• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sukses Berbisnis dengan Sholat Hajat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sukses Berbisnis dengan Sholat Hajat"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

TARBIYAH PAI

2014

Banyak orang yang menginginkan agar segala macam keinginan yang terbesit dalam pikiran dan hatinya bisa tercapai dengan baik. Mereka berusaha sekuat tenaga untuk

meraihnya. Akan tetapi tidak selamanya kerja keras menjadi jalan keluar bagi keberhasilan. Doa dan ritualitas akan sangat membantu untuk tercapainya hajat anda.

Pendekatan seorang hamba kepada Tuhannya akan sangat membantu mencapai keberhasilan yang diinginkannya. Hal ini sudah banyak dibuktikan oleh orang-orang yang senantiasa melakukan sholat hajat. Sholat hajat merupakan sholat yang dilakukan di malam hari dan berbeda dengan sholat tahajjud.

Rasululloh SAW bersabda yang artinya: barang siapa yang mempunyai kebutuhan [hajat] kepada Allah atau salah seorang dari manusia dari anak cucu adam, maka wudlulah dengan sebaik-baiknya wudlu. Kemudian shalat dua raka’at [shalat hajat]’ lalu memuji kepada Allah, mengucapkan sholawat kepada nabi SAW. Setelah itu mengucapkan Laa ilaaha illallahul haliimul kariimu,subhaana. [HR. Tirmidzi dan Ibnu majah]

1

SUKSES BISNIS

SUKSES BISNIS

DENGAN SHALAT

DENGAN SHALAT

HAJAT

HAJAT

Jika kalian membutuhkan sesuatu maka lakukanlah shalat hajat.

Shalat hajat boleh dilakukan sebelum tidur. Dengan mengerjakan sholat hajat secara berturut-turut selama 40 malam, maka segala keiginan yang terbesit dalam benak anda akan selalu dikabulkan oleh Allah Ta'ala.

Ungkapkanlah segala keinginan anda kepada Allah Ta'ala lalu berdzikirlah sehigga Allah benar-benar memberikan karunia-Nya kepada Anda dan memberikan kesempatan bagi anda untuk menikmati segala keinginan Anda.

(2)

TARBIYAH PAI

2014

Diriwayatan dari Abu sirah an-nakhiy, dia berkata: Seorang laki-laki menempuh perjalanan dari Yaman. Ditengah perjalanan keledainya mati, lalu dia mengambil wudzu kemudian shalat dua rakaat [shalat hajat], setelah itu beliau berdoa. Beliau mengucapkan: Ya Allah, sesungguhnya saya datang dari negeri yang sangat jauh guna berjuang di jalan-Mu dan mencari ridha-Mu. Saya bersaksi bahwasannya Engkau menghidupkan makhluk yang mati dan membangkitkan manusia dari kuburnya, janganlah Engkau jadikan saya berhutang budi terhadap seseorang pada hari ini. Pada hari ini saya memohon kepada Engkau supaya membangkitkan keledaiku yang telah mati ini. “Maka; keledai itu bangun seketika, lalu mengibaskan kedua teliganya.” [HR. Baihaqi; beliau mengatakan sanad ini shahih].

Ada seorang buta matanya yang menemui Rasulalloh SAW lalu ia mengatakan,”sesungguhnya saya mendapatkan musibah pada mata saya, maka berdoalah kepada Allah [untuk] kesembuhanku.” Maka nabi SAW bersabda,” pergilah lalu berwudzu, kemudian shalatlah dua rakaat [ shalat hajat ] setelah itu berdoalah….” Dalam waktu yang singkat, laki-laki itu kembali seperti ia tidak pernah buta matanya. Kemudian Rasulallah bersabda.” Jika kamu memiliki kebutuhan [hajat] maka lakukanlah seperti itu [shalat hajat]. [HR. Tirmidzi].

Bagi orang yang beriman, segala kebutuhan, cita-cita, harapan, dan keinginan tersebut, tidak serta merta selalu ditempuh melalui jalan usaha secara praktis belaka. Akan tetapi, ia akan terlebih dahulu mengadukannya kepada Allah Ta’ala, sebab Dia adalah Dzat

2

Hai para manusia jika kalian kesusahan jangalah kalian minta tolong kepada jin akan tetapi mintalah kepada Allah

Shalat hajat ditetapkan atau disyariatkan secara khusus bagi orang-orang yang sedang memiliki kebutuhan atau

permasalahan. Tentunya ini lebih spesifik bila dibandingkan dengan shalat-shalat lain dan memiliki suatu keistimewaan sendiri dari Allah Rasulallah SAW. Selain itu, shalat hajat merupakan suatu cara paling tepat dalam mengadukan permasalahan yang sedang dihadapi seorang Muslim

(3)

TARBIYAH PAI

2014

yang Mahakaya dan Maha bijaksana, yang memiliki langit, bumi, dan seluruh alam semesta, Dzat yang tidak bakhil dalam memberi kepada siapapun yang memohon dan meminta kepada-Nya.

Oleh karena itu Rasulallah Shalallahu ‘alaihi wasallam setiap kali menghadapi kesulitan beliau selalu mengadukannya kepada Allah Ta’ala melalui shalat. Mengadu dan memohon kepada Allah Ta’ala yang tidak pernah sekali pun berada dalam lemah dan miskin. Kenapa? Karena shalat adalah jalan keluar bagi mereka yang memiliki kesulitan dan

kebutuhan, juga sebagai media dimana seorang hamba mengadukan segala persoalan hidup yang dihadapinya.

Diperoleh data pendaftaran mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Surakarta berdasarkan tahun masuk dan kota asal sebagai berikut:

a. Tahun 2012 dari Jateng 250, Jabar 50, Jatim 200, Yogya 20. b. Tahun 2013 dari Jateng 320, Jabar 40, Jatim 220, Yogya 30. c. Tahun 2014 dari Jateng 250, Jabar 30, Jatim 320, Yogya 45.

3

Setiap manusia di muka bumi ini pasti

menghadapi cobaan, ujian dan kesulitan. Oleh karena itu, mengadulah, minta mohonlah kepada Sang Pencipta alam semesta agar dimudahkan dalam hidup kalian

(4)

TARBIYAH PAI

2014

Jateng Jabar Jatim Yogya

0 50 100 150 200 250 300 350

2012 2013 2014

Referensi

Dokumen terkait