• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Rabu, 21 Maret 2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Rabu, 21 Maret 2018"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Laba Bersih ASRI Naik 171,2%.

Produksi Batubara UNTR per Januari 2018 Naik 4,88%.

WSBP Kantongi Kontrak Baru Rp2,1 Triliun per Maret.

Dividen BDMN Rp134,4/Saham.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

Change

-

Market Preview

M

eningkatnya resiko pasar saham global dan sentimen kinerja 2017

sejumlah emiten yang di bawah perkiraan kembali menekan

pergerakan harga saham sektoral. IHSG kemarin kembali terkoreksi 45,995

poin (0,73%) di 6243,577. Ini

merupakan koreksi untuk hari

keenam berturut-turut. Tekanan

jual

kemarin

yang

menjadi

kontributor penekan IHSG adalah

saham sektor telekomunikasi, dan

konsumsi. Sedangkan sejumlah

saham sektoral seperti perbankan,

tambang dan energi berhasil

rebound, menyusul rebound harga

sejumlah komoditas energi dan

logam kemarin. Pemodal asing

melanjutkan aksi lepas sahamnya.

Kemarin penjualan bersih asing

mencapai Rp935,48 miliar. Resiko

capital outflow terus berlanjut di

p a sa r

sa h a m

m e n j e l a n g

pertemuan The Fed pertengahan

pekan ini.

Sementara Wall Street berhasil rebound tadi malam

terutama ditopang saham-saham yang terkait dengan energi. Harga minyak

mentah tadi malam menguat hingga 2% di USD63,40/barel. Indeks DJIA dan

S&P masing-masing rebound 0,5% dan 0,1% di 24727,27 dan 2716,94.

Indeks Nasdaq rebound 0,3% di 7364,30. Pasar tengah menanti sinyal dari

pertemuan The Fed mengenai proyeksi kenaikan bunga tahun ini. Pada

pertemuan Maret ini pasar sudah meyakini The Fed bakal menaikkan bunga

FFR 25 bp menjadi 1,75%.

Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak

bervariasi dalam rentang konsolidasi berpeluang mengalami technical

rebound. Kenaikan harga minyak mentah dan redahnya resiko pasar global

tadi malam serta sejumlah isu individual positif terutama respon terhadap

pembagian dividen sejumlah emiten menjadi katalis pergerakan pasar. IHSG

diperkirakan bergerak di kisaran 6210 hingga 6300.

S1 6210 S2 6180 R1 6300 R2 6320

Top Gainers IDR % Chg

KOBX 162 35.00% 42 TAXI 220 34.97% 57 POLY 155 34.78% 40

CKRA 94 30.55% 22

BULL-W 72 28.57% 16

Top Losers IDR % Chg

CSIS 925 24.80% 305

DEFI 1,050 19.23% 250

ARTO 180 11.76% 24

BBRM 84 11.58% 11

CITA 580 10.77% 70

Top Value IDR % (miliar)

TLKM 3,660 4.19% 937.754 BBCA 23,275 0.32% 416.422 BBRI 3,740 1.36% 389.544 ASII 7,300 0.34% 386.354 BMRI 8,100 0.31% 310.154

Top Volume IDR % (juta)

BKSL 204 6.25% 751.047 IIKP 190 13.10% 615.539 RIMO 141 0.70% 589.097 TAXI 220 34.97% 501.398 BUMI 284 0.00% 334.767 IHSG 6,243.58 Change (45.99) Change (%) (0.73) Change (%/ytd) (1.76)

Total Value (IDR triliun) 8.084 Total Volume (miliar saham) 10.363 Net Foreign Buy (IDR miliar) (935.475)

Up: 120 Down: 255 Unchange: 116

Index Last Chg % DJIA 24727.27 116.36 0.47 S&P 500 2716.94 4.02 0.15 FTSE 100 7061.27 18.34 0.26 CAC 40 5252.43 29.59 0.57 DAX 12307.33 90.31 0.74 NIKKEI 225 21380.97 (99.93) (0.47) HANGSENG 31549.93 36.17 0.11 STI 3513.31 15.02 0.43 SHENZHEN 1872.33 4.28 0.23 SHANGHAI 3290.64 11.39 0.35 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 63.40 1.34 2.16 CPO (RM/M.T) 2439.00 12.00 0.49 Gold (USD/T.oz) 1310.40 (7.40) (0.56) Nikel (USD/M.T 13460.00 (12.50) (0.09) Timah (USD/M.T) 20725.00 (65.00) (0.31) Coal (USD/M.T) 97.35 0.60 0.62 Exchange Rates Chg % USD/IDR 13751.00 (9.00) (0.07) EUR/USD 1.225 (0.01) (0.71) USD/JPY 106.47 0.44 0.41 SGD/IDR 10426.11 (29.82) (0.29) AUD/IDR 10581.39 (20.69) (0.20) TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 26.51 3645 (1.15) (4.16)

(2)

News Update

2

Laba Bersih ASRI Naik 171,2%. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) tahun lalu meraih keaikan laba bersih

hingga 171,2% mencapai Rp1,37 triliun dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp508,78 miliar. Penjualan

perseroan naik tajam 44,3% mencapai Rp3,91 triliun dari 2016 Rp2,71 triliun. Total aset perseroan

mencapai Rp20,72 triliun naik tipis dari Rp20,18 triliun di akhir 2016. (IQ Plus, 20/3/18).

Produksi Batubara United Tractors per Januari 2018 Naik 4,88%. PT United Tractors Tbk (UNTR)

mencatatkan produksi batubara sebesar 8,6 juta ton pada Januari 2018. Jumlah tersebut naik 4,88%

dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaikni 8,2 juta ton. Aktivitas pengangkutan (hauling) dan

pengupasan tanah (overburden removal) juga tercatat naik. Pada Januari 2018, UNTR menorehkan

produksi overburden sebanyak 66,6 juta bank cubic meter (bcm), naik 21% (yoy). Per Januari 2017, UNTR

mencatat volume produksi overburden hanya 55 juta bcm. Meski produksi naik, penjualan batubara oleh

Pamapersada Nusantara, anak usaha UNTR, masih melandai. Januari 2018, penjualan batubara sejumlah

737.000 ton, turun 25,18% dari Januari 2017 sebesar 985.000 ton. UNTR menargetkan produksi batubara

113 juta ton dan overburden sebanyak 801 juta bcm pada tahun ini. (kontan, 20/3/18)

Waskita Beton Kantongi Kontrak Baru Rp2,1 Triliun per Maret. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah

mengantongi kontrak baru Rp2,1 triliun sampai minggu keempat Maret 2018. Pencapaian tersebut setara

18,2% dari total target perusahaan tahun ini sebesar Rp11,52 triliun. Dengan tambahan kontrak carry over

tahun lalu, maka total kontrak yang akan digarap WSBP tahun ini mencapai Rp16,25 triliun. Adapun kontrak

baru ini berasal dari sejumlah proyek besar antara lain proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, proyek Jalan Tol

Tebing Tinggi-Kuala Tanjung, dan proyek Jalan Tol Kraksaan-Probolinggo. Saat ini perusahaan mempunyai

kapasitas produksi sebesar 3,25 juta ton per tahun, dengan didukung 11 plant serta mengelola 72 batching

plant dan 5 quarry. Pada tahun ini kapasitas produksi ditargetkan menjadi 3,75 juta ton per tahun, di mana

perusahaan akan meningkatkan kapasitas produksi sekitar 500.000-600.000 ton per tahun. Peningkatan

kapasitas ini berasal dari dua plant baru WSBP di Kalimantan Timur dan Sumatra Utara serta peningkatan

dari kapasitas produksi eksisting. (kontan, 20/3/18)

Krakatau Steel (KRAS) Incar Pendapatan Tumbuh 30% pada 2018. PT Krakatau Steel (Persero) membidik

pertumbuhan pendapatan 30% sejalan dengan proyeksi harga baja yang masih berada dalam tren positif

tahun ini. Langkah yang ditempuh yakni dengan meningkatkan kapasitas produksi yang diharapkan

berujung kepada meningkatnya penjualan tahun ini. Emiten berkode saham KRAS tersebut berharap dapat

mengantongi laba bersih US$24 juta tahun ini. Di sisi lain, perseroan berharap anak usaha serta entitas

afiliasi dapat meningkatkan kinerja pada 2018. Pasalnya, entitas afiliasi masih menyumbangkan kerugian

US$40 juta pada periode 2017. Perseroan juga menggenjot kontribusi pendapatan dari divisi usaha

nonbaja. Tahun lalu, kontribusi ini mencapai 20%. (Bisnis Indonesia, 20/3/18)

Dividen Bank Danamon Rp134,44 per Lembar Saham. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT

Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) telah menetapkan nilai pembagian dividen bagi pemegang saham

sebesar 35% dari laba bersih (konsolidasi) Perseroan setelah pajak atau Rp134,44 per lembar saham. Laba

bersih yang berhasil dibukukan oleh Bank Danamon pada 2017 setelah pajak (NPAT) sebesar Rp3,7 triliun

atau tumbuh 38% dari tahun sebelumnnya. Berdasarkan struktur pemegang saham Bank Danamon pada 31

Januari 2018 disebutkan Asia Financial (Indonesia) Pte. Ltd masih menjadi pemegang saham utama dengan

jumlah 52,93%. Disamping itu, BTMU memiliki 19,9% saham perseroan melalui akuisisi yang dilakukan pada

akhir tahun lalu, kemudian JPMCB-Franklin Templeton Investment Funds memiliki 6,18% saham perseroan

dan porsi saham publik sebesar 20,99%. (Bisnis Indonesia, 20/3/18)

Waskita Beton akan Bagikan Dividen 50% dari Laba 2017. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) akan

membagikan dividen yang berasal dari laba tahun 2017 di kisaran 50%. Tahun lalu, Waskita Beton

membukukan laba sebesar Rp 1 triliun. Keuntungan perusahaan naik sebesar 57% dibandingkan tahun

sebelumnya senilai Rp 634 miliar. Mengacu dari perolehan laba 2017 tersebut, maka kemungkinan Waskita

Beton akan membagikan dividen tahun buku 2017 sebesar Rp500 miliar. (kontan, 20/3/18)

(3)

Stock Picks

3

ANTM 790-870. Harga saham emiten logam, Aneka Tambang Tbk (ANTM), kemarin kembali terkoreksi

melanjutkan tekanan jual sejak pekan lalu menyusul kondisi pasar yang kurang kondusif dan koreksi harga

komoditas nikel. Kemarin harga sahamnya tutup di Rp805. Harga sahamnya saat ini tersebut sudah

terkoreksi 15,7% dibandingkan harganya awal Maret ini yang mencapai Rp955 (1/3). Posisi harganya saat

ini sudah di area oversold sehingga berpeluang mengalami technical rebound bila pasar berbalik arah.

Support saat ini di Rp790 dan bila rebound terjadi akan menguji resisten di kisaran Rp850 hingga Rp870.

Secara kinerja, perseroan tahun lalu berhasil mencatatkan laba bersih setelah merugi tahun sebelumnya.

Sepanjang 2017 laba bersih perseroan tumbuh 110,63% mencapai Rp136,51 miliar dari 2016 sebesar

Rp64,81 miliar. Pertumbuhan laba 2017 lalu ditopang kenaikan penjualan 39% mencapai Rp12,65 triliun

dari Rp9,11 triliun di 2016. EBITDA 2017 naik 96% mencapai Rp2,21 triliun dari 2016 sebesar Rp1,13 triliun.

Perseroan juga berhasil menjalan bisnisnya dengan efisien. Hal ini tercermin dari marjin kotor naik menjadi

13% dari 9,35% dan marjin usaha naik menjadi 4,75% dari 0,09%. Marjin bersih mencapai1,08% naik dari

2016 yang hanya 0,71%. Penjualan perseroan 58% dikontribusi dari penjualan emas atau mencapai Rp7,37

triliun. Sepanjang 2017 lalu volume penjualan emas mencapai 13.202 kg tumbuh 29%. Kontribusi kedua

terhadap penjualan perseroan yakni dari Feronikel. Volume penjualan feronikel 2017 lalu mencapai 21.813

Tni naik 4% dari tahun sebelumnya. Produksi feronikel perseroan tahun lalu mencapai 21.762 Tni naik 7%

dari tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan produksi dan penjualan yang signifikan

untuk komoditas bijih nikel dan bijih bauksit seiring dengan didapatkannya izin ekspor bijih nikel kadar

rendah mencapai 3,9 juta wmt dan bijih bauksit tercuci sebesar 850.000 wmt dari Kementrian ESDM.

Sepanjang 2017, pendapatan dari komoditas bijih nikel dan bauksit masing-asing sebesar Rp1,32 triliun dan

Rp398 miliar. Secara kuartalan, penjualan perseroan di 4Q17 mencapai Rp5,69 triliun tumbuh 44% (qoq)

dari kuartal sebelumnya Rp3,95 triliun dan naik 114% dari periode yang sama 2016 sebesar Rp2,66 triliun.

Laba bersih 4Q17 mencapai Rp467,98 miliar naik 1663% (yoy) dari 4Q16 sebesar Rp26,54 miliar dan naik

184,24% (qoq) dari 3Q17 sebesar Rp164,64 miliar. Tahun ini perseroan menargetkan volume penjualan

emas naik 81% mencapai 24.000 kg. Volume penjualan feronikel ditargetkan naik 19% mencapai 26.000

Tni. Dengan dukungan kenaikan harga komoditas nikel dan emas dunia saat ini diperkirakan kinerja

perseroan akan tumbuh signifikan tahun ini. Kami menargetkan penjualan tahun ini tumbuh 52,4%

mencapai Rp19,28 triliun. Laba bersih dengan asumsi marjin bersih 6,2% (rata-rata dua kuartal terakhir di

2017), maka laba bersih tahun ini berpeluang mencapai Rp1,19 triliun atau tumbuh 776%. EPS 2018

diproyeksikan mencapai Rp49,75. Harga sahamnya diproyeksikan berpeluang ditransaksikan dengan PE 23x

sesuai sektornya. Ini mencerminkan harga di Rpp1145. Maintain Buy, SL 770

(4)

4

Stock Picks

ICBP 8500-8900. Resiko pasar yang meningkat dalam sepekan terakhir dan kinerja di bawah

perkiraan telah menekan pergerakan harga saham emiten barang konsumsi, Indofood CBP Sukses

Makmur Tbk (ICBP) kemarin. Sebelumnya harganya sempat rebound setelah tertekan di Rp8600

akhir pekan lalu. Kemarin harga sahamnya di Rp8575, terkoreksi 2,8%. Sepanjang tahun ini

pergerakan harganya cenderung sideways. Akhir 2017 lalu tutup di Rp8900. Awal tahun ini

harganya sempat mencapai Rp9275. Terendah harganya tahun ini di Rp8550 (16/3). Tahun lalu

kinerjanya cenderung melambat. Penjualan neto 2017 lalu hanya tumbuh 3,58% mencapai

Rp35,61 triliun dari 2016 sebesar Rp34,37 triliun. Pertumbuhan penjualan ini lebih lambat

dibandingkan 2016 yang tumbuh 8,58%. Pencapaian penjualan neto 2017 lalu di bawah perkiraan

sebelumnya Rp37 triliun. Hal ini disebabkan turunnya penjualan neto di 4Q17 yang hanya

mencapai Rp8,17 triliun atau turun 8,85% (qoq) dari kuartal sebelumnya Rp8,97 triliun. Sedangkan

laba bersih 2017 lalu mencapai Rp3,79 triliun hanya naik 5,45% dari 2016 sebesar Rp3,60 triliun.

Pertumbuhan ini lebih lambat dbandingkan 2016 yang berhasil tumbuh hampir 20%. Pencapaian

laba bersih 2017 lalu di bawah target yang sebelumnya diperkirakan Rp3,84 triliun. Laba bersih

4Q17 hanya mencapai Rp754,85 miliar turun 20,51% (qoq) dari kuartal sebelumnya Rp949,62

miliar. Marjin bersih 4Q17 hanya 9,23% turun dari 10,59% di 3Q17 dan 9,72% di 4Q16. EPS 2017

Rp309. Tahun ini diperkirakan penjualan neto tumbuh 9% mencapai Rp38,81 triliun turun dari

perkiraan sebelumnya Rp40,38 triliun dan laba bersih tumbuh 12,46% mencapai Rp4,27triliun. EPS

2018 diperkirakan Rp366. Kami perkirakan harga sahamnya berpeluang mencapai Rp9880 turun

dari estimasi sebelumnya di Rp10645 atau PE 27x (E/18). Dari harga saat ini di Rp8575 ada ruang

penguatan 24%. Dalam waktu dekat sentimen akan tertuju pada rencana pembagian dividen tunai

tahun buku 2017 yang bisa mencapai 50% laba bersih atau Rp154/saham. Dari harga saat ini di

Rp8575 ada potensi dividen yield 1,79%. Sepanjang support bertahan di Rp8500, peluang rebound

akan menguji resisten sederhana di Rp8900. Maintain Buy, SL 8450

(5)

5

Stock Picks

WTON 500-545. Harga saham emiten lapis dua, Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), ikut tertekan menyusul

meningkatnya resiko pasar sejak awal Maret ini. Harga sahamnya kemarin terkoreksi mendekati support

kuat di Rp500 namun berhasil tutup di Rp515. Saat ini peluang rebound terbuka, menyusul posisi harganya

yang berada di area oversold. Akhir Januari lalu harga sahamnya sempat mencapai Rp645 (26/1). Akhir

2017 lalu harganya tutup di Rp500. Dalam waktu dekat perseroan akan membagikan dividen tunai tahun

buku 2017 sebesar 30% atau mencapai Rp12,3/saham. Dari harga saat ini di Rp515, pemodal berpeluang

meraih dividen yield 2,4%. Laba bersih perseroan tahun lalu tumbuh 23,5% mencapai Rp337,12 miliar

di-bandingkan tahun sebelumnya Rp273 miliar. Penjualan bersih 2017 lalu tumbuh 54% mencapai Rp5,36

tril-iun dari 2016 sebesar Rp3,48 triltril-iun. Tahun ini kontrak baru diproyeksikan mencapai Rp7,8 triltril-iun naik

9,86% dari realisasi kontrak baru tahun lalu Rp7,1 triliun. Realisasi kontrak baru tahun lalu tersebut

melam-paui target sebelumnya Rp6,3triliun. Hingga akhir tahun 2017 lalu kapasitas pabrik mencapai 3 juta ton per

tahun dan tahun ini diproyeksikan 3,3 juta ton per tahun. Kontrak baru tahun ini 50% ditargetkan dari

proyek infrastruktur dan sisanya di luar infrastruktur. 70% diharapkan dari proyek pemerintah dan 30%

swasta. Perseroan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tahun ini masing-masing

20%. Pendapatan usaha tahun ini diperkirakan mencapai Rp6,43 triliun dan laba bersih diperkirakan

men-capai Rp404,54 miliar. EPS 2018 diproyeksikan menmen-capai Rp46,44. Kinerjanya tahun ini terutama ditopang

proyek-proyek pembangkit listrik. Kami perkirakan harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE

19x (E/18) atau mencapai Rp880. Pada harga saat ini di Rp515, ada ruang penguatan 71%. Maintain Buy, SL

494

Rabu, 21 Maret 2018

Saham Pilihan

ASII 7200-7650 Buy, SL 7100

BMRI 8000-8300 TB, SL 7900

BDMN 6800-7200 TB, SL 6700

PTBA 2750-2920 Buy, SL 2710

TINS 1000-1070 Buy, SL 990

ELSA 454-490 Buy, SL 440

WSBP 402-434 Buy, SL 400

(6)

Stock View

6

Rabu, 21 Maret 2018

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

IHSG

6243.58 6274.48 6305.37 6209.93 6176.27

PERKEBUNAN AALI 13000 13,100.00 13,200.00 12,950.00 12,900.00 13,059,216.00 -19.91 393.15 -75.27 45.02 BWPT 220 224.67 229.33 216.67 213.33 LSIP 1275 1,286.67 1,298.33 1,256.67 1,238.33 4,189,615.00 -11.36 91.36 -32.01 18.72 SGRO 2500 2,503.33 2,506.67 2,493.33 2,486.67 SIMP 575 583.33 591.67 568.33 561.67 13,835,444.00 -7.53 16.72 -68.60 25.18 UNSP 282 289.33 296.67 275.33 268.67

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO 2070 2,106.67 2,143.33 2,016.67 1,963.33 37,032,346.42 -10.48 65.74 -5.12 10.50 BORN 50 33.33 16.67 33.33 16.67 BRAU 7625 5,083.33 2,541.67 5,083.33 2,541.67 BUMI 284 288.00 292.00 278.00 272.00 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2700 2,763.33 2,826.67 2,663.33 2,626.67 ITMG 26850 27,266.67 27,683.33 26,641.67 26,433.33 21,925,897.16 -9.27 770.46 -65.05 8.53 PTBA 2870 2,920.00 2,970.00 2,790.00 2,710.00 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 2020 2,065.00 2,110.00 1,960.00 1,900.00

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI 85 87.33 89.67 83.33 81.67

ELSA 470 477.33 484.67 457.33 444.67 3,775,323.00 -10.56 51.43 -8.99 7.17 ENRG 262 271.33 280.67 253.33 244.67

ESSA 296 309.33 322.67 283.33 270.67 MEDC 1345 1,380.00 1,415.00 1,290.00 1,235.00

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM 805 818.33 831.67 793.33 781.67 10,531,504.80 11.79 -151.06 85.85 -3.10 INCO 2940 3,013.33 3,086.67 2,833.33 2,726.67 10,894,532.28 -15.64 70.11 -67.49 26.24 TINS 1010 1,026.67 1,043.33 986.67 963.33 6,874,192.00 -6.74 13.64 -84.08 56.09 SEMEN INTP 18950 19,166.67 19,383.33 18,766.67 18,583.33 17,798,055.00 -10.99 1,183.48 -17.34 17.00 SMCB 805 813.33 821.67 788.33 771.67 9,239,022.00 -12.25 22.85 -73.80 47.91 SMGR 10450 10,550.00 10,650.00 10,250.00 10,050.00 26,948,004.47 -0.14 762.28 -18.76 14.07

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST 85 85.67 86.33 83.67 82.33 JPRS 130 131.33 132.67 129.33 128.67 KRAS 434 444.00 454.00 426.00 418.00 PAKAN TERNAK CPIN 3350 3,383.33 3,416.67 3,333.33 3,316.67 JPFA 1485 1,508.33 1,531.67 1,453.33 1,421.67 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII 7300 7,366.67 7,433.33 7,216.67 7,133.33 184,196,000.00 -8.68 357.28 -24.59 20.71 GJTL 765 776.67 788.33 756.67 748.33

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP 8575 8,766.67 8,958.33 8,441.67 8,308.33 INDF 7000 7,183.33 7,366.67 6,908.33 6,816.67 MYOR 2660 2,686.67 2,713.33 2,616.67 2,573.33 ROTI 1200 1,216.67 1,233.33 1,181.67 1,163.33 GGRM 74475 74,741.67 75,008.33 74,191.67 73,908.33 INAF 4410 4,410.00 4,410.00 4,410.00 4,410.00 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2100 2,150.00 2,200.00 2,040.00 1,980.00 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1435 1,458.33 1,481.67 1,413.33 1,391.67

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN 216 219.33 222.67 213.33 210.67 ASRI 384 390.67 397.33 378.67 373.33 BKSL 204 217.33 230.67 185.33 166.67 BSDE 1715 1,748.33 1,781.67 1,693.33 1,671.67 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 790 800.00 810.00 780.00 770.00 CTRA 1200 1,213.33 1,226.67 1,188.33 1,176.67 CTRP 1200 1,213.33 1,226.67 1,188.33 1,176.67 CTRS 1200 1,213.33 1,226.67 1,188.33 1,176.67 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 270 274.67 279.33 262.67 255.33 MDLN 340 347.33 354.67 335.33 330.67 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2110 2,143.33 2,176.67 2,063.33 2,016.67 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 68 70.33 72.67 66.33 64.67 PTPP 2660 2,686.67 2,713.33 2,636.67 2,613.33 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 550 556.67 563.33 541.67 533.33 TOTL 700 710.00 720.00 690.00 680.00 WIKA 1700 1,715.00 1,730.00 1,680.00 1,660.00 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS 2250 2,320.00 2,390.00 2,150.00 2,050.00 42,333,969.71 -0.16 228.31 -38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP 1430 1,451.67 1,473.33 1,406.67 1,383.33 JSMR 4830 4,863.33 4,896.67 4,793.33 4,756.67 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 33.33 16.67 33.33 16.67 EXCL 2550 2,600.00 2,650.00 2,520.00 2,490.00 22,876,182.00 -2.49 -2.97 -97.16 -1,348.39 ISAT 4940 5,110.00 5,280.00 4,835.00 4,730.00 TLKM 3660 3,766.67 3,873.33 3,596.67 3,533.33 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 298 299.33 300.67 297.33 296.67 52,627,783.53 7.55 40.78 -122.73 10.94 MBSS 665 683.33 701.67 653.33 641.67 WINS 5905 340.00 340.00 340.00 340.00 1,378,353.91 -37.37 -19.45 -129.08 -10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY 3430 3,516.67 3,603.33 3,356.67 3,283.33 BANK BBCA 23275 23,383.33 23,491.67 23,083.33 22,891.67 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 590 598.33 606.67 578.33 566.67 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 9250 9,500.00 9,750.00 9,100.00 8,950.00 36,895,081.00 10.58 486.18 -15.91 10.90 BBRI 3740 3,766.67 3,793.33 3,686.67 3,633.33 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 3620 3,683.33 3,746.67 3,573.33 3,526.67 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 7000 7,091.67 7,183.33 6,891.67 6,783.33 22,420,658.00 -2.48 249.70 -8.09 16.40 BJBR 2060 2,085.00 2,110.00 2,010.00 1,960.00 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 8100 8,216.67 8,333.33 7,916.67 7,733.33 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1220 1,253.33 1,286.67 1,193.33 1,166.67 22,318,759.00 7.24 17.02 -81.74 34.36

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA 6050 6,150.00 6,250.00 5,950.00 5,850.00 19,764,821.14 -12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 422 422.67 423.33 420.67 419.33 UNTR 32050 32,741.67 33,433.33 31,616.67 31,183.33 49,347,479.00 -7.14 1,033.07 -28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 7725 7,833.33 7,941.67 7,558.33 7,391.67 RALS 1315 1,335.00 1,355.00 1,275.00 1,235.00

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN 1385 1,400.00 1,415.00 1,370.00 1,355.00 PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS 83 84.33 85.67 82.33 81.67 BNBR 50 50.00 50.00 50.00 50.00

(8)

Corporate Action

9

Rabu, 21 Maret 2018

EMITEN

JUMLAH

DIVI-DEN

CUM

DIVI-DEN PSR

REG

RECORDING DATE

PEMBAYARAN

DIVI-DEN

KETERANGAN

BJTM 44.1 27/2/18 2/3/18 22/3/18 Div Final 2017 BJBR 90.3 7/3/18 12/3/18 26/3/18 Div Final 2017 SMBR 3.69 7/3/18 12/3/18 29/3/18 Div Final 2017 MEGA 93.34 7/3/18 12/3/18 27/3/18 Div Final 2017 WOMF 15.5 22/3/18 27/3/18 18/4/18 DIV Final TB 2017 IKBI 19.07 19/9 25/9/2017 12/10 DIV Int TB 2017

HEXA 234 28/9 3/10 25/10 Div tunai TB 2016 (USD0.01721) ASII 55 2/10 5/10 27/10 Div Int TB 2017

ACST 30 4/10 9/10 20/10 DIV Int TB 2017 UNTR 282 5/10 10/10 23/10 DIV Int TB 2017 AALI 148 5/10 10/10 19/10 DIV Int TB 2017 AUTO 13 6/10 11/10 20/10 DIV Int TB 2017 ASGR 25 10/10 13/10 20/10 DIV Int TB 2017 PALM 25 13/10 18/10 9/11/17 Div tunai TB 2016

TPIA 165.69 27/10/17 1/11 8/11/17 Div Int TB 2017 (US0.01219) ITMG 1300 3/11 8/11 21/11/17 Div Int 2017

MPMX 105 2/11 7/11 29/11 Div Int TB 2017 SMSM 15 7/11 10/11 24/11/17 DIV Int III TB 2017 MLBI 140 6/11 9/11 28/11/17 DIV Int TB 2017 PLIN 210 9/11/17 14/11 21/11/17 Div interim TB 2017 TURI 5 9/11 14/11 4/12/17 DIV Int TB 2017 FASW 55 21/11/17 24/11 12/12 DIV Int TB 2017 DMAS 6.5 23/11/17 28/11 13/12 DIV Int TB 2017 TOTO 5 27/11 30/11 21/12 DIV Int TB 2017 BBCA 80 28/11 4/12 20/12 DIV Int TB 2017 BFIN 23 28/11 4/12 18/12 DIV Int TB 2017 UNVR 410 29/11 5/12 20/12 DIV Int TB 2017

POWR 12.60913 29/11 5/12 13/12 DIV Int TB 2017 (US0.009324) JECC 200 30/11 6/12 27/12 Div Int 2017

TOWR 30 11/12/2017 14/12 22/12 Div Int 2017 KMTR 25 11/12/2017 14/12 20/12 Div Int 2017 PGLI 1 11/12 14/12 27/12 Div Int 2017 SCMA 40 12/12 15/12 22/12/17 Div Int 2017 EMTK 20 12/12 15/12 22/12 Div Int 2017 BATA 15.69 12/12 15/12 20/12 Div Int 2017 LINK 50.75 22/12/17 29/12 15/1/18 Div Int 2017 TBLA 30 22/12/17 29/12 10/1/18 Div Int 2017 GEMS 138.44 22/12/17 29/12 12/1/18 Div Int II 2017 JTPE 15.00 28/12 3/1/18 18/1/18 Div Int 2017 ADRO 42.25 28/12 3/1/18 12/1/18 Div Int 2017 (0.00313) AKRA 100.00 1/8/17 4/8/17 15/8/17 Div Int 2017

(9)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

KANTOR CABANG

Taman Palem Lestari :

Taman Palem Lestari Blok B 17/8

Jakarta Barat 11730

Phone : +62 21 7799 888

Yogyakarta :

Ruko Gajah Mada Square Kav. E

Jl. Juminahan No. 26

Yogyakarta 55212

Phone : +62 274 557559

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Jambi :

Kantor Perwakilan BEI Jambi

Jl. Kolonel Abunjani No. 11A dan

11B

Jambi 36129

Phone : +62 741 591 1819

GALERI INVESTASI

Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta :

Fakultas Ekonomi Universitas

Sarjanawiyata Tamansiswa

Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 157

Yogyakarta 55165

Phone : +62 274 562265

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail

: [email protected]

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta :

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta

Jl. Lingkar Selatan

Tamantirto, Bantul

Yogyakarta 55183

Phone : +62 274 387656

Universitas Muhammadiyah

Surakarta :

Universitas Muhammadiyah

Surakarta

Jl. A. Yani Tromol Pos 1

Pabelan Kartasura, Surakarta

Jawa Tengah 57161

Phone : +62 271 717417

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Banjarmasin :

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi

Indonesia

Jl. Brigjend Hasran Basri Kayu

Tangi

Banjarmasin 70124

Phone : +62 511 3265783

Bireun :

Institut Agama Islam

Almuslim Aceh

Jl. Banda Aceh – Medan,

Simpang Paya Lipah

Matang Glumpangdua, Bireuen

Aceh 24261

Phone : +62 644 441989

Padang :

Universitas Putra Indonesia

“YPTK” Padang

Jl. Raya Lubuk Begalung

Lubuk Begalung, Kota Padang

Sumatera Barat 25145

Phone : +62 751 776666

Bengkulu :

IAIN Bengkulu

Jl. Raden Patah

Bengkulu 38211

Phone : +62 736 51276

Jambi

IAIN Jambi :

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Islam IAIN Sultan Thaha

Syaifuddin

Jl. Arif Rahman Hakim No. 01

Telanaipura

Jambi 36363

Phone : +62 741 582573

Referensi

Dokumen terkait

Pencapaian laba bersih ini mencerminkan 37,4% dari target laba bersih tahun ini yang diperkirakan Rp1,53 triliun atau tumbuh 50% dari tahun lalu.. Kontrak baru tahun

 Bakrie  Telecom  Bukukan  Rugi  Bersih  Rp  1,49  Triliun  di  Tahun  2017.  Kinerja keuangan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) tergolong buruk  sepanjang 

Dalam waktu dekat perseroan juga akan membagikan dividen tunai tahun buku 2017 yang bisa mencapai 35% laba bersih, termasuk dividen interim Rp148/saham yang sudah

 KINERJA  2017:  Laba  Bersih  Champion  Pacific  (IGAR)  Naik  11,2%.  Emiten industri kemasan plastik, PT Champion  Pacific  Indonesia  Tbk.  membukukan 

Selain pendapatan yang naik menjadi Rp 6 triliun, tahun depan LKPR juga optmis dapat meraih laba usaha Rp 826 miliar, naik 17% dari periode sebelumnya.. Terdapat penambahan laba luar

Pertumbuhan pendapatan usaha tersebut terutama diperoleh dari bisnis Data, Internet dan layahan IT yang mencapai Rp.23,92 triliun atau tumbuh 20,8% mencapai Rp.23,92 triliun

Peningkatan laba ini dito- pang oleh penjualan bersih yang mencapai Rp 10,91 triliun pada tahun 2011 atau mencatat pertumbuhan sebesar 6,7%, jika dibandingkan dengan tahun 2010

Laba bersih Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini tumbuh 56,7% mencapai Rp.10,4 triliun dibandingkan periode yang sama 2010 sebesar