, b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a

Teks penuh

(1)

DEPARTEMEN TENAGA KERJA

DAN

TRANSMIGRASI

R.I.

DIREKTORAT JENDERAL

PEMBINAAN PENEMPATAN TENAGA KERJA

Jl. Jend. Gatot

subroto

Kav. 51

BlokA,

Lant?li4,,{elp. 021-5250390 Jakarta Selatan 12950

KEPUTUSAN

DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN

PENBNIPATAN

TENAGA

KERJA

NOMOR

KEP-97/PPTK/IVi2OO9

TENTANG

PERSYARATAN BAGI

PERUSAHAAN

UNTUK

MBNJADI PIALANG

ASURANSI

TENAGA KERJA INDONESIA

DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN PENEMPATAN TENAGA KERJA,

Menimbang

:

a.

bahwa

untuk

melindungi kepentingan tertanggung dalam program asuransi Tenaga

Kerja

Indonesia, maka sejalan dengan ketentuan Pasal 33 Peraturan

Menteri

Tenaga

Kerja

dan

Transmigrasi

Nomor

PER-23/f4EN/)fly2008

tentang Asuransi Tenaga Kerja Indonesia, perltr ditetapkan persyaratanbagi perusahaan untuk menjadi pialang asuransi Tenaga KerjaJndonesia;

,

b.

bahwa

berdasarkan pertimbangan sebagaimana

dimaksud dalam

huruf

a

perlu

menetapkan Keputusan

Direktur

Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga

Kerja

tentang Persyaratan Bagi Perusahaan

Untuk Menjadi

Pialang Asuransi Tenaga Kerja Indonesia;

Mensinsat

,:

:

1.

Undang-undang

Nomor

39

Tahun

2004

tentang

Penempatan

dan Perlindungan Tenaga

Kerja

Indonesia

di

Luar

Negeri

(Lembaran Negara

Republik

Indonesia Tahun 2004

Nomor

133, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor

4445);

Peraturan Pemerintah

Nomor

8l

Tahun 2008 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Pemerintah

Nomor

73

Tahun 1992

tentane

Penyelenggaraan Usaha Perasuransian;

3.

Peraturan

Menteri

Keuangan

Nomor

78/PMK.0512007 tentang Penilaian

Kemampuan

dan

Kepatutan

Bagi

Direksi dan

Komisaris

Perusahaan Perasuransian;

4,

Peraturan

Menteri

Tenaga

I(erja dan

Transmigrasi

Nomor

PER-23/MEN/XIV2008

tentang Asuransi Tenaga Kerja Indonesia;

(2)

MEMUTUSICAN

:

MenetafiTi

:

I(EPUTUSAN DIREKTUR JENDEITAL PEMBINAAN PBNEMPATAN

TENAGA

KERJA

TENTANG PERSYARATAN

BAGI

PERUSAHAAN

IINTUK

MENJADI PIALANG

ASURANSI

TENAGA

KERJA

lfi'DONBSIA.

Pasal

I

Dalam

Kepuffirl!fu,ektur

Jenderal

ini

yang dirnaksud dengan :

1.

Calon

Tqn

Kerja Indonesia,

yang

selanjutn.va clisebut

calon

TKI

adalah setiap warga negara

Indrcsil

rang

memenuhi syarat sebagai pencari

kerja

yang

akan bekerja

di

luar negeri

daaud&di

instansi pemerintah kabupaten/kota yang bertanggungjarvab

di

bidang

ketenagakerjn-2.

Tenaga

KerjaHlm;e.

yang selanjutnya disebut

TKI

adalah setiap warga negara Indonesia

yang

memedi

Eyl,d

untuk

bekerja

di

luar

negeri

dalani

hubungan

kerja

untuk jangka waktu

lsrtsntrd'G{

menerima upah.

3.

Asuransi Tenaga

XEd!

lndonesia

di

Luar Negeri, yang

selanjutnya disebut Asuransi

TKI

adalah suatu

beffi.

pertindungan

bagi

TKI

dalam

bentuk

santunan berupa=uang sebagai akibat resiko

yangfrelmi

TKI

sebelum, selama dan sesudah bekerja

di

luar negeri.

4.

Program Asuransi

TKI

*d"lah

program asuransi yang diberikan kepada calon

TKI/TKI

pra, selama, dan purna

prympalan ke

luar

negeri dalam

hal

terjadi

resiko-resiko yang diatur

dalam Peraturan

fvnmi

ini.

a

5.

Penanggung adalah

perusem

asuransi kerugian dan asuransi

jiwa

yang telah mendapatkan

surat

penunjukan

dai

[tilenteri

Tenaga

Kerja

dan

Transmigrasi

untuk

memberikan

...

perlindungan terhadap

llf[

dpngan membentuk 1 (satu) konsorsium.

6.

Perusahaan Pialang Asuransi adolah perusahaan yang memenuiri persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan

unt*

memberikan jasa keperantaraan dalarn penutupan asuransi dan penangan penyelesaian

gadi

rugi asuransi dengan bertindak untuk kepentingan terftmggung.

7.

Tertanggung

adalagTl(I

yang *dab membayar premi asuransi

TKI.

8.

Konsorsium

asuransi

TKI

adahh

kumpulan

sejumlah perusahaan asuransi sebagai satu .kesatuan yang

terdiri

dari ketua

dm

anggota, untuk menyelen*egaralcan program asuransi

TKI

yang dibuat dalam perj anjian

kommsi'rm.

9.

Direktur

Jender'al

yang

selanjrlntrra

disebut

Dirjen

adalah

Direktur

Jenderal

yang bertanggungjawab

di

bidang penemParan rcnaga kerja.

(3)

Pasal 2

(1)

Dalam pelaksanaan program asuransi

TKI

dapat menggunakan jasa pialang.

1 ,;:

(2)

Jasa

pialang

sebagaimana dimaksud pada

ayat

(l),*harus

memenuhi

segala persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan di bidang perasuransian.

Pasal3

(1)

Untuk

dapat menjadi Pialang Asuransi

TKI,

perusahaan harus menyampaikan permohonan kepada Dirjen.

(2)

Permohonan sebagaimana dimaksud padaayat (1) harus melampirkan persyaratan:

a.

copy NPWP;

b. copy

Keputusan

Menteri

Keuangan tentang Pemberian

Izin

Usaha

di

bidang.pialang Asuransi;

c.

copy polis indemnitas profesi yang masih berlaku;

d. memiliki

modal

disetor/equitas

paling

sedikit

sebesar Rp.1.000.000.000,- (satu

miliar

rupiah); dan

e.

copy

penetapan

lulus

penilaian

kemampuan

dan

kepaturan

(fit

and

proper

test) dafi

Departemen Keuangan.

(3)

Persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan

verifikasi

oleh Dirjen.

:

(4)

Hasil

verifikasi

sebagaimana dimaksud pada ayat

(3)

sebagai dasar

Dirjen

mengeluarkan rekomendasi layak atau tidaknya menjadi Pialang Asuransi

TKI.

Pasal4

ri

(1)

Pefusahaan Pialang Asuransi yang mendapat rekomendasi

dari

Dirjen

dapat melaksanakan tugas apabila

telah

membuat perjanjian kerjasama dengan Konsorsium Asuransi

TKI

yang telah ditetapkan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

(2)

Perjanjian kerjasama sebagaimana dimaksud pada ayat

(l)

dibuat

di

hadapan Notaris.

Pasal5

(l)

Perusahaan Pialang Asuransi

TKI

bertugas memberikan jasa keperantaraan dalam penutupan

asuransi

dan

penanganan

penyelesaian

ganti

rugi

asuransi

dengan bertindak

untuk kepentingan tertanggung.

(4)

(2)

Perusatram

Pidmg

Asuransi dilarang

menempatkan

penutupan

asuransi

kepada

suatu

perusahamrntresi

yang merupakan

afiliasi

dari Pialang Asuransi yang bersangkutan.

P"*rt

O%

Keputusan

DifEoitri Fulai

berlaku pada tanggal ditetapkan,

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 8

April

2009

DIREKTUR JENDERAL

PEMBINAAN PSNEMPATAI{ TENAGA KER.IA,

ttd

I

GUSTI

MADE ARKA

Tembusan:

I . Menteri

Tryr

f,c{r

dan Transmigrasi; 2.,Menteri

Kerr4n

"\

1i t ::.!iri . j iii: . . rili :,;.rll ,".r.rFkiri,qr:l ',: ;lii:,i,,,, . ,.:3:i,ii ., . l2l ,.,.::,i.'illir ", : : t;lri.r: WIRATA VOLUUE

"

NO'&R 2 JINI z0,/g

(5)

LAMPIRAN

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI

*

s/

.

REPUBLIK INDONESIA

NoMoRPER.

23ltvIENDilI/2008 TENTANG

TENTANG ASURANSI TENAGA KERJA INDONESIA

JENIS RESIKO DAN BESARNYA SANTUNAI\ ASURANSI

TKI

NO. YANG DITANGGUNGJENIS RESIKO JENIS PROGRAM PROSENTASE

NILAI

PERTAI\GGUNGAN

I Resiko meninggal dunia.

-

Jaminan kernatian {meninggal dunia bukan akibat kecelakaan ker.ia).

-

Braya pernakaman"

t00%

100%

100%

x

Rp.40.000.000,-l00ohx

Rp.5.000.000,-2. Resiko sakit

Jaminan

pemeliharaan

kesehatan

di

negaJa penempatan:

-

Rawat inap (termasuk pemeriksaan dokter, obat-obatan, rontgen, radiologi, bedah, laboratorium, pelayanan gawat darura$.

-

Rawat

jalan

(termasuk pemeliharaan dokter, obat-obatan, pemeriksaan dan pencabutan gigi).

-

Perawatan lanjutan di dalam negeri.

Sesuai dengan biaya pengobatan dan perawatan yang dik€luarkan

berdasarkan bukti-bukti

pengeluaran

dan

maksimal Rp.40.000.000,-

untuk

setiap peristiwa sakit.

Sesuai dengan biaya pengobatan dan perawatan yang dikeluarkan

berdasarkan

bukti-bukti

pengeluaran

dan

maksimal Rp.20.000.000,-

untuk

setiap peristiwa sakit.

MRATA NJ-67 TAHUII

'G.WilTRNUI,.N

(6)

NO. YANG JENIS

DITANbGUNG

RESIKO JENIS PROGRAM PROSENTASE PERTANGGUNGAN

NILAI

3, Rociko keeelakean kerja Jaminan kecelakaan kerja:

-

santunan cacat total. Rp, 40,000,000,- + tlkot poaawat

kolar

ekonomi

dan

biaya

transportasi

dari

bandara/pelabuhan

debarkasi samoaidaerah asal TKI.

Santunan

cacat

tetap

sebagian,

santunan disesuiakan dengan skala persentase dari jumlah uang pertanggungan :

Dengan ketentuan maksimal Rp.

40.000.000,-a.

I)

Lengan kanan mulai dari sendi bahu. 75% 75%o x

Rp.40.000.000,-2)

Lengan

kiri

mulai dari sendi bahu. 6s% 65Yo x

Rp.40.000.000,-b.

1)

Lengan kanan mulai dari atasnya sendi bahu

6s% 65Yo x Rp.40.000.000,- ,1"

2)

Lengan

kiri

mulai dari atasnya sendi bahu 55% 55o/o x

Rp.40.000.000,-c.

l)Tangan

kanan

mulai

dari

atasnya

pergelangan tangan

6A% 60Yo x

Rp.40.000.000,-2)

Tangan

kliri mulai dari

atasnya pergelangan tangan.

50% 50o/o x Rp.40.

000.000,-d.

Satu

kaki

mulai

dari

pangkal paha atau pergelangan kaki

50% 50o/o x Rp.40. 000.

000,-e.

1) Ibu iari tansan kanan 25% 25%o x

Rp.40.000.000,-2)

Ibu iari tanean

kiri

2s% 25Yo x

(7)

NO. JENIS RESIKO

YANG DITANGGUNG & JENIS PROGRAM

a1

PROSENTASE

NILAI

PERTANGGUNGAN

f.

l)

Jari tangan kanan lainnva 25%

25% x

Rp.40.000.000,-2\

Jaritangan

kiri

lainnya 2s%

25%

x

Rp.40.000.000.-g.

Satu iari kaki 25%

25% x

Rn.40.000.000--h.

Pendengaran pada kedua belah telinea 2s%

25% x

Rp.40.000.000,-Pendengaran sebelal, telinga 25%

25%

x

Rp.40.000.000,-Buta total kedua belah mata t0a% 100 o/o

x

Rp.40.000.000,-k.

Buta total sebelah mata 50%

50%

x

Rp.40.000.000,-l.

Buta tetapi masih bisa melihat sinar. s0%

50%

x

Rp.40.000.000,-4.

Resiko gagal

berangkat

bukan karena

kesalahan calon

TKI

Resiko gagal berangkat bukan karena kesalahan calon

TKI

tt0%

Sebesar

biaya

penempatan

sesuai

cost structure masing-masing negara tujuan yang telah dipungut oleh PPTKIS.

5.

Resiko

tindak

kekerasan

fisik dan pemerkosaan.

-

Resiko terhadap kekerasan fisik. Nilainya sebesar ketentuan cacat tetap yang tertera pada btfiir (3) maksimal

Rp.a0.000.000*--

Resiko terhadap pemerkosaan. Rp.40.000.000,-6. Resiko gagal ditempat-kan

bukan karena

kesalahan

TKI

Pembatalan kontrak oleh mitra usaha atau majikan sebelum

TKI

melakukan pekerjaan sesuai perjanjian kerja bukan karena kesalahan TKl.

Rp.20.000.000,- ditambah Tiket pesawat udara

kelas

ekonomi

dan

biaya

transportasi dari

bandara/pelabuhan

debarkasi sampai daerah asalTKI.

7. Resiko PHK

a.

kurang dari

2

bulan l0%

l0%X

Rp-20.000.000,-b.

2 bulan atau lebih dan kurang dari

3

bulan t5% 15%X

(8)

NO. JENIS RESIKO

YANG DITANGGUNG JENIS PROGRAM PROSENTASE

NILAI

PERTANGGUNGAN

c,

3 bulan atau lebilr dan kurang dari 4 bularr 20% 20%

X

Rp,20.000,000,-d,

4 bulan atau lehilr 50% 50%

X

Rp.20.000.000,-li

Ftl*B

menghcdapi mrsaleh hukum

Biaya legitusi dan Atlvol<asi Sebesar biaya yang dikeluarkan maksimum Rp. I 00.000.000,-q. Resiko upah tidak dibayar Resiko upah tidak dibayar

Sebesar

upah

yang

belum dibayar selama masa kerja yang telah dijalani.

Dalam

hal

upah

yang

belum

dibayar

tersebut

kernudian

dibayar

oleh

pengguna maka rnen-iadi hak asuransi.

10.

Resiko

pemulangan TKI yang bermasalah

Resiko pemulangan TKI yang bermasalah

Tiket

pesawat

udara " kelas

ekonomi dan biaya transportasi

dari

bandara/pelabuhart's debar-kasi sampai daerah asal TKL

1l

Resiko

kerugian

atas

tindakan

piliak

lain selama perjalanan pulang ke daeralr asal

Kehilangan

atas

barang bawaan

TKI

selama

perjalanan pulang dari ternpat debarkasi ke daerah asal.

!:

Penggantian

nilai

barang

bawaan

yang hilang

dengan

nilai maksimal Rp. 10.000.000

t2. Resiko hilangnya akal budi Resiko hilangnya akal budi Rp.20.000.000,- ditambalr Tiket pesawat udara

kelas

ekonomi

dan

biaya

transportasi dari

bandara/pelabuhan

debarkasi sampai daerah asal TKI.

13. Resiko

TKI

dipindahkan ke Resiko

TKI

dioindahkan ke temoat keria"/ temoat Nilainya sebesar 24 (dua puluh

(9)

NO. YANG DITANGGUNGJENIS RESIKO

*"}JBNIS

PRoGRAM PROSENT'ASE PERTANGGUNGAN

NILAI

tempat

kerja/tempat

lain bukan kehendak

TKI.

Surat keterangan dari perwakilan R.I di negara penempatan.

lain lintas negara dengan majikan yang berbeda'

empat)

bulan

gaii

ditambah

Tiket

pesawat

udara

kelas

ekonomi dan biaya transPortasi

dari

bandara/pelabuhan debar-kasi sampai daeralr asal TKI. Resiko

TKI

dipindahkan ke tempat kerja/tempat

lain lintas negara dengan majikan yang sama.

Nilainya sebesar

l2

(dua belas)

bulan

ga"ii

ditambah

Tiket pesawat udara

kelas

ekonorni

dan

biaya

transportasi

dari

bandara/pelabuhan

debarkasi sampai daerah asalTKL

Resiko

TKI

dipindahkan ke tempat kerja/tempat

lain

dalam negara yang sama dengan majikan yang berbeda.

Nilainya sebesar 6 (enam) bulan

gaji ditambah Tiket

pesawat

udara kelas ekonomi dan PiaYa

transportasi

dari

bandara/

pelabuhan

debarkasi AbmPai daerah asal TKI.

Ditetapkarl di Jakarta

pada tanggal

l2

Desember 2008

MENTERI

TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI

REPUBLIK

INDONESIA,

.

ttd

Dr.Ir.

ERMAN SUPARNO,

MBA.'

M.Si.

Jr

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :