• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran 2. Daftar singkatan : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah : Anggaran Pendapatan danbelanja Negara : Absolute Means error : Absolute

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Lampiran 2. Daftar singkatan : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah : Anggaran Pendapatan danbelanja Negara : Absolute Means error : Absolute"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

LAMPIRAN

LAMPIRAN

Lampiran 1. Daftar Gloseri

1. Air Bersih : Air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak.

2. Air Minum : Air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum.

3. Air Baku : Air yang dapat berasal dari sumber air permukaan,

cekungan air tanah dan/atau air hujan yang memenuhi baku mutu tertentu sebagai air baku untuk air minum. 4. Lintas Wilayah : Lintas wilayah administrasi baik propinsi maupun

kabupaten/kota.

5. Kebijakan : Kebijakan merupakan keputusan dari suatu pemerintah dalam mengatur masalah publik dengan harapan kebijakan tersebut menjadi suatu solusi dari permasalahan.

6. Pengelolaan : Pengelolaan sumber daya air adalah upaya merencanakan,

melaksanakan, pemantauan, mengevaluasi penyelenggaraaan sumber daya air, dan pengendalian daya

rusak air.

7. DAS : Suatu hamparan wilayah/kawasan yang dibatasi oleh pembatas topografi (punggung bukit) yang menerima, mengumpulkan air hujan, sedimen dan unsur hara serta mengalirkannya melalui anak-anak sungai dan keluar pada sungai utama ke laut atau danau.

8. Otonomi Daerah : Hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(2)

Lampiran 2. Daftar singkatan

APBD : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBN : Anggaran Pendapatan danBelanja Negara AME : Absolute Means error

AVE : Absolute variation error

BPLHD : Badan Lingkungan Hidup Daerah BPS : Badan Pusat Statistik

BPSPAM : Badan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum BUMN : Badan Usaha Milik Negara

BUMD ; Badan Usaha Milik Daerah BWS : Balai Wilayah Sungai

Cm : centimeter

DAS : Daerah Aliran Sungai DKI : Daerah Khusus Ibukota

DW : Durbin Watson

ESDM : Energi dan Sumber Daya Mineral GSO : Goverment Servise Obligation IPB : Institut Pertanian Bogor

ISM : Interpretative Structural Modeling Kepmen : Keputusan Menteri

Keppres : Keputusan Presiden

KLH : Kementrian Negara Lingkungan Hidup

Km : kilometer

KTP : Kartu Tanda Penduduk

LSM : Lembaga Swadaya Masyarakat MDS : Multy Dimensional Scalle

M3 : meter kubik

PAD : Pendapatan Asli Daerah

PAM JAYA : Perusahaan Air Minum Jakartaraya PDAM : Perusahaan Daerah Air Minum Pemda : Pemerintah Daerah

(3)

PES : Payment For Environmentaql Service PJT II : Perum Jasa Tirta Dua.

PERDA : Peraturan Daerah PP : Peraturan Pemeintah

PSDA : Pengelolaan Sumber Daya Air RTH : Ruang Terbuka Hijau

SPAM : Sistem Penyediaan Air Minum

UU : Undang-Undang

WTA : Willingness to Accept

WCED : The World Comission on Environment and Development WTP : Willingness to Pay

WSSN : Wilayah Sungai Strategis Nasional

Lampiran 3. Kriteria Mutu Air Berdasarkan Kelas (PP No. 82 / 2001)

No Parameter Satuan

Kadar Maksimum

Kelas 1 Kelas 2 Kelas 3 Kelas 4 FISIKA

1 Temperatu C Deviasi 3 Deviasi 3 Deviasi 3 Deviasi 5

2 Residu terlarut mg/L 1000 1000 1000 2000 3 Residu tersuspensi mg/L 50 50 400 400 KIMIA anorganik 2 pH 6-9 6-9 6-9 5-9 3 BOD mg/L 2 3 6 12 4 COD mg/L 10 25 50 100 5 DO mg/L 6 4 3 0 6 Total Fosfat sbg P mg/L 0,2 0,2 1 5 7 NO 3 sebagai N mg/L 10 10 20 20 8 NH3-N mg/L 0.5 (-) (-) (-) 9 Arsen mg/L 0.05 1 1 1

(4)

10 Kobalt mg/L 0.2 0.2 0.2 0.2 11 Barium mg/L 1 (-) (-) (-) 12 Boron mg/L 1 1 1 1 13 Selenium mg/L 0,01 0,05 0,05 0,05 14 Kadmium mg/L 0,01 0,01 0,01 0,01 15 Khrom (VI) mg/L 0,05 0,05 0,05 0,01 16 Tembaga mg/L 0,02 0,02 0,02 0,02 17 Besi mg/L 0,3 (-) (-) (-) 18 Timbal mg/L 0,03 0,03 0,03 0,03 19 Mangan mg/L 0,1 (-) (-) (-) 20 Air raksa mg/L 0,001 0,002 0,002 0,005 21 Seng mg/L 0,05 0,05 0,05 2 22 Khlorida mg/L 600 (-) (-) (-) 23 Sianida mg/L 0,02 0,02 0,02 (-) 24 Flourida mg/L 0,5 1,5 1,5 (-) 25 Nitrit sebagai N mg/L 0,06 0,06 0,06 (-) 26 Sulfat mg/L 400 (-) (-) (-) 27 Khlorin bebas mg/L 0,03 0,03 0,03 (-) 28 Belerang sebagai H2S mg/L 0,002 0,002 0,002 (-) Kimia Organik

1 Minyak dan lemak ug/L 1000 1000 1000 (-)

2 Detergen sebagai MBAS ug/L 200 200 200 (-)

3 Senyawa fenol ug/L 1 1 1 (-)

4 Sebagai fenol ug/L

5 BHC ug/L 210 210 210 (-)

6 Aldrin/Dieldrin ug/L 17 (-) (-) (-)

7 Chlordane ug/L 3 (-) (-) (-)

8 DDT ug/L 2 2 2 2

9 Heptachlor dan ug/L 18 (-) (-) (-)

(5)

11 Lindane ug/L 56 (-) (-) (-) 12 Methocyclor ug/L 35 (-) (-) (-) 13 Endrin ug/L 1 4 4 (-) 14 Toxaphan ug/L 5 (-) (-) (-) Mikrobiologik 1 Fecal coliform Jml/100ml 100 1000 2000 2000 2 Total koliform Jml/100ml 1000 5000 10000 10000 Radioaktivitas 1 Gross- A Bq/L 0,1 0,1 0,1 0,1 2 Gross –B Bq/L 1 1 1 1

Lampiran 4. Pemantauan Kualitas Air Sungai

No Titik Sungai Lokasi Pemantauan Golong an 1 1 S. Ciliwung Kelapa Dua (Srengseng Sawah) B 2 2 S. Ciliwung Intake PAM Condet (Kp. Gedong) B 3 2A S. Ciliwung Jl. M.T. Haryono B 4 3 S. Ciliwung Sebelum Pintu Air Manggarai B 5 3A S. Ciliwung Jl. Halimun (Guntur) B 6 4 S. Ciliwung Jl. KH. Mas Mansyur (Karet

Tengsin)

B

7 5 S. Ciliwung Jl. Gudang PLN B

8 5A S. Ciliwung Jl. Teluk Gong B

9 6 S. Ciliwung Jembatan PIK (Muara Angke) D

10 29 S. Ciliwung Jl. Kwitang D

11 29A S. Ciliwung Jl.Gajah Mada (Tangki) D 12 30 S. Ciliwung Jl. Ancol Marina D 13 31 S. Ciliwung Jl. Raya Pluit (Penjaringan) D

14 32 S. Ciliwung Pompa Pluit D

(6)

Sawah

16 8 S. Cipinang Jl. AURI (Taman Bungan Cibubur)

D

17 8A S. Cipinang Jl. Pondok Gede (Tol Taman Mini)

D

18 8B S. Cipinang Jl. Raya Bogor (Komseko) D 19 8C S. Cipinang Jl. Kampung Dukuh D 20 8F S. Cipinang Jl. Ciracas (Pemadam) D 21 9 S. Cipinang Jl. Perdana Kusuma D

22 10 K. Suter Pondok Rangon D

23 10A K. Suter Lubang Buaya D

24 11 K. Suter Pondok Kelapa Cipinang D 25 11A K. Suter Jl. Raden Inten, Rel Kereta D 26 12 K. Suter Jl. Jati Negara Kaum D 27 13 K. Suter Bogasari, Kota Selatan D 28 45 K. Suter Sudarso (Kelapa Gading) D

29 14 S. Krukut Jl. Pondk Labu B

30 15 S. Krukut Jl. Pejompongan (Karet Tengsin) B 31 16 K. Mampang Jl. Ciganjur (Tiga Raksa) B

32 17 S. Tarum

Barat

Bekasi B

33 18 S.Tarum Barat Halim Perdana Kusuma B

34 19 S. Angke Ciledug C

35 20 S. Angke Jl. Daan Mogot (Pool PPD) D 36 20A S. Angke Pesing Kali Angke D 37 21 S. Cengkareng Rel Kereta Api (Kembangan) C 38 22 S. Cengkareng Jl. Kapuk Muara D

39 23 S.

Pesanggrahan

Ciputat, Pasar Jumat C

40 24 S. Mookervart Jl. Daan Mogot, Bir Bintang (Kalideres)

C

(7)

(Rawa Buaya)

42 24B S. Mookervart Jl. Daan Mogot Sumur Bor (Duri Kosambi)

C

43 24C S. Mookervart Jl. Daan Mogot, Jembatan TMS (Semanan)

C

44 24D S. Mookervart Jl. Daan Mogot, Jembatan Bakrie C

45 25 S. Grogol Jl. Lebak Bulus C

46 25A S. Grogol Jl. Radio Dalam C

47 26 S. Grogol RS. Jiwa Grogol C

48 27 S. Grogol PLTU Pluit D

49 28 S. Ciledug Jl. Patra Kuningan D 50 33 S. Kali Baru

Timur

Jl. Raya Bogor (YKK) D

51 33A S. Kali Baru Timur

Jl. Otista III (Cipinang Cempedak)

D

52 34 S. Kali Baru Timur

Jl. Ancol/Jembatan Si Manis D

53 35 S. Cakung Jl. Pulo Gebang D

54 36 S. Buaran Jl. Pondok Kelapa D

55 36A Jati Kramat Jl. Kali Malang D

56 37 S. Cakung

Drain

Jl. Raya Bekasi (Cakung Barat) D

57 38 S. Cakung

Drain

Cilincing (Pos Polisi) D

58 38A K. Blencong Pantai Marunda D 59 46 K. Blencong Mauara Baru Rorotan D 60 39 S. Petukangan Kawasan PT.JIEP D 61 40 S. Petukangan Jl. Swadaya Pupar D 62 41 S. Kamal Jl. Raya Benda (Pegadungan) D

63 42 S. Kamal Muara Kamal D

64 43 S. Sepak Jl. Pasar Bintaro (Ulujami) C 65 44 S. Sekretaris Jl. Tanah Kusir (Kebayoran Lama D

(8)

Selatan)

66 47 S. Bekasi

Tengah

PDAM Cakung (Cakung Barat) D

67 48 S. Buaran Belakang PIK Pulo Gadung D Sumber: BPLHD Provinsi DKI Jakarta 2009.

Lampiran 5. Analisis konten peraturan perundang-undangan

Frek Frek Frek Frek Frek Frek Frek 1 Pengelolaan SDA 167 19 77 144 546 20 88 2 Pengendalian 17 1 11 30 430 6 9 3 Perlindungan 9 6 57 5 209 11 15 4 Air Minum / Bersih 13 49 10 55 576 5 Wilayah Sungai 80 12 54 6 6 Daerah Aliran Sungai 2 6 7 Konservasi 14 2 6 32 79 5 8 Lingkungan Hidup 7 2 218 4 50 2 5 9 Pendanaan Air 1 10 Pendanaan Konservasi 11 Lingkungan Hidup 7 2 218 4 50 2 5 12 Peran Masyarakat 7 3 4 3 10 13 Pemerintah Daerah 52 31 6 47 15 48 14 Desentralisasi 5 1 1 15 Otonomi 13 1 16 Lintas Wilayah / daer 1 4 1 17 Terpadu 11 13 5 2 42 14 20 18 Berkelanjutan 2 1 6 2 7 8 Jumlah 700 133 387 268 1533 152 809

(9)

Lampiran 6. Jumlah bab dan pasal UU No 7 Tahun 2004

Bab Uraian Jumlah

Pasal Pasal... s/d Pasal... Ada Penjelasan Pasal 1. Ketentuan Umum 12 1 12 2-9.11

2. Wewenang dan Tanggungjawab 7 13 19 13-15.17.19 3. Konservasi Sumber Daya Air 6 20 25 20.21.23.24 4. Pendayagunaan Sumber Daya

Air 25 26 50

26-30.32-35.38-41.43-48 5. Pengendalian Daya Rusak Air 8 51 58 51.53.54.56

6. Perencanaan 4 59 62 59.61.62

7. Pelaksanaan Konstruksi, O & P 2 63 64 63.64 8. Sistem Informasi Sumber Daya

Air 5 65 69 65-67

9. Pemberdayaan & Pengawasan 7 70 76 70.71.74.75

10. Pembiayaan 5 77 81 77-80

11. Hak, Kewajiban, & Peran

Masyarakat 3 82 84 82.84

12. Koordinasi 3 85 87 86

13. Penyelesaian Sengketa 2 88 89 88 14. Gugatan Masyarakat dan

Organisasi 3 90 92 92

15. Penyidikan 1 93 - 93

16. Ketentuan Pidana 3 94 96 -

17. Ketentuan Peralihan 2 97 98 98

(10)

Lampiran 7. Analisis undang-undang terkait `No Undang-Undang ISI 1 UU 7/2004, tentang

Sumber Daya Air

Visi dan misi: Konservasi dan eksploitasi, fungsi sosial, dan ada kecenderungan pro-kapital.

SDA yang diatur : air (air permukaan, air tanah, air hujan, air laut yang berada di darat), sumber air, dan daya air.

2 UU 26/2007, tentang Penataan Ruang

Visi dan misi: Konservasi dan pro-rakyat. SDA yang diatur: ruang yang meliputi ruang darat, laut , dan udara, termasuk ruang di dalam bumi.

3 UU 5 / 1990 tentang Konservasi Sumber daya alam hayati

Visi dan Misi: Konservasi dan pro-rakyat. SDA yang diatur: Unsur-unsur hayati di alam yang terdiri dari sumber daya alam nabati (tumbuhan) dan sumber daya alam hewani (satwa) yang bersama dengan unsur non hayati di sekitar nya sedara keseluruhan membentuk ekosistem.

4 UU No. 23/1977 tentang Pengelolaan Lingkungan hidup

Visi dan Misi: Konservasi dan pro-rakyat. SDA yang diatur : lingkungan hidup yang meliputi ruang dengan segala isinya.

(11)

Lampiran 8. Pembagian WS.

Wilayah Sungai Jumlah Total Wewenang

a. lintas negara 5 69 Pemerintah

b. lintas provinsi 27 Pemerintah

c. strategi nasional 37 Pemerintah d. lintas kabupaten/kota 51 51 Pem Provinsi e. dalam satu kabupaten/kota 13 13 Pem Kab/Kota Total 133

Sumber: (Kodati, dan Syarief, 2008)

Lampiran 9. WS lintas Propinsi (wewenang dan tanggung jawab pemerintah)

Kode WS Nama Wilayah Sungai Propinsi Nama DAS A2-12 Cidanau – Ciujung –

Cidurian – Cisadane – Ciliwung – Citarum Banten – DKI - Jabar Cisadene; Ciliwung; Citarum; Ciujung; Cidurian

A2-13 Citanduy Jawa barat –

Jawa Tengah Citanduy; Cibereum; Cimeneng; Kadalmeteng; Ciputra Pinggan; Sapuregel; kawungaten; Cikonde; Cikeumbulan; Cihaur. Sumber: (Kodoatie dan Syarief. 2008)

(12)

Lampiran 10. WS Lintas kabupaten/kota (wewenang dan tanggung jawab Pemerintah Propinsi)

Kode WS Nama Wilayah Sungai Propinsi Nama DAS B-21 Cisadea - cibareno Jawa barat Cisadea,

Cibareno, Cisolok, Cimandiri

B-22 Ciwulan – Cilaki Jawa barat Ciwulan; Cilaki; Cidadap;

Cipatujah; Ciawi; Cimerak; Cikaso; Cimari; Cilayu Cimani, Cilango

(13)

Lampiran 11. Lampiran gambar kondisi air sungai di DKI Jakarta Kondisi Fisik Sungai-sungai di Jakarta dan Tangerang.

Sungai Cisadane di Tangerang

Sungai Pesanggrahan di Meruya

(14)

Referensi

Dokumen terkait

Senada dengan hasil di atas terlihat bahwa ketika mahasiswa memiliki minat belajar yang rendah maka akan mengalami kesulitan dalam belajar dan sebaliknya ketika

Aku akan membuat tuan muda Russel Matthew yang terhormat tidak tertarik dengan rumah ini." Brenda mengedipkan sebelah matanya pada

Pada ANOVA yang dilanjutkan dengan uji LSD, hasilnya menunjukkan bahwa pada pengamatan menit ke-120, pemberian ektrak tapak liman dosis 400 mg/kg BB menunjukan adanya hambatan

Beri air pada wajan, taruh roller plate di bawah stick roller plate, taruh rak di atas wajan, taruh wajan di atas kompor, nyalakan api, setelah pemutar api

Tutkimusaineisto käsittää 25 Alkoholipolitiikka- ja Yhteiskuntapolitiikka-lehtien vuosina 1970– 2012 ilmestynyttä pääkirjoitusta (ks. Alkoholipolitiikka-lehti perustettiin

unhe nibhana aasan nahin pyar mein dil sabhi jeet lete hain magar dil har ke jeetna aasan nahin zindagi mein to sabhi pyar karlete hain pyaar mein ise qurban karna aasan nahin. teri

Dari hasil pengujian dan analisis yang dilakukan pada bab pengujian dan analisis dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibangun dengan proses stemming dapat

kriopreservasi, pengencer Andromed dengan tris-kuning telur tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap motilitas (Tabel 1) dan persentase hidup spermatozoa (Tabel 2) setelah