• Tidak ada hasil yang ditemukan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 1 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb P U T U S A N

Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb

“DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”

Pengadilan Negeri Sukabumi yang mengadili perkara pidana dengan acara pemeriksaan biasa dalam pengadilan tingkat pertama telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa :

Nama lengkap : AOS bin ACIP

Tempat Lahir : Sukabumi

Umur / Tanggal Lahir : 25 Tahun / 11 Juni 1991 Jenis Kelamin : Laki – laki

Kebangsaan : Indonesia

Tempat tinggal : Kampung Citemen Rt. 03 Rw. 04 Desa Bojong Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi

A g a m a : I s l a m

Pekerjaan : B u r u h

Pendidikan : SD tidak tamat (sampai kelas III)

Terdakwa ditahan dengan jenis penahanan RUTAN berdasarkan surat perintah dan penetapan oleh ;

1. Penyidik sejak tanggal 22 Maret 2017 sampai dengan tanggal 10 April 2017.

Perpanjangan oleh Penuntut Umum, sejak tanggal 11 April 2017 sampai dengan tanggal 20 Mei 2017.

2. Penuntut Umum sejak tanggal 18 Mei 2017 sampai dengan tanggal 6 Juni 2017.

3. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sukabumi sejak tanggal 23 Mei 2017 sampai dengan tanggal 21 Juni 2017.

Perpanjangan Ketua Pengadilan Negeri Sukabumi sejak tanggal 22 Juni 2017 sampai dengan 20 Agustus 2017.

Terdakwa dalam perkara ini tidak didampingi oleh Penasihat Hukum;

Pengadilan Negeri tersebut:

Setelah membaca:

- Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Sukabumi No 95/Pid.B/2017/PN Skb, tanggal 23 Mei 2017, Tentang Penunjukan Majelis Hakim;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1

(2)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 2 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb - Penetapan Ketua Majelis Hakim No. No 95/Pid.B/2017/PN Skb, tanggal 23

Mei 2017 Tentang Penetapan Hari Sidang;

- Berkas perkara dan surat-surat lain yang bersangkutan;

Setelah mendengar pembacaan surat dakwaan Penuntut Umum;

Setelah mendengar pembacaan tuntutan pidana pada hari Rabu tanggal 2 Agustus 2017 yang diajukan oleh Penuntut Umum yang pada pokoknya sebagai berikut:

1. Menyatakan terdakwa AOS bin ACIP, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “PENCURIAN DALAM KEADAAN MEMBERATKAN“ melanggar Pasal 363 ayat (1) ke 3, 4, 5 KUHPidana sesuai dengan Dakwaan tunggal Penuntut Umum.

2. Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa AOS bin ACIP selama 3 (tiga) tahun dan 6 (enam) bulan, potong masa penahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan ;

3. Menyatakan barang bukti berupa :

✓ 1 (satu) lembar STNK sepeda motor merk Honda NC11B3C Beat warna putih No.Pol. F-4633-JD, No.Ka MH1JFD227DKO15234, No.Sin. JFD2E2051699 atas nama UDIN bin NANENG ;

✓ 1 (satu) unit sepeda motor Honda NC11B3C Beat warna hijau hitam No.Pol. F-4786-Qt No.Ka.MH1JFD227DKO15234 No.Sin.

JFD2E2051699 ;

Dikembalikan kepada saksi korban ADES SUPRIATNA

✓ 1 (satu) lembar STNK sepeda motor Honda NC11B3C Beat warna putih No.Pol. F-5637 No. Ka. MH1JF5113AK381995 No.Sin.

JF1E1387396 atas nama TOYIB MANSURUDIN ; Dikembalikan kepada korban PAKIH bin AHMAD

✓ 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio warna hitam No.Pol. F- 2515-SS No. Ka. MH35TLL2968K190689 No.Sin. 5TL1190689 ; Dikembalikan kepada saksi korban YANYO bin TOTO

4. Menetapkan agar terdakwa AOS bin ACIP dibebani untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 2500,- (dua ribu lima ratus rupiah).

Menimbang, bahwa atas Tuntutan Penuntut Umum, Terdakwa mengajukan permohonan keringanan hukuman karena Terdakwa menyesal dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi serta tulang punggung keluarga ;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2

(3)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 3 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb Menimbang, bahwa atas Permohonan keringanan hukuman dari Terdakwa maka Penuntut Umum menyatakan tetap pada Tuntutannya dan Terdakwa menyatakan tetap pada permohonannya ;

Menimbang, bahwa Terdakwa telah dihadapkan ke muka persidangan Pengadilan Negeri Sukabumi karena telah didakwa oleh Penuntut Umum dalam surat dakwaannya No. Reg. Perk : PDM-36/SKBMI/05/2017, tertanggal 19 Mei 2017, sebagai berikut:

Bahwa ia terdakwa AOS bin ACIP bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG (masing-masing DPO/belum tertangkap), pada hari Sabtu tanggal 04 Februari 2017 sekira jam. 02.00 Wib. atau setidak-tidaknya pada suatu waktu masih dalam bulan Februari 2017, Bertempat dirumah kontrakan atau kost- kostan milik H. IYUS di Jalan Palabuhan II Kampung Warung Kalapa Rt. 01/Rw.

01 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, atau setidak- tidaknya disuatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Sukabumi, mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diwaktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan oleh orang yang ada disitu tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh orang yang berhak, yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, yang untuk masuk ketempat melakukan kejahatan, atau untuk sampai pada barang yang diambil dilakukan dengan merusak, memotong atau memanjat, atau dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu, perbuatan tersebut dilakukan oleh terdakwa dengan cara sebagai berikut :

- Pada waktu dan tempat sebagaimana tersebut diatas, awalnya pada hari Jum’at tanggal 03 Februari 2017 sekira jam 23.00 Wib. atau setidak- tidaknya sebelum dilakukannya kejahatan oleh terdakwa, ketika terdakwa sedang berada dirumahnya yang beralamat di Kampung Citemen Rt. O3 Rw. 04 Desa Bojong Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, terdakwa menerima pesan singkat (SMS) melalui Hand Phone terdakwa dari Sdr.

JOHAN yang isinya mengajak terdakwa untuk bertemu di Kampung Mayak masih daerah Cikembar yang jaraknya tidak jauh dari rumah terdakwa, tidak berapa lama setelahnya terdakwa menerima pesan singkat (SMS) dari Sdr.

JOHAN tersebut, lalu terdakwa langsung berangkat dari rumahnya menuju Kampung Mayak untuk menemui Sdr. JOHAN;

- Bahwa sesampainya di Kampung Mayak Kecamatan Cikembar, pada saat terdakwa bertemu dengan Sdr. JOHAN terdakwa melihat Sdr. JOHAN

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3

(4)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 4 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb sudah bersama dengan seseorang yang mengenalkan diri kepada terdakwa mengaku bernama Sdr. DULANG, lalu terdakwa diajak oleh Sdr. JOHAN untuk melakukan kejahatan dengan mengatakan “ hayu rek milu moal gawe nyokot motor ? “(ayo, ikut tidak, mau ngambil motor), yang kemudian langsung disetujui oleh terdakwa;

- Bahwa setelahnya ada kesepakatan, selanjutnya terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG langsung berangkat menuju Sukabumi dengan menaiki angkutan umum jurusan Cikembar-Lembursitu, kemudian sesampainya di Terminal Lembursitu Kota Sukabumi, terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG, lalu naik lagi angkutan umum untuk meneruskan jurusan Lembursitu-Kota Sukabumi, setelah berada dalam angkutan umum menuju kearah Kota Sukabumi, sebelum sampai di Sukabumi tidak berapa lama kemudian Sdr. DULANG menyuruh sopir angkutan umum berhenti tepatnya didepan showroom mobil di Jalan Palabuhan II Kampung Warung Kalapa Rt. 01/Rw. 01 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, selanjutnya terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG turun dari angkutan umum, oleh karena pada saat itu dalam keadaan hujan, kemudian terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG, terlebih dahulu berteduh di Pangkalan Ojek tidak jauh dari tempat sasaran untuk dilakukannya kejahatan oleh terdakwa bersama Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG yaitu mengambil motor milik orang lain, sambil melihat situasi lingkungan sekitar tempat tersebut ;

- Bahwa selanjutnya, setelah terlihat disekitar lingkungan tersebut dalam keadaan sepi, kemudian terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG dengan berjalan kaki menuju Gang sempit disamping Showroom mobil, selanjutnya setelah sampai depan Gang, masing-masing membagi tugas, yang pada saat itu terdakwa oleg Sdr. DULANG menunggu didepan Gang tersebut tepatnya dipinggir jalan raya untuk mengawasi situasi disekitar tempat tersebut jangan sampai ada orang lain yang melihat, sedangkan Sdr. JOHAN bersama dengan Sdr, DULANG turun kebawah masuk kedalam Gang menuju parkiran kost-kostan, yang terlihat oleh terdakwa diparkiran kost-kostan tersebut ada 3 (tiga) unit sepeda motor yang sedang diparkir, yaitu :

- 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio 5TL warna hitam, Tahun 2008, No.Pol. F-2325-SQ milik saksi korban YANTO bin TOTO ;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4

(5)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 5 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb - 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2013 No.Pol.

F-4633-JD, milik saksi korban ADES SUPRIATNA ;

- 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2010 No.Pol.

F-5637-VO, milik saksi korban PAKIH bin MAMAD ;

selanjutnya tidak berapa lama kemudian pada saat terdakwa sedang mengawasi situasi, terdakwa dipanggil oleh Sdr. DULANG untuk membantu mendorong 1 (satu) unit sepeda motor Honda beat keluar dari Gang, lalu terdakwa simpan dipinggir jalan raya, kemudian terdakwa balik lagi membantu mendorong 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio, selanjutnya disimpan lagi dipinggir jalan raya, setelah itu terdakwa melihat sdr. JOHAN bersama dengan Sdr. DULANG kembali membawa lagi 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat kepinggir jalan Raya ;

- Bahwa setelahnya terdakwa bersama denganSdr. JOHAN dan Sdr.

DULANG, berhasil mengambil 3 (tiga) unit sepeda motor yaitu :

- 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio 5TL warna hitam, Tahun 2008, No.Pol. F-2325-SQ milik saksi korban YANTO bin TOTO ;

- 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2013 No.Pol.

F-4633-JD, milik saksi korban ADES SUPRIATNA ;

- 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2010 No.Pol.

F-5637-VO, milik saksi korban PAKIH bin MAMAD ;

Lalu 3 (tiga) unit sepeda motor tersebut, dinyalakan mesinnya dengan cara merusak pintu rumah kuncinya, menggunakan kunci Leter T yang sudah dipersiapkan sebelumnya oleh terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG, selanjutnya setelah mesin motornya menyala, tanpa seijin pemiliknya yaitu saksi korban YANTO bin TOTO, saksi korban ADES SUPRIATNA dan saksi korban PAKIH bin MAMAD, kemudian terdakwa bersama denganSdr. JOHAN dan Sdr. DULANG membawa kabur, masing- masing terdakwa membawa 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio, Sdr.

JOHAN membawa 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat dan Sdr.

DULANG membawa 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat, tetapi tidak berapa lama kemudian terdakwa berhasil ditangkap oleh Pihak Kepolisian Polres Sukabumi untuk diproses lebih, sedangkan Sdr. HOHAN dan Sdr.

DULANG berhasil melarikan diri (DPO/ belum tertangkap) ;

- Bahwa akibat perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa, saksi korban ADES SUPRIATNA mengalami kerugian kurang lebih Rp. 16.000.000,- , (enam

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5

(6)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 6 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb belas juta rupiah), saksi korban YANTO bin TOTO mengalai kerugian kurang lebih Rp. 13.000.000,- (tiga belas juta rupiah), dan saksi korban PAKIH bin MAMAD mengalami kerugian kurang lebih Rp.14.000.000,- (empat belas juta rupiah) ;

Perbuatan terdakwa AOS bin ACIP sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 363 ayat (1) ke 3, 4, 5 KUHPidana.

Menimbang, bahwa terhadap dakwaan Penuntut Umum, Terdakwa telah mengerti dan tidak mengajukan keberatan ;

Menimbang, bahwa untuk membuktikan dakwaannya tersebut maka Penuntut Umum telah mengajukan 2 (empat) orang Saksi yang memberikan keterangan dibawah sumpah, yang pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :

1. Saksi ADES SUPRIATNA

- Bahwa saksi tidak kenal dengan Terdakwa dan tidak ada hubungan keluarga dan pekerjaan dengan Terdakwa ;

- Bahwa yang menjadi korban pencurian dengan pemberatan tersebut adalah saksi sendiri ;

- Bahwa saksi telah kehilangan barang berupa 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Beat warna putih tahun 2010 No.Pol. F-5637-VO ;

- Bahwa kejadian pencurian dengan pemberatan tersebut, diketahui terjadi pada hari Sabtu tanggal 04 Februari 2017 sekira jam. 04.00 Wib. bertempat di Garasi kontrakan H. Iyus yang beralamat di Jalan Palabuhan II Kampung Warung Kalapa Rt. 01 Rw. 01 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi ;

- Bahwa sepeda motor Honda Beat milik saksi yang hilang tersebut, pada saat disimpan dalam keadaan dikunci stang ;

- Bahwa setelah saksi kehilangan sepeda motornya, kemudian memberitahukan kepada tetangga kontrakannya yaitu saksi YANTO, tetapi ternyata sepeda motor milik saksi YANTO juga telah hilang ;

- Bahwa saksi bersama dengan saksi YANTO melaporkan kejadian pencurian tersebut kepada Pihak Kepolisian ;

- Bahwa saksi dengan tempat sepeda motor disimpan kurang lebih berjarak 3 (tiga) meter hanya terhalang tembok saja ;

- Bahwa akibat dari kejadian pencurian tersebut yang dilakukan oleh terdakwa AOS bin ACIP, saksi mengalami kerugian kurang lebih Rp.

16.000.000,- (enam belas juta rupiah) ;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6

(7)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 7 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb - Bahwa pada saat ditemukan motor Honda Beat milik saksi telah berubah

warna, ;

- Bahwa saksi merasa yakin, bahwa sepeda motor Honda Beat yang hilang tersebut dan telah ditemukan adalah milik saksi, karena Nomor mesin dan Nomor rangkanya cocok dengan yang ada di STNK ;

Menimbang, bahwa atas keterangan Saksi tersebut di atas, Terdakwa menyatakan tidak keberatan ;

2. Saksi YANTO bin TOTO

- Bahwa Saksi tidak kenal dengan Terdakwa dan tidak ada hubungan keluarga dan pekerjaan dengan Terdakwa ;

- Bahwa yang menjadi korban pencurian dengan pemberatan tersebut adalah saksi sendiri ;

- Bahwa saksi telah kehilangan barang berupa 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Mio warna hitam tahun 2008 No.Pol. F-2325-SQ ;

- Bahwa kejadian pencurian dengan pemberatan tersebut, diketahui terjadi pada hari Sabtu tanggal 04 Februari 2017 sekira jam. 04.00 Wib. bertempat di Garasi kontrakan H. Iyus yang beralamat di Jalan Palabuhan II Kampung Warung Kalapa Rt. 01 Rw. 01 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi ;

- Bahwa sepeda motor Yamaha Mio milik saksi yang hilang tersebut, pada saat disimpan dalam keadaan dikunci stang ;

- Bahwa saksi dikejutkan oleh tetangga saksi yaitu saksi ADES, yang memberitahukan bahwa sepeda motornya telah hilang, kemudian saksi keluar dari kontrakkannya, dan ternyata sepeda motor milik saksi juga telah hilang ;

- Bahwa saksi bersama dengan saksi ADES langsung melaporkan kejadian pencurian tersebut kepada Pihak Kepolisian ;

- Bahwa saksi dengan tempat sepeda motor disimpan kurang lebih berjarak 2 (dua) meter hanya terhalang tembok saja ;

- Bahwa akibat dari kejadian pencurian tersebut yang dilakukan oleh terdakwa AOS bin ACIP, saksi mengalami kerugian kurang lebih Rp.

13.000.000,- (tiga belas juta rupiah) ;

- Bahwa pada saat ditemukan motor Honda Beat milik saksi telah berubah warna ;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7

(8)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 8 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb - Bahwa saksi merasa yakin, bahwa sepeda motor Honda Beat yang hilang tersebut dan telah ditemukan adalah milik saksi, karena Nomor mesin dan Nomor rangkanya cocok dengan yang ada di STNK ;

Menimbang, bahwa atas keterangan Saksi tersebut di atas, Terdakwa menyatakan tidak keberatan ;

3. Saksi FEBI FEBIANSYAH alias FEBI bin ENJON

- Bahwa Saksi tidak kenal dengan Terdakwa dan tidak ada hubungan keluarga dan pekerjaan dengan Terdakwa ;

- Bahwa saksi telah membeli sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat yang sah dari Sdr. DULANG (DPO) ;

- Bahwa saksi kenal dengan Sdr. DULANG yang menjual sepeda motor kepada saksi, karena dikenalkan oleh saksi YAYAN (terdakwa dalam berkas perkara terpisah);

- Bahwa sepeda motor yang saksi beli dari Sdr. DULANG (DPO) yaitu berupa 1 (satu) unit sepeda motor jenis merk Yamaha Mio warna hitam yang kemudian diketahui, bahwa sepeda motor tersebut pemilik aslinya adalah milik saksi YANTO ;

- Bahwa pada saat saksi membeli sepeda motor Yamaha warna hitam tersebut dari Sdr. DULANG (DPO), melalui perantara saksi YAYAN (terdakwa dalam berkas perkara terpisah) ;

- Bahwa saksi membeli sepeda motor Yamaha Mio yang tanpa dilengkapi dengan surat-surat yang sah tersebut, awalnya saksi mendapat telphon dari Sdr. DULANG yang menawarkan akan menjual 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio warna hitam ;

- Bahwa benar saksi membeli 1 (satu) unit speda motor Mio dari Sdr.

DULANG seharga Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) ;

- Bahwa yang saksi ketahui harga untuk motor standar second atau bekas 1 (satu) unit speda motor merek Yamaha Mio warna hitam tersebut, apabila dilengkapi dengan surat-surat kendaraan yang syah baik STNK maupun BPKB nya adalah sekira Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) ;

Menimbang, bahwa atas keterangan Saksi tersebut di atas, Terdakwa menyatakan tidak keberatan ;

4. Saksi YAYAN ROHIMAT alias DUDUNG bin DADANG

- Bahwa Saksi tidak kenal dengan Terdakwa dan tidak ada hubungan keluarga dan pekerjaan dengan Terdakwa ;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8

(9)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 9 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb - Bahwa saksi telah menerima gadai sepeda motor Honda Beat tanpa dilengkapi dengan surat-surat yang syah (barang hasil kejahatan) dan telah menjadi perantara jual beli sepeda motor Yamaha Mio hasil kejahatan / tanpa dilengkapi dengan surat-surat yang syah ;

- Bahwa yang telah menjual 1 (satu) unit sepeda Motor Yamaha Mio tersebut adalah Sdr. DULANG (DPO) ;

- Bahwa yang telah membeli 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio warna hitam tersebut adalah saksi FERI FEBIANSYAH alias FEBI ;

- Bahwa awalnya saksi tidak mengetahui milik siapa, sepeda motor mio warna hitam yang dijual oleh Sdr. DULANG tersebut, tetapi akhirnya diketahui bahwa sepeda motor Yamaha Mio tersebut aslinya adalah milik saksi YANTO ;

- Bahwa Sdr. DULANG (DPO) menjual 1 (satu) unit speda motor Yamaha Mio warna hitam hasil kejahatan tersebut, pada hari dan tanggal lupa tahun 2017, sekira jam. 19.00 Wib. bertempat dirumah saksi di Kampung Legok Nyenang Rt. 04 Rw. 10 Desa Cibolang Kecamatan Gunung Guruh Kabupaten Sukabumi ;

- Bahwa 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio hasil kejahatan yang dilakukan oleh Sdr. DULANG bersama dengan terdakwa AOS tersebut, dijual kepada saksi FERI FEBIANSYAH alias FEBI seharga Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) ;

- Bahwa saksi menjadi perantara jual beli sepeda motor Yamaha Mio warna hitam, antara saksi FERI FEBIANSYAH dengan Sdr. DULANG (DPO) mendapat komisi sebesar Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) ;

- Bahwa selain jadi perantara juga, saksi menerima gadai Sepeda motor Honda Beat dari Sdr. DULANG, yang kemudian diketahui sepeda motor Honda Beat tersebut aslinya adalah milik saksi ADES bukan milik Sdr, DULANG dan terdakwa AOS bin ACIP ;

Menimbang, bahwa atas keterangan Saksi tersebut di atas, Terdakwa menyatakan tidak keberatan ;

Menimbang, bahwa Terdakwa di persidangan telah memberikan keterangan yang pada pokoknya adalah sebagai berikut :

- Bahwa terdakwa AOS bin ACIP bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr.

DULANG (masing-masing DPO/belum tertangkap), pada hari Sabtu tanggal 04 Februari 2017 sekira jam. 02.00 Wib. Bertempat dirumah kontrakan atau kost-kostan milik H. IYUS di Jalan Palabuhan II Kampung Warung Kalapa

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9

(10)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 10 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb Rt. 01/Rw. 01 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, telah melakukan tindak pidana pencurian barang milik orang lain yaitu 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio 5TL warna hitam, Tahun 2008, No.Pol. F-2325-SQ, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2013 No.Pol. F-4633-JD dan 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2010 No.Pol. F-5637-VO;

- Bahwa awalnya pada hari Jum’at tanggal 03 Februari 2017 sekira jam 23.00 Wib., ketika terdakwa sedang berada dirumahnya yang beralamat di Kampung Citemen Rt. O3 Rw. 04 Desa Bojong Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, terdakwa menerima pesan singkat (SMS) melalui Hand Phone terdakwa dari Sdr. JOHAN yang isinya mengajak terdakwa untuk bertemu di Kampung Mayak masih daerah Cikembar yang jaraknya tidak jauh dari rumah terdakwa, tidak berapa lama setelahnya terdakwa menerima pesan singkat (SMS) dari Sdr. JOHAN tersebut, lalu terdakwa langsung berangkat dari rumahnya menuju Kampung Mayak untuk menemui Sdr. JOHAN;

- Bahwa sesampainya di Kampung Mayak Kecamatan Cikembar, pada saat terdakwa bertemu dengan Sdr. JOHAN terdakwa melihat Sdr. JOHAN sudah bersama dengan seseorang yang mengenalkan diri kepada terdakwa mengaku bernama Sdr. DULANG, lalu terdakwa diajak oleh Sdr. JOHAN untuk melakukan kejahatan dengan mengatakan “ hayu rek milu moal gawe nyokot motor ? “(ayo, ikut tidak, mau ngambil motor), yang kemudian langsung disetujui oleh terdakwa;

- Bahwa setelahnya ada kesepakatan, selanjutnya terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG langsung berangkat menuju Sukabumi dengan menaiki angkutan umum jurusan Cikembar-Lembursitu, kemudian sesampainya di Terminal Lembursitu Kota Sukabumi, terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG, lalu naik lagi angkutan umum untuk meneruskan jurusan Lembursitu-Kota Sukabumi, setelah berada dalam angkutan umum menuju kearah Kota Sukabumi, sebelum sampai di Sukabumi tidak berapa lama kemudian Sdr. DULANG menyuruh sopir angkutan umum berhenti tepatnya didepan showroom mobil di Jalan Palabuhan II Kampung Warung Kalapa Rt. 01/Rw. 01 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, selanjutnya terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG turun dari angkutan umum, oleh karena pada saat itu dalam keadaan hujan, kemudian terdakwa bersama

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10

(11)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 11 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG, terlebih dahulu berteduh di Pangkalan Ojek tidak jauh dari tempat sasaran untuk dilakukannya kejahatan oleh terdakwa bersama Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG yaitu mengambil motor milik orang lain, sambil melihat situasi lingkungan sekitar tempat tersebut;

- Bahwa selanjutnya, setelah terlihat disekitar lingkungan tersebut dalam keadaan sepi, kemudian terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG dengan berjalan kaki menuju Gang sempit disamping Showroom mobil, selanjutnya setelah sampai depan Gang, masing-masing membagi tugas, yang pada saat itu terdakwa oleh Sdr. DULANG menunggu didepan Gang tersebut tepatnya dipinggir jalan raya untuk mengawasi situasi disekitar tempat tersebut jangan sampai ada orang lain yang melihat, sedangkan Sdr. JOHAN bersama dengan Sdr, DULANG turun kebawah masuk kedalam Gang menuju parkiran kost-kostan, yang terlihat oleh terdakwa diparkiran kost-kostan tersebut ada 3 (tiga) unit sepeda motor yang sedang diparkir, yaitu :

• 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio 5TL warna hitam, Tahun 2008, No.Pol. F-2325-SQ milik saksi korban YANTO bin TOTO ;

• 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2013 No.Pol.

F-4633-JD, milik saksi korban ADES SUPRIATNA ;

• 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2010 No.Pol.

F-5637-VO, milik saksi korban PAKIH bin MAMAD ;

- Bahwa selanjutnya tidak berapa lama kemudian pada saat terdakwa sedang mengawasi situasi, terdakwa dipanggil oleh Sdr. DULANG untuk membantu mendorong 1 (satu) unit sepeda motor Honda beat keluar dari Gang, lalu terdakwa simpan dipinggir jalan raya, kemudian terdakwa balik lagi membantu mendorong 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio, selanjutnya disimpan lagi dipinggir jalan raya, setelah itu terdakwa melihat sdr. JOHAN bersama dengan Sdr. DULANG kembali membawa lagi 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat kepinggir jalan Raya ;

- Bahwa setelahnya terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr.

DULANG, berhasil mengambil 3 (tiga) unit sepeda motor lalu 3 (tiga) unit sepeda motor tersebut, dinyalakan mesinnya dengan cara merusak pintu rumah kuncinya, menggunakan kunci Leter T yang sudah dipersiapkan sebelumnya oleh terdakwa bersama denganSdr. JOHAN dan Sdr.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11

(12)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 12 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb DULANG, selanjutnya setelah mesin motornya menyala, tanpa seijin pemiliknya yaitu saksi korban YANTO bin TOTO, saksi korban ADES SUPRIATNA dan saksi korban PAKIH bin MAMAD, kemudian terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG membawa kabur, masing- masing terdakwa membawa 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio, Sdr.

JOHAN membawa 1(satu) unit sepeda motor Honda Beat dan Sdr.

DULANG membawa 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat, tetapi tidak berapa lama kemudian terdakwa berhasil ditangkap oleh Pihak Kepolisian Polres Sukabumi untuk diproses lebih, sedangkan Sdr. JOHAN dan Sdr.

DULANG berhasil melarikan diri (DPO/ belum tertangkap) ;

- Bahwa akibat perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa, saksi korban ADES SUPRIATNA mengalami kerugian kurang lebih Rp. 16.000.000,- (enam belas juta rupiah), saksi korban YANTO bin TOTO mengalami kerugian kurang lebih Rp. 13.000.000,- (tiga belas juta rupiah), dan saksi korban PAKIH bin MAMAD mengalami kerugian kurang lebih Rp.14.000.000,- (empat belas juta rupiah) ;

Menimbang, bahwa Penuntut Umum mengajukan barang bukti berupa : - 1 (satu) lembar STNK sepeda motor merk Honda NC11B3C Beat warna

putih No.Pol. F-4633-JD, No.Ka MH1JFD227DKO15234, No.Sin.

JFD2E2051699 atas nama UDIN bin NANENG ;

- 1 (satu) lembar SNK sepeda motor Honda NC11B3C Beat warna putih No.Pol. F-5637 No. Ka. MH1JF5113AK381995 No.Sin. JF1E1387396 atas nama TOYIB MANSURUDIN ;

- 1 (satu) unit sepeda motor Honda NC11B3C Beat warna hijau hitam No.Pol.

F-4786-Qt No.Ka.MH1JFD227DKO15234 No.Sin. JFD2E2051699 ;

- 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio warna hitam No.Pol. F-2515- SS No. Ka. MH35TLL2968K190689 No.Sin. 5TL1190689 ;

Telah disita secara sah sehingga dapat dijadikan penunjang alat bukti sah yang lainnya ;

Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan Para Saksi yang saling bersesuaian dengan keterangan Terdakwa dan barang bukti yang diajukan ke persidangan, Majelis Hakim dapat menarik fakta-fakta hukum di persidangan sebagai berikut :

- Bahwa terdakwa AOS bin ACIP bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr.

DULANG (masing-masing DPO/belum tertangkap), pada hari Sabtu tanggal

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12

(13)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 13 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb 04 Februari 2017 sekira jam. 02.00 Wib. Bertempat dirumah kontrakan atau kost-kostan milik H. IYUS di Jalan Palabuhan II Kampung Warung Kalapa Rt. 01/Rw. 01 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, telah melakukan tindak pidana pencurian barang milik orang lain yaitu 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio 5TL warna hitam, Tahun 2008, No.Pol. F-2325-SQ, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2013 No.Pol. F-4633-JD dan 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2010 No.Pol. F-5637-VO;

- Bahwa awalnya pada hari Jum’at tanggal 03 Februari 2017 sekira jam 23.00 Wib., ketika terdakwa sedang berada dirumahnya yang beralamat di Kampung Citemen Rt. O3 Rw. 04 Desa Bojong Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, terdakwa menerima pesan singkat (SMS) melalui Hand Phone terdakwa dari Sdr. JOHAN yang isinya mengajak terdakwa untuk bertemu di Kampung Mayak masih daerah Cikembar yang jaraknya tidak jauh dari rumah terdakwa, tidak berapa lama setelahnya terdakwa menerima pesan singkat (SMS) dari Sdr. JOHAN tersebut, lalu terdakwa langsung berangkat dari rumahnya menuju Kampung Mayak untuk menemui Sdr. JOHAN;

- Bahwa sesampainya di Kampung Mayak Kecamatan Cikembar, pada saat terdakwa bertemu dengan Sdr. JOHAN terdakwa melihat Sdr. JOHAN sudah bersama dengan seseorang yang mengenalkan diri kepada terdakwa mengaku bernama Sdr. DULANG, lalu terdakwa diajak oleh Sdr. JOHAN untuk melakukan kejahatan dengan mengatakan “ hayu rek milu moal gawe nyokot motor ? “(ayo, ikut tidak, mau ngambil motor), yang kemudian langsung disetujui oleh terdakwa;

- Bahwa setelahnya ada kesepakatan, selanjutnya terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG langsung berangkat menuju Sukabumi dengan menaiki angkutan umum jurusan Cikembar-Lembursitu, kemudian sesampainya di Terminal Lembursitu Kota Sukabumi, terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG, lalu naik lagi angkutan umum untuk meneruskan jurusan Lembursitu-Kota Sukabumi, setelah berada dalam angkutan umum menuju kearah Kota Sukabumi, sebelum sampai di Sukabumi tidak berapa lama kemudian Sdr. DULANG menyuruh sopir angkutan umum berhenti tepatnya didepan showroom mobil di Jalan Palabuhan II Kampung Warung Kalapa Rt. 01/Rw. 01 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, selanjutnya terdakwa bersama

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13

(14)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 14 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG turun dari angkutan umum, oleh karena pada saat itu dalam keadaan hujan, kemudian terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG, terlebih dahulu berteduh di Pangkalan Ojek tidak jauh dari tempat sasaran untuk dilakukannya kejahatan oleh terdakwa bersama Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG yaitu mengambil motor milik orang lain, sambil melihat situasi lingkungan sekitar tempat tersebut;

- Bahwa selanjutnya, setelah terlihat disekitar lingkungan tersebut dalam keadaan sepi, kemudian terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG dengan berjalan kaki menuju Gang sempit disamping Showroom mobil, selanjutnya setelah sampai depan Gang, masing-masing membagi tugas, yang pada saat itu terdakwa oleh Sdr. DULANG menunggu didepan Gang tersebut tepatnya dipinggir jalan raya untuk mengawasi situasi disekitar tempat tersebut jangan sampai ada orang lain yang melihat, sedangkan Sdr. JOHAN bersama dengan Sdr, DULANG turun kebawah masuk kedalam Gang menuju parkiran kost-kostan, yang terlihat oleh terdakwa diparkiran kost-kostan tersebut ada 3 (tiga) unit sepeda motor yang sedang diparkir, yaitu :

• 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio 5TL warna hitam, Tahun 2008, No.Pol. F-2325-SQ milik saksi korban YANTO bin TOTO ;

• 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2013 No.Pol.

F-4633-JD, milik saksi korban ADES SUPRIATNA ;

• 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2010 No.Pol.

F-5637-VO, milik saksi korban PAKIH bin MAMAD ;

- Bahwa selanjutnya tidak berapa lama kemudian pada saat terdakwa sedang mengawasi situasi, terdakwa dipanggil oleh Sdr. DULANG untuk membantu mendorong 1 (satu) unit sepeda motor Honda beat keluar dari Gang, lalu terdakwa simpan dipinggir jalan raya, kemudian terdakwa balik lagi membantu mendorong 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio, selanjutnya disimpan lagi dipinggir jalan raya, setelah itu terdakwa melihat sdr. JOHAN bersama dengan Sdr. DULANG kembali membawa lagi 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat kepinggir jalan Raya ;

- Bahwa setelahnya terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr.

DULANG, berhasil mengambil 3 (tiga) unit sepeda motor lalu 3 (tiga) unit sepeda motor tersebut, dinyalakan mesinnya dengan cara merusak pintu

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14

(15)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 15 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb rumah kuncinya, menggunakan kunci Leter T yang sudah dipersiapkan sebelumnya oleh terdakwa bersama denganSdr. JOHAN dan Sdr.

DULANG, selanjutnya setelah mesin motornya menyala, tanpa seijin pemiliknya yaitu saksi korban YANTO bin TOTO, saksi korban ADES SUPRIATNA dan saksi korban PAKIH bin MAMAD, kemudian terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG membawa kabur, masing- masing terdakwa membawa 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio, Sdr.

JOHAN membawa 1(satu) unit sepeda motor Honda Beat dan Sdr.

DULANG membawa 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat, tetapi tidak berapa lama kemudian terdakwa berhasil ditangkap oleh Pihak Kepolisian Polres Sukabumi untuk diproses lebih, sedangkan Sdr. JOHAN dan Sdr.

DULANG berhasil melarikan diri (DPO/ belum tertangkap) ;

- Bahwa akibat perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa, saksi korban ADES SUPRIATNA mengalami kerugian kurang lebih Rp. 16.000.000,- (enam belas juta rupiah), saksi korban YANTO bin TOTO mengalami kerugian kurang lebih Rp. 13.000.000,- (tiga belas juta rupiah), dan saksi korban PAKIH bin MAMAD mengalami kerugian kurang lebih Rp.14.000.000,- (empat belas juta rupiah) ;

Menimbang, bahwa terdakwa didakwa dengan Dakwaan Tunggal yaitu melanggar Pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-4 dan ke-5 KUHP, yang unsur-unsurnya sebagai berikut:

1. Barangsiapa

2. Mengambil sesuatu barang yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain.

3. Dengan maksud untuk menguasai secara melawan hak.

4. Dilakukan dalam sebuah rumah atau perkarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan oleh seseorang yang ada disitu tidak diketahui atau bertentangan dengan kehendak yang berhak.

5. Pencurian dilakukan oleh dua orang atau lebih bersama-sama.

6. Untuk dapat masuk ketempat kejahatan atau untuk mencapai benda yang hendak diambilnya itu dengan jalan membongkar, merusak atau memanjat.

Menimbang, bahwa terhadap unsur-unsur tersebut Majelis Hakim akan mempertimbangkannya sebagai berikut :

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15

(16)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 16 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb 1. Unsur Barangsiapa.

Menimbang, bahwa yang dimaksud oleh Undang-undang sebagai unsur

“barang siapa” yaitu orang sebagai subyek hukum yang dapat dipertanggungjawabkan atas perbuatan pidana yang telah dilakukannya; Dalam perkara ini, dimuka persidangan telah dihadapkan seorang terdakwa bernama AOS bin ACIP yang identitasnya lengkap termuat dalam awal berkas perkara dan berita acara pemeriksaan oleh penyidik, yang selama persidangan dapat hadir, sanggup mendengarkan dan mengikuti jalannya persidangan serta dapat memberikan tanggapan terhadap keterangan saksi-saksi, serta memberikan jawaban-jawaban atas pertanyaan Hakim dengan baik dan lancar. Dengan demikian unsur “barang siapa” dalam perkara ini sudah terpenuhi.

2. Unsur Mengambil Sesuatu barang yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain

Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan perbuatan mengambil (daad van wegneming) ialah segala rupa tindakan untuk menguasai barang itu, sedangkan pada waktu sebelumnya barang itu sama sekali tidak ada didalam atau dibawah kekuasaan si Terdakwa, tetapi dikuasai oleh orang lain yang jadi pemiliknya yang syah.

Menimbang, bahwa berdasarkan fakta dipersidangan, terdakwa AOS bin ACIP bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG (masing-masing DPO/belum tertangkap), pada hari Sabtu tanggal 04 Februari 2017 sekira jam.

02.00 Wib. Bertempat dirumah kontrakan atau kost-kostan milik H. IYUS di Jalan Palabuhan II Kampung Warung Kalapa Rt. 01/Rw. 01 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, telah melakukan tindak pidana pencurian barang milik orang lain yaitu 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio 5TL warna hitam, Tahun 2008, No.Pol. F-2325-SQ, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2013 No.Pol. F-4633-JD dan 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2010 No.Pol. F-5637- VO.

Menimbang, bahwa awalnya pada hari Jum’at tanggal 03 Februari 2017 sekira jam 23.00 Wib., ketika terdakwa sedang berada dirumahnya yang beralamat di Kampung Citemen Rt. O3 Rw. 04 Desa Bojong Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, terdakwa menerima pesan singkat (SMS) melalui Hand Phone terdakwa dari Sdr. JOHAN yang isinya mengajak terdakwa untuk bertemu di Kampung Mayak masih daerah Cikembar yang jaraknya tidak

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 16

(17)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 17 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb jauh dari rumah terdakwa, tidak berapa lama setelahnya terdakwa menerima pesan singkat (SMS) dari Sdr. JOHAN tersebut, lalu terdakwa langsung berangkat dari rumahnya menuju Kampung Mayak untuk menemui Sdr. JOHAN, sesampainya di Kampung Mayak Kecamatan Cikembar, pada saat terdakwa bertemu dengan Sdr. JOHAN terdakwa melihat Sdr. JOHAN sudah bersama dengan seseorang yang mengenalkan diri kepada terdakwa mengaku bernama Sdr. DULANG, lalu terdakwa diajak oleh Sdr. JOHAN untuk melakukan kejahatan dengan mengatakan “ hayu rek milu moal gawe nyokot motor ? “(ayo, ikut tidak, mau ngambil motor), yang kemudian langsung disetujui oleh terdakwa;

Menimbang, bahwa setelahnya ada kesepakatan, selanjutnya terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG langsung berangkat menuju Sukabumi dengan menaiki angkutan umum jurusan Cikembar-Lembursitu, kemudian sesampainya di Terminal Lembursitu Kota Sukabumi, terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG, lalu naik lagi angkutan umum untuk meneruskan jurusan Lembursitu-Kota Sukabumi, setelah berada dalam angkutan umum menuju kearah Kota Sukabumi, sebelum sampai di Sukabumi tidak berapa lama kemudian Sdr. DULANG menyuruh sopir angkutan umum berhenti tepatnya didepan showroom mobil di Jalan Palabuhan II Kampung Warung Kalapa Rt. 01/Rw. 01 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, selanjutnya terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG turun dari angkutan umum, oleh karena pada saat itu dalam keadaan hujan, kemudian terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG, terlebih dahulu berteduh di Pangkalan Ojek tidak jauh dari tempat sasaran untuk dilakukannya kejahatan oleh terdakwa bersama Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG yaitu mengambil motor milik orang lain, sambil melihat situasi lingkungan sekitar tempat tersebut, selanjutnya, setelah terlihat disekitar lingkungan tersebut dalam keadaan sepi, kemudian terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG dengan berjalan kaki menuju Gang sempit disamping Showroom mobil, selanjutnya setelah sampai depan Gang, masing-masing membagi tugas, yang pada saat itu terdakwa oleh Sdr. DULANG menunggu didepan Gang tersebut tepatnya dipinggir jalan raya untuk mengawasi situasi disekitar tempat tersebut jangan sampai ada orang lain yang melihat, sedangkan Sdr. JOHAN bersama dengan Sdr, DULANG turun kebawah masuk kedalam Gang menuju parkiran kost-kostan, yang terlihat oleh terdakwa diparkiran kost-kostan tersebut ada 3 (tiga) unit sepeda motor yang sedang diparkir, yaitu :

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 17

(18)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 18 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb

• 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio 5TL warna hitam, Tahun 2008, No.Pol. F-2325-SQ milik saksi korban YANTO bin TOTO ;

• 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2013 No.Pol. F- 4633-JD, milik saksi korban ADES SUPRIATNA ;

• 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2010 No.Pol. F- 5637-VO, milik saksi korban PAKIH bin MAMAD ;

Menimbang, bahwa selanjutnya tidak berapa lama kemudian pada saat terdakwa sedang mengawasi situasi, terdakwa dipanggil oleh Sdr. DULANG untuk membantu mendorong 1 (satu) unit sepeda motor Honda beat keluar dari Gang, lalu terdakwa simpan dipinggir jalan raya, kemudian terdakwa balik lagi membantu mendorong 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio, selanjutnya disimpan lagi dipinggir jalan raya, setelah itu terdakwa melihat sdr. JOHAN bersama dengan Sdr. DULANG kembali membawa lagi 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat kepinggir jalan Raya, setelahnya terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG, berhasil mengambil 3 (tiga) unit sepeda motor lalu 3 (tiga) unit sepeda motor tersebut, dinyalakan mesinnya dengan cara merusak pintu rumah kuncinya, menggunakan kunci Leter T yang sudah dipersiapkan sebelumnya oleh terdakwa bersama denganSdr. JOHAN dan Sdr.

DULANG, selanjutnya setelah mesin motornya menyala, tanpa seijin pemiliknya yaitu saksi korban YANTO bin TOTO, saksi korban ADES SUPRIATNA dan saksi korban PAKIH bin MAMAD, kemudian terdakwa bersama dengan Sdr.

JOHAN dan Sdr. DULANG membawa kabur, masing-masing terdakwa membawa 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio, Sdr. JOHAN membawa 1(satu) unit sepeda motor Honda Beat dan Sdr. DULANG membawa 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat, tetapi tidak berapa lama kemudian terdakwa berhasil ditangkap oleh Pihak Kepolisian Polres Sukabumi untuk diproses lebih, sedangkan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG berhasil melarikan diri (DPO/ belum tertangkap) ;

Menimbang, bahwa dengan demikian terdakwa telah mengambil barang- barang tersebut kedalam penguasaannya.

Menimbang, bahwa dengan demikian unsur ini telah terpenuhi.

3. Unsur Dengan maksud untuk menguasai secara melawan hak.

Menimbang, bahwa Perkataan “menguasai” menurut P.A.F Lamintang (Hukum pidana Indonesia,1985:213) didalam pasal ini adalah terjemahan dari

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 18

(19)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 19 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb perkataan ‘zich toeeinenen”, yang menurut memorie van toelichting mempunyai arti sebagai menguasai sesuatu benda seolah-olah ia adalah pemiliknya,

Menimbang, bahwa Dilakukan secara melawan hukum atau secara wederrechtelijk yamg menurut Prof. T.J Noyon berarti bertentangan dengan hak pribadi orang lain.

Menimbang, bahwa berdasarkan fakta-fakta dipersidangan, Menimbang, bahwa setelahnya ada kesepakatan, selanjutnya terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG langsung berangkat menuju Sukabumi dengan menaiki angkutan umum jurusan Cikembar-Lembursitu, kemudian sesampainya di Terminal Lembursitu Kota Sukabumi, terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG, lalu naik lagi angkutan umum untuk meneruskan jurusan Lembursitu-Kota Sukabumi, setelah berada dalam angkutan umum menuju kearah Kota Sukabumi, sebelum sampai di Sukabumi tidak berapa lama kemudian Sdr. DULANG menyuruh sopir angkutan umum berhenti tepatnya didepan showroom mobil di Jalan Palabuhan II Kampung Warung Kalapa Rt.

01/Rw. 01 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, selanjutnya terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG turun dari angkutan umum, oleh karena pada saat itu dalam keadaan hujan, kemudian terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG, terlebih dahulu berteduh di Pangkalan Ojek tidak jauh dari tempat sasaran untuk dilakukannya kejahatan oleh terdakwa bersama Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG yaitu mengambil motor milik orang lain, sambil melihat situasi lingkungan sekitar tempat tersebut, selanjutnya, setelah terlihat disekitar lingkungan tersebut dalam keadaan sepi, kemudian terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG dengan berjalan kaki menuju Gang sempit disamping Showroom mobil, selanjutnya setelah sampai depan Gang, masing-masing membagi tugas, yang pada saat itu terdakwa oleh Sdr. DULANG menunggu didepan Gang tersebut tepatnya dipinggir jalan raya untuk mengawasi situasi disekitar tempat tersebut jangan sampai ada orang lain yang melihat, sedangkan Sdr. JOHAN bersama dengan Sdr, DULANG turun kebawah masuk kedalam Gang menuju parkiran kost-kostan, yang terlihat oleh terdakwa diparkiran kost-kostan tersebut ada 3 (tiga) unit sepeda motor yang sedang diparkir, yaitu :

• 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio 5TL warna hitam, Tahun 2008, No.Pol. F-2325-SQ milik saksi korban YANTO bin TOTO ;

• 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2013 No.Pol. F- 4633-JD, milik saksi korban ADES SUPRIATNA ;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 19

(20)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 20 dari 26 Putusan Nomor 95/Pid.B/2017/PN Skb

• 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, Tahun 2010 No.Pol. F- 5637-VO, milik saksi korban PAKIH bin MAMAD ;

Menimbang, bahwa selanjutnya tidak berapa lama kemudian pada saat terdakwa sedang mengawasi situasi, terdakwa dipanggil oleh Sdr. DULANG untuk membantu mendorong 1 (satu) unit sepeda motor Honda beat keluar dari Gang, lalu terdakwa simpan dipinggir jalan raya, kemudian terdakwa balik lagi membantu mendorong 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio, selanjutnya disimpan lagi dipinggir jalan raya, setelah itu terdakwa melihat sdr. JOHAN bersama dengan Sdr. DULANG kembali membawa lagi 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat kepinggir jalan Raya, setelahnya terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG, berhasil mengambil 3 (tiga) unit sepeda motor lalu 3 (tiga) unit sepeda motor tersebut, dinyalakan mesinnya dengan cara merusak pintu rumah kuncinya, menggunakan kunci Leter T yang sudah dipersiapkan sebelumnya oleh terdakwa bersama denganSdr. JOHAN dan Sdr.

DULANG, selanjutnya setelah mesin motornya menyala, tanpa seijin pemiliknya yaitu saksi korban YANTO bin TOTO, saksi korban ADES SUPRIATNA dan saksi korban PAKIH bin MAMAD, kemudian terdakwa bersama dengan Sdr.

JOHAN dan Sdr. DULANG membawa kabur, masing-masing terdakwa membawa 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio, Sdr. JOHAN membawa 1(satu) unit sepeda motor Honda Beat dan Sdr. DULANG membawa 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat, tetapi tidak berapa lama kemudian terdakwa berhasil ditangkap oleh Pihak Kepolisian Polres Sukabumi untuk diproses lebih, sedangkan Sdr. JOHAN dan Sdr. DULANG berhasil melarikan diri (DPO/ belum tertangkap).

Menimbang, bahwa dengan demikian perbuatan terdakwa tersebut tanpa ijin dari pemiliknya seolah-olah barang-barang tersebut adalah miliknya sendiri.

Menimbang, bahwa dengan demikian unsur ini telah terpenuhi.

4. Unsur Dilakukan dalam sebuah rumah atau perkarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan oleh seseorang yang ada disitu tidak diketahui atau bertentangan dengan kehendak yang berhak.

Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan rumah adalah tempat yang dipergunakan untuk berdiam siang-malam.

Menimbang, bahwa terdakwa bersama dengan Sdr. JOHAN dan Sdr, DULANG dengan berjalan kaki menuju Gang sempit disamping Showroom mobil, selanjutnya setelah sampai depan Gang, masing-masing membagi tugas,

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 20

Referensi

Dokumen terkait

mengikuti pola yang sama pada saat sebelum dan setelah peledakan. Umumnya kecepatan rambat gelombang lapisan refraktor 3 menunjukkan nilai kecepatan perambatan tinggi

Sebuah desain yang baik tidak hanya pencerminan dari perencana taman, tetapi juga keinginan dan kebutuhan dari pemilik dan pengguna taman, termasuk kecukupan dana yang

Reduksi data diartikan sebagai proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan, dan transformasi data ”kasar” yang muncul dari catatan-catatan

Kawasan pemukiman kumuh adalah lingkungan hunian yang kualitasnya sangat tidak layak huni, ciri-cirinya antara lain berada pada lahan yang tidak sesuai dengan

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan

Dengan kehendak Tuhan yang mulia, Dua orang saudara meninggalkan dunia, Hendak disusahkan tiada berdaya, Kerana perbuatan Tuhan yang sedia.. Melainkan hamba berbanyak sabar,

Hal ini dicerminkan dengan sikap responden yang mengatakan bahwa pemasangan bagan di perbatasan dapat menghambat masuknya nelayan luar ke wilayah yurisdiksi

Pada penelitian ini akan dirancang dan dibangun prototipe sistem pengendali lampu di rumah dengan menggunakan mikrokontroler Arduino yang terhubung dengan