• Tidak ada hasil yang ditemukan

Statistika Farmasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Statistika Farmasi"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

613.123.15 Statistika Farmasi

Bab 5: ANOVA

Atina Ahdika, S.Si, M.Si

Statistika FMIPA Universitas Islam Indonesia

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(2)

ANOVA

Analysis of Variance atau dikenal dengan nama ANOVA, merupakan suatu metode analisis data dari suatu rancangan percobaan, di mana tujuannya adalah untuk membandingkan dua atau lebih rata-rata populasi. Uji-t merupakan kasus khusus dari ANOVA yang hanya membandingkan rata-rata dua populasi.

(3)

Sampel acak berukuran n dipilih dari masing-masing k populasi.

Keseluruhan k populasi yang berbeda diklasifikasikan berdasarkan suatu kriteria seperti perbedaan perlakuan atau grup.

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(4)

Asumsi pada One-Way ANOVA

Populasi-populasi yang akan diuji berdistribusi Normal Variansi masing-masing populasi sama

Sampel tidak berhubungan satu sama lain (saling bebas)

(5)

Hipotesis

H0 : µ1= µ2 = . . . = µk

H1 : Minimal ada satu rataan yang tidak sama Misalkan yij menyatakan observasi ke-j dari perlakuan ke-i dan susun data seperti tabel berikut

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(6)

Partisi Total Variasi ke dalam Komponen-Komponen

SST = SSB + SSW di mana

SST =

k

X

i =1 n

X

j =1

(yij − ¯y..)2 = total sum of squares

SSB =

k

X

i =1

ni(¯yi .− ¯y..)2 = treatment/between sum of squares

SSW =

k

X

i =1 n

X

j =1

(yij − ¯yi .) = error/within sum of squares

(7)

Variasi Total (Total Sum of Squares)

SST =

k

X

i =1 n

X

j =1

(yij − ¯y..)2

= (y11− ¯y..)2+ (y12− ¯y..)2+ . . . + (ykn− ¯y..)2

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(8)

Jumlah Kuadrat Antara (Between Sum of Squares)

SSB =

k

X

i =1

ni(¯yi .− ¯y..)2

= n1(¯y1.− ¯y..)2+ n2(¯y2.− ¯y..)2+ . . . + nk(¯yk.− ¯y..)2 Variasi di antara grup/kelompok (between-group variation)

(9)

Jumlah Kuadrat Dalam (Within Sum of Squares)

SSW =

k

X

i =1 n

X

j =1

(yij − ¯yi .)

= (y11− ¯y1.)2+ (y12− ¯y1.)2+ . . .

+ (y21− ¯y2.)2+ (y21− ¯y2.)2+ . . . + (ykn− ¯yk.)2 Variasi dalam kelompok (within-group variation)

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(10)

Tabel ANOVA Satu Arah (One-Way ANOVA)

k : jumlah populasi

N : jumlah ukuran sampel dari seluruh populasi df : degrees of freedom/derajat kebebasan H0 ditolak jika F hitung > F tabel atau p − value < α.

(11)

Contoh

Suatu industri farmasi memproduksi tablet salut enteric dengan menggunakan 3 fasilitas yang berbeda, yakni fasilitas A, fasilitas B, dan fasilitas C. Sampel-sampel diambil secara periodik. Sebanyak 15 sampel tablet diambil dan beratnya ditimbang. Hasilnya ditampilkan pada tabel. Dengan α = 5%, apakah ada perbedaan berat tablet antara 3 fasilitas?

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(12)

Data berat tablet dengan fasilitas A, B, dan C

(13)

Penyelesaian

Langkah-langkah pengerjaan ANOVA

Lihat kembali Tabel ANOVA dan lakukan langkah-langkah berikut

1 Hitung SSB dan tentukan df untuk SSB, lalu hitung MSB

2 Hitung SSW dan tentukan df untuk SSW , lalu hitung MSW

3 Hitung F hitung

4 Bandingkan dengan F tabel

5 Buat keputusan

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(14)

H0: µ1 = µ2 = µ3

H1: Minimal ada satu rataan yang tidak sama

(15)

SSB, df , dan MSB

SSB =

k

X

i =1

ni(¯yi .− ¯y..)2

= 15(276.26 − 275.083)2+ 15(275.29 − 275.083)2 + 15(273.7 − 275.083)2

= 20.78 + 0.643 + 28.69 = 50.113 Nilai df adalah df = k − 1 = 3 − 1 = 2.

MSB = SSB

k − 1 = 50.113

2 = 25.06

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(16)

SSW , df , dan MSW

SSW =

k

X

i =1 n

X

j =1

(yij − ¯yi .)

Nilai df adalah df = N − k = 45 − 3 = 42.

MSW = SSW

N − k = 559.13

42 = 13.31

(17)

Nilai F hitung

F hitung = MSB

MSW = 25.06

13.31 = 1.88 Nilai F tabel

1 Nilai F tabel terkait dengan 2 derajat bebas yang terpisah

2 Derajat bebas pembilang (ν1) setara dengan k − 1

3 Derajat bebas penyebut (ν2) sama dengan N − k Jadi, F tabelnya adalah F2,42= 3.23

Keputusan

Karena F hitung < F tabel, maka H0 tidak ditolak, artinya rata-rata berat tablet untuk 3 fasilitas adalah sama.

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(18)

One-Way ANOVA dengan SPSS

Karena Sig .(p − value) > α, maka H0 tidak ditolak.

(19)

Latihan

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(20)
(21)

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(22)

Uji Kesamaan Beberapa Variansi

Berikutnya, kita akan menguji kesamaan variansi dari k populasi.

H0 : σ12= σ22 = . . . = σ2k

H1 : Variansi-variansi tersebut tidak semuanya sama

(23)

Uji Bartlett

Langkah-langkah uji Bartlett:

1 Hitung variansi dari k sampel s12, s22, . . . , sk2 dari ukuran-ukuran sampel n1, n2, . . . , nk dengan

k

P

i =1

ni = N.

2 Kombinasikan variansi sampel sp2 = 1

N − k

k

X

i =1

(ni − 1)si2

3 Hitung

b = [(s12)n1−1(s22)n1−1. . . (sk2)nk−1](N−k)1 sp2

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(24)

Catatan:

Jika ukuran sampel sama, yaitu n1= n2 = . . . = nk = n, maka tolak H0 pada level signifikansi α jika

b < bk(α; n)

Jika ukuran sampel berbeda, maka H0 ditolak jika b < bk(α; n1, n2, . . . , nk) di mana

bk(α; n1, n2, . . . , nk)

≈ n1bk(α; n1) + n2bk(α; n2) + . . . + nkbk(α; nk) N

(25)

Contoh

Gunakan uji Bartlett untuk menguji hipotesis pada tingkat signifikansi 0.01 bahwa variansi populasi dari empat grup obat Latihan No 2 adalah sama.

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(26)

Penyelesaian

Hipotesis

H0: σ21 = σ22 = σ32 = σ42

H1: Tidak semua variansinya sama α = 0.01

Daerah kritis

Berdasarkan Latihan No 2, kita ketahui

n1= 20, n2= 9, n3= 9, n4 = 7, N = 45, dan k = 4. Maka tolak H0 jika

b < b4(0.01; 20, 9, 9, 7)

≈ (20)(0.8586) + (9)(0.6892) + (9)(0.6892) + (7)(0.6045) 45

= 0.7513

(27)

Perhitungan

s12= 662.862, s22 = 2219.781, s32= 2168.434, s42 = 946.032 selanjutnya

sp2

= (19)(662.862) + (8)(2219.781) + (8)(2168.434) + (6)(946.032) 41

= 1301.861 Kemudian

b = [(662.862)19(2219.781)8(2168.434)8(946.032)6]1/41 1301.861

= 0.8557

Atina Ahdika, S.Si, M.Si 613.123.15 Statistika Farmasi

(28)

Keputusan dan kesimpulan

Karena b > b4(0.01; 20, 9, 9, 7) maka gagal tolak H0 dan dapt disimpulkan bahwa variansi populasi dari keempat grup obat tersebut tidak secara signifikan berbeda.

Gambar

Tabel ANOVA Satu Arah (One-Way ANOVA)

Referensi

Dokumen terkait

Melihat pertumbuhan produksi batu bara dari tahun ke tahun yang semakin besar, maka diperkirakan dalam jangka waktu 10 sampai 20 tahun kedepan deposit batubara

“observasi terstruktur adalah observasi yang telah dirancang secara sistematis, tentang apa yang akan diamati, kapan dan dimana tempatnya” (Sugiyono, 2013,

Pada tabel 1 menunjukkan sampel bukan perokok A dan C memiliki vital capacity yang lebih tinggi dari sampel B dan D hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, yaitu pada sampel B

Pustakawan dan Guru Pustakawan Perpustakaan Sekolah harus dapat memahami secara baik apa yang menjadi tujuan umum dan tujuan khusus pendidikan pada Sekolah Dasar, Sekolah

(1) Yang  dimaksud  dengan  Surat  Perjanjian  Kerja  Sama  ini  adalah  perjanjian  dimana  PIHAK  KESATU  mengikat  PIHAK  KEDUA    sebagaimana  pula  PIHAK 

Kondisi ini di sebabkan karena pada titik ini merupakan kawasan sisi kanan jembatan yang arusnya lebih lemah sesuai dengan analisis tektur sedimen sebelumnya yang

Dalam penelitian ini digunakan pendekatan yuridis sosiologis, yaitu pendekatan terhadap masalah yang menitikberatkan pada penelitian yang dilakukan di

NATRIUM HIDROKSIDA (NaOH) SEBAGAI HIDROLISA BASA DALAM PRE-TREATMENT PRODUKSI BIOGAS DENGAN BAHAN BAKU ECENG GONDOK (Eichornia crassipes).. Nama