• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR KEBUTUHAN PENELITIAN DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR KEBUTUHAN PENELITIAN DIREKTORAT JENDERAL PAJAK"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

Kp.:PJ.011/PJ.0112/2017

NO TEMA PENELITIAN UNIT ESELON II

JANGKA WAKTU PENYELE-

SAIAN

KETERANGAN

1 Engagement pemangku kepentingan eksternal dalam penyusunan

desain reformasi peraturan dan administrasi perpajakan Sekretariat Direktorat Jenderal 6 bulan - 2 Peran konsultan pajak sebagai mitra DJP dalam sistem self

assessment

Sekretariat Direktorat Jenderal;

Direktorat Transformasi Proses Bisnis

6 bulan -

3 Analisis efektifitas Balance Scorecard sebagai metode

pengukuran kinerja di Direktorat Jenderal Pajak Sekretariat Direktorat Jenderal 6 bulan - 4

Penentuan metode dan parameter penilaian Karya Tulis Ilmiah (KTI) sebagai bagian dari pengembangan profesi bagi pejabat fungsional di Direktorat Jenderal Pajak

Sekretariat Direktorat Jenderal 6 bulan -

5 Penerapan Strategic Management Office pada organisasi

pemerintah Sekretariat Direktorat Jenderal 6 bulan -

6 Analisis penerapan standar struktur biaya dalam rangka

penyusunan RKA-K/L TA 2018 Direktorat Jenderal Pajak Sekretariat Direktorat Jenderal 1 bulan - 7 Analisis rencana penerapan aplikasi e-b udgeting dalam rangka

penyusunan RKA-K/L TA 2018 Direktorat Jenderal Pajak Sekretariat Direktorat Jenderal 1 bulan - 8 Evaluasi terhadap harmonisasi antara rencana strategis dengan

Penyusunan RKA-K/L pada Direktorat Jenderal Pajak Sekretariat Direktorat Jenderal 1 bulan - 9 Analisis jumlah kebutuhan dan kualifikasi pegawai pada Bagian

Perlengkapan Khususnya di Bidang Pengadaan Sekretariat Direktorat Jenderal 6 bulan - 10 Analisis Kompetensi Jenjang Karir Jabatan PPK Unit Vertikal DJP 6 bulan 11 Peningkatan efektifitas dan efisiensi penatausahaan Barang Milik

Negara (BMN) Sekretariat Direktorat Jenderal 2 bulan Untuk memberikan rekomendasi dalam rangka

meningkatkan kinerja

12 Pelayanan kesehatan terhadap kinerja pegawai Sekretariat Direktorat Jenderal 2 bulan Untuk memberikan rekomendasi dalam rangka meningkatkan kinerja

13 Pelayanan yang dilakukan Bagian Umum terhadap kepuasan

pengguna Sekretariat Direktorat Jenderal 2 bulan Untuk memberikan rekomendasi dalam rangka

meningkatkan kinerja 14 Pengembangan alur pelayanan kesekretariatan yang efektif dan

efisien Sekretariat Direktorat Jenderal 2 bulan Untuk memberikan rekomendasi dalam rangka

meningkatkan kinerja 15 Model Sistem Informasi SDM yang sesuai dengan kebutuhan DJP Sekretariat Direktorat Jenderal - -

16 Tingkat kesiapan dan perilaku pegawai DJP terhadap

penggunaan sistem informasi SDM Sekretariat Direktorat Jenderal - -

17 Pengaruh sistem administrasi kepegawaian terhadap kepuasan

pegawai DJP Sekretariat Direktorat Jenderal - -

(2)

SAIAN 18 Pengaruh tingkat kemampuan komputer pegawai DJP terhadap

kinerja Sekretariat Direktorat Jenderal - -

19 Model sistem penilaian kinerja pegawai yang sesuai dengan

kebutuhan DJP Sekretariat Direktorat Jenderal - -

20 Evaluasi prosedur pengadaan CPNS untuk memenuhi kebutuhan

pegawai di DJP Sekretariat Direktorat Jenderal - -

21 Analisis dampak pendidikan terhadap dunia kerja Sekretariat Direktorat Jenderal - - 22 Analisis ketertarikan generasi y/ generasi milenial untuk bekerja

pada kementerian/lembaga termasuk DJP Sekretariat Direktorat Jenderal - - 23 Analisis dampak pergeseran komposisi pegawai DJP menurut

gender terhadap kebutuhan organisasi Sekretariat Direktorat Jenderal - - 24 Hubungan Kinerja dengan Pola Karir/Pola Mutasi Pegawai DJP Sekretariat Direktorat Jenderal - - 25 Relevansi Latar Belakang Pendidikan dengan Kompetensi atau

Kinerja Pegawai Sekretariat Direktorat Jenderal - -

26 Keberatan Tidak Menunda Kewajiban Pembayaran Pajak dan

Penagihan Pajak Direktorat Peraturan Perpajakan I

Sebelum RUU KUP

disahkan

Terkait RUU KUP

27 Besaran Tarif Sanksi Administratif Direktorat Peraturan Perpajakan I

Sebelum RUU KUP

disahkan

Terkait RUU KUP

28 Status perpajakan Virtual Office Direktorat Peraturan Perpajakan I

Sebelum RUU KUP

disahkan

Terkait RUU KUP

29 Pengecualian Kewajiban Penyampaian SPT Direktorat Peraturan Perpajakan I

Sebelum RUU KUP

disahkan

Terkait RUU KUP

30 Ultimum remedium pada setiap tahapan upaya hukum Direktorat Peraturan Perpajakan I

Sebelum RUU KUP

disahkan

Terkait RUU KUP 31 Pengenaan PPN atas Digital Economy yang Equal Treatment Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current Issue 32 PPN terhadap Pengalihan Underlying Asset dalam Skema

Pembiayaan dengan Sekuritisasi Aset Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current Issue 33 Potensi Doub le Taxation Restoran, Jasa Boga, dan Jasa Hiburan

yang Beririsan sebagai Objek PDRD dan PPN Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current Issue

34 Aspek Perpajakan Digital Currency Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current & Future Issue 35 Blockchain atau Distrib uted Ledger Technology Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current & Future Issue 36 Penerapan ISAK 8 dalam laporan keuangan independent power

plant Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current Issue

(3)

SAIAN 37 Besaran Tarif Bea Meterai yang tepat saat ini, dan masih

relevankah pengenaan Bea Meterai saat ini Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current Issue 38 Bagaimana penerapan Bea Masuk dan PPN Impor atas Intangible

Good berupa barang digital Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current Issue 39 Pengenaan PPN atas Transaksi e-Commerce Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current Issue 40 Pengenaan PPN atas Ekspor Jasa Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current Issue 41 Penentuan Tarif PPN yang Optimal Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current Issue 42 Pengaruh Compliance Gap dan Policy Gap terhadap VAT Ratio

Indonesia Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current Issue

43 Penentuan Besaran Threshold Potensi, Kepatuhan, dan

Penerimaan yang Optimal Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current Issue

44 Pengenaan PPN atas Kegiatan Membangun Sendiri Direktorat Peraturan Perpajakan I 6 bulan Current Issue 45 Kajian mengenai Pengamanan Penerimaan Pajak dan Kepatuhan

Pajak dari Bendahara Pemerintah

Direktorat Peraturan Perpajakan II; Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan

6 bulan

Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengamankan penerimaan dan meningkatkan kepatuhan dari Bendahara Pemerintah.

46 Kajian Perubahan Rezim Pajak Penghasilan Final ke Non Final atas Sektor Properti

Direktorat Peraturan Perpajakan II; Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan

6 bulan

Pengaruhnya terhadap DJP (terkait peningkatan penerimaan dan kepatuhan) dan Sektor Privat (terkait laju perkembangan industri properti).

47 Kajian tentang Mekanisme Witholding Tax pada Transaksi Derivatif

Direktorat Peraturan Perpajakan II; Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan

6 bulan Cukup jelas.

48 Kajian tentang Perlakuan PPh atas Fringe Benefit

Direktorat Peraturan Perpajakan II; Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan

6 bulan

Fringe Benefit adalah salah satu bentuk pemberian kompensasi non cash yang berupa penyediaan paket/benefits dan program pelayanan bagi karyawan dengan tujuan agar mempertahankan karyawan dalam jangka panjang.

49 Kajian tentang Pengenaan Pajak Penghasilan atas Penguasaan Konsesi yang Menghasilkan Tambahan Kemampuan Ekonomis

Direktorat Peraturan Perpajakan II; Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan

6 bulan

Contohnya pada model konsesi umum yang diterapkan pada kemitraan pemerintah swasta (KPS) atau kontrak bagi hasil.

50 Kajian Penyederhanaan Tarif Pemotongan/Pemungutan PPh

Direktorat Peraturan Perpajakan II; Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan; Direktorat Peraturan Perpajakan I; Direktorat Transformasi Proses Bisnis

6 bulan Dampaknya terhadap penerimaan pajak dan kepatuhan Wajib Pajak.

51 Kajian Pengenaan Pajak Penghasilan Keluarga sebagai Satu Kesatuan Ekonomis

Direktorat Peraturan Perpajakan II; Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan; Direktorat Transformasi Proses Bisnis

6 bulan Cukup jelas.

(4)

SAIAN

52

Kajian Pembebanan Biaya Hidup Orang Pribadi yang Bersifat Itemized Deductions dibandingkan dengan konsep Standard Deductions yang Saat ini Diterapkan di Indonesia.

Direktorat Peraturan Perpajakan II; Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan; Direktorat Transformasi Proses Bisnis

1 tahun

Pembebanan biaya hidup yang bersifat itemized deductions dengan mempertimbangkan isu kesehatan, jumlah tanggungan, usia produktif, gender, biaya kesehatan, biaya pendidikan, dll.

Besarnya PTKP menganut konsep pembebanan biaya hidup standard deductions.

53 Pengenaan Pajak Penghasilan dari Kegiatan Usaha melalui Sosial Media.

Direktorat Peraturan Perpajakan II; Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan; Direktorat Transformasi Proses Bisnis

6 bulan

Misal: penghasilan dari hasil endorse produk melalui akun instagram, penghasilan sebagai buzzer di sosial media, dll

54

Kajian Mengenai Design Pemotongan dan Pemungutan Pajak Penghasilan dan Pembayaran Pajak Penghasilan Tahun Berjalan yang Tepat untuk Meminimalisasi SPT Lebih Bayar dan Restitusi

Direktorat Peraturan Perpajakan II 6 bulan Cukup jelas

55 Evaluasi pelaksanaan perpajakan di Kawasan Bebas Batam dan

Upaya Meminimalisasi Kebocoran Penerimaan Pajak Direktorat Peraturan Perpajakan II 6 bulan Cukup jelas 56 Kajian Mengenai Peraturan Perpajakan yang sering menjadi

Dispute dan Rekomendasi untuk Perbaikan Peraturan tersebut. Direktorat Peraturan Perpajakan II 6 bulan Data dapat diperoleh dari Direktorat Keberatan dan Banding

57 Kajian tentang Penggunaan Tarif Final dan Non Final untuk Pajak

Penghasilan Direktorat Peraturan Perpajakan II 6 bulan

Pengaruhnya terhadap penerimaan dan kepatuhan sukarela Wajib Pajak. Sektor mana saja yang tepat untuk menerapkan tarif final dan non final.

58 Analisis Perpajakan terkait Transaksi Ekonomi Berbasis Internet

(Digital Economy dan E-Commerce) Direktorat Peraturan Perpajakan II 6 bulan

Untuk mengetahui mekanisme perpajakan yang efektif sehingga potensi perpajakan yang ada dapat tergali dengan maksimal

59 Analisis Perpajakan terkait Transaksi Repurchase Agreement

(Transaksi Repo) Direktorat Peraturan Perpajakan II 6 bulan

Transaksi Repo adalah kontrak jual atau beli efek dengan janji beli atau janji jual kembali pada waktu dari harga yang telah ditetapkan. Terdapat isu doub le taxation pada transaksi repo.

60 Analisis Perpajakan Terkait Transaksi Berbasis Syariah Direktorat Peraturan Perpajakan II 6 bulan Cukup jelas 61 Eksplorasi proses bisnis dan aspek pemajakan konsorsium, joint

venture dan joint operation Direktorat Peraturan Perpajakan II 1 tahun - 62

Eksplorasi keuntungan dan kelemahan pergantian rezim final menjadi non-final dalam perspektif peningkatan kepatuhan Wajib Pajak dan penerimaan pajak

Direktorat Peraturan Perpajakan II 1 tahun -

63 Ekplorasi efektivitas program tax amnesty dalam meningkatkan

kepatuhan Wajib Pajak dan penerimaan pajak Direktorat Peraturan Perpajakan II 1 tahun - 64 Kemungkinan Penerapan Diverted Profit Tax dan Equalization

Levy di Indonesia Direktorat Peraturan Perpajakan II 1 tahun -

(5)

SAIAN 65 Evaluasi Efektivitas Pemberian Fasilitas dan Insentif di Indonesia

– Penurunan Tarif 5% bagi Perusahaan Terbuka Direktorat Peraturan Perpajakan II 1 tahun - 66 Evaluasi Efektivitas Pemberian Fasilitas dan Insentif di Indonesia

– Tax Holiday Direktorat Peraturan Perpajakan II 1 tahun -

67 Evaluasi Efektivitas Pemberian Fasilitas dan Insentif di Indonesia

– Tax Allowance Direktorat Peraturan Perpajakan II 1 tahun -

68 Ekplorasi Penyebab rendahnya porsi penerimaan dari Wajib Pajak

Orang Pribadi Direktorat Peraturan Perpajakan II 1 tahun -

69

Evaluasi Model Penyusuan Peraturan Perundangan di Bidang Pajak Pasca KMK No: 9/KMK.01/2011 Kaitannya dengan Output Produk Hukum dan Kinerja Realisasi Penerimaan

Direktorat Peraturan Perpajakan II 1 tahun -

70 Explorasi Model Penetapan Target Pajak Yang Ideal; Kajian Komparatif di Beberapa Negara

Direktorat Peraturan Perpajakan II; Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan; Sekretariat Direktorat Jenderal

1 tahun -

71 Mapping Profil Wajib Pajak di Indonesia dan Explorasi Model

Perpajakan Ideal dalam memajakinya Direktorat Peraturan Perpajakan II 1 tahun - 72

Penentuan Wajib Pajak yang berpotensi menambah pendapatan pajak guna memenuhi target penerimaan negara (WP OP, WP Badan, WP Grup)

Direktorat Pemeriksaan dan

Penagihan 6 bulan Penelitian ini dapat bersifat kualitatif atau kuantitatif

73

Hal-hal yang idealnya perlu diatur dalam peraturan pemerikaan transaksi khusus (pemeriksaan WP SDA, transfer pricing, dan WP Grup)

Direktorat Pemeriksaan dan

Penagihan 6 bulan

Penelitian ini bersifat kualitatif. Hal-hal yang idealnya diatur dalam peraturan misalnya jangka waktu, teknik pemeriksaan, akun-akun yang diperiksa, dan lain-lain 74 Analisis modus penghindaran pajak WP Grup Direktorat Pemeriksaan dan

Penagihan 6 bulan Penelitian ini bersifat kualitatif.

75 Beban pembuktian (b urden of proof) dalam pemeriksaan dan sengketa perpajakan

Direktorat Pemeriksaan dan

Penagihan 6 bulan Penelitian ini bersifat kualitatif.

76 Faktor-faktor penentu hubungan istimewa Direktorat Pemeriksaan dan

Penagihan 6 bulan Penelitian ini bersifat kualitatif.

77 Dampak BEPS Action Plans bagi Pemeriksaan Pajak Direktorat Pemeriksaan dan

Penagihan 1 Tahun Penelitian ini bersifat kualitatif.

78 Efektifitas Waktu Pengelolaan Wajib Pajak Baru oleh Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan

Direktorat Ekstensifikasi dan

Penilaian 6 Bulan

Penelitian dibutuhkan khususnya untuk menentukan keefektifan penetapan jangka waktu 2 tahun sebagai definisi Wajib Pajak baru

79 Pengaruh Pelaksanaan Program Business Development Services (BDS) terhadap Kegiatan Ekstensifikasi Perpajakan

Direktorat Ekstensifikasi dan

Penilaian 6 Bulan

BDS merupakan salah satu Inisiatif Strategi DJP tahun 2016-2019. Diperlukan kajian mengenai pengaruhnya terhadap penambahan WP baru, tingkat kepatuhan WP, dan pembayaran WP baru

(6)

SAIAN

80 Pendekatan yang Efektif untuk Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Perpajakan UMKM

Direktorat Ekstensifikasi dan

Penilaian 6 Bulan

WP UMKM memiliki peranan yang cukup besar bagi PDB Indonesia. Akan tetapi kontribusi penerimaan pajak dari UMKM masih rendah sehingga perlu dikaji pendekatan yang sesuai agar WP UMKM patuh lapor dan bayar pajak

81 Tax Coverage Ratio di Indonesia Direktorat Ekstensifikasi dan

Penilaian 6 Bulan Tax Coverage Ratio tahun 2016 di Indonesia 82 Analisa Penentuan Prioritas Skala Risiko terhadap Calon WP

Baru yang Akan Ditindaklanjuti dalam Kegiatan Ekstensifikasi

Direktorat Ekstensifikasi dan

Penilaian 6 Bulan

Penentuan pembobotan tiap-tiap jenis harta dan scoring skala risiko pada aplikasi CRM (Compliance Risk Management)

83

Evaluasi Penggunaan Angka Kapitalisasi dalam Penentuan Nilai Objek PBB Sektor Lainnya Subsektor Usaha Perikanan Tangkap dan Usaha Pembudidayaan Ikan

Direktorat Ekstensifikasi dan

Penilaian 6 Bulan -

84

Penggalian Potensi PBB Sektor Lainnya Subsektor Peringkatan Tangkap dengan Menggunakan Standar Produktifitas Kapal Penangkap Ikan

Direktorat Ekstensifikasi dan

Penilaian 6 Bulan -

85

Penggunaan Analisis Kuantitatif untuk Menentukan Nilai Tanah dan/atau Bangunan dalam Penelitian SSP atas Penghasilan atas Pengalihan Hak Tanah dan/atau Bangunan

Direktorat Ekstensifikasi dan

Penilaian 6 Bulan -

86

Pengaruh PBB Migas terhadap Minat Investasi Kegiatan Usaha Hulu Migas dan terhadap Tingkat Keekonomian Investasi Hulu Migas

Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian; Direktorat Peraturan Perpajakan I; Kanwil DJP yang Menatausahakan Migas

1 Tahun

Telah diberlakukannya PP nomor 27 Tahun 2017 yang diantaranya mengatur bahwa dapat diberikannya fasilitas berupa pengurangan hingga 100% atas PBB

Migas tubuh bumi eksploitasi;

Fasilitas dimaksud diberikan oleh Menteri Keuangan berdasarkan pertimbangan keekonomian proyek dari Menteri ESDM;

Dengan berlakunya PP nomor 27 Tahun 2017 dimaksud, maka hasil penelitian ini dapat dijadikan salah satu dasar dalam mempertimbangkan usulan pemberian pengurangan PBB Migas tubuh bumi eksploitasi dari Menteri ESDM

87 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Penyampaian SPOP PBB Migas

Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian; Dit Transformasi Proses Bisnis; Kanwil DJP yang Menatausahakan Migas

1 Tahun

Dengan diketahuinya faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan penyampaian SPOP PBB Migas dapat dilaksanakan dengan lebih terarah sehingga tingkat penyampaian SPOP menjadi lebih baik

(7)

SAIAN

88 Komponen-komponen Isian SPOP PBB Migas yang Menyebabkan Biaya Kepatuhan Tinggi

Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian; Dit Peraturan Perpajakan I

1 Tahun

Dengan diketahuinya komponen-komponen isian SPOP PBB Migas yang dapat menimbulkan biaya kepatuhan yang tinggi, maka diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan formulir SPOP menjadi lebih sederhana namun dengan tetap mempertahankan kualitas informasi untuk dilakukan penilaian

89 Sengketa Pajak yang sering terjadi yang menyebabkan DJP kalah dalam sidang

Direktorat Keberatan dan

Banding; Kantor Wilayah 3 bulan agar diperoleh masukan untuk perbaikan atau penguatan peraturan keberatan dan nonkeberatan 90 Model struktur keberatan dan banding Direktorat Keberatan dan Banding Semester 1

2018 - 91 Fungsionalisasi Penelaah Keberatan Direktorat Keberatan dan Banding Semester 2

2018 - 92 Pemanfaatan Compliance Risk Management Direktorat Keberatan dan Banding Semester 2

2018 - 93 Peningkatan efektifitas peninjauan kembali Direktorat Keberatan dan Banding Semester 1

2018 - 94 Kajian efektifitas upaya hukum yang masih berada di internal DJP

(Keberatan dan Nonkeberatan) Direktorat Keberatan dan Banding 3 - 6 bulan -

95 Aspek Perpajakan e-commerce Direktorat Potensi, Kepatuhan,

dan Penerimaan - -

96 Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Pasca Tax Amnesty dari Perspektif Wajib Pajak

Direktorat Potensi, Kepatuhan,

dan Penerimaan - -

97 Efektifitas Insentif Pajak Direktorat Potensi, Kepatuhan,

dan Penerimaan - -

98

Analisis Identifikasi Risiko Kepatuhan Wajib Pajak Berdasarkan Empat Pilar Kepatuhan (Registrasi, Pelaporan, Kebenaran Pelaporan dan Pembayaran)

Direktorat Potensi, Kepatuhan,

dan Penerimaan - -

99 Analisis Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Paska Amnesti Pajak dan Strategi Peningkatan Kepatuhan

Direktorat Potensi, Kepatuhan,

dan Penerimaan - -

100 Analisis dan Identifikasi Risiko Kepatuhan Wajib Pajak Group Direktorat Potensi, Kepatuhan,

dan Penerimaan - -

101 Pengawasan Penerimaan Pajak atas Dana Desa Direktorat Potensi, Kepatuhan,

dan Penerimaan - -

102 Analisis Mekanisme Pemotongan/Pemungutan Pajak di Depan atas Belanja Pemerintah

Direktorat Potensi, Kepatuhan,

dan Penerimaan - -

103 Efektivitas Iklan pada Media Konvensional (TV, Radio, Media Cetak)

Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat

Semester I

Tahun 2018 Untuk iklan layanan masyarakat.

(8)

SAIAN 104 Efektivitas Iklan pada Media Online dan Media Sosial

Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat

Semester I

Tahun 2018 Untuk penyampaian informasi dan edukasi.

105 Tingkat Pemahaman Kesadaran Pajak untuk Sekolah Tingkat Dasar, Menengah dan Perguruan Tingi

Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat

Semester I Tahun 2018

Untuk mengetahui pemahaman pajak di tingkat sekolah dasar, menegah dan perguruan tinggi.

106 Kaitan atas Penyuluhan dengan Peningkatan Kepatuhan Pajak

Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat

Semester I Tahun 2018

Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan pada peningkatan kepatuhan pajak

107 Tinjauan Standar Pelayanan Prima di KPP : Variasi Beban Kerja sebagai Faktor Penentu Pelayanan Prima

Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat

Semester I Tahun 2018

Untuk mengetahui pengaruh beban kerja yang berbeda-beda terhadap standar pelayanan di KPP.

108 Implementasi Kode Etik Pegawai DJP di Unit Vertikal DJP

Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur

- -

109 Efektifitas Internalisasi Nilai-nilai Organisasi di Unit DJP

Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur

- -

110 Pengaruh Dibentuknya Unit Kepatuhan Internal (UKI) terhadap Tingkat Kepatuhan Pegawai dalam Pemenuhan SOP

Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur

- -

111 Efektifitas Penerapan Manajemen Risiko

Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur

- -

112 Penelitian Pengaruh Jumlah Hari Konsinyering pada Tingkat Kesehatan Pegawai

Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur

- -

113 Penerapan Analytical Hierarchy Process dalam manajemen strategis di instansi pemerintah

Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur

- -

114 Peran IKU sebagai parameter pencapaian sasaran strategis

Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur

- -

115 Penelitian Best Practice Penataan Organisasi Instansi Vertikal untuk Peningkatan Jangkauan WP

Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur

- -

116 Penelitian Best Practice Penanganan WP Penentu Penerimaan Nasional dan Regional

Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur

- -

(9)

SAIAN 117

Penelitian Best Practice Identifikasi dan Penentuan Jabatan Fungsional untuk Pelaksanaan Tugas yang Membutuhkan Kompetensi dan Spesifikasi Khusus

Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur

- -

118 Penelitian Best Practice Manajemen SOP

Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur

- -

119 Tingkat kepuasan pengguna atas aplikasi DJP Online Direktorat Transformasi Teknologi

Komunikasi dan Informasi 6 Bulan - 120 Tingkat kepuasan pengguna atas aplikasi e-faktur Direktorat Transformasi Teknologi

Komunikasi dan Informasi 6 Bulan - 121 Tingkat kepuasan pengguna dan efektivitas aplikasi lain yang

tersedia di DJP

Direktorat Transformasi Teknologi

Komunikasi dan Informasi 6 Bulan - 122

Evaluasi Standar Akuntansi Pemerintahan untuk pencatatan piutang dan pendapatan dalam kaitannya untuk pengembangan aplikasi DJP

Direktorat Transformasi Teknologi

Komunikasi dan Informasi 6 Bulan - 123 Persiapan implementasi agile dalam pemerintahan: studi kasus

direktorat TTIKI

Direktorat Transformasi Teknologi

Komunikasi dan Informasi 6 Bulan - 124

Perbandingan antar metodologi pengembangan sistem informasi yang tepat guna dalam hubungannya dengan pengembangan proses bisnis dan aturan pendukung di Direktorat Jenderal Pajak

Direktorat Transformasi Teknologi

Komunikasi dan Informasi 6 Bulan - 125 Manajemen perubahan dalam penerapan sistem informasi baru:

studi kasus pengembangan core tax system

Direktorat Transformasi Teknologi

Komunikasi dan Informasi 6 Bulan - 126 Integrasi aplikasi Kartin1 (Kartu Indonesia Satu) dengan SIN

(Single Identity Numb er)

Direktorat Transformasi Teknologi

Komunikasi dan Informasi 6 Bulan - 127 Tingkat kepuasan, acceptance, dan harapan user terkait dengan

ASP (Application Service Provider) e-filling SPT Wajib Pajak

Direktorat Transformasi Teknologi

Komunikasi dan Informasi 6 Bulan - 128 User Persona Wajib Pajak di Indonesia terkait dengan

pengembangan aplikasi di DJP

Direktorat Transformasi Teknologi

Komunikasi dan Informasi 6 Bulan -

129

Keberhasilan Program Transformasi di DJP dan Kementerian Keuangan khususnya terkait implementasi inisiatif strategis 3 (pembenahan administrasi PPN) dan insiatif strategis 12 (pengembangan kapasitas contact center)

Direktorat Transformasi Proses

Bisnis -

Tingkat keberhasilan program dinilai dari outcome apakah sesuai visi dan misi organisasi (dilihat dari perspektif masyarakat/ pengguna dan dari perspektif internal organisasi)

130 Penilaian UMKM Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - Metode penilaian yang paling efektif untuk penilaian usaha UMKM

131 Transfer Pricing Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - Metode penilaian yang paling efektif untuk penilaian transfer pricing.

132 Ekstensifikasi Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - Efektivitas pelaksanaan fungsi ekstensifikasi di DJP.

(10)

SAIAN

133 WP UMKM Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - Perilaku wajib pajak UMKM terkait pelaksanaan

kewajiban perpajakannya.

134 Penerapan Compliance Risk Management (CRM) di Institusi Perpajakan

Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - Efektivitas penerapan CRM oleh institusi perpajakan di

beberapa negara.

135 Digital economy Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - Perkembangan digital economy di Indonesia dan aspek

perpajakannya.

136 Pengawasan Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - Efektivitas Pelaksanaan Pengawasan oleh Account

Representative 137 Klasifikasi Lapangan Usaha (KLU) Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - Penggunaan KLU di dalam Administrasi Perpajakan

138 Bea Meterai Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - Efektivitas Mekanisme Pengenaan Bea Meterai di

Indonesia 139 Pengawasan Wajib Pajak Pusat dan Cabang Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - Efektivitas Pengawasan Wajib Pajak Pusat dan

Cabang. Apakah lebih efektif dipusatkan atau tidak?

140 Penentuan Target Penerimaan Pajak Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - Efektivitas Penggunaan Pencapaian Target

Penerimaan Pajak sebagai Key Performance Indicator.

141 Struktur Organisasi DJP Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - Kajian Mengenai Struktur Organisasi Tax

Administration yang Paling Efektif di Beberapa Negara 142 Jenjang Karir Pegawai di DJP Direktorat Transformasi Proses

Bisnis -

Penelitian dalam bentuk kuesioner atau survey mengenai pandangan pegawai DJP terhadap jenjang karir.

143 Transformasi ASN dari Struktural ke Fungsional Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - Bentuk pelakanaan penerapan Transformasi ASN dari

Struktural ke Fungsional yang paling efektif.

144 Penggunaan Aplikasi Crowdsourcing di Sektor Publik

Direktorat Transformasi Proses Bisnis; Direktorat Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi

-

Urun daya (crowdsourcing) disini adalah proses untuk memperoleh layanan, ide, maupun konten tertentu dengan cara meminta keterlibatan dari pihak lain di luar pemerintah secara massal (misalnya kumpulan programmer independen), secara khusus melalui komunitas online.

145 Bendahara Dana Desa dalam perpajakan

Direktorat Transformasi Proses Bisnis; Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan

-

Seiring meningkatnya alokasi Dana Desa yang dikelola Bendahara Dana Desa setiap tahunnya, diperlukan strategi dan pendekatan yang lebih tepat dan efektif dalam mengelola aspek perpajakannya.

(11)

SAIAN

146 KOMPATRIOT : Strategi pengembangan pengelolaan pengetahuan DJP

Direktorat Transformasi Proses

Bisnis -

Knowledge Management Pajak Terintegrasi dan Otonom (KOMPATRIOT) adalah Platform Knowledge Management yang dikembangkan oleh DJP guna meningkatkan kinerja organisasi melalui pendekatan yang terencana dan sistematis terhadap pembentukan, pengembangan, dan penerapan pengetahuan pada pembentukan nilai organisasi DJP.

147 Evaluasi aplikasi e-SPT PPh Pasal 21 yang digunakan oleh Bendahara Pemerintah Daerah

Direktorat Transformasi Proses Bisnis; Direktorat Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi

- -

148 Redesign penerimaan SPT/Layanan perpajakan (Evaluasi Bentuk Formulir SPT dari Perspektif Wajib Pajak)

Direktorat Transformasi Proses Bisnis; Peraturan Perpajakan I;

Peraturan Perpajakan II

- -

149 Pengembangan layanan perpajakan melalui aplikasi Android (misal: Go-Tax)

Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - -

150 Restrukturisasi unit vertikal DJP yang efisien & efektif Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - -

151 Penyuluhan perpajakan tidak langsung berbasis teknologi

Direktorat Transformasi Proses Bisnis; Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat

- -

152 Revitalisasi website pajak.go.id sebagai main source of information bagi Wajib Pajak

Direktorat Transformasi Proses Bisnis; Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat

- -

153 Potensi, tantangan (dan manajemen) Pegawai DJP generasi Millenial sebagai agen penyuluh perpajakan

Direktorat Transformasi Proses Bisnis; Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat

- -

154 Evaluasi layanan Pajak online: efiling, eb illing, dst. Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - -

155 Standarisasi pengelolaan dokumen Direktorat Jenderal Pajak Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - -

156 Efektivitas penggunaan newsletter pajak terhadap peningkatan kepatuhan Wajib Pajak

Direktorat Transformasi Proses Bisnis; Direktorat Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi

- -

(12)

SAIAN 157 Strategi Peningkatan kepatuhan Wajib Pajak melalui pendekatan

perilaku (Behavioral Approach)

Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan; Direktorat Transformasi Proses Bisnis

- -

158 Rencana Strategi pelaporan SPT fully online (migrasi pelaporan SPT dari kertas ke elektronik)

Direktorat Transformasi Proses

Bisnis - -

159 Pembayaran Pajak dengan Tax Deposit Direktorat Transformasi Proses

Bisnis -

Tax deposit merupakan salah satu fitur pembayaran pajak yang memberikan kesempatan Wajib Pajak (WP) untuk melakukan pembayaran pajak di muka/sebelum jatuh tempo. Wajib Pajak diberikan pilihan untuk menggunakan saldo tax deposit yang telah tersimpan sebagai pelunasan pajak yang akan terutang di kemudian hari atau WP dapat juga melakukan penarikan secara tunai atas saldo tersebut. Oleh karena konsepnya seperti deposito, tax deposit memberikan insentif bagi WP berupa imbalan bunga harian atas saldo tax deposit yang telah dibayarkan oleh Wajib Pajak. Salah satu institusi perpajakan yang telah berhasil menerapkan konsep ini adalah Her Majesty’s Revenue and Customs di Inggris.

Kajian difokuskan pada:

a. Potensi dan manfaat jika diterapkan di Indonesia b. Mekanisme pengelolaan dan penerapan tax deposit:

1) Siapa pengelola tax deposit, pihak DJP atau bank persepsi?

2) Penetapan jumlah minimal pembayaran tax deposit dan suku bunga yang diberikan

c. Isu dan hambatan:

1) Regulasi

2) Persepsi dan resistensi dari wajib pajak

160

Strategi pelayanan registrasi Wajib Pajak dan layanan

administrasi perpajakan yang efisien dan terpadu dalam rangka meningkatkan kepatuhan WP

Direktorat Transformasi Proses

Bisnis -

1. Untuk memastikan ketersediaan dan keandalan database registrasi Wajib Pajak, diperlukan kerja sama/integrasi data dengan instansi lain dalam rangka automated cross checking data registrasi dengan data pihak ketiga. Namun, saat ini belum ada identitas tunggal untuk perusahaan (unifikasi b usiness register).

2. Perluasan channel layanan registrasi WP dan layanan administasi perpajakan:

a. Pengajuan permohonan tertentu tidak harus di

(13)

SAIAN

KPP terdaftar,

b. Pengembangan aplikasi dan pemanfaatan IT dalam membantu meningkatkan layanan perpajakan, c. Kerjasama dengan pihak ketiga sebagai mitra pajak seperti notaris, pemberi kerja, konsultan.

3. Perlunya kajian penyesuaian kebijakan pendaftaran NPWP dan pengukuhan Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan dalam menghadapi dinamika masyarakat saat ini seperti:

a. isu kemudahan berusaha (Ease of Doing Bussiness) dalam pendaftaran Wajib Pajak,

b. penggunaan kantor virtual sebagai tempat pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan),

c. perdagangan secara elektronik (e-commerce).

4. Tinjauan terhadap sistem perpajakan di Indonesia yang menempatkan keluarga sebagai satu kesatuan ekonomis (family tax unit)

5. Pengembangan dan pemanfaatan IT dengan mengkaji beberapa hal berikut:

a. Pro dan kontra atas kebijakan mewajibkan WP menggunakan layanan elektronik,

b. Perbedaan karakteristik WP (tingkat literasi internet), sebaran infrastruktur dan jaringan IT, Kebijakan tanda tangan elektronik (digital signature) untuk mengakses layanan perpajakan secara elektronik yang disediakan oleh DJP.

161 Tinjauan atas atas kebijakan pemberian fasilitas perpajakan di Kawasan Bebas.

Direktorat Transformasi Proses

Bisnis -

Efektivitas Administrasi dan Pengawasan atas Pemberian Fasilitas Perpajakan di Kawasan Bebas Batam, Bintan, dan Karimun.

162 Analisi Pengembangan Aplikasi SIKD Bendaharawan untuk mempermudah kewajiban perpajakan pemerintah

Direktorat Transformasi Proses Bisnis; Direktorat Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi; Direktorat Peraturan Perpajakan II

- -

(14)

SAIAN

163 E-Government Direktorat Transformasi Proses

Bisnis -

Evaluasi Kesiapan Instansi, Lembaga, Asosiasi dan Pihak Lain dalam Melakukan Validasi Single Identity Numb er (Nomor Induk Kependudukan untuk Orang Pribadi dan Nomor Pokok Wajib pajak untuk Badan) dalam Upaya Penciptaan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Berbasis Elektronik (e-Government) untuk Tujuan Perpajakan

164 Single Identity Numb er (SIN) Direktorat Transformasi Proses

Bisnis -

Survey Kualitas Data Instansi, Lembaga, Asosiasi dan Pihak Lainuntuk Persiapan Integrasi Data Keuangan Nasional Berbasis Single Identity Numb er (SIN) untuk Tujuan Perpajakan

165 Efektifitas Penegakan Hukum Direktorat Penegakan Hukum

2018 (kurang lebih

satu tahun) -

166 Efek Penegakan Hukum terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Direktorat Penegakan Hukum

2018 (kurang lebih

satu tahun) -

167 Transfer Pricing dan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan Direktorat Penegakan Hukum

2018 (kurang lebih

satu tahun) -

168 Asas Ultimum Remidium dan Primum Remidium dalam

Penegakan Hukum Pajak Direktorat Penegakan Hukum

2018 (kurang lebih

satu tahun) -

169 Tindak Pidana Pencucian Uang di Direktorat Jenderal Pajak Direktorat Penegakan Hukum

2018 (kurang lebih

satu tahun) -

170 Pengaruf Efektivitas Perolehan Data Elektronik pada Pemeriksaan

Pajak (Survey dan Penggunaan Analisis SWOT) Direktorat Penegakan Hukum 3 bulan Sebagai bahan pertimbangan penyusunan strategi dan kebijakan di bidang forensik digital

171 Pengaruh Dukungan Kegiatan Forensik Digital pada Pemeriksaan

Bukti Permulaan (Survey dan Penggunaan Analisis SWOT) Direktorat Penegakan Hukum 3 bulan Sebagai bahan pertimbangan penyusunan strategi dan kebijakan bidang forensik digital

172 Model Pengembangan Unit Forensik Digital (Studi Literatur dan

Studi Banding) Direktorat Penegakan Hukum 3 bulan Sebagai bahan pertimbangan penyusunan strategi dan

kebijakan bidang forensik digital 173

Keterkaitan Data Internal DJP dengan Data Hasil Forensik Digital dalam Penyusunan Tax Crime Data Science (TCDS – Basis Data Tindak Pidana Perpajakan)

Direktorat Penegakan Hukum 3 bulan Sebagai bahan pertimbangan penyusunan strategi dan kebijakan di bidang penyusunan TCDS

(15)

SAIAN

174 Business Development Services

Tenaga Pengkaji Bidang Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak

6 bulan

Peranan UKM terhadap PDB mencapai 60%, namun peranan perpajakan dari sektor UKM hanya sekitar 1%.

Kondisi ini menunjukkan bahwa UKM merupakan sektor yang masih sangat potensial untuk digali demi mengamankan penerimaan pajak dan diperlukan strategi khusus bagi DJP untuk menggali potensi penerimaan pajak dari sektor UKM

175 Ketentuan umum bukti dan pembuktian dalam administrasi perpajakan

Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Perpajakan

3 bulan

Perlunya aturan tentang ketentuan yang mengatur kriteria suatu bukti dan pembuktian dalam administrasi perpajakan. DJP tidak memiliki aturan sehingga petugas menerima dan memproses seluruh bukti baik yang terkait dengan hak dan kewajiban Wajib Pajak.

Aturan yang tidak ada tersebut menyebabkan pegawai tidak memperhatikan masalah nilai dan kualitas pembuktian dalam proses administrasi perpajakan.

Dalam pelaksanaan tugas administrasi perpajakan tersebut bisa mendapat perlawanan dalam bentuk protes, pengaduan, gugatan dari pihak Wajib Pajak dan masyarakat serta APIP, pengawas eksternal dan aparat penegak hukum. Pihak tersebut menuntut hal yang disebut sebagai bukti dan pembuktian, padahal di sisi lain, DJP tidak memperhatikan hal tersebut.

176 Penerapan tarif 0% atas ekspor yang diyakini kebenarannnya

Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Perpajakan

4 bulan

Perlu adanya penelitian sebagai dasar Naskah Akademis penerbitan kebijakan dan peraturan untuk menentukan kriteria ekspor yang dianggap benar dan bagaimana cara untuk menentukan apakah transaksi ekspor benar-benar terjadi sesuai dengan yang dilaporkan oleh Wajib Pajak. Mengingat kondisi ini sering dimanfaatkan oleh Wajib Pajak untuk mendapatkan tarif 0% sehingga PPN lebih bayar, padahal ekspor tidak benar-benar terjadi. Penelitian dilakukan dengan memperhatikan/ perbandingan teori PPN dan koreksi OECD tentang PPN

(16)

SAIAN

177 Penentuan tempat terdaftar Wajib Pajak badan

Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Perpajakan

3 bulan

Dengan perkembangan teknologi, Virtual Office muncul di berbagai kota besar sehingga banyak Wajib Pajak yang punya kantor berbeda dengan lokasi usaha sebenarnya. Wajib Pajak tersebut terdaftar berdasarkan lokasi Virtual Office, sehingga KPP terdaftar kesulitan mengawasi Wajib Pajak tersebut karena tem pat usaha berada jauh dari daerah.

Perlu ada penelitian untuk mengevaluasi dan menentukan aturan yang lebih tepat yang mendukung DJP dalam rangka pengawasan Wajib Pajak tanpa mempersulit iklim bisnis.

178 Tugas administrasi perpajakan

Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Perpajakan

3 bulan

Administrasi pemungutan pajak meliputi tugas -tugas pembinaan, penelitian, pengawasan, dan penerapan sanksi administrasi. Pelaksanaan empat tugas administrasi perpajakan akan berhubungan dengan dokumen, s urat-surat, penjelasan-penjelasan Wajib Pajak. Perlu penelitian sebagai dasar naskah dinas untuk menyusun kebijakan dan peraturan mengenai fungsi tugas administrasi perpajakan tersebut dan pensinkronisasian keempat tugas tersebut.

Plh. Sekretaris Direktorat Jenderal,

Oding Rifaldi

NIP 19700311 199503 1 002

(17)

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

SEBAGAI PELENGKAP ATAS SURAT SEKRETARIS DIREKTORAT JENDERAL NOMOR S-2363/PJ.01/2017 TANGGAL 2 NOVEMBER 2017

NO TEMA PENELITIAN UNIT ESELON II

JANGKA WAKTU PENYELE-

SAIAN

KETERANGAN

1 Analisis besarnya tax gap di beberapa sektor industri dalam perekonomian

Indonesia (contoh: sektor listrik dan jasa keuangan) Direktorat Intelijen Perpajakan 4 bulan - 2 Aspek perpajakan atas penggunaan financial technology (Fin Tech)

sebagai sarana penghindaran pajak Direktorat Intelijen Perpajakan 4 bulan -

3 Efektifitas penggunaan cash register system (CRS) untuk tujuan perpajakan Direktorat Intelijen Perpajakan 4 bulan - 4 Hubungan antara insentif/imbalan dengan keberanian masyarakat untuk

melakukan pengaduan adanya tindak pidana perpajakan Direktorat Intelijen Perpajakan 4 bulan - 5 Pengaruh adanya "Bubble Property" pada industri real estate terhadap

perpajakan Direktorat Intelijen Perpajakan 4 bulan -

6 Pengukuran dampak Base Erotion and Profit Shifting (BEPS) di Indonesia Direktorat Intelijen Perpajakan 5 bulan -

Referensi

Dokumen terkait

KONSEPSI KAMPANYE SADAR PAJAK (Studi Pada Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur) Adalah bukan

Meskipun pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tetap perlu memberikan

Untuk dapat memenuhi pembayaran pajak tersebut maka Direktorat Jenderal Pajak (DJP) selalu berusaha untuk menyempurnakan sistem administrasi perpajakannya dengan

Kepala dengan nama instansi unit organisasi eselon II di lingkungan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak digunakan untuk naskah dinas yang ditandatangani oleh

RENCANA IMPLEMENTASI CETAK BIRU MANAJEMEN KEARSIPAN DI LINGKUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PAJAK TAHUN 2014.. KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT

Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan membuka kesempatan bagi putra/putri terbaik daerah lulusan S1 semua jurusan dalam rangka

Tangga SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL Kelompok Jabatan Fungsional DIREKTORAT PERLINDUNGAN

Direktorat Jenderal Pajak melakukan modernisasi sistem administrasi perpajakan guna meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan terhadap Wajib Pajak yaitu dengan dikembangkannya