KI-KD aspek kreasi seni budaya (rupa, musik, tari, teater), peserta dapat memilih pendekatan/model/metode

pembelajaran seni teater yang tepat untuk pencapaian kompetensi hasil belajar

5

27

2.1.3 Pengembangan kompetensi pembelajaran Abad 21

2.1.3.1 Kompetensi pembelajaran abad 21 can implementasinya dalam pembelajaran Seni Budaya

2.1.3.1.1 Diberikan narasi proses berupa contoh model pembelajaran kooperatif di dalam kelas, peserta dapat menentukan jenis keterampilan pembelajaran abad 21 yang relevan dalam bidang seni budaya

3, 4

28

2.1.3.1.2 Diberikan narasi kasus berupa contoh model pembelajaran kooperatif, peserta dapat menentukan jenis keterampilan pembelajaran abad 21 yang relevan dalam bidang seni budaya

3, 4

29

2.2.1 Pengembangan media pembelajaran seni budaya berbasis TIK

2.2.1.1 Pengembangan media pembelajaran visual, audio, dan audio visual untuk seni budaya

2.2.1.1.1 Disajikan 3 contoh media pembelajaran seni budaya berbasis visual, audio, dan audio visual peserta dapat menilai kelebihan dan kelemahan media pembelajaran yang disajikan secara visual

4, 5

30

2.3.1 Kelebihan dan kelemahan sumber belajar bidang Seni Budaya berbasis TIK (PPT, LMS, audio, visual,audio visual)

2.3.1.1 Sumber belajar berdasarkan jenis media (visual, audio, dan audio visual)

2.3.1.1.1 Disajikan jenis-jenis media pembelajaran berbasis TIK, peserta memilih sumber belajar bidang Seni Budaya berbasis TIK berdasarkan jenis media (visual, audio, dan audio visual)

4

31

Mampu menguasai teori dan aplikasi materi bidang studi Seni Budaya termasuk advance materials yang dapat menjelaskan aspek “apa”

(konten), “mengapa” (filosofi), dan “bagaimana” (penerapan dalam kehidupan sehari-hari), mencakup: konsep tentang esensi dan perkembangan seni budaya, apresiasi seni dan kreasi seni

3.1 Menguasai materi konsep tentang esensi dan

perkembangan seni budaya (rupa, musik, tari, teater)

3.1.1 Konsep, unsur, prinsip, bahan, teknik, prosedur dalam berkarya seni rupa

3.1.1.1 Konsep dalam seni rupa

3.1.1.1.1 Disajikan fakta/kasus yang berkaitan dengan tori dalam seni rupa, peserta dapat menentukan konsep dalam seni rupa berasarkan fakta/kasus dengan benar

3

32

3.1.1 Konsep, unsur, prinsip, bahan, teknik, prosedur dalam berkarya seni rupa

3.1.1.2 Unsur dan prinsip dalam seni rupa

3.1.1.2.1 Disajikan contoh karya seni rupa dua/tiga dimensi berupa gambar/foto, peserta dapat menentukan unsur/prinsip dalam karya seni dengan benar

3, 4

(6)

"C"

33 3.1.1.3 Bentuk/Jenis karya seni rupa

3.1.1.3.1 Disajikan karya seni rupa dua/tiga dimensi berupa gambar/foto, peserta dapat menganalisis bentuk berkarya seni rupa dengan tepat

3

34 3.1.2 Tema dan nilai estetis

dalam karya seni rupa

3.1.2.1. Tema da nilai estetis karya dalam seni rupa

3.1.2.1.1 Disajikan karya seni rupa dua dimensi, peserta dapat mengklasifikasi tema, nilai estetis karya dalam seni rupa

3

35 3.1.3 Perkembangan seni rupa 3.1.3.1 Perkembangan seni rupa (tokoh,

tempat, waktu, corak/gaya)

3.1.3.1.1 Disajikan karya seni rupa dua dimensi berupa lukisan karya pelukis Indonesia, peserta dapat menentukan tokoh/tempat/waktu/corak karya seni rupa

3

36 3.1.4 Konsep, unsur, prinsip

dalam karya seni musik

3.1.4.1 Konsep, unsur, prinsip tentang karya musik

3.1.4.1.1 Disajikan karya musik dalam format ansambel, baik ansambel kecil maupun ansambel besar, peserta dapat

mengklasifikasikan konsep/unsur/prinsip karya musik dalam format ansambel sejenis dan campuran

2

37

3.1.5 bentuk/jenis, tema, dan nilai estetis dalam karya seni musik

3.1.5.1 Bentuk/jenis, tema, dan nilai estetis dalam berkarya seni musik

3.1.5.1.1 Disajikan karya seni musik berupa video, peserta dapat mengklasifikasi karya dalam seni musik berdasarkan

bentuk/jenisnya/tema/nilai estetis

3, 4

38

3.1.5.1.1 Disajikan karya seni musik berupa video, peserta dapat mengklasifikasi karya dalam seni musik berdasarkan bentuk/jenisnya/tema/nilai estetis

3.1.6.1 Teknik dasar dan format bernyanyi

3.1.6.1.1 Disajikan pertunjukkan musik vokal yang terdiri atas enam orang penyanyi, peserta mampu memilih teknik dasar dan format bernyanyi yang disajikan

3, 4

39 3.1.7. Konsep Ansambel

Musik 3.1.7.1 Pengertian ansambel musik

3.1.7.1.1 Disajikan konser musik dalam format ansambel, peserta mampu menganalisis jenis ansambel, dan fungsi alat musik yang digunakan dalam ansambel

3, 4

40 3.1.8 Pengetahuan estetika

musik 3.1.8.1 Pengetahuan estetika musik

3.1.8.1.1 Disajikan keindahan karya musik dalam sebuah penyajian musik baik vokal maupun instrumen, peserta mampu menganalisis keindahan dalam karya musik

3, 4

41 3.1.9 Pembelajaran estetika

musik 3.1.9.2 Pembelajaran estetika musik

3.1.9.1.2 Disajikan karya musik karya Mozart, peserta mampu menguraikan nilai estetika musik ditinjau dari unsur-unsur musik berdasarkan cara mendengarkan musik

3, 4

(7)

"C"

42 3.1.10. Konsep, unsur, prinsip

dalam karya seni tari

3.1.10.1 Konsep, unsur, prinsip tentang jenis tari

3.1.10.1.1 Disajikan gambar berupa foto penari, peserta dapat menentukan konsep/unsur/prinsip tari berdasarkan jenis tari

3, 4

43 3.1.10 Konsep, unsur, prinsip

dalam karya seni budaya tari 3.1.10.2 Prinsip tentang karya seni tari

3.1.10.1.2 Disajikan karya seni tari, peserta dapat menganalisis prinsip dalam berkarya seni tari dengan benar

3, 4

44 3.1.11 Bentuk, tema, dan nilai

estetis dalam karya seni tari

3.1.11.1 Bentuk/jenis tema, dan nilai estetis dalam seni tari

3.1.11.1.1 Disajikan KD memahami keunikan gerak tari tradisional dengan menggunakan unsur pendukung tari, peserta dapat

membandingkan bentuk gerak tari tradisi dan kreasi.

3, 5

45

3.1.11 Bentuk/jenis, tema, dan nilai estetis dalam karya seni tari

3.1.11.2 Perbedaan tari dan kontemporer.

3.1.11.2.1 Disajikan video pertunjukan teater, peserta dapat menganalisis perbedaan teater tradisional, modern dan kontemporer.

4

46

3.1.11 Bentuk/jenis, tema, dan nilai estetis dalam karya seni teater

3.1.11.4 Nilai estetis dalam karya seni teater

3.1.11.4.1 Disajikan video teater modern, peserta dapat menganalisis nilai estetis dalam karya seni teater yang ditampilkan dengan tepat

4

47 3.1.12 Perkembangan seni tari 3.1.12.1 Perkembangan seni tari (tokoh,

tempat, waktu, corak/gaya)

3.1.12.1.1 Disajikan video tari kreasi, peserta dapat menentukan tokoh seniman dalam karya tari yang ditampilkan dengan tepat

3, 4

48 3.1.12 Perkembangan seni

teater

3.1.12.1 Perkembangan seni teater (tokoh, gaya dan jenis)

3.1.12.1.1 Disajikan video teater, peserta dapat menentukan tokoh, gaya dan jenis teater dalam karya tampilan seni teater dengan tepat

4

49

3.2 Menguasai materi konsep apresiasi seni budaya (rupa, musik, tari, teater)

3.2.1 Makna, fungsi, kategori kritik dan apresiasi dalam karya seni rupa

3.2.1.1 makna kritik dan apresiasi karya seni rupa

3.2.1.1.1 Ditunjukkan sebuah narasi kritik seni, peserta dapat menentukan mana dari tulisan tersebut termasuk makna kritik dalam seni rupa

3

50

3.2.2 Prosedur kritik dan apresiasi dalam karya seni rupa

3.2.2.1 prosedur kritik dan apresiasi karya seni rupa

3.2.2.1.1 Ditunjukkan narasi suasana praktek pembelajaran kritik dan apresiasi seni rupa yang dilakukan guru dan siswa dalam kelas, peserta dapat menyimpulkan kategori jenis kritik seni berdasarkan kasus tersebut

3

51

3.2.2.1.2 Ditunjukkan narasi tentang praktek pembelajaran siswa dalam mengapresiasi karya seni, peserta dapat menentukan langkah kritik yang tepat sehingga peserta dapat memperoleh pengalaman apresiasi seni rupa yang utuh

5

(8)

"C"

52

3.2.3 Perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan pameran karya seni rupa

3.2.3.1 perencanaan dan pelaksanaan pameran karya seni rupa

3.2.3.1.1 Ditunjukkan bagian-bagian proposal pameran sekolah sebagai bagian dalam materi pameran, peserta dapat menentukan komponen yang harus ada dalam proposal pameran

3

53

3.2.4 Makna, fungsi, kategori kritik dan apresiasi dalam karya seni musik

3.2.4.1 Makna, fungsi dan kategori kritik dan apresiasi karya seni musik

3.2.4.1.1 Ditunjukkan narasi tentang kepopuleran sorang penyanyi untuk

mengangkat dalam lagu religi ke masyarakat, peserta menyimpulkan fungsi kritik

berdasarkan kasus tersebut

3, 4

54

3.2.5 Menguasai prosedur kritik dan apresiasi dalam karya seni musik

3.2.5.1 Prosedur kritik dan apresiasi karya seni musik

3.2.5.1.1 Ditunjukkan narasi suasana pembelajaran siswa untuk menyimak alunan musik dari berbagai zaman, peserta dapat menentukan prosedur kritik dan apresiasi musik yang tepat setelah mendengarkan musik sehingga peserta dapat memperoleh pengalaman krit

3, 4, 5

55

3.2.6 perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan pertunjukkan karya seni musik

3.2.6.1 Perencanaan

pagelaran/pertunjukan karya seni musik

3.2.6.1.1 Ditunjukkan bagian-bagian proposal pameran sekolah sebagai bagian dalam materi pertunjukkan, peserta dapat menentukan komponen yang harus ada dalam proposal pertunjukan dengan tepat

3, 4

56

3.2.7 Makna, fungsi, kategori kritik dan apresiasi dalam karya seni tari

3.2.7.1 Makna, fungsi, dan kategori kritik dan apresiasi karya seni tari

3.2.7.1.1 Ditunjukkan narasi sebuah karya kritik seni tari, peserta dapat menyimpulkan kategori berdasarkan jenis kritik seni berdasarkan kasus tersebut

5

57 3.2.7.2 Fungsi kritik dan apresiasi karya

seni tari

3.2.7.2.1 Ditunjukkan narasi tentang seorang koreografer yang berhenti berkarya karena tidak tahan dikritik oleh kritikus, peserta menyimpulkan fungsi kritik yang belum tercapai berdasarkan kasus tersebut

5

58 3.2.8 Prosedur kritik dan

apresiasi dalam karya seni tari

3.2.8.1 Prosedur kritik dan apresiasi karya seni tari

3.2.8.1.1 Disajikan video karya seni tari tradisi, peserta dapat menilai karya seni tari

berdasarkan fungsinya

6

59

3.2.8.1.1 Disajikan video karya seni tari tradisi, peserta dapat menilai karya seni tari berdasarkan fungsinya

3.2.9.1 Perencanaan dan pelaksanaan pertunjukan karya seni tari

3.2.9.1.1 Ditunjukkan narasi proses perencanaan pertunjukan di sekolah, peserta dapat menentukan komponen-komponen yang harus ada dalam perancanaan pertunjukan karya seni tari

3

(9)

"C"

60

3.2.10 Makna, fungsi, dan kategori kritik dan apresiasi dalam karya seni teater

3.1.10.1 Konsep unsur, prinsip, tentang seni teater

3.1.10.1.1 Disajikan karya seni teater berupa foto pertunjukan teater, peserta dapat mengkonsepkan teater tradisional berdasarkan foto tersebut dengan tepat

3

61 3.2.10.1 Makna, fungsi, dan kategori

kritik dan apresiasi karya seni teater

3.2.10.1.1 Ditunjukkan narasi sebuah karya kritik seni teater, peserta dapat menyimpulkan kategori berdasarkan jenis kritik seni

berdasarkan kasus tersebut

3, 5

62

3.2.11 Menguasai prosedur kritik dan apresiasi dalam karya seni teater

3.2.11.1 Prosedur kritik dan apresiasi karya seni teater

3.2.11.1.1 Disajikan video teater, peserta dapat menilai karya teater berdasarkan prosedur pementasan teater.

3, 6

63

3.2.11.1.2 Ditunjukkan narasi tentang pembelajaran siswa untuk mengamati karya seni, peserta dapat menentukan langkah yang tepat setelah mengamati karya sehingga dapat memperoleh pengalaman kritik seni teater yang utuh

5, 6

64

3.2.12 Perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan pertunjukan karya seni teater

3.2.12.2 Pelaksanaan pertunjukan karya seni teater

3.2.12.2.1 Ditunjukkan sebuah kasus acara dalam sebuah acara pementasan teater akibat dari sebuat tim produksi pertunjukan yang kurang baik, peserta dapat mengevaluasi kekurangan yang terjadi

6

65

3.3 Menguasai materi konsep kreasi seni budaya (rupa, musik, tari, teater)

3.3.1 Makna dan fungsi kreasi dalam seni rupa

3.3.1.1 Makna dan fungsi kreasi dalam seni rupa

3.3.1.1.1 Disajikan 5 buah karya poster, peserta dapat menilai fungsi karya seni poster dalam konteks kehidupan masyarakata dengan tepat

3, 6

66 3.3.2 Teknik dan medium

berkarya seni rupa

3.3.2.1 Teknik dan medium berkarya seni rupa

3.3.2.1.1 Disajikan karya seni rupa dua/tiga dimensi, peserta dapat menganalisis teknik yang digunakan dalam berkarya seni rupa dengan tepat

6

67 3.3.3 Prosedur berkarya dalam

seni rupa 3.3.3.1 Prosedur dalam berkarya seni rupa

3.3.3.1 .1 Disajikan video karya seni rupa terapan (batik, keramik, ukir, anyam, dll.), peserta dapat menyusun prosedur penciptaan karya seni rupa terapan dengan tepat

6

68 3.3.4 Makna dan fungsi kreasi

dalam seni musik

3.3.4.1 Makna dan fungsi kreasi dalam seni musik

3.3.4.1.1 Disajikan video proses penciptaan karya seni musik berupa aransemen lagu, peserta dapat merinci tahap mengaransemen karya seni musik

3, 4, 5

(10)

"C"

69 3.3.5Teknik dan medium

dalam berkarya seni musik

3.3.5.1 Teknik dan medium berkarya seni musik

3.3.5.1.1 Disajikan video tahapan proses aransmen musik secara acak, peserta dapat menyusun tahap penciptaan aransemen pada karya musik dalam format ansambel secara tepat

3, 4, 6

70 3.3.6 Prosedur berkarya dalam

seni musik

3.3.6.1 Prosedur dalam berkarya seni musik

3.3.6.1.1 Disajikan video tahapan proses aransmen musik secara acak, peserta dapat menyusun tahap penciptaan aransemen pada karya musik dalam format ansambel secara tepat

3, 4

71 3.3.7 Makna, fungsi kreasi

dalam seni tari

3.3.7.1 Makna dan fungsi kreasi dalam seni tari

3.3.7.1.1 Disajikan 5 buah karya karya tari, peserta dapat menilai fungsi sosial karya seni dari karya tersebut dengan tepat

6

72 3.3.8 Teknik dan medium

berkarya seni tari

3.3.8.1 Teknik dan medium dalam berkarya seni tari

3.3.8.1.1 Disajikan foto tari kreasi, peserta dapat mengurutkan tahap penciptaan tari kreasi daerah dengan tepat

3

73 3.3.9 Prosedur berkarya dalam

seni tari 3.3.9.1 Prosedur dalam berkarya seni tari

3.3.9.1.1 Disajikan video tahapan proses penciptaan tari kreasi secara acak, peserta dapat menyusun tahap penciptaan seni tari kreasi dengan tepat

3

74 3.3.10 Makna, fungsi kreasi

dalam seni teater

3.3.10.1 Makna dan fungsi kreasi dalam seni teater

3.3.10.1.1 Disajikan sebuah karya teater, peserta dapat menilai fungsi sosial yang terkandung dalam pertunjukan teater tersebut dengan tepat

6

75 3.3.11 Teknik dan medium,

berkarya seni teater

3.3.11.1 Teknik dan medium dalam berkarya seni teater

3.3.11.1.1 Disajikan karya seni teater berupa foto pertunjukan teater, peserta dapat menganalisis teknik penciptaan karya teater

4, 6

76 3.3.12 Prosedur berkarya

dalam seni teater

3.3.12.1 Prosedur dalam berkarya seni teater

3.3.12.1.1 Disajikan karya seni teaater, peserta dapat menganalisis prosedur penciptaan seni teater

4

77

3..4 Mampu menguasai pembelajaran konsep estetika seni budaya

3.4.1 Mampu menguasai pembelajaran konsep estetika seni budaya bidang seni rupa

3.4.1 Mampu menguasai pendekatan/model/metode dalam pembelajaran konsep estetika seni budaya bidang seni rupa

3.4.1 Disajikan kasus praktek pembelajaran konsep dan estetika dalam bidang seni rupa, peserta dapat memilih

pendekatan/model/metode dalam pembelajaran konsep estetika seni budaya bidang seni rupa dengan tepat

4

(11)

"C"

78

3.4.1 Disajikan kasus praktek pembelajaran konsep estetika dalam bidang seni rupa, peserta dapat memilih pendekatan/model/metode dalam pembelajaran konsep estetika seni budaya bidang seni rupa dengan tepat

3.4.2 Mampu menguasai pendekatan/model/metode dalam pembelajaran konsep estetika seni budaya bidang seni musik

3.4.2 Disajikan kasus praktek pembelajaran konsep estetika dalam bidang seni musik, peserta dapat memilih

pendekatan/model/metode dalam pembelajaran konsep estetika seni budaya bidang seni musik dengan tepat

3, 4

79

3.4.3 Mampu menguasai pembelajaran konsep estetika seni budaya bidang seni tari

3.4.3 Mampu menguasai pendekatan/model/metode dalam pembelajaran konsep estetika seni budaya bidang seni tari

3.4.3 Disajikan kasus praktek pembelajaran konsep estetika dalam bidang seni tari, peserta dapat memilih pendekatan/model/metode dalam pembelajaran konsep estetika seni budaya bidang seni tari dengan tepat

3, 4

80

3.4.4 Mampu menguasai pembelajaran konsep estetika seni budaya bidang seni teater

3.4.4 Mampu

menguasaipendekatan/model/metode dalam pembelajaran konsep estetika seni budaya bidang seni teater

3.4.4 Disajikan kasus praktek pembelajaran konsep estetika dalam bidang seni teater, peserta dapat memilih

pendekatan/model/metode dalam pembelajaran konsep estetika seni budaya bidang seni teater dengan tepat

4

81

Mampu merancang pembelajaran Seni Budaya dengan menerapkan prinsip memadukan pengetahuan materi ajar, pedagogik, serta teknologi informasi dan komunikasi atau Technological Pedagogical and Content Knowledge dan pendekatan lain yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya

4.1 Mampu memahami keterkaitan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran Seni Budaya untuk merumuskan indikator ketercapaian kompetensi dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, perkembangan intelektual, moral, dan sosial peserta didik, lingkungan sekolah, serta perkembangan teknologi abad ke-21

4.1.1 Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar mata pelajaran Seni Budaya

4.1.1.1 Hubungan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar dengan Indikator pembelajaran mata pelajaran Seni Budaya

4.1.1.1.1 Disajikan KI-KD mata pelajaran Seni Budaya pada aspek pengetahuan, peserta dapat mengaitkan hubungan KI-KD dengan memilih indikator yang tepat sesuai dengan karakteristik peserta didik, perkembangan intelektual, moral, dan sosial peserta didik

4

82 4.1.2 Perumusan Indikator

berdasarkan KI KD

4.1.2.1 Analisis KD konten alat musik tradisional berdasarkan jenis dan fungsinya.

4.1.2.1.1 Diberikan KD pada materi alat musik tradisional berdasarkan jenis dan fungsinya, peserta dapat merumuskan indikator esensial pada KD tersebut.

3, 4

83

4.1.2.2 Analisis KD konten teater tradisional berdasarkan jenis dan fungsinya.

4.1.2.4.1 Diberikan KD pada materi teater tradisional berdasarkan jenis dan fungsinya, peserta dapat merumuskan indikator esensial pada KD tersebut.

6

(12)

"C"

84

4.2 Mampu memilih materi pokok dan bahan ajar Seni Budaya yang relevan dengan kompetensi

4.2.1 Materi Ajar Seni Budaya (rupa, musik, tari, teater)

4.2.1.1 Materi ajar membuat deskripsi karya seni rupa berdasarkan pengamatan dalam bentuk lisan atau tulisan

4.2.1.1.1 Diberikan Kompetensi Dasar (KD) pada materi membuat deskripsi karya seni rupa berdasarkan pengamatan dalam bentuk lisan atau tulisan, peserta dapat menganalisis materi esensial yang sesuai dengan metode dan teknologi yang digunakan

3, 4

85 4.2.1.2 Materi ajar memainkan alat musik

tradisional

4.2.1.2.1 Diberikan Kompetensi Dasar (KD) pada materi memainkan alat musik tradisional, peserta dapat menganalisis materi esensial yang sesuai dengan metode dan teknologi yang digunakan

3, 4

86

4.2.1.3 Materi ajar gerak tari tradisional berdasarkan konsep, teknik, dan prosedur sesuai dengan hitungan/ketukan

4.2.1.3.1 Diberikan Kompetensi Dasar (KD) pada materi gerak tari tradisional berdasarkan konsep, teknik, dan prosedur sesuai dengan hitungan/ketukan, peserta dapat menganalisis materi esensial yang sesuai dengan metode dan teknologi yang digunakan

4

87 4.2.1.4 Materi ajar teater tradisional

berdasarkan jenis dan fungsinya.

4.2.1.4.1 Diberikan Kompetensi Dasar (KD) pada materi teater tradisional berdasarkan jenis dan fungsinya, peserta dapat menganalisis materi esensial yang sesuai dengan metode dan teknologi yang digunakan

4

88

4.4 Mampu merancang pembelajaran Seni Budaya pada materi esensi dan perkembangan seni budaya, apresiasi seni budaya, dan kreasi seni budaya dengan menerapkan prinsip TPACK disertai dengan penguatan karakter.

4.4.1 Mampu merancang pembelajaran pada materi konsep tentang esensi dan perkembangan seni budaya (rupa, musik, tari, teater) dengan menerapkan prinsip TPACK disertai dengan penguatan karakter.

4.4.1.1 Merancang pembelajaran Seni Budaya pada materi esensi dan perkembangan seni budaya (rupa, tari, musik, dan teater) dengan menerapkan pendekatan/model/metode yang sesuai dengan materi dengan menerapkan prinsip TPACK disertai dengan penguatan karak

4.4.1.1.1 Disajikan materi esensi dan perkembangan seni budaya (rupa, tari, musik, dan teater) yang menekankan kemampuan siswa memiliki kemampuan untuk membuat sebuah projek karya seni yang relevan dengan kehidupan di masyarakat dengan menerapkan prinsip

3, 4, 6

89

4.4.2 Mampu merancang pembelajaran pada materi konsep apresiasi seni budaya (rupa, musik, tari, teater) dengan menerapkan prinsip TPACK disertai dengan penguatan karakter.

4.4.2.2 Merancang pembelajaran Seni Budaya pada materi apresiasi seni budaya (rupa, tari, musik, dan teater) dengan menggunakan media yang sesuai dengan materi dengan menerapkan prinsip TPACK disertai dengan penguatan karakter.

4.4.2.2.1 Disajikan kasus proses pembelajaran apresiasi seni budaya (rupa, tari, musik, dan teater) yang dilakukan melalui kegiatan kritik dengan menerapkan prinsip TPACK disertai dengan penguatan karakter, peserta dapat menyusun langkah pembelajaran krit

3, 4

(13)

"C"

90

4.4.3 Mampu merancang pembelajaran pada materi konsep kreasi seni budaya (rupa, musik, tari, teater) dengan menerapkan prinsip TPACK disertai dengan penguatan karakter.

4.4.3.1 Merancang pembelajaran Seni Budaya pada materi kreasi seni budaya (rupa, tari, musik, dan teater) dengan menerapkan pendekatan/model/metode yang sesuai dengan materi dengan menerapkan prinsip TPACK disertai dengan penguatan karakter.

4.4.3.1.1 Disajikan praktek pembelajaran kreasi yang dilakukan guru dalam sebuah proses pembelajaran seni budaya (rupa, tari, musik, dan teater) dengan menerapkan prinsip TPACK disertai dengan penguatan karakter, peserta dapat menentukan metode yang tepa

3

91

5.1 Mampu

mengimplementasikan perangkat pembelajaran Seni Budaya pada jenjang SMP/SMA berbasis TPACK dengan menerapkan strategi/pendekatan/

model/metode pembelajaran Seni Budaya untuk memfasilitasi pengembangan sikap,

pengetahuan, dan keterampilan secara utuh (kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif) yang memperhatikan karakteristik peserta didik, perkembangan intelektual, moral, dan sosial peserta didik, lingkungan sekolah, serta perkembangan teknologi abad ke-21

5.1 Mampu

mengimplementasikan perangkat pembelajaran Seni Budaya pada jenjang SMP/SMA berbasis TPACK dengan menerapkan strategi/pendekatan/

model/metode pembelajaran Seni Budaya untuk

memfasilitasi pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara

5.1.1 Melaksanakan pembelajaran tentang konsep dan eksistensi perkembangan seni budaya (rupa, tari, musik, dan teater)

5.1.1.1 Aspek keterampilan dasar mengajar guru seni budaya

5.1.1.1.1 Disajikan kasus pembelajaran seni budaya dalam membuka dan menutup pembelajaran, peserta dapat menguraikan jenis kegiatan yang dilakukan guru dalam membuka dan menutup kegiatan pembelajaran musik dengan tepat

3

92

5.1.1.2 Praktek pembelajaran seni budaya pada materi konsep, unsur, prinsip, teknik dan rosedur dalam (rupa, tari, musik, dan teater)

5.1.1.2.1 Diberikan indikator KD tentang materi teknik dalam berkarya seni budaya (rupa, tari, musik, dan teater), peserta dapat memilih teknik berkarya seni budaya (rupa, tari, musik, dan teater) dalam sebuah suasana pembelajaran dengan tepat

3

93

5.1.1.3 Praktek pembelaran pada materi tema dan nilai estetis dalam karya seni budaya (rupa, tari, musik, dan teater)

5.1.1.3.1 Disajikan data berupa

gambar/audio/video karya seni dalam suasana pembelajaran di kelas, peserta dapat

membandingkan tema karya seni budaya (rupa, tari, musik, dan teater)

3, 4, 5

(14)

"C"

94 5.1.2 Pembelajaran tentang

konsep Apresiasi seni budaya

5.1.2.1 Pembelajaran tentang konsep Apresiasi seni budaya

5.1.2.1.2 Divisualisasikan gambar praktek pembelajaran kritik yang sedang dilakukan siswa dan guru di dalam kelas, peserta dapat menyusun prosedur proses pembelajaran kritik induktif dalam pembelajaran seni budaya dengan benar

6

95

5.1.2.1.3 Dideskripsikan tahapan kritik menurut Brent G. Wilson, peserta dapat memilih tahapan pelaksanaaan pembelajaran kritik dalam pembelajaran seni budaya dengan benar

6

96

5.1.2.1.4 Disajikan suasana praktek pembelajaran apresiasi melalui menurut Sudarso SP, peserta dapat memilih jenis pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran kritik seni rupa

4

97 5.1.3 Pembelajaran tentang

konsep Kreasi seni budaya

5.1.3.1 Praktek pembelajaran konsep kreasi tentang makna dan fungsi karya

5.1.3.1.1 Disajikan kasus proses berkarya seni berdasarkan jenis karyanya yang dilakukan siswa dalam sebuah proses pembelajaran, peserta dapat menguraikan fungsi penciptaan karya seni teater bagi siswa

3, 4, 6

98 5.1.3.2 Teknik dan medium berkarya seni

Budaya

5.1.3.2.1 Disajikan audio/video musik , peserta dapat menentukan alat musik yang digunakan dalam karya yang disajikan

3, 4, 6

99

5.1.3.2.2 Disajikan video teater tradisi dalam sebuah pertunjukan, sebuah naskah teater, peserta dapat menganalisis keaktoran antara teater tradisi

4

100 5.1.3.3 Konsep dan praktek pembelajaran

pameran dan pagelaran seni Budaya

5.1.3.3 Disajikan grafik manajemen pameran dan pagelaran, peserta dapat menganalisis job description tim pelaksana pameran dan pagelaran pagelaran seni Budaya

3, 4

101

6. Mampu mengevaluasi masukan, proses, dan hasil pembelajaran Seni Budaya yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik dengan menerapkan asesmen otentik, serta memanfaatkan hasil evaluasi untuk perbaikan kualitas pembelajaran

6.1 Memahami konsep, prinsip, fungsi, dan makna evaluasi dalam proses pembelajaran seni budaya

6.1.1 Konsep evaluasi assessment of learning, assessment for learning, dan assesment as learning

6.1.1.1 Perbandingan konsep evaluasi assessment for learning dan assesment as learning

6.1.1.1.1 Disajikan kasus yang menggambarkan kegiatan penilaian guru terhadap karya siswa di dalam kelas, peserta dapat membandingkan penerapan konsep evaluasi assessment for learning dan assesment as learning dalam pembelajaran seni budaya

3, 4, 5

(15)

"C"

102

6.1.2 Prinsip evaluasi dalam proses pembelajaran seni budaya

6.1.2.1 Prinsip evaluasi dalam proses pembelajaran seni budaya

6.1.2.1.1 Disajikan kasus pembelajaran yang menggambarkan prinsip-prinsip evaluasi dalam proses pembelajaran seni budaya, peserta dapat mendiagnosis prinsip evaluasi berdasarkan kasus yang diamatinya

3, 4, 5

103

6.1.3 Fungsi evaluasi dalam proses pembelajaran seni budaya

6.1.3.1 Fungsi formatif, sumatif, diagnostik, dan penempatan dalam evaluasi pembelajaran seni budaya

6.1.3.1.1 Disajikan contoh praktek evaluasi yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran seni budaya, peserta bisa memprediksi fungsi

formatif/sumatif/diagnostik/penempatan dalam evaluasi pembelajaran bagi siswa dengan tepat

5

104 6.1.4 Makna evaluasi 6.1.4.1 Makna evaluasi bagi guru

6.1.4.1.1 Disajikan contoh suasana dan dampak pelaksanaan evaluasi terhadap kondisi siswa, peserta dapat menyimpulkan makna evaluasi pembelajaran bagi guru dengan tepat

4

105 6.1.4.2 Makna evaluasi bagi siswa

6.1.4.2.1 Disajikan contoh suasana dan dampak pelaksanaan evaluasi terhadap kondisi siswa, peserta dapat menyimpulkan makna evaluasi pembelajaran bagi siswa dengan tepat

4

106

6.2 Menguasai

pengembangan kisi-kisi dan butir instrumen evaluasi berdasarkan tujuan pembelajaran seni budaya pada apek pengetahuan, sikap dan keterampilan

6.2.1 Mengembangkan kisi- kisi instrument evaluasi berdasarkan tujuan pembelajaran seni budaya pada apek pengetahuan, sikap dan keterampilan

6.2.1.1 Mengembangkan kisi-kisi instrument evaluasi berdasarkan tujuan pembelajaran seni budaya pada apek pengetahuan, sikap dan keterampilan

6.2.1.1.1 Disajikan format kisi-kisi penyusunan soal evaluasi, peserta dapat merumuskan kisi- kisi instrument evaluasi berdasarkan tujuan pembelajaran seni budaya pada apek pengetahuan, sikap dan keterampilan

3, 4

107

6.2.2 Mengembangkan butir instrument evaluasi HOTS dalam pembelajaran seni budaya

6.2.2.1 Mengembangkan butir instrument evaluasi HOTS pembelajaran seni budaya

6.2.2.1.1 Disajikan contoh kasus praktek penilaian terhadap karya seni siswa, peserta dapat menyusun butir instrument evaluasi HOTS dalam pembelajaran seni budaya

6

108

6.2.2 Mengembangkan butir instrument evaluasi HOTS dalam pembelajaran seni budaya

6.2.2.1 Mengembangkan butir instrument evaluasi HOTS pembelajaran seni budaya

6.2.2.1.1 Disajikan contoh kasus praktek penilaian terhadap karya seni siswa, peserta dapat menyusun butir instrument evaluasi HOTS dalam pembelajaran seni budaya

6

109

6.3 Mampu menganalisis data hasil evaluasi otentik- holistik yang mencakup ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam seni budaya

6.3.1 Menganalisis hasil evaluasi pembelajaran yang mencakup

validitas,reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda

6.3.1.1 Menetukan validitas dan realibititas instrumen dalam sebuah hasil evaluasi/asesmen

6.3.1.1.1 Disajikan data hasil evaluasi pembelajaran yang berkaitan dengan uji validitas dan reliabilitas , peserta dapat menghitung validitas/realiabilitas butir soal tes dengan benar

3, 4

(16)

"C"

110

6.3.1.2 Menetukan tingkat kesukaran dan daya pembeda instrumen dalam sebuah hasil evaluasi/asesmen

6.3.1.2.1 Disajikan data hasil evaluasi yang berkaitan dengan tingkat kesukaran dan daya pembeda, peserta dapat menghitung tingkat kesukaran/daya pembeda butir soal tes dengan benar

3

111 6.4 Menguasai ragam

penilaian tes dan on tes

6.4.1 Menguasai ragam penilaian non tes

6.4.1.1 Menguasai ragam penilaian non tes

6.4.1.1.1 Disajikan contoh rubrik penliaian sikap, peserta dapat membandingkan jenis instrumen non tes dengan benar

5

112

7. Mampu mengembangkan diri secara berkelanjutan sebagai guru Seni Budaya (rupa, musik, tari, teater) profesional melalui penelitian, refleksi diri, pencarian informasi baru, dan inovasi

7.1. Mampu mengidentifikasi permasalahan pembelajaran Seni Budaya di sekolah

7.1.1 Masalah pembelajaran Seni Budaya

7.1.1.1 Mengidentifikasi dan menentukan alternatif pemecahan masalah

pembelajaran seni budaya untuk diimplementasikan dalam PTK

7.1.1.1.1 Disajikan narasi suasana proses dan hasil pelaksanaan pembelajaran konsep, apresiasi dan kreasi karya seni dalam mata pelajaran seni budaya, peserta dapat menemukan masalah dalam pembelajaran

3

113

7.1.2 Alternatif pemecahan masalah pembelajaran Seni Budaya

7.1.2.1.Menemukan alternatif pemecahan masalah pembelajaran

7.1.2.1.1 Disajikan narasi permasalahan pembelajaran konsep, apresiasi, dan kreasi karya seni dalam seni budaya, peserta dapat menemukan alternatif pemecahan

permasalahan pembelajaran dengan tepat

3, 5

114

7.2. Mampu merancang PTK dalam pembelajaran Seni Budaya menggunakan kaidah penelitian pembelajaran dengan menerapkan inovasi pembelajaran berbasis TPACK

7.2.1 Rumusan masalah PTK dalam pembelajaran Seni Budaya dengan menerapkan TPACK inovatif

7.2.1.1 Rumusan masalah PTK dalam pembelajaran Seni Budaya

7.2.1.1.1 Disajikan narasi permasalahan pembelajaran konsep, apresiasi, dan kreasi karya seni dalam seni budaya, peserta dapat merumuskan masalah pembelajaran untuk memecahkan permasalahan pembelajaran melalui PTK

3, 4, 5, 6

115

7.3 Mampu melaksanakan PTK dalam pembelajaran Seni Budaya selama pelaksanaan PPL sesuai dengan rancangan yang telah disusun

7.3.1 Implementasi PTK berdasarkan permasalahan real di sekolah

7.3.1.1 Implementasi PTK berdasarkan permasalahan real di sekolah

7.3.1.1 .1 Disajikan beberapa masalah tentang pembelajaran Seni Budaya, peserta dapat merencanakan penjadwalan PTK minimal dalam dua siklus sesuai dengan masalah tersebut

4

116

7.4 Mampu memahami komponen dan sistematika komponen Proposal PTK

7.4.1 sistematika proposal PTK

7.4.1.1 Sistematika dan subtansi proposal PTK

7.4.1.1.1 Disajikan contoh isi bagian proposal PTK, peserta mampu menganalisis bagian sistematika proposal dengan tepat

4

117 7.4.2 Langkah-langkah

menyusun proposal PTK

7.4.2.1 Langkah-langkah menyusun proposal PTK

7.4.2.1 .1 Disajikan teks naratif tentang langkah-langkah PTK, peserta menyusun bagian bagian proposal PTK sesuai dengan kaidah prinsip-prinsip penelitian

3, 4, 5

(17)

"C"

118

7.5 Mampu melaporkan proses dan hasil PTK dalam pembelajaran Seni Budaya

7.5.1 Pelaporan PTK sesuai dengan hasil penelitian

7.5.1.1 Pelaporan PTK sesuai dengan hasil penelitian

7.5.1.1.1 Disajikan sistematika laporan hasil PTK, peserta dapat menentukan aspek-aspek yang perlu dilaporkan berdasarkan hasil PTK

3, 4

119

7.6 Mampu melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilakukan untuk membuat keputusan dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran Seni Budaya

7.6.1 Pemanfaan hasil PTK terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran

7.6.1.1 Pemanfaan hasil PTK untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran

7.6.1.1.1 Disajikan data hasil PTK, peserta dapat menyimpulkan hasil PTK untuk peningkatan kualitas proses pembelajaran Seni Budaya berdasarkan hasil tersebut

5

120

7.6.1.2 Kelebihan dan kelemahan tindakan dan hasil PTK terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran

7.6.1.2.1 Disajikan data hasil PTK perbaikan pembelajaran secara naratif, peserta dapat menganalisis kelebihan tindakan yang dilakukan dalam PTK untuk peningkatan kualitas proses pembelajaran Seni Budaya berdasarkan hasil tersebut

4

Referensi

Dokumen terkait

• Mak Mak anan anan   HA akan meningkatkan simpanan HA akan meningkatkan simpanan glikogen otot & mencapai puncaknya. glikogen otot &

There are some perspectives in the arrangement of interregional cooperation pattern, namely: (i) management perspective, such as Intergovernmental Management (IGM)

Disajikan sebuah paparan/gambaran tentang fakta pembelajaran sastra Indonesia, teruji diminta menciptakan alat evaluasi yang sesuai dengan pembelajaran tersebut. 3,

Konsekuensi logis dari UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen secara tersirat menyebutkan bahwa seorang guru adalah pendidik profesional dengan tugas

Revitalisasi bahasa tidak hanya upaya memperluas sistem linguistik dari suatu bahasa minoritas, tapi juga menciptakan ranah baru dalam penggunaannya oleh tipe

Gedung H, Kampus Sekaran-Gunungpati, Semarang 50229 Telepon: (024)

Laporan skripsi dengan judul “ Manajemen Rekam Medis Pada Puskesmas Mejobo Berbasis Web ” telah dilaksanakan dengan tujuan untuk menghasilkan suatu sistem yang mengarah

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari gerund dan fungsi dari frase gerund atau gerundial di dalam buku teks: Getting Started with English