1 KATA PENGANTAR
Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan Rahmat, Nikmat serta KaruniaNya, sehingga penyusunan Buku “ PROFILE / SELAYANG PANDANG BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2018 “ dapat terselesaikan tepat pada waktunya.
Buku Pofile/Selayang Pandang BAPENDA ini diharapkan dapat memberikan secercah pencerahan pemikiran dan informasi kepada seluruh Stakeholders yang sehari-hari berkecimpung di Bidang Pendapatan Daerah dan diharapkan dapat mendorong tingkat akselerasi perwujudan Transparansi dan Akuntabilitas Pendapatan Daerah guna menciptakan Good Governance di lingkungan Pemerintah Kota Semarang
Buku ini merupakan sebuah keniscayaan apabila tanpa adanya sentuhan intervensi pemikiran dari para pihak yang berkompeten sesuai dengan bidangnya, untuk itu pada kesempatan ini kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak dan teman-teman yang telah bersusah payah dalam penyelesaian buku ini.
Demikian penyusunan buku ini semoga dapat bermanfaat sebagai wahana untuk bertukar informasi bagi pengguna dan Organisasi Perangkat Daerah lainnya dalam menunjang pelaksanaan tugas kedinasan khususnya di Bidang Pendapatan Daerah.
Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Semarang, Februari 2018 KEPALA BADAN PENDAPATAN DAERAH
KOTA SEMARANG
H.A. YUDI MARDIANA, SH, MM.
Pembina Utama Muda NIP. 19620306 198912 1 001
2 DAFTAR ISI
Halaman Cover
Halaman Pemangku Jabatan Struktural
Kata Pengantar ...1
Daftar Isi ... 2
Jumlah Pegawai Negeri Sipil dan TPHL Pada BAPENDA Kota Semarang ... 3
Daftar Gambar ... 10
Visi, Misi, dan Kebijakan BAPENDA Kota Semarang ... 11
Struktur Organisasi BAPENDA Kota Semarang ... 12
BAB I : PENDAHULUAN ... 13
BAB II : KEBIJAKAN DASAR ... 14
1. Tugas Pokok dan Fungsi ... 16
2. Sarana ... 39
3. Strategi dan Kebijakan ... 39
4. Kegiatan ... 40
BAB III : PRESTASI YANG TELAH DICAPAI OLEH BAPENDA ... 44
1. Peningkatan Pendapatan Daerah Kota Semarang ... 44
2. Pengkajian Peraturan Pendapatan dan Pengelolaan Pendapatan Daerah ... 46
3. Kegiatan Extra BAPENDA Kota Semarang ... 49
BAB IV : KENDALA YANG DIHADAPI DAN KONDISI YANG DIHARAPKAN BAPENDAKOTA SEMARANG ... 54
BAB V : PENUTUP ... 58
3 Aparatur Sipil Negara
TPHL Pada BAPENDA Kota Semarang Per 1 Februari 2018
Jumlah Aparatur BAPENDA Kota Semarang Keadaan 1 Februari 2018 Berdasarkan Status Kepegawaian.
Jumlah Aparatur BAPENDA Kota Semarang Keadaan 1 Februari 2018 Berdasarkan Pendidikan Formal Untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Jumlah Aparatur BAPENDA Kota Semarang Keadaan 1 Februari 2018 Berdasarkan Pendidikan Fomal Untuk Pegawai Tetap Bulanan (TPHL).
Jumlah Aparatur BAPENDA Kota Semarang Keadaan 1 Februari 2018 Berdasarkan Pendidikan Perjenjangannya.
Jumlah Aparatur BAPENDA Kota Semarang Keadaan 1 Februari 2018 Berdasarkan Golongan.
Daftar Usul Formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Keadaan 1 Februari 2018 Berdasarkan Kepangkatan.
Jumlah Wajib Pajak Bumi Dan Bangunan Di Kota Semarang Per 1 Februari 2018.
Jumlah Realisasi Wajib Pajak BPHTB Per 1 Februari 2018.
Jumlah Wajib Pajak Kota Semarang Berdasarkan Jenis Pajak Per 1 Februari 2018.
4 APARATUR BADAN PENDAPATAN DAERAH
KOTA SEMARANG KEADAAN 1 FEBRUARI 2018
Tabel 1. Jumlah Aparatur BAPENDA Kota Semarang Keadaan 1 Februari 2018 Berdasarkan Status Kepegawaian
No. STATUS KEPEGAWAIAN JUMLAH KET.
1. 2. 3. 4.
1 Pegawai Negeri Sipil (PNS) 131 Pegawai
2. Pegawai Tidak Tetap (TPHL) 2 TPHL
3 Pegawai Kontrak 31 Pegawai Kontrak
JUMLAH 164 Pegawai
Tabel 2. Jumlah Aparatur BAPENDA Kota Semarang Keadaan 1 Februari 2018 Berdasarkan Pendidikan Formal Untuk Aparatur Sipil Negara (ASN)
No. APARATUR SIPIL NEGARA
(ASN) JUMLAH KET.
1. 2. 3. 4.
1 Doktor - Pegawai
2 Magister 15 Pegawai
3 Sarjana 93 Pegawai
4 Diploma IV 3 Pegawai
5 Diploma III 3 Pegawai
6 SMU/A/K 14 Pegawai
7 SLTP/SMP 2 Pegawai
8 SD 1 Pegawai
JUMLAH 131 Pegawai
5 Tabel 3. Jumlah Aparatur BAPENDA Kota Semarang Keadaan 1 Februari 2018 Berdasarkan Pendidikan Formal Untuk Pegawai Tetap Bulanan (TPHL)
No. APARATUR SIPIL NEGARA
(ASN) JUMLAH KET.
1. 2. 3. 4.
1 Doktor - Pegawai
2 Magister - Pegawai
3 Sarjana - Pegawai
4 Diploma - Pegawai
5 SMU/A/K 2 Pegawai
6 SLTP/SMP - Pegawai
7 SD - Pegawai
JUMLAH 2 Pegawai
Tabel 4. Jumlah Aparatur BAPENDA Kota Semarang Keadaan 1 Februari 2018 Berdasarkan Pendidikan Perjenjang.
NO. PENDIDIKAN PERJENJANGAN JUMLAH KET.
1. 2. 3. 4.
1 Diklat Pim II 1 Pegawai
2 Diklat Pim III 5 Pegawai
3 Diklat Pim IV 11 Pegawai
JUMLAH 17 Pegawai
6 Tabel 5. Jumlah Aparatur BAPENDA Kota Semarang Keadaan 1 Februari 2018
Berdasarkan Golongan sesuai dengan unit kerja (bidang).
NO. UNIT KERJA / BIDANG GOLONGAN
TPHL JML.
IV III II I
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.
1 Kepala Dinas 1 - - - - 1
2 Sekretariat 1 - - - - 1
3 Kepada Bidang 4 - - - - 4
4 Kepala
Sub.Bagian/Bidang 5 10 - - - 15
5 Sekertariat - 15 3 - - 18
6 Bidang Pajak Daerah I - 32 4 1 - 37
7 Bidang Pajak Daerah II - 26 7 2 35
8 Bidang Pendapatan
Bukan Pajak - 7 2 - - 9
9
Bidang Pembukuan dan Pelayanan Pendapatan Daerah
- 12 1 - - 13
7 Tabel 6. Daftar Formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Keadaan 1 Februari 2018
Berdasarkan Kepangkatan
NO. PANGKAT
GOLONGAN
KET.
RUANG JML. PEG FORMASI TH 2018
1. 2. 3. 4. 5. 6.
1 Pembina Utama
Muda IV / c 1 1 -
2 Pembina Tingkat I IV / b 1 1 -
3 Pembina IV / a 9 9 -
4 Penata Tingkat I III / d 21 21 -
5 Penata III / c 19 19 -
6 Penata Muda Tk. I III / b 30 30 -
7 Penata Muda III / a 32 32 -
8 Pengatur Tingkat I II / d 3 3 -
9 Pengatur II / c 7 7 -
10 Pengatur Muda Tk. I II /b 5 5 -
11 Pengatur Muda II / a 2 2 -
12 Juru Tingkat I I / d - - -
13 Juru I / c 1 1 -
14 Juru Muda Tk. I I / b - - -
15 Juru Muda I / a - - -
JUMLAH 131 131 -
8 Tabel 7. Jumlah Wajib Pajak Bumi Dan Bangunan Kota Semarang Per 1
Februari 2018
NO KECAMATAN JUMLAH
KELURAHAN
JUMLAH WAJIB
PAJAK JUMLAH TOTAL (Rp.)
1. 2. 3. 4. 5.
1 Pedurungan 12 15.883 15.352.147.181
2 Tembalang 12 16.063 28.742.357.541
3 Banyumanik 11 16.089 62.704.343.650
4 Semarang Selatan 10 60.967 46.995.840.357
5 Ngaliyan 10 65.558 45.860.568.895
6 Semarang Timur 10 46.629 78.144.424.878
7 Semarang Utara 9 50.439 48.742.887.583
8 Gajahmungkur 8 18.492 78.373.770.288
9 Candisari 7 28.217 19.551.835.191
10 Gayamsari 7 18.838 21.393.179.634
11 Tugu 7 16.181 31.595.307.060
12 Semarang Barat 16 38.875 52.245.217.786
13 Gunungpati 16 35.817 26.730.463.166
14 Semarang Tengah 15 44.349 23.602.091.314
15 Mijen 14 35.573 24.833.898.892
16 Genuk 13 10.706 22.033.613.220
JUMLAH 177 518.676 626.907.948.636
9 Tabel8. Jumlah Realisasi Wajib Pajak BPHTB Per 1 Februari 2018
NO JENIS LAYANAN JUMLAH KET.
1. 2. 3. 4.
1 Nihil 32 Wajib Pajak
2 Waris 44 Wajib Pajak
3 Jual Beli 400 Wajib Pajak
4 Hibah 15 Wajib Pajak
5 Lelang 3 Wajib Pajak
Tabel 9. Jumlah Wajib Pajak Kota Semarang Berdasarkan Jenis Pajak Per 1 Februari 2018
NO JENIS PAJAK DAERAH JUMLAH WAJIB PAJAK
1. 2. 3.
1 Pajak Hotel 826
2 Pajak Restoran 1.930
3 Pajak Hiburan 340
4 Pajak Reklame 2.375
5 Pajak Penerangan Jalan 45
6 Pajak Pengambilan Bahan Galian Gol. C 5
7 Pajak Parkir 476
8 Air Tanah 599
9 Pajak Sarang Burung Walet 3
10 PBB 518.676
11 BPHTB Sesuai transaksi yang ada dalam
1 thn
10 DAFTAR GAMBAR
Gb. 1 Bagan Organisasi Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang ... 12
Gb. 2 Korp Musik Kota Semarang ... 49
Gb. 3 Band Senopati Bapenda Kota Semarang ... 49
Gb. 4 Paduan Suara Bapenda Kota Semarang ... 49
Gb. 5 Kegiatan Darma Wanita Bapenda Kota Semarang ... 50
Gb. 6 Kegiatan Pekan Panutan Pembayaran PBB ... 50
Gb. 7 Kegiatan Sosialisasi Tentang 11 Mata Pajak ... 51
Gb. 8 Kegiatan Sosialisasi Pajak Daerah dan Pelayanan PBB 2017 ... 51
Gb. 9 Kegiatan Pemberian Hadiah Kepada Wajib Pajak Berprestasi 2017 ... 52
Gb. 10 Kegiatan Pemberian Hadiah Kepada Wajib Pajak PBB 2017 ... 52
Gb. 11 Tampilan e-PBB ... 52
Gb. 12 Tampilan e-BPHTB ... 53
Gb. 13 Tampilan e-SPTPD ... 53
11 VISI, MISI, KEBIJAKAN
BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN ANGGARAN 2018
Visi
“Terwujudnya Kota Semarang sebagai Kota Perdagangan dan Jasa yang Berbudaya menuju Masyarakat Sejahtera”
Misi
1. Mewujudkan sumberdaya manusia dan masyarakat Kota Semarang yang berkualitas.
2. Mewujudkan pemerintah yang efektif dan efisien, meningkatkan fasilitas pelayanan publik, serta menjunjung supremasi hukum yang tinggi.
3. Mewujudkan kemandirian dan daya saing daerah.
4. Mewujudkan tata ruang wilayah dan infrastruktur yang berkelanjutan.
5. Mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera.
Sedangkan dalam pencapaian misi, Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya mengarah pada pelaksanaan Misi ke-2 yaitu Mewujudkan Pemerintah yang semakin handal untuk meningkatkan pelayanan publik.
Kebijakan
Adapun rencana strategi yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang dalam mencapai visi, misi, tujuan dan sarana yang akan ditempuh antara lain :
Kebijakan Peningkatan Pendapatan Daerah
a. Peningkatan pendapatan asli daerah khususnya pajak daerah dengan menerapkan sistem online.
b. Peningkatan pelanggan sumber – sumber penerimaan PAD.
12 Bagan Organisasi Badan Pendapatan Daerah
Gambar1
Bagan Organisasi Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang
KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL
SUB BAGIAN KEUANGAN
DAN ASET SUB BAGIAN
PERENCANAAN DAN EVALUASI
SEKRETARIAT
BIDANG PAJAK DAERAH I
SUBBID PENETAPAN
SUBBID PENDAFTARAN DAN PENDATAAN
BIDANG PENDAPATAN BUKAN
PAJAK
SUBBID LAIN-LAIN PAD DAN LAIN-LAIN PENDAPATAN
YANG SAH SUBBID PERIMBANGAN BIDANG
PAJAK DAERAH II
SUBBID PENETAPAN
SUBBID PENDAFTARAN DAN
PENDATAAN KEPALA
BADAN
SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN
SUBBID PENAGIHAN
SUBBID PENATAUSAHAAN
RETRIBUSI SUBBID
PENAGIHAN
BIDANG PEMBUKUAN DAN
PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH
SUBBID PEMBUKUAN DAN
PELAPORAN
SUBBID PENYULUHAN DAN
PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH
SUBBID SISTEM INFORMASI PENDAPATAN DAERAH
13 BAB I
PENDAHULUAN
Undang - Undang Nomor. 22 Tahun 1999 diperbaharui denganUndang – Undang Nomor. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, UUNo. 25 Tahun 1999 diperbaharui dengan UU No. 33 Tahun 2004 tentangPerimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat – Daerah dalam rangkapelaksanaan Otonomi Daerah maka dibentuklah Dinas PengelolaanKeuangan Daerah Kota Semarang atau lebih dikenal DPKAD KotaSemarang, yang merupakan organisasi baru hasil penggabungan Dinas Pendapatan Daerah Kota Semarang (Dipenda) dengan Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Semarang.
Aturan yang mendasari pembentukan organisasi tersebut adalahPerda No. 2 Tahun 2001 tentang pembentukan organisasi dan tata kerjaDinas Daerah Kota Semarang yang ditindaklanjuti dengan aturan pelaksanaan yang berupa Surat Keputusan Walikota Semarang Nomor :061.1/188/2001 tanggal 25 April 2001. Peraturan Walikota SemarangNomor : 42 Tahun. 2008 Tanggal 24 Desember 2008 tentang PenjabaranTugas dan Fungsi Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah KotaSemarang. Namun perkembangan waktu dan berubahnya peraturan –peraturan baru tentang Pengelolaan Keuangan Daerah menuntut DPKADKota Semarang untuk eksis dalam menjalankan misinya untuk menjadimotor dalam pengelolaan keuangan daerah yang profesional dalam rangkameningkatkan kemampuan keuangan daerah dan terlaksananya tertibadministrasi pengelolaan aset daerah sehingga dapat meningkatkan dan mengembangkan sistem pengelolaan keuangan daerah yang lebih adil danrasional.
Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Semarang memiliki peran ganda, yaitu sebagai SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan PPKD (Pejabat Pengelola Keuangan Daerah). Sebagai SKPD peranan DPKAD mengelola belanja gaji PNS, belanja rutin SKPD, belanjakegiatan SKPD beserta pengelolaan Aset Kota Semarang dan mengelolapendapatan Asli daerah Kota Semarang . DPKAD selaku PPKD berperanmengelola Pendapatan, Perimbangan, dan Penerimaan lain - lain BelanjaTidak Langsung dan Pembiayaan Daerah. Serta DPKAD bertindak dalamKapasitas sebagai Bendahara Umum Daerah.
14 Dengan adanya regulasi hukum dari pusat ke daerah yang bersifatPengelolaan Keuangan Daerah, maka DPKAD turut menyusun PeraturanWalikota Pengelolaan Keuangan sesuai dengan tupoksi DPKAD.
Pada awal tahun 2017 terbentuklah Badan Pendapatan Daerah. BadanPendapatan Daerah atau BAPENDA memiliki kedudukan, susunanorganisasi, tugas, fungsi, dan tata kerja yang telah diatur dalam PeraturanWalikota Semarang No. 89 Tahun 2016.
BAPENDA. Khusus untuk melayaniPBB memiliki unit pelayanan sendiri yang berbeda tempat yang terdiri dari4 (empat) unit kerja yaitu Pos Pelayanan PBB Wilayah I sampai dengan PosPelayanan PBB Wilayah IV yang memiliki lokasi berbeda. Pos PelayananPBB ini dibentuk sejak tahun 2012 yang regulasinya tetap dibawahnaungan Badan Pendapatan Daerah hanya saja yang membedakan adalahlokasinya.
15 BAB II
KEBIJAKAN DASAR
Kedudukan Badan Pendapatan Daerah sebagai pengelola pendapatan daerah bertanggung jawab kepada Walikota Semarang. Susunan organisasi dan tata kerja pada Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang dibentuk berdasarkan Peraturan Walikota Semarang Nomor 89 Tahun 2016 tentang penjabaran tugas dan fungsi Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang terdiri dari:
1. Kepala Badan.
2. Sekretaris, terdiri atas :
a. Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi b. Sub Bagian Keuangan dan Aset
c. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian 3. Bidang Pajak Daerah I , terdiri atas :
a. Sub Bidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah I b. Sub Bidang Penetapan Pajak Daerah I
c. Sub Bidang Penagihan Pajak Daerah I 4. Bidang Pajak Daerah II , terdiri atas :
a. Sub Bidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah II b. Sub Bidang Penetapan Pajak Daerah II
c. Sub Bidang Penagihan Pajak Daerah II
5. Bidang Pendapatan Daerah Bukan Pajak, terdiri atas : a. Sub Bidang Perimbangan
b. Sub Bidang Lain-lain PAD dan Lain-lain Pendapatan yang sah c. Sub Bidang Penatausahaan Retribusi
6. Bidang Pembukuan dan Pelayanan Pendapatan Daerah, terdiri atas : a. Sub Bidang Pembukuan dan Pelaporan
b. Sub Bidang Penyuluhan dan Pelayanan Pendapatan Daerah c. Sub Bidang Sistem Informasi Pendapatan Daerah
7. Kelompok Jabatan Fungsional.
16 1. Tugas Pokok dan Fungsi
Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang memiliki tugas pokok
“Melaksanakan Fungsi Penunjang Urusan Pemerintahan di bidang keuangan yang menjadi kewenangan daerah “
Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang mempunyai fungsi sebagai berikut :
c. Perumusan kebijakan Bidang Pajak Daerah I, Bidang Daerah II, Bidang Daerah Pendapatan Daerah Bukan Pajak dan Bidang Pembukuan Dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
d. Perumusan rencana strategis sesuai dengan visi dan misi Walikota;
e. Pengkoordinasian tugas – tugas dalam rangka pelaksanaan program dan kegiatan Kesekretariatan, Bidang Pajak Daerah I, Bidang Pajak Daerah II, Bidang Pendapatan Daerah Bukan Pajak dan Bidang Pembukuan Dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
f. Penyelenggaraan pembinaan kepada bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
g. Penyelenggaraan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
h. Penyelenggaraan kerjasama Bidang Pajak Daerah I, Bidang Pajak Daerah II, Bidang Pendapatan Daerah Bukan Pajak dan Bidang Pembukuan Dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
i. Penyelenggaraan kesekretariatan Bapenda;
j. Penyelenggaraan kerjasama Bidang Pajak Daerah I, Bidang Pajak Daerah II, Bidang Pendapatan Daerah Bukan Pajak dan Bidang Pembukuan Dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
k. Penyelenggaraan penilaian kinerja pegawai;
l. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan Bidang Pajak Daerah I, Bidang Pajak Daerah II, Bidang Pendapatan Daerah Bukan Pajak dan Bidang Pembukuan Dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
m. Penyelenggaraan laporan pelaksanaan program dan kegiatan;
n. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan Walikota terkait dengan tugas dan fungsinya.
17 Berdasarkan tugas pokok yang dimiliki Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Semarang pada Peraturan Walikota Semarang No. 89 Tahun 2016 tentang “Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi”
dapat dijabarkan sebagai berikut, yaitu :
1. Tugas Kepala Badan
“Kepala Bapenda mempunyai tugas merencanakan, memimpin, mengkoordinasikan, membina, mengawai, dan mengendalikan serta mengevaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi.”
2. Sekertariat, Tugasnya meliputi :
“Sekretaris mempunyai tugas merencanakan, mengkoordinasi dan mensinkronisasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi pelaksanaan tugas Kesekretariatan, Bidang Pajak Daerah I, Bidang Pajak Daerah II, Bidang Pendapatan Daerah Bukan Pajak dan Bidang Pembukuan Dan Pelayanan Pendapatan Daerah”
Adapun fungsi sekretariat, meliputi :
a. Perencanaan program, kegiatan dan anggaran;
b. Pendistribusian tugas kepada bawahan;
c. Pemberian petunjuk kepada bawahan;
d. Penyeliaan tugas bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
e. Pelaksanaan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. Pengkoordinasiansinkronisasi, pembinaan, pengawasan dan pengendalian serta evaluasi tugas – tugas kesekretariatan, Bidang Pajak Daerah I, Bidang Pajak Daerah II, Bidang Pendapatan Daerah Bukan Pajak dan Bidang Pembukuan Dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
g. Pelaksanaan fasilitas tugas – tugas Bidang Pajak Daerah I, Bidang Pajak Daerah II, Bidang Pendapatan Daerah Bukan Pajak dan Bidang Pembukuan Dan Pelayanan Pendapatan Daerah
h. Pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah lainnya dan instansi terkait;
i. Pelaksanaan kegiatan penyusunan kebijakan di subbidang perencanaan dan evaluasi, keuangan dan aset, umum dan kepegawaian;
18 j. Pelaksanaan kegiatan penyusunan Rencana Strategis, Rencana
Kerja, dan Rencana Kinerja Tahunan;
k. Pelaksanaan koordinasi dan verifikasi penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Bapenda;
l. Pelaksanaan kegiatan fasilitas Reformasi Birokrasi Bapenda;
m. Pelaksanaan kegiatan penyusunan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Bapenda;
n. Pelaksanaan kegiatan penyusunan bahan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban Walikota;
o. Menyiapkan kegiatan penyusunan bahan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;
p. Pelaksanaan kegiatan pengelolaan dan penatausahaan keuangan Bapenda;
q. Pelaksanaan pengelolaan gaji dan tunjangan di lingkungan Bapenda;
r. Pelaksanaan tatakelola persuratan, kearsipan, kepustakaan, dokumentasi, keprotokolan dan kehumasan Bapenda;
s. Pelaksanaan penyediaan jasa komunikasi dan jamuan rapat/pertemuan, dan kunjungan tamu di lingkungan Bapenda;
t. Pelaksanaan penyediaan akomodasi dan jamuan rapat/pertemuan, dan kunjungan tamu di lingkungan Bapenda;
u. Pelaksanaan kegiatan pengadaan perlatan gedung kantor, barang, inventaris, dan pemeliharaan prasarana dan saran kantor;
v. Pelaksanaan penatausahaan barang pakai habis dan barang inventaris;
w. Pelaksanaan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Bapenda;
x. Pelaksanaan penyusunan dan pelayanan data dan informasi di Bepanda;
y. Pelaksanaan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawab;
z. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan;
aa. pelaksanaan penyusunan laporan program dan kegiatan;
bb. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
19 Subbagian Sekretariat terdiri atas :
a. Subbagian Perencanaan dan Evaluasi;
b. Subbagian Keuangan dan Aset; dan c. Subbagian Umum dan Kepegawaian.
Kepala Subbagian Perencanaan dan Evaluasi, mempunyai tugas :
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbagian Perencanaan dan Evaluasi;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbagian Perencanaan dan Evaluasi;
h. menyiapkan kegiatan Penyusunan Rencana Strategis, Rencana Kerja, dan Rencana Kinerja Tahunan,
i. menyiapkan kegiatan koordinasi dan verifikasi penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Bapenda;
j. menyiapkan kegiatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Bapenda;
k. menyiapkan kegiatan penyusunan bahan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban Walikota;
l. menyiapkan kegiatan penyusunan bahan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;
m. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbagian Perencanaan dan Evaluasi;
n. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbagian Perencanaan dan Evaluasi;
o. menyiapkan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
p. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbagian Perencanaan dan Evaluasi;
20 q. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan kegiatan Subbagian
Perencanaan dan Evaluasi;
r. melaksanakan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
Kepala SubbagainKeungan dan Aset, mempunyai tugas :
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbagian Keuangan dan Aset;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbagian Keuangan dan Aset;
h. menyiapkan kegiatan penyusunan Daftar Pelaksanaan Anggaran Bapenda;
i. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan penatausahaan keuangan Bapenda;
j. menyiapkan pengelolaan gaji dan tunjangan di lingkungan Bapenda;
k. melaksanakan penatausahaan barang pakai habis dan barang inventaris;
l. menyiapkan kegiatan penyusunan dan pelayanan data dan informasi Subbagian Keuangan dan Aset;
m. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbagian Keuangan dan Aset;
n. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
o. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbagian Keuangan dan Aset;
p. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Subbagian Keuangan dan Aset;
q. melaksanakan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
21 Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian, mempunyai tugas :
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbagian Umum dan Kepegawaian;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbagian Umum dan Kepegawaian;
h. menyiapkan kegiatan tatakelola persuratan, kearsipan, kepustakaan, dokumentasi, keprotokolan dan kehumasan Bapenda;
i. menyiapkan kegiatan Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik Bapenda;
j. menyiapkan kegiatan penyediaan akomodasi dan jamuan rapat/pertemuan, dan kunjungan tamu di Bapenda;
k. menyiapkan kegiatan pengadaan peralatan gedung kantor, barang inventaris, dan pemeliharaan prasarana dan sarana kantor;
l. menyiapkan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Bapenda;
m. menyiapkan kegiatan fasilitasi Reformasi Birokrasi Bapenda;
n. menyiapkan kegiatan penyusunan dan pelayanan data dan informasi Subbagian Umum dan Kepegawaian;
o. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbagian Umum dan Kepegawaian;
p. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
q. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbagian Umum dan Kepegawaian;
r. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Subbagian Umum dan Kepegawaian;
s. melaksanakan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
22 3. Bidang Pajak Daerah I
“Kepala Bidang Pajak Daerah I mempunyai tugas merencanakan, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi tugas Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah I, Subbidang Penetapan Pajak Daerah I, dan Subbidang Penagihan Pajak Daerah I.”
Adapun fungsi Bidang Pajak Daerah I, Meliputi : a. perencanaan program, kegiatan dan anggaran;
b. pendistribusian tugas kepada bawahan;
c. pemberian petunjuk kepada bawahan;
d. penyeliaan tugas bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya:
e. pelaksanaan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah lainnya dan instansi terkait;
g. pelaksanaan kegiatan penyusunan kebijakan di Bidang Pajak Daerah I;
h. pelaksanaan kegiatan Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah I, Subbidang Penetapan Pajak Daerah I, dan Subbidang Penagihan Pajak Daerah I;
i. pelaksanaankegiatan penyusunan data dan informasi di Bidang Pajak Daerah I;
j. pelaksanaan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban keuangan di Bidang Pajak Daerah I;
k. pelaksanaan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
l. pelaksanaan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan;
m. pelaksanaan penyusunan laporan program dan kegiatan;
n. pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
Subbidang Bagian Pajak Daerah I, terdiri atas :
a. Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah I;
b. Subbidang Penetapan Pajak Daerah I; dan c. Subbidang Penagihan Pajak Daerah I.
23 Kepala Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah I, mempunyai tugas :
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah I;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
g. menyiapkan kegiatan penyusunankebijakan Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah I;
h. menyiapkan kegiatan perumusan dan melaksanakan kebijakan teknis di subbid pendaftaran dan pendataan Pajak Daerah I;
i. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan pendataan wajib Pajak Daerah I;
j. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan pendaftaran obyek dan subyek Pajak Daerah I;
k. menyiapkan kegiatan dan penyusunan buku induk wajib pajak;
l. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan penerbitan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah Pajak Daerah I;
m. menyiapkan kegiatan menyimpan surat perpajakan yang berkaitan dengan pendaftaran dan pendataan Pajak Daerah I;
n. menyiapkan kegiatan verifikasi Surat Pemberitahuan Obyek Pajak;
o. menyiapkan kegiatan penilaian PBB baik secara massal maupun individual;
p. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan pemeriksaan terhadap subyek dan obyek Pajak Daerah I;
q. menyiapkan kegiatan verifikasi atas pengajuan BPHTB dari Wajib Pajak;
r. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah I;
s. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah I;
t. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
24 u. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbidang
Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah I;
v. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah I;
w. melaksanakan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
Kepala Subbidang Penetapan Pajak Daerah I, mempunyai tugas :
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbidang Penetapan Pajak Daerah I;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbidang Penetapan Pajak Daerah I;
h. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan penghitungan dan menyiapkan bahan penetapan PBB dan BPHTB;
i. menyiapkan kegiatandan melaksanakan penerbitan surat ketetapan atas objek PBB dan BPHTB;
j. menyiapkan kegiatan pertimbangan terhadap pengajuan keberatan dan keringanan PBB dan BPHTB;
k. menyiapkan kegiatan proses penetapan Nilai Jual Obyek Pajak PBB;
l. menyiapkan kegiatan penyusunan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak;
m. menyiapkan kegiatan Penerbitan dan pendistribusian SPPT dan SSPD PBB;
n. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbidang Penetapan Pajak Daerah I;
o. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbidang Penetapan Pajak Daerah I;
p. menyiapkan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
q. menyiapkan monitoring evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbidang Penetapan Pajak Daerah I;
25 r. Menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan
Subbidang Penetapan Pajak Daerah I; s
s. Melaksanakan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
Kepala SubbidangPenagahian Pajak Daerah I, mempunyai tugas:
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbidang Penagihan Pajak Daerah I;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbidang Penagihan Pajak Daerah I;
h. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan penagihan Pajak Daerah I;
i. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan pembukuan dan pelaporan atas pemungutan dan penyetoran Pajak Daerah I;
j. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan penatausahaan penerimaan, pengurusan restitusi, verifikasi pemindahbukuan dan rekonsiliasi;
k. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan penagihan terhadap piutang Pajak Daerah I dan pemberian pertimbangan terhadap pengajuan angsuran;
l. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan penerapan sanksi administrasi perpajakan;
m. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan penagihan Pajak Daerah I;
n. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan penyusunan laporan realisasi pemungutan Pajak Daerah I;
o. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan penyusunan rekapitulasi pemungutan Pajak Daerah I;
p. menyiapkan kegiatan pembayaran restitusi dan kompensasi Pajak Daerah I;
q. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan fungsi Juru Sita Pajak Daerah I;
26 r. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbidang
Penagihan Pajak Daerah I;
s. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbidang Penagihan Pajak Daerah I;
t. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
u. menyiapkan bahan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbidang Penagihan Pajak Daerah I;
v. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Subbidang Penagihan Pajak Daerah I;
w. melaksanakan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
4. Bidang Pajak Daerah II
“Kepala Bidang Pajak Daerah II mempunyai tugas merencanakan, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi tugas Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah II, Subbidang Penetapan Pajak Daerah II, dan Subbidang Penagihan Pajak Daerah II”
Adapun fungsi Bidang Pajak Daerah II, meliputi : a. perencanaan program, kegiatan dan anggaran;
b. pendistribusian tugas kepada bawahan;
c. pemberian petunjuk kepada bawahan;
d. penyeliaan tugas bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya:
e. pelaksanaan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah lainnya dan instansi terkait;
g. pelaksanaan kegiatan penyusunan kebijakan di Bidang Pajak Daerah II;
h. pelaksanaan kegiatan Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah II, Subbidang Penetapan Pajak Daerah II, dan Subbidang Penagihan Pajak Daerah II;
i. pelaksanaan kegiatan penyusunan data dan informasi di Bidang Pajak Daerah II;
27 j. pelaksanaan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban
keuangan di Bidang Pajak Daerah II;
k. pelaksanaan penilaian kinerja pegawai di lingkungan Bidang Pajak Daerah II;
l. pelaksanaan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan;
m. pelaksanaan penyusunan laporan program dan kegiatan;
n. pelaksanaan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
Subbidang Bagian Pajak Daerah II, terdiri atas :
a. Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah II;
b. Subbidang Penetapan Pajak Daerah II; dan c. Subbidang Penagihan Pajak Daerah II.
Kepala Subbidang Pendaftaran dan Pendapatan Pajak Daerah II, mempunyai tugas :
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah II;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah II;
h. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan perumusan dan melaksanakan kebijakan teknis di subbid pendaftaran dan pendataan Pajak Daerah II;
i. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan pendataan wajib Pajak Daerah II;
j. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan pendaftaran obyek dan subyek Pajak Daerah II;
k. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan penyimpanan surat perpajakan yang berkaitan dengan pendaftaran dan pendataan Pajak Daerah II;
28 l. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan penerbitan Nomor Pokok
Wajib Pajak Daerah (NPWPD) Pajak Daerah II;
m. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan penyusunan buku induk wajib Pajak Daerah II;
n. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan pemeriksaan terhadap subyek dan obyek Pajak Daerah II;
o. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan pembayaran dan pelaporan Pajak Daerah II;
p. menyiapkan kegiatan pendokumentasian hasil pemungutan Pajak Daerah II yang dibayar sendiri oleh Wajib Pajak.
q. menyiapkan kegiatan penyegelan dalam hal Wajib Pajak tidak memberikan kesempatan dan bantuan guna kelancaran pelaksanaan pemungutan Pajak Daerah II yang dibayar sendiri oleh Wajib Pajak.
r. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah II;
s. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah II;
t. menyiapkan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
u. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah II;
v. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Subbidang Pendaftaran dan Pendataan Pajak Daerah II;
w. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
Kepala Subbidang Penetapan Pajak Daerah II, mempunyai tugas :
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbidang Penetapan Pajak Daerah II;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
29 g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbidang Penetapan
Pajak Daerah II;
h. menyiapkan kegiatan penghitungan dan bahan penetapan Pajak Daerah II;
i. menyiapkan kegiatan penerbitan surat ketetapan Pajak Daerah II;
j. menyiapkan kegiatan pertimbangan terhadap pengajuan keberatan dan keringanan Pajak Daerah II;
k. menyiapkan kegiatan penerbitan Surat Ketetapan Pajak Daerah sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan pelaksanaan Pajak Daerah yang pemungutannya dibayar sendiri oleh Wajib Pajak;
l. menyiapkan kegiatan penerbitan Surat Ketetapan Pajak Daerah secara jabatan sesuai Berita Acara Penolakan Pemeriksaan bagi Wajib Pajak yang menolak pelaksanaan Pemeriksaan Pajak Daerah II;
m. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbidang Penetapan Pajak Daerah II;
n. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbidang Penetapan Pajak Daerah II;
o. menyiapkan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
p. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbidang Penetapan Pajak Daerah II;
q. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Subbidang Penetapan Pajak Daerah II;
r. melaksanakan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
Kepala Subbidang Penagihan Pajak Daerah II, mempunyai tugas :
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbidang Penagihan Pajak Daerah II;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
30 g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbidang Penagihan
Pajak Daerah II;
h. menyiapkan kegiatan penagihan penyetoran Pajak Daerah II;
i. menyiapkan kegiatan pembukuan dan pelaporan atas pemungutan dan penyetoran Pajak Daerah II;
j. menyiapkan kegiatan penatausahaan penerimaan, pengurusan restitusi, verifikasi pemindahbukuan dan rekonsiliasi; 20
k. menyiapkan kegiatan penagihan terhadap piutang Pajak Daerah II dan pemberian pertimbangan terhadap pengajuan angsuran;
l. menyiapkan kegiatan penerapan sanksi administrasi perpajakan;
m. menyiapkan kegiatan pengelolaan benda-benda berharga terkait Pajak Daerah II;
n. menyiapkan kegiatan pertimbangan terhadap pengenaan sanksi penutupan dan pencabutan perizinan bagi Wajib Pajak Daerah II yang tidak bersedia melaksanakan pembayaran dan pelaporan;
o. menyiapkan kegiatan penerbitan Surat Tagihan Pajak Daerah yang dihitung sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan;
p. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbidang Penagihan Pajak Daerah II;
q. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbidang Penagihan Pajak Daerah II;
r. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
s. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbidang Penagihan Pajak Daerah II;
t. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Subbidang Penagihan Pajak Daerah II;
u. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya;
31 5. Bidang Pendapatan Daerah Bukan Pajak
“Kepala Bidang Pendapatan Daerah Bukan Pajak mempunyai tugas merencanakan, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi Subbidang Perimbangan, Subbidang Lain-lain PAD dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah, SubbidangPenatausahaan Retribusi.”
Adapun fungsi Bidang Pendapatan Bukan Pajak, meliputi : a. perencanaan program, kegiatan dan anggaran;
b. pendistribusian tugas kepada bawahan;
c. pemberian petunjuk kepada bawahan;
d. penyeliaan tugas bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya:
e. pelaksanaan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah lainnya dan instansi terkait;
g. pelaksanaan kegiatan penyusunan kebijakan di Bidang Pendapatan Daerah Bukan Pajak;
h. pelaksanaan kegiatan Subbidang Perimbangan, Subbidang Lain-lain PAD dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah, SubbidangPenatausahaan Retribusi;
i. pelaksanaan kegiatan penyusunan data dan informasi di Bidang Pendapatan Daerah Bukan Pajak;
j. pelaksanaan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban keuangan di bidang Pendapatan Daerah Bukan Pajak;
k. pelaksanaan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
l. pelaksanaan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan;
m. pelaksanaan penyusunan laporan program dan kegiatan;
n. pelaksanaan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
Subbindang Bagian Pendapatan Daerah Bukan Pajak, terdiri atas:
a. Subbidang Perimbangan;
b. Subbidang Lain-lain PAD dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah; dan c. SubbidangPenatausahaan Retribusi
32 Kepala Subbindang Perimbangan, mempunyai tugas :
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbidang Perimbangan;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbidang Perimbangan;
h. menyiapkan kegiatan penghimpunan dan penyusunan data realisasi penerimaan Dana Perimbangan;
i. menyiapkan kegiatan pengolahan dan persiapan data laporan penerimaan Dana Perimbangan;
j. menyiapkan kegiatan koordinasi dalam rangka menyusun rencana penerimaan Dana Perimbangan;
k. menyiapkan kegiatan penghimpunan dan penyusunan data realisasi penerimaan Dana Perimbangan;
l. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbidang Perimbangan;
m. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbidang Perimbangan;
n. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
o. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbidang Perimbangan;
p. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Subbidang Perimbangan;
q. melaksanakan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
Kepala Subbidang Lain-lain PAD dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah, mempunyai tugas :
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbidang Lain-lain PAD dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah;
b. membagi tugas kepada bawahan;
33 c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbidang Lain-lain PAD dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah;
h. menyiapkan kegiatan penghimpunan dan penyusunan data realisasi penerimaan Lain-lain PAD, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-lain Pendapatan yang sah;
i. menyiapkan kegiatan pengolahan dan persiapan data laporan pendapatan Lain-lain PAD, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-lain Pendapatan yang sah;
j. menyiapkan kegiatan koordinasi dalam rangka menyusun rencana penerimaan Lain-lain PAD, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-lain Pendapatan yang sah;
k. menyiapkan kegiatan penghimpunan dan penyusunan data realisasi penerimaan Lain-lain PAD, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-lain Pendapatan yang sah;
l. menyiapkan kegiatan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka peningkatan penerimaan Lain-lain PAD, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-lain Pendapatan yang sah;
m. menyiapkan kegiatan koordinasi dalam rangka rencana pinjaman baru;
n. menyiapkan kegiatan pengelolaan benda-benda berharga terkait pajak daerah;
o. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbidang Lain- lain PAD dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah;
p. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbidang Lain-lain PAD dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah;
q. menyiapkan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
r. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan SubbidangLainlain PAD dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah;
34 s. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan
Subbidang Lain-lain PAD dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah;
t. melaksanakan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
Kepala SubbidangPenatausahaan Retribusi, mempunyai tugas :
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran SubbidangPenatausahaan Retribusi;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan SubbidangPenatausahaan Retribusi;
h. menyiapkan kegiatan penghimpunan dan penyusunan data realisasi penerimaan Retribusi Daerah;
i. menyiapkan kegiatan pengolahan dan persiapan data laporan pendapatan Retribusi Daerah;
j. menyiapkan kegiatan koordinasi dalam rangka menyusun rencana penerimaan Retribusi Daerah;
k. menyiapkan kegiatan penghimpunan dan penyusunan data realisasi penerimaan Retribusi Daerah;
l. menyiapkan kegiatan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka peningkatan penerimaan Retribusi Daerah;
m. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi SubbidangPenatausahaan Retribusi;
n. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan SubbidangPenatausahaan Retribusi;
o. menyiapkan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
p. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan SubbidangPenatausahaan Retribusi;
q. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan SubbidangPenatausahaan Retribusi;
35 r. melaksanakan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan
sesuai tugas dan fungsinya.
6. Bidang Pembukuan dan Pelayanan Pendapatan Daerah
“Kepala Bidang Pembukuan dan Pelayanan Pendapatan Daerah mempunyai tugas merencanakan, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi Subbidang Pembukuan dan Pelaporan, Subbidang Penyuluhan dan Pelayanan Pendapatan Daerah, dan Subbidang Sistem Informasi Pendapatan Daerah.”
Adapun fungsi Bidang Pembukuan dan Pelayanan Pendapatan Daerah, meliputi :
a. perencanaan program, kegiatan dan anggaran;
b. pendistribusian tugas kepada bawahan;
c. pemberian petunjuk kepada bawahan;
d. penyeliaan tugas bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya:
e. pelaksanaan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah lainnya dan instansi terkait;
g. pelaksanaan kegiatan penyusunan kebijakan di Bidang Pembukuan dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
h. pelaksanaan kegiatan Subbidang Pembukuan dan Pelaporan, Subbidang Penyuluhan dan Pelayanan Pendapatan Daerah, dan Subbidang Sistem Informasi Pendapatan Daerah;
i. pelaksanaan kegiatan penyusunan data dan informasi di Bidang Pembukuan dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
j. pelaksanaan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban keuangan di Bidang Pembukuan dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
k. pelaksanaan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
l. pelaksanaan kegiatan penyusunan dan pelayanan data dan informasi Bapenda;
m. pelaksanaan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan;
n. pelaksanaan penyusunan laporan program dan kegiatan;
36 o. pelaksanaan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan
sesuai tugas dan fungsinya.
Bidang Pembukuan dan Pelayanan Pendapatan Daerah, terdiri atas : a. Subbidang Pembukuan dan Pelaporan;
b. Subbidang Penyuluhan dan Pelayanan Pendapatan Daerah;dan c. Subbidang Sistem Informasi Pendapatan Daerah.
Kepala Subbidang Pembukuan dan Pelaporan, mempunyai tugas :
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbidang Pembukuan dan Pelaporan;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbidang Pembukuan dan Pelaporan;
h. menyiapkan kegiatan periodik realisasi penerimaan daerah;
i. menyiapkan kegiatan perhitungan penetapan pajak daerah secara berkala;
j. menyiapkan kegiatan penatausahaan penerimaan daerah;
k. menyiapkan kegiatan bahan dan melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka peningkatan pendapatan daerah;
l. menyiapkan kegiatan dan melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka realisasi pendapatan daerah;
m. menyiapkan kegiatan Pencatatan dan pendokumentasian Surat Ketetapan Pajak Daerah, Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar, Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar Tambahan, Surat Ketetapan Pajak Daerah Nihil, Surat Ketetapan Pajak Daerah Lebih Bayar, Surat Pemberitahuan Tagihan Pajak Daerah, Surat Tagihan Pajak Daerah, Surat Setoran Pajak Daerah, dan Surat Setoran Pajak Daerah Kurang Bayar;
37 n. menyiapkan kegiatan penyusunan pembukuan dan pelaporan
bulanan, triwulan, semester, dan tahunan realisasi penerimaan daerah.
o. menyiapkan kegiatan penyusunan pembukuan dan pelaporan bulanan, triwulan, semester, dan tahunan realisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah;
p. menyiapkan kegiatan penyusunan pembukuan dan pelaporan bulanan, triwulanan, semesteran, dan tahunan piutang pajak dan retribusi daerah;
q. menyiapkan kegiatan pengelolaan arsip pendapatan daerah;
r. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbidang Pembukuan dan Pelaporan ;
s. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbidang Pembukuan dan Pelaporan ;
t. menyiapkan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
u. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbidang Pembukuan dan Pelaporan;
v. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Subbidang Pembukuan dan Pelaporan;
w. melaksanakan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
Kepala Subbidang Penyuluhan dan Pelayanan Pendapatan Daerah, mempunyai tugas :
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbidang Penyuluhan dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbidang Penyuluhan dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
38 h. menyiapkan kegiatan pembinaan dan tata hubungan kerja seta
pembinaan sarana dan prasarana pajak daerah, retribusi daerah, dan pendapatan daerah lainnya;
i. menyiapkan kegiatan pengelolaan informasi dan pengaduan perpajakan;
j. menyiapkan kegiatan pengkoordinasian dan fasilitasi pelaksanaan pelayanan umum bagi wajib pajak dan retribusi Daerah secara langsung dan terpadu dalam satu tempat pelayanan (front office);
k. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi SubbidangPenyuluhan dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
l. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbidang Penyuluhan dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
m. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
n. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbidang Penyuluhan dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
o. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Subbidang Penyuluhan dan Pelayanan Pendapatan Daerah;
p. melaksanakan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
Kepala Subbidang Sistem Informasi Pendapatan Daerah, mempunyai tugas:
a. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbidang Sistem Informasi Pendapatan Daerah;
b. membagi tugas kepada bawahan;
c. membimbing bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
d. memeriksa hasil kerja bawahan;
e. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
f. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
g. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbidang Sistem Informasi Pendapatan Daerah;
h. menyiapkan kegiatan pengumpulan dan penyajian informasi pendapatan daerah;
39 i. menyiapkan kegiatan mengelola sistem informasi data di bidang
pendapatan daerah;
j. menyiapkan kegiatan pengendalian dan pelaksanaan norma, standar, pedoman, dan petunjuk operasional di bidang data dan informasi;
k. menyiapkan kegiatan pelayanan data dan informasi Bapenda;
l. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbidang Sistem Informasi Pendapatan Daerah;
m. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggung jawaban teknis keuangan Subbidang Sistem Informasi Pendapatan Daerah;
n. menyiapkan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggung jawabnya;
o. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbidang Sistem Informasi Pendapatan Daerah;
p. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Subbidang Sistem Informasi Pendapatan Daerah;
q. melaksanakan tugas Kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
7. Kelompok Jabatan Fungsional
Kelompok jabatan fungsional mempunya tugasmelaksanakan sebagian tugas Badan Pendapatan Daerah sesuaidengan keahlian dan kebutuhan sesuai peraturan perundang – undangan
2. Tujuan dan Sasaran
Tujuan adalah pernyataan-pernyataan tentang hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai visi, melaksanakan misi, memecahkan permasalahan, dan menangani isu strategis daerah yang dihadapi. Sasaran adalah hasil yang diharapkan dari suatu tujuan yang diformulasikan secara terukur, spesifik, mudah dicapai, rasional, untuk dapat dilaksanakan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
Tujuan
Adapun tujuan Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang Tahun 2016- 2021 yaitu Meningkatnya Pendapatan Daerah dengan Indikator : Prosentase Peningkatan Pendapatan Daerah.
40 Sasaran
Sasaran Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang tahun 2016-2021 adalah Meningkatnya Pengelolaan Pendapatan Daerah dengan Indikator:
1. Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah.
2. Prosentase Realisasi Terhadap Target Dana Transfer yang ditentukan.
3. Strategi dan Kebijakan Strategi
Strategi yang akan dilaksanakan Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang dalam kurun waktu 2016-2021 dalam mencapai tujuan dan sasaran adalah:
1. Intensifikasi Pendapatan Daerah dan Pengelolaan Dana Transfer.
2. Meningkatnya Kinerja Pelayanan Bapenda.
Kebijakan
Adapun Kebijakan yang ditempuh dalam mencapai tujuan dan sasaran Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang adalah :
1. Intensifikasi Sumber-sumber Pendapatan Daerah.
2. Peningkatan Kualitas Pelayanan Administrasi Aparatur Bapenda.
3. Peningkatan Kualitas Kinerja Aparatur Bapenda.
4. Peningkatan Tertib Administrasi Pelaporan Kinerja Bapenda.
Untuk dapat melaksanakan tujuan sasaran, strategi dan kebijakan yang sudah ditetapkan, maka Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang telah menyusun berbagai program dan kegiatan dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah, dimana program tersebut mencakup kebijakan, mempertimbangkan sumber daya organisasi, terinci dan sinkron dengan fungsi organisasi. Penjabaran dari program kerja ini dalam bentuk kegiatan, yang disusun secara tahunan untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Adapun program prioritas yang akan diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah adalah :
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
4. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
5. Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
41 2. Kegiatan
Adapun penjabaran dari program tersebut dituangkan dalam berbagai kegiatan yang meliputi sebagai berikut :
Kode
Uraian Prog. Keg.
1 2 3
01 Program Pelayanan Administrasi 001 Penyediaan Jasa Surat Menyurat
002 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik 008 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor
010 Penyediaan Alat Tulis Kantor
011 Penyediaan Barang Cetakan Dan Penggandaan 012 Penyediaan Komponen Instalasi Listrik /
Penerangan Bangunan Kantor
015 Penyediaan Bahan Bacaan Dan Peraturan Perundang-undangan
017 Penyediaan Makanan Dan Minuman
018 Rapat-rapat Koordinasi Dan Konsultasi Ke Luar Daerah
028 Rapat-rapat Koordinasi Dan Konsultasi Dalam Daerah
124 Penyediaan Jasa Dan Pengelolaan Grup Band / Korps Musik Pemerintah Kota Semarang
131 Penataan Arsip Kantor
154 Belanja Jasa Penunjang Administrasi Perkantoran
02 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 077 Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor
009 Pengadaan Peralatan Gedung Kantor 010 Pengadaan Mebeluer
024 Pemeliharaan Rutin/berkala Kendaraan Dinas / Operasional
026 Pemeliharaan Rutin/berkala Perlengkapan Gedung Kantor
42 029 Pemeliharaan Rutin/berkala Mebeluer
05 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
002 Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan
041 Peningkatan SDM Bendahara & Bendahara Pembantu 06 Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan
Capaian Kinerja dan Keuangan
005 Penunjang Kinerja Pa, PPK, Bendahara Dan Pembantu
006 Penyusunan LkpjSkpd 010 Penyusunan Lakip
020 Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Tahun 022 Penyusunan Pelaporan Keuangan Semesteran 023 Penyusunan Pelaporan Prognosis Realisasi
Anggaran
028 Penyusunan RenjaSkpd
031 Penyusunan Rka Dan Dpa Murni
033 Penyusunan Rka Perubahan &Dpa Perubahan
15 Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
009 Pemeriksaan Pajak Daerah
011 Pemberian Hadiah Kepada Wp& Petugas Pbb Berprestasi
013 Pendukung Yustisi Pajak Daerah
018 Verifikasi Lapangan Perpanjangan Skpd Reklame 026 Pekan Panutan Pbb
027 Validasi Data Penerimaan Bphtb
028 Monitoring Dan Evaluasi Pembayaran Pbb 032 Penilaian Ketetapan Pajak Daerah
036 Koordinasi Dalam Rangka Monitoring Dan Evaluasi Bantuan Provinsi
037 Pengawas, Pemungutan Dan Penungguan Pajak Daerah
038 Updating Dan Validasi Data Pajak Daerah
43 039 Pengadministrasian, Penertiban Dan Penyampaian
SpptPbb
042 Penyelesaian Restitusi/ Kelebihan Dan Kompensasi Pbb Dan Bphtb
043 Monitoring, Evaluasi Dan Koordinasi Pelaksanaan Sistem Elektronik Pajak Daerah
046 Updating Objek Pajak Dan NjopPbb
047 Konfirmasi Pencairan Tunggakan Paja Daerah Non Pbb
048 Penatausahaan Pelaksanaan Pbb
049 Koordinasi Dana Bagi Hasil Pusat Dan Dana Bagi Hasil Provinsi
050 Optimalisasi Penerimaan Pajak Penghasilan 051 Asistensi Dan Koordinasi Lain-lain Pendapatan 052 Monitoring Dan Koordinasi Dak Dan Dau 054 Operasi Bhakti Dan Operasi Sisir Pbb 055 Konfirmasi Tunggakan Pbb
056 Pengelolaan Dana Transfer
061 Evaluasi Pendapatan Dan Penyerapan Pendapatan 062 Penatausahaan Pendapatan Daerah
063 Monitoring Dan Evaluasi Pembukuan Dan Pelaporan
064 Pengelolaan Informasi Pendapatan 065 Pemeliharaan Dan Pengembangan It
066 Monitoring Sistem Informasi Pendapatan Daerah 067 Sosialisasi Dan Penyuluhan Pajak Daerah
068 Sosialisasi Penarikan Retribusi 069 Optimalisasi Penerimaan Retribusi
070 Penyusunan Laporan Realisasi Penerimaan Retribusi
071 Penyusunan Dan Evaluasi Peraturan Tentang Pendapatan Daerah
072 Peningkatan Pelayanan Wajib Pajak