Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 2
I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan
1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir
2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari
3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak
4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.
5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.
6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Penataan pemanfaatan kawasan pantai
Inventarisasi penggunaan kawasan,
perencanaan dan kesepakatan desa untuk pembagian kawasan pantai untuk
multiguna
Prop/Kota, DKP Prop/Kota, Pemerintah Negeri Diving club CCDP-IFAD
X
APBN /APBD /CCDP- IFAD
Membuat zonasi
pemanfaatan
1. Membuat peta zonasi pesisir desa meliputi
a. Kawasan wisata
Dinas Pariwisata Prop/Kota, DKP Prop/Kota,
X APBN/
APBD/
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 3
I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan
1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir
2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari
3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak
4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.
5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.
6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
pesisir dan DPL Desa
b. Kawasan pendaratan Ikan c. Kawasan pemanfaatan bersama
masyarakat seperti daerah
penangkapan dengan metoda yang tidak merusak karang dan daerah penempatan bagan, kawasan bameti, d. Kawasan wisata
e. Daerah sasi laor
• Kawasan tertutup sebagai kawasan inti
Pemerintah Negeri CCDP-IFAD
CCDP- IFAD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 4
I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan
1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir
2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari
3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak
4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.
5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.
6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Menetapkan daerah perlindungan laut (DPL) Kecamatan
1. Menentukan lokasi daerah
perlindungan laut termasuk zona inti dan zona penyangga melalui
musyawarah di tiap desa.
Pemerintah Negeri Latuhalat Pemerintah Kecamatan Nusaniwe DKP Kota/Prop CCDP-IFAD Universitas Pattimura
X
APBD CCDP- IFAD 2. Membangun kesepakatan dengan
desa tetangga untuk DPL kecamatan (Daerah Perlindungan Laut).
3. Penetapan Kesepakatan untuk Tata Guna Pemanfaatan Laut Kecamatan
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 5
I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan
1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir
2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari
3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak
4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.
5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.
6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
(TGPLK) NGO
4. Meletakkan tanda batas dan implementasi DPL
5. Pengukuhan tugas pengelola DPL kepada Pokmas PSDA/Kewang/yang berwajib di tingkat kecamatan 6. Mengadakan forum konsultasi dan
sosialisasi pengelolaan kawasan DPL di tingkat kecamatan
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 6
I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan
1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir
2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari
3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak
4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.
5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.
6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
7. Penetapan Peraturan Kecamatan untuk pengelolaan DPL
Penamanan dan reboisasi pantai
1. Promosi penanaman vegetasi pada hari-hari besar
Pokmas, Kewang, Saniri, dan
Pemerintah Latuhalat
X X X Swadaya,
APBD 2. Pembibitan vegetasi pantai yang sudah
beradaptasi seperti bitanggur,
ketapang, dan nypah dan bakau untuk menjaga kestabilan pantai
3. Penanaman vegetasi secara rutin oleh
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 7
I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan
1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir
2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari
3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak
4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.
5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.
6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Pokmas PSDA
4. Melakukan pengawasan secara ketat dan terhadap pengrusakan kawasan reboisasi.
Rehabilitasi kawasan terumbu karang
1. Pengadaan rumah ikan di beberapa spot untuk memfasilitasi aktifitas perikanan dan wisata mancing.
2. Penetapan dan pengadaan tempat membuang jangkar yang tetap
DKP Prop/Kota Negeri Latuhalat CCDP-IFAD
X X X ABPN/APB
D
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 8
I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan
1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir
2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari
3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak
4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.
5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.
6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
(tambat labuh) di beberapa spot strategis
Pengawasan dan
monitoring kawasan
1. Kegiatan pengawasan rutin 2. Membentuk satuan tugas untuk
pengawasan terhadap pelanggaran peraturan di kawasan hutan pantai dan terumbu karang dan kawasan DPL
Pemerintah Negeri Latuhalat Pemerintah Kecamatan Nusaniwe
X X X ABPN/APB
D
Penguatan 1. Membuat aturan pemanfaatan di Pemerintah X X X APBD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 9
I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan
1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir
2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari
3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak
4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.
5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.
6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Hukum zona-zona yang sudah ditentukan disesuaikan dengan peraturan negeri yang telah dibuat
Negeri Latuhalat Pemerintah Kecamatan Nusaniwe, 2. Melakukan pelatihan monitoring
terumbu karang secara partisipatif dengan teknik “manta tow”.
Universitas Pemerintah NGO
DKP Prop/Kota
X X X APBD
3. Melakukan monitoring terumbu Universitas X X X X X APBD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 10
I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan
1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir
2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari
3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak
4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.
5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.
6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
karang (manta tow) dan monitoring pertambahan jumlah ikan satu kali setiap enam bulan.
Pemerintah NGO
DKP Prop/Kota
4. Menegakkan peraturan pelestarian terumbu karang dan vegetasi pantai
Universitas Pemerintah NGO
DKP Prop/Kota
X X X X X APBD
5. Satuan tugas ini dapat dibentuk secara terpadu dengan pengawasan
Bagian Hukum
Kota X X X X X APBD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 11
I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan
1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir
2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari
3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak
4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.
5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.
6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
perburuan satwa langka dan pengawasan hutan
BKSDA
6. Draft Peraturan Negeri untuk Pengelolaan kawasan pesisir dan sumberdaya alam
Universitas Pemerintah NGO
DKP Prop/Kota Bagian Hukum Kota
X X X X X APBD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 12
I. Pengelolaan kawasan pesisir dan pantai Tujuan
1. Desa memiliki suatu konsep penataan untuk pengelolaan pantai dan pesisir
2. Masyarakat mengetahui cara-cara yang tepat guna untuk mempertahankan kondisi pantai yang masih lestari
3. Masyarakat mendapat petunjuk untuk melakukan hal-hal praktiks dan urgent untuk memperbaiki daerah pantai yang mulai rusak
4. Desa Membuat zonasi pemanfaatan daerah terumbu karang dan kawasan pesisir serta aturan pemanfaatan dan pengelolaannya.
5. Desa dapat mempertahankan kelestarian terumbu karang dari dampak berbagai aktifitas tourism dan penangkapan ikan.
6. Meningkatkan produktifitas perikanan melelui penetapan daerah perlindungan habitat sebagai bank alam.
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan Sumber Angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
7. Penetapan Perneg (Peraturan Negeri/Desa) untuk pengelolaan sumberdaya pesisir
Bagian Hukum Kota
Universitas Pemerintah, NGO DKP Prop/Kota
X X X X X APBD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 13
II. Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pesisir melalui usaha dibidang perikanan Tujuan:
1. Meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir terutama nelayan dan papalele melalui update teknologi dan peningkatan ketrampilan
2. Pengembangan usaha alternative yang memberikan nilai tambah
3. Pengadaan bantuan sarana dan peralatan penunjang usaha yang tidak merusak/memberi tekanan terhadap ekosistem pesisir dan sumberdaya ikan.
4. Memfasilitasi akses permodalan dan pemasaran
Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana Waktu Pelaksanaaan Sumber
angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Meningkatkan kapasitas usaha dengan
perbaikan teknologi, ketrampilan, permodalan dan pasar
1. Perbaikan unit penangkapan
• Pengadaan alat tangkap tonda
• Pengadaan alat tangkap katinting
DKP Prop/Kota
X X X X X APBD, APBN
2. Pelatihan teknis penangkapan dengan peralatan yang modern
DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas
X X X X X APBD, APBN
3. Penyuluhan kepada Pokmas
DKP Prop/Kota
CCDP-IFAD X X X X X APBD, APBN
CCDP-IFAD s/d
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 14
II. Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pesisir melalui usaha dibidang perikanan Tujuan:
1. Meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir terutama nelayan dan papalele melalui update teknologi dan peningkatan ketrampilan
2. Pengembangan usaha alternative yang memberikan nilai tambah
3. Pengadaan bantuan sarana dan peralatan penunjang usaha yang tidak merusak/memberi tekanan terhadap ekosistem pesisir dan sumberdaya ikan.
4. Memfasilitasi akses permodalan dan pemasaran
Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana Waktu Pelaksanaaan Sumber
angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Universitas 2017
4. Pelatihan pemasaran
DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas
X X X X X
APBD, APBN CCDP-IFAD s/d 2017
5. Pelatihan pengolahan ikan asap cair
DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas
X X X X X
APBD, APBN CCDP-IFAD s/d 2017
6. Pelatihan pascapanen porpira dan limbah ikan
DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas
X X X X X
APBD, APBN CCDP-IFAD s/d 2017
7. Pelatihan pengolahan DKP Prop/Kota
X X X X X APBD, APBN
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 15
II. Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pesisir melalui usaha dibidang perikanan Tujuan:
1. Meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir terutama nelayan dan papalele melalui update teknologi dan peningkatan ketrampilan
2. Pengembangan usaha alternative yang memberikan nilai tambah
3. Pengadaan bantuan sarana dan peralatan penunjang usaha yang tidak merusak/memberi tekanan terhadap ekosistem pesisir dan sumberdaya ikan.
4. Memfasilitasi akses permodalan dan pemasaran
Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana Waktu Pelaksanaaan Sumber
angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
abon, bakso dan
product turunan lainnya
CCDP-IFAD Universitas
CCDP-IFAD s/d 2017
Mengembangkan mata
pencaharian altenatif yang memberikan nilai tambah
1. Mengembangkan pengolahan ikan asap cair
DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas
X X X X X
APBD, APBN CCDP-IFAD s/d 2017
2. Mengembangkan technology pengolahan limbah ikan
DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas
X X X X X
APBD, APBN CCDP-IFAD s/d 2017
3. Mengembangkan pengolahan abon, bakso dan lainnya
DKP Prop/Kota CCDP-IFAD Universitas
X X X X X
APBD, APBN CCDP-IFAD s/d 2017
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 16
III. Memperkuat Negeri Latuhalat sebagai Centra Produksi Perikanan Kota Ambon Tujuan:
1. Mempersiapkan desa sebagai penampung ikan untuk lokasi Nusaniwe sebagai sumber utama penyuplai bakan baku ikan ke Kota Ambon
2. Memfasilitasi akses produksi
3. Mengembangkan usaha Pokmas untuk penangkapan dan pengolahan pasca panen
Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan Sumber angggaran 2016 2017 2018 2018 2020
Penentuan lokasi startegis
Pemilihan dan Pembebasan lahan
Pemerintah Desa
DKP Kota, CCDP-IFAD X X APBD
Pengadaan Infrastruktur
MINIPLAN ‘rumah produksi’
Pemerintah Desa DKP Kota, CCDP- IFAD, Bank
X X APBD, CCDP-
IFAD, Bank
Cold Storage
Pemerintah Desa DKP Kota, CCDP- IFAD, Bank
X X
APBD, CCDP- IFAD, Bank
Pabrik Es
Pemerintah Desa DKP Kota, CCDP- IFAD, Bank
X X
APBD, CCDP- IFAD, Bank
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 17
Armada semut ‘distributor skala desa’
Pemerintah Desa DKP Kota, CCDP- IFAD, Bank
X X
APBD, CCDP- IFAD, Bank
Pengelolaan berbasis desa
Pembentukan institusi pengelola, Penetapan AD/ART
Penentuan sistem pengelolaan
Pemerintah Desa DKP Kota, CCDP- IFAD, Bank, Pengusaha
X X
APBD, CCDP- IFAD, Bank, Pengusaha
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 18
IV. Peningkatan Sumberdaya Manusia Tujuan:
1. Memberikan pendidikan yang layak bagi anak usia sekolah.
2. Meningkatkan fungsi sarana pendidikan di desa
3. Menjamin pelayanan pendidikan secara tetap oleh tenaga pendidik
4. Mempromosikan pendidikan lingkungan di berbagai jenjang pendidikan (formal dan non formal)
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Memperbaiki dan menambah sarana pendidikan
1. Memperbaiki gedung sekolah yang rusak
2. Penambahan perlengkapan alat-alat belajar-mengajar (meja, kursi, papan tulis, dll.).
3. Pengadaan perpustakaan sekolah.
Dinas Pendidikan Kota Ambon Bappekot
X X X X X APBD, APBN
Menambah kegiatan pelayanan pendidikan bagi
1. Mengajukan permohonan penambahan tenaga guru melalui Dinas PDK Kota Ambon
Dinas Pendidikan Kota Ambon Bappekot
X X X X X APBD, APBN
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 19
IV. Peningkatan Sumberdaya Manusia Tujuan:
1. Memberikan pendidikan yang layak bagi anak usia sekolah.
2. Meningkatkan fungsi sarana pendidikan di desa
3. Menjamin pelayanan pendidikan secara tetap oleh tenaga pendidik
4. Mempromosikan pendidikan lingkungan di berbagai jenjang pendidikan (formal dan non formal)
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
anak-anak sekolah.
2. Mendorong Pemerintah Desa untuk memotivasi guru- guru dan masyarakat akan pentingnya pendidikan anak pada usia sekolah
3. Memulai program beasiswa dan program anak asuh melalui pemerintah.
4. Menginventarisasi anak putus sekolah dan siswa yang kurang mampu serta
merekomendasikan mereka dalam program beasiswa
Pemerintah Desa
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 20
IV. Peningkatan Sumberdaya Manusia Tujuan:
1. Memberikan pendidikan yang layak bagi anak usia sekolah.
2. Meningkatkan fungsi sarana pendidikan di desa
3. Menjamin pelayanan pendidikan secara tetap oleh tenaga pendidik
4. Mempromosikan pendidikan lingkungan di berbagai jenjang pendidikan (formal dan non formal)
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
dan program orang tua asuh.
Mendorong Pemerintah Desa untuk memotivasi guru-guru dan masyarakat akan pentingnya pendidikan anak pada usia
sekolah.
1. Pemerintah dan masyarakat memberi semangat dan menjamin kesejahteraan guru yang ditempatkan di negeri Latuhalat.
2. Melakukan penyuluhan bagi masyarakat tentang
pentingnya pendidikan bagi anak.
Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kota
Ambon, LSM, Universitas
X X X X X APBN, APBD
Mengembangkan
1. Bidang studi Muatan Lokal
Dinas X X X X X APBN/APBD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 21
IV. Peningkatan Sumberdaya Manusia Tujuan:
1. Memberikan pendidikan yang layak bagi anak usia sekolah.
2. Meningkatkan fungsi sarana pendidikan di desa
3. Menjamin pelayanan pendidikan secara tetap oleh tenaga pendidik
4. Mempromosikan pendidikan lingkungan di berbagai jenjang pendidikan (formal dan non formal)
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
pendidikan Lingkungan di forum sekolah
diperkaya dengan aspek sosio- budaya, lingkungan dan ekowisata bahari
Pendidikan dan
Kebudayaan Kota
Ambon, LSM, Universitas
2.
Muatan lokal dimasukan dalam curriculum pelajaran sekolah untuk berbagai jenjang pendidikan
Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kota
Ambon,
X X X X X APBN/APBD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 22
IV. Peningkatan Sumberdaya Manusia Tujuan:
1. Memberikan pendidikan yang layak bagi anak usia sekolah.
2. Meningkatkan fungsi sarana pendidikan di desa
3. Menjamin pelayanan pendidikan secara tetap oleh tenaga pendidik
4. Mempromosikan pendidikan lingkungan di berbagai jenjang pendidikan (formal dan non formal)
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
LSM, Universitas
Muatan
‘pendidikan lingkungan’
menjadi salah bahan refleksi di mimbar gerejawi
Muatan pendidikan lingkungan Pengembangan pendidikan lingkungan di jemaat dimasukan sebagai salah satu issue pada Renstra Gereja
Jemaat GPM Latuhalat dan Waimahu
X X X X X APBJ
Renstra Gereja tahun 2015-2020 merekomendasikan muatan pendidikan lingkungan untuk semua mimbar dan forum pendidikan dan kothbah
Jemaat GPM Latuhalat dan Waimahu
X X X X X
APBJ
Pelaksanaan muatan pendidikan
Jemaat X X X X X APBJ
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 23
IV. Peningkatan Sumberdaya Manusia Tujuan:
1. Memberikan pendidikan yang layak bagi anak usia sekolah.
2. Meningkatkan fungsi sarana pendidikan di desa
3. Menjamin pelayanan pendidikan secara tetap oleh tenaga pendidik
4. Mempromosikan pendidikan lingkungan di berbagai jenjang pendidikan (formal dan non formal)
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
lingkungan di mimbar unit, wadah pelayanan dewasa, anak dan pemuda, dan gereja
GPM Latuhalat dan Waimahu
Gereja terlibat untuk aksi
penyelamatan lingkungan sebagai implementasi dari pendidikan lingkungan.
Jemaat GPM Latuhalat dan Waimahu
X X X X X APBJ
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 24
V. Penanggulangan banjir dan bencana pesisir Tujuan
. Mencegah terjadinya erosi pantai lebih lanjut.
. Melindungi lahan pemukiman penduduk disepanjang DAS dari banjir . Melindungi pantai dari abrasi dan dampak pukulan ombak
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Rehabilitasi daerah yang kena dan rawan banjir.
1. Penahan bantaran sungai di LOKASI
2. Pembangunan Talud jalan lokasi wisata
3. Pembangunan jalan setapak di LOKASI
4. Pembuatan Talud penahan ombak di lokasi Wisata
Dinas PU Kota/Prop, Balai Sungai, Pemerintah Negeri
X X X X X APBN
Proteksi daerah berlabuh perahu nelayan
Pembuatan tanggul pemecah ombak untuk lagun yang dipakai sebagai tempat berlabuh perahu nelayan di lokasi TBD
Dinas PU Kota/Prop, Balai Sungai, Pemerintah Negeri
X X X X X APBN
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 25
V. Penanggulangan banjir dan bencana pesisir Tujuan
. Mencegah terjadinya erosi pantai lebih lanjut.
. Melindungi lahan pemukiman penduduk disepanjang DAS dari banjir . Melindungi pantai dari abrasi dan dampak pukulan ombak
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Pemantauan kondisi pantai untuk
pencegahan erosi pantai
1. Membuat aturan pelarangan kegiatan penambangan pasir 2. Membuat aturan
pelarangan penebangan vegetasi (pohon
3. dan tumbuhan) di sepanjang pantai
4. Pelatihan dan pemantauan erosi pantai secara
partisipasif
5. Melakukan pengukuran dan pemantauan profil pantai oleh penduduk (setahun 4 kali).
Pemerintah Negeri,
DKP Kota/Prop
X X X X X APBN
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 26
V. Penanggulangan banjir dan bencana pesisir Tujuan
. Mencegah terjadinya erosi pantai lebih lanjut.
. Melindungi lahan pemukiman penduduk disepanjang DAS dari banjir . Melindungi pantai dari abrasi dan dampak pukulan ombak
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
6. Menyajikan hasil analisa data pengukuran dan memberikan
rekomendasi untuk penanggulangan erosi.
Menggalang kepedulian dan kesadaran
masyarakat akan bahaya erosi pantai.
1. Melakukan penyuluhan kepada masyarakat di tiap dusun.
2. Melakukan kampanye pelestarian hutan pantai dan tumbuhan pelindung pantai serta terumbu karang.
Pemerintah Negeri, DKP Kota/Prop, Dinas Kehutanan Kota/Prop
X X X X X APBN
3. Kewang darat melakukan
Pemerintah X X X X X APBN
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 27
V. Penanggulangan banjir dan bencana pesisir Tujuan
. Mencegah terjadinya erosi pantai lebih lanjut.
. Melindungi lahan pemukiman penduduk disepanjang DAS dari banjir . Melindungi pantai dari abrasi dan dampak pukulan ombak
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
fungsi control terhadap penebangan hutan
Negeri, DKP Kota/Prop, Dinas Kehutanan Kota/Prop 4. Menanam pohon sekitar
mata air utama maupun mata air sekunder
Pemerintah Negeri, DKP Kota/Prop, Dinas Kehutanan Kota/Prop
X X X X X APBN
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 28
VI. Pengelolaan Air Bersih Tujuan
1. Meningkatkan kesehatan penduduk melalui penyediaan sarana air bersih dan sumber air minum
2. Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan sarana air bersih dan sumber air minum baik untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus
3. Mencegah wabah penyakit yang bersumber dari air minum.
4. Memperbaiki dan menyediakan sarana air bersih
•
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 201
7
201 8
201 9
202 0 Membuat usulan
proyek air bersih lanjutan
Konsultasi dengan Dinas PU, Bappekot
Pemerintah Negeri
APBDes
Usulan pengadaan sarana air bersih dengan membuat bak penampung dan perluasan distribusi saluran/instalasi pipa
Pemerintah Negeri Dinas PU Kota/Prop
APBN
Pemeliharaan dan perbaikan sarana yang telah rusak
Pemerintah Negeri Dinas PU Kota/Prop
APBD
Pengadaan pompa di sumur- Pemerintah APBD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 29
VI. Pengelolaan Air Bersih Tujuan
1. Meningkatkan kesehatan penduduk melalui penyediaan sarana air bersih dan sumber air minum
2. Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan sarana air bersih dan sumber air minum baik untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus
3. Mencegah wabah penyakit yang bersumber dari air minum.
4. Memperbaiki dan menyediakan sarana air bersih
•
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 201
7
201 8
201 9
202 0 sumur sumber air Negeri
Dinas PU Kota/Prop
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 30
VII. Perbaikan Sanitasi Tujuan
1. Menciptakan lingkungan pemukiman yang sehat dan bersih.
2. Menjamin lingkungan yang bebas wabah penyakit.
3. Melestarikan keindahan pantai sebagai peluang untuk kegiatan ekowisata.
•
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Membuat program terpadu dengan Pemerintah Desa dalam menangani sampah dan kebersihan lingkungan.
Pembuatan lubang/sumur untuk menampung sampah organik. sumur resapan sampah di tiap rumah penduduk
Pemerintah Desa, Bappedal Kota/Prop, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Universitas, NGO
X X X APBD
Pelaksanaan pembersihan lingkungan setiap minggu
‘melalui “Sabtu Bersih” di lokasi pemukiman, pesisir dan lingkungan sekitar.
Pemerintah Desa, Bappedal Kota/Prop, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Universitas, NGO
X X X APBD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 31
VII. Perbaikan Sanitasi Tujuan
1. Menciptakan lingkungan pemukiman yang sehat dan bersih.
2. Menjamin lingkungan yang bebas wabah penyakit.
3. Melestarikan keindahan pantai sebagai peluang untuk kegiatan ekowisata.
•
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Membuat tempat
pembuangan akhir (TPA) sampah dilokasi-lokasi strategis melalui
kesepakatan bersama.
Pemerintah Desa, Bappedal Kota/Prop, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Universitas, NGO
X X X X X APBD
Pelatihan pengolahan
sampah yang dapat dijadikan pupuk.
Pemerintah Desa, Bappedal Kota/Prop, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Universitas, NGO
X X X X X APBD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 32
VII. Perbaikan Sanitasi Tujuan
1. Menciptakan lingkungan pemukiman yang sehat dan bersih.
2. Menjamin lingkungan yang bebas wabah penyakit.
3. Melestarikan keindahan pantai sebagai peluang untuk kegiatan ekowisata.
•
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Implementasi Bank sampah untuk didaerah pemukiman daerah pesisir, daerah wisata untuk sampah plastik dan kaleng
Pemerintah Desa, Bappedal Kota/Prop, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Universitas, NGO
X X X X X APBD
Memperkuat kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya kebersihan
Melakukan penyuluhan kesehatan dan kebersihan di sekolah oleh guru-guru dan wadah-wadah pelayanan Gerejawi oleh pemimpin umat
Dinas Kesehatan, NGO, pemerintah negeri
X X X X X APBD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 33
VII. Perbaikan Sanitasi Tujuan
1. Menciptakan lingkungan pemukiman yang sehat dan bersih.
2. Menjamin lingkungan yang bebas wabah penyakit.
3. Melestarikan keindahan pantai sebagai peluang untuk kegiatan ekowisata.
•
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
lingkungan Melakukan penyuluhan kesehatan oleh petugas kesehatan dari kecamatan, petugas kesehatan satu kali sebulan dengan thema cuci tangan bersih, pemanfaatan MCK secara tepat, dan pengelolaan sampah padat dan limbah cair.
Dinas Kesehatan, NGO, pemerintah negeri
X X X X X APBD
Kewang dan Pokmas PSDA melakukan pengontrolan pengelolaan sampah termasuk di dpembersihan lokasi-lokasi
Negeri, Kewang, Dinas
Kebersihan dan Pertamanan
X X X X X APBD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 34
VII. Perbaikan Sanitasi Tujuan
1. Menciptakan lingkungan pemukiman yang sehat dan bersih.
2. Menjamin lingkungan yang bebas wabah penyakit.
3. Melestarikan keindahan pantai sebagai peluang untuk kegiatan ekowisata.
•
Strategi Kegiatan Lembaga
Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Pengadaan dan pemeliharaan kesehatan lingkungan dari buangan limbah
Pengadaan saluran
penampungan dan pengairan air limbah menghindari pencemaran tanah dan aliran air limbah yang berdekatan dengan pemukiman
Pemerintah Negeri, Dinas kebersihan dan Pertamanan Kota
X X X X X
Pembuatan lubang/sumur resapan atau instalasi buangan limbah
Pemerintah Negeri, Dinas kebersihan dan Pertamanan Kota
X X X X X
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 35
VIII. Penguatan kapasitas kelembagaan negeri Tujuan
1. Meningkatkan pemahaman masyarakat pentingnya pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
5. Meningkat peran kelembagaan negeri/desa dalam pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
6. Perubahan sikap penduduk dalam memanfaatkan sumberdaya alam.
7. Keikutsertaan secara aktif dalam kegiatan-kegiatan konservasi dan pemeliharaan lingkungan hidup
8. Tersosialisasi/kampanye dan pedidikan lingkungan untuk konservasi kawasan melalui lembaga lokal di desa
Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
Penguatan Kapasitas SDM Mayarakat Pesisir
Melakukan pelatihan pengelolaan sumberdaya pesisir secara
berkelanjutan
DKP Kota/Prop, Universitas, NGO,
Pemerintah Negeri X X X X X
APBD
Kampanye penangkapan ikan dengan bahan dan alat yang diperbolehkan
DKP Kota/Prop, Universitas, NGO, Pemerintah Negeri
X X X X X
APBD
Melakukan diskusi kelompok dengan
DKP Kota/Prop,
Universitas, NGO, X X X X X APBD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 36
VIII. Penguatan kapasitas kelembagaan negeri Tujuan
1. Meningkatkan pemahaman masyarakat pentingnya pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
5. Meningkat peran kelembagaan negeri/desa dalam pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
6. Perubahan sikap penduduk dalam memanfaatkan sumberdaya alam.
7. Keikutsertaan secara aktif dalam kegiatan-kegiatan konservasi dan pemeliharaan lingkungan hidup
8. Tersosialisasi/kampanye dan pedidikan lingkungan untuk konservasi kawasan melalui lembaga lokal di desa
Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
pendekatan partisipatorif Pemerintah Negeri Mediasi penyuluhan yang
intensif dari berbagai instasi terkait
DKP Kota/Prop, Universitas, NGO, Pemerintah Negeri
X X X X X
APBD
Penguatan Kelembagaan Negeri
Menyelesaikan peraturan Negeri tentang
pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir
Pemerintah Negeri, Lembaga Hukum, NGO, Universitas, CCDP-IFAD
X X APBDes, NGO,
CCDP-IFAD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 37
VIII. Penguatan kapasitas kelembagaan negeri Tujuan
1. Meningkatkan pemahaman masyarakat pentingnya pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
5. Meningkat peran kelembagaan negeri/desa dalam pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
6. Perubahan sikap penduduk dalam memanfaatkan sumberdaya alam.
7. Keikutsertaan secara aktif dalam kegiatan-kegiatan konservasi dan pemeliharaan lingkungan hidup
8. Tersosialisasi/kampanye dan pedidikan lingkungan untuk konservasi kawasan melalui lembaga lokal di desa
Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
secara berkelanjutan Melibatkan saniri dan kewang dalam
pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
Pemerintah Negeri, Lembaga Hukum, NGO, Universitas, CCDP-IFAD
X X APBDes, NGO,
CCDP-IFAD
Memperkuat peran kelompok pengelolaan
Pemerintah Negeri, Lembaga Hukum,
X X APBDes, NGO,
CCDP-IFAD
Rencana Pembangunan dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir Negeri Latuhalat
Halaman 38
VIII. Penguatan kapasitas kelembagaan negeri Tujuan
1. Meningkatkan pemahaman masyarakat pentingnya pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
5. Meningkat peran kelembagaan negeri/desa dalam pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
6. Perubahan sikap penduduk dalam memanfaatkan sumberdaya alam.
7. Keikutsertaan secara aktif dalam kegiatan-kegiatan konservasi dan pemeliharaan lingkungan hidup
8. Tersosialisasi/kampanye dan pedidikan lingkungan untuk konservasi kawasan melalui lembaga lokal di desa
Strategi Kegiatan Lembaga Pelaksana
Waktu Pelaksanaaan
Sumber angggaran 2016 2017 2018 2019 2020
sumberdaya alam/konservasi
NGO, Universitas, CCDP-IFAD Menyelesaikan peraturan
Negeri tentang
pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta ekosistem pesisir secara berkelanjutan
Pemerintah Negeri, Lembaga Hukum, NGO, Universitas, CCDP-IFAD
X X APBDes, NGO,
CCDP-IFAD