\
LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKjIP)
PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO
TAHUN 2017
PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO
TAHUN 2018
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 i
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur kita panjatkan kehadlirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kami telah dapat menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017.
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 merupakan bentuk
komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dalam
mengimplementasikan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebagai mana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Laporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah yang diatur kemudian dalam Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan secara teknis diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah .
Tujuan penyusunan LKjIP adalah untuk menggambarkan penerapan Rencana Strategis (Renstra) dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi organisasi, serta keberhasilan capaian sasaran saat ini untuk percepatan dalam meningkatkan kualitas capaian kinerja yang diharapkan pada tahun yang akan datang. Melalui penyusunan LKjIP juga dapat memberikan gambaran penerapan prinsip-prinsip good governance, yaitu dalam rangka terwujudnya transparansi dan akuntabilitas di lingukungan pemerintah .
Demikian LKjIP ini kami susun semoga dapat digunakan sebagai bahan bagi pihak-pihak yang berkepentingan khususnya untuk peningkatan kinerja di masa mendatang.
Sukoharjo, Maret 2018
BUPATI SUKOHARJO
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 ii
DAFTAR ISI
Halaman
Kata Pengantar i
Daftar Isi ii
Daftar Tabel iii
BAB I PENDAHULUAN ………. 1
A. Latar Belakang... 1
B. Gambaran Umum Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.. 2
1. Kondisi Geografis... 2
2. Kondisi Demografis... 4
3. Struktur Organisasi Perangkat Daerah... 5
C. Fungsi Strategis Pemerintah Kabupaten... 6
1. Sekretariat Daerah... 8 2. Sekretariat DPRD ... 9 3. Inspektorat ... 9 4. Kecamatan ... 10 5. Dinas Daerah... 11 6. Badan Daerah... 11
D. Kondisi Aparatur Sipil Negara...………... 11
E. Isu Strategis Pembangunan Tahun 2016...……… 14
BAB II PERENCANAAN KINERJA ………... 17
A. Rencana Strategis ………... 17
1. Visi dan Misi... 17
2. Tujuan dan Sasaran... 19
3. Strategi Arah dan Kebijakan... 22
B. Indikator Kinerja Utama ... 27
C. Perjanjian Kinerja... 29
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA ………. 34
A. Pengukuran Kinerja...………. 34
B. Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja ... 35
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 iii
1. Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran... 118
2. Realisasi Anggaran ………... 122
BAB IV PENUTUP ………. 129
A. Tinjauan Umum Capaian Kinerja ...……….. 129
B. Strategi untuk Meningkatkan Kinerja di Masa Datang .. 132
Lampiran :
I. Perjanjian Kinerja Tahun 2017 II. Pengukuran Kinerja Tahun 2017
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 iv
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1. 2 Luas Wilayah Per Kecamatan di Kab.
Sukoharjo
3
Tabel 1. 3 Pembagian Wilayah Administrasi di
Kabupaten Sukoharjo Tahun 2015
4
Tabel 1.4 Rekapitulasi Data Kependudukan Per
Kecamatan dan Jenis Kelamin Per
Kecamatan
4
Tabel 1.5 Pertumbuhan Pendudukan Tahun
2012-2017
4
Tabel 1.6 Jumlah PNS Kabupaten Sukoharjo
berdasarkan Golongan
12
Tabel 1.7 Jumlah PNS Kabupaten Sukoharjo
Berdasarkan Eselon
13
Tabel II.A.1 Matrik Hubungan Antara Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Strategis
19
Tabel II.B.1 Perjanjian Kinerja Tahun 2017 30
Tabel III.1 Skala Pengukuran Kinerja Laporan Kinerja Instansi Pemerintah
35 Tabel III.A.1.1.1 Capaian Kinerja Sasaran 1.1 Meningkatnya
Kapasitas Kelembagaan
36 Tabel III.A.1.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun
2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 1.1 Meningkatnya Kapasitas Kelembagaan
37
Tabel III.A.1.2.1 Capaian Kinerja Sasaran 1.2 Meningkatnya ketesesiaan SDM yang sesuai dengan kompetensinya
38
Tabel III.A.1.2.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dan 2017 Sasaran 1.2 Meningkatnya ketesesiaan SDM yang sesuai dengan kompetensinya
38
Tabel III.A.1.2.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 1.2 Meningkatnya ketesesiaan SDM yang sesuai dengan kompetensinya
39
Tabel III.A.1.3.1 Capaian Kinerja Sasaran 1.3 Meningkatnya peran pemerintah, masyarakat dan partai politik dalam pembangunan demokrasi dan politis yang kondusif.
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 v Tabel III.A.1.3.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dengan Tahun 2016 Sasaran 1.3
Meningkatnya peran pemerintah, masyarakat dan partai politik dalam pembangunan demokrasi dan politis yang kondusif.
40
Tabel III.A.1.3.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 1.3 : Meningkatnya peran pemerintah, masyarakat dan partai politik dalam pembangunan demokrasi dan politis yang kondusif.
41
Tabel III.A.2.1.1 Capaian Kinerja Sasaran 2.1 Terlaksananya Keterbukaan Informasi Publik
42 Tabel III.A.2.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dan 2017 Sasaran 2.1 Terlaksananya Keterbukaan Informasi Publik
42
Tabel III.A.2.1.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 2.1 Terlaksananya Keterbukaan Informasi Publik
43
Tabel III.A.2.2.1 Capaian Kinerja Sasaran 2.2 Meningkatnya Aksesbilitas terhadap Informasi Publik dan Pemanfaatannya.
44
Tabel III.A.2.2.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dan 2017 Sasaran 2.2 : Meningkatnya Aksesbilitas terhadap Informasi Publik dan Pemanfaatannya.
45
Tabel III.A.2.2.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 20176 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 2.2 : Meningkatnya Aksesbilitas terhadap Informasi Publik dan Pemanfaatannya.
45
Tabel III.A.2.3.1 Capaian Kinerja Sasaran 2.3 Meningkatnya peran serta masyarakat dan pemangku kepentingan dalam proses pembangunan
46
Tabel III.A.2.3.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dan 2017 Sasaran 2.3 : Meningkatnya peran serta masyarakat dan pemangku kepentingan dalam proses pembangunan
47
Tabel III.A.2.3.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 2.3 : Meningkatnya peran serta masyarakat dan pemangku kepentingan dalam proses pembangunan
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 vi Tabel III.A.3.1.1 Capaian Kinerja Sasaran 3.1 Terwujudnya
peningkatan akses dan kualitas pelayanan kependudukan dan Keluarga Berencana
48
Tabel III.A.3.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dengan 2017 Sasaran 3.1 Terwujudnya peningkatan akses dan kualitas pelayanan kependudukan dan keluarga berencana
49
Tabel III.A.3.1.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD (2021) Sasaran 3.1: Terwujudnya peningkatan akses dan kualitas pelayanan kependudukan dan keluarga berencana
50
Tabel III.A.3.2.1 Capaian Kinerja Sasaran 3.2 Terwujudnya pendidikan untuk semua
51 Tabel III.A.3.2.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dengan 2017 Sasaran 3.2 Terwujudnya pendidikan untuk semua
52
Tabel III.A.3.2.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 3.2 Terwujudnya pendidikan untuk semua
53
Tabel III.A.3.2.4 Perbandingan Capaian Kinerja Sasaran 3.2 Terwujudnya pendidikan untuk semua Kabupaten Sukoharjo dengan Provinsi Jawa Tengah
53
Tabel III.A.3.3.1 Capaian Kinerja Sasaran 3.3 Terwujudnya pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau
54
Tabel III.A.3.3.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dan 2017 Sasaran 3.3 Terwujudnya pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau
55
Tabel III.A.3.3.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 3.3 Terwujudnya pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau
56
Tabel III.A.3.3.4 Perbandingan Realisasi Kinerja Sasaran 3.2 dengan Target Nasional
57
Tabel III.A.4.1.1 Capaian Kinerja Sasaran 4.1 Terwujudnya pengembangan sistem perlindungan sosial yang komprehensif
58
Tabel III.A.4.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dan 2017 Sasaran 4.1 Terwujudnya pengembangan sistem perlindungan sosial
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 vii yang komprehensif
Tabel III.A.4.1.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 4.1 Terwujudnya pengembangan sistem perlindungan sosial yang komprehensif
59
Tabel III.A.4.2.1 Capaian Kinerja Sasaran 4.2 Terwujudnya pengembangan penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat miskin
60
Tabel III.A.4.2.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dan 2017 Sasaran 4.2 Terwujudnya pengembangan penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat miskin
61
Tabel III.A.4.2.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran
4.2 Terwujudnya pengembangan
penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat miskin
61
Tabel III.A.4.3.1 Capaian Kinerja Sasaran 4.3 Meningkatnya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak
62
Tabel III.A.4.3.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dan 2017 Sasaran 4.3 Meningkatnya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak
63
Tabel III.A.4.3.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 4.3 Meningkatnya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak
63
Tabel III.A.4.3.4 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2017 dengan Target SPM
64
Tabel III.A.4.4.1 Capaian Kinerja Sasaran 4.4 Meningkatnya kesempatan kerja
65 Tabel III.A.4.4.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dan 2017 Sasaran 4.4 Meningkatnya kesempatan kerja
65
Tabel III.A.4.4.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 4.4 Meningkatnya kesempatan kerja
66
Tabel III.A.4.4.4 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2017 antara Kabupaten Sukoharjo dengan Provinsi Jawa Tengah
66
Tabel III.A.5.1.1 Capaian Kinerja Sasaran 5.1 Terwujudnya penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 viii Tabel III.A.5.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dengan 2017 Sasaran 5.1 Terwujudnya penyediaan hunian layak bagi masyarakat berrpenghasilan rendah
68
Tabel III.A.5.1.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun
2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 5.1 Terwujudnya penyediaan hunian
layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah
69
Tabel III.A.5.2.1 Capaian Kinerja Sasaran 5.2 Terwujudnya pelayanan air minum bagi seluruh penduduk
70 Tabel III.A.5.2.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dengan Tahun 2017 Sasaran 5.2
Terwujudnya pelayanan air minum bagi seluruh penduduk
70
Tabel III.A.5.2.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 5.2 Terwujudnya pelayanan air minum bagi seluruh penduduk
71
Tabel III.A.5.3.1 Capaian Kinerja Sasaran 5.3 Terwujudnya peningkatan akses penduduk terhadap sanitasi layak (air limbah domestik, sampah dan drainase lingkungan)
72
Tabel III.A.5.3.2 Capaian Kinerja Sasaran 5.3 Terwujudnya peningkatan akses penduduk terhadap sanitasi layak (air limbah domestik, sampah dan drainase lingkungan)
73
Tabel III.A.5.3.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 5.3 Terwujudnya peningkatan akses penduduk terhadap sanitasi layak (air limbah domestik, sampah dan drainase lingkungan)
73
Tabel III.A.6.1.1 Capaian Kinerja Sasaran 6.1 Terwujudnya peningkatan ketersediaan pangan
75 Tabel III.A.6.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dengan Tahun 2017 Sasaran 6.1
Terwujudnya peningkatan ketersediaan pangan
76
Tabel III.A.6.1.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2015 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 6.1 Terwujudnya peningkatan ketersediaan pangan
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 ix Tabel III.A.6.2.1 Capaian Kinerja Sasaran 6.2 Terwujudnya
kualitas konsumsi pangan
78 Tabel III.A.6.2.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
deangan 2017 Sasaran 6.2 Terwujudnya kualitas konsumsi pangan
78
Tabel III.A.6.2.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 6.2 Terwujudnya kualitas konsumsi pangan
79
Tabel III.A.6.3.1 Capaian Kinerja Sasaran 6.3 Peningkatan ketersediaan sarana dan prasarana pertanian
80
Tabel III.A.6.3.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dan 2017 Sasaran 6.3 Peningkatan ketersediaan sarana dan prasarana pertanian
81
Tabel III.A.6.3.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 6.3 Peningkatan ketersediaan sarana dan prasarana pertanian
81
Tabel III.A.6.4.1 Capaian Kinerja Sasaran 6.4 Peningkatan kesejahteraan pelaku utama penghasil bahan pangan
83
Tabel III.A.6.4.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dan 2017 Sasaran 6.4 Peningkatan kesejahteraan pelaku utama penghasil bahan pangan
83
Tabel III.A.6.4.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 6.4 Peningkatan kesejahteraan pelaku utama penghasil bahan pangan
83
Tabel III.A.7.1.1 Capaian Kinerja Sasaran 7.1 Terwujudnya peningkatan kualitas lingkungan hidup
84 Tabel III.A.7.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dan 2017 Sasaran 7.1 Terwujudnya peningkatan kualitas lingkungan hidup
86
Tabel III.A.7.1.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 7.1 Terwujudnya peningkatan kualitas lingkungan hidup
85
Tabel III.A.7.2.1 Capaian Kinerja Sasaran 7.2
Penanggulangan bencana dan resiko bencana
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 x Tabel III.A.7.2.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dengan 2017 Sasaran 7.2 Penanggulangan bencana dan resiko bencana
87
Tabel III.A.7.2.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 7.2 Penanggulangan bencana dan resiko bencana
87
Tabel III.A.8.1.1 Capaian Kinerja Sasaran 8.1 Meningkatnya iklim investasi dan iklim usaha yang lebih berdaya saing
89
Tabel III.A.8.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dengan Tahun 2017 Sasaran 8.1
Meningkatnya iklim investasi dan iklim usaha yang lebih berdaya saing
89
Tabel III.A.8.1.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 8.1 Meningkatnya iklim investasi dan iklim usaha yang lebih berdaya saing
90
Tabel III.A.9.1.1 Capaian Kinerja Sasaran 9.1 Peningkatan pertumbuhan industri pengolahan
91 Tabel III.A.9.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dengan 2016 Sasaran 9.1 Peningkatan pertumbuhan industri pengolahan
91
Tabel III.A.9.1.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 9.1 Peningkatan pertumbuhan industri pengolahan
92
Tabel III.A.9.2.1 Capaian Kinerja Sasaran 9.2 Peningkatan peran UMKM dan koperasi
93 Tabel III.A.9.2.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dan 2017 Sasaran 9.2 Peningkatan peran UMKM dan koperasi
93
Tabel III.A.9.2.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 9.2 Peningkatan peran UMKM dan koperasi
94
Tabel III.A.9.3.1 Capaian Kinerja Sasaran 9.3 Peningkatan sarana prasarana pedagang
95 Tabel III.A.9.3.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dan 2017 Sasaran 9.3 Peningkatan sarana prasarana pedagang
96
Tabel III.A.9.3.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 xi 9.3 Peningkatan sarana prasarana pedagang
Tabel III.A.9.4.1 Capaian Kinerja Sasaran 9.4 Peningkatan peran sektor pariwisata
97 Tabel III.A.9.4.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dan 2017 Sasaran 9.4 Peningkatan peran sektor pariwisata
98
Tabel III.A.9.4.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 9.4 Peningkatan peran sektor pariwisata
98
Tabel III.A.10.1.1 Capaian Kinerja Sasaran 10.1 Meningkatnya sarana dan prasarana transportasi
100 Tabel III.A.10.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dan 2017 Sasaran 10.1 Meningkatnya sarana dan prasarana transportasi.
100
Tabel III.A.10.1.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 10.1 Meningkatnya sarana dan prasarana transportasi
101
Tabel III.A.10.1.4 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dengan Provinsi Jawa Tengah
102 Tabel III.A.11.1.1 Capaian Kinerja Sasaran 11.1 Terwujudnya
peningkatan kualitas sarana dan prasarana keagamaan
103
Tabel III.A.11.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dengan 2017 Sasaran 11.1 Terwujudnya peningkatan kualitas sarana dan prasarana keagamaan
103
Tabel III.A.11.1.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 11.1 Terwujudnya peningkatan kualitas sarana dan prasarana keagamaan
104
Tabel III.A.11.2.1 Capaian Kinerja Sasaran 11.2 Terwujudnya sikap toleransi antar umat beragama
105 Tabel III.A.11.2.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dengan 2017 Sasaran 11.2 Terwujudnya sikap toleransi antar umat beragama
105
Tabel III.A.11.2.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 11.2 Terwujudnya sikap toleransi antar umat beragama
106
Tabel III.A.12.1.1 Capaian Kinerja Sasaran 12.1 Tersedianya sarana seni dan budaya
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 xii Tabel III.A.12.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dengan 2017 Sasaran 12.1 Tersedianya sarana seni dan budaya
108
Tabel III.A.12.1.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 12.1 Tersedianya sarana seni dan budaya
108
Tabel III.A.12.2.1 Capaian Kinerja Sasaran 12.2 Terwujudnya peningkatan pertunjukan seni dan budaya daerah
109
Tabel III.A.12.2.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dengan 2017 Sasaran 12.2 Terwujudnya peningkatan pertunjukan seni dan budaya daerah
110
Tabel III.A.12.2.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 12.2 Terwujudnya peningkatan pertunjukan seni dan budaya daerah
110
Tabel III.A.12.3.1 Capaian Kinerja Sasaran 12.3 Terwujudnya partisipasi pemuda dalam pembangunan
111 Tabel III.A.12.3.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dengan 2017 Sasaran 12.3 Terwujudnya partisipasi pemuda dalam pembangunan
112
Tabel III.A.12.3.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2015 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 12.3 Terwujudnya partisipasi pemuda dalam pembangunan
113
Tabel III.A.13.1.1 Capaian Kinerja Sasaran 13.1 Terwujudnnya lingkungan yang kondusif bagi partisipasi masyarakat dalam sinergitas pembangunan khususnya para penegak hukum
114
Tabel III.A.13.1.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dengan 2017 Sasaran 13.1 Terwujudnnya lingkungan yang kondusif bagi partisipasi masyarakat dalam sinergitas pembangunan khususnya para penegak hukum
115
Tabel III.A.13.1.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 13.1 Terwujudnya partisipasi pemuda dalam pembangunan
116
Tabel III.A.13.2.1 Capaian Kinerja Sasaran 13.2 Terwujudnya sinergi pembangunan antara pemerintahan daerah, akademisi, dunia usaha dan masyarakat
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 xiii Tabel III.A.13.2.2 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016
dengan 2017 Sasaran 12.2 Terwujudnya sinergi pembangunan antara pemerintahan daerah, akademisi, dunia usaha dan masyarakat
117
Tabel III.A.13.2.3 Perbandingan Capaian Kinerja s.d Tahun 2017 dengan Target Akhir RPJMD Sasaran 13.2 Terwujudnya sinergi pembangunan antara pemerintahan daerah, akademisi, dunia usaha dan masyarakat
118
Tabel III.B.1 Perbandingan Capaian Indikator dan Prosentase Realisasi Anggaran per Sasaran Strategis
119
Tabel III.B.3.1 Ringkasan APBD dan Realisasi APBD Kabupaten Sukoharjo Tahun Anggaran 2017 (unaudited)
122
Tabel III.B.3.2 Kebijakan Pendapatan – Target
Pendapatan Tahun 2017
124 Tabel III.B.3.3 Target dan Realisasi Pendapatan Daerah
(unaudited)Tahun Anggaran 2017
125 Tabel III.B.3.4 Target dan Realisasi Pajak Daerah Tahun
2017
126 Tabel III.B.3.5 Anggaran dan Realisasi Belanja Daerah
(unaudited) Tahun 2017
128
LKjIP Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 xiv
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar B.1 Peta Kabupaten Sukoharjo 2
Gambar D.1 Diagram Distribusi PNS Kabupaten Sukoharjo Menurut Pendidikan
12 Gambar D.2 Diagram Distribusi PNS Kabupaten Sukoharjo
Berdasarkan Tingkat Pendidikan
13 Gambar D.3 Diagram Distribusi PNS Kabupaten Sukoharjo
Berdasarkan Kelompok Umur
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, dinyatakan bahwa azas-azas umum penyelenggaraan pemerintahan negara meliputi : Azas Kepastian Hukum, Azas Keterbukaan, Azas Proporsionalitas, Azas Profesionalitas, dan Azas Akuntabilitas. Azas akuntabilitas adalah setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan penyelenggara negara harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebagai tindak lanjut regulasi tersebut, telah diterbitkan Peraturan Presiden RI Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Mendasarkan pada regulasi tersebut di atas Bupati/Walikota berkewajiban menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah kabupaten/kota dan menyampaikannya kepada Gubernur, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri
Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional, dan Menteri Dalam Negeri paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir.
Laporan kinerja yang disusun secara periodik setiap akhir tahun anggaran tersebut merupakan media pertanggungjawaban dan sebagai perwujudan kewajiban pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan dan/atau kegagalan pelaksanaan program dan kegiatan yang telah diamanatkan para pemangku kepentingan dalam rangka mencapai visi dan misi organisasi secara terukur sesuai dengan sasaran dan target kinerja yang ditetapkan. Penyusunan kinerja juga dapat dijadikan sebagai alat kendali,
instrumen penilaian kinerja dan mendorong terwujudnya good governmance, serta dalam perspektif yang lebih luas berfungsi sebagai media pertangunggajawaban kepada publik.
B. Gambaran Umum Kabupaten Sukoharjo
1. Kondisi Geografis
Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis Kabupaten Sukoharjo terletak pada posisi 110o 42 ’06.79” Bujur Timur - 110o 57’ 33,70” Bujur Timur dan antara 7o 32’ 17.00” Lintang Selatan - 7o 49’ 32.00” Lintang Selatan, dengan batas wilayah meliputi :
Sebelah Utara : Kota Surakarta dan Kabupaten Karanganyar
Sebelah Timur : Kabupaten Karanganyar
Sebelah Selatan : Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Gunung Kidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Sebelah Barat : Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten
Kabupaten Sukoharjo memiliki luas wilayah keseluruhan sebesar 46.666 Ha atau sekitar 1,43% luas wilayah Propinsi Jawa Tengah. Secara rinci luas kecamatan di Kabupaten Sukoharjo adalah sebagai berikut:
Gambar B.1
Tabel 1.2.
Luas Wilayah Per Kecamatan di Kab. Sukoharjo
No Kecamatan Luas (km2) 1 Weru 41,98 2 Bulu 43,86 3 Tawangsari 39,98 4 Sukoharjo 44,58 5 Nguter 54,88 6 Bendosari 52,99 7 Polokarto 62,18 8 Mojolaban 35,54 9 Grogol 30,00 10 Baki 21,97 11 Gatak 19,47 12 Kartasura 19,23 Total 466,66
Sumber: BPS Kabupaten Sukoharjo
Secara administrasi Kabupaten Sukoharjo terbagi menjadi 12 kecamatan yang terdiri atas 150 desa dan 17 kelurahan, 1.963 Dukuh, 529 Kebayanan, 4.622 Rukun Tetangga dan 1.488 Rukun Warga dengan Ibukota Kabupaten yang terletak di Kecamatan Bendosari yang berjarak 12 km dari Kota Surakarta. Pembagian wilayah administrasi per kecamatan di Kabupaten Sukoharjo dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel.1.3.
Pembagian Wilayah Administrasi di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017
No Kecamatan Desa Kelurahan Dukuh Kebayanan RT RW
1. Weru 13 - 214 48 398 137 2. Bulu 12 - 138 43 245 100 3. Tawangsari 12 - 125 38 320 115 4. Sukoharjo - 14 199 52 451 141 5. Nguter 16 - 172 55 352 122 6. Bendosari 13 1 187 43 317 108 7. Polokarto 17 - 194 54 375 124 8. Mojolaban 15 - 163 53 695 160 9. Grogol 14 - 38 38 630 144 10. Baki 14 - 155 35 363 110 11. Gatak 14 - 161 32 262 92 12. Kartasura 10 2 217 38 435 116 Jumlah 150 17 1.963 529 4.843 1.469
Sumber: Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Sukoharjo
2. Kondisi Demografis
Dengan luas wilayah sebesar 466,66 km2 terdapat 893.169 jiwa penduduk. Berikut jumlah penduduk Kabupaten Sukoharjo per Semester 1 Tahun 2017 menurut jenis kelamin.
Tabel 1.4.
Rekapitulasi Data Kependudukan Per Kecamatan dan Jenis Kelamin Per Kecamatan
NO KECAMATAN LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH
1 Weru 29,818 29,653 59,471 2 Bulu 20,683 19,759 40,442 3 Tawangsari 28,401 27,657 56,058 4 Sukoharjo 46,876 46,388 93,264 5 Nguter 28,947 28,082 57,029 6 Bendosari 31,709 31,382 63,091 7 Polokarto 42,303 41,699 84,002 8 Mojolaban 44,465 44,278 88,743
9 Grogol 60,628 59,850 120,478
10 Baki 35,144 34,767 69,911
11 Gatak 26,177 26,038 52,215
12 Kartasura 54,158 54,307 108,465
Jumlah 449,309 443,860 893,169
Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Sukoharjo
Apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk pada tahun 2016 yang sebesar 886.204 jiwa, berarti ada peningkatan sebesar 1,00%. Adapun pertumbuhan jumlah penduduk dari Tahun 2012 sampai dengan Tahun 2017 sebagaimana tabel di bawah ini:
Tabel 1.5.
Pertumbuhan Jumlah Penduduk Tahun 2012-2017
Tahun
Penduduk Pertumbuan
Laki-laki Perempuan Jumlah (%)
1 2 3 4 5 2012 494.224 492.703 986.927 1.57 2013 433.325 425.665 858.990 -8.70 2014 446.451 439.372 885.823 3.12 2015 448.693 441.273 889,966 0.46 2016 449.598 444.316 893.914 0.44 2017 449,309 443,860 893,169 -0.08
Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Sukoharjo
3. Struktur Organisasi Perangkat Daerah
Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah mendasarkan pada prinsip otonomi luas, nyata dan bertanggungjawab. Tujuan dari pemberian otonomi tersebut adalah untuk memberdayakan Daerah, di mana di dalamnya juga
terkandung maksud untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan dan peran serta masyarakat.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo membagi tugas pemerintahan, kemasyarakatan dan pelayanan kepada seluruh Perangkat Daerah. Struktur organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sukoharjo mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Sukoharjo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Selanjutnya kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi masing-masing Perangkat Daerah ditetapkan dengan Peraturan Bupati Sukoharjo sebagai berikut :
a. Peraturan Bupati Sukoharjo Nomor 49 Tahun 200816 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Staf Ahli Bupati, Sekretariat Daerah, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sukoharjo, Inspektorat dan Kecamatan;
b. Peraturan Bupati Sukoharjo Nomor 50 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Sukoharjo;
c. Peraturan Bupati Sukoharjo Nomor 51 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Daerah Kabupaten Sukoharjo;
d. Peraturan Bupati Sukoharjo Nomor 52 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas dan Badan Daerah Kabupaten Sukoharjo.
Sedangkan untuk Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, Rumah Sakit Umum Daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah masih berdasarkan pada Peraturan Daerah sebelumnya.
C. Fungsi Strategis Pemerintah Kabupaten
Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Pemerintah daerah merupakan kepala daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah yang memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonom. Sedangkan
Pemerintahan Daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sukoharjo, terdiri dari:
1. Sekretariat Daerah, terdiri dari :
❖ Sekretaris Daerah
❖ Asisten Sekretaris Daerah, meliputi Asisten Pemerintahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan dan Asisten Administrasi Umum.
❖ Bagian-Bagian, meliputi : Bagian Pemerintahan, Bagian Pemerintahan Desa, Bagian Hukum, Bagian Perekonomian, Bagian Pembangunan, Bagian Kesejahteraan Rakyat, Bagian Organisasi, Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol, dan Bagian Umum.
2. Sekretariat DPRD, terdiri atas Sekretaris DPRD, Bagian Rapat Risalah dan Perundang-Undangan, Bagian Anggaran dan Pengawasan, dan Bagian Umum dan Keuangan.
3. Inspektorat;
4. Dinas Daerah, terdiri dari :
1) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; 2) Dinas Kesehatan;
3) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang; 4) Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman; 5) Satuan Polisi Pamong Praja;
6) Dinas Sosial;
7) Dinas Pengendalian Pendudukan, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak;
8) Dinas Pangan;
9) Dinas Lingkungan Hidup;
11) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa; 12) Dinas Perhubungan;
13) Dinas Komunikasi dan Informatika;
14) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu Satu Pintu; 15) Dinas Kepemudaan dan Olahraga;
16) Dinas Kearsipan dan Perpustakaan; 17) Dinas Pertanian dan Perikanan;
18) Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM; 19) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja; 5. Badan Daerah, terdiri dari :
1) Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah; 2) Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan;
3) Badan Keuangan Daerah; 6. Lembaga Lain :
1. Badan Penanggulangan Bencana Daerah; 2. Rumah Sakit Umum Daerah;
3. Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik;
f. Pemerintahan Kecamatan terdiri dari 12 kecamatan yaitu: Sukoharjo, Nguter, Bulu, Tawangsari, Weru, Bendosari, Polokarto, Mojolaban, Grogol, Baki, Gatak, dan Kartasura.
Tugas dan fungsi dari masing-masing Perangkat Daerah dimaksud, adalah sebagai berikut:
1. Sekretariat Daerah
Sekretariat Daerah mempunyai tugas membantu Bupati dalam penyusunan kebijakan dan pengkoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah dan staf ahli serta pelayanan administratif. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Sekretariat Daerah mempunyai fungsi sebagai berikut :
1. perumusan penyusunan kebijakan daerah;
2. pelaksanaan koordinasi penyusunan kebijakan daerah; 3. penyelenggaraan kebijakan daerah;
4. pembinaan dan fasilitasi penyelenggaraan kebijakan daerah
5. pelaksanaan koordinasi pelaksanaan tugas satuan kerja perangkat daerah; 6. pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan daerah; 7. pelayanan administratif dan pembinaan aparatur sipil Negara; dan
8. pelaksanaan fungsi kedinasan lain yang diberikan oleh Bupati terkait dengan tugas dan fungsinya.
2. Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Sekretariat DPRD mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi kesekretariatan dan keuangan, mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD serta menyediakan dan mengoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD dalam melaksanakan hak dan fungsinya sesuai dengan kebutuhan.
Dalam melaksanakan tugasnya Sekretariat DPRD menyelenggarakan fungsi:
a. penyelenggaraan administrasi kesekretariatan DPRD; b. penyelenggaraan administrasi keuangan DPRD; c. fasilitasi penyelenggaraan rapat DPRD;
d. penyediaan dan pengoordinasian tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD; dan
e. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh pimpinan terkait dengan tugas dan fungsinya.
3. Inspektorat
Inspektorat dipimpin oleh seorang Inspektur yang mempunyai tugas membantu Bupati untuk membina dan mengawasi pelaksanaan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah dan Tugas Pembantuan oleh Perangkat Daerah.
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Inspektorat mempunyai fungsi :
a. perumusan kebijakan teknis bidang pengawasan dan fasilitasi pengawasan;
b. pelaksanaan pengawasan internal terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya; c. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan bupati; d. penyusunan laporan hasil pengawasan;
e. pelaksanaan administrasi Inspektorat Kabupaten; dan
f. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh pimpinan terkait dengan tugas dan fungsinya.
4. Kecamatan
Kecamatan dipimpin oleh seorang Camat yang mempunyai tugas membantu Bupati dalam mengkoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Kecamatan mempunyai fungsi:
a. penyelenggarakan Urusan Pemerintahan umum; b. pengoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat;
c. pengoordinasikan upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum;
d. pengoordinasikan penerapan dan penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati;
e. pengoordinasikan pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan umum; f. pengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan yang dilakukan
oleh Perangkat Daerah di tingkat kecamatan;
g. pembina dan mengawasi penyelenggaraan kegiatan desa dan/atau kelurahan;
h. pelaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan kabupaten/kota yang tidak dilaksanakan oleh unit kerja Pemerintahan Daerah kabupaten yang ada di kecamatan;
i. pelaksanaan fungsi kesekretariatan kecamatan; dan
j. pelaksanaan fungsi kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan, sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Dinas Daerah mempunyai tugas mempunyai tugas membenatu Bupati melaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah dan tugas Pembantuan yang diberikan kepada Kabupaten. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Dinas Daerah menyelenggarakan fungsi : a. perumusan kebijakan sesuai dengan lingkup tugasnya;
b. pelaksanaan kebijakan sesuai dengan lingkup tugasnya;
c. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan lingkup tugasnya; d. pelaksanaan administrasi dinas sesuai dengan lingkup tugasnya; dan
e. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh bupati terkait dengan tugas dan fungsinya.
6. Badan Daerah
Badan Daerah mempunyai tugas membantu bupati kota dalam melaksanakan fungsi penunjang Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah kabupaten. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Badan Daerah menyengenggarakan fungsi :
.
a. penyusunan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya; b. pelaksanaan tugas dukungan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya; c. pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan tugas dukungan teknis
sesuai dengan lingkup tugasnya;
d. pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi - fungsi penunjang Urusan Pemerintahan Daerah sesuai dengan lingkup tugasnya; dan
e. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh bupati/wali kota sesuai dengan tugas dan fungsinya.
D. Kondisi Aparatur Sipil Negara
Salah satu instrumen pokok dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Satuan Kerja Perangkat Daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat adalah aparatur sipil negara dengan kuantitas dan kualitas yang memadai. Jumlah PNS/CPNS Kabupaten Sukoharjo keadaan per 31 Desember 2017 sebanyak 8.363 yang terdiri dari 3.796 laki-laki (45.39%) dan 4.567 perempuan (54,61%). Adapun distribusi PNS per Golongan, sebagaimana tabel berikut ini :
Jumlah PNS Kabupaten Sukoharjo berdasarkan Golongan
No. Golongan Jenis Kelamin Jumlah
Laki-laki Perempuan 1. Golongan I 130 6 136 - I/a 4 - 6 - I/b 7 0 7 - I/c 104 5 109 - I/d 15 1 16 2. Golongan II 687 546 1.233 - II/a 149 58 207 - II/b 109 19 128 - II/c 341 276 617 - II/d 88 193 281 3. Golongan III 1.461 2.092 3.553 - III/a 303 681 984 - III/b 388 505 893 - III/c 315 341 656 - III/d 455 565 1.020 4. Golongan IV 1.518 1.923 3.441 - IV/a 1.257 1.605 2.862 - IV/b 221 303 524 - IV/c 37 14 51 - IV/d 2 1 3 - IV/e 1 - 1
Sumber data : BKPP Kabupaten Sukoharjo
Berdasar data disebut di atas, distribusi PNS berdasarkan jenis kelamin dan Golongan dapat digambarkan sebagaimana diagram di bawah ini:
Gambar D.1
Diagram Distribusi PNS Kabupaten Sukoharjo Berdasarkan Golongan dan Jenis Kelamin
Sedangkan jika dilihat distribusi PNS Kabupaten menurut pendidikan, sebagimana tergambar pada diagram di bawah ini :
0 500 1000 1500 2000 2500
GOL. I GOL II GOL III GOL IV
Laki-laki Perempuan
Gambar D.2
Diagram Distribusi PNS Kabupaten Sukoharjo Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Sumber data : BKPP Kabupaten Sukoharjo
Jika dikelompokkan berdasarkan eselonering jabatan, maka jumlah pejabat struktural di Kabupaten Sukoharjo, sebagaimana tabel di bawah ini:
Tabel 1.7.
Jumlah PNS Kabupaten Sukoharjo berdasarkan Eselon No. Eselon Laki-laki Perempuan Jumlah
1. Eselon II.A 1 0 1
2. Eselon II.B 25 5 30
Jumlah Eselon II 26 5 31
3. Eselon III.A 39 13 52
4. Eselon III.B 76 19 95
Jumlah Eselon III 115 32 147
5. Eselon IV.A 316 165 643
6. Eselon IV.B 96 66 162
Jumlah Eselon IV 412 231 643
7. Eselon V.A 17 11 28
Jumlah Eselon V 17 11 28
Sumber data : BKPP Kabupaten Sukoharjo
Selanjutnya jika dilihat distribusi PNS berdasarkan Kelompok Umur, maka, sebaran PNS di Kabupaten Sukoharjo lebih banyak pada kelompok umur 51-55 tahun, yakni sebanyak 2.428 orang, sebagaimana tergambar dalam grafik berikut ini :
Gambar D.3
Diagram Distribusi PNS Kabupaten Sukoharjo Kelompok Umur
59 173 1358 1426 4633 174 SD/MI SLTP/MTs SLTA/MA Sarjana Muda/Diploma Sarjana /S1 Pascasarjana/S2/S3
E. Isu Strategis Pembangunan Tahun 2017
Permasalahan pembangunan daerah merupakan “gap expectation” antara kinerja pembangunan yang dicapai saat ini dengan yang direncanakan serta antara apa yang ingin dicapai dimasa datang dengan kondisi riil saat perencanaan sedang dibuat. Potensi permasalahan pembangunan daerah pada umumnya timbul dari kekuatan yang belum didayagunakan secara optimal dan kelemahan yang tidak diatasi. Untuk mengefektifkan sistem perencanaan pembangunan daerah dan bagaimana visi/misi daerah dibuat dengan sebaik-baiknya, dibutuhkan pengetahuan yang mendalam tentang kekuatan dan kelemahan sehubungan dengan peluang dan tantangan yang dihadapi.
Permasalahan daerah dianggap memiliki nilai prioritas jika berhubungan dengan tujuan dan sasaran pembangunan, khususnya bagi program pembangunan daerah (RPJMD) dengan prioritas pembangunan daerah (RKPD) pada tahun rencana, termasuk di dalamnya prioritas lain dari kebijakan nasional dan provinsi yang bersifat mandatori.
Bertolak dari berbagai permasalahan pembangunan yang dihadapi, tantangan dan potensi pembangunan yang dapat dikembangkan, maka dirumuskan isu strategis pembangunan daerah Kabupaten Sukoharjo. Adapun isu strategis tersebut adalah sebagai berikut :
0 500 1000 1500 2000 2500 >20 tahun 21-25 tahun 26-30 tahun 31-35 tahun 36-40 tahun 41-45 tahun 46-50 tahun 51-55 tahun 55 tahun < 0 3 92 609 853 780 1315 2428 2283
1. Tingkat kemiskinan, pengangguran dan pertumbuhan penduduk. 2. Ketahanan pangan.
3. Ketahanan energi. 4. Peningkatan daya saing. 5. Pembangunan infrastruktur.
6. Tuntutan pemerintahan yang baik.
7. Penurunan Kualitas Lingkungan, Emisi Gas Rumah Kaca serta frekuensi dan intensitas bencana alam.
8. Pengembangan kawasan strategis melalui kerjasama antar wilayah. 9. Alih Fungsi Lahan Pertanian.
10. Optimalisasi Pengembangan Pariwisata.
Kebijakan Pembangunan Tahun 2017 diarahkan pada penguatan jalannya pembangunan secara menyeluruh di berbagai bidang, terutama yang menekankan pada keterwujudan kualitas sumberdaya manusia, pengoptimalan pemanfaatan potensi Daerah, pemerataan pembangunan melalui pengembangan wilayah, sarana prasarana, yang didukung dengan tata pemerintahan yang baik dan paratur yang profesional serta dalam rangka penguatan kondisi Daerah yang aman, damai, tertib dan tenteram melalui penegakan supremasi hukum.
Untuk mencapai arah pembangunan sebagaimana tersebut di atas, maka strategi yang ditempuh adalah sebagai berikut :
1. Peningkatan kapasitas kelembagaan.
2. Peningkatan efektifitas dan efisiensi tata kelola pemerintahan.
3. Penyelenggaraan pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar yang lebih berkualitas dan terjangkau.
4. Peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat. 5. Pengembangan permukiman yang berkualitas.
6. Penguatan iklim usaha yang kondusif bagi masyarakat.
7. Revitalisasi pembangunan ekonomi melalui pemberdayaan ekonomi rakyat. 8. Menumbuhkan industri kreatif.
9. Menumbuhkan infrastruktur yang berkualitas dan berwawasan lingkungan hidup.
10. Menumbuhkan ketahanan pangan di masyarakat.
11. Peningkatan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas. 12. Terciptanya ketertiban dan ketentraman masyarakat.
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
A. Rencana Strategis
Rencana strategis merupakan hal yang sangat diperlukan oleh sebuah organisasi dalam menentukan arah dan tujuan yang akan dicapai. Rencana strategis juga akan memperjelas konsep organisasi dalam menentukan aktivitas agar tujuan dapat tercapai secara efektif dan efisien dengan mempertimbangkan seluruh potensi dan kemampuan yang ada secara integraldan komprehensif. Demikian halnya dengan organisasi Pemerintah Daerah, maka keberadaan rencana strategis mutlak diperlukan dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran yang hendak dicapai.
Dalam konteks Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo, rencana strategis dimanifestasikan dalam bentuk dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD), yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sukoharjo Nomor 10 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Sukoharjo Tahun 2016-2021. Rencana strategis dimaksud mencakup Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi, Arah Kebijakan, Program, dan Kegiatan. Sedangkan uraian sasaran target kinerja yang akan dicapai dalam tahun 2017 beserta program pendukungnya diuraikan dalam dokumen Perjanjian Kinerja Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017.
1. Visi dan Misi
Berdasarkan kondisi Kabupaten Sukoharjo dewasa ini, serta peluang, tantangan, dan isu strategis yang akan dihadapi dalam 5 tahun ke depan, maka H. Wardoyo Wijaya, SH., MH. (Bupati) dan Purwadi, SE., MM (Wakil Bupati) menetapkan Visi Kabupaten Sukoharjo tahun 2016-2021 sebagai berikut :
“TERUS MEMBANGUN SUKOHARJO YANG LEBIH SEJAHTERA, MAJU DAN BERMARTABAT DIDUKUNG PEMERINTAHAN YANG PROFESIONAL”
Visi Pembangunan Kabupaten Sukoharjo ini diharapkan akan mewujudkan keinginan dan amanat masyarakat Kabupaten Sukoharjo. Visi Pembangunan Kabupaten Sukoharjo tersebut harus dapat diukur keberhasilannya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun kedepan, makna yang terkandung dalam Visi tersebut dijabarkan sebagai berikut:
SEJAHTERA:
Mengandung makna dalam lima tahun ke depan akan terjadi semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat, yang diindikasikan dengan meningkatnya pendapatan perkapita penduduk yang berdampak pula pada menurunnya angka kemiskinan, serta peningkatan keterjangkauan pelayanan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar
MAJU:
Mengandung Makna Kondisi pembangunan daerah yang dilandasi keinginan bersama untuk mewujudkan masa depan ekonomi, sosial dan lingkungan fisik yang lebih baik, didukung sumberdaya manusia yang unggul, profesional, berperadaban tinggi, berdaya saing, berakhlak mulia serta berwawasan ke depan;
BERMARTABAT:
Mengandung makna kondisi kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara yang bertumpu pada nilai-nilai budi pekerti dan budaya yang luhur, mengedepankan etika, moral, maupun norma agama masyarakat;
PROFESIONAL:
Mengandung Makna bahwa Penyelenggaraan Pemerintahan yang baik (Partisipatif, Akuntable, Transparan dan Efisien) dan bersih (bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).
Untuk mewujudkan visi Kabupaten Sukoharjo, ditetapkan 5 (lima) misi sebagai berikut :
1. Memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif dan transparan;
2. Meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat;
3. Memperkuat kemandirian ekonomi daerah denggan menggerakkan sektor unggulan daerah ;
4. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan bermasyarakat; 5. Mewujudkan kondisi masyarakat yang tenteram, aman dan dinamis.
2. Tujuan dan Sasaran
Tujuan dan sasaran dirumuskan dalam rangka mencapai misi. Tujuan adalah pernyataan-pernyataan tentang hal yang perlu dilakukan untuk mencapai visi, melaksanakan misi dengan menjawab isu-isu strategis dan permasalahan pembangunan daerah. Sedangkan sasaran adalah hasil atau kondisi yang diharapkan dari suatu tujuan yang terukur formulasinya. Hubungan antara Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Sukoharjo Tahun 2016-2021 tergambar dalam metrik sebagai berikut :
Tabel II.A.1
Matrik Hubungan Antara Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Strategis
Visi : “Terus Membangun Sukoharjo Yang Lebih Sejahtera, Maju Dan Bermartabat Didukung Pemerintahan Yang Profesional”
Misi Tujuan Sasaran Strategis Uraian Indikator
Sasaran Uraian Indikator Kinerja
1. Memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan transparan 1. Mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang berkualitas. Indeks Kepuasan Masyarakat 1 Meningkatan kapasitas kelembagaan Maturitas SPIP Tingkat kapasitas APIP Opini BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintas Daerah 2 Meningkatkan ketersediaan SDM yang sesuai dengan kompetensinya Prosentase SDM yang memenuhi standar kompetensi jabatan 3 Meningkatnya peran pemerintah, masyarakat dan partaipolitik dalam pembangunan demokrasi dan politis yangkondusif Meningkatnya partisipasi pemilih dalam Pemilu dan Pilkada 2 Meningkatkan Partisipasi Publik dalam Pembangunan Daerah 1 Terlaksananya Keterbukaan Informasi Publik Prosentase PD yang mempublikasikan data dan kinerja di internet 2 Meningkatnya aksesbilitas terhadap informasi publik dan pemanfaatannya Prosentase PD yang memanfaatkan media sosial untuk peningkatan akses dan partisipasi
Misi Tujuan Sasaran Strategis Uraian Indikator
Sasaran Uraian Indikator Kinerja
interaksi pemerintah dan masyarakat 3 Meningkatnya peran serta masyarakat dan pemangku kepentingan dalam proses pembangunan Prosentase aspirasi masyarakat yang diakomodir. 2 Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia dan Masyarakat. 1 Meningkatkan kualitas pelayanan publik Indeks Pembangunan manusia 1 Terwujudnya peningkatan akses dan kualitas pelayanan kependudukan dan keluarga berencana Angka Kelahiran Kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need dengan perhitungan baru) Angka pemakaian kontrasepsi (contraceptive prevalencerate/CPR) suatu cara (allmethods) Rata-rata laju Pertumbuhan Penduduk Rata-rata Pelayanan Kependudukan dan catatan sipil 2
Misi Tujuan Sasaran Strategis Uraian Indikator
Sasaran Uraian Indikator Kinerja
Terwujudnya pendidikan untuk semua
Angka Melek Huruf
Angka Rata-Rata Lama Sekolah Angka Putus sekolah SMA Angka Putus sekolah SMP 3 Terwujudnya pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau
Angka Usia Harapan Hidup Angka Kematian Ibu Angka Kematian Bayi Angka Kematian Balita 2 Mengurangi Ketimpangan Antar Kelompok Ekonomi Masyarakat 1 Terwujudnya pengembangan sistem perlindungan sosial yang komprehensif. Prosentase penanganan PMKS 2 Terwujudnya pengembangan penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat miskin Prosentase KK miskin dan rentan miskin yang terlindungi jaminan sosial
Prosentase Transmigran yang
Misi Tujuan Sasaran Strategis Uraian Indikator
Sasaran Uraian Indikator Kinerja
diberangkatkan 3 Meningkatnya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Prosentase Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan bantuan hukum 4 Meningkatnya kesempatan kerja Tingkat Pengangguran Terbuka 3 Mewujudkan pemenuhan pelayanan dasar publik Akses air minum layak, bebas kawasan kumuh (ha) dan akses sanitasi layak 1 Terwujudnya penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah
Prosentase Penurunan Rumah Tidak Layak Huni
2 Terwujudnya pelayanan air minum bagi seluruh penduduk Cakupan pelayanan air minum 3 Terwujudnya peningkatan akses penduduk terhadap sanitasi layak (air limbah domestik, sampah dan drainase lingkungan) Cakupan Pelayanan sanitasi Cakupan Layanan Persampahan 3 Memperkuat Kemandirian Ekonomi Daerah dengan Menggerakkan Sektor Unggulan Daerah 1 Meningkatkan dan memperkuat ketahanan pangan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) 1 Terwujudnya peningkatan ketersediaan pangan Produktifitas - Padi Kw/ha - Jagung Kw/ha - Kedelai Kw/ha Jumlah Produksi (ton) - Padi - Jagung - kedelai Jumlah Produksi (ton) Daging Sapi 2 Terwujudnya kualitas Konsumsi Pangan Konsumsi kalori (Kkal/Kap/Hari) Konsumsi ikan (kg/kap/tahun) 3 Peningkatan ketersedian sarana dan prasarana pertanian Prosentase Kondisi Irigasi Baik Pembangunan Embung 4 Peningkatan kesejahteraan pelaku utama penghasil bahan pangan.
Nilai Tukar Petani (NTP) 2 Pelestarian Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana Indeks Kualitas Lingkungan Hidup 1 Terwujudnya peningkatan kualitas lingkungan hidup
Luas Lahan Kritis yang ditangani
2 Penanggulangan Bencana dan
Indeks Resiko Bencana
Misi Tujuan Sasaran Strategis Uraian Indikator
Sasaran Uraian Indikator Kinerja
Resiko Bencana Rata-rata waktu respon tanggap bencana (mnt) 3 rata-rata waktu respon tanggap bencana (mnt) Prosentase Peningkatan Investasi 1 meningkatnya iklim investasi dan iklim usaha yang lebih berdaya saing Realisasi investasi PMA/PMDN (Jutaan) 4 Mewujudkan akselerasi pertumbuhan ekonomi Prosentase pertumbuhan ekonomi 1 Peningkatan pertumbuhan industri pengolahan Kontribusi PDRB industri pengolahan, makanan dan minuman 2 Peningkatan
peran UMKM dan koperasi Prosentase peningkatan produksi UMKM Prosentase koperasi aktif 3 Peningkatan sarana prasarana perdagangan Revitalisasi pasar (%) 4 Peningkatan peran sektor pariwisata
Nilai Produksi sector pariwisata 5 Mewujudkan penguatan pembangunan infrastruktur Prosentase kualitas jalan baik 1 Meningkatnya sarana dan prasarana transportasi Prosentase Jembatan dalam kondisi baik. Angka fatalitas korban kecelakaan (Kasus/Tahun) 4 Meningkatkan Kualitas Kehidupan Beragama dan Bermasyarakat 1 Meningkatkan Kerukunan Umat Beragama Jumlah Kasus konflik Antar Umat Beragama 1 Terwujudnya peningkatan kualitas sarana dan prasarana keagamaan Prosentase rehabilitasi sarana prasarana keagamaan Jumlah aksi teror berlatar belakang agama 2 Terwujudnya sikap toleransi antar umat beragama Jumlah masyarakat yang mendapatkan pengetahuan wawasan kebangsaan 2 Mewujudkan Pelestarian seni dan budaya daerah sebagai identitas lokal 1 Tersedianya sarana seni dan budaya Cakupan benda, situs, kawasan budaya yang dilestarikan 2 Terwujudnya peningkatan pertunjukkan seni dan budaya daerah Prosentase sanggar seni dan budaya yang aktif
Prosentase peningkatan pertunjukkan seni dan budaya daerah Prosentase sarana pertunjukan seni dan budaya yang representatif 3 Terwujudnya partisipasi pemuda dalam pembangunan
Rasio Atlit yang berprestasi Prosentase cabang olahraga yang berprestasi Prosentase Pemuda/organisasi pemuda yang
Misi Tujuan Sasaran Strategis Uraian Indikator
Sasaran Uraian Indikator Kinerja
berprestasi di kancah nasional/ internasional 5 Mewujudkan Kondisi Masyarakat yang Tentram, Aman dan Dinamis 1 Mewujudkan lingkungan yang kondusif bagi partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan 1 Terwujudnya lingkungan yang kondusif bagi partisipasi masyarakat dalam sinergitas pembanguan khususnya para penegak hukum
Jumlah kasus tindak pidana per tahun Jumlah Kasus pelanggaran PERDA per tahun 2 Terwujudnya sinergi pembangunan antara pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha dan masyarakat Prosentase MOU pemerintah dengan perguruan tinggi yang ditindaklanjuti
3. Strategi dan Arah Kebijakan
Strategi dan arah kebijakan pembangunan merupakan rumusan perencanaan komprehensif berdasarkan arah kebijakan tahunan dalam mencapai tujuan dan sasaran dengan efektif dan efisien. Untuk mewujudkan visi pembangunan jangka menengah Kabupaten Sukoharjo tahun 2016-2021 yang dilaksanakan melalui 5 (lima) Misi. Strategi adalah langkah-langkah berisikan program-program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi. Sementara, kebijakan adalah arah atau tindakan yang diambil oleh pemerintah daerah untuk mencapai tujuan. Dalam kerangka tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo merumuskan strategi dan arah kebijakan perencanaan pembangunan daerah secara komprehensif untuk mencapai tujuan dan sasaran RPJMD dengan efektif (berdaya guna) dan efisien (berhasil guna dan agar lebih terarah dalam mencapai tujuan dan sasaran), maka dirumuskan strategi dan arah kebijakan kurun waktu 5 (lima) tahun mendatang menurut misi sebagai berikut :
Misi Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan 1. Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Efektif dan Transparan Mewujudkan penyelenggaraa n pemerintahan yang berkualitas. Meningkatnya kapasitas kelembagaan Lembaga minim struktur kaya fungsi
Peningkatan kualitas manajemen kinerja pembangunan Meningkatnya
ketersediaan SDM yang sesuai dengan kompetensinya Peningkatan kualitas aparatur dan kesesuaian dengan bidang keahlian Penguatan reformasi birokrasi
Misi Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan Meningkatnya
peran pemerintah, masyarakat dan partai politik dalam pembangunan demokrasi dan politis yang kondusif
Pemberdayaan masyarakat dalam proses pembangunan daerah Pengambilan kebijakan publik partisipatif Meningkatkan Partisipasi Publik dalam Pembangunan Daerah Terlaksananya Keterbukaan Informasi Publik Meningkatkan aksesbilitas terhadap informasi kinerja pembangunan Menuju e-goverment Meningkatnya aksesbilitas terhadap informasi publik dan pemanfaatannya Mengaktifkan PD untuk melaksanakan keterbukaan informasi kinerja Meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan Meningkatnya peran serta masyarakat dan pemangku kepentingan dalam proses pembangunan Penggunaan sistem informasi dalam proses perencanaan secara terbuka Optimalisasi peran serta masyarakat dalam pembangunan 2. Meningkat-kan Kualitas Hidup Manusia dan Masyarakat. Meningkatkanku alitas pelayanan publik Terwujudnya peningkatan akses dan kualitas pelayanan kependudukan dan keluarga berencana Peningkatan aksesbilitas dan peran aktif untuk pencapaian kualitas keluarga Meningkatkan kesadaran akan kualitas keluarga berencana Terwujudnya pendidikan untuk semua Peningkatan kualitas dan aksesbilitas yang berkarakter Mengoptimalkan kemampuan pemerintah dalam pelayanan pendidikan Terwujudnya pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau Peningkatan jumlah fasilitas dan jenis layanan kesehatan Peningkatan aksesbilitas dan kualitas layanan kesehatan Mengurangi Ketimpangan Antar Kelompok Ekonomi Masyarakat Terwujudnya pengembangan sistem perlindungan sosial yang komprehensif Intervensi langsung kepada PMKS Meningkatkan kesadaran tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional Terwujudnya pengembangan penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat miskin Melaksanakan intervensi langsung terhadap kebutuhan dasar dan peningkatan ekonomi masyarakat miskin. Memberikan kesempatan untuk perubahan kondisi kesejahteraan Meningkatnya pemberdayaan perempuan dan pelindungan anak Penguatan kapasitas perempuan Peningkatan kesetaraan gender dan perlindungan anak Meningkatnya kesempatan kerja Pemberian pelatihan yang cepat dan tersertifikasi
Peningkatan kualitas Sumber Daya Menuasia sesuai kebutuhan pasar
Misi Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan Mewujudkan pemenuhan pelayanan dasar publik Terwujudnya penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerataan pembangunan pemukiman yang berkualitas dan berkeadilan Peningkatan
kuantitas dan kualitas infrastruktur
perumahan Terwujudnya
pelayanan air minum bagi seluruh penduduk.
Penyediaan air minum secara komunal
Peningkatan kuantitas air minum dengan akses umum Terwujudnya
peningkatan akses penduduk terhadap sanitasi layak (air limbah domestik, sampah dan drainase lingkungan) Peningkatan pengelolaan sanitasi dan persampahan Peningkatan tata kelola lingkungan pemukiman 3. Memperkuat Kemandirian Ekonomi Daerah dengan Menggerak-kan Sektor Unggulan Daerah Meningkatkan dan memperkuat ketahanan pangan Terwujudnya Ketersediaan Pangan Peningkatan produksi dan produktivitas Pola Intensifikasi Terwujudnya kualitas Konsumsi pangan Menjaga ketersediaan bahan utama pangan yang terjangkau Mengoptimalkan stabilitas ketahanan pangan daerah Peningkatan ketersediaan sarana dan prasarana pertanian Meningkatkan ketersedian pada level kelompok tani
Mempermudah akses pada sarana prasana penunjang pertanian Peningkatan kesejahteraan pelaku utama penghasil bahan pangan Intervensi langsung dalam proses di baik pra maupun pasca panen Memberikan tingkat keuntungan yang optimal Pelestarian Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana Terwujudnya peningkatan kualitas lingkungan hidup Mengurangi penurunan kualitas lingkungan hidup Mengembangkan tata kelola lingkungan hidup yang berkualitas Penanggulangan Bencana dan Resiko Bencana Meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana Meningkatkan mitigasi dan tata kelola bencana
Peningkatan Daya Saing
Terciptanya iklim investasi dan iklim usaha yang lebih berdaya saing Meningkatkan kualitas pelayanan dan pengembangan informasi investasi Memberikan kemudahan dan kepastian kepada investor dalam investasi Mewujudkan akselerasi pertumbuhan ekonomi Meningkatnya Akselerasi Pertumbuhan Industri Meningkatkan kinerja industri baik dalam kuantitas dan kualitas produk yang dihasilkan
Peningkatan kualitas industri dan mengembangan industri kreatif
Misi Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan Peningkatan peran UMKM dan Koperasi Meningkatkan kualitas SDM dan kelembagaan Koperasi dan UMKM serta akses permodalan Meningkatkan kualitas dan kuantitas koperasi dan UMKM Peningkatan sarana dan prasarana perdagangan Peningkatan kualitas tradisional dengan standar tinggi Menciptakan akses yang berkualitas antara penjual dan pembeli Mewujudkan penguatan pembangunan infrstruktur Meningkatnya sarana dan prasarana transportasi Peningkatan kualitas dan kuantitas pada jalur utama dan penghubung strategis Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur 4. Meningkat kan Kualitas Kehidupan Beragama dan Bermasyarakat Meningkatkan kerukunan umat beragama Terwujudnya peningkatan kualitas sarana dan prasarana keagamaan Peningkatan kualitas sarpras ibadah melalui stimulan keswadayaan masyarakat Peningkatan kualitas sarpras ibadah Terwujudnya sikap toleransi antar umat beragama
Komunikasi antar umat beragama dan peneggakan hukum yang sesuai dengan peraturan
Peningkatan kualitas hubungan antar umat beragama Mewujudkan pelestarian seni dan budaya daerah sebagai identitas lokal Tersedianya sarana seni dan budaya
Inventarisasi benda, situs, kawasan budaya yang dilestarikan
Meningkatkan kuantitas sarana seni dan budaya
Terwujudnya peningkatan pertunjukkan seni dan budaya daerah
Optimalisasi ruang publik untuk seni dan budaya;
Pengembangan aksesbilitas dan kualitas infrastruktur sosial dan budaya
Meningkatkan akses pelaksanaan pertunjukkan seni dan budaya di masyarakat Terwujudnya partisipasi pemuda dalam pembangunan Meningkatkan kualitas kelembagaan pemuda dalam rangka menuju kemandirian; Meningkatkan kualitas Sumber Daya dalam bidang keolahragaan Meningkatkan kualitas pemuda dalam pelaksanaan pembangunan 5. Mewujudkan Kondisi Masyarakat yang Tentram, Aman dan Dinamis Mewujudkan lingkungan yang kondusif bagi partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan Terwujudnya lingkungan yang kondusif bagi partisipasi masyarakat dalam sinergitas pembanguan khususnya para penegak hukum Meningkatkan komunikasi diantara seluruh stakeholder; Mempercepat penyelesaian permasalahan dalam koridor kebijakan lokal dan hukum secara komprehensif
Menciptakan situasi yang kondusif diantara para penegak hukum dan masyarakat
Misi Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan Terwujudnya sinergi pembangunan antara pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha dan masyarakat Optimalisasi kesepatakan-kesepatan yang ada dalam rangka penciptaan sinergitas dan peningkatan kualitas pembangunan daerah Meningkatkan peran serta akademisi, dunia usaha dan masyarakat dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah
B. Indikator Kinerja Utama
Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemerintah Kabupaten Sukoharjo ditetapkan dalam Peraturan Bupati Sukoharjo Nomor Tahun 2017 tentang .... Adapun IKU Pemerintah Kabupaten Sukoharjo sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini :
Tujuan Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama
1 .
Mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang berkualitas.
1 Meningkatan kapasitas kelembagaan
Maturitas SPIP Tingkat kapasitas APIP
Opini BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintas Daerah
2 Meningkatkan ketersediaan SDM yang sesuai dengan kompetensinya
Prosentase SDM yang memenuhi standar kompetensi jabatan
3 Meningkatnya peran pemerintah, masyarakat dan partaipolitik dalam
pembangunan demokrasi dan politis yangkondusif
Meningkatnya partisipasi pemilih dalam Pemilu dan
Pilkada
2 Meningkatkan Partisipasi Publik dalam Pembangunan Daerah.
1 Terlaksananya Keterbukaan Informasi Publik
Prosentase PD yang mempublikasikan data dan kinerja di internet
2 Meningkatnya aksesbilitas terhadap informasi publik dan pemanfaatannya
Prosentase PD yang memanfaatkan media sosial untuk
peningkatan akses dan partisipasi masyarakat dalam interaksi pemerintah dan masyarakat
3 Meningkatnya peran serta masyarakat dan pemangku kepentingan dalam proses pembangunan Prosentase aspirasi masyarakat yang diakomodir. 3 Meningkatkan kualitas pelayanan publik.
1 Terwujudnya peningkatan akses dan kualitas pelayanan kependudukan dan keluarga berencana
Angka Kelahiran
Kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need dengan perhitungan baru) Angka pemakaian kontrasepsi (contraceptive prevalencerate/CPR) suatu cara (allmethods)
Rata-rata laju Pertumbuhan Penduduk Rata-rata Pelayanan Kependudukan dan catatan sipil
2
Misi Tujuan Sasaran Strategis Uraian Indikator
Sasaran Uraian Indikator Kinerja
Terwujudnya pendidikan untuk semua
Angka Melek Huruf
Angka Rata-Rata Lama Sekolah Angka Putus sekolah SMA