• Tidak ada hasil yang ditemukan

I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 2

I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan

1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir

2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari

3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak

4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.

5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.

6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Penataan pemanfaatan kawasan pantai

Inventarisasi penggunaan kawasan,

perencanaan dan kesepakatan desa untuk pembagian kawasan pantai untuk

multiguna

Prop/Kota, DKP Prop/Kota, Pemerintah Negeri Diving club CCDP-IFAD

X

APBN /APBD /CCDP- IFAD

Membuat zonasi

pemanfaatan

1. Membuat peta zonasi pesisir desa meliputi

a. Kawasan wisata

Dinas Pariwisata Prop/Kota, DKP Prop/Kota,

X APBN/

APBD/

(2)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 3

I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan

1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir

2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari

3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak

4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.

5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.

6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

pesisir dan DPL Desa

b. Kawasan pendaratan Ikan c. Kawasan pemanfaatan bersama

masyarakat seperti daerah

penangkapan dengan metoda yang tidak merusak karang dan daerah penempatan bagan, kawasan bameti, d. Kawasan wisata

e. Daerah sasi laor

• Kawasan tertutup sebagai kawasan inti

Pemerintah Negeri CCDP-IFAD

CCDP- IFAD

(3)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 4

I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan

1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir

2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari

3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak

4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.

5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.

6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Menetapkan daerah perlindungan laut (DPL) Kecamatan

1. Menentukan lokasi daerah

perlindungan laut termasuk zona inti dan zona penyangga melalui

musyawarah di tiap desa.

Pemerintah Negeri Latuhalat Pemerintah Kecamatan Nusaniwe DKP Kota/Prop CCDP-IFAD Universitas Pattimura

X

APBD CCDP- IFAD 2. Membangun kesepakatan dengan

desa tetangga untuk DPL kecamatan (Daerah Perlindungan Laut).

3. Penetapan Kesepakatan untuk Tata Guna Pemanfaatan Laut Kecamatan

(4)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 5

I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan

1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir

2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari

3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak

4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.

5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.

6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

(TGPLK) NGO

4. Meletakkan tanda batas dan implementasi DPL

5. Pengukuhan tugas pengelola DPL kepada Pokmas PSDA/Kewang/yang berwajib di tingkat kecamatan 6. Mengadakan forum konsultasi dan

sosialisasi pengelolaan kawasan DPL di tingkat kecamatan

(5)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 6

I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan

1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir

2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari

3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak

4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.

5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.

6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

7. Penetapan Peraturan Kecamatan untuk pengelolaan DPL

Penamanan dan reboisasi pantai

1. Promosi penanaman vegetasi pada hari-hari besar

Pokmas, Kewang, Saniri, dan

Pemerintah Latuhalat

X X X Swadaya,

APBD 2. Pembibitan vegetasi pantai yang sudah

beradaptasi seperti bitanggur,

ketapang, dan nypah dan bakau untuk menjaga kestabilan pantai

3. Penanaman vegetasi secara rutin oleh

(6)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 7

I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan

1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir

2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari

3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak

4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.

5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.

6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Pokmas PSDA

4. Melakukan pengawasan secara ketat dan terhadap pengrusakan kawasan reboisasi.

Rehabilitasi kawasan terumbu karang

1. Pengadaan rumah ikan di beberapa spot untuk memfasilitasi aktifitas perikanan dan wisata mancing.

2. Penetapan dan pengadaan tempat membuang jangkar yang tetap

DKP Prop/Kota Negeri Latuhalat CCDP-IFAD

X X X ABPN/APB

D

(7)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 8

I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan

1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir

2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari

3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak

4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.

5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.

6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

(tambat labuh) di beberapa spot strategis

Pengawasan dan

monitoring kawasan

1. Kegiatan pengawasan rutin 2. Membentuk satuan tugas untuk

pengawasan terhadap pelanggaran peraturan di kawasan hutan pantai dan terumbu karang dan kawasan DPL

Pemerintah Negeri Latuhalat Pemerintah Kecamatan Nusaniwe

X X X ABPN/APB

D

Penguatan 1. Membuat aturan pemanfaatan di Pemerintah X X X APBD

(8)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 9

I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan

1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir

2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari

3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak

4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.

5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.

6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Hukum zona-zona yang sudah ditentukan disesuaikan dengan peraturan negeri yang telah dibuat

Negeri Latuhalat Pemerintah Kecamatan Nusaniwe, 2. Melakukan pelatihan monitoring

terumbu karang secara partisipatif dengan teknik “manta tow”.

Universitas Pemerintah NGO

DKP Prop/Kota

X X X APBD

3. Melakukan monitoring terumbu Universitas X X X X X APBD

(9)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 10

I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan

1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir

2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari

3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak

4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.

5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.

6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

karang (manta tow) dan monitoring pertambahan jumlah ikan satu kali setiap enam bulan.

Pemerintah NGO

DKP Prop/Kota

4. Menegakkan peraturan pelestarian terumbu karang dan vegetasi pantai

Universitas Pemerintah NGO

DKP Prop/Kota

X X X X X APBD

5. Satuan tugas ini dapat dibentuk secara terpadu dengan pengawasan

Bagian Hukum

Kota X X X X X APBD

(10)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 11

I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan

1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir

2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari

3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak

4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.

5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.

6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

perburuan satwa langka dan pengawasan hutan

BKSDA

6. Draft Peraturan Negeri untuk Pengelolaan kawasan pesisir dan sumberdaya alam

Universitas Pemerintah NGO

DKP Prop/Kota Bagian Hukum Kota

X X X X X APBD

(11)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 12

I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan

1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir

2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari

3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak

4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.

5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.

6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

7. Penetapan Perneg (Peraturan Negeri/Desa) untuk pengelolaan sumberdaya pesisir

Bagian Hukum Kota

Universitas Pemerintah, NGO DKP Prop/Kota

X X X X X APBD

(12)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 13

II. Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pesisir melalui usaha dibidang perikanan Tujuan:

1. Meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir terutama nelayan dan papalele melalui update teknologi dan peningkatan ketrampilan

2. Pengembangan usaha alternative yang memberikan nilai tambah

3. Pengadaan bantuan sarana dan peralatan penunjang usaha yang tidak merusak/memberi tekanan terhadap ekosistem pesisir dan sumberdaya ikan.

4. Memfasilitasi akses permodalan dan pemasaran

Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana Waktu Pelaksanaaan Sumber

angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Meningkatkan kapasitas usaha dengan

perbaikan teknologi, ketrampilan, permodalan dan pasar

1. Perbaikan unit penangkapan

• Pengadaan alat tangkap tonda

• Pengadaan alat tangkap katinting

DKP Prop/Kota

X X X X X APBD, APBN

2. Pelatihan teknis penangkapan dengan peralatan yang modern

DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas

X X X X X APBD, APBN

3. Penyuluhan kepada Pokmas

DKP Prop/Kota

CCDP-IFAD X X X X X APBD, APBN

CCDP-IFAD s/d

(13)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 14

II. Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pesisir melalui usaha dibidang perikanan Tujuan:

1. Meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir terutama nelayan dan papalele melalui update teknologi dan peningkatan ketrampilan

2. Pengembangan usaha alternative yang memberikan nilai tambah

3. Pengadaan bantuan sarana dan peralatan penunjang usaha yang tidak merusak/memberi tekanan terhadap ekosistem pesisir dan sumberdaya ikan.

4. Memfasilitasi akses permodalan dan pemasaran

Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana Waktu Pelaksanaaan Sumber

angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Universitas 2017

4. Pelatihan pemasaran

DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas

X X X X X

APBD, APBN CCDP-IFAD s/d 2017

5. Pelatihan pengolahan ikan asap cair

DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas

X X X X X

APBD, APBN CCDP-IFAD s/d 2017

6. Pelatihan pascapanen porpira dan limbah ikan

DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas

X X X X X

APBD, APBN CCDP-IFAD s/d 2017

7. Pelatihan pengolahan DKP Prop/Kota

X X X X X APBD, APBN

(14)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 15

II. Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pesisir melalui usaha dibidang perikanan Tujuan:

1. Meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir terutama nelayan dan papalele melalui update teknologi dan peningkatan ketrampilan

2. Pengembangan usaha alternative yang memberikan nilai tambah

3. Pengadaan bantuan sarana dan peralatan penunjang usaha yang tidak merusak/memberi tekanan terhadap ekosistem pesisir dan sumberdaya ikan.

4. Memfasilitasi akses permodalan dan pemasaran

Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana Waktu Pelaksanaaan Sumber

angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

abon, bakso dan

product turunan lainnya

CCDP-IFAD Universitas

CCDP-IFAD s/d 2017

Mengembangkan mata

pencaharian altenatif yang memberikan nilai tambah

1. Mengembangkan pengolahan ikan asap cair

DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas

X X X X X

APBD, APBN CCDP-IFAD s/d 2017

2. Mengembangkan technology pengolahan limbah ikan

DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas

X X X X X

APBD, APBN CCDP-IFAD s/d 2017

3. Mengembangkan pengolahan abon, bakso dan lainnya

DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas

X X X X X

APBD, APBN CCDP-IFAD s/d 2017

(15)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 16

III. Memperkuat Negeri Latuhalat sebagai Centra Produksi Perikanan Kota Ambon Tujuan:

1. Mempersiapkan desa sebagai penampung ikan untuk lokasi Nusaniwe sebagai sumber utama penyuplai bakan baku ikan ke Kota Ambon

2. Memfasilitasi akses produksi

3. Mengembangkan usaha Pokmas untuk penangkapan dan pengolahan pasca panen

Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan Sumber angggaran 2016 2017 2018 2018 2020

Penentuan lokasi startegis

Pemilihan dan Pembebasan lahan

Pemerintah Desa

DKP Kota, CCDP-IFAD X X APBD

Pengadaan Infrastruktur

MINIPLAN ‘rumah produksi’

Pemerintah Desa DKP Kota, CCDP- IFAD, Bank

X X APBD, CCDP-

IFAD, Bank

Cold Storage

Pemerintah Desa DKP Kota, CCDP- IFAD, Bank

X X

APBD, CCDP- IFAD, Bank

Pabrik Es

Pemerintah Desa DKP Kota, CCDP- IFAD, Bank

X X

APBD, CCDP- IFAD, Bank

(16)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 17

Armada semut ‘distributor skala desa’

Pemerintah Desa DKP Kota, CCDP- IFAD, Bank

X X

APBD, CCDP- IFAD, Bank

Pengelolaan berbasis desa

Pembentukan institusi pengelola, Penetapan AD/ART

Penentuan sistem pengelolaan

Pemerintah Desa DKP Kota, CCDP- IFAD, Bank, Pengusaha

X X

APBD, CCDP- IFAD, Bank, Pengusaha

(17)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 18

IV. Peningkatan Sumberdaya Manusia Tujuan:

1. Memberikan pendidikan yang layak bagi anak usia sekolah.

2. Meningkatkan fungsi sarana pendidikan di desa

3. Menjamin pelayanan pendidikan secara tetap oleh tenaga pendidik

4. Mempromosikan pendidikan lingkungan di berbagai jenjang pendidikan (formal dan non formal)

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Memperbaiki dan menambah sarana pendidikan

1. Memperbaiki gedung sekolah yang rusak

2. Penambahan perlengkapan alat-alat belajar-mengajar (meja, kursi, papan tulis, dll.).

3. Pengadaan perpustakaan sekolah.

Dinas Pendidikan Kota Ambon Bappekot

X X X X X APBD, APBN

Menambah kegiatan pelayanan pendidikan bagi

1. Mengajukan permohonan penambahan tenaga guru melalui Dinas PDK Kota Ambon

Dinas Pendidikan Kota Ambon Bappekot

X X X X X APBD, APBN

(18)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 19

IV. Peningkatan Sumberdaya Manusia Tujuan:

1. Memberikan pendidikan yang layak bagi anak usia sekolah.

2. Meningkatkan fungsi sarana pendidikan di desa

3. Menjamin pelayanan pendidikan secara tetap oleh tenaga pendidik

4. Mempromosikan pendidikan lingkungan di berbagai jenjang pendidikan (formal dan non formal)

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

anak-anak sekolah.

2. Mendorong Pemerintah Desa untuk memotivasi guru- guru dan masyarakat akan pentingnya pendidikan anak pada usia sekolah

3. Memulai program beasiswa dan program anak asuh melalui pemerintah.

4. Menginventarisasi anak putus sekolah dan siswa yang kurang mampu serta

merekomendasikan mereka dalam program beasiswa

Pemerintah Desa

(19)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 20

IV. Peningkatan Sumberdaya Manusia Tujuan:

1. Memberikan pendidikan yang layak bagi anak usia sekolah.

2. Meningkatkan fungsi sarana pendidikan di desa

3. Menjamin pelayanan pendidikan secara tetap oleh tenaga pendidik

4. Mempromosikan pendidikan lingkungan di berbagai jenjang pendidikan (formal dan non formal)

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

dan program orang tua asuh.

Mendorong Pemerintah Desa untuk memotivasi guru-guru dan masyarakat akan pentingnya pendidikan anak pada usia

sekolah.

1. Pemerintah dan masyarakat memberi semangat dan menjamin kesejahteraan guru yang ditempatkan di negeri Latuhalat.

2. Melakukan penyuluhan bagi masyarakat tentang

pentingnya pendidikan bagi anak.

Dinas Pendidikan dan

Kebudayaan Kota

Ambon, LSM, Universitas

X X X X X APBN, APBD

Mengembangkan

1. Bidang studi Muatan Lokal

Dinas X X X X X APBN/APBD

(20)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 21

IV. Peningkatan Sumberdaya Manusia Tujuan:

1. Memberikan pendidikan yang layak bagi anak usia sekolah.

2. Meningkatkan fungsi sarana pendidikan di desa

3. Menjamin pelayanan pendidikan secara tetap oleh tenaga pendidik

4. Mempromosikan pendidikan lingkungan di berbagai jenjang pendidikan (formal dan non formal)

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

pendidikan Lingkungan di forum sekolah

diperkaya dengan aspek sosio- budaya, lingkungan dan ekowisata bahari

Pendidikan dan

Kebudayaan Kota

Ambon, LSM, Universitas

2.

Muatan lokal dimasukan dalam curriculum pelajaran sekolah untuk berbagai jenjang pendidikan

Dinas Pendidikan dan

Kebudayaan Kota

Ambon,

X X X X X APBN/APBD

(21)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 22

IV. Peningkatan Sumberdaya Manusia Tujuan:

1. Memberikan pendidikan yang layak bagi anak usia sekolah.

2. Meningkatkan fungsi sarana pendidikan di desa

3. Menjamin pelayanan pendidikan secara tetap oleh tenaga pendidik

4. Mempromosikan pendidikan lingkungan di berbagai jenjang pendidikan (formal dan non formal)

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

LSM, Universitas

Muatan

‘pendidikan lingkungan’

menjadi salah bahan refleksi di mimbar gerejawi

Muatan pendidikan lingkungan Pengembangan pendidikan lingkungan di jemaat dimasukan sebagai salah satu issue pada Renstra Gereja

Jemaat GPM Latuhalat dan Waimahu

X X X X X APBJ

Renstra Gereja tahun 2015-2020 merekomendasikan muatan pendidikan lingkungan untuk semua mimbar dan forum pendidikan dan kothbah

Jemaat GPM Latuhalat dan Waimahu

X X X X X

APBJ

Pelaksanaan muatan pendidikan

Jemaat X X X X X APBJ

(22)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 23

IV. Peningkatan Sumberdaya Manusia Tujuan:

1. Memberikan pendidikan yang layak bagi anak usia sekolah.

2. Meningkatkan fungsi sarana pendidikan di desa

3. Menjamin pelayanan pendidikan secara tetap oleh tenaga pendidik

4. Mempromosikan pendidikan lingkungan di berbagai jenjang pendidikan (formal dan non formal)

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

lingkungan di mimbar unit, wadah pelayanan dewasa, anak dan pemuda, dan gereja

GPM Latuhalat dan Waimahu

Gereja terlibat untuk aksi

penyelamatan lingkungan sebagai implementasi dari pendidikan lingkungan.

Jemaat GPM Latuhalat dan Waimahu

X X X X X APBJ

(23)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 24

V. Penanggulangan banjir dan bencana pesisir Tujuan

. Mencegah terjadinya erosi pantai lebih lanjut.

. Melindungi lahan pemukiman penduduk disepanjang DAS dari banjir . Melindungi pantai dari abrasi dan dampak pukulan ombak

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Rehabilitasi daerah yang kena dan rawan banjir.

1. Penahan bantaran sungai di LOKASI

2. Pembangunan Talud jalan lokasi wisata

3. Pembangunan jalan setapak di LOKASI

4. Pembuatan Talud penahan ombak di lokasi Wisata

Dinas PU Kota/Prop, Balai Sungai, Pemerintah Negeri

X X X X X APBN

Proteksi daerah berlabuh perahu nelayan

Pembuatan tanggul pemecah ombak untuk lagun yang dipakai sebagai tempat berlabuh perahu nelayan di lokasi TBD

Dinas PU Kota/Prop, Balai Sungai, Pemerintah Negeri

X X X X X APBN

(24)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 25

V. Penanggulangan banjir dan bencana pesisir Tujuan

. Mencegah terjadinya erosi pantai lebih lanjut.

. Melindungi lahan pemukiman penduduk disepanjang DAS dari banjir . Melindungi pantai dari abrasi dan dampak pukulan ombak

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Pemantauan kondisi pantai untuk

pencegahan erosi pantai

1. Membuat aturan pelarangan kegiatan penambangan pasir 2. Membuat aturan

pelarangan penebangan vegetasi (pohon

3. dan tumbuhan) di sepanjang pantai

4. Pelatihan dan pemantauan erosi pantai secara

partisipasif

5. Melakukan pengukuran dan pemantauan profil pantai oleh penduduk (setahun 4 kali).

Pemerintah Negeri,

DKP Kota/Prop

X X X X X APBN

(25)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 26

V. Penanggulangan banjir dan bencana pesisir Tujuan

. Mencegah terjadinya erosi pantai lebih lanjut.

. Melindungi lahan pemukiman penduduk disepanjang DAS dari banjir . Melindungi pantai dari abrasi dan dampak pukulan ombak

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

6. Menyajikan hasil analisa data pengukuran dan memberikan

rekomendasi untuk penanggulangan erosi.

Menggalang kepedulian dan kesadaran

masyarakat akan bahaya erosi pantai.

1. Melakukan penyuluhan kepada masyarakat di tiap dusun.

2. Melakukan kampanye pelestarian hutan pantai dan tumbuhan pelindung pantai serta terumbu karang.

Pemerintah Negeri, DKP Kota/Prop, Dinas Kehutanan Kota/Prop

X X X X X APBN

3. Kewang darat melakukan

Pemerintah X X X X X APBN

(26)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 27

V. Penanggulangan banjir dan bencana pesisir Tujuan

. Mencegah terjadinya erosi pantai lebih lanjut.

. Melindungi lahan pemukiman penduduk disepanjang DAS dari banjir . Melindungi pantai dari abrasi dan dampak pukulan ombak

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

fungsi control terhadap penebangan hutan

Negeri, DKP Kota/Prop, Dinas Kehutanan Kota/Prop 4. Menanam pohon sekitar

mata air utama maupun mata air sekunder

Pemerintah Negeri, DKP Kota/Prop, Dinas Kehutanan Kota/Prop

X X X X X APBN

(27)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 28

VI. Pengelolaan Air Bersih Tujuan

1. Meningkatkan kesehatan penduduk melalui penyediaan sarana air bersih dan sumber air minum

2. Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan sarana air bersih dan sumber air minum baik untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus

3. Mencegah wabah penyakit yang bersumber dari air minum.

4. Memperbaiki dan menyediakan sarana air bersih

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 201

7

201 8

201 9

202 0 Membuat usulan

proyek air bersih lanjutan

Konsultasi dengan Dinas PU, Bappekot

Pemerintah Negeri

APBDes

Usulan pengadaan sarana air bersih dengan membuat bak penampung dan perluasan distribusi saluran/instalasi pipa

Pemerintah Negeri Dinas PU Kota/Prop

APBN

Pemeliharaan dan perbaikan sarana yang telah rusak

Pemerintah Negeri Dinas PU Kota/Prop

APBD

Pengadaan pompa di sumur- Pemerintah APBD

(28)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 29

VI. Pengelolaan Air Bersih Tujuan

1. Meningkatkan kesehatan penduduk melalui penyediaan sarana air bersih dan sumber air minum

2. Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan sarana air bersih dan sumber air minum baik untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus

3. Mencegah wabah penyakit yang bersumber dari air minum.

4. Memperbaiki dan menyediakan sarana air bersih

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 201

7

201 8

201 9

202 0 sumur sumber air Negeri

Dinas PU Kota/Prop

(29)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 30

VII. Perbaikan Sanitasi Tujuan

1. Menciptakan lingkungan pemukiman yang sehat dan bersih.

2. Menjamin lingkungan yang bebas wabah penyakit.

3. Melestarikan keindahan pantai sebagai peluang untuk kegiatan ekowisata.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Membuat program terpadu dengan Pemerintah Desa dalam menangani sampah dan kebersihan lingkungan.

Pembuatan lubang/sumur untuk menampung sampah organik. sumur resapan sampah di tiap rumah penduduk

Pemerintah Desa, Bappedal Kota/Prop, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Universitas, NGO

X X X APBD

Pelaksanaan pembersihan lingkungan setiap minggu

‘melalui “Sabtu Bersih” di lokasi pemukiman, pesisir dan lingkungan sekitar.

Pemerintah Desa, Bappedal Kota/Prop, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Universitas, NGO

X X X APBD

(30)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 31

VII. Perbaikan Sanitasi Tujuan

1. Menciptakan lingkungan pemukiman yang sehat dan bersih.

2. Menjamin lingkungan yang bebas wabah penyakit.

3. Melestarikan keindahan pantai sebagai peluang untuk kegiatan ekowisata.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Membuat tempat

pembuangan akhir (TPA) sampah dilokasi-lokasi strategis melalui

kesepakatan bersama.

Pemerintah Desa, Bappedal Kota/Prop, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Universitas, NGO

X X X X X APBD

Pelatihan pengolahan

sampah yang dapat dijadikan pupuk.

Pemerintah Desa, Bappedal Kota/Prop, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Universitas, NGO

X X X X X APBD

(31)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 32

VII. Perbaikan Sanitasi Tujuan

1. Menciptakan lingkungan pemukiman yang sehat dan bersih.

2. Menjamin lingkungan yang bebas wabah penyakit.

3. Melestarikan keindahan pantai sebagai peluang untuk kegiatan ekowisata.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Implementasi Bank sampah untuk didaerah pemukiman daerah pesisir, daerah wisata untuk sampah plastik dan kaleng

Pemerintah Desa, Bappedal Kota/Prop, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Universitas, NGO

X X X X X APBD

Memperkuat kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya kebersihan

Melakukan penyuluhan kesehatan dan kebersihan di sekolah oleh guru-guru dan wadah-wadah pelayanan Gerejawi oleh pemimpin umat

Dinas Kesehatan, NGO, pemerintah negeri

X X X X X APBD

(32)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 33

VII. Perbaikan Sanitasi Tujuan

1. Menciptakan lingkungan pemukiman yang sehat dan bersih.

2. Menjamin lingkungan yang bebas wabah penyakit.

3. Melestarikan keindahan pantai sebagai peluang untuk kegiatan ekowisata.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

lingkungan Melakukan penyuluhan kesehatan oleh petugas kesehatan dari kecamatan, petugas kesehatan satu kali sebulan dengan thema cuci tangan bersih, pemanfaatan MCK secara tepat, dan pengelolaan sampah padat dan limbah cair.

Dinas Kesehatan, NGO, pemerintah negeri

X X X X X APBD

Kewang dan Pokmas PSDA melakukan pengontrolan pengelolaan sampah termasuk di dpembersihan lokasi-lokasi

Negeri, Kewang, Dinas

Kebersihan dan Pertamanan

X X X X X APBD

(33)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 34

VII. Perbaikan Sanitasi Tujuan

1. Menciptakan lingkungan pemukiman yang sehat dan bersih.

2. Menjamin lingkungan yang bebas wabah penyakit.

3. Melestarikan keindahan pantai sebagai peluang untuk kegiatan ekowisata.

Strategi Kegiatan Lembaga

Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Pengadaan dan pemeliharaan kesehatan lingkungan dari buangan limbah

Pengadaan saluran

penampungan dan pengairan air limbah menghindari pencemaran tanah dan aliran air limbah yang berdekatan dengan pemukiman

Pemerintah Negeri, Dinas kebersihan dan Pertamanan Kota

X X X X X

Pembuatan lubang/sumur resapan atau instalasi buangan limbah

Pemerintah Negeri, Dinas kebersihan dan Pertamanan Kota

X X X X X

(34)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 35

VIII. Penguatan kapasitas kelembagaan negeri Tujuan

1. Meningkatkan pemahaman masyarakat pentingnya pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

5. Meningkat peran kelembagaan negeri/desa dalam pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

6. Perubahan sikap penduduk dalam memanfaatkan sumberdaya alam.

7. Keikutsertaan secara aktif dalam kegiatan-kegiatan konservasi dan pemeliharaan lingkungan hidup

8. Tersosialisasi/kampanye dan pedidikan lingkungan untuk konservasi kawasan melalui lembaga lokal di desa

Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

Penguatan Kapasitas SDM Mayarakat Pesisir

Melakukan pelatihan pengelolaan sumberdaya pesisir secara

berkelanjutan

DKP Kota/Prop, Universitas, NGO,

Pemerintah Negeri X X X X X

APBD

Kampanye penangkapan ikan dengan bahan dan alat yang diperbolehkan

DKP Kota/Prop, Universitas, NGO, Pemerintah Negeri

X X X X X

APBD

Melakukan diskusi kelompok dengan

DKP Kota/Prop,

Universitas, NGO, X X X X X APBD

(35)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 36

VIII. Penguatan kapasitas kelembagaan negeri Tujuan

1. Meningkatkan pemahaman masyarakat pentingnya pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

5. Meningkat peran kelembagaan negeri/desa dalam pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

6. Perubahan sikap penduduk dalam memanfaatkan sumberdaya alam.

7. Keikutsertaan secara aktif dalam kegiatan-kegiatan konservasi dan pemeliharaan lingkungan hidup

8. Tersosialisasi/kampanye dan pedidikan lingkungan untuk konservasi kawasan melalui lembaga lokal di desa

Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

pendekatan partisipatorif Pemerintah Negeri Mediasi penyuluhan yang

intensif dari berbagai instasi terkait

DKP Kota/Prop, Universitas, NGO, Pemerintah Negeri

X X X X X

APBD

Penguatan Kelembagaan Negeri

Menyelesaikan peraturan Negeri tentang

pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir

Pemerintah Negeri, Lembaga Hukum, NGO, Universitas, CCDP-IFAD

X X APBDes, NGO,

CCDP-IFAD

(36)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 37

VIII. Penguatan kapasitas kelembagaan negeri Tujuan

1. Meningkatkan pemahaman masyarakat pentingnya pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

5. Meningkat peran kelembagaan negeri/desa dalam pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

6. Perubahan sikap penduduk dalam memanfaatkan sumberdaya alam.

7. Keikutsertaan secara aktif dalam kegiatan-kegiatan konservasi dan pemeliharaan lingkungan hidup

8. Tersosialisasi/kampanye dan pedidikan lingkungan untuk konservasi kawasan melalui lembaga lokal di desa

Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

secara berkelanjutan Melibatkan saniri dan kewang dalam

pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

Pemerintah Negeri, Lembaga Hukum, NGO, Universitas, CCDP-IFAD

X X APBDes, NGO,

CCDP-IFAD

Memperkuat peran kelompok pengelolaan

Pemerintah Negeri, Lembaga Hukum,

X X APBDes, NGO,

CCDP-IFAD

(37)

Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat

Halaman 38

VIII. Penguatan kapasitas kelembagaan negeri Tujuan

1. Meningkatkan pemahaman masyarakat pentingnya pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

5. Meningkat peran kelembagaan negeri/desa dalam pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

6. Perubahan sikap penduduk dalam memanfaatkan sumberdaya alam.

7. Keikutsertaan secara aktif dalam kegiatan-kegiatan konservasi dan pemeliharaan lingkungan hidup

8. Tersosialisasi/kampanye dan pedidikan lingkungan untuk konservasi kawasan melalui lembaga lokal di desa

Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana

Waktu Pelaksanaaan

Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020

sumberdaya alam/konservasi

NGO, Universitas, CCDP-IFAD Menyelesaikan peraturan

Negeri tentang

pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan

Pemerintah Negeri, Lembaga Hukum, NGO, Universitas, CCDP-IFAD

X X APBDes, NGO,

CCDP-IFAD

Referensi

Dokumen terkait

Undang- Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah jo Undang Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pemerintah Daerah ke depan salah satunya

Masalah utama yang menjadi fenomena dalam penelitian ini adalah melihat kabupaten pelalawan merupakan salah satu basis dari partai golkar, akan tetapi pada pemilihan umum

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah budidaya rumput laut sebagai bahan pakan alternatif terhadap performans puyuh janta yang meliputi

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan pada pratindakan, siklus I dan siklus II, dapat disimpulkan bahwa penerapan model

Accordingly, a study on the supplementation of the lay- ing hens diets with mangosteen pericarp meal ( MPM) and VE was carried out to determine their effects on egg

Ketika di dalam iklan ini perempuan berusaha untuk keluar dari apa yang diidentikkan oleh masyarakat, yaitu dengan membuka sebuah usaha kafe sebagai bentuk usaha untuk mencari

Luaran yang diharapkan dari program ini adalah adanya kesadaran dari siswa bahwa penggunaan gadget untuk hal-hal yang tidak diperlukan tidak akan memberikan sesuatu yang berguna

Suatu hal yang baru yang terdapat pada SYSWIN versi ini adalah mempunyai keunggulan bahwa program dapat dibuat dalam sebuah blok yang didalam blok tersebut berisi beberapa