• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA. Alvin, Y.S.O. (1990). Social Change and Development. London : Sage Publication.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA. Alvin, Y.S.O. (1990). Social Change and Development. London : Sage Publication."

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Resti Gistiani, 2014

Perubahan sosial ekonomi masyarakat di wilayah Tegallega Kota Bandung: kajian historis tahun 1987 – 2005

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

DAFTAR PUSTAKA

Alvin, Y.S.O. (1990). Social Change and Development. London : Sage Publication.

Arndt, H.W. (1987). Pembangunan dan Pemerataan : Indonesia di Masa Orde Baru. Jakarta: LP3ES.

Bintarto (1975). Pengantar Geografi Pembangunan. Yogyakarta : PB Kedaulatan Rakyat.

Budiman, A. (1993). Pembangunan di Indonesia. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.

Budiman, A. (1995). Teori Pembangunan Dunia Ketiga. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama..

Burke, P. (2003). Sejarah dan Teori Sosial. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia. Clements, K. (1997). Teori Pembangunan dari Kiri ke Kanan. Yogya : Pustaka

Pelajar.

Dahuri, R & Nugroho, I (2004). Pembangunan Wilayah : Perspektif Ekonomi, Sosial dan Lingkungan. Jakarta :LP3ES.

Daldjoeni, N. (1978). Seluk Beluk Masarakat Kota (Pusparagam Sosiologi Kota). Bandung: Alumni.

Dana, W D. (1990). Ciri Perancangan Kota Bandung. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Dharmawan, A. (1982). Aspek-aspek dalam Sosiologi Industri. Bandung: Binacipta.

Dhienaputra, R D. (2005). “Bandung 1906-1970 : Studi tentang Perkembangan Ekonomi Kota”, dalam Kota Lama Kota Baru : Sejarah Kota-kota di Indonesia. Yogyakarta : Ombak.

Dibyo, H (1997). Bandung, Data Bangunan Bersejarah Kota Bandung. Bandung : Paguyuban Pelestarian Budaya Bandung BAPPEDA DT II Kota Bandung.

(2)

Resti Gistiani, 2014

Perubahan sosial ekonomi masyarakat di wilayah Tegallega Kota Bandung: kajian historis tahun 1987 – 2005

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Dumairy & Hadiprabowo, Z. (1983). Pembangunan di Indonesia, beberapa catatan dan cacatan. Yogyakarta : Ananda.

Evers, H. (1985). Sosiologi Perkotaan : Urbanisasi dan Sengketa Tanah di Indonesia dan Malaysia. Jakarta : LP3ES.

Evers, H & Sumardi, M. (1979). Urbanisasi, Masalah Kota Jakarta. Jakarta : YTKI/FES.

Fakih, M. (2003). Runtuhnya Teori Pembangunan dan Globalisasi. Yogya : Pustaka Pelajar.

Frank, A. (1984). Sosiologi Pembangunan & Keterbelakangan Sosiologi.Jakarta : Alumnus.

Goerjama, H.R.E. (1998). Lintasan Sejarah berdirinya Kota Bandung dan Pilihan Hari Jadinya. Bandung : Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat 2 Bandung.

Gottschalk, L. (1975). Mengerti Sejarah (Terjemahan: Nugroho Notosusanto). Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Guritno, S. (1999). Budaya Masyarakat di Lingkungan Kawasan Industri Rotan Desa Tegalwangi, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Jakarta : CV. Bupara Nugraha

Hardjasaputra, A, dkk. (2000). Sejarah Kota Bandung 1906-1945. Bandung : Pemerintah Kota Bandung.

Hardjasaputra, A. (2002). Sejarah Kota Bandung 1810-1945. Bandung : Pemerintah Kota Bandung.

Hariyono, P. (2007). Sosiologi Kota untuk Arsitek. Jakarta: PT. Bumi Aksara. Humas Kabupaten DT II Bandung. (1997). Kabupaten Bandung menghadapi PJP

II. Bandung : Humas Kabupaten DT II Bandung.

Hutagalung, R & Nugraha, T. (2008). Braga : Jantung Parijs Van Java. Bandung : KA.

(3)

Resti Gistiani, 2014

Perubahan sosial ekonomi masyarakat di wilayah Tegallega Kota Bandung: kajian historis tahun 1987 – 2005

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Hutabarat, H. (1973). Masalah Pertambahan Penduduk. Bandung : Lembaga Penelitian Pendidikan Kependudukan IKIP.

Ismaun (2005). Sejarah Sebagai Ilmu. Bandung : Historia Utama Press.

Kartodirjo, S. (1992). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Katam, S. (2006). Bandung, Kilas Peristiwa di Mata Filatelis: Sebuah Wisata Sejarah. Bandung : Kiblat.

Katam, S. (2009). Gedung Sate Bandung. Bandung : Kiblat.

Katam, S & Abadi, L. (2009). Album Bandung Tempo Doeloe. Bandung : Kiblat. Koesoemaatmadja. (1978). Peranan Kota dalam Pembangunan : ditinjau secara

historis, yuridis, komparatif, sosiologis, ekonomis dan politis. Bandung : Binacipta.

Kunto, H. (1984). Wajah Bandung Tempo Doeleo. Bandung : Granesia. Kunto, H. (1986). Semerbak Bunga di Bandung Raya. Bandung : Granesia.

Kunto, H. (1992). Riwayat Kota di Tatar Sunda : Penelitian Sejarah Perkembangan Kota. Bandung : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Dati I Jawa Barat.

Kunto, H. (1996). Balai Agung di Kota Bandung (Riwayat Gedung Sate dan Gedung Pakuan.Bandung : Granesia.

Kunto, H. (2000). Nasib Bangunan Bersejarah di Kota Bandung. Bandung : Granesia.

Kunto, H & Pakpahan, D. (2000). Seabad Grand Hotel Preanger 1897-1997. Bandung : G.H.P Aerowisata.

Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas). (1997). Pembangunan Nasional. Jakarta : Balai Pustaka dan Lemhanas.

Manning, C & Effendi, T.N. (1985). Urbanisasi, Pengangguran, dan Sektor Infor7 mal di Kota. Jakarta : PT. Gramedia.

(4)

Resti Gistiani, 2014

Perubahan sosial ekonomi masyarakat di wilayah Tegallega Kota Bandung: kajian historis tahun 1987 – 2005

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Mansyur, C. (1978). Sosiologi Masyarakat Kota dan Desa. Surabaya: Usaha Nasional.

Marbun, BN. (1979). Kota Masa Depan : Masalah dan Prospek. Jakarta : Erlangga.

Margana. S & Nursam. M. (2010). Kota-kota di Jawa : Identitas, Gaya hidup dan Permasalahan Sosial. Yogyakarta : Ombak.

Marzali, A. (2005). Antropologi dan Pembangunan. Jakarta : Prenada Media. Nas, P.J.M. (1979). Kota di Dunia Ketiga. Jakarta : Bhratara.

Nazsir, N. (2008). Sosiologi : Konsep dan Teori Sosiologi sebagai Ilmu Sosial. Bandung : Widya Padjadjaran.

Notosusanto, N. (1972). Tiga Kota. Jakarta : Balai Pustaka.

Panitia Hari Buku Nasional. (2008). Sekilas Bandung. Bandung : IKAPI Jawa Barat

Pemerintah Kabupaten DT II Bandung. (1997). Memperkenalkan Kabupaten Bandung Pusat Parahiangan. Bandung : Pemerintah DT II Bandung. Pontoh, NK. & Kustiwan, I. (2009). Perencanaan Perkotaan. Bandung: ITB. Proyek Pembinaan dan pelestarian kepurbakalaan Jawa Barat. (1989/1990).

Inventarisasi dan Dokumentasi Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jawa Barat. Bandung : Proyek pembinaan dan pelestarian kepurbaklaan jawa barat.

Rangga, B. (2011). Pembangunan Fisik dan Pembangunan Non Fisik. Surakarta : FKIP Universitas Sebelas Maret.

Rusli, S. (1983). Kepadatan Penduduk dan Peledakannya. Jakarta : Balai Pustaka. Rusli, S. (1996). Pengantar Ilmu Kependudukan. Jakarta: LP3S.

Sairin, S. (2002). Perubahan Sosial Masyarakat Indonesia : Perspektif Antropologi. Jakarta: Pustaka Pelajar

(5)

Resti Gistiani, 2014

Perubahan sosial ekonomi masyarakat di wilayah Tegallega Kota Bandung: kajian historis tahun 1987 – 2005

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Sajogyo, P. (1985). Sosiologi Pembangunan. Jakarta : Fakultas Pasca Sarjana IKIP Jakarta kerja sama dengan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional.

Sajogyo, P. (1985). Sosiologi Pedesaan. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Santoso, J. (2006). Menyiasati Kota tanpa Warga. Jakarta : KPG & Centropolis. Santoso, P. (1993). Birokrasi Pemerintahan Orde Baru : Perspektif Kultural dan

Struktural. Jakarta : Grafindo.

Sjamsuddin, H. (2007). Metodologi Sejarah. Yogyakarta : Ombak.

Soekanto, S (1983). Teori Sosiologi tentang Perubahan Sosial Jakarta : Ghalia Indonesia.

Soekanto, S (1997). Sosiologi Suatu Pengantar Jakarta : Raja Grapindo Persada. Soemardjan, S. (1981). Perubahan Sosial di Yogyakarta. Yogyakarta: Gadjah

Mada University Press.

Suharso, dkk. (1976). Rural-Urban Migration in Indonesia. Jakarta : Leknas LIPI Sumaatmadja, N. (1988). Geografi Pembangunan. Jakarta : Departemen

Pendidikan dan Kebudayaan.

Sumantri, L dkk (2009). Perkembangan Pemerintahan Kabupaten Daerah Tingkat II Bandung dari Masa ke Masa. Bandung : Pemerintah Kabupaten Dati II Bandung.

Sumardi, M & Evers, H. (1979). Urbanisasi : Masalah Kota Jakarta. Jakarta : Pusat Pembinaan Sumber Daya Manusia.

Sunarto. (1985). Penduduk Indonesia dalam Dinamika Migrasi 1971-1980. Yogyakarta: Dua Dimensi

Suradinata. E (1996). Ekologi Pemerintahan dalam Pembangunan. Bandung : Ramadan.

Susanto, A. (1979). Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial. Bandung : Bina Cipta.

(6)

Resti Gistiani, 2014

Perubahan sosial ekonomi masyarakat di wilayah Tegallega Kota Bandung: kajian historis tahun 1987 – 2005

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Suwarsono & Alvin, Y.SO. (1991). Perubahan Sosial dan Pembangunan. Jakarta : LP3ES.

Todaro, M. P. (2000). Pembangunan Ekonomi Dunia Ketiga. Jakarta : Erlangga. Voskuil, R (1996). Bandung : Citra Sebuah Kota. Bandung : Departemen

Planologi ITB.

Sumber Dokumen :

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kotamadya DT II Bandung. (1995). Monografy Kotamadya Bandung 1995. Tidak diterbitkan.

Badan Pusat Statistik (1989). Kotamadya Bandung dalam Angka tahun 1989. Bandung : BPS Kotamadya Bandung.

Badan Pusat Statistik (1991). Kotamadya Bandung dalam Angka tahun 1991. Bandung : BPS Kotamadya Bandung.

Badan Pusat Statistik (1992). Kotamadya Bandung dalam Angka tahun 1992. Bandung : BPS Kotamadya Bandung.

Badan Pusat Statistik (1994). Kotamadya Bandung dalam Angka tahun 1994. Bandung : BPS Kotamadya Bandung.

Badan Pusat Statistik (1995). Kotamadya Bandung dalam Angka tahun 1995. Bandung : BPS Kotamadya Bandung.

Badan Pusat Statistik (1996). Kotamadya Bandung dalam Angka tahun 1996. Bandung : BPS Kotamadya Bandung.

Badan Pusat Statistik (1997). Kotamadya Bandung dalam Angka tahun 1997. Bandung : BPS Kotamadya Bandung.

Badan Pusat Statistik (2000). Kotamadya Bandung dalam Angka tahun 2000. Bandung : BPS Kotamadya Bandung.

Badan Pusat Statistik (2001). Kotamadya Bandung dalam Angka tahun 2001. Bandung : BPS Kotamadya Bandung.

(7)

Resti Gistiani, 2014

Perubahan sosial ekonomi masyarakat di wilayah Tegallega Kota Bandung: kajian historis tahun 1987 – 2005

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Badan Pusat Statistik (2002). Kotamadya Bandung dalam Angka tahun 2002. Bandung : BPS Kotamadya Bandung.

Badan Pusat Statistik (2003). Kotamadya Bandung dalam Angka tahun 2003. Bandung : BPS Kotamadya Bandung.

Badan Pusat Statistik (2004). Kotamadya Bandung dalam Angka tahun 2004. Bandung : BPS Kotamadya Bandung.

Badan Pusat Statistik (2005). Kotamadya Bandung dalam Angka tahun 2005. Bandung : BPS Kotamadya Bandung.

Bagian Pemerintahan. (1989). Sejarah Kota Bandung di Bidang Pemerintahan. Bandung : Kotamadya DT II Bandung.

Dinas Tata Kota Kotamadya DT II Bandung. (1980). Struktur Rencana Terperinci Kota Kotamadya Bandung Tahun 1980. Tidak diterbitkan.

Dinas Tata Ruang dan Ciptakarya Kotamadya Bandung. (2003). Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Kotamadya Bandung. Tidak diterbitkan.

Dinas Tata Ruang dan Ciptakarya Kotamadya Bandung. (2005). Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Kotamadya Bandung. Tidak diterbitkan.

Dinas Tata Ruang dan Ciptakarya Kotamadya Bandung. (2008). Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Kotamadya Bandung. Tidak diterbitkan.

Kantor Statistik Kotamadya Bandung. (_____). Statistik Kotamadya Bandung. Tidak diterbitkan

Pemerintah Kotamadya DT II Bandung. (1989). Pola Dasar Pembangunan Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Bandung. Tidak diterbitkan

Pemerintah Kotamadya DT II Bandung. (_____). Rencana Pembangunan Lima Tahun Ke-Lima 1989/1990 – 1993/1994 : Buku 1 Kebijaksanaan Pembangunan. Tidak diterbitkan

Pemerintah Kotamadya DT II Bandung. (1997). Rencana Pembangunan Lima Tahun Ke-Enam. Tidak diterbitkan

(8)

Resti Gistiani, 2014

Perubahan sosial ekonomi masyarakat di wilayah Tegallega Kota Bandung: kajian historis tahun 1987 – 2005

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Pemerintah Kotamadya DT II Bandung. (1991). Rencana Umum Tata Ruang Kota Kotamadya Daerah Tingkat II Bandung. Tidak diterbitkan.

Tim Penyusun Data / Bahan Penulisan Sejarah Pemerintahan Kotamadya DT II Bandung. (1990). Data Sejarah Perkembangan Pemerintah Kotamadya DT II Bandung. Tidak diterbitkan.

Sumber Surat Kabar :

Budiharjo, E. “ Urbanisasi dan Permukiman Kumuh”. Majalah Cipta, 1987. Kamal Alamsyah. “Mengupayakan Permukiman Yang Berkelanjutan”. Tajuk

Rencana. Harian Bandung Pos, 2 Agustus 1997.

_________.“Sampai Sekarang Belum Ada Keputusan Tuntas Dari Pusat, Pembangunan Bale Endah Dianggap Terlalu Cepat.”. Harian Pikiran Rakyat. Bandung, 29 April 1979.

____________. “Wilayah Kota Bandung Diperluas Sampai Bale Endah?”. Pikiran Rakyat. Bandung, 13 Mei 1979.

____________.“ Meski Kepandaian Kaum Wanita Indonesia Maju Pesat, Tingkat Pengangguran Lebih Tinggi Dari Pria” Harian Pikiran Rakyat. Bandung, 23 Desember 1979.

____________. “Pemda Segera Razia Para Pendatang. Harian Bandung Pos, 23 Agustus 1997.

Sukherman, M.R. “Tingkat Kemiskinan Kabupaten / Kota Jawa Barat”. Tajuk Rencana. Harian Bandung Pos, 1 Februari 2001.

Yayan Sofyan. “Lulusan PT dan Pasar Kerja. Tajuk Rencana. Harian Bandung Pos, 30 Agustus 1997.

Sumber Skripsi :

Indriyani. (2011). Perkembangan Industri Kerajinan Boneka Kain di Kecamatan Sukajadi Bandung tahun 1986-2002. Tidak Diterbitkan.

(9)

Resti Gistiani, 2014

Perubahan sosial ekonomi masyarakat di wilayah Tegallega Kota Bandung: kajian historis tahun 1987 – 2005

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Lestari, A. S. (2012). Dampak Perkembangan Industri Tekstil terhadap Perubahan Sosial dan Lingkungan Fisik Kecamatan Dayeuh Kolot : Suatu Kajian Historis tahun 1970-1997. Tidak Diterbitkan.

Octavia, K. (2011). Perkembangan Industri Rajutan Binong Jati di Kota Bandung tahun 1975-2004 (Pendekatan Sosial Ekonomi. Tidak Diterbitkan.

Riyanto, T. P. (2010). Perkembangan Industri Konveksi di Desa Padasuka Kabupaten Bandung tahun 1997-2005. Tidak Diterbitkan.

Widyanti, T. (2010). Sentra Perdagangan Kain Cigondewah, Kecamatan Bandung Kulon : Suatu Kajian Tentang Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Cigondewah Tahun 1989-2004. Tidak Diterbitkan.

Referensi

Dokumen terkait

Dimana dengan Dreamweaver MX kita dapat mudah membuat suatu situs yang menarik dengan bahasa PHP dan HTML, karena didalam Dreamweaver terdapat tools-tools yang memudahkan kita

Di Gardu Induk menggunakan Arrester karena dapat menangkal petir atau surja hubung dan pada umumnya arrester dipasang pada setiap ujung SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi)

Berdasarkan segmentasai pasar diatas dapat dibentuk melalui pengelompokan konsumen yang mempunyai karakteristik yang sama, yang dalam beberapa hal membantu dalam design,

MENULIS PUISI ANAK DAN PENGEMBANGAN KOSAKATA (Penelitian Kuasi Eksperimen Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Labschool

Semakin besar radial clearance pada komponen acetabular, maka akan berpengaruh pada semakin besarnya von mises stress yang terjadi.. Maximum von mises stress yang terjadi

[r]

[r]

[r]