university for the realworldR
Kapabilitas Dinamis:
Kiat manajemen bisnis dalam
konteks Indonesia dan perspektif Islam
Kapabilitas Dinamis:
Kiat manajemen bisnis dalam
konteks Indonesia dan perspektif Islam
MUHAMMAD SAPRI PAMULU
PJM-IISB 05 June2010
OUTLINE
OUTLINE
1. Pengantar & Latar Masalah 1. Pengantar & Latar Masalah
2. Lingkup & Tujuan 2. Lingkup & Tujuan
3. Pendekatan Manajemen Strategi 3. Pendekatan Manajemen Strategi
4. Konsep Model & Analisis Hasil 4. Konsep Model & Analisis Hasil
PENGANTAR
PENGANTAR
• Penelitian di bidang usaha jasa konstruksi
Indonesia dengan responden “top management” pada perusahaan premium
• Business Monitoring International (BMI, 2010) Indonesia, 1/14 negara yang terpesat
pertumbuhan pasar konstruksinya di dunia • Dominasi pangsa pasar oleh perusahaan besar
dan internasional (Skema loan atau model PPP)
LATAR MASALAH
LATAR MASALAH
SEA PUBLIC CONSTRUCTION FIRMS - 2009 FY (Dow Jones)
0.00% 5.00% 10.00% 15.00% 20.00% 25.00%
0 100 200 300 400 500
SALES USD (Million)
N
E
T
P
R
O
F
IT
(%
LATAR MASALAH
LATAR MASALAH
• Mikro: Perusahaan nasional kurang kompetitif efisiensi rendah, transaksi biaya tinggi (KKN), mutu SDM dan kinerja & pertumbuhan usaha rendah, orientasi pasar pemerintah (LPJK, 2007)
• Makro: Lingkungan usaha kurang mendukung,
dan senjang akan orientasi strategis untuk lebih kompetitif dan berkinerja lebih baik.
• Strategifokus ke level proyek/teknis, bukan pada korporat/perusahaan.
TUJUAN & LINGKUP
TUJUAN & LINGKUP
• Studi untuk menjawab pertanyaan kunci dalam management strategi ( Kenapa suatu perusahaan bisa mengungguli yang lain? Dan Apa saja sumber
keunggulannya?) dengan menggunakan
MANAJEMEN STRATEGI
MANAJEMEN STRATEGI
Pendekatan Strategi
OUTSIDE IN INSIDE OUT DCF
PENDEKATAN 1
PENDEKATAN 1
PENDEKATAN 2
PENDEKATAN 2
• Kiat dari dalam ke luar (inside-out)dimana kiat dimulai dengan memetakan sumber daya yang dimiliki lalu kemudian menentukan industri dan strategi apa yang akan dipilih. Pendekatan
sumber daya yang diteorikan olehBarney (1991)
ini mensyaratkan adanya nilai, kelangkaan, tak-tertirukan dan terorganisasi untuk dapat memiliki keunggulan dan kinerja yang lestari.
PENDEKATAN 3
PENDEKATAN 3
• Kerangka kapabilitas dinamis (dynamic capabilities framework) yang dikembangkan
tahun 1994, 1997, 2007/2009 oleh David Teece. Menurut kerangka ini, daya saing yang lestari dapat diperoleh jika organisasi memiliki
kapasitas untuk terus menerus melakukan penyesuaian dan rekonfigurasi sumber dayanya secara kombinasi menyeluruh, baik
SKEMA KAPABILITAS DINAMIS
SKEMA KAPABILITAS DINAMIS
Prior Paths Posisi (asset)
Competitive Advantage Kapabilitas
Dinamis
New Paths and Positions Proses
ELEMEN POSISI & ASSET
ELEMEN POSISI & ASSET
Keuangan
Struktur Institusi Eksternal
Reputasi
Pasar Innovasi Teknologi Internal
ELEMEN KAPABILITAS
ELEMEN KAPABILITAS
Continuous alignment and realignment of specific tangible and intangible assets Transforming
Enterprise structures, procedures, designs, and incentives for seizing opportunities
Seizing
Analytical systems (and individual
capabilities) to learn and to sense, filter, shape, and calibrate opportunities. Sensing
Fondasi Kapabilitas
KAPABILITAS 1 - SENSING
KAPABILITAS 1 - SENSING
3. Proses-proses menyadap perkembangan-perkembangan di luar tentang ilmu pengetahuan dan teknologi
4. Proses-prose mengidentifikasi target segmen pasar, kebutuhan pelanggan yg berubah-ubah dan inovasi pelanggan
2. Proses-proses menyadap supplier dan komplementor inovasi
1. Proses-proses mengarah kepada Litbang internal (R&D) dan memilih teknologi baru
KAPABILITAS 2 - SEIZING
KAPABILITAS 2 - SEIZING
3. Membangun loyalitas dan komitment
4. Memilih batasan perusahaan untuk mengelola komplemen dan mengendalikan platform
2. Memilih protocol/tata cara pengambilan keputusan 1. Menggambarkan.memberi solusi pelanggan, dan model
bisnis
Fondasi Mikro Kapabilitas
KAPABILITAS 3 - TRANSFORMING
KAPABILITAS 3 - TRANSFORMING
3. Cospesialisasi: Mengelola kesesuaian strategi dg kombinasi asset
4. Manajemen Pengetahuan: Pembelajaran; Transfer
Pengetahuan; Integrasi Know-how dan and Perlindungan hak kekayaan intelektual
2. Tata laksana bertugas/wewenang/Governance
1. Desentralisai, membangun skill koordinasi dan integrasi
KONSEP MODEL
KONSEP MODEL
• Competitive advantage: relates to a firm in retaining a sustainable edge over competitors in specific industry setting
• Organisational performance is usually associated with the attainment of strategic and financial objectives
Kombinasi Asset-kapabilitas
Competitive Advantage
Performance (kinerja)
+ +
PROSES TERPENTING
PROSES TERPENTING
0 10 20 30 40 50 60
Sensing Seizing Transforming
PROSES TERPENTING
PROSES TERPENTING
Proses-prose mengidentifikasi target segmen pasar, kebutuhan pelanggan yg berubah-ubah dan inovasi pelanggan
Manajemen Pengetahuan: Pembelajaran; Transfer
Pengetahuan; Integrasi Know-how dan and Perlindungan hak kekayaan intelektual
Membangun loyalitas dan komitment
Proses berdampak tinggi terhadap keunggulan
KESIMPULAN
KESIMPULAN
REKOMENDASI
REKOMENDASI
• Temuan ini akan menarik jika dikaji dalam perspektif Islam tentang manajemen dan organisasi, dan diperbandingkan dengan perspektif agama lainnya tentang kapabilitas atau aspek-aspek manajemen dan organisasi lainnya.
KAPABILITAS
KAPABILITAS
Determined by
one’s will and environmental
conditions
Determined by
one’s will and environmental
conditions
Determined at birth
Determined at birth
Limited
Limited Yahudi
Yahudi KristenKristen IslamIslam
Ali, A.J., R. C Champ, M. Gibbs (2005)
KAPABILITAS
KAPABILITAS
Determined by
one’s will and environmental
conditions
Determined by
one’s will and environmental
conditions
Determined at birth
Determined at birth
Limited
Limited Yahudi
Yahudi KristenKristen IslamIslam
Ali, A.J., R. C Champ, M. Gibbs (2005)
Ali, A.J., R. C Champ, M. Gibbs (2005)
STRUKTUR ORGANISASI
STRUKTUR ORGANISASI
Flat/lean organizations,
matrix organizations
Flat/lean organizations,
matrix organizations
Hierarchies
Hierarchies
Hierarchies
Hierarchies Yahudi
Yahudi KristenKristen IslamIslam
Ali, A.J., R. C Champ, M. Gibbs (2005)
CHANGE MANAGEMENT
CHANGE MANAGEMENT
Is necessary to cope with difficulties &
improve a community ‘s welfare and one’s
Capabilities
Is necessary to cope with difficulties &
improve a community ‘s welfare and one’s
Capabilities
Is necessary if sanctioned by an authority
Is necessary if sanctioned by an authority
Should be approached with caution Should be approached with caution Yahudi
Yahudi KristenKristen IslamIslam
Ali, A.J., R. C Champ, M. Gibbs (2005)
Ali, A.J., R. C Champ, M. Gibbs (2005)
TRAINING & DEVELOPMENT
TRAINING & DEVELOPMENT
Essential for survival, continuity, and growth Essential for survival, continuity, and growth Should be considered upon the recommendation
of a recognized authority and changing circumstances Should be considered upon the recommendation
of a recognized authority and changing circumstances
Should be viewed with
suspicion, as possibilities are not known &
perfection is outside human realm
Should be viewed with
suspicion, as possibilities are not known &
perfection is outside human realm
Yahudi
Yahudi KristenKristen IslamIslam
Ali, A.J., R. C Champ, M. Gibbs (2005)
REKOMENDASI
REKOMENDASI
• Kerangka Indonesia mungkin dapat diterapkan pada negara-negara muslim lainnya atau yang memiliki karakter ekonomi (Kategori WB/IMF) dan budaya (Dimensi Hofstede) yang serupa.
MOSLEM COUNTRIES
MOSLEM COUNTRIES
Hofstede, G. (1980/2010)
MOSLEM COUNTRIES
MOSLEM COUNTRIES
Hofstede, G. (1980/2010)
Hofstede, G. (1980/2010)
MOSLEM COUNTRIES
MOSLEM COUNTRIES